BAB XII
SPESIFIKASI TEKNIK
1. PEKERJAAN TANAH
1.1 UMUM
Lingkup pekerjaan tanah meliputi semua pekerjaan yang berhubungan dengan jenis-jenis pekerjaan
berikut ini:
 Pembersihan lahan, pencungkilan dan pengupasan
 Galian terbuka, galian saluran dan bangunan
 Urugan kembali, termasuk perapihan permukaan tanah
 Pembuangan, penyimpanan dan penggunaan kembali material galian
 Timbunan
 Pekerjaan tanah lainnya sesuai perintah Direksi.
Metode kerja untuk masing-masing pekerjaan harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan
persetujuannya dalam kurun waktu tiga puluh (30) hari sebelum pekerjaan dimulai.
1.2 PEMBERSIHAN LAHAN DAN PENGUPASAN
1.2.1 Pembersihan lahan (Clearing dan Grubbing)
1. Semua lahan yang diperlukan untuk pekerjaan permanen, tempat pengambilan bahan timbunan /
borrow area, quarry dan penimbunan sementara / stockpile harus dibersihkan seperti ditunjukkan
dalam gambar dan atau sesuai dengan perintah Direksi.
2. Pembersihan lahan / clearing dan grubbing meliputi pekerjaan mencungkil pangkal pohon, akar,
batang pohon (hanya untuk diameter pohon lebih dari 5cm) dan reruntuhan bangunan, rumpun
bambu dan batu (ukuran lebih 30cm), dan membersihkan serta membuang semua material
tersebut sesuai persyaratan teknis atau yang diperintahkan oleh Direksi. Pekerjaan pembersihan
lahan termasuk juga pembongkaran dan pemindahan bangunan yang menghalangi, kecuali jika
ditentukan lain atau sesuai dengan perintah Direksi.
3. Pembersihan lahan untuk bagian yang akan digali atau ditimbun diperlebar minimum satu meter
(1 m) ke luar batas tepi galian / timbunan atau sesuai perintah Direksi.
4. Cara pembakaran untuk pembersihan lahan akan diijinkan hanya jika kondisi dipertimbangkan
cukup aman untuk membakar pada lokasi yang disetujui oleh pemerintah daerah setempat. Sisa
bakaran material harus dibersihkan dengan rapi dan layak, pembakaran harus dilaksanakan
dengan melokalisir daerah tersebut untuk menghindari resiko kemungkinan meluas ke tempat
lain. Semua pembakaran material harus sampai menjadi abu dan dibuang atau seperti yang
diperintahkan oleh Direksi. Tidak ada batang kayu, cabang atau potongan arang yang diijinkan
untuk ditinggalkan. Penyedia Jasa setiap saat harus mengambil tindakan pencegahan dari
kemungkinan penyebaran api ke lokasi lain di luar batas yang diijinkan, setiap kerusakan yang
disebabkan oleh kegiatan membakar tersebut adalah merupakan resiko Penyedia Jasa.
5. Permukaan tanah sebagai dasar pekerjaan timbunan, pondasi bangunan permanen, semua lokasi
borrow area yang materialnya akan digunakan untuk bahan timbunan dan lokasi penimbunan /
stockpile serta tempat lain yang ditunjukkan oleh Direksi harus dibersihkan dari semua tonggak
kayu, akar-akar, tumbuhan dan lain-lain.
1.2.2 Pengupasan / Stripping
1. Pekerjaan pengupasan / stripping tanah dilakukan sebelum dilakukan penggalian pada lokasi
borrow area / tempat pengambilan tanah untuk bahan timbunan dan pada permukaan tanah yang
akan ditimbun. Penyedia Jasa harus mengupas lapisan permukaan tanah yang mencakup semak,
alang-alang, akar-akar, dan rumput dari permukaan tanah. Dimana lapisan permukaan tanah
umumnya terdiri dari humus dan material organik yang harus dibuang. Kecuali jika ditunjukkan
pada gambar atau atas perintah Direksi, kedalaman pengupasan minimum adalah 15cm.
2. Penanganan khusus harus dilakukan untuk menghindari humus yang berisi material beracun.
Humus harus dipindahkan dan dibuang di suatu tempat sesuai perintah Direksi.
3. Pengupasan / stripping pada lokasi borrow area diperlukan agar menghasilkan bahan timbunan
yang bisa digunakan. Perluasan pengupasan dibuat 1 m dari batas lahan yang akan digali yang
mencakup area penggalian / borrow area dan pengambilan / quarry bahan timbunan. Penyedia
Jasa harus mengupas seluruh lapisan permukaan tanah yang kedalamannya tidak melebihi 0.5 m,
dan harus dipisahkan dari material galian lain yang pada akhirnya harus dikembalikan dan disebar
merata pada lokasi tersebut atau tempat lain sesuai perintah Direksi.
1.3 GALIAN
1.3.1 Umum
Seluruh pekerjaan galian harus dilaksanakan menurut batas rencana, ketinggian dan ukuran seperti
yang ditunjuk dalam gambar atau sebagaimana diperintahkan oleh Direksi.
Sebelum pekerjaan galian dimulai harus dilakukan pengukuran lapangan, yang mana data pengukuran
lapangan bersama gambar kerja harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan
persetujuannya.
Penyedia Jasa harus bertanggung jawab akibat penggalian lebih (over excavation) dengan biayanya
sendiri wajib mengembalikan atau menimbun kembali dengan beton atau sama dengan material untuk
konstruksi di atasnya sesuai yang diperintahkan oleh Direksi.
Pembayaran pekerjaan galian dihitung dalam satuan per meter-kubik, sesuai ukuran, batas rencana
atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Direksi.
1.3.2 Jenis Galian
Material yang digali akan diklasifikasikan berdasarkan pengukuran dan pembayaran sebagai berikut:
(1) Galian Tanah
Penggalian tanah secara umum adalah penggalian dari semua material selain dari batu, tetapi tidak
terbatas hanya pada tanah, namun termasuk juga lempung, lanau, pasir, kerikil, batuan lepas, endapan
sungai, batuan lapuk, dan batu padat masif yang volumenya tidak melebihi satu meter kubik (1 m3
),
dan campuran material lainnya. Dengan kata lain, galian tanah digambarkan sebagai suatu material
yang bisa digali dengan menggunakan excavator (kelas PC 200).
(2) Galian Batu
Penggalian"batu" adalah penggalian terbuka dari semua tempat, batu keras dan utuh yang menurut
Direksi tidak bisa digali secara efisien dengan menggunakan ripper kecuali dengan menggunakan
peralatan lain seperti pemboran (drilling), peledakan (blasting), danrock breaker/pemecah
batu(excavator hydraulic breaker).Dengan kata lain, "batu" adalah suatu material yang tidak bisa
digali secara efisien dengan ripper bulldozer D8 kapasitas 32-ton. Apabila digunakan rock breaker,
umumnya produktivitas kerjanya cukup rendah dan menimbulkan suara nyaring akibat benturan
antara ujung breaker dengan batuan keras.Batu bundar besar (boulder) dengan volume melebihi satu
meter kubik (1.0m3
) akan digolongkan sebagai galian batu.
1.3.3 Galian Terbuka (Open cut) untuk bangunan
Semua galian yang diperlukan untuk bangunan permanen harus dibuat sesuai batas, ketinggian dan
ukuran yang ditunjukkan pada gambar atau sesuai perintah Direksi.
Sepanjang pelaksanaan pekerjaan, Direksi dapat menentukan hal-hal yang dianggap perlu untuk
mengubah kemiringan, ketinggian atau ukuran penggalian dari yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dan Penyedia Jasa tidak berhak menambah harga satuan penggalian dalam BOQ karena alasan
perubahan.
Setiap galian terbuka yang dilakukan atas pilihan Penyedia Jasa dalam rangka mengamankan akses
untuk pekerjaan yang diperlukan, untuk pembuangan material hasil galian, atau untuk keperluan lain,
harus dijaga di dalam batas yang disetujui oleh Direksi dan merupakan biaya bagi Penyedia Jasa
dengan tidak ada tambahan biaya yang dibebankan kepada Pemilik.
Semua tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk menjaga material baik yang di bawah maupun
diluar batas penggalian berada dalam kondisi yang aman. Kecuali jika ditentukan lain oleh Direksi,
semua kelebihan penggalian yang dilakukan oleh Penyedia Jasa untuk hal-hal lain atau dengan alasan
apapun, kecuali mungkin diperintahkan secara tertulis oleh Direksi, adalah merupakan galian yang
tidak sah dan akan menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa dengan tidak ada biaya yang dibebankan
kepada Direksi untuk kelebihan galian seperti tersebut diatas.
Semua kelebihan galian/galian tidak sah tersebut diatas harus ditimbun kembali dengan beton atau
sama dengan material untuk konstruksi diatasnya sesuai yang diperintahkan oleh Direksi dan atas
biaya Penyedia Jasa.
Semua penggalian untuk dasar pondasi bangunan harus dilakukan dalam kondisi kering. Tidak ada
biaya tambahan di atas harga satuan dalam BOQ untuk penggalian yang dibuat karena kondisi basah /
material menjadi basah.
