Firefighter
Api juga bisa menjadi kawan
manusia dengan digunakan untuk
memasak, memanaskan rumah, dan
membantu dalam proses industri
Api dapat membakar dan merusak
properti, menimbulkan kebakaran yang
membahayakan hidup dan lingkungan
FireFighter
Sahabat
Bencana
Lloyd's List Intelligence, pada tahun
2021 terjadi sekitar 60 insiden
kebakaran di atas kapal yang
melibatkan kapal kargo dan tanker
minyak di seluruh dunia dan kerugian
yang tercatat mencapai miliaran dollar
AS
FireFighter
Catatan
SEGITIGA API
Segitiga api adalah prinsip dasar dalam
pemadaman kebakaran yang
menggambarkan tiga elemen yang harus
ada untuk membentuk api: bahan bakar,
suhu, dan oksigen
Jika salah satu dari tiga elemen ini
tidak ada, api akan mati
PADAT
CAIR
GAS
MATAHARI
LISTRIK
MEKANIK
REAKSI KIMIA
KOMPRESI UDARA
LEBIH DARI
15 %
BAHAN BAKAR PANAS OKSIGEN
FIRE
> Gas alam
> Propane
> Butane
> Hydrogen
> Acetylene
> Carbon monoxida
> Bensin
> Minyak tanah
> Minyak cat
> Alcohol
> Minyak ikan
> Cat
> Pernis
> arang
> Kayu
> Kertas
> Kain
> lilin
> grease
B A H A N B A K A R
BAHAN PADAT
LIQUIDS
GAS
FireFighting
NITROGEN KARBON DIOKSIDE OKSIGEN
UNSUR
OKSIGEN
HEAT
( PANAS )
- API TERBUKA ( OPEN FLAME )
- GESEKAN ( FRICTION )
- BUNGA API LISTRIK ( ELECTRIC SPARK )
- ALIRAN LISTRIK ( ELECTRIC CURRENT )
- PEMBAKARAN SPONTAN ( SPONTANEOUS COMBUSSTION )
- LISTRIK STATIS ( STATIC ELECTRICITY )
- PEMADATAN ( COMPRESSION )
- SINAR MATAHARI ( SUN LIGHT )
- NUKLIR ( NUCLEAR )
P E N J A L A R A N P A N A
S
KONDUKSI : Perpindahan panas melalui benda lain
sebagai penghantar
KONVEKSI : Perpindahan panas akibat adanya
penguapan, membakar bagian atas
RADIASI : Perpindahan panas karena adanya
pancaran panas dari kebakaran itu sendiri atau
penyebaran panas melalui gelombang elektromagnetik
Macam Macam
Penyebaran panas
RADIASI
KONVEKSI
KONDUKSI
Apa Tugas Kita?
Dalam pekerjaan firefighter,
mengendalikan atau
menghilangkan salah satu dari
tiga elemen segitiga api adalah
strategi utama dalam
memadamkan kebakaran
FireFighter
EFEK PHISIKOLOGIS KARENA
KEKURANGAN OXIGEN
Tidak ada - kondisi normal
Sebagian koordinasi otot rusak, napas cepat karena oxigen
kurang
Pusing sakit kepala
Tidak sadarkan diri
Mati beberapa menit akibat kegagalan napas dan jantung
21% -
17% -
12% -
9% -
6% -
SEBAB – SEBAB KEBAKARAN
 Kurang mengerti pencegahan bahaya
kebakaran.
 Kurang berhati-hati dalam alat-alat bahan
yang dapat menimbulkan api.
 Kurang kesadaran pribadi atau tidak disiplin
:Merokok disembarang tempat, mengisi
minyak pada kompor yg menyala besar dll
A. KELALAIAN
 Sinar matahari
 Letusan Gunung Berapi
 Gempa Bumi
 Petir/Halilintar
 Angin Taifun
SEBAB – SEBAB
KEBAKARAN
B. PERISTIWA ALAM.
 Sabotase dengan alasan politis.
 Mencari Keuntungan Pribadi.
 Untuk menghilangkan bukti/jejak
 Untuk tujuan taktis,misal : dalam
pertempuran.
C. KESENGAJAAN.
SEBAB – SEBAB
KEBAKARAN
FireFighting
PENCEGAHAN TERJADINYA
KEBAKARAN di kapal
KAMAR MESIN
• Kamar mesin harus selalu bersih.
