Kamis 10 - 12
DANA KAS KECIL
Oleh:
Aning Drastari (09)
Putri Ekasari (10)
MENGELOLA
ADMINISTRASI
DANA KAS KECIL
Pengertian Kas
kas adalah alat pembayaran tunai yang
setiap saat dapat digunakan untuk
membiayai berbagai macam kegiatan yang
dilakukan oleh suatu lembaga, instansi,
atau suatu perusahaan. Kas merupakan
harta atau aktiva.
Pengertian Kas Kecil
• Kas kecil atau (petty cash) adalah dana
yang disediakan oleh perusahaan untuk
keperluan sehari-hari dengan jumlah yang
relatif kecil.
• Pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya
relatif kecil dan tidak akan ekonomis bila
dibayar dengan cek misalnya: pembelian
materai, perangko, rekening telepon,
rekening listrik, rekening air,
perlengkapan kantor, biaya keamanan,
biaya kebersihan dan sebagainya.
Peralatan yang dibutuhkan untuk
pengelolaan Dana Kas Kecil:
1. Formulir permintaan
pengisian kembali kas kecil
2. Formulir permintaaan
pengeluaran kas kecil
3. Jurnal pengeluaran kas
4. Buku jurnal kas kecil
5. Buku laporan penggunaan
dana kas kecil
6. Bukti pengeluaran kas kecil
7. Alat tulis dan alat hitung.
Prosedur Pengelolaan Dana Kas Kecil:
• Pembentukan Dana Kas Kecil:Penunjukan petugas
sebagai pemegang kas kecil&menetapkan jumlah dana
kas kecil.
• Pembayaran Melalui Kas Kecil:Setiap pembayaran yang
dilakukan melalui kas kecil harus didokumentasikan
dengan menggunakan “Bukti Pengeluaran Kas Kecil”
• Pengisian kembali kas kecil:Apabila uang yang
terdapat dalam dana kas kas kecil mencapai tingkat
minimum, maka dana harus diisi kembali.
MENGIDENTIFIKASI
MUTASI
DANA KAS KECIL
Bukti Penerimaan dan Pengeluaran Kas Kecil
• Mutasi dana kas kecil merupakan
perubahan yang terjadi pada saldo dana
kas kecil akibat adanya pengeluaran kas
kecil serta penerimaan (pengisian
kembali) dana kas kecil.
• Dokumen-dokumen yang berkaitan
dengan dana kas kecil antara lain:
• Dokumen/ Bukti Penerimaan Kas Kecil
• Dokumen/ Bukti Pengeluaran Kas Kecil
Metode Pencatatan
Dana Kas Kecil
• Metode pencatatan dana kas kecil berkaitan
dengan pembentukan awal serta proses
menjurnal mutasi kas kecil yang digunakan.
Metode pencatatan dan kas kecil tergantung
dari kebijakan akuntansi perusahaan yang
telah disepakati, dapat menggunakan metode
dana tetap (imprest fund method) maupun
dana tidak tetap (fluctuation fund method).
a. Metode Dana Tetap
(Imprest Fund Method)
• Dalam metode dana tetap,
jika jumlah dana yang
ditetapkan dianggap cukup
untuk pengeluaran kas
kecil dalam suatu periode
tertentu, maka jumlah
dana kas kecil tidak
dinaikkan atau diturunkan.
Ciri-ciri penerapan metode dana tetap
pada kas kecil adalah:
• Pengelola kas kecil mengumpulkan bukti-bukti pengeluaran
yang telah dilakukan sesuai kewenangannya. Dengan bukti-
bukti tersebut, pengelola kas kecil meminta penggantian
kepada bendahara kas umum.
• Penggantian dana kas kecil dilakukan dengan penarikan cek
yang sama jumlahnya dengan dana kas kecil yang sudah
dikeluarkan, sehingga dana kas kecil tersedia kembali.