Kecuali secara rinci ditunjukkan pada gambar atau atas persetujuan Direksi, galian yang diperlukan
akan diukur untuk pembayarannya dengan ketentuan kemiringan / lereng galian seperti ditunjukan
pada tabel berikut ini:
KEMIRINGAN GALIAN
MATERIAL
Lereng Galian
(V : H)
KETERANGAN
Batu 1 : 0.5 Untuk kemiringan tetap
Batu 1 : 0.3 Untuk kemiringan sementara
Tanah 1 : 1.0 Untuk kemiringan tetap
Tanah 1 : 0.5 Untuk kemiringan sementara
Penggalian terbuka pada tebing / lereng yang dalam diperlukan pengamanan, dengan membuat trap /
tahapan setiap tinggi 5 m dengan lebar berm minimum 3m, kecuali jika diperintahkan lain oleh
Direksi atau sebagaimana ditunjukkan pada gambar.
Bilamana diperlukan dan atau sesuai perintah Direksi, Penyedia Jasa harus menggali dan membuat
parit untuk pembuang air dari permukaan galian terbuka. Keseluruhan biaya akibat pekerjaan diatas
sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa kecuali merupakan bagian dari pekerjaan drainase
yang permanen, dalam hal mana pembayaran untuk penggalian akan dilakukan dalam harga satuan
sesuai yang terdapat dalam BOQ.
Semua pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan galian, Penyedia Jasa harus melaksanakan
tindakan pencegahan terhadap kemungkinan kerusakan lahan untuk memuaskan semua pihak dan
biaya untuk pekerjaan seperti diatas harus sudah tercakup dalam harga satuan pekerjaan galian dalam
BOQ.
1.3.4 Galian untuk Saluran
Penggalian saluran dalam BOQ kontrak meliputi penggalian untuk semua jenis saluran seperti
ditunjukkan pada gambar atau sesuai petunjuk Direksi sebagai berikut:
(a) Saluran irigasi (induk, sekunder dan tersier)
(b) Parit untuk saluran pembuang utama dan parit gendong pada jalan inspeksi atau pada saluran
induk dan sekunder
(c) Parit di tempat lain seperti ditunjukkan pada gambar atau yang diperintahkan oleh Direksi
Penggalian parit harus dilakukan dengan perkakas tangan dan atau peralatan mekanis lainnya yang
disetujui untuk mencegah kerusakan batas sisi galian dan dasar galian.
Hasil galian yang terpakai kembali untuk bahan timbunan harus diangkut ketempat penimbunan
sementara (stockpile) di dekat lokasi rencana penimbunan atau tempat lain sesuai perintah Direksi.
Hasil galian yang tidak terpakai untuk bahan timbunan harus dibuang ke tempat pembuangan (spoil
bank) atau disekitar lokasi galian dan dirapikan sesuai perintah Direksi.
1.3.5 Pembentukan, Perapihan dan Trimming Galian untuk Saluran
Apabila galian pada pekerjaan saluran pasangan (masonry canal) atau pekerjaan bangunan atau
pekerjaan jalan telah selesai maka harus diikuti dengan pembentukan dan perapihan galian sesuai
dengan garis rencana. Pekerjaan galian dianggap sudah selesai dan layak dibayar jika sudah dibentuk
dan dirapikan dan telah disetujui oleh Direksi. Biaya pekerjaan pembentukan dan perapihan galian
saluran sudah termasuk di dalam harga satuan pekerjaan galian itu sendiri.
Dalam rangka penyiapan pengecoran untuk concrete lining maka penampang saluran harus
ditrimming dulu sampai terbentuk bidang pengecoran yang betul-betul rapi sesuai dengan garis
rencana. Tidak diijinkan adanya tonjolan-tonjolan ataupun lubang-lubang pada bidang hasil trimming.
Pekerjaan trimming dilakukan secara manual dengan berpedoman pada benang yang diikatkan pada
papan profil/bouwplank yang dipasang dalam jarak maksimum 10 m. Biaya pekerjaan trimming
saluran beton (concrete lining)sudah termasuk didalam harga satuan pekerjaan galian itu sendiri.
Pengukuran dan pembayaran untuk galian dalam satuan meter-kubik sesuai batas rencana dalam
gambar kerja atau yang diperintahkan oleh Direksi.
1.3.6 Galian Pondasi Bangunan
Penggalian pondasi bangunan harus sudah meliputi semua penggalian yang diperlukan untuk
mencapai batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan pada gambar atau seperti yang diperintahkan
oleh Direksi, termasuk perawatan untuk mencegah adanya kerusakan galian didalam daerah galian
pondasi.
Galian untuk pondasi bangunan termasuk pemindahan material bekas galian yang terdiri dari tanah
atau material lainnya harus dibuang ke tempat buangan / disposal area atau ditempatkan pada lokasi
penempatan material terpakai kembali/stock-pile yang ditunjukkan oleh Direksi dan sesuai ketentuan
spesifikasi sub-bagian 1.3.7 dan 1.3.8.
Jika terjadi kerusakan alami atau selain dari kegagalan Penyedia Jasa, ditemukan adanya keadaan
geologi tanah jelek/buruk, Direksi berhak mengubah batas-batas galian dan memerintahkan suatu
batas penggalian baru. Biaya atas penggalian dalam kelas material yang disetujui sesuai sub-bagian
1.3.2 akan dibayarkan kepada Penyedia Jasa dengan harga satuan seperti yang tercantum dalam BOQ
kontrak.
Pembayaran pekerjaan galian pondasi bangunan dihitung dalam satuan meter kubik, sesuai garis
rencana dan atau perintah Direksi.
1.3.7 Penggunaan Material Galian
Apabila material yang digali dari berbagai jenis penggalian merupakan material terpakai untuk
digunakan sebagai bahan timbunan, maka material terpakai tersebut harus disimpan di tempat
penimbunan material sementara/stockpile yang akan digunakan sewaktu-waktu atau diangkut
langsung ke tempat penimbunan pada konstruksi bangunan permanen sesuai yang ditunjukkan pada
gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi.
Biaya untuk pengangkutan material terpakai dari stockpile dan atau pengangkutan langsung dari
borrow area ke lokasi timbunan harus sudah termasuk dalam harga satuan per-m3
pekerjaan timbunan
seperti yang tercantum dalam BOQ kontrak sesuai ketentuan Pekerjaan Timbunan pada Bagian 1.4
dalam spesifikasi ini.
1.3.8 Buangan Material Galian
Material galian yang tidak terpakai harus diangkut ke tempat pembuangan/disposal area yang
disetujui oleh Direksi.
Jika diperlukan, atau diperintahkan oleh Direksi, material hasil galian harus diratakan, diupayakan
terlindung dari bahaya erosi dan dirapikan.
Perubahan penempatan atau penambahan lokasi pembuangan atas keperluan Penyedia Jasa harus
dilakukan atas resiko biaya sendiri, dan harus mendapat persetujuan Direksi.
Penyedia Jasa harus menyampaikan usulan kepada Direksi untuk persetujuan pembuangan material ke
lokasi manapun selain dari lokasi yang disetujui dan untuk perlindungan material ini dari erosi,
sedikitnya 30 (tiga puluh) hari sebelum pengangkutan dimulai. Semua biaya untuk pengangkutan
material yang tak terpakai ke tempat buangan material yang telah disetujui oleh Direksi dan untuk
memelihara area pembuangan harus sudah tercakup dalam harga satuan per m3
harga galian tanah
seperti yang tercantum dalam BOQ.
1.3.9 Pekerjaan di Borrow Area / Tempat Pengambilan Tanah
Penyedia Jasa harus bertanggung jawab penuh untuk pelaksanaan pengambilan tanah/material
dilokasi tempat pengambilan material/borrow area yang diperlukan untuk timbunan. Lokasi tempat
pengambilan tanah/material seperti yang ditunjukkan dalam gambar dan atau tempat lain yang
ditunjuk dan disetujui oleh Direksi secara tertulis.
Batas daerah tempat pengambilan material yang ditunjukkan dalam gambar merupakan prakiraan
daerah dan dapat diperluas dengan persetujuan Direksi. Dalam hal perluasan tersebut, Penyedia Jasa
tidak dapat mengajukan penambahan biaya di atas harga satuan yang tercantum dalam BOQ.
Tidak kurang dari 30 (tiga puluh) hari sebelum memulai pekerjaan, Penyedia Jasa harus
menyampaikan ke Direksi untuk mendapatkan persetujuan mengenai metode kerja di lokasi borrow
area yang mencakup tahapan kerja, tinggi penggalian, prakiraan jumlah material yang akan diambil,
dan segala sesuatu yang terkait dengan pengambilan material tersebut.
Tempat pengambilan tanah/borrow area harus dibersihkan dari pepohonan/rumpun bambu, serta
permukaan tanah dikupas (stripping) sampai bersih sesuai ketentuan bagian 1.2 dalam spesifikasi ini
dan atau sesuai perintah Direksi.Penyedia Jasa harus memperhatikan dengan seksama agar semua
permukaan yang dikupas bebas dari tumbuh-tumbuhan dan akar-akar sebelum diambil materialnya.
Material hasil kupasan/stripping harus ditumpuk sementara disekitar lokasi atau tempat lain yang
disetujui oleh Direksi. Jika material tanah yang akan diambil tidak memenuhi syarat teknis untuk
konstruksi permanen, material tersebut harus dikeluarkan dari area penggalian dan ditempatkan pada
lokasi yang ditentukan sesuai perintah Direksi.