• Lakukan perawatan mesin/listrik dgn baik
• Larangan JANGAN MEROKOK harus benar-benar ditaati.
• Usahakan agar aliran udara/ventilasi kamar mesin bekerja
FireFighting
PENCEGAHAN TERJADINYA
KEBAKARAN di kapal
RUANG AKOMODASI
 Jangan merokok disembarangan
tempat.
 Awak kapal harus mengenal alat-alat
pemadam yang ada di ruangan.
 Bila meninggalkan kamar, yakinkan
semuanya telah aman.
FireFighting
PENCEGAHAN TERJADINYA
KEBAKARAN di kapal
Muatan dan Penumpang
 Muatan berbahaya, cara membungkus, cara memuat.
 Ventilasi udara palka yg dilengkapi termometer (suhu).
 Kapal dgn muatan minyak dijaga kebocoran pipanya.
 Kapal penumpang harus ada penjelasan hal-hal yang
membahayakan keselamatan bersama.
FireFighting
PENCEGAHAN TERJADINYA
KEBAKARAN di kapal
RUANG MASAK/DAPUR
 Alat pemadam api ringan harus siap di dapur.
 Penggunaan minyak harus hati-hati.
 Larangan jangan merokok harus ditaati.
 Fire Blanket selalu siap didapur
FireFighting
KLASIFIKASI
KEBAKARAN
• Kebakaran kelas A: melibatkan bahan bakar
padat seperti kayu, kertas, dan bahan-bahan
organik lainnya.
• Kebakaran kelas B: melibatkan bahan cair
atau gas seperti bensin, solar, dan gas alam.
• Kebakaran kelas C: melibatkan listrik dan
peralatan listrik seperti kabel, lampu, dan
mesin.
• Kebakaran kelas D: melibatkan bahan-bahan
metal yang mudah terbakar seperti
magnesium, titanium, dan aluminum.
Jenis yang efektif
Powder memiliki
beberapa keunggulan
sebagai bahan pemadam
api, sehingga lebih efektif
dalam memadamkan
kebakaran dibandingkan
bahan lain
Alat-Alat dalam FIRE
FIGHTING
Presentat
ion
Padat Cair Gas
- Air,
- busa (foam),
- cairan mudah menguap
- gas asam arang(CO2),
- gas zat lemas (N2),
- gas argon
- serta gas-gas
inert yang lain.
JENIS MEDIA
pemadaman API
- Pasir,
- Tanah,
- Selimut Api (fire blanket),
- Tepung Kimia (dry
chemical).
Sistem pemadam api tetap yang terpasang di sebuah bangunan atau
fasilitas untuk membantu dalam melakukan pemadaman api. Sistem ini
terdiri dari peralatan seperti hydrant, pipa pemadam api, alarm kebakaran,
dan alarm deteksi api.
peralatan pemadam api yang mudah dibawa dan digunakan. Ini termasuk tabung
pemadam kebakaran, shower pemadam kebakaran, karpet pemadam api, fire blanket,
dan fire extinguisher. Alat-alat ini dirancang untuk membantu dalam memadamkan api
sebelum tiba pemadam kebakaran.
FireFighting
Jenis Sistem Pemadaman
Kebakaran
Fixed Fire Fighting Installation System
Portable Fire Fighting
Equipment
FireFighting
Sistem Pemadam Kebakaran
Tetap/Fixed Fire Extinguisher
Ketika ada api yang terdeteksi pada
ruangan, Fixed CO2 Fire Fighting
System mengeluarkan karbon dioksida
yang memiliki massa lebih berat dari
oksigen. sehingga oksigen pada area
api diselimuti oleh gas karbon dioksida
sampai pada titik dimana api tidak bisa
menyala kembali.
FireFighting
Sensor asap memantau konsentrasi
asap dalam ruangan dan memberikan
alarm jika terdeteksi konsentrasi asap
yang tidak normal
Sensor flame memantau adanya flame
atau nyala api dan memberikan alarm
jika terdeteksi.