• Pada saat dilakukan penggantian dana kas kecil, bukti-bukti
pengeluaran kas kecil dicatat dalam jurnal pengeluaran kas,
sebagai pengeluaran kas kecil.
b. Metode Dana Tidak Tetap (Fluctuation Fund Method)
• Dalam metode dana tidak tetap (fluktuatif), pemakaian kas
kecil oleh bendahara kas kecil dicatat dalam bentuk jurnal
formal sehingga buku kas kecil dapat digunakan sebagai
dasar pencatatan dalam buku besar.
• Dana kas kecil tidak ditentukan dalam jumlah yang tetap,
sehingga pengganti dana kas kecil (pengisian kembali)
tidak harus sama dengan yang telah dikeluarkan. Oleh
karena itu dalam metode fluktuasi tidak perlu dibuat jurnal
penyesuaian terhadap saldo akun kas kecil pada akhir
periode.
Keterangan Imprest fund system Fluctuating fund system
1. Jumlah saldo akun kas
kecil
2. Catatan hariannya
3. Fungsi catatan
hariannya
Tetap
Bukti pengeluaran dicatat
pada petty cash book atau
pretty cash record
Petty cash record berfungsi
sebagai catatan tambahan,
tidak sebagai book of
original entry sehingga tidak
dapat dipakai sebagai
sumber posting ke buku
besar.
Berubah- ubah
Bukti pengeluaran dicatat
pada jurnal kas kecil (petty
cash journal)
Petty cash journal
berfungsi sebagai book of
original entry, sehingga
dapat dijadikan sumber
pencatatan ke buku besar.
Perhitungan Fisik
Dana Kas Kecil
• Perhitungan fisik dana kas kecil
dilakukan oleh petugas yang tidak
terkait dengan tugas pengelolaan kas
kecil. Uang tunai dan benda-benda
yang tergolong dalam kas kecil
dihitung dan dilaporkan secara rinci
mengenai jenis dan nilai per satuan.
Selisih Dana Kas Kecil
Jika kas menurut perhitungan fisik lebih besar daripada kas
menurut catatan disebut selisih kas lebih (cash overage).
Jika sebaliknya disebut selisih kas kurang (cash shortage).
Selisih kas dapat terjadi karena hal-hal sebagai berikut.
1. Jumlahnya yang diterima atau yang dikeluarkan lebih besar
atau lebih kecil daripada jumlah yang seharusnya dicatat
karena tidak terjadinya uang pecahan kecil.
2. Kehilangan akibat kekeliruan saat transaksi pertukaran,
misalnya saat memberikan uang kembali.
3. Adanya uang palsu
4. Kesalahan pencatatan dalam jurnal
5. Sebab-sebab lain yang sama sekali tidak diketahui
MENDOKUMENTASIKAN
BUKTI-BUKTI
KAS KECIL
Mencatat Mutasi Dana Kas Kecil ke Buku Kasir.
• Setiap transaksi yang akan mempengaruhi posisi saldo kas kecil
harus dicatat ke dalam dokumen yang digunakan untuk
mengelola administrasi dana kas kecil. Dokumen tersebut antara
lain:
1. Bukti Kas Keluar (BKK): Bukti ini diperlukan pada saat kasir mengeluarkan
dana kas, misalnya untuk pembentukan dana kas kecil dan pada saat
pengisian kembali dan kas kecil.
2. Permintaan Pengeluaran Kas Kecil (PPKK): Bukti ini digunakan untuk
meminta uang ke pemegang kas kecil. Sedangkan bagi pemegang kas
kecil, bukti ini sebgai bukti pembayaran kas kecil kepada pengguna kas
kecil.
3. Bukti Pengeluaran Kas Kecil (BPKK): Bukti ini untuk digunakan
mempertanggungjawabkan pemakain dan aks kecil.
4. Permintaan Pengisian Kembali Kas Kecil ( PPKKK): Bukti ini dibuat oleh
pemegang kas kecil untuk meminta pengisian kembali kas kecil kepada
bagian keuangan.
Menyusun Laporan Mutasi.
• Laporan mutasi dana kas kecil merupakan suatu
bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana kas
kecil selama periode tertentu. Laporan mutasi
dana kas kecil memuat informasi saldo awal kas
kecil, penggunaan atau pengeluaran kas kecil yang
disertai bukti penggunaanya, selisih kas kecil pada
periode tertentu, serta pengisian kembali kas kecil.