Selama pengambilan material di borrow area dan pengangkutan material ke lokasi penimbunan
sementara atau stock-pile, Penyedia Jasa harus menjaga lingkungan dari debu tanah dengan secara
rutin menyiramkan air pada jalan kerja terutama yang melewati perkampungan penduduk, semua
biaya yang dikeluarkan untuk pengambilan material sudah termasuk dalam pekerjaan timbunan tanah
didalam harga satuan BOQ kontrak. Setelah penggalian selesai di lokasi borrow area dan sesuai
perintah Direksi, seluruh material kupasan dan material yang tidak layak dipakai harus dikembalikan
ke lokasi borrow area dan dirapikan untuk mempertahankan kesuburan tanah dan mencegah
timbulnya bahaya terhadap penduduk dan ternak.
Untuk mencegah terbentuknya kolam air di lokasi borrow area, Kontaktor harus membuat parit
pembuang dari borrow area ke lokasi buangan (outlet) terdekat. Penyedia Jasa tidak diperbolehkan
mengambil material dari borrow area untuk keperluannya sendiri tanpa persetujuan dari Direksi.
1.3.10 Quarry
Sumber material untuk produksi agregat halus/pasir, agregat kasar seperti kerikil dan boulder dapat
diperoleh dari quarry/tempat pengambilan material dari deposit sungai atau tempat lain yang disetujui
Direksi.
Pengoperasian pada lokasi penggalian material/quarry menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa
dibawah perintah Direksi.
Permukaan lokasi quarry harus dibersihkan sesuai dengan ketentuan pada butir 1.2.1 spesifikasi ini.
Batuan yang tidak layak untuk digunakan sebagai material timbunan atau keperluan lainnya, harus
dipindahkan dan ditempatkan pada lokasi yang ditentukan sesuai yang diperintahkan oleh Direksi.
Batas daerah tempat pengambilan material yang ditunjukkan dalam gambar merupakan prakiraan
daerah dan dapat diperluas dengan persetujuan Direksi. Dalam hal perluasan tersebut, Penyedia Jasa
tidak dapat mengajukan penambahan biaya di atas harga satuan yang tercantum dalam BOQ.
Penyedia Jasa harus membuat parit-parit drainase yang diperlukan untuk mengalihkan kemungkinan
limpasan air permukaan.
Penyedia Jasa harus bertanggungjawab dalam perencanaan, konstruksi dan pemeliharaan jalan masuk
sementara ke lokasi quarry sesuai dengan persetujuan Direksi. Biaya untuk tenaga, material dan
peralatan untuk melaksanakan pekerjaan ini sudah harus tercakup dalam harga lump sump pekerjaan
persiapan yang tercantum di dalam BOQ.
Tidak kurang dari 30 (tiga puluh) hari sebelum melakukan kegiatan pengambilan material di quarry,
Penyedia Jasa harus menyampaikan usulan rencana kegiatannya termasuk jumlah material yang akan
diambil, metoda kerja dan lain-lain.
Jika tidak ditentukan lain oleh Direksi, lereng galian untuk pengambilan material tidak boleh curam
dari kemiringan 1:1 dan diperlukan tindakan pencegahan terhadap bekas galian yang akan
ditinggalkan harus dalam kondisi layak dan aman serta memuaskan semua pihak yang terkait dengan
pekerjaan di quarry atau sesuai perintah Direksi.
Penyedia Jasa tidak diperbolehkan mengambil material dari lokasi quarry untuk keperluannya sendiri
tanpa persetujuan dari Direksi.
1.4 TIMBUNAN
1.4.1 Umum
Bagian terbesar dari pekerjaan timbunan yang harus dikerjakan yaitu pekerjaan untuk tanggul saluran,
tanggul sungai dan jalan inspeksi, bagian-bagian material yang tercakup dalam persyaratan pekerjaan
timbunan adalah:
(a) Timbunan tanah dari hasil galian saluran
(b) Timbunan tanah dari borrow area
Penyedia Jasa, dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sebelum memulai pekerjaan timbunan,harus
menyerahkan usulan metoda kerja kepada Direksi untuk mendapat persetujuan. Pelaksanaan
pekerjaan timbunan harus mempertimbangkan pekerjaan lain yang terkait.
Pekerjaan timbunan yang dilaksanakan harus sesuai dengan bentuk dan ukuran seperti yang
ditunjukkan pada gambar, atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi.
Tidak ada semak belukar, akar atau material organik yang dapat dipakai sebagai bahan timbunan dan
ditempatkan pada daerah yang akan ditimbun.Daerah yang akan ditimbun telah disiapkan bebas dan
bersih dari semak dan akar-akar tanaman dan material lain yang tidak diperlukan dan telah disiapkan
sebagaimana ketentuan sub-bagian 1.2.2 pekerjaan pengupasan/stripping dalam persyaratan ini, dan
jika ada termasuk pembersihan lahan/clearing dan grubbing (sub-bagian 1.2.1). Penimbunan pada
lokasi yang telah dipersiapkan harus melalui persetujuan Direksi. Metode pemuatan dan
pengangkutan material timbunan harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan
persetujuannya.
Penyedia Jasa harus memelihara timbunan sesuai cara yang disetujui sampai penyelesaian akhir dan
penerimaan pekerjaan. Penyedia Jasa harus bertanggung jawab untuk pencegahan erosi permukaan
tanggul dan semua material tanggul yang hilang akibat erosi harus diperbaiki oleh dan atas biaya
Penyedia Jasa.
Direksi berhak membuat penyesuaian persyaratan untuk gradasi, kadar air, kepadatan, penempatan
dan kebutuhan pemadatan untuk berbagai jenis timbunan jika dipandang perlu, dan tidak ada
penyesuaian harga satuan yang akan dilakukan kecuali seperti harga yang tercantum dalam BOQ
dalam kontrak.
Direksi dapat memerintahkan untuk menunda pekerjaan timbunan, jika dinilai perlu menghentikan
pekerjaan karena mutu rendah yang menyangkut pada bagian pekerjaan, peralatan, material, tenaga
kerja dan efisiensi, atau karena kondisi-kondisi iklim yang kurang baik. Penyedia Jasa tidak berhak
meminta ganti-rugi atau tambahan harga satuan penawaran dalam BOQ dengan alasan penghentian
pekerjaan seperti yang ditentukan Direksi.
Bila pekerjaan dihentikan karena hujan atau menjelang turun hujan maka permukaan timbunan harus
dimiringkan untuk membuat drainase. Sebelum pekerjaan dilanjutkan kembali, permukaan harus
digemburkan dan kadar kelembaban harus sesuai dengan spesifikasi teknis.
Bila selama atau setelah penempatan, material timbunan terkontaminasi oleh material lain yang tidak
layak oleh lalu-lalang peralatan mesin atau sebab lain, maka Penyedia Jasa harus membuang material
yang terkontaminasi tersebut dan menggantinya dengan material yang layak. Tidak ada tambahan
kompensasi biaya di atas harga satuan dalam BOQ yang akan dilakukan sehubungan dengan peristiwa
ini
Layak tidaknya prosedur pemadatan material timbunan akan ditentukan oleh Direksi. Kondisi kadar
air dan pemadatan tiap-tiap lapisan material timbunan harus diproses dengan cara yang sistematis,
rapi dan selalu melalui persetujuan Direksi untuk meyakinkan bahwa setiap lapisan menerima
pemadatan yang seperti yang ditentukan.
Penyedia Jasa dapat mengajukan penggunaan peralatan pemadat lain yang berbeda dengan peralatan
yang telah ditentukan sebelumnya. Penggunaan alternatif jenis peralatan pemadat lain akan
dipertimbangkan untuk mendapat persetujuan Direksi, dengan ketentuan bahwa uji coba pemadatan
dengan peralatan tersebut yang dilaksanakan oleh Penyedia Jasadan atas biaya sendiri,memberikan
hasil yang memuaskan dan sesuai dengan ketentuan dalam spesifikasi teknis. Dalam pengajuannya,
Penyedia Jasa harus memberikan informasi rinci mengenai peralatan pemadat tersebut termasuk
pemakaian sebelumnya pada jenis pekerjaan yang sama dan menyampaikan ke Pemberi Kerja
mengenai keuntungan dari segi biaya dan waktu apabila menggunakan peralatan tersebut.
Untuk bahan timbunan yang akan ditempatkan dekat dengan bangunan/struktur beton, maka
penempatan bahan tersebut ditunda sampai umur bangunan/struktur beton tersebut mencapai 7 sampai
28 hari atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Penempatan bahan tersebut sedapat mungkin
jauh dari bangunan/struktur beton tersebut untuk meminimalisasi beban yang tidak merata terhadap
bangunan/struktur beton.
Penyedia Jasa harus bertindak hati-hati pada saat melakukan pemadatan di dekat bangunan/struktur
beton. Setiap kerusakan yang timbul akibat peralatan dari Penyedia jasa harus diperbaiki dan dibiayai
oleh Penyedia Jasa.
1.4.2 Timbunan Saluran
(1) Umum
Timbunan untuk pekerjaan saluran akan dibuat dengan material timbunan yang disetujui oleh Direksi.