Sensor suhu memantau suhu ruangan
dan memberikan alarm jika suhu
mencapai ambang batas yang
ditentukan
Macam Macam Sensor
Detector
Smoke Detector Flame detector Heat Detector
Sistem Pendukung
MANUAL CALL POINT ALARM BELL Sprinkler System PILLAR BOX (MENGGESER
TUAS)
INDICATING LAMP Fire Alarm Control
Panel
Hydrant Box
Selang pemadam kebakaran adalah alat yang
digunakan untuk memindahkan air atau bahan
pemadam lainnya ke lokasi kebakaran. Selang ini
dapat dikoneksikan ke sumber air dan dilengkapi
dengan nozzle untuk memfokuskan aliran air pada
area yang terbakar.
bagian dari sistem pemadam api yang terletak
pada ujung selang pemadam kebakaran. Nozzle
membantu memfokuskan dan mengarahkan aliran
air atau bahan pemadam ke area yang terbakar
sehingga mempermudah pemadaman api.
FireFighting
Selang dan
Nozzle
Hose/Selang Nozzle
Fire Hydrant
sistem pemadam kebakaran yang
berfungsi sebagai terminal air yang akan
memadamkan api jika terjadi kebakaran.
Alat pemadam api ini terdiri dari berbagai
komponen yaitu reservoir, jaringan pipa
hisap, fire pump, pipa distribusi, dan
komponen-komponen output
Pompa kebakaran yang dapat dibawa ke lokasi kebakaran untuk membantu
mengatasi api. Pompa ini dapat berfungsi sebagai sumber air utama atau
sebagai bantuan untuk sistem pemadam api tetap
APAR (Alat Pemadam Api Ringan) adalah peralatan pemadam kebakaran yang portabel
dan mudah digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal.
FireFighting
Portable Fire Fighting
Equipment
Pompa Portabel
Alat Pemadam Api Ringan
Jenis Jenis APAR
DRY CHEMICAL CO2 FOAM
POWDER
Perlengkapan
APAR
LEVER (tuas)
NOZZLE
(corong)
LABEL
PRESSURE GAUGE
(indikator tekanan)
HOSE
(selang)
CYLINDER
(tabung)
SAFETY PIN
(kunci pengaman)
Fire blanket adalah peralatan pemadam api
yang terbuat dari bahan tahan api seperti
fiberglass, wool, atau kain yang dapat
digunakan untuk memadamkan api pada objek
kecil seperti kendaraan bermotor, peralatan
rumah tangga, atau pakaian.
Sand box adalah wadah berisi pasir yang digunakan
untuk memadamkan api pada area terbuka. Pasir
memiliki sifat insulator yang baik dan dapat
memperlambat atau mematikan reaksi pembakaran..
FireFighting
Alat Pemadam
Sand Box Selimut Api
FireFighting
Perlengkapan Petugas Pemadam Kebakaran
a. Macam-macam Alat Bantu adalah :
1). Alat bantu pernapasan (Breathing
Apparatus)
2). Lampu Pengaman
3). Tali dan sabuk pengaman
4). Jala-jala pengaman
5). Kapak, ganco, gunting dll.
b. Pakaian Tahan Api , terdiri atas :
1). Sepatu Boot 2). Baju Tahan Api
3). Helm/masker 4). Sarung Tangan
Macam-macam Perlengkapan
Pemadaman
Breathing Aparatus
Breathing apparatus adalah peralatan pemakaian udara bantuan
untuk membantu orang bernapas dalam situasi yang tidak
memungkinkan untuk bernapas dengan udara alami, seperti
lingkungan tercemar, kebakaran, dan lingkungan beku. Alat ini terdiri
dari masker wajah, tabung udara, dan regulator udara.
Emergency Escape
Breathing Device
EEBD (Emergency Escape Breathing Apparatus) adalah
alat pemadam kebakaran berupa alat bantu pernapasan
yang digunakan untuk melarikan diri dari area dengan
kondisi berbahaya seperti kebakaran, asap, gas beracun
dll.
Tata laksana dan evakuasi dalam
situasi kebakaran
FireFighting
Fire Plan
 Adalah petunjuk tentang informasi peletakan
peralatan untuk fire fighting untuk
mempermudah proses evakuasi dan tindakan
penyelamatan jika terjadi kebakaran.
