Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Prodi ASJK
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa diharapkan Mampu memahami proses dan jenis pengujian
perangkat lunak dan Mampu membuat perencanaan pengujian
perangkat lunak
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Indikator Capaian Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan dapat :
1. Mampu memahami proses pengujian perangkat lunak menggunakan
Basis Path Testing : Flow Graph
2. Mampu mempraktekkan pengujian perangkat lunak menggunakan
Basis Path Testing : Flow Graph
Basic Path Testing : Flow Graph
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
 Flow Graph merupakan grafik yang digunakan untuk
menggambarkan aliran control dari sebuah program
 Berbeda dengan flowchart, grafik pada flow graph tidak
menggambarkan secara detail proses yang terjadai pada setiap
blok notasi
Basic Path Testing : Flow Graph
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Basic Path Testing : Flow Graph
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
 Notasi lingkaran disebut sebagai flow graph node yang digunakan untuk
menggambarkan statement-statement berikut:
1. Satu atau lebih statement secara sekuensial yang dikelompokkan
2. Percabangan seleksi dari satu statement kedua pilihan statement (seleksi)
3. Penggabungan dua statement yang dilanjutkan pada satu statement yang
sama (merge)
 Sedangkan notasi garis panah disebut sebagai edge atau link,
menggambarkan aliran kontrol.
 Setiap edge harus dihubungkan dari/kesebuah node,
meskipun node tersebut tidak mewakili sebuah statement khusus. Area yang
dibatasi oleh node dan edge disebut sebagai region.
Basic Path Testing : Flow Graph
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Basic Path Testing : Flow Graph
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Basic Path Testing : Flow Graph
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
 Notasi yang berurutan baik berupa proses (persegi panjang) maupun seleksi
(diamond) dapat digabungkan menjadi satu node. Contoh:
• proses 2 dan decision 3 pada flowchart digabungkan menjadi satu node 1,2
• proses 4 dan 5, digabungkan menjadi node 4,5
 Notasi awal, digabungkan dengan notasi pertama menjadi satu node. Contoh: start
node dan decision 1 pada flowchart menjadi node 1 pada flow graph.
 Sebuah edge harus selalu dihubungkan dengan sebuah node, sehingga bentuk
penggabungan dari beberapa edge dapat ditambahkan sebuah node sebelum
menuju statement berikutnya meskipun node tersebut tidak memiliki sebuah
statement khusus. Contoh: masing-masing simpul pada nomor 9 dan 10 dibuah
menjadi sebuah node; node 9 dan node 10 pada flow graph.
 Final node pada flowchart diubah menjadi sebuah node pada flow graph seperti
pada contoh node 11.
Basic Path Testing : Cyclomatic Complexity
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
 Cyclomatic Complexity adalah sebuah software metric yang menyediakan
ukuran kuantitatif dari kompleksitas logika dari sebuah program.
 Dengan menggunakan hasil pengukuran atau perhitungan
dari metric cyclomatic complexity, kita dapat menentukan apakah sebuah
program merupakan program yang sederhana atau kompleks berdasarkan
logika yang diterapkan pada program tersebut.
 Apabila dikaitkan dengan pengujian perangkat lunak (software
testing), cyclomatic complexity dapat digunakan untuk menentukan berapa
minimal test case yang harus dijalankan untuk menguji sebuah program
dengan menggunakan teknik basis path testing.
Basic Path Testing : Cyclomatic Complexity
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Basic Path Testing : Cyclomatic Complexity
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
• Dari flow graph yang sudah tersedia, cyclomatic complexity dari sebuah
program dapat dibuat dengan menggunakan rumus dibawah ini:
• V(G) : cyclomatic complexity
E : total jumlah edge
N : total jumlah node
• Pada contoh flow graph di atas, dapat dihitung cyclomatic complexity-nya
sebagai berikut:
V(G) = 11 edges – 9 nodes + 2 = 4
Independent Paths
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
• Angka 4 dari hasil perhitungan cyclomatic complexity menunjukan
jumlah independent path dari basis path testing, atau dengan kata lain
menunjukkan jumlah pengujian yang harus dijalankan untuk memastikan
semua statement pada program dijalankan minimal sekali
(semua statement telah diuji).
• Hasil independent path pada contoh di atas dapat dijabarkan sebagai
berikut:
path 1 : 1-11
path 2 : 1-2-3-4-5-10-1-11
path 3 : 1-2-3-6-8-9-10-1-11
path 4 : 1-2-3-6-7-9-10-1-11
Basic Path Testing : Cyclomatic Complexity
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
• Cyclomatic complexity dapat ditentukan dengan dua cara lain:
1. Menentukan jumlah region dari flow graph.
Pada contoh di atas, terdapat 4 region, sehingga cyclomatic complexity = 4.
2. Menentukan jumlah node simpul/bercabang ditambahkan dengan angka
1. Pada contoh di atas, terdapat 3 node simpul (1; 2,3; dan 6) sehingga
total cyclomatic complexitynya adalah 3+1=4.
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Basic Path Testing : Cyclomatic Complexity - contoh
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Independent Paths - contoh
Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar
Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
Latihan

8.3 Basis path Testing - Flow Graph.pptx

  • 1.
    Akademi Komunitas NegeriPutra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id Prodi ASJK
  • 2.