(2) Persiapan Timbunan Saluran
Semua area yang diperlukan untuk dasar konstruksi timbunan saluran harus dibersihkan dan dikupas
seperti yang ditetapkan dalam Pasal 1.2.2.
(3) Material
Material timbunan merupakan material random / campuran dengan ukuran maksimum material 20 cm
yang diambil dari hasil galian saluran atau Borrow Area yang disetujui Direksi. Material harus
dihampar lapis demi lapis dengan ketebalan tidak melebihi lima puluh (50) centimeter sebelum
dipadatkan atau sesuai perintah Direksi untuk mencapai kepadatan yang diijinkan sebagaimana hasil
pengujian percobaan pemadatan timbunan.
(4) Pemadatan
Setiap lapisan material harus dipadatkan pada kondisi kadar air optimum sesuai yang diperintahkan
Direksi. Pemadatan harus menggunakan Vibrating Roller dengan kapasitas minimal sepuluh (10) ton
atau alat pemadat lainnya yang disetujui. Jumlah lintasan pemadatan kira-kira enam (6) lintasan per-
lapis timbunan atau seperti yang disetujui Direksi berdasarkan hasil percobaan timbunan di lapangan
untuk mencapai target pemadatan minimum 95% dari kepadatan kering (dry density) sesuai ketentuan
sub-bagian 1.4.4 dan1.4.5 dalam spesifikasi teknik ini.
1.4.3 Timbunan Kembali
Timbunan kembali harus dilaksanakan sesuai batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan pada
gambar, seperti pada bagian pekerjaan sebagai berikut:
(a) Timbunan kembali pada pondasi bangunan
(b) Tempat lain seperti ditunjukkan pada gambar atau sesuai perintah Direksi
Material yang digunakan untuk timbunan kembali adalah material hasil galian pada pondasi tersebut
atau tempat lain dengan material selektif yang disetujui oleh Direksi dan bebas dari bahan organik
atau material lain yang tidak berguna seperti gumpalan besar atau batu, batu bundar besar, dan lain-
lain.
Pembayaran pekerjaan timbunan kembali dihitung dalam satuan meter kubik, sesuai bentuk dan batas
rencana yang disetujui oleh Direksi.
1.4.4 Percobaan Timbunan (Trial embankment)
Penyedia Jasa harus membuat uji coba timbunan seperti yang diperintahkan oleh Direksi, untuk
menentukan efektifitas berbagai metode pemadatan dari material yang tersedia untuk pekerjaan
penimbunan. Sasaran hasil uji coba penimbunan untuk konfirmasi efektif tidaknya metode pemadatan
dalam kaitannya dengan jenis dan jumlah lintasan dan ketebalan lapisan kaitannya dengan alat
pemadat yang digunakan, efek getaran yang kaitannya dengan kadar air, dan aspek lain yang terkait
dalam proses pemadatan. Pekerjaan ini akan meliputi penggunaan material dari stockpile, daerah
galian dan borrow area, pemeriksaan kandungan kadar air material, metode pemadatan, peralatan
pemadat, kecepatan, frekwensi, dan jumlah lintasan untuk pemadatan.
Untuk melaksanakan uji coba pemadatan Penyedia Jasa harus menginformasikan ke Direksi termasuk
material yang akan digunakan, paling sedikit tiga puluh (30) hari sebelum dimulai uji coba
penimbunan.
Kuantitas material yang diperlukan untuk pengujian minimal 1000 3
atau sesuai yang diperintahkan
oleh Direksi.
Materi pengujian yang diperlukan untuk percobaan timbunan adalah sebagai berikut:
- Kepadatan Lapangan (Field Density)
- Permeabilitas Lapangan (Field Permeability)
- Berat Jenis (Specific Gravity)
- Kadar air (Water Content)
- Konsistensi
- Gradasi (lapangan/laboratorium)
- Proctor Compaction
Tidak ada pembayaran tersendiri untuk uji coba penimbunan. Semua biaya untuk uji coba
penimbunan termasuk uji pemadatan, pembongkaran/pemindahanmaterial, serta pengambilan dan
pengujian sampel sudah tercakup di harga satuan penawaran pekerjaan timbunan didalam BOQ.
1.4.5 Pengujian Mutu Timbunan
Seluruh pengujian rutin yang diperlukan untuk kendali mutu pekerjaan timbunan harus dilaksanakan
oleh Penyedia Jasa sesuai yang ditentukan dalam spesifikasi atau sesuai perintah Direksi.
Penyedia Jasa harus bertanggung jawab untuk pengendalian mutu pekerjaan yang dilakukan. Direksi
akan memeriksa dan meneliti semua pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Jasauntuk memastikan
bahwa pekerjaan telah memenuhi kualitas yang dibutuhkan dan pelaksanaan sampling dan pengujian
telah sesuai dengan spesifikasi teknis. Direksi berhak untuk menolak semua atau sebagian dari
pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Jasa jika pekerjaan tidak sesuai kebutuhan yang ditetapkan
dalam spesifikasi teknis. Dalam hal demikian, Penyedia Jasa harus membongkar pekerjaan yang tidak
memuaskan tersebut dan membuat kembali dengan biaya Penyedia Jasa.
Penyedia Jasa harus menyiapkan laboratorium yang menyediakan peralatan dan perlengkapan
pengujian seperti yang tercantum dalam item pekerjaan persiapan, termasuk menyediakan personil
yang mampu melaksanakan pengujian di bawah arahan/supervisi Direksi.
Prosedur standar untuk pengujian pekerjaan tanah adalah seperti yang tercantum berikut ini atau
standar lain yang disetujui oleh Direksi.
Jenis Pengujian Ketentuan No.
- Pengambilan contoh uji (Sampling of materials) ASTM D2217 (JIS A 115-75)
- Kepadatan Lapangan (Field density) ASTM D1556, 2049 (JIS A1108-76, A 1132-63)
- Permebilitas Lapangan (Field permeability) ASTM D2434
- Uji Kadar Air Lapangan (Field moisture test) ASTM D1557 (JIS A 1118-75)
- Berat Jenis (Specific gravity) ASTM D854
- Gradasi (Gradation) ASTM D422 (JIS A 1102)
- Kepadatan Standar Proctor (Proctor compaction) ASTM D1557 (JIS A 1210)
Jenis dan frekwensi pengujian untuk pekerjaan timbunan yang harus dilakukan oleh Penyedia Jasa
dijadwalkan seperti berikut.
- Field density : 1 sampel setiap lapis timbunan atau 1 sampel untuk 3000 m3
timbunan atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi
- Field permeability : 1 sampel setiap lapis timbunan atau sesuai yang diperintahkan oleh
Direksi
- Field moisture test : 1 sampeluntuk setiap hari atau sesuai yang diperintahkan oleh
Direksi
- Specific gravity : 1 sampel untuk setiap 10.000 m3 atau sesuai yang diperintahkan
oleh Direksi
- Gradation : 1 sampel untuk setiap 10.000 m3 atau sesuai yang diperintahkan
oleh Direksi
- Proctor compaction test : 1 sampel setiap lapis timbunan atau 1 sampel untuk setiap 10.000
m3 atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi
Tidak ada pembayaran tersendiri untuk pekerjaan pengujian kendali mutu (quality control test).
Seluruh biaya untuk pengujian kendali mutu yang meliputi tenaga kerja, bahan, peralatan,
pengambilan dan pengujian sampel sudah diperhitungkan dalam pekerjaan persiapan.
1.4.6 Pembentukan dan Perapihan Timbunan
Apabila pekerjaan pemadatan timbunan sudah selesai maka harus diikuti dengan pembentukan dan
perapihan timbunan sesuai garis rencana atau sesuai dengan perintah Direksi. Pekerjaan timbunan
dianggap selesai dan layak dibayar jika sudah dibentuk dan dirapihkan.
Biaya pekerjaan pembentukan dan perapihan timbunan harus sudah diperhitungkan dalam harga
satuan pekerjaan timbunan.
1.4.7 Saluran dari Tanah Timbunan/Timbunan untuk Membentuk Saluran
Dalam hal tinggi muka air lebih tinggi daripada muka tanah asli, maka saluran dibangun dari hasil
pekerjaan timbunan. Bentuk dan dimensi timbunan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam Gambar.
Metode pelaksanaan untuk membangun saluran pada tanah timbunan dapat dilakukan dengan cara
berikut:
Tahap 1. Pembangunan Tanggul/Timbunan
Bagian-bagian pekerjaan yang terkait dengan pekerjaan timbunan antara lain: pembersihan,
pengupasan, penggunaan material, dan pemadatan harus dilakukan sesuai ketentuan yang disebutkan
pada sub bagian 1.4.2 spesifikasi ini.Penimbunan dilakukan hingga mencapai luas penampang tanggul,
saluran, dan jalan inspeksi. Penimbunan harus dilakukan lapis per lapis. Lapisan berikutnya dapat
dilakukan apabila lapisan di bawahnya telah memenuhi persyaratan kepadatan. Sebelum mencapai
elevasi tertinggi dari yang ditentukan dalam Gambar maka penimbunan untuk sementara dihentikan.
