AGAMA ISLAM
KONTEKSTUAL
KARAKTERISTIK ISLAM
1. Rabbaniyah
2.Syumul/Universal/Menyeluruh/Sempurna
3. Insaniyah (kemanusiaan)
4. Moderat
5. Kontekstual
6. Jelas
7. Menyatukan antara transformasi dan
konsistensi
Rabbaniyah
Yaitu : Mengorientasikan segala sesuatu
kepada Allah
Meliputi 2 kriteria :
 Rabbaniyah tujuan dan sudut Pandang
 Rabbaniyah sumber hukum dan sistem
Rabbani tujuan dan sudut pandang
Adalah bahwa Islam menjadikan tujuan
akhir, sasaran, puncak cita-cita, usaha dan
kerja keras manusia hidup di dunia jauh
ke depan yaitu mencari ridho Allah dengan
beribadah kepadaNYA.
Dampak rabbaniyah pada jiwa
dan kehidupan
1. Mengetahui tujuan keberadaan manusia
2. Mendapat petunjuk menuju fitrah
3. Keselamatan diri dari bercerai berai dan
pergulatan
4. Membebaskan manusia dari ubudiyah
pada egoisme dan syahwat
5. Terjalinnya hubungan yang terus
menerus dengan Allah SWT,CARANYA ?
Cara Islam mendidik kita untuk
senantiasa dekat dengan Allah :
 Dengan jalan adab sopan santun
 Dengan cara tarbiyah dan takwin
(pembentukan diri)
 Dengan cara penerangan, pengarahan dan
mencerdaskan kehidupan umat
 Dengan cara perundang-undangan
Buah Rabbaniyah sumber hukum
1. Terlepas pertentangan dan sikap
ekstrim
2. Melepaskan keberpihakan dan
hawa nafsu
3. Terhormat dan mudah diyakini
4. Membebaskan diri dari ubudiyah
thd sesama manusia
INSANIYAH
 Islam adalah agama manusia karenanya aqidah,
ibadah, arahannya sesuai dengan sifat
k e m a n u s i a a n m a n u s i a
 A l l a h b u k a n t a n d i n g a n M a n u s i a
 A l - Q u r a n a d a l a h k i t a b b a g i m a n u s i a
 Muhammad SAW adalah rasul dari manusia
karena dia manusia yang makan,minum,
berkeluarga, pandai, berbicara, gembira, susah,
sedih, benci,benar, salah, ingat, lupa, dengan
cara yang sempurna sehingga layaklah dia jadi
t a u l a d a n b a g i m a n u s i a l a i n n y a
Sisi kemanusiaan dalam risalah Islam
 Sebagian besar ajaran Islam terkait
dengan permasalahan manusia seperti
kepribadian, mualamalah/etka
pergaulan, hukum pidana, dll
 Beberapa contoh :
1. Hikmah zakat, puasa, shalat,
2. Menyingkirkan duri di jalan, tersenyum,
menyuruh yang makruf dan mencegah
yang mngkar, mengucap kata yang baik
semuanya adalah shadakah.
Realitas Penghormatan Allah pada
Manusia :
1. Dijadikan sbg khalifah di bumi
2. Diciptakn dalam bentuk terbaik
3. Diberi unsur ruh
4. Alam tunduk untuk kepentingan manusia
- potensi alam semuanya disediakan utk man.
- Manusia sbg perantara akad kekhalifahan di
alam ini.
5. Menghapus perantara kependetaan antr Allah
dan man.
6. Mengakui segala eksisensi manusia
7. Membebaskan manusia dari keyakinan dosa
3. Syumul (Universal)
Lengkap/sempurna/inte
gral/utuh/menyeluruh
1. Islam adalah risalah
semua Zaman
 Setiap Nabi sebelum Muhammad diutus untuk
jaman tertentu dan ummat tertentu
 Nabi Muhammad diutus sebagai nabi terakhir
yg risalahnya adalah risalah abadi sampai akhir
kiamat, maka tidak ada syariat lain selain
islam, tidak ada kitab lain selain Al-Qur’an.
Semua itu dikabarkan pula dalam kitab lain.