    Capaian Pembelajaran Mahasiswa diharapkanMampu memahami proses dan jenis pengujian perangkat lunak dan Mampu membuat perencanaan pengujian perangkat lunak Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id Indikator Capaian Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan dapat : 1. Mampu memahami proses pengujian perangkat lunak menggunakan Basis Path Testing : Flow Graph 2. Mampu mempraktekkan pengujian perangkat lunak menggunakan Basis Path Testing : Flow Graph
  • 3.
    Basic Path Testing: Flow Graph Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id  Flow Graph merupakan grafik yang digunakan untuk menggambarkan aliran control dari sebuah program  Berbeda dengan flowchart, grafik pada flow graph tidak menggambarkan secara detail proses yang terjadai pada setiap blok notasi
  • 4.
    Basic Path Testing: Flow Graph Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
  • 5.
    Basic Path Testing: Flow Graph Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id  Notasi lingkaran disebut sebagai flow graph node yang digunakan untuk menggambarkan statement-statement berikut: 1. Satu atau lebih statement secara sekuensial yang dikelompokkan 2. Percabangan seleksi dari satu statement kedua pilihan statement (seleksi) 3. Penggabungan dua statement yang dilanjutkan pada satu statement yang sama (merge)  Sedangkan notasi garis panah disebut sebagai edge atau link, menggambarkan aliran kontrol.  Setiap edge harus dihubungkan dari/kesebuah node, meskipun node tersebut tidak mewakili sebuah statement khusus. Area yang dibatasi oleh node dan edge disebut sebagai region.
  • 6.
    Basic Path Testing: Flow Graph Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
  • 7.
    Basic Path Testing: Flow Graph Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
  • 8.
    Basic Path Testing: Flow Graph Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id  Notasi yang berurutan baik berupa proses (persegi panjang) maupun seleksi (diamond) dapat digabungkan menjadi satu node. Contoh: • proses 2 dan decision 3 pada flowchart digabungkan menjadi satu node 1,2 • proses 4 dan 5, digabungkan menjadi node 4,5  Notasi awal, digabungkan dengan notasi pertama menjadi satu node. Contoh: start node dan decision 1 pada flowchart menjadi node 1 pada flow graph.  Sebuah edge harus selalu dihubungkan dengan sebuah node, sehingga bentuk penggabungan dari beberapa edge dapat ditambahkan sebuah node sebelum menuju statement berikutnya meskipun node tersebut tidak memiliki sebuah statement khusus. Contoh: masing-masing simpul pada nomor 9 dan 10 dibuah menjadi sebuah node; node 9 dan node 10 pada flow graph.  Final node pada flowchart diubah menjadi sebuah node pada flow graph seperti pada contoh node 11.
  • 9.
    Basic Path Testing: Cyclomatic Complexity Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id  Cyclomatic Complexity adalah sebuah software metric yang menyediakan ukuran kuantitatif dari kompleksitas logika dari sebuah program.  Dengan menggunakan hasil pengukuran atau perhitungan dari metric cyclomatic complexity, kita dapat menentukan apakah sebuah program merupakan program yang sederhana atau kompleks berdasarkan logika yang diterapkan pada program tersebut.  Apabila dikaitkan dengan pengujian perangkat lunak (software testing), cyclomatic complexity dapat digunakan untuk menentukan berapa minimal test case yang harus dijalankan untuk menguji sebuah program dengan menggunakan teknik basis path testing.
  • 10.
    Basic Path Testing: Cyclomatic Complexity Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
  • 11.
    Basic Path Testing: Cyclomatic Complexity Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id • Dari flow graph yang sudah tersedia, cyclomatic complexity dari sebuah program dapat dibuat dengan menggunakan rumus dibawah ini: • V(G) : cyclomatic complexity E : total jumlah edge N : total jumlah node • Pada contoh flow graph di atas, dapat dihitung cyclomatic complexity-nya sebagai berikut: V(G) = 11 edges – 9 nodes + 2 = 4
  • 12.
    Independent Paths Akademi KomunitasNegeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id • Angka 4 dari hasil perhitungan cyclomatic complexity menunjukan jumlah independent path dari basis path testing, atau dengan kata lain menunjukkan jumlah pengujian yang harus dijalankan untuk memastikan semua statement pada program dijalankan minimal sekali (semua statement telah diuji). • Hasil independent path pada contoh di atas dapat dijabarkan sebagai berikut: path 1 : 1-11 path 2 : 1-2-3-4-5-10-1-11 path 3 : 1-2-3-6-8-9-10-1-11 path 4 : 1-2-3-6-7-9-10-1-11
  • 13.
    Basic Path Testing: Cyclomatic Complexity Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id • Cyclomatic complexity dapat ditentukan dengan dua cara lain: 1. Menentukan jumlah region dari flow graph. Pada contoh di atas, terdapat 4 region, sehingga cyclomatic complexity = 4. 2. Menentukan jumlah node simpul/bercabang ditambahkan dengan angka 1. Pada contoh di atas, terdapat 3 node simpul (1; 2,3; dan 6) sehingga total cyclomatic complexitynya adalah 3+1=4.
  • 14.
    Akademi Komunitas NegeriPutra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id
  • 15.
    Akademi Komunitas NegeriPutra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id Basic Path Testing : Cyclomatic Complexity - contoh
  • 16.
    Akademi Komunitas NegeriPutra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id Independent Paths - contoh
  • 17.
    Akademi Komunitas NegeriPutra Sang Fajar Blitar Jalan dr. Sutomo No. 51 Kota Blitar, Telp: 0342-814644, Email: humas@akb.ac.id Latihan