Pemeriksaan, Penyetelan,
dan Penggantian Rantai Roda
dan Sprockets
Daftar isi
1. Sistem penggerak dengan rantai roda
2. Pemeriksaan dan penyetelan rantai roda
3. Penggantian rantai roda dan sprockets
4. Pelumasan dan pembersihan rantai roda
Pada sistem penggerak dengan rantai roda, daya dari mesin diantar ke drive
sprocket dan diteruskan ke roda belakang melalui rantai roda dan driven
sprocket.
Dua fitur khas dari sistem penggerak dengan rantai roda disebut di bawah.
• Tidak ada slip oleh karena rantai yang dipakai untuk meneruskan gaya
penggerakan.
• Ada lebih banyak gigi pada driven sprocket daripada pada drive sprocket.
Perbandingan antara jumlah gigi (diameter) dari driven sprocket dan drive
sprocket menghasilkan pengurangan kecepatan perputaran dan
peningkatan pada gaya penggerak.
Selayang pandang
1. Sistem penggerak dengan rantai roda (drive chain)
Drive sprocket Driven sprocket
Rantai roda
Drive sprocket
Driven sprocket
Rantai roda
Roller
Drive sprocket
Rantai roda terdiri atas sebagai berikut: 1) Dua rollers dipasang di antara dua
roller link plates; 2) Sebuah kombinasi dari dua roller link plates disambungkan
ke sebuah kombinasi lain melalui sepasang pin link plates; dan 3) Kombinasi
bergantian dari dua roller link plates dan dua pin link plates membentuk
sebuah rantai roda. Masing-masing roller dapat berputar dengan bebas pada
bagian luar dari masing-masing bushing.
Unjuk kerja pelumasan dari gemuk di dalam rantai roda memburuk oleh karena
pengurangan jumlah gemuk di dalam rantai selama pemakaian. Oleh karena itu,
oli atau gemuk perlu diberikan kepada rantai roda secara periodik.
Roller
Bushing
Gemuk Pin
Pin link plate
Roller link plate
Roller link
Pin link
Berputar
Konstruksi dasar rantai roda (drive chain)
Link 1
Link 2
Link 3 Link 5
Link 4
5 link
Panjang rantai roda diindikasikan oleh jumlah links pada rantai
(contoh: 102 links atau 126 links)
Rantai roda tersedia dalam bermacam-macam ukuran, kekuatan, dan daya
tahan. Ukuran rantai roda disesuaikan untuk masing-masing model
sepedamotor. Jangan sekali-kali memakai rantai roda lain daripada yang
ditentukan untuk model sepedamotor tertentu.
Ukuran rantai roda diindikasikan oleh nomor dengan tiga angka, sebuah contoh
diperlihatkan di bawah. Angka pada sebelah kiri menunjukkan roller pitch
(jarak antara sumbu dua roller yang bersebelahan) dan dua angka yang tersisa
menunjukkan lebar sebelah dalam dari rantai roda.
Ukuran-ukuran rantai roda
420
Indikasi ukuran
Pitch (4/8 dari satu
inci)
Lebar di sebelah dalam
2,0/8 dari sebuah inci
Perbedaan pada ukuran-ukuran rantai roda
420
Contoh:
WAVE
428
Contoh:
UNICORN
Pitch = 4/8 dari satu inci
Lebar di sebelah dalam
= 2.0/8 dari satu inci
Pitch = 4/8 dari satu inci
Lebar di sebelah dalam
= 2.8/8 dari satu inci
Rantai roda (drive chain)
mempunyai satu sambungan
(joint) yang dilengkapi dengan
sebuah link penyambung jenis-
clip untuk mempermudah
penggantian rantai roda.
Pastikan untuk memasang link
penyambung jenis-clip demikian
rupa sehingga bagiannya yang
terbuka membelakangi arah
perputaran rantai roda (lihat
gambar di smping). Jika ia
terpasang terbalik, link
penyambung jenis-clip dapat
terlepas sewaktu kendaran
berjalan karena terbentur batu
atau obyek lain yang mengenai
rantai roda.
Drive chain joint
Master link
Link penyambung
jenis-clip
Drive
sprocke
t Driven sprocket
Rantai roda
Link penyambung jenis-
clip
Arah perputaran
rantai roda
Link plate
Drive sprocket (sproket penggerak) dipasang dekat dengan mesin dan driven
sprocket (sproket yang digerakkan) dipasang pada roda belakang.
Drive sprocket/driven sprocket
Drive sprocket
Tanda
Driven sprocket Tanda
Sprocket mempunyai sisi depan dan belakang. Sisi depan ada tanda yang
menunjukkan jumlah gigi sprocket dan informasi lain.
Sebuah fixing plate (pelat pemasangan), yang mencegah terlepasnya drive
sprocket, dipasang seperti diperlihatkan di bawah.
Counter
shaft
Drive sprocket
Fixing plate
Baut
Alur
Selipkan fixing plate
pada counter shaft,
dengan mentepatkan
key dengan alurnya
Putar fixing plate
untuk
menempatkan
lubang baut
Dengan memakai dua
baut, pasang fixing plate
dan drive sprocket pada
tempatnya
Damper rubber (karet
peredam kejut) dipasang di
antara rear wheel hub (pusat
roda belakang) dan driven
flange (flens yang digerakkan)
dimana driven sprocket
dipasang. Damper rubber di
atas mana driven sprocket
dipasang mengurangi
benturan yang mengenai
rantai roda dan parts lain.