Tahap 2. Galian Saluran
Apabila penimbunan sudah memenuhi persyaratan kepadatan dan sudah disetujui Direksi maka dapat
dilanjutkan dengan galian untuk membentuk saluran sesuai dengan dimensi yang ditunjukkan dalam
Gambar.Material hasil galian digunakan sebagai bahan timbunan untuk mencapai elevasi timbunan
tertinggi seperti yang ditentukan dalam Gambar.
Selain metode tersebut di atas, Penyedia Jasa dapat menggunakan metode pelaksanaan lain setelah
mendapat persetujuan dari Direksi.
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan timbunan ini dibuat berdasarkan pada volume timbunan
material dalam m3
yang sesuai dengan batas, bentuk, dan dimensi akhir seperti yang ditunjukkan
dalam Gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi.
1.5 PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN
1.5.1 Pembersihan Lahan dan Pengupasan
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan pembersihan lahan akan dibuat berdasar luas lahan yang
dibersihkan dan dihitung per m2
, terhadap batas, bentuk dan dimensi seperti yang ditunjukkan pada
gambar atau diperintahkan oleh Direksi.
Pembayaran untuk pembersihan lahan harus sudah termasuk penggantian/kompensasi tanaman
produktif dan tanaman lainnya sesuai perintah Direksi. Harga satuan per m2
yang tercantum dalam
daftar volume pekerjaan harus meliputi ongkos tenaga kerja, material, peralatan dan biaya lain yang
diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut sampai dengan tempat pembuangan atau
pembakaran material buangan seperti yang ditetapkan sub-bagian 1.2.1.
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan pengupasan/stripping dilakukan pada borrow area/tempat
pengambilan tanah, quarry area/tempat pengambilan material kasar dan permukaan dasar daerah
timbunan, sudah tercakup dalam harga satuan per m2
seperti yang dicantumkan pada daftar volume
pekerjaan/BOQ atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi.
Pengukuran untuk pembayaran stripping dibuat berdasarkan pada luas lahan dalam m2
yang dikupas,
terhadap batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang diperintahkan
oleh Direksi.
Harga satuan per-m2
pekerjaan stripping didalam BOQ adalah sudah meliputi biaya semua tenaga
kerja, material, peralatan, pengangkutan dan semua jenis pengeluaran untuk keperluan pekerjaan itu
seperti yang ditetapkan sub bagian 1.2.2 dalam spesifikasi ini.
1.5.2 Galian
Pengukuran untuk pembayaran, dari tiap-tiap jenis material penggalian dibuat berdasarkan pada
volume galian material dalam m3
yang digali berdasarkan batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang diperintahkan Direksi.
Jenis material yang digali akan ditentukan didasarkan semata-mata pada pertimbangan teknis dan
analisa oleh Direksi sesuai ketentuan sub bag 1.3.2 Jenis Galian (Tanah atau Batu).
Pengukuran berdasarkan pemeriksaan lapangan terhadap aktual galian yang diukur dari permukaan
tanah asli yang disetujui oleh Direksi.Sebelum memulai dan setelah penyelesaian pekerjaan
penggalian yang pembayarannya dibuat berdasarkan volume, diukur berdasarkan pengukuran
lapangan, Penyedia Jasa harus melakukan pengukuran sebelum dan sesudah penggalian yang
menggambarkan tinggi dan dimensi permukaan akhir dan yang asli, hasil pengukuran ini akan
diperiksa bersama-sama untuk mendapat persetujuan Direksi.
Tidak kurang dari 7 (tujuh) hari kerja sebelum memulai pengukuran, Penyedia Jasa harus
menyerahkan usulan rencana kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuannya, layout pengukuran
dari titik referensi, potongan melintang pekerjaan dan cara pengukuran yang dipakai.
Data permukaan tanah yang asli dari hasil pengukuran lapangan dan titik acuan yang digunakan
bersama dengan perhitungan kuantitas aktual lapangan, harus disampaikan kepada Direksi untuk
mendapat persetujuannya.
Pembayaran untuk pekerjaan galian akan dilakukan sesuai harga satuan per m3
masing-masing jenis
material penggalian yang disetujui dan tercantum dalam BOQ. Dimana batu besar yang volumenya
melebihi 1.0 m3
digolongkan sebagai pekerjaan galian batu.
Harga satuan tersebut harus sudah meliputi biaya semua tenaga kerja, peralatan, dan material yang
diperlukan untuk penggalian juga mencakup pekerjaan lainnya yang terkait pekerjaan galian,
pencegahan kelongsoran dan pemeliharaan penggalian dalam keadaan baik dan aman selama
pelaksanaan konstruksi.
Harga satuan didalam BOQ untuk masing-masing jenis material galian sudah termasuk semua biaya
yang berkenaan dengan pemindahan material tersebut dari tempat penggalian ke tempat yang
ditentukan (stockpile dan disposal area).
(1) Penggalian Saluran
Pengukuran untuk pembayaran, dari tiap-tiap jenis/kelas material galian di saluran akan dibuat
berdasarkan harga satuan per-m3
galian material sesuai batas, garis dan dimensi yang ditentukan
dalam gambar kerja yang telah disetujui dan atau seperti yang diperintahkan Direksi.
Pembayaran galian saluran dalam harga satuan per m3
seperti yang tercantum dalam BOQ sudah
meliputi semua tenaga kerja,dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan, yang
mencakup penggalian, perapian/trimming, pengangkutan, penimbunan dan perapian di tempat
penyimpanan/stockpile atau ke tempat buangan sesuai ketentuan sub-bagian 1.3.4.
(2) Galian Pondasi Bangunan
Pengukuran untuk pembayaran, dari tiap-tiap jenis/kelas material galian di saluran akan dibuat
berdasarkan harga satuan per-m3
galian material sesuai batas, garis dan dimensi yang ditentukan
dalam gambar kerja yang telah disetujui dan atau seperti yang diperintahkan Direksi.
Pembayaran galian saluran dalam harga satuan per m3
seperti yang tercantum dalam BOQ sudah
meliputi semua tenaga kerja,dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan, yang
mencakup penggalian, penimbunan dan perapihan di tempat penyimpanan/stockpile atau ke tempat
buangan sesuai ketentuan sub-bagian 1.3.6.
1.5.3 Timbunan
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan timbunan pada tanggul saluran, tanggul sungai, badan jalan
inspeksi dan timbunan kembali pada bangunan harus dibuat berdasarkan pada volume timbunan
material dalam m3
yang sesuai dengan batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar
atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi.
Pengukuran berdasarkan pemeriksaan lapangan terhadap aktual timbunan yang diukur dari permukaan
tanah asli/dasar setelah dikupas (stripping) yang disetujui oleh Direksi.Penyedia Jasa harus melakukan
pengukuran sebelum dan sesudah pekerjaan timbunan yang menggambarkan tinggi dan dimensi
permukaan akhir dan yang asli, hasil pengukuran ini akan diperiksa bersama-sama untuk mendapat
persetujuan Direksi.
Pembayaran untuk pekerjaan timbunan akan dilakukan sesuai harga satuan per m3
masing-masing
jenis timbunan yang disetujui dan tercantum dalam BOQ. Harga satuan tersebut harus sudah meliputi
biaya semua tenaga kerja, peralatan, dan pengangkutan material yang diperlukan untuk timbunan juga
mencakup pekerjaan pengujian material dan kepadatan timbunan serta pekerjaan lainnya yang terkait
pekerjaan timbunan.
(1) Timbunan Kembali
Pengukuran untuk pembayaran, timbunan kembali pada bangunan dari material hasil galian setempat
harus sesuai batas, bentuk dan dimensi yang ditentukan dalam gambar dan atau yang diperintahkan
oleh Direksi.
Pembayaran untuk konstruksi timbunan kembali dilakukan berdasarkan harga satuan dalam m3
sesuai
yang tercantum dalam daftar volume pekerjaan/BOQ harus sudah meliputi biaya semua tenaga kerja,
peralatan dan material dan pemadatan yang diperlukan dan sesuai ketentuan sub-bagian 1.4.3
(2) Timbunan Saluran
Pengukuran untuk pembayaran, pekerjaan timbunan pada tanggul saluran, tanggul sungai dan badan
jalan inspeksi akan dibuat berdasarkan batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar dan
atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi.
Pembayaran untuk konstruksi timbunan dilakukan berdasarkan harga satuan per-meter kubik seperti
yang tercantum dalam BOQ.
Harga satuan tersebut harus sudah meliputi semua tenaga kerja, material dan peralatan yang
diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan, yang mencakup pengangkutan material dari stockpile atau
pengangkutan langsung hasil galian di borrow area ke lokasi penimbunan sesuai ketentuan sub-bagian
1.3.7, pembasahan atau pengeringan di borrow area, penghamparan, pemadatan, pembasahan atau
pengeringan di lokasi penimbunan, serta pengujian kepadatan.