 Daftar yang berisikan nama dan jabatan dari crew sebuah
kapal beserta tugas-tugas khusus yang harus
dilaksanakan untuk mengatasi keadaan-keadaan darurat
yang mungkin akan terjadi diatas kapal



Teknik Pemadaman Api
 Pemadam untuk unsur BAHAN BAKAR: dapat
dilakukan dengan menghilangkan sumber
bahan bakar seperti mematikan listrik,
memindahkan bahan bakar, atau memotong
pasokan gas.
 Pemadam untuk unsur OKSIGEN: dapat dilakukan
dengan memblokir aliran oksigen ke api, seperti
dengan menutup pintu dan jendela, atau
memasang plester pada sumber oksigen.
 Pemadam untuk unsur PANAS: dapat dilakukan
dengan memadamkan sumber panas, seperti
dengan mematikan listrik, memindahkan bahan
bakar, atau dengan membasahi bahan bakar dan
sumber panas.
CARA PENGURAIAN
CARA ISOLASI
• COOLING: membasahi api dengan alat pemadam
seperti tabung pemadam kebakaran, shower pemadam
kebakaran, atau dengan membilas api dengan air
mengalir.
• SMOTHERING: menutup pintu dan jendela untuk
memblokir aliran oksigen, memasang plester pada
sumber oksigen, atau memasang karpet pemadam api
pada api.
• OXYGEN DELUTION: menggunakan gas seperti
karbon dioksida untuk memadamkan api dengan
mengurangi konsentrasi oksigen.
• BREAKING THE CHAIN REACTION: mematikan
sumber listrik atau memotong pasokan gas untuk
menghilangkan bahan bakar, memindahkan bahan bakar
dari sumber panas, atau memadamkan sumber panas
dengan membasahi bahan bakar dan sumber panas.
1. Cek bahwa udara di dalam tangki tidak berbahaya.
2. Pastikan bahwa ada perwira atau mualim jaga yang
bertanggung jawab untuk memasuki tangki.
3. Siapkan orang berpengalaman dan komunikasi yang efektif.
4. Siapkan peralatan keamanan dan bantuan pernapasan.
5. Bentuk tim penolong dan siapkan alat bantu.
6. Pakai alat bantu pernapasan dan komunikasi secara teratur.
7. Bunyikan alarm bila terjadi kecelakaan.
8. Buat kesepakatan sebelum memasuki tangki.
9. Jangan melepas masker saat membantu korban.
Tindakan sebelum memasuki
ruang tertutup
FireFighting
Cara
Memadamkan
Dengan APAR
1. Tarik Pin
Pengunci
TATeS
3. Tekan Handle 4. Sapukan ke seluruh
permukaan api
2. Arahkan Selang
ke Dasar Api
Tata cara memadamkan api
menggunakan hydrant di atas
kapal
1. Buka kran hidrant dan pastikan air mengalir dengan
lancar
2. Siapkan selang pemadam api dan pasang nozzle pada
ujung selang
3. Pilih mode semprot yang sesuai dengan jenis api yang
akan dipadamkan
4. Arahkan nozzle ke arah api dan semprotkan air dengan
tekanan yang cukup untuk memadamkan api
5. Terus semprotkan air sampai api benar-benar padam
6. Matikan kran hidrant setelah selesai memadamkan api.
7. Cek kembali lingkungan untuk memastikan bahwa api
benar-benar padam dan tidak terjadi rekindle.
FireFighting
Teknik di mana air atau zat pemadam
kebakaran dikeluarkan dari ujung
selang pemadam dalam bentuk
semprotan atau spray yang lebar.
Teknik di mana air atau zat pemadam
kebakaran dikeluarkan dari ujung
selang pemadam dalam bentuk jet
yang kuat dan sempit.
FireFighting
Teknik Pemadaman Api
Besar
Teknik Spray
Teknik Jet
√ √ √
X
Teknik Pemadaman
Memegang Tabung
Teknik Pemadaman
Melihat Arah Angin
Pemadaman searah mata angin hanya dapat
dilakukan jika kondisi angin memungkinkan dan
tidak membahayakan petugas pemadam kebakaran
atau lingkungan sekitarnya.
Search and Rescue
in the Dark and Smoke Chamber
“Melakukan pencarian dan
penyelamatan korban di
ruangan yang gelap dan berisi
asap, seperti dalam keadaan
darurat di kapal.”