471231765-275564196-Power-Point-Kas-Kecil-pptx.pptx

471231765-275564196-Power-Point-Kas-Kecil-pptx.pptx

  • 1.
    Kamis 10 -12 DANA KAS KECIL Oleh: Aning Drastari (09) Putri Ekasari (10)
  • 2.
  • 3.
    Pengertian Kas kas adalahalat pembayaran tunai yang setiap saat dapat digunakan untuk membiayai berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh suatu lembaga, instansi, atau suatu perusahaan. Kas merupakan harta atau aktiva.
  • 4.
    Pengertian Kas Kecil •Kas kecil atau (petty cash) adalah dana yang disediakan oleh perusahaan untuk keperluan sehari-hari dengan jumlah yang relatif kecil. • Pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak akan ekonomis bila dibayar dengan cek misalnya: pembelian materai, perangko, rekening telepon, rekening listrik, rekening air, perlengkapan kantor, biaya keamanan, biaya kebersihan dan sebagainya.
  • 5.
    Peralatan yang dibutuhkanuntuk pengelolaan Dana Kas Kecil: 1. Formulir permintaan pengisian kembali kas kecil 2. Formulir permintaaan pengeluaran kas kecil 3. Jurnal pengeluaran kas 4. Buku jurnal kas kecil 5. Buku laporan penggunaan dana kas kecil 6. Bukti pengeluaran kas kecil 7. Alat tulis dan alat hitung.
  • 6.
    Prosedur Pengelolaan DanaKas Kecil: • Pembentukan Dana Kas Kecil:Penunjukan petugas sebagai pemegang kas kecil&menetapkan jumlah dana kas kecil. • Pembayaran Melalui Kas Kecil:Setiap pembayaran yang dilakukan melalui kas kecil harus didokumentasikan dengan menggunakan “Bukti Pengeluaran Kas Kecil” • Pengisian kembali kas kecil:Apabila uang yang terdapat dalam dana kas kas kecil mencapai tingkat minimum, maka dana harus diisi kembali.
  • 7.
  • 8.
    Bukti Penerimaan danPengeluaran Kas Kecil • Mutasi dana kas kecil merupakan perubahan yang terjadi pada saldo dana kas kecil akibat adanya pengeluaran kas kecil serta penerimaan (pengisian kembali) dana kas kecil. • Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan dana kas kecil antara lain: • Dokumen/ Bukti Penerimaan Kas Kecil • Dokumen/ Bukti Pengeluaran Kas Kecil
  • 9.
    Metode Pencatatan Dana KasKecil • Metode pencatatan dana kas kecil berkaitan dengan pembentukan awal serta proses menjurnal mutasi kas kecil yang digunakan. Metode pencatatan dan kas kecil tergantung dari kebijakan akuntansi perusahaan yang telah disepakati, dapat menggunakan metode dana tetap (imprest fund method) maupun dana tidak tetap (fluctuation fund method).
  • 10.
    a. Metode DanaTetap (Imprest Fund Method) • Dalam metode dana tetap, jika jumlah dana yang ditetapkan dianggap cukup untuk pengeluaran kas kecil dalam suatu periode tertentu, maka jumlah dana kas kecil tidak dinaikkan atau diturunkan.
  • 11.
    Ciri-ciri penerapan metodedana tetap pada kas kecil adalah: • Pengelola kas kecil mengumpulkan bukti-bukti pengeluaran yang telah dilakukan sesuai kewenangannya. Dengan bukti- bukti tersebut, pengelola kas kecil meminta penggantian kepada bendahara kas umum. • Penggantian dana kas kecil dilakukan dengan penarikan cek yang sama jumlahnya dengan dana kas kecil yang sudah dikeluarkan, sehingga dana kas kecil tersedia kembali. • Pada saat dilakukan penggantian dana kas kecil, bukti-bukti pengeluaran kas kecil dicatat dalam jurnal pengeluaran kas, sebagai pengeluaran kas kecil.