1.5.4 Hamparan Top Soil
a. Umum
Dimana diharuskan atau ditunjuk dalam gambar, Tanggul di hampar tanah terpilih yang mengandung
humus. Sebelum lapian top soil dihampar, permukaan harus diratakan dan dilapisi dengan tanah
humus rata-rata 5 cm, permukaan hamparan harus rata. Setelah hamparan top soil dihampar harus
disiram dengan air secukupnya sampai agar vegetasi sekitar tumbuh dengan baik.
b. Daerah yang harus dihampar gebalan rumput
Daerah yang harus dihampar adalah sebagai berikut :
a. Selebar pada kedua lereng tanggul bagian atas
b. Pada bagian timbunan tanah diatas bronjong
c. Lereng dalam dari tanggul mulai tepi atas sampai 0,2 m dibawah muka air normal untuk
saluran tanah dan sampai tepi atas untuk saluran pasangan.
d. Lereng luar saluran dari tanggul atas sampai kaki tanggul.
e. Pengukuran Dan Pembayaran
Kuantitas, yang ditentukan seperti diuraikan di atas, harus dibayar pada Harga Kontrak per satuan
pengukuran, untuk Mata Pembayaran yang terdaftar di bawah dan ditunjukkan dalam Daftar Kuantitas
dan Harga dimana harga dan pembayaran tersebut haruslah merupakan kompensasi penuh untuk seluruh
galian dan penimbunan kembali, untuk pemasokan, pembuatan, penempatan semua bahan, termasuk
semua pekerja, peralatan, perkakas, pengujian dan pekerjaan lain yang diperlukan untuk penyelesaian
yang memenuhi ketentuan dari pekerjaan seperti yang diuraikan dalam Gambar dan Spesifikasi ini.

12.a. bab xii spektek-01

  • 1.
    BAB XII SPESIFIKASI TEKNIK 1.PEKERJAAN TANAH 1.1 UMUM Lingkup pekerjaan tanah meliputi semua pekerjaan yang berhubungan dengan jenis-jenis pekerjaan berikut ini:  Pembersihan lahan, pencungkilan dan pengupasan  Galian terbuka, galian saluran dan bangunan  Urugan kembali, termasuk perapihan permukaan tanah  Pembuangan, penyimpanan dan penggunaan kembali material galian  Timbunan  Pekerjaan tanah lainnya sesuai perintah Direksi. Metode kerja untuk masing-masing pekerjaan harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuannya dalam kurun waktu tiga puluh (30) hari sebelum pekerjaan dimulai. 1.2 PEMBERSIHAN LAHAN DAN PENGUPASAN 1.2.1 Pembersihan lahan (Clearing dan Grubbing) 1. Semua lahan yang diperlukan untuk pekerjaan permanen, tempat pengambilan bahan timbunan / borrow area, quarry dan penimbunan sementara / stockpile harus dibersihkan seperti ditunjukkan dalam gambar dan atau sesuai dengan perintah Direksi. 2. Pembersihan lahan / clearing dan grubbing meliputi pekerjaan mencungkil pangkal pohon, akar, batang pohon (hanya untuk diameter pohon lebih dari 5cm) dan reruntuhan bangunan, rumpun bambu dan batu (ukuran lebih 30cm), dan membersihkan serta membuang semua material tersebut sesuai persyaratan teknis atau yang diperintahkan oleh Direksi. Pekerjaan pembersihan lahan termasuk juga pembongkaran dan pemindahan bangunan yang menghalangi, kecuali jika ditentukan lain atau sesuai dengan perintah Direksi. 3. Pembersihan lahan untuk bagian yang akan digali atau ditimbun diperlebar minimum satu meter (1 m) ke luar batas tepi galian / timbunan atau sesuai perintah Direksi. 4. Cara pembakaran untuk pembersihan lahan akan diijinkan hanya jika kondisi dipertimbangkan cukup aman untuk membakar pada lokasi yang disetujui oleh pemerintah daerah setempat. Sisa bakaran material harus dibersihkan dengan rapi dan layak, pembakaran harus dilaksanakan dengan melokalisir daerah tersebut untuk menghindari resiko kemungkinan meluas ke tempat lain. Semua pembakaran material harus sampai menjadi abu dan dibuang atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Tidak ada batang kayu, cabang atau potongan arang yang diijinkan untuk ditinggalkan. Penyedia Jasa setiap saat harus mengambil tindakan pencegahan dari kemungkinan penyebaran api ke lokasi lain di luar batas yang diijinkan, setiap kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan membakar tersebut adalah merupakan resiko Penyedia Jasa. 5. Permukaan tanah sebagai dasar pekerjaan timbunan, pondasi bangunan permanen, semua lokasi borrow area yang materialnya akan digunakan untuk bahan timbunan dan lokasi penimbunan / stockpile serta tempat lain yang ditunjukkan oleh Direksi harus dibersihkan dari semua tonggak kayu, akar-akar, tumbuhan dan lain-lain.
  • 2.
    1.2.2 Pengupasan /Stripping 1. Pekerjaan pengupasan / stripping tanah dilakukan sebelum dilakukan penggalian pada lokasi borrow area / tempat pengambilan tanah untuk bahan timbunan dan pada permukaan tanah yang akan ditimbun. Penyedia Jasa harus mengupas lapisan permukaan tanah yang mencakup semak, alang-alang, akar-akar, dan rumput dari permukaan tanah. Dimana lapisan permukaan tanah umumnya terdiri dari humus dan material organik yang harus dibuang. Kecuali jika ditunjukkan pada gambar atau atas perintah Direksi, kedalaman pengupasan minimum adalah 15cm. 2. Penanganan khusus harus dilakukan untuk menghindari humus yang berisi material beracun. Humus harus dipindahkan dan dibuang di suatu tempat sesuai perintah Direksi. 3. Pengupasan / stripping pada lokasi borrow area diperlukan agar menghasilkan bahan timbunan yang bisa digunakan. Perluasan pengupasan dibuat 1 m dari batas lahan yang akan digali yang mencakup area penggalian / borrow area dan pengambilan / quarry bahan timbunan. Penyedia Jasa harus mengupas seluruh lapisan permukaan tanah yang kedalamannya tidak melebihi 0.5 m, dan harus dipisahkan dari material galian lain yang pada akhirnya harus dikembalikan dan disebar merata pada lokasi tersebut atau tempat lain sesuai perintah Direksi. 1.3 GALIAN 1.3.1 Umum Seluruh pekerjaan galian harus dilaksanakan menurut batas rencana, ketinggian dan ukuran seperti yang ditunjuk dalam gambar atau sebagaimana diperintahkan oleh Direksi. Sebelum pekerjaan galian dimulai harus dilakukan pengukuran lapangan, yang mana data pengukuran lapangan bersama gambar kerja harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuannya. Penyedia Jasa harus bertanggung jawab akibat penggalian lebih (over excavation) dengan biayanya sendiri wajib mengembalikan atau menimbun kembali dengan beton atau sama dengan material untuk konstruksi di atasnya sesuai yang diperintahkan oleh Direksi. Pembayaran pekerjaan galian dihitung dalam satuan per meter-kubik, sesuai ukuran, batas rencana atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Direksi. 1.3.2 Jenis Galian Material yang digali akan diklasifikasikan berdasarkan pengukuran dan pembayaran sebagai berikut: (1) Galian Tanah Penggalian tanah secara umum adalah penggalian dari semua material selain dari batu, tetapi tidak terbatas hanya pada tanah, namun termasuk juga lempung, lanau, pasir, kerikil, batuan lepas, endapan sungai, batuan lapuk, dan batu padat masif yang volumenya tidak melebihi satu meter kubik (1 m3 ), dan campuran material lainnya. Dengan kata lain, galian tanah digambarkan sebagai suatu material yang bisa digali dengan menggunakan excavator (kelas PC 200). (2) Galian Batu Penggalian"batu" adalah penggalian terbuka dari semua tempat, batu keras dan utuh yang menurut Direksi tidak bisa digali secara efisien dengan menggunakan ripper kecuali dengan menggunakan peralatan lain seperti pemboran (drilling), peledakan (blasting), danrock breaker/pemecah batu(excavator hydraulic breaker).Dengan kata lain, "batu" adalah suatu material yang tidak bisa digali secara efisien dengan ripper bulldozer D8 kapasitas 32-ton. Apabila digunakan rock breaker, umumnya produktivitas kerjanya cukup rendah dan menimbulkan suara nyaring akibat benturan
  • 3.