Sewaktu mengganti driven
sprocket, pastikan untuk
memeriksa damper rubber.
Ganti damper rubber jika
retak-retak atau rusak.
Damper rubber
Video01
Rear wheel hub
Driven sprocket
Driven flange
Damper rubber
1.Driven sprocket berputar.
2.Gaya perputaran diteruskan melalui damper rubber.
3.Roda belakang berputar.
Arah perputaran
rantai roda
Video01
Chain guide (pembimbing rantai) mencegah terlepasnya rantai roda dari driven
sprocket pada waktu kendaraan berjalan dengan rantai roda yang longgar.
Chain guides melayani tujuan-tujuan sebagai berikut.
•Untuk mencegah naiknya rantai di atas drive sprocket dan meloncat di
atas gigi sprocket.
•Untuk memastikan bahwa rantai roda bertautan dengan sprocket
Tanpa chain guide Dengan chain guide
Chain guide
Rantai dapat terlepas, meloncati gigi-gigi
sprocket atau tidak bertautan dengan
sprocket.
Chain guide mencegah terlepasnya
rantai roda.
Chain guide
Beberapa model dilengkapi dengan
sebuah drive chain slider (peluncur rantai
roda) untuk mencegah kontak dengan
swingarm dan merusaknya. Oleh karena
drive chain slider terbuat dari resin
(damar) atau karet, ia lambat laun akan
aus karena kontak dengan rantai roda.
Drive chain sliders dengan indikator pada
permukaannya harus diganti sebelum alur
indikator habis terkikis (lihat foto-foto di
bawah).
Drive chain slider
Swingarm
Indikator Drive chain slider
Drive chain slider
Setelah rantai roda baru dipakai selama jangka waktu lama, jarak renggang antara
pin dan bushing melebar, memperpanjang jarak antara pin link dan roller link. Besar
jarak renggang ini berbeda bergantung pada masing-masing link. Oleh karena itu
beberapa parts dari rantai roda menjadi lebih panjang daripada yang lain.
Oleh karena itu, putarlah rantai roda beberapa kali dan periksa kekenduran di
beberapa tempat. Setel rantai roda di tempat dimana kekenduran paling kecil.
Kekenduran tidak merata akibat pemakaian awal
Putar
sprocket
Periksa dan setel kekenduran
ditempat dimana
kekenduran paling kecil.
Bagian yang pendek
Bagian yang memanjang
Kekenduran bertambah.
Bagian yang memanjang
Bagian yang pendek
Kekenduran berkurang
Jarak renggang
Roller link plate
Pin
Bushing
Pin link plate
Sewaktu rantai roda dipakai, komponen-komponennya mengalami keausan dan
rantai roda akan mengulur. Inilah sebabnya mengapa swingarm dilengkapi
dengan mekanisme untuk penyetelan kekenduran rantai roda.
Untuk menyetel kekenduran rantai roda, pakailah baut dan mur penyetelan
yang dipasang pada ujung belakang dari swingarm. Rantai roda dikencangkan
dengan memperbesar jarak antara drive sprocket dan driven sprocket.
Perbesaran jarak ini dilaksanakan dengan menggeser roda belakang ke belakang
dengan memutar baut dan mur penyetelan.
Mekanisme penyetelan rantai roda
Contoh mekanisme penyetelan rantai roda
Wave125
Mur pengunci
Mur penyetel
Tanda penunjuk
UNICORN
Mur pengunci
Mur penyetel
Tanda penunjuk
Mur penyetel
Mur pengunci
Kekenduran rantai roda perlu diperiksa secara periodik. Pengendaraan
kendaraan dengan kekenduran rantai roda yang berlebihan dapat
mengakibatkan terlepasnya rantai roda.
Pemeriksaan kekenduran rantai roda
Kekenduran
Tekan bagian bawah rantai roda ke atas, ditengah-
tengah di antara sprockets, dan ukur kekenduran
rantai roda. Jika kekenduran melampaui nilai yang
ditentukan, setel kekenduran rantai kembali.
Besar kekenduran rantai roda berbeda tergantung
pada model sepedamotor. Bacalah spesifikasi
pada buku pedoman reparasi untuk model yang
anda servis.
Seperti diuraikan pada halaman 9, beberapa bagian dari rantai roda menjadi
lebih panjang daripada bagian lain. Oleh karena itu, putarlah rantai roda
beberapa kali dan periksa kekenduran di beberapa tempat. Bandingkan
kekenduran minimum dengan spesifikasi untuk kekenduran.
Hal-hal yang harus diperhatikan selama pemeriksaan
2. Pemeriksaan dan penyetelan rantai roda
1.Matikan mesin kendaraan.
Letakkan kendaraan pada standard utama dan
masukkan transmissi ke neutral
2.Longgarkan mur pengunci sedikit pada masing-
masing sisi (longgarkan mur ganda)
3.Longgarkan mur poros, dengan memastikan
bahwa poros belakang tidak ikut berputar
bersamanya. Pada titik ini, gerakkan roda
belakang maju mundur sehingga mur poros yang
dilonggarkan memungkinkan poros untuk
bergeser.
4.Setel kekenduran rantai roda.
Putar roda belakang untuk menemukan
tempat dengan kekenduran yang paling kecil
pada rantai roda bawah ditengah-tengah di
antara sprockets
Video02
5.Kencangkan mur-mur penyetelan di kanan dan kiri
sehingga masing-masing pelat penyetelan
bertepatan pada titik yang sama pada skala dari
tanda penunjuk kanan dan kiri. Jika posisi satu
pelat penyetelan tidak sama seperti pelat
penyetelan yang lain, maka posisi roda belakang
membuat sudut dengan as memanjang kendaraan.