Search and Rescue
in the Dark and Smoke Chamber
Tim pencarian terdiri dari beberapa
anggota yang bekerja sama untuk
mencari dan menyelamatkan korban.
Setiap anggota tim memiliki peran dan
tanggung jawab yang jelas dalam upaya
penyelamatan
TERIMA
KASIH

Advanced Firefighter pengenalan fire.pptx

  • 1.
  • 2.
    Api juga bisamenjadi kawan manusia dengan digunakan untuk memasak, memanaskan rumah, dan membantu dalam proses industri Api dapat membakar dan merusak properti, menimbulkan kebakaran yang membahayakan hidup dan lingkungan FireFighter Sahabat Bencana
  • 3.
    Lloyd's List Intelligence,pada tahun 2021 terjadi sekitar 60 insiden kebakaran di atas kapal yang melibatkan kapal kargo dan tanker minyak di seluruh dunia dan kerugian yang tercatat mencapai miliaran dollar AS FireFighter Catatan
  • 4.
    SEGITIGA API Segitiga apiadalah prinsip dasar dalam pemadaman kebakaran yang menggambarkan tiga elemen yang harus ada untuk membentuk api: bahan bakar, suhu, dan oksigen Jika salah satu dari tiga elemen ini tidak ada, api akan mati
  • 5.
  • 6.
    > Gas alam >Propane > Butane > Hydrogen > Acetylene > Carbon monoxida > Bensin > Minyak tanah > Minyak cat > Alcohol > Minyak ikan > Cat > Pernis > arang > Kayu > Kertas > Kain > lilin > grease B A H A N B A K A R BAHAN PADAT LIQUIDS GAS
  • 7.
  • 8.
    HEAT ( PANAS ) -API TERBUKA ( OPEN FLAME ) - GESEKAN ( FRICTION ) - BUNGA API LISTRIK ( ELECTRIC SPARK ) - ALIRAN LISTRIK ( ELECTRIC CURRENT ) - PEMBAKARAN SPONTAN ( SPONTANEOUS COMBUSSTION ) - LISTRIK STATIS ( STATIC ELECTRICITY ) - PEMADATAN ( COMPRESSION ) - SINAR MATAHARI ( SUN LIGHT ) - NUKLIR ( NUCLEAR )
  • 9.
    P E NJ A L A R A N P A N A S KONDUKSI : Perpindahan panas melalui benda lain sebagai penghantar KONVEKSI : Perpindahan panas akibat adanya penguapan, membakar bagian atas RADIASI : Perpindahan panas karena adanya pancaran panas dari kebakaran itu sendiri atau penyebaran panas melalui gelombang elektromagnetik
  • 10.
  • 11.
    Apa Tugas Kita? Dalampekerjaan firefighter, mengendalikan atau menghilangkan salah satu dari tiga elemen segitiga api adalah strategi utama dalam memadamkan kebakaran
  • 12.
    FireFighter EFEK PHISIKOLOGIS KARENA KEKURANGANOXIGEN Tidak ada - kondisi normal Sebagian koordinasi otot rusak, napas cepat karena oxigen kurang Pusing sakit kepala Tidak sadarkan diri Mati beberapa menit akibat kegagalan napas dan jantung 21% - 17% - 12% - 9% - 6% -
  • 13.
    SEBAB – SEBABKEBAKARAN  Kurang mengerti pencegahan bahaya kebakaran.  Kurang berhati-hati dalam alat-alat bahan yang dapat menimbulkan api.  Kurang kesadaran pribadi atau tidak disiplin :Merokok disembarang tempat, mengisi minyak pada kompor yg menyala besar dll A. KELALAIAN
  • 14.
     Sinar matahari Letusan Gunung Berapi  Gempa Bumi  Petir/Halilintar  Angin Taifun SEBAB – SEBAB KEBAKARAN B. PERISTIWA ALAM.
  • 15.
     Sabotase denganalasan politis.  Mencari Keuntungan Pribadi.  Untuk menghilangkan bukti/jejak  Untuk tujuan taktis,misal : dalam pertempuran. C. KESENGAJAAN. SEBAB – SEBAB KEBAKARAN
  • 16.
