Dokumen ini membahas tragedi 13 Mei 1969, yang dipicu oleh pengutaraan isu-isu sensitif seperti perkauman dan kemiskinan oleh parti politik. Kejadian itu mencerminkan ketidakpuasan antara etnik Melayu dan Cina, mendorong bahwa permasalahan perkauman perlu ditangani dengan dasar ekonomi baru dan penekanan pada perpaduan. Langkah-langkah khusus telah diambil, seperti pengenalan bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar dan penyataan ideologi Rukun Negara untuk mencegah perulangannya.