Poros
Mur penyetel Mur pengunci
Mur poros
BENAR SALAH
8.Berikutnya, periksa kekenduran rantai roda.
Carilah tempat dimana kekenduran rantai roda paling kecil dan bandingkan
kekenduran di tempat ini dengan nilai standard.
9.Setel jarak main bebas pedal rem belakang.
10.Setel titik pada mana lampu rem belakang mulai hidup sewaktu pedal rem
di tekan.
7.Kencangkan mur pengunci dengan torsi yang ditentukan (kencangkan mur
ganda). Tempatkan masing-masing mur pada tempatnya dan kencangkan
mur pengunci yang bersangkutan.
*Untuk menyetel kembali atau memperbesar kekenduran, longgarkan
mur-mur penyetelan dan mur-mur penguncian dan setel kekenduran
rantai roda.
6. Tetapkan poros pada tempatnya dan kencangkan mur poros dengan torsi
yang ditentukan.
Mur penyetel Jarak main bebas
membesar
Jarak main bebas mengecil
Besar jarak main bebas pedal rem belakang berbeda tergantung pada model sepedamotor. Periksa
besar jarak main bebas pedal rem dan bandingkan dengan spesifikasi pada buku pedoman
reparasi. Bila perlu, setel jarak main bebas dengan mur penyetel pada lengan rem.
Jarak main bebas pedal rem belakang
Mur penyetel
Saklar lampu rem belakang
Periksa apakah lampu rem belakang menyala tepat sebelum rem belakang mulai bekerja.
Apabila perlu, setel kembali pada titik di mana lampu rem belakang mulai hidup dengan
menggunakan mur penyetel dari saklar lampu rem belakang.
Pada titik mana lampu rem belakang mulai hidup
Periksalah secara visual apakah sprockets telah aus. Pada drive sprocket dan
driven sprocket, bagian pinggir dari masing-masing gigi yang terkena gaya
dorong akan mengalami keausan. Gigi sprocket yang aus atau cacat dapat
menyebabkan terlepasnya drive chain rollers dari sprocket pada waktu gaya
dorong diterapkan pada gigi sprocket. Ini dapat mengakibatkan terlepasnya
rantai roda. Gantilah sprockets dengan gigi yang aus atau cacat.
Drive sprocket Driven sprocket
Gaya
dorong
Gaya
dorong
Gigi aus
Gigi aus
Gaya dorong
Gigi sprocket yang aus atau
cacat dapat memungkinkan
drive chain rollers terlepas
keluar dari sprocket
Pemeriksaan sprockets
Sprocket baru Gigi cacat
Gigi aus
TIDAK BAIK BAIK TIDAK BAIK
Gantilah rantai roda bersama dengan sprocket depan dan belakang.
Jika hanya rantai roda atau sprocket yang diganti, beberapa diantara drive chain
rollers atau gigi sprocket akan menerima terlalu banyak tegangan, sehingga
dengan cepat mengakibatkan mengulurnya rantai roda atau peningkatan
keausan pada sprocket.
Jangan sekali-kali memakai rantai roda bekas dari mana telah dilepaskan
beberaka links dan links yang tersisa disambungkan kembali. Rantai roda ini
akan segera mengulur oleh karena pitch-nya tidak sesuai dengan pitch dari
kedua sprocket.
3. Penggantian rantai roda dan sprockets
Rantai roda bertautan dengan benar pada
sprockets.
Sprocket
baru
Sprocket
yang
memburuk
Rantai roda baru Rantai roda yang memburuk
Sebelum rantai roda dan
sprockets diganti
Oleh karena rantai roda telah mengulur,
beberapa gigi sprocket menerima terlalu banyak
tegangan. Sprocket yang baru akan segera aus.
Oleh karena gigi sprocket telah aus,
beberapa drive chain rollers menerima
terlalu banyak tegangan. Rantai roda baru
akan segera mengulur
Daerah dimana
mereka ber-
tautan satu sama lain
Daerah dimana
mereka bertautan
satu sama lain
Ganti rantai roda juga
Ganti sprocket juga
BENAR TIDAK BENAR
TIDAK BENAR
Daerah dimana
mereka ber-
tautan satu
sama lain
Drive chain case
Passenger footpeg holder
Cara mengganti rantai roda dan sprockets
1. Letakkan kendaraan pada standard
utama dan masukkan gigi transmissi ke
dalam neutral.
2. Lepaskan passenger footpeg holder.
3. Lepaskan drive chain case (atau drive
chain cover).
4. Lepaskan drive sprocket cover
Drive sprocket
cover
Baut
Fixing plate
Drive sprocket
5. Lepaskan baut-baut pemasangan drive
sprocket, dan kemudian lepaskan fixing
plate. Akan tetapi, pada saat ini, jangan
lepaskan drive sprocket.
6. Lepaskan link sambungan jenis-clip
dan kemudian lepaskan rantai roda.
Hati-hati agar tidak merusak
swingarm atau parts lain.
Ujung pin dari master link
Tang
Retaining clip
*Letakkan satu ujung tang pada sisi sebelah
dalam pada ujung pin dari master link (yang
terletak pada ujung retaining clip yang
terbuka) dan ujung yang lain di sebelah luar
ujung clip yang terbuka. Kemudian, tekan tang
untuk mendorong lepas retaining clip dari pin.
