Kepada siapa gurudapat belajar?
• Pengalaman sendiri
• Pengalaman guru lain
• Buku, jurnal, majalah
• Pelatihan/workshop/ training, dst
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht.
4.
LESSON STUDY
•BUKAN pendekatanmengajar
•BUKAN metoda mengajar
•BUKAN show mengajar
•BUKAN model/simulasi mengajar
•BUKAN latihan mengajar/peer teaching
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 4
5.
LESSON STUDY
LessonStudy adalah sebuah FORUM GURU tempat
bertukar pikiran mengenai pembelajaran (Tanaka,
2009).
Lesson Study adalah belajar bersama dari suatu
pembelajaran yang dilakukan oleh dirinya sendiri
maupun pembelajaran orang lain, mulai dari
persiapan sampai pelaksanaan pembelajaran dan
melakukan refleksi terhadap pembelajaran tersebut
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 5
6.
Dengan Kata Lain,
LessonStudy merupakan;
Bentuk pengembangan/pembinaan profesi
pendidik melalui pengkajian pembelajaran
secara kolaboratif dan berkelanjutan
berlandaskan prinsip-prinsip KOLEGALITAS dan
MUTUAL LEARNING untuk membangun
KOMUNITAS
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 6
7.
MENGAPA LESSON STUDY?
Dapatmeningkatkan budaya akademik, kemampuan
kolaborasi, kemampuan melakukan evaluasi diri & dapat
memotivasi guru melakukan inovasi pembelajaran
Tidak ada pembelajaran yang sempurna, sehingga akan
selalu ada celah untuk melakukan perbaikan & inovasi.
Lesson study membuat guru menjadi terbuka menerima
saran guna perbaikan pembelajaran
Memungkinkan menghasilkan karya ilmiah berbasis
penelitian kelas.
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht.
7
8.
BAGAIMANA MELAKSANAKAN LESSONSTUDY ?
Tahap 1 : membentuk kelompok lesson study
Tahap 2 : memfokuskan lesson study
Tahap 3 : menyusun rencana pembelajaran
Tahap 4 : melaksanakan pembelajaran di kelas
dan mengamatinya (observasi)
Tahap 5 : Refleksi dan menganalisis pembelajaran
yang telah dilaksanakan
Tahap 6 : merencanakan pembelajaran tahap selanjutnya
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 8
ATTENTION
• Fokus utamadari lesson study adalah bagaimana
siswa berpikir dan belajar, bukan pada hasil kerja
siswa (Children working; not children’s work), dan
selain itu juga fokus pada proses pengajaran, bukan
gurunya (teaching; not teachers).
• Kesuksesan lesson study dilihat dari pembelajaran
guru (teachers’ learning), bukan dari kesempurnaan
sebuah pelajaran (not in the perfection of a lesson)
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 10
11.
PRINSIF DASAR LESSONSTUDY
1. Guru dapat belajar banyak dari guru lain (kolega)
2. Kepala Sekolah harus mengambil inisiatif dan
menunjukkan komitmen
3. Kurangi berbicara mengenai bagaimana mengajar;
Lebih banyak berbicara mengenai bagaimana
membuat setiap siswa bisa belajar (paham)
4. Jangan mengkritik guru lain
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 11
12.
BEBERAPA MANFAAT LESSONSTUDY
1) Mengurangi keterasingan guru (dari komunitasnya), khususnya dalam
pembelajaran
2) Membantu guru untuk mengobservasi dan mengkritisi pembelajarannya
3) Memperdalam pemahaman guru tentang materi pelajaran, cakupan dan
urutan materi dalam kurikulum.
4) Membantu guru memfokuskan bantuannya pada seluruh aktivitas
belajar siswa.
5) Menciptakan terjadinya pertukaran pengetahuan tentang pemahaman
berpikir dan belajar siswa
6) Meningkatkan kolaborasi pada sesama guru.
12
13.
Kunci keberhasilan
Komitmen KemenagProp/Kab
Komitmen Kepala Madrasah
Komitmen Pengawas
Komitmen Semua Guru
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 13
14.
Macam-macam Lesson Study
Mahyudinnor,S.Pd., M.Ed., C.Ht. 14
Madrasah -B
PAI
Madrasah -D
PAI
Madrasah -C
PAI
Madrasah-A
PAI
Lesson study berbasis MGMP
15.
Macam-macam Lesson Study
Mahyudinnor,S.Pd., M.Ed., C.Ht. 15
Lesson study berbasis sekolah (konaikenshu)
IPS
MULOK
IPA
B.IND
FIKIH
Mat
PKn B.ING
B.ARAB
SKI
16.
PERSIAPAN AWAL
LESSON STUDYBERBASIS MGMP
1. Komitmen Bersama dan aturan-aturannya
2. Menentukan Koordinator dan Fasilitator LS
3. Menyusun Jadwal PLAN-DO-SEE (Guru Model/Madrasah)
4. Membuat Tata Tertib (pedoman) LS
5. Menentukan pihak-pihak yang akan diundang sebagai
observer / pengamat
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 16
17.
PERSIAPAN AWAL
LESSON STUDYBERBASIS MADRASAH
1. Komitmen Bersama dan aturan-aturannya
2. Menentukan Koordinator dan Fasilitator LS
3. Membentuk Kelompok Guru berdasar Rumpun Mapel
4. Menyusun Jadwal LS (Mapel, Gr Model, Kelas)
5. Menentukan pihak-pihak yang akan diundang sebagai
observer / pengamat
6. Membuat Tata Tertib (pedoman) LS
Mahyudinnor, S.Pd., M.Ed., C.Ht. 17