    antara ujung breakerdengan batuan keras.Batu bundar besar (boulder) dengan volume melebihi satu meter kubik (1.0m3 ) akan digolongkan sebagai galian batu. 1.3.3 Galian Terbuka (Open cut) untuk bangunan Semua galian yang diperlukan untuk bangunan permanen harus dibuat sesuai batas, ketinggian dan ukuran yang ditunjukkan pada gambar atau sesuai perintah Direksi. Sepanjang pelaksanaan pekerjaan, Direksi dapat menentukan hal-hal yang dianggap perlu untuk mengubah kemiringan, ketinggian atau ukuran penggalian dari yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan Penyedia Jasa tidak berhak menambah harga satuan penggalian dalam BOQ karena alasan perubahan. Setiap galian terbuka yang dilakukan atas pilihan Penyedia Jasa dalam rangka mengamankan akses untuk pekerjaan yang diperlukan, untuk pembuangan material hasil galian, atau untuk keperluan lain, harus dijaga di dalam batas yang disetujui oleh Direksi dan merupakan biaya bagi Penyedia Jasa dengan tidak ada tambahan biaya yang dibebankan kepada Pemilik. Semua tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk menjaga material baik yang di bawah maupun diluar batas penggalian berada dalam kondisi yang aman. Kecuali jika ditentukan lain oleh Direksi, semua kelebihan penggalian yang dilakukan oleh Penyedia Jasa untuk hal-hal lain atau dengan alasan apapun, kecuali mungkin diperintahkan secara tertulis oleh Direksi, adalah merupakan galian yang tidak sah dan akan menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa dengan tidak ada biaya yang dibebankan kepada Direksi untuk kelebihan galian seperti tersebut diatas. Semua kelebihan galian/galian tidak sah tersebut diatas harus ditimbun kembali dengan beton atau sama dengan material untuk konstruksi diatasnya sesuai yang diperintahkan oleh Direksi dan atas biaya Penyedia Jasa. Semua penggalian untuk dasar pondasi bangunan harus dilakukan dalam kondisi kering. Tidak ada biaya tambahan di atas harga satuan dalam BOQ untuk penggalian yang dibuat karena kondisi basah / material menjadi basah. Kecuali secara rinci ditunjukkan pada gambar atau atas persetujuan Direksi, galian yang diperlukan akan diukur untuk pembayarannya dengan ketentuan kemiringan / lereng galian seperti ditunjukan pada tabel berikut ini: KEMIRINGAN GALIAN MATERIAL Lereng Galian (V : H) KETERANGAN Batu 1 : 0.5 Untuk kemiringan tetap Batu 1 : 0.3 Untuk kemiringan sementara Tanah 1 : 1.0 Untuk kemiringan tetap Tanah 1 : 0.5 Untuk kemiringan sementara Penggalian terbuka pada tebing / lereng yang dalam diperlukan pengamanan, dengan membuat trap / tahapan setiap tinggi 5 m dengan lebar berm minimum 3m, kecuali jika diperintahkan lain oleh Direksi atau sebagaimana ditunjukkan pada gambar. Bilamana diperlukan dan atau sesuai perintah Direksi, Penyedia Jasa harus menggali dan membuat parit untuk pembuang air dari permukaan galian terbuka. Keseluruhan biaya akibat pekerjaan diatas sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa kecuali merupakan bagian dari pekerjaan drainase yang permanen, dalam hal mana pembayaran untuk penggalian akan dilakukan dalam harga satuan sesuai yang terdapat dalam BOQ. Semua pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan galian, Penyedia Jasa harus melaksanakan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan kerusakan lahan untuk memuaskan semua pihak dan
  • 4.
    biaya untuk pekerjaanseperti diatas harus sudah tercakup dalam harga satuan pekerjaan galian dalam BOQ. 1.3.4 Galian untuk Saluran Penggalian saluran dalam BOQ kontrak meliputi penggalian untuk semua jenis saluran seperti ditunjukkan pada gambar atau sesuai petunjuk Direksi sebagai berikut: (a) Saluran irigasi (induk, sekunder dan tersier) (b) Parit untuk saluran pembuang utama dan parit gendong pada jalan inspeksi atau pada saluran induk dan sekunder (c) Parit di tempat lain seperti ditunjukkan pada gambar atau yang diperintahkan oleh Direksi Penggalian parit harus dilakukan dengan perkakas tangan dan atau peralatan mekanis lainnya yang disetujui untuk mencegah kerusakan batas sisi galian dan dasar galian. Hasil galian yang terpakai kembali untuk bahan timbunan harus diangkut ketempat penimbunan sementara (stockpile) di dekat lokasi rencana penimbunan atau tempat lain sesuai perintah Direksi. Hasil galian yang tidak terpakai untuk bahan timbunan harus dibuang ke tempat pembuangan (spoil bank) atau disekitar lokasi galian dan dirapikan sesuai perintah Direksi. 1.3.5 Pembentukan, Perapihan dan Trimming Galian untuk Saluran Apabila galian pada pekerjaan saluran pasangan (masonry canal) atau pekerjaan bangunan atau pekerjaan jalan telah selesai maka harus diikuti dengan pembentukan dan perapihan galian sesuai dengan garis rencana. Pekerjaan galian dianggap sudah selesai dan layak dibayar jika sudah dibentuk dan dirapikan dan telah disetujui oleh Direksi. Biaya pekerjaan pembentukan dan perapihan galian saluran sudah termasuk di dalam harga satuan pekerjaan galian itu sendiri. Dalam rangka penyiapan pengecoran untuk concrete lining maka penampang saluran harus ditrimming dulu sampai terbentuk bidang pengecoran yang betul-betul rapi sesuai dengan garis rencana. Tidak diijinkan adanya tonjolan-tonjolan ataupun lubang-lubang pada bidang hasil trimming. Pekerjaan trimming dilakukan secara manual dengan berpedoman pada benang yang diikatkan pada papan profil/bouwplank yang dipasang dalam jarak maksimum 10 m. Biaya pekerjaan trimming saluran beton (concrete lining)sudah termasuk didalam harga satuan pekerjaan galian itu sendiri. Pengukuran dan pembayaran untuk galian dalam satuan meter-kubik sesuai batas rencana dalam gambar kerja atau yang diperintahkan oleh Direksi. 1.3.6 Galian Pondasi Bangunan Penggalian pondasi bangunan harus sudah meliputi semua penggalian yang diperlukan untuk mencapai batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan pada gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi, termasuk perawatan untuk mencegah adanya kerusakan galian didalam daerah galian pondasi. Galian untuk pondasi bangunan termasuk pemindahan material bekas galian yang terdiri dari tanah atau material lainnya harus dibuang ke tempat buangan / disposal area atau ditempatkan pada lokasi penempatan material terpakai kembali/stock-pile yang ditunjukkan oleh Direksi dan sesuai ketentuan spesifikasi sub-bagian 1.3.7 dan 1.3.8. Jika terjadi kerusakan alami atau selain dari kegagalan Penyedia Jasa, ditemukan adanya keadaan geologi tanah jelek/buruk, Direksi berhak mengubah batas-batas galian dan memerintahkan suatu batas penggalian baru. Biaya atas penggalian dalam kelas material yang disetujui sesuai sub-bagian
  • 5.
    1.3.2 akan dibayarkankepada Penyedia Jasa dengan harga satuan seperti yang tercantum dalam BOQ kontrak. Pembayaran pekerjaan galian pondasi bangunan dihitung dalam satuan meter kubik, sesuai garis rencana dan atau perintah Direksi. 1.3.7 Penggunaan Material Galian Apabila material yang digali dari berbagai jenis penggalian merupakan material terpakai untuk digunakan sebagai bahan timbunan, maka material terpakai tersebut harus disimpan di tempat penimbunan material sementara/stockpile yang akan digunakan sewaktu-waktu atau diangkut langsung ke tempat penimbunan pada konstruksi bangunan permanen sesuai yang ditunjukkan pada gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Biaya untuk pengangkutan material terpakai dari stockpile dan atau pengangkutan langsung dari borrow area ke lokasi timbunan harus sudah termasuk dalam harga satuan per-m3 pekerjaan timbunan seperti yang tercantum dalam BOQ kontrak sesuai ketentuan Pekerjaan Timbunan pada Bagian 1.4 dalam spesifikasi ini. 1.3.8 Buangan Material Galian Material galian yang tidak terpakai harus diangkut ke tempat pembuangan/disposal area yang disetujui oleh Direksi. Jika diperlukan, atau diperintahkan oleh Direksi, material hasil galian harus diratakan, diupayakan terlindung dari bahaya erosi dan dirapikan. Perubahan penempatan atau penambahan lokasi pembuangan atas keperluan Penyedia Jasa harus dilakukan atas resiko biaya sendiri, dan harus mendapat persetujuan Direksi. Penyedia Jasa harus menyampaikan usulan kepada Direksi untuk persetujuan pembuangan material ke lokasi manapun selain dari lokasi yang disetujui dan untuk perlindungan material ini dari erosi, sedikitnya 30 (tiga puluh) hari sebelum pengangkutan dimulai. Semua biaya untuk pengangkutan material yang tak terpakai ke tempat buangan material yang telah disetujui oleh Direksi dan untuk memelihara area pembuangan harus sudah tercakup dalam harga satuan per m3 harga galian tanah seperti yang tercantum dalam BOQ. 1.3.9 Pekerjaan di Borrow Area / Tempat Pengambilan Tanah Penyedia Jasa harus bertanggung jawab penuh untuk pelaksanaan pengambilan tanah/material dilokasi tempat pengambilan material/borrow area yang diperlukan untuk timbunan. Lokasi tempat pengambilan tanah/material seperti yang ditunjukkan dalam gambar dan atau tempat lain yang ditunjuk dan disetujui oleh Direksi secara tertulis. Batas daerah tempat pengambilan material yang ditunjukkan dalam gambar merupakan prakiraan daerah dan dapat diperluas dengan persetujuan Direksi. Dalam hal perluasan tersebut, Penyedia Jasa tidak dapat mengajukan penambahan biaya di atas harga satuan yang tercantum dalam BOQ. Tidak kurang dari 30 (tiga puluh) hari sebelum memulai pekerjaan, Penyedia Jasa harus menyampaikan ke Direksi untuk mendapatkan persetujuan mengenai metode kerja di lokasi borrow area yang mencakup tahapan kerja, tinggi penggalian, prakiraan jumlah material yang akan diambil, dan segala sesuatu yang terkait dengan pengambilan material tersebut. Tempat pengambilan tanah/borrow area harus dibersihkan dari pepohonan/rumpun bambu, serta permukaan tanah dikupas (stripping) sampai bersih sesuai ketentuan bagian 1.2 dalam spesifikasi ini dan atau sesuai perintah Direksi.Penyedia Jasa harus memperhatikan dengan seksama agar semua
  • 6.