 Islam adalah risalah masa depan sekaligus
risalah masa lalu
َ‫ق‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ت‬َ‫ل‬َ‫خ‬ ْ‫د‬َ‫ق‬ ٌ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ َّ
‫َّل‬ِ‫إ‬ ٌ‫د‬َّ‫م‬َ‫ح‬ُ‫م‬ ‫ا‬َ‫م‬ ََ
َ‫م‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬َ‫أ‬ ُ‫ل‬ُ‫س‬ُّ‫الر‬ ِ‫ه‬ِ‫ل‬ْ‫ب‬
َ‫ل‬ِ‫ت‬ُ‫ق‬ ْ‫و‬َ‫أ‬ َ‫ات‬
ْ‫ن‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ق‬ْ‫ع‬َ‫أ‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫ت‬ْ‫ب‬َ‫ل‬َ‫ق‬ْ‫ن‬‫ا‬
ْ‫ن‬َ‫ل‬َ‫ف‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ب‬ِ‫ق‬َ‫ع‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫ب‬ِ‫ل‬َ‫ق‬
‫ا‬ً‫ئ‬ْ‫ي‬َ‫ش‬ َ َّ
‫َّللا‬ َّ‫ر‬ُ‫ض‬َ‫ي‬
َ‫ين‬ ِ
‫ر‬ِ‫ك‬‫ا‬َّ‫ش‬‫ال‬ ُ َّ
‫َّللا‬ ‫ي‬ ِ
‫ز‬ْ‫ج‬َ‫ي‬َ‫س‬ َ‫و‬
(
144
)
 Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rosul,
sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa rosul.
Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke
belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat
kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi
balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS: 3: 144)
2. Risalah Bagi seluruh alam
semesta
 Islam tidak terbatas oleh tempat dan ummat, pada
bangsa dan status sosial
 Memahamkan dan mendawahkan Islam tidak pada
dominasi kelas tertentu, tapi semua memiliki hak
‫ر‬َ‫ك‬َ‫ذ‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬ ‫ا‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ُ‫اس‬َّ‫ن‬‫ال‬ ‫ا‬َ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫اأ‬َ‫ي‬
َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ب‬‫و‬ُ‫ع‬ُ‫ش‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬َ‫ج‬ َ‫و‬ ‫ى‬َ‫ث‬ْ‫ن‬ُ‫أ‬ َ‫و‬
َ‫ل‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ب‬َ‫ق‬
ْ‫ت‬َ‫أ‬ ِ َّ
‫َّللا‬ َ‫د‬ْ‫ن‬ِ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َ‫م‬َ‫ر‬ْ‫ك‬َ‫أ‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ‫وا‬ُ‫ف‬َ‫ار‬َ‫ع‬َ‫ت‬ِ‫ل‬
ٌ‫ير‬ِ‫ب‬َ‫خ‬ ٌ‫م‬‫ي‬ِ‫ل‬َ‫ع‬ َ َّ
‫َّللا‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫ا‬َ‫ق‬
(
13
 “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan
kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan
dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan
bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara
kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa
diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS: 49: 13)
‫ي‬ِ‫ش‬َ‫ب‬ ِ
‫اس‬َّ‫ن‬‫ل‬ِ‫ل‬ ً‫ة‬َّ‫ف‬‫ا‬َ‫ك‬ َّ
‫َّل‬ِ‫إ‬ َ‫َاك‬‫ن‬ْ‫ل‬َ‫س‬ ْ‫ر‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫م‬ َ‫و‬
َّ‫ن‬‫ال‬ َ‫ر‬َ‫ث‬ْ‫ك‬َ‫أ‬ َّ‫ن‬ِ‫ك‬َ‫ل‬ َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ير‬ِ‫ذ‬َ‫ن‬ َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ر‬
َ
‫َّل‬ ِ
‫اس‬
َ‫ون‬ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ي‬
 Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada seluruh umat manusia
seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi
peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS: 34: 28)
ٌ‫ل‬ِ‫ع‬‫ا‬َ‫ج‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫إ‬ ِ‫ة‬َ‫ك‬ِ‫ئ‬ َ
‫َل‬َ‫م‬ْ‫ل‬ِ‫ل‬ َ‫ُّك‬‫ب‬َ‫ر‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ ْ‫ذ‬ِ‫إ‬ َ‫و‬
َ‫ت‬َ‫أ‬ ‫وا‬ُ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ ً‫ة‬َ‫ف‬‫ي‬ِ‫ل‬َ‫خ‬ ِ
‫ض‬ ْ‫ر‬َ ْ
‫اْل‬ ‫ي‬ِ‫ف‬
ُ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫ج‬
َ‫ء‬‫ا‬َ‫م‬ِ‫الد‬ ُ‫ك‬ِ‫ف‬ْ‫س‬َ‫ي‬ َ‫و‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬ ُ‫د‬ِ‫س‬ْ‫ف‬ُ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬
ُ‫ن‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫د‬ْ‫م‬َ‫ح‬ِ‫ب‬ ُ‫ح‬ِ‫ب‬َ‫س‬ُ‫ن‬ ُ‫ن‬ْ‫َح‬‫ن‬ َ‫و‬
َ‫ك‬َ‫ل‬ ُ‫س‬ِ‫د‬َ‫ق‬
‫ون‬ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ
‫َّل‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫أ‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬
 “Ingatlah ketika Tuhamu berfirman kepada para malaikat:
“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di
muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak
menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang membuat
kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami,
senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau?” Tuhan berfirman; ”Sesungguhnya Aku mengetahui
apa yang tidak kamu ketahui.” (QS: 2: 30)
3. bagi totalitas manusia
 Islam adalah risalah bagi manusia dalam kapasitas
sebagai insan kamil
 Islam adalah risalah bagi akal juga ruh, juga jasadnya,
kemauan, instink maupun naluri manusia.
 Manusia adalah kesatuan yg utuh baik fisik, ruh maupun
fikirannya.
4. Risalah bagi manusia pada
semua fase kehidupan
 Islam menyertai manusia sejak bayi,
menyusui, kanak-kanak, remaja,
dewasa, dan sampai masa tua dengan
manhaj terbaik dari Allah
 Sejak bayi terkait perlakuan terhadap
bayi, waktu menyusui, hukum terkait
dengan janin, terkait dengan
kahamilan, terkaita dengn ketentuan
masa puber dan dewasa dan hal-hal
terkait dengan jenazah
5. Risalah manusia dalam
segala sektor kehidupan
 Risalah pada semua aspek kehidupan dan sktivitas
kemanusiaan dengan keputusan dan ketetapan,
pelurusan dan perbaikan, penyempurnaan, atau
pergeseran dan pengubahan, nasehat dan pengarahan.
 Semua dilalukan sec proporsional
6. Syumul ajaran Islam
 Aqidah islamiyah
 Ibadah
 Akhlak
MANUSIA TANPA ISLAM
 Segala susuatu tidak pernah tetap, norma
jadi tidak karuan dan jungkir balik,
kemarin halal sekarang bisa jadi halal.
 Tidak tahu akan hakikat diri, tidak tahu
jalan masuk dan keluar.
 Segala sesuatu yang ada dalam manusia
dan untuk manusia akan musnah.
4. AL-WASHTIYAH (MODERAT)
Fenomena Tawazun di Alam raya
 Lihatlah ttg siang dan malam, gelap dan
terang, panas dan dingin, air dan darat
 Lihatlah matahari, bintang, bulan, dan tata
surya yang beredar di garis edarnya.