Tahan retaining clip dengan jari-jari agar tidak
terjatuh.
7. Letakkan rantai roda yang telah dilepaskan pada meja kerja. Pastikan bahwa
ia tidak tertekuk. Jika ada link rantai roda yang tertekuk kaku, gantilah
dengan rantai roda baru.
(Bacalah hal. 23 tentang kekakuan link dari rantai roda.)
Ukur panjang rantai roda diantara titik tengah pin.
8. Dengan menggunakan pita
pengukur atau sejenisnya, ukur
panjang rantai roda dengan
rantai dalam keadaan tegang
dan tertarik lurus.
*Pada beberapa model, anda dapat
mengetahui apakah rantai roda harus
diganti dengan memeriksa indicator,
tanpa mengukur panjang rantai roda.
9. Jika panjang rantai roda
melampaui panjang rantai roda
yang ditentukan di dalam buku
pedoman reparasi, gantilah
rantai roda dengan yang baru.
Nilai yang diukur
Nilai yang ditentukan
10. Periksa keausan pada drive chain
slider.
Perhatikan indicator, dan apabila
perlu, gantilah drive chain slider
(lihat hal. 8).
11. Lepaskan roda belakang
mengikuti instruksi pada buku
pedoman reparasi.
Split pin
Mur dan washer
Collar
(Sisi kanan)
Mur poros
Indicator
Drive chain slider
12. Lepaskan mur-mur dan driven sprocket.
Kemudian, pasang driven sprocket baru.
Pastikan bahwa tanda-tanda pada
driven sprocket menghadap keluar.
Kencangkan mur-mur secara diagonal
berlawanan satu sama lain dengan torsi
yang ditentukan. Driven sprocket
Mur
Tanda
13. Lepaskan drive sprocket dari counter
shaft dan pasang drive sprocket baru.
Namun, jangan pasang fixing plate dan
kedua baut pemasangan dulu pada
titik ini.
Drive sprocket
Counter shaft
14. Periksa damper rubber secara visual.
Ganti apabila ia retak-retak atau ada
kerusakan.
*Pastikan untuk memberikan gemuk
pada O-ring dan dust seal.
Damper
rubber
BAIK TIDAK BAIK
O-ring
TIDAK BAIK TIDAK BAIK
15. Pasang roda belakang, dengan
mengikuti instruksi pada buku
pedoman reparasi.
Mur Driven sprocket
Dust seal
Driven flange
Driven sprocket
Drive sprocket
16. Tautkan rantai roda baru dengan
drive sprocket dan kemudian dengan
driven sprocket.
17. Lingkarkan rantai roda.
Pasang master link dan link penyambung
jenis-clip pada rantai roda.
Dianjurkan bahwa anda menjalankan
tugas-tugas ini pada titik yang dilingkari
merah pada foto di sebelah kanan.
(Bacalah petunjuk pemasangan link
penyambung jenis-clip pada halaman 5).
Master link
Link penyambung jenis-clip
Link plate
Bekerja pada posisi ini
memungkinkan kelancaran
pekerjaan
18. Pasang fixing plate pada drive
sprocket. Kencangkan baut-baut
dengan torsi yang ditentukan
sementara menjalankan rem
belakang.
19. Setel kekenduran rantai roda.
(Bacalah hal. 12 untuk cara penyetelan.)
20. Periksa dan setel jarak main
bebas pedal rem.
(Bacalah hal. 13 untuk cara penyetelan.)
21. Periksa dan setel titik di mana
lampu rem belakang mulai
hidup.
(Bacalah hal. 13 untuk cara penyetelan.)
Contoh: WAVE 125
Tipe GR
Tipe-tipe lain
HOLE CAP
30 – 40 mm
1-3/16 1-9/16 in
30 – 40 mm
1-3/16 1-9/16 in
22. Pasang drive sprocket cover.
23. Pasang drive chain case (atau drive chain cover).
Pasang dengan benar sehingga tidak ada kontak dengan
rantai roda.
Drive chain case
Oleh karena part ini tidak dapat diperiksa dengan mudah
secara visual, pasanglah drive chain case dengan hati-hati
24. Pasang passenger footpeg holder.
Gear oil
4. Pelumasan dan pembersihan rantai roda
 Pelumasan
Lumasi rantai roda dengan gear oil #80-90 atau
pelumas rantai roda.
Berikan oli atau pelumas terutama pada bagian
dalam dari rantai roda sehingga ia akan menyebar
ke seluruh rantai roda akibat gaya sentrifugal yang
disebabkan oleh rotasi rantai roda.
Sekalah oli atau pelumas yang berlebihan agar tidak
terlempar keluar akibat perputaran rantai roda .
Perhatikan agar oli atau pelumas tidak mengenai
ban dan parts lain.
Pakailah penutup bila perlu agar supaya oli
tidak mengenai ban dan parts lain.
Pelumas rantai roda
Berikan oli atau pelumas pada
masing-masing jarak renggang antara
roller dan plate dan diantara plates.
 Pembersihan
Debu atau kotoran yang menempel pada rantai roda dapat menjadi bubuk
penggosok, yang dengan cepat menimbulkan keausan pada rantai roda.
Jika rantai roda sangat kotor, bersihkan. Kemudian, seka kering dan lumasi dengan
gear oil atau pelumas rantai roda.
Jika kendaraan dipakai tanpa pelumasan pada rantai roda atau
jika kendaraan telah tidak dipelihara untuk jangka waktu lama,
rantai roda mungkin akan berkarat dan sebagian daripadanya
mungkin berkarat pada tempat seperti diperlihatkan pada
gambar di bawah.