    FireFighting PENCEGAHAN TERJADINYA KEBAKARAN dikapal KAMAR MESIN • Kamar mesin harus selalu bersih. • Lakukan perawatan mesin/listrik dgn baik • Larangan JANGAN MEROKOK harus benar-benar ditaati. • Usahakan agar aliran udara/ventilasi kamar mesin bekerja
  • 17.
    FireFighting PENCEGAHAN TERJADINYA KEBAKARAN dikapal RUANG AKOMODASI  Jangan merokok disembarangan tempat.  Awak kapal harus mengenal alat-alat pemadam yang ada di ruangan.  Bila meninggalkan kamar, yakinkan semuanya telah aman.
  • 18.
    FireFighting PENCEGAHAN TERJADINYA KEBAKARAN dikapal Muatan dan Penumpang  Muatan berbahaya, cara membungkus, cara memuat.  Ventilasi udara palka yg dilengkapi termometer (suhu).  Kapal dgn muatan minyak dijaga kebocoran pipanya.  Kapal penumpang harus ada penjelasan hal-hal yang membahayakan keselamatan bersama.
  • 19.
    FireFighting PENCEGAHAN TERJADINYA KEBAKARAN dikapal RUANG MASAK/DAPUR  Alat pemadam api ringan harus siap di dapur.  Penggunaan minyak harus hati-hati.  Larangan jangan merokok harus ditaati.  Fire Blanket selalu siap didapur
  • 20.
    FireFighting KLASIFIKASI KEBAKARAN • Kebakaran kelasA: melibatkan bahan bakar padat seperti kayu, kertas, dan bahan-bahan organik lainnya. • Kebakaran kelas B: melibatkan bahan cair atau gas seperti bensin, solar, dan gas alam. • Kebakaran kelas C: melibatkan listrik dan peralatan listrik seperti kabel, lampu, dan mesin. • Kebakaran kelas D: melibatkan bahan-bahan metal yang mudah terbakar seperti magnesium, titanium, dan aluminum.
  • 21.
    Jenis yang efektif Powdermemiliki beberapa keunggulan sebagai bahan pemadam api, sehingga lebih efektif dalam memadamkan kebakaran dibandingkan bahan lain
  • 22.
  • 23.
    Padat Cair Gas -Air, - busa (foam), - cairan mudah menguap - gas asam arang(CO2), - gas zat lemas (N2), - gas argon - serta gas-gas inert yang lain. JENIS MEDIA pemadaman API - Pasir, - Tanah, - Selimut Api (fire blanket), - Tepung Kimia (dry chemical).
  • 24.
    Sistem pemadam apitetap yang terpasang di sebuah bangunan atau fasilitas untuk membantu dalam melakukan pemadaman api. Sistem ini terdiri dari peralatan seperti hydrant, pipa pemadam api, alarm kebakaran, dan alarm deteksi api. peralatan pemadam api yang mudah dibawa dan digunakan. Ini termasuk tabung pemadam kebakaran, shower pemadam kebakaran, karpet pemadam api, fire blanket, dan fire extinguisher. Alat-alat ini dirancang untuk membantu dalam memadamkan api sebelum tiba pemadam kebakaran. FireFighting Jenis Sistem Pemadaman Kebakaran Fixed Fire Fighting Installation System Portable Fire Fighting Equipment
  • 25.
    FireFighting Sistem Pemadam Kebakaran Tetap/FixedFire Extinguisher Ketika ada api yang terdeteksi pada ruangan, Fixed CO2 Fire Fighting System mengeluarkan karbon dioksida yang memiliki massa lebih berat dari oksigen. sehingga oksigen pada area api diselimuti oleh gas karbon dioksida sampai pada titik dimana api tidak bisa menyala kembali.
  • 26.
    FireFighting Sensor asap memantaukonsentrasi asap dalam ruangan dan memberikan alarm jika terdeteksi konsentrasi asap yang tidak normal Sensor flame memantau adanya flame atau nyala api dan memberikan alarm jika terdeteksi. Sensor suhu memantau suhu ruangan dan memberikan alarm jika suhu mencapai ambang batas yang ditentukan Macam Macam Sensor Detector Smoke Detector Flame detector Heat Detector
  • 27.
    Sistem Pendukung MANUAL CALLPOINT ALARM BELL Sprinkler System PILLAR BOX (MENGGESER TUAS) INDICATING LAMP Fire Alarm Control Panel Hydrant Box
  • 28.