 Al-Qomar 49 ; Al-Mulk 3 ; Yasin 40
 Seimbang dalam ibadah dan Syiar agama
 Seimbang dalam sistem akhlak
 Seimbang antara ruhiyah dan madiyah
 Seimbang dalam hukum Islam
 Seimbang dalam individu dan jamaah
5. AL-WAQI’IYAH
(KONTEKSTUAL)
• MENGAKUI REALITAS ALAM INI SEBAGAI SUATU HAKEKAT YANG FAKTUAL DAN
MEMILIKI EKSISTENSI YANG TERLIHAT
• ISLAM ADALAH HIDAYAH BAGI SEMUA BANGSA, ALAM SEMESTA, SEMUA
WAKTU, KEBENARANNYA YG TIDAK ADA KEBATILAN SEDIKITPUN, SEHINGGA
MENJADI RISALAH YG SESUAI DENGAN KONDISI MANUSIA DIMANA SAJA,
KAPAN SAJA DAN ABADI BAGI MANUSIA
KETERBATASAN MANUSIA DALAM MEMBUAT
SISTEM DIBANDING YANG DIBUAT ALLAH :
• KETERBATASAN KEMAMPUAN DAN MA’RIFAT
• KETERBATASAN PENGUASAAN MENYELURUH TERHADAP REALITAS
ALAM, KEHIDUPAN DAN MANUSIA
• KETERBATASAN DALAM MENGUNGKAP SELURUH KEBUTUHANNNYA,
KECEMDRUNGANNYA, POTENSINYA, DAN PERKEMBANGAN YANG
DILALUINYA
• KETERBATASAN MENGUNGKAP SISI MANUSIA DI SEGALA TEMPAT,
ZAMAN DAN KONDISI YANG MELINGKUPINYA
1. WAQI DALAM AQIDAH
• BERIMAN HANYA KEPADA ALLAH SAJA YG ESA
• BERIMAN HNAYA PADA RASULULLAH SAW YG MENYEMPURNAKAN NABI
SEBELUMNYA DAN DIA ADALAH ADALAH MANUSIA BIASA DENGAN SEGALA
SIFAT KEMANUSIAANNYA
2. WAQI DALAM IBADAH
• TUNTUTAN AMAL YG TERBATAS SEHINGGA TETAP BIS MWNJALANKAN
URUSAN DUNIANNYA.
• ADANYA VARIASI (TEMPAT, WAKTU, HARTA, INTERAKASI) DALAM IBADAH
KARENA MANUSIA MUDAH BOSAN
• MEMPERHATIKAN KONDISI TDK TERDUGA (SAKIT, PERJALANAN, BEBAN DAN
TEKANAN) DENGAN RUHSAH
3. WAQI DALAM AKHLAK ISLAMIYAH
6. AL-WUDHUH (JELAS)
 Dalam ushul dan dasar-dasar Islam
Menyangkut dasar-dasar aqidah, syiar
ibadah, pokok-pokok akhlak, dan hukum
syariat
 Dalam sumber hukum dan tempat
pengambilan hukum
 Kejelasan dalam sasaran dan tujuan
7. Menyatukan antara
transformasi dan konsistensi
Tsabat
 Rukun Iman dan Islam
 Sifat jujur, amanah, sabar, setia dengan janji,
malu
 Dalam pernikahan, perceraian, hukum waris,
 Dalam perkara haram secara qorh’I : sihir,
membunuh, zina, riba, makan harta yatim,
mencuri, ghibah, fitnah
5 persoalan manusia terpenting
1. Agama
2. Akal Manusia
3. Jiwa
4. Harta
5. Keturunan
Assholah Kebaikan (Al-hajj:77)
1. Tuntutan Islam untuk senantiasa berbuat
kebaikan dimanapun dan kapanpun karena :
- Yang berbuat kebaikan akan bahagia
- Yang mendapat kebaikan juga akan bahagia
2. Khasanah kebaikan sangat luas dalam Islam,
(urusan senyum , buang duri di jalan sampai
urusan negara) maka :
- Jangan mati gaya dengan tidak berbuat baik
- Teliti dan telatenlah berbuat kebaikan
3. Ketaatan dan kesholiham seseorang
mestinya berbuah/berdampak pada orang-
orang sekitarnya
4. Kebaikan bisa menjadi asbab/wasilah
barokahnya kehidupan kita (rizki, ilmu,
keluarga)
- Hal jazaaul ihsan ilal ihsan (ar-rohman :60)
- Krn doa dan mungkin balasan di kemudian
hari dari orang yg pernah kita berikan
kebaikan
5. Kebaikan bersifat universal
- Berlaku bagi semua umat, lintas agama,
suku dan negara
- Dan berdampak pada tsiqoh seseorang
pada da’i
 Kejujuran
 Kesabaran
 Akhlak
 Kecerdasan intelektual, emosional dan
spiritual
 Amanah
 ikhlas

2 karakteristik Islam.ppt

  • 1.