Rantai roda dalam kondisi ini dapat putus sewaktu kendaraan
sedang berjalan. Gantilah rantai roda dan sprocket depan dan
belakang.
Terima kasih Atas Perhatiannya

14. Rantai dan Sprockets.pptx

  • 1.
  • 2.
    Daftar isi 1. Sistempenggerak dengan rantai roda 2. Pemeriksaan dan penyetelan rantai roda 3. Penggantian rantai roda dan sprockets 4. Pelumasan dan pembersihan rantai roda
  • 3.
    Pada sistem penggerakdengan rantai roda, daya dari mesin diantar ke drive sprocket dan diteruskan ke roda belakang melalui rantai roda dan driven sprocket. Dua fitur khas dari sistem penggerak dengan rantai roda disebut di bawah. • Tidak ada slip oleh karena rantai yang dipakai untuk meneruskan gaya penggerakan. • Ada lebih banyak gigi pada driven sprocket daripada pada drive sprocket. Perbandingan antara jumlah gigi (diameter) dari driven sprocket dan drive sprocket menghasilkan pengurangan kecepatan perputaran dan peningkatan pada gaya penggerak. Selayang pandang 1. Sistem penggerak dengan rantai roda (drive chain)
  • 4.
    Drive sprocket Drivensprocket Rantai roda Drive sprocket Driven sprocket Rantai roda Roller Drive sprocket
  • 5.
    Rantai roda terdiriatas sebagai berikut: 1) Dua rollers dipasang di antara dua roller link plates; 2) Sebuah kombinasi dari dua roller link plates disambungkan ke sebuah kombinasi lain melalui sepasang pin link plates; dan 3) Kombinasi bergantian dari dua roller link plates dan dua pin link plates membentuk sebuah rantai roda. Masing-masing roller dapat berputar dengan bebas pada bagian luar dari masing-masing bushing. Unjuk kerja pelumasan dari gemuk di dalam rantai roda memburuk oleh karena pengurangan jumlah gemuk di dalam rantai selama pemakaian. Oleh karena itu, oli atau gemuk perlu diberikan kepada rantai roda secara periodik. Roller Bushing Gemuk Pin Pin link plate Roller link plate Roller link Pin link Berputar Konstruksi dasar rantai roda (drive chain)
  • 6.
    Link 1 Link 2 Link3 Link 5 Link 4 5 link Panjang rantai roda diindikasikan oleh jumlah links pada rantai (contoh: 102 links atau 126 links)
  • 7.
    Rantai roda tersediadalam bermacam-macam ukuran, kekuatan, dan daya tahan. Ukuran rantai roda disesuaikan untuk masing-masing model sepedamotor. Jangan sekali-kali memakai rantai roda lain daripada yang ditentukan untuk model sepedamotor tertentu. Ukuran rantai roda diindikasikan oleh nomor dengan tiga angka, sebuah contoh diperlihatkan di bawah. Angka pada sebelah kiri menunjukkan roller pitch (jarak antara sumbu dua roller yang bersebelahan) dan dua angka yang tersisa menunjukkan lebar sebelah dalam dari rantai roda. Ukuran-ukuran rantai roda 420 Indikasi ukuran Pitch (4/8 dari satu inci) Lebar di sebelah dalam 2,0/8 dari sebuah inci
  • 8.
    Perbedaan pada ukuran-ukuranrantai roda 420 Contoh: WAVE 428 Contoh: UNICORN Pitch = 4/8 dari satu inci Lebar di sebelah dalam = 2.0/8 dari satu inci Pitch = 4/8 dari satu inci Lebar di sebelah dalam = 2.8/8 dari satu inci
  • 9.
    Rantai roda (drivechain) mempunyai satu sambungan (joint) yang dilengkapi dengan sebuah link penyambung jenis- clip untuk mempermudah penggantian rantai roda. Pastikan untuk memasang link penyambung jenis-clip demikian rupa sehingga bagiannya yang terbuka membelakangi arah perputaran rantai roda (lihat gambar di smping). Jika ia terpasang terbalik, link penyambung jenis-clip dapat terlepas sewaktu kendaran berjalan karena terbentur batu atau obyek lain yang mengenai rantai roda. Drive chain joint Master link Link penyambung jenis-clip Drive sprocke t Driven sprocket Rantai roda Link penyambung jenis- clip Arah perputaran rantai roda Link plate
  • 10.
    Drive sprocket (sproketpenggerak) dipasang dekat dengan mesin dan driven sprocket (sproket yang digerakkan) dipasang pada roda belakang. Drive sprocket/driven sprocket Drive sprocket Tanda Driven sprocket Tanda
  • 11.
    Sprocket mempunyai sisidepan dan belakang. Sisi depan ada tanda yang menunjukkan jumlah gigi sprocket dan informasi lain. Sebuah fixing plate (pelat pemasangan), yang mencegah terlepasnya drive sprocket, dipasang seperti diperlihatkan di bawah. Counter shaft Drive sprocket Fixing plate Baut Alur Selipkan fixing plate pada counter shaft, dengan mentepatkan key dengan alurnya Putar fixing plate untuk menempatkan lubang baut Dengan memakai dua baut, pasang fixing plate dan drive sprocket pada tempatnya
  • 12.