    Selang pemadam kebakaranadalah alat yang digunakan untuk memindahkan air atau bahan pemadam lainnya ke lokasi kebakaran. Selang ini dapat dikoneksikan ke sumber air dan dilengkapi dengan nozzle untuk memfokuskan aliran air pada area yang terbakar. bagian dari sistem pemadam api yang terletak pada ujung selang pemadam kebakaran. Nozzle membantu memfokuskan dan mengarahkan aliran air atau bahan pemadam ke area yang terbakar sehingga mempermudah pemadaman api. FireFighting Selang dan Nozzle Hose/Selang Nozzle Fire Hydrant sistem pemadam kebakaran yang berfungsi sebagai terminal air yang akan memadamkan api jika terjadi kebakaran. Alat pemadam api ini terdiri dari berbagai komponen yaitu reservoir, jaringan pipa hisap, fire pump, pipa distribusi, dan komponen-komponen output
  • 29.
    Pompa kebakaran yangdapat dibawa ke lokasi kebakaran untuk membantu mengatasi api. Pompa ini dapat berfungsi sebagai sumber air utama atau sebagai bantuan untuk sistem pemadam api tetap APAR (Alat Pemadam Api Ringan) adalah peralatan pemadam kebakaran yang portabel dan mudah digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal. FireFighting Portable Fire Fighting Equipment Pompa Portabel Alat Pemadam Api Ringan
  • 30.
    Jenis Jenis APAR DRYCHEMICAL CO2 FOAM POWDER
  • 31.
    Perlengkapan APAR LEVER (tuas) NOZZLE (corong) LABEL PRESSURE GAUGE (indikatortekanan) HOSE (selang) CYLINDER (tabung) SAFETY PIN (kunci pengaman)
  • 32.
    Fire blanket adalahperalatan pemadam api yang terbuat dari bahan tahan api seperti fiberglass, wool, atau kain yang dapat digunakan untuk memadamkan api pada objek kecil seperti kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga, atau pakaian. Sand box adalah wadah berisi pasir yang digunakan untuk memadamkan api pada area terbuka. Pasir memiliki sifat insulator yang baik dan dapat memperlambat atau mematikan reaksi pembakaran.. FireFighting Alat Pemadam Sand Box Selimut Api
  • 33.
    FireFighting Perlengkapan Petugas PemadamKebakaran a. Macam-macam Alat Bantu adalah : 1). Alat bantu pernapasan (Breathing Apparatus) 2). Lampu Pengaman 3). Tali dan sabuk pengaman 4). Jala-jala pengaman 5). Kapak, ganco, gunting dll. b. Pakaian Tahan Api , terdiri atas : 1). Sepatu Boot 2). Baju Tahan Api 3). Helm/masker 4). Sarung Tangan Macam-macam Perlengkapan Pemadaman
  • 34.
    Breathing Aparatus Breathing apparatusadalah peralatan pemakaian udara bantuan untuk membantu orang bernapas dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk bernapas dengan udara alami, seperti lingkungan tercemar, kebakaran, dan lingkungan beku. Alat ini terdiri dari masker wajah, tabung udara, dan regulator udara.
  • 35.
    Emergency Escape Breathing Device EEBD(Emergency Escape Breathing Apparatus) adalah alat pemadam kebakaran berupa alat bantu pernapasan yang digunakan untuk melarikan diri dari area dengan kondisi berbahaya seperti kebakaran, asap, gas beracun dll.
  • 36.
    Tata laksana danevakuasi dalam situasi kebakaran FireFighting
  • 37.
    Fire Plan  Adalahpetunjuk tentang informasi peletakan peralatan untuk fire fighting untuk mempermudah proses evakuasi dan tindakan penyelamatan jika terjadi kebakaran.
  • 38.
     Daftar yangberisikan nama dan jabatan dari crew sebuah kapal beserta tugas-tugas khusus yang harus dilaksanakan untuk mengatasi keadaan-keadaan darurat yang mungkin akan terjadi diatas kapal
  • 39.
  • 40.
  • 41.
  • 42.