  • 3.
    KARAKTERISTIK ISLAM 1. Rabbaniyah 2.Syumul/Universal/Menyeluruh/Sempurna 3.Insaniyah (kemanusiaan) 4. Moderat 5. Kontekstual 6. Jelas 7. Menyatukan antara transformasi dan konsistensi
  • 5.
    Rabbaniyah Yaitu : Mengorientasikansegala sesuatu kepada Allah Meliputi 2 kriteria :  Rabbaniyah tujuan dan sudut Pandang  Rabbaniyah sumber hukum dan sistem
  • 6.
    Rabbani tujuan dansudut pandang Adalah bahwa Islam menjadikan tujuan akhir, sasaran, puncak cita-cita, usaha dan kerja keras manusia hidup di dunia jauh ke depan yaitu mencari ridho Allah dengan beribadah kepadaNYA.
  • 7.
    Dampak rabbaniyah padajiwa dan kehidupan 1. Mengetahui tujuan keberadaan manusia 2. Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. Keselamatan diri dari bercerai berai dan pergulatan 4. Membebaskan manusia dari ubudiyah pada egoisme dan syahwat 5. Terjalinnya hubungan yang terus menerus dengan Allah SWT,CARANYA ?
  • 8.
    Cara Islam mendidikkita untuk senantiasa dekat dengan Allah :  Dengan jalan adab sopan santun  Dengan cara tarbiyah dan takwin (pembentukan diri)  Dengan cara penerangan, pengarahan dan mencerdaskan kehidupan umat  Dengan cara perundang-undangan
  • 9.
    Buah Rabbaniyah sumberhukum 1. Terlepas pertentangan dan sikap ekstrim 2. Melepaskan keberpihakan dan hawa nafsu 3. Terhormat dan mudah diyakini 4. Membebaskan diri dari ubudiyah thd sesama manusia
  • 10.
    INSANIYAH  Islam adalahagama manusia karenanya aqidah, ibadah, arahannya sesuai dengan sifat k e m a n u s i a a n m a n u s i a  A l l a h b u k a n t a n d i n g a n M a n u s i a  A l - Q u r a n a d a l a h k i t a b b a g i m a n u s i a  Muhammad SAW adalah rasul dari manusia karena dia manusia yang makan,minum, berkeluarga, pandai, berbicara, gembira, susah, sedih, benci,benar, salah, ingat, lupa, dengan cara yang sempurna sehingga layaklah dia jadi t a u l a d a n b a g i m a n u s i a l a i n n y a
  • 11.
    Sisi kemanusiaan dalamrisalah Islam  Sebagian besar ajaran Islam terkait dengan permasalahan manusia seperti kepribadian, mualamalah/etka pergaulan, hukum pidana, dll  Beberapa contoh : 1. Hikmah zakat, puasa, shalat, 2. Menyingkirkan duri di jalan, tersenyum, menyuruh yang makruf dan mencegah yang mngkar, mengucap kata yang baik semuanya adalah shadakah.
  • 12.
    Realitas Penghormatan Allahpada Manusia : 1. Dijadikan sbg khalifah di bumi 2. Diciptakn dalam bentuk terbaik 3. Diberi unsur ruh 4. Alam tunduk untuk kepentingan manusia - potensi alam semuanya disediakan utk man. - Manusia sbg perantara akad kekhalifahan di alam ini. 5. Menghapus perantara kependetaan antr Allah dan man. 6. Mengakui segala eksisensi manusia 7. Membebaskan manusia dari keyakinan dosa
  • 13.
  • 14.
    1. Islam adalahrisalah semua Zaman  Setiap Nabi sebelum Muhammad diutus untuk jaman tertentu dan ummat tertentu  Nabi Muhammad diutus sebagai nabi terakhir yg risalahnya adalah risalah abadi sampai akhir kiamat, maka tidak ada syariat lain selain islam, tidak ada kitab lain selain Al-Qur’an. Semua itu dikabarkan pula dalam kitab lain.  Islam adalah risalah masa depan sekaligus risalah masa lalu
  • 15.