    Damper rubber (karet peredamkejut) dipasang di antara rear wheel hub (pusat roda belakang) dan driven flange (flens yang digerakkan) dimana driven sprocket dipasang. Damper rubber di atas mana driven sprocket dipasang mengurangi benturan yang mengenai rantai roda dan parts lain. Sewaktu mengganti driven sprocket, pastikan untuk memeriksa damper rubber. Ganti damper rubber jika retak-retak atau rusak. Damper rubber Video01 Rear wheel hub Driven sprocket Driven flange Damper rubber 1.Driven sprocket berputar. 2.Gaya perputaran diteruskan melalui damper rubber. 3.Roda belakang berputar. Arah perputaran rantai roda Video01
  • 13.
    Chain guide (pembimbingrantai) mencegah terlepasnya rantai roda dari driven sprocket pada waktu kendaraan berjalan dengan rantai roda yang longgar. Chain guides melayani tujuan-tujuan sebagai berikut. •Untuk mencegah naiknya rantai di atas drive sprocket dan meloncat di atas gigi sprocket. •Untuk memastikan bahwa rantai roda bertautan dengan sprocket Tanpa chain guide Dengan chain guide Chain guide Rantai dapat terlepas, meloncati gigi-gigi sprocket atau tidak bertautan dengan sprocket. Chain guide mencegah terlepasnya rantai roda. Chain guide
  • 14.
    Beberapa model dilengkapidengan sebuah drive chain slider (peluncur rantai roda) untuk mencegah kontak dengan swingarm dan merusaknya. Oleh karena drive chain slider terbuat dari resin (damar) atau karet, ia lambat laun akan aus karena kontak dengan rantai roda. Drive chain sliders dengan indikator pada permukaannya harus diganti sebelum alur indikator habis terkikis (lihat foto-foto di bawah). Drive chain slider Swingarm Indikator Drive chain slider Drive chain slider
  • 15.
    Setelah rantai rodabaru dipakai selama jangka waktu lama, jarak renggang antara pin dan bushing melebar, memperpanjang jarak antara pin link dan roller link. Besar jarak renggang ini berbeda bergantung pada masing-masing link. Oleh karena itu beberapa parts dari rantai roda menjadi lebih panjang daripada yang lain. Oleh karena itu, putarlah rantai roda beberapa kali dan periksa kekenduran di beberapa tempat. Setel rantai roda di tempat dimana kekenduran paling kecil. Kekenduran tidak merata akibat pemakaian awal Putar sprocket Periksa dan setel kekenduran ditempat dimana kekenduran paling kecil. Bagian yang pendek Bagian yang memanjang Kekenduran bertambah. Bagian yang memanjang Bagian yang pendek Kekenduran berkurang Jarak renggang Roller link plate Pin Bushing Pin link plate
  • 16.
    Sewaktu rantai rodadipakai, komponen-komponennya mengalami keausan dan rantai roda akan mengulur. Inilah sebabnya mengapa swingarm dilengkapi dengan mekanisme untuk penyetelan kekenduran rantai roda. Untuk menyetel kekenduran rantai roda, pakailah baut dan mur penyetelan yang dipasang pada ujung belakang dari swingarm. Rantai roda dikencangkan dengan memperbesar jarak antara drive sprocket dan driven sprocket. Perbesaran jarak ini dilaksanakan dengan menggeser roda belakang ke belakang dengan memutar baut dan mur penyetelan. Mekanisme penyetelan rantai roda Contoh mekanisme penyetelan rantai roda Wave125 Mur pengunci Mur penyetel Tanda penunjuk UNICORN Mur pengunci Mur penyetel Tanda penunjuk Mur penyetel Mur pengunci
  • 17.
    Kekenduran rantai rodaperlu diperiksa secara periodik. Pengendaraan kendaraan dengan kekenduran rantai roda yang berlebihan dapat mengakibatkan terlepasnya rantai roda. Pemeriksaan kekenduran rantai roda Kekenduran Tekan bagian bawah rantai roda ke atas, ditengah- tengah di antara sprockets, dan ukur kekenduran rantai roda. Jika kekenduran melampaui nilai yang ditentukan, setel kekenduran rantai kembali. Besar kekenduran rantai roda berbeda tergantung pada model sepedamotor. Bacalah spesifikasi pada buku pedoman reparasi untuk model yang anda servis. Seperti diuraikan pada halaman 9, beberapa bagian dari rantai roda menjadi lebih panjang daripada bagian lain. Oleh karena itu, putarlah rantai roda beberapa kali dan periksa kekenduran di beberapa tempat. Bandingkan kekenduran minimum dengan spesifikasi untuk kekenduran. Hal-hal yang harus diperhatikan selama pemeriksaan 2. Pemeriksaan dan penyetelan rantai roda
  • 18.
    1.Matikan mesin kendaraan. Letakkankendaraan pada standard utama dan masukkan transmissi ke neutral 2.Longgarkan mur pengunci sedikit pada masing- masing sisi (longgarkan mur ganda) 3.Longgarkan mur poros, dengan memastikan bahwa poros belakang tidak ikut berputar bersamanya. Pada titik ini, gerakkan roda belakang maju mundur sehingga mur poros yang dilonggarkan memungkinkan poros untuk bergeser. 4.Setel kekenduran rantai roda. Putar roda belakang untuk menemukan tempat dengan kekenduran yang paling kecil pada rantai roda bawah ditengah-tengah di antara sprockets Video02 5.Kencangkan mur-mur penyetelan di kanan dan kiri sehingga masing-masing pelat penyetelan bertepatan pada titik yang sama pada skala dari tanda penunjuk kanan dan kiri. Jika posisi satu pelat penyetelan tidak sama seperti pelat penyetelan yang lain, maka posisi roda belakang membuat sudut dengan as memanjang kendaraan. Poros Mur penyetel Mur pengunci Mur poros BENAR SALAH
  • 19.