    Teknik Pemadaman Api Pemadam untuk unsur BAHAN BAKAR: dapat dilakukan dengan menghilangkan sumber bahan bakar seperti mematikan listrik, memindahkan bahan bakar, atau memotong pasokan gas.  Pemadam untuk unsur OKSIGEN: dapat dilakukan dengan memblokir aliran oksigen ke api, seperti dengan menutup pintu dan jendela, atau memasang plester pada sumber oksigen.  Pemadam untuk unsur PANAS: dapat dilakukan dengan memadamkan sumber panas, seperti dengan mematikan listrik, memindahkan bahan bakar, atau dengan membasahi bahan bakar dan sumber panas. CARA PENGURAIAN CARA ISOLASI
  • 43.
    • COOLING: membasahiapi dengan alat pemadam seperti tabung pemadam kebakaran, shower pemadam kebakaran, atau dengan membilas api dengan air mengalir. • SMOTHERING: menutup pintu dan jendela untuk memblokir aliran oksigen, memasang plester pada sumber oksigen, atau memasang karpet pemadam api pada api. • OXYGEN DELUTION: menggunakan gas seperti karbon dioksida untuk memadamkan api dengan mengurangi konsentrasi oksigen. • BREAKING THE CHAIN REACTION: mematikan sumber listrik atau memotong pasokan gas untuk menghilangkan bahan bakar, memindahkan bahan bakar dari sumber panas, atau memadamkan sumber panas dengan membasahi bahan bakar dan sumber panas.
  • 44.
    1. Cek bahwaudara di dalam tangki tidak berbahaya. 2. Pastikan bahwa ada perwira atau mualim jaga yang bertanggung jawab untuk memasuki tangki. 3. Siapkan orang berpengalaman dan komunikasi yang efektif. 4. Siapkan peralatan keamanan dan bantuan pernapasan. 5. Bentuk tim penolong dan siapkan alat bantu. 6. Pakai alat bantu pernapasan dan komunikasi secara teratur. 7. Bunyikan alarm bila terjadi kecelakaan. 8. Buat kesepakatan sebelum memasuki tangki. 9. Jangan melepas masker saat membantu korban. Tindakan sebelum memasuki ruang tertutup FireFighting
  • 45.
    Cara Memadamkan Dengan APAR 1. TarikPin Pengunci TATeS 3. Tekan Handle 4. Sapukan ke seluruh permukaan api 2. Arahkan Selang ke Dasar Api
  • 46.
    Tata cara memadamkanapi menggunakan hydrant di atas kapal 1. Buka kran hidrant dan pastikan air mengalir dengan lancar 2. Siapkan selang pemadam api dan pasang nozzle pada ujung selang 3. Pilih mode semprot yang sesuai dengan jenis api yang akan dipadamkan 4. Arahkan nozzle ke arah api dan semprotkan air dengan tekanan yang cukup untuk memadamkan api 5. Terus semprotkan air sampai api benar-benar padam 6. Matikan kran hidrant setelah selesai memadamkan api. 7. Cek kembali lingkungan untuk memastikan bahwa api benar-benar padam dan tidak terjadi rekindle. FireFighting
  • 47.
    Teknik di manaair atau zat pemadam kebakaran dikeluarkan dari ujung selang pemadam dalam bentuk semprotan atau spray yang lebar. Teknik di mana air atau zat pemadam kebakaran dikeluarkan dari ujung selang pemadam dalam bentuk jet yang kuat dan sempit. FireFighting Teknik Pemadaman Api Besar Teknik Spray Teknik Jet
  • 48.
    √ √ √ X TeknikPemadaman Memegang Tabung
  • 49.
    Teknik Pemadaman Melihat ArahAngin Pemadaman searah mata angin hanya dapat dilakukan jika kondisi angin memungkinkan dan tidak membahayakan petugas pemadam kebakaran atau lingkungan sekitarnya.
  • 50.
    Search and Rescue inthe Dark and Smoke Chamber “Melakukan pencarian dan penyelamatan korban di ruangan yang gelap dan berisi asap, seperti dalam keadaan darurat di kapal.”
  • 51.
    Search and Rescue inthe Dark and Smoke Chamber Tim pencarian terdiri dari beberapa anggota yang bekerja sama untuk mencari dan menyelamatkan korban. Setiap anggota tim memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas dalam upaya penyelamatan
  • 52.