    َ‫ق‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫ت‬َ‫ل‬َ‫خ‬ْ‫د‬َ‫ق‬ ٌ‫ل‬‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ َّ ‫َّل‬ِ‫إ‬ ٌ‫د‬َّ‫م‬َ‫ح‬ُ‫م‬ ‫ا‬َ‫م‬ ََ َ‫م‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬َ‫أ‬ ُ‫ل‬ُ‫س‬ُّ‫الر‬ ِ‫ه‬ِ‫ل‬ْ‫ب‬ َ‫ل‬ِ‫ت‬ُ‫ق‬ ْ‫و‬َ‫أ‬ َ‫ات‬ ْ‫ن‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ق‬ْ‫ع‬َ‫أ‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫ت‬ْ‫ب‬َ‫ل‬َ‫ق‬ْ‫ن‬‫ا‬ ْ‫ن‬َ‫ل‬َ‫ف‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ب‬ِ‫ق‬َ‫ع‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫ب‬ِ‫ل‬َ‫ق‬ ‫ا‬ً‫ئ‬ْ‫ي‬َ‫ش‬ َ َّ ‫َّللا‬ َّ‫ر‬ُ‫ض‬َ‫ي‬ َ‫ين‬ ِ ‫ر‬ِ‫ك‬‫ا‬َّ‫ش‬‫ال‬ ُ َّ ‫َّللا‬ ‫ي‬ ِ ‫ز‬ْ‫ج‬َ‫ي‬َ‫س‬ َ‫و‬ ( 144 )  Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rosul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa rosul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS: 3: 144)
  • 16.
    2. Risalah Bagiseluruh alam semesta  Islam tidak terbatas oleh tempat dan ummat, pada bangsa dan status sosial  Memahamkan dan mendawahkan Islam tidak pada dominasi kelas tertentu, tapi semua memiliki hak
  • 17.
    ‫ر‬َ‫ك‬َ‫ذ‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ق‬َ‫ل‬َ‫خ‬‫ا‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ُ‫اس‬َّ‫ن‬‫ال‬ ‫ا‬َ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫اأ‬َ‫ي‬ َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ب‬‫و‬ُ‫ع‬ُ‫ش‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫َا‬‫ن‬ْ‫ل‬َ‫ع‬َ‫ج‬ َ‫و‬ ‫ى‬َ‫ث‬ْ‫ن‬ُ‫أ‬ َ‫و‬ َ‫ل‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ب‬َ‫ق‬ ْ‫ت‬َ‫أ‬ ِ َّ ‫َّللا‬ َ‫د‬ْ‫ن‬ِ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َ‫م‬َ‫ر‬ْ‫ك‬َ‫أ‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ‫وا‬ُ‫ف‬َ‫ار‬َ‫ع‬َ‫ت‬ِ‫ل‬ ٌ‫ير‬ِ‫ب‬َ‫خ‬ ٌ‫م‬‫ي‬ِ‫ل‬َ‫ع‬ َ َّ ‫َّللا‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫ا‬َ‫ق‬ ( 13  “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS: 49: 13)
  • 18.
    ‫ي‬ِ‫ش‬َ‫ب‬ ِ ‫اس‬َّ‫ن‬‫ل‬ِ‫ل‬ ً‫ة‬َّ‫ف‬‫ا‬َ‫ك‬َّ ‫َّل‬ِ‫إ‬ َ‫َاك‬‫ن‬ْ‫ل‬َ‫س‬ ْ‫ر‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫م‬ َ‫و‬ َّ‫ن‬‫ال‬ َ‫ر‬َ‫ث‬ْ‫ك‬َ‫أ‬ َّ‫ن‬ِ‫ك‬َ‫ل‬ َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ير‬ِ‫ذ‬َ‫ن‬ َ‫و‬ ‫ا‬ً‫ر‬ َ ‫َّل‬ ِ ‫اس‬ َ‫ون‬ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ي‬  Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada seluruh umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS: 34: 28)
  • 19.