    8.Berikutnya, periksa kekenduranrantai roda. Carilah tempat dimana kekenduran rantai roda paling kecil dan bandingkan kekenduran di tempat ini dengan nilai standard. 9.Setel jarak main bebas pedal rem belakang. 10.Setel titik pada mana lampu rem belakang mulai hidup sewaktu pedal rem di tekan. 7.Kencangkan mur pengunci dengan torsi yang ditentukan (kencangkan mur ganda). Tempatkan masing-masing mur pada tempatnya dan kencangkan mur pengunci yang bersangkutan. *Untuk menyetel kembali atau memperbesar kekenduran, longgarkan mur-mur penyetelan dan mur-mur penguncian dan setel kekenduran rantai roda. 6. Tetapkan poros pada tempatnya dan kencangkan mur poros dengan torsi yang ditentukan.
  • 20.
    Mur penyetel Jarakmain bebas membesar Jarak main bebas mengecil Besar jarak main bebas pedal rem belakang berbeda tergantung pada model sepedamotor. Periksa besar jarak main bebas pedal rem dan bandingkan dengan spesifikasi pada buku pedoman reparasi. Bila perlu, setel jarak main bebas dengan mur penyetel pada lengan rem. Jarak main bebas pedal rem belakang
  • 21.
    Mur penyetel Saklar lampurem belakang Periksa apakah lampu rem belakang menyala tepat sebelum rem belakang mulai bekerja. Apabila perlu, setel kembali pada titik di mana lampu rem belakang mulai hidup dengan menggunakan mur penyetel dari saklar lampu rem belakang. Pada titik mana lampu rem belakang mulai hidup
  • 22.
    Periksalah secara visualapakah sprockets telah aus. Pada drive sprocket dan driven sprocket, bagian pinggir dari masing-masing gigi yang terkena gaya dorong akan mengalami keausan. Gigi sprocket yang aus atau cacat dapat menyebabkan terlepasnya drive chain rollers dari sprocket pada waktu gaya dorong diterapkan pada gigi sprocket. Ini dapat mengakibatkan terlepasnya rantai roda. Gantilah sprockets dengan gigi yang aus atau cacat. Drive sprocket Driven sprocket Gaya dorong Gaya dorong Gigi aus Gigi aus Gaya dorong Gigi sprocket yang aus atau cacat dapat memungkinkan drive chain rollers terlepas keluar dari sprocket Pemeriksaan sprockets
  • 23.
    Sprocket baru Gigicacat Gigi aus TIDAK BAIK BAIK TIDAK BAIK
  • 24.
    Gantilah rantai rodabersama dengan sprocket depan dan belakang. Jika hanya rantai roda atau sprocket yang diganti, beberapa diantara drive chain rollers atau gigi sprocket akan menerima terlalu banyak tegangan, sehingga dengan cepat mengakibatkan mengulurnya rantai roda atau peningkatan keausan pada sprocket. Jangan sekali-kali memakai rantai roda bekas dari mana telah dilepaskan beberaka links dan links yang tersisa disambungkan kembali. Rantai roda ini akan segera mengulur oleh karena pitch-nya tidak sesuai dengan pitch dari kedua sprocket. 3. Penggantian rantai roda dan sprockets
  • 25.
    Rantai roda bertautandengan benar pada sprockets. Sprocket baru Sprocket yang memburuk Rantai roda baru Rantai roda yang memburuk Sebelum rantai roda dan sprockets diganti Oleh karena rantai roda telah mengulur, beberapa gigi sprocket menerima terlalu banyak tegangan. Sprocket yang baru akan segera aus. Oleh karena gigi sprocket telah aus, beberapa drive chain rollers menerima terlalu banyak tegangan. Rantai roda baru akan segera mengulur Daerah dimana mereka ber- tautan satu sama lain Daerah dimana mereka bertautan satu sama lain Ganti rantai roda juga Ganti sprocket juga BENAR TIDAK BENAR TIDAK BENAR Daerah dimana mereka ber- tautan satu sama lain
  • 26.
    Drive chain case Passengerfootpeg holder Cara mengganti rantai roda dan sprockets 1. Letakkan kendaraan pada standard utama dan masukkan gigi transmissi ke dalam neutral. 2. Lepaskan passenger footpeg holder. 3. Lepaskan drive chain case (atau drive chain cover). 4. Lepaskan drive sprocket cover Drive sprocket cover
  • 27.
    Baut Fixing plate Drive sprocket 5.Lepaskan baut-baut pemasangan drive sprocket, dan kemudian lepaskan fixing plate. Akan tetapi, pada saat ini, jangan lepaskan drive sprocket. 6. Lepaskan link sambungan jenis-clip dan kemudian lepaskan rantai roda. Hati-hati agar tidak merusak swingarm atau parts lain. Ujung pin dari master link Tang Retaining clip *Letakkan satu ujung tang pada sisi sebelah dalam pada ujung pin dari master link (yang terletak pada ujung retaining clip yang terbuka) dan ujung yang lain di sebelah luar ujung clip yang terbuka. Kemudian, tekan tang untuk mendorong lepas retaining clip dari pin. Tahan retaining clip dengan jari-jari agar tidak terjatuh.
  • 28.