  • 12.
    b. Metode DanaTidak Tetap (Fluctuation Fund Method) • Dalam metode dana tidak tetap (fluktuatif), pemakaian kas kecil oleh bendahara kas kecil dicatat dalam bentuk jurnal formal sehingga buku kas kecil dapat digunakan sebagai dasar pencatatan dalam buku besar. • Dana kas kecil tidak ditentukan dalam jumlah yang tetap, sehingga pengganti dana kas kecil (pengisian kembali) tidak harus sama dengan yang telah dikeluarkan. Oleh karena itu dalam metode fluktuasi tidak perlu dibuat jurnal penyesuaian terhadap saldo akun kas kecil pada akhir periode.
  • 13.
    Keterangan Imprest fundsystem Fluctuating fund system 1. Jumlah saldo akun kas kecil 2. Catatan hariannya 3. Fungsi catatan hariannya Tetap Bukti pengeluaran dicatat pada petty cash book atau pretty cash record Petty cash record berfungsi sebagai catatan tambahan, tidak sebagai book of original entry sehingga tidak dapat dipakai sebagai sumber posting ke buku besar. Berubah- ubah Bukti pengeluaran dicatat pada jurnal kas kecil (petty cash journal) Petty cash journal berfungsi sebagai book of original entry, sehingga dapat dijadikan sumber pencatatan ke buku besar.
  • 14.
    Perhitungan Fisik Dana KasKecil • Perhitungan fisik dana kas kecil dilakukan oleh petugas yang tidak terkait dengan tugas pengelolaan kas kecil. Uang tunai dan benda-benda yang tergolong dalam kas kecil dihitung dan dilaporkan secara rinci mengenai jenis dan nilai per satuan.
  • 15.
    Selisih Dana KasKecil Jika kas menurut perhitungan fisik lebih besar daripada kas menurut catatan disebut selisih kas lebih (cash overage). Jika sebaliknya disebut selisih kas kurang (cash shortage). Selisih kas dapat terjadi karena hal-hal sebagai berikut. 1. Jumlahnya yang diterima atau yang dikeluarkan lebih besar atau lebih kecil daripada jumlah yang seharusnya dicatat karena tidak terjadinya uang pecahan kecil. 2. Kehilangan akibat kekeliruan saat transaksi pertukaran, misalnya saat memberikan uang kembali. 3. Adanya uang palsu 4. Kesalahan pencatatan dalam jurnal 5. Sebab-sebab lain yang sama sekali tidak diketahui
  • 16.
  • 17.
    Mencatat Mutasi DanaKas Kecil ke Buku Kasir. • Setiap transaksi yang akan mempengaruhi posisi saldo kas kecil harus dicatat ke dalam dokumen yang digunakan untuk mengelola administrasi dana kas kecil. Dokumen tersebut antara lain: 1. Bukti Kas Keluar (BKK): Bukti ini diperlukan pada saat kasir mengeluarkan dana kas, misalnya untuk pembentukan dana kas kecil dan pada saat pengisian kembali dan kas kecil. 2. Permintaan Pengeluaran Kas Kecil (PPKK): Bukti ini digunakan untuk meminta uang ke pemegang kas kecil. Sedangkan bagi pemegang kas kecil, bukti ini sebgai bukti pembayaran kas kecil kepada pengguna kas kecil. 3. Bukti Pengeluaran Kas Kecil (BPKK): Bukti ini untuk digunakan mempertanggungjawabkan pemakain dan aks kecil. 4. Permintaan Pengisian Kembali Kas Kecil ( PPKKK): Bukti ini dibuat oleh pemegang kas kecil untuk meminta pengisian kembali kas kecil kepada bagian keuangan.
  • 18.
    Menyusun Laporan Mutasi. •Laporan mutasi dana kas kecil merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana kas kecil selama periode tertentu. Laporan mutasi dana kas kecil memuat informasi saldo awal kas kecil, penggunaan atau pengeluaran kas kecil yang disertai bukti penggunaanya, selisih kas kecil pada periode tertentu, serta pengisian kembali kas kecil.