    ٌ‫ل‬ِ‫ع‬‫ا‬َ‫ج‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫إ‬ ِ‫ة‬َ‫ك‬ِ‫ئ‬َ ‫َل‬َ‫م‬ْ‫ل‬ِ‫ل‬ َ‫ُّك‬‫ب‬َ‫ر‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ ْ‫ذ‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ َ‫ت‬َ‫أ‬ ‫وا‬ُ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ ً‫ة‬َ‫ف‬‫ي‬ِ‫ل‬َ‫خ‬ ِ ‫ض‬ ْ‫ر‬َ ْ ‫اْل‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ُ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫ج‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫م‬ِ‫الد‬ ُ‫ك‬ِ‫ف‬ْ‫س‬َ‫ي‬ َ‫و‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬ ُ‫د‬ِ‫س‬ْ‫ف‬ُ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ ‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬ ُ‫ن‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫د‬ْ‫م‬َ‫ح‬ِ‫ب‬ ُ‫ح‬ِ‫ب‬َ‫س‬ُ‫ن‬ ُ‫ن‬ْ‫َح‬‫ن‬ َ‫و‬ َ‫ك‬َ‫ل‬ ُ‫س‬ِ‫د‬َ‫ق‬ ‫ون‬ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ ‫َّل‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫أ‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬  “Ingatlah ketika Tuhamu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami, senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman; ”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS: 2: 30)
  • 20.
    3. bagi totalitasmanusia  Islam adalah risalah bagi manusia dalam kapasitas sebagai insan kamil  Islam adalah risalah bagi akal juga ruh, juga jasadnya, kemauan, instink maupun naluri manusia.  Manusia adalah kesatuan yg utuh baik fisik, ruh maupun fikirannya.
  • 21.
    4. Risalah bagimanusia pada semua fase kehidupan  Islam menyertai manusia sejak bayi, menyusui, kanak-kanak, remaja, dewasa, dan sampai masa tua dengan manhaj terbaik dari Allah  Sejak bayi terkait perlakuan terhadap bayi, waktu menyusui, hukum terkait dengan janin, terkait dengan kahamilan, terkaita dengn ketentuan masa puber dan dewasa dan hal-hal terkait dengan jenazah
  • 22.
    5. Risalah manusiadalam segala sektor kehidupan  Risalah pada semua aspek kehidupan dan sktivitas kemanusiaan dengan keputusan dan ketetapan, pelurusan dan perbaikan, penyempurnaan, atau pergeseran dan pengubahan, nasehat dan pengarahan.  Semua dilalukan sec proporsional
  • 23.
    6. Syumul ajaranIslam  Aqidah islamiyah  Ibadah  Akhlak
  • 24.
    MANUSIA TANPA ISLAM Segala susuatu tidak pernah tetap, norma jadi tidak karuan dan jungkir balik, kemarin halal sekarang bisa jadi halal.  Tidak tahu akan hakikat diri, tidak tahu jalan masuk dan keluar.  Segala sesuatu yang ada dalam manusia dan untuk manusia akan musnah. 4. AL-WASHTIYAH (MODERAT)
  • 25.
    Fenomena Tawazun diAlam raya  Lihatlah ttg siang dan malam, gelap dan terang, panas dan dingin, air dan darat  Lihatlah matahari, bintang, bulan, dan tata surya yang beredar di garis edarnya.  Al-Qomar 49 ; Al-Mulk 3 ; Yasin 40
  • 26.
     Seimbang dalamibadah dan Syiar agama  Seimbang dalam sistem akhlak  Seimbang antara ruhiyah dan madiyah  Seimbang dalam hukum Islam  Seimbang dalam individu dan jamaah
  • 27.
  • 28.
    • MENGAKUI REALITASALAM INI SEBAGAI SUATU HAKEKAT YANG FAKTUAL DAN MEMILIKI EKSISTENSI YANG TERLIHAT • ISLAM ADALAH HIDAYAH BAGI SEMUA BANGSA, ALAM SEMESTA, SEMUA WAKTU, KEBENARANNYA YG TIDAK ADA KEBATILAN SEDIKITPUN, SEHINGGA MENJADI RISALAH YG SESUAI DENGAN KONDISI MANUSIA DIMANA SAJA, KAPAN SAJA DAN ABADI BAGI MANUSIA
  • 29.