    7. Letakkan rantairoda yang telah dilepaskan pada meja kerja. Pastikan bahwa ia tidak tertekuk. Jika ada link rantai roda yang tertekuk kaku, gantilah dengan rantai roda baru. (Bacalah hal. 23 tentang kekakuan link dari rantai roda.) Ukur panjang rantai roda diantara titik tengah pin. 8. Dengan menggunakan pita pengukur atau sejenisnya, ukur panjang rantai roda dengan rantai dalam keadaan tegang dan tertarik lurus. *Pada beberapa model, anda dapat mengetahui apakah rantai roda harus diganti dengan memeriksa indicator, tanpa mengukur panjang rantai roda. 9. Jika panjang rantai roda melampaui panjang rantai roda yang ditentukan di dalam buku pedoman reparasi, gantilah rantai roda dengan yang baru. Nilai yang diukur Nilai yang ditentukan
  • 29.
    10. Periksa keausanpada drive chain slider. Perhatikan indicator, dan apabila perlu, gantilah drive chain slider (lihat hal. 8). 11. Lepaskan roda belakang mengikuti instruksi pada buku pedoman reparasi. Split pin Mur dan washer Collar (Sisi kanan) Mur poros Indicator Drive chain slider
  • 30.
    12. Lepaskan mur-murdan driven sprocket. Kemudian, pasang driven sprocket baru. Pastikan bahwa tanda-tanda pada driven sprocket menghadap keluar. Kencangkan mur-mur secara diagonal berlawanan satu sama lain dengan torsi yang ditentukan. Driven sprocket Mur Tanda 13. Lepaskan drive sprocket dari counter shaft dan pasang drive sprocket baru. Namun, jangan pasang fixing plate dan kedua baut pemasangan dulu pada titik ini. Drive sprocket Counter shaft
  • 31.
    14. Periksa damperrubber secara visual. Ganti apabila ia retak-retak atau ada kerusakan. *Pastikan untuk memberikan gemuk pada O-ring dan dust seal. Damper rubber BAIK TIDAK BAIK O-ring TIDAK BAIK TIDAK BAIK 15. Pasang roda belakang, dengan mengikuti instruksi pada buku pedoman reparasi. Mur Driven sprocket Dust seal Driven flange
  • 32.
    Driven sprocket Drive sprocket 16.Tautkan rantai roda baru dengan drive sprocket dan kemudian dengan driven sprocket. 17. Lingkarkan rantai roda. Pasang master link dan link penyambung jenis-clip pada rantai roda. Dianjurkan bahwa anda menjalankan tugas-tugas ini pada titik yang dilingkari merah pada foto di sebelah kanan. (Bacalah petunjuk pemasangan link penyambung jenis-clip pada halaman 5). Master link Link penyambung jenis-clip Link plate Bekerja pada posisi ini memungkinkan kelancaran pekerjaan
  • 33.
    18. Pasang fixingplate pada drive sprocket. Kencangkan baut-baut dengan torsi yang ditentukan sementara menjalankan rem belakang.
  • 34.
    19. Setel kekenduranrantai roda. (Bacalah hal. 12 untuk cara penyetelan.) 20. Periksa dan setel jarak main bebas pedal rem. (Bacalah hal. 13 untuk cara penyetelan.) 21. Periksa dan setel titik di mana lampu rem belakang mulai hidup. (Bacalah hal. 13 untuk cara penyetelan.) Contoh: WAVE 125 Tipe GR Tipe-tipe lain HOLE CAP 30 – 40 mm 1-3/16 1-9/16 in 30 – 40 mm 1-3/16 1-9/16 in
  • 35.
    22. Pasang drivesprocket cover. 23. Pasang drive chain case (atau drive chain cover). Pasang dengan benar sehingga tidak ada kontak dengan rantai roda. Drive chain case Oleh karena part ini tidak dapat diperiksa dengan mudah secara visual, pasanglah drive chain case dengan hati-hati 24. Pasang passenger footpeg holder.
  • 36.
    Gear oil 4. Pelumasandan pembersihan rantai roda  Pelumasan Lumasi rantai roda dengan gear oil #80-90 atau pelumas rantai roda. Berikan oli atau pelumas terutama pada bagian dalam dari rantai roda sehingga ia akan menyebar ke seluruh rantai roda akibat gaya sentrifugal yang disebabkan oleh rotasi rantai roda. Sekalah oli atau pelumas yang berlebihan agar tidak terlempar keluar akibat perputaran rantai roda . Perhatikan agar oli atau pelumas tidak mengenai ban dan parts lain. Pakailah penutup bila perlu agar supaya oli tidak mengenai ban dan parts lain. Pelumas rantai roda Berikan oli atau pelumas pada masing-masing jarak renggang antara roller dan plate dan diantara plates.
  • 37.
     Pembersihan Debu ataukotoran yang menempel pada rantai roda dapat menjadi bubuk penggosok, yang dengan cepat menimbulkan keausan pada rantai roda. Jika rantai roda sangat kotor, bersihkan. Kemudian, seka kering dan lumasi dengan gear oil atau pelumas rantai roda. Jika kendaraan dipakai tanpa pelumasan pada rantai roda atau jika kendaraan telah tidak dipelihara untuk jangka waktu lama, rantai roda mungkin akan berkarat dan sebagian daripadanya mungkin berkarat pada tempat seperti diperlihatkan pada gambar di bawah. Rantai roda dalam kondisi ini dapat putus sewaktu kendaraan sedang berjalan. Gantilah rantai roda dan sprocket depan dan belakang.
  • 39.
    Terima kasih AtasPerhatiannya