    KETERBATASAN MANUSIA DALAMMEMBUAT SISTEM DIBANDING YANG DIBUAT ALLAH : • KETERBATASAN KEMAMPUAN DAN MA’RIFAT • KETERBATASAN PENGUASAAN MENYELURUH TERHADAP REALITAS ALAM, KEHIDUPAN DAN MANUSIA • KETERBATASAN DALAM MENGUNGKAP SELURUH KEBUTUHANNNYA, KECEMDRUNGANNYA, POTENSINYA, DAN PERKEMBANGAN YANG DILALUINYA • KETERBATASAN MENGUNGKAP SISI MANUSIA DI SEGALA TEMPAT, ZAMAN DAN KONDISI YANG MELINGKUPINYA
  • 30.
    1. WAQI DALAMAQIDAH • BERIMAN HANYA KEPADA ALLAH SAJA YG ESA • BERIMAN HNAYA PADA RASULULLAH SAW YG MENYEMPURNAKAN NABI SEBELUMNYA DAN DIA ADALAH ADALAH MANUSIA BIASA DENGAN SEGALA SIFAT KEMANUSIAANNYA
  • 31.
    2. WAQI DALAMIBADAH • TUNTUTAN AMAL YG TERBATAS SEHINGGA TETAP BIS MWNJALANKAN URUSAN DUNIANNYA. • ADANYA VARIASI (TEMPAT, WAKTU, HARTA, INTERAKASI) DALAM IBADAH KARENA MANUSIA MUDAH BOSAN • MEMPERHATIKAN KONDISI TDK TERDUGA (SAKIT, PERJALANAN, BEBAN DAN TEKANAN) DENGAN RUHSAH
  • 32.
    3. WAQI DALAMAKHLAK ISLAMIYAH
  • 33.
    6. AL-WUDHUH (JELAS) Dalam ushul dan dasar-dasar Islam Menyangkut dasar-dasar aqidah, syiar ibadah, pokok-pokok akhlak, dan hukum syariat  Dalam sumber hukum dan tempat pengambilan hukum  Kejelasan dalam sasaran dan tujuan
  • 34.
    7. Menyatukan antara transformasidan konsistensi Tsabat  Rukun Iman dan Islam  Sifat jujur, amanah, sabar, setia dengan janji, malu  Dalam pernikahan, perceraian, hukum waris,  Dalam perkara haram secara qorh’I : sihir, membunuh, zina, riba, makan harta yatim, mencuri, ghibah, fitnah
  • 35.
    5 persoalan manusiaterpenting 1. Agama 2. Akal Manusia 3. Jiwa 4. Harta 5. Keturunan
  • 36.
    Assholah Kebaikan (Al-hajj:77) 1.Tuntutan Islam untuk senantiasa berbuat kebaikan dimanapun dan kapanpun karena : - Yang berbuat kebaikan akan bahagia - Yang mendapat kebaikan juga akan bahagia 2. Khasanah kebaikan sangat luas dalam Islam, (urusan senyum , buang duri di jalan sampai urusan negara) maka : - Jangan mati gaya dengan tidak berbuat baik - Teliti dan telatenlah berbuat kebaikan
  • 37.
    3. Ketaatan dankesholiham seseorang mestinya berbuah/berdampak pada orang- orang sekitarnya 4. Kebaikan bisa menjadi asbab/wasilah barokahnya kehidupan kita (rizki, ilmu, keluarga) - Hal jazaaul ihsan ilal ihsan (ar-rohman :60) - Krn doa dan mungkin balasan di kemudian hari dari orang yg pernah kita berikan kebaikan
  • 38.
    5. Kebaikan bersifatuniversal - Berlaku bagi semua umat, lintas agama, suku dan negara - Dan berdampak pada tsiqoh seseorang pada da’i
  • 39.
     Kejujuran  Kesabaran Akhlak  Kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual  Amanah  ikhlas

Editor's Notes