    permukaan yang dikupasbebas dari tumbuh-tumbuhan dan akar-akar sebelum diambil materialnya. Material hasil kupasan/stripping harus ditumpuk sementara disekitar lokasi atau tempat lain yang disetujui oleh Direksi. Jika material tanah yang akan diambil tidak memenuhi syarat teknis untuk konstruksi permanen, material tersebut harus dikeluarkan dari area penggalian dan ditempatkan pada lokasi yang ditentukan sesuai perintah Direksi. Selama pengambilan material di borrow area dan pengangkutan material ke lokasi penimbunan sementara atau stock-pile, Penyedia Jasa harus menjaga lingkungan dari debu tanah dengan secara rutin menyiramkan air pada jalan kerja terutama yang melewati perkampungan penduduk, semua biaya yang dikeluarkan untuk pengambilan material sudah termasuk dalam pekerjaan timbunan tanah didalam harga satuan BOQ kontrak. Setelah penggalian selesai di lokasi borrow area dan sesuai perintah Direksi, seluruh material kupasan dan material yang tidak layak dipakai harus dikembalikan ke lokasi borrow area dan dirapikan untuk mempertahankan kesuburan tanah dan mencegah timbulnya bahaya terhadap penduduk dan ternak. Untuk mencegah terbentuknya kolam air di lokasi borrow area, Kontaktor harus membuat parit pembuang dari borrow area ke lokasi buangan (outlet) terdekat. Penyedia Jasa tidak diperbolehkan mengambil material dari borrow area untuk keperluannya sendiri tanpa persetujuan dari Direksi. 1.3.10 Quarry Sumber material untuk produksi agregat halus/pasir, agregat kasar seperti kerikil dan boulder dapat diperoleh dari quarry/tempat pengambilan material dari deposit sungai atau tempat lain yang disetujui Direksi. Pengoperasian pada lokasi penggalian material/quarry menjadi tanggung jawab Penyedia Jasa dibawah perintah Direksi. Permukaan lokasi quarry harus dibersihkan sesuai dengan ketentuan pada butir 1.2.1 spesifikasi ini. Batuan yang tidak layak untuk digunakan sebagai material timbunan atau keperluan lainnya, harus dipindahkan dan ditempatkan pada lokasi yang ditentukan sesuai yang diperintahkan oleh Direksi. Batas daerah tempat pengambilan material yang ditunjukkan dalam gambar merupakan prakiraan daerah dan dapat diperluas dengan persetujuan Direksi. Dalam hal perluasan tersebut, Penyedia Jasa tidak dapat mengajukan penambahan biaya di atas harga satuan yang tercantum dalam BOQ. Penyedia Jasa harus membuat parit-parit drainase yang diperlukan untuk mengalihkan kemungkinan limpasan air permukaan. Penyedia Jasa harus bertanggungjawab dalam perencanaan, konstruksi dan pemeliharaan jalan masuk sementara ke lokasi quarry sesuai dengan persetujuan Direksi. Biaya untuk tenaga, material dan peralatan untuk melaksanakan pekerjaan ini sudah harus tercakup dalam harga lump sump pekerjaan persiapan yang tercantum di dalam BOQ. Tidak kurang dari 30 (tiga puluh) hari sebelum melakukan kegiatan pengambilan material di quarry, Penyedia Jasa harus menyampaikan usulan rencana kegiatannya termasuk jumlah material yang akan diambil, metoda kerja dan lain-lain. Jika tidak ditentukan lain oleh Direksi, lereng galian untuk pengambilan material tidak boleh curam dari kemiringan 1:1 dan diperlukan tindakan pencegahan terhadap bekas galian yang akan ditinggalkan harus dalam kondisi layak dan aman serta memuaskan semua pihak yang terkait dengan pekerjaan di quarry atau sesuai perintah Direksi. Penyedia Jasa tidak diperbolehkan mengambil material dari lokasi quarry untuk keperluannya sendiri tanpa persetujuan dari Direksi.
  • 7.
    1.4 TIMBUNAN 1.4.1 Umum Bagianterbesar dari pekerjaan timbunan yang harus dikerjakan yaitu pekerjaan untuk tanggul saluran, tanggul sungai dan jalan inspeksi, bagian-bagian material yang tercakup dalam persyaratan pekerjaan timbunan adalah: (a) Timbunan tanah dari hasil galian saluran (b) Timbunan tanah dari borrow area Penyedia Jasa, dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sebelum memulai pekerjaan timbunan,harus menyerahkan usulan metoda kerja kepada Direksi untuk mendapat persetujuan. Pelaksanaan pekerjaan timbunan harus mempertimbangkan pekerjaan lain yang terkait. Pekerjaan timbunan yang dilaksanakan harus sesuai dengan bentuk dan ukuran seperti yang ditunjukkan pada gambar, atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi. Tidak ada semak belukar, akar atau material organik yang dapat dipakai sebagai bahan timbunan dan ditempatkan pada daerah yang akan ditimbun.Daerah yang akan ditimbun telah disiapkan bebas dan bersih dari semak dan akar-akar tanaman dan material lain yang tidak diperlukan dan telah disiapkan sebagaimana ketentuan sub-bagian 1.2.2 pekerjaan pengupasan/stripping dalam persyaratan ini, dan jika ada termasuk pembersihan lahan/clearing dan grubbing (sub-bagian 1.2.1). Penimbunan pada lokasi yang telah dipersiapkan harus melalui persetujuan Direksi. Metode pemuatan dan pengangkutan material timbunan harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuannya. Penyedia Jasa harus memelihara timbunan sesuai cara yang disetujui sampai penyelesaian akhir dan penerimaan pekerjaan. Penyedia Jasa harus bertanggung jawab untuk pencegahan erosi permukaan tanggul dan semua material tanggul yang hilang akibat erosi harus diperbaiki oleh dan atas biaya Penyedia Jasa. Direksi berhak membuat penyesuaian persyaratan untuk gradasi, kadar air, kepadatan, penempatan dan kebutuhan pemadatan untuk berbagai jenis timbunan jika dipandang perlu, dan tidak ada penyesuaian harga satuan yang akan dilakukan kecuali seperti harga yang tercantum dalam BOQ dalam kontrak. Direksi dapat memerintahkan untuk menunda pekerjaan timbunan, jika dinilai perlu menghentikan pekerjaan karena mutu rendah yang menyangkut pada bagian pekerjaan, peralatan, material, tenaga kerja dan efisiensi, atau karena kondisi-kondisi iklim yang kurang baik. Penyedia Jasa tidak berhak meminta ganti-rugi atau tambahan harga satuan penawaran dalam BOQ dengan alasan penghentian pekerjaan seperti yang ditentukan Direksi. Bila pekerjaan dihentikan karena hujan atau menjelang turun hujan maka permukaan timbunan harus dimiringkan untuk membuat drainase. Sebelum pekerjaan dilanjutkan kembali, permukaan harus digemburkan dan kadar kelembaban harus sesuai dengan spesifikasi teknis. Bila selama atau setelah penempatan, material timbunan terkontaminasi oleh material lain yang tidak layak oleh lalu-lalang peralatan mesin atau sebab lain, maka Penyedia Jasa harus membuang material yang terkontaminasi tersebut dan menggantinya dengan material yang layak. Tidak ada tambahan kompensasi biaya di atas harga satuan dalam BOQ yang akan dilakukan sehubungan dengan peristiwa ini Layak tidaknya prosedur pemadatan material timbunan akan ditentukan oleh Direksi. Kondisi kadar air dan pemadatan tiap-tiap lapisan material timbunan harus diproses dengan cara yang sistematis,
  • 8.
    rapi dan selalumelalui persetujuan Direksi untuk meyakinkan bahwa setiap lapisan menerima pemadatan yang seperti yang ditentukan. Penyedia Jasa dapat mengajukan penggunaan peralatan pemadat lain yang berbeda dengan peralatan yang telah ditentukan sebelumnya. Penggunaan alternatif jenis peralatan pemadat lain akan dipertimbangkan untuk mendapat persetujuan Direksi, dengan ketentuan bahwa uji coba pemadatan dengan peralatan tersebut yang dilaksanakan oleh Penyedia Jasadan atas biaya sendiri,memberikan hasil yang memuaskan dan sesuai dengan ketentuan dalam spesifikasi teknis. Dalam pengajuannya, Penyedia Jasa harus memberikan informasi rinci mengenai peralatan pemadat tersebut termasuk pemakaian sebelumnya pada jenis pekerjaan yang sama dan menyampaikan ke Pemberi Kerja mengenai keuntungan dari segi biaya dan waktu apabila menggunakan peralatan tersebut. Untuk bahan timbunan yang akan ditempatkan dekat dengan bangunan/struktur beton, maka penempatan bahan tersebut ditunda sampai umur bangunan/struktur beton tersebut mencapai 7 sampai 28 hari atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Penempatan bahan tersebut sedapat mungkin jauh dari bangunan/struktur beton tersebut untuk meminimalisasi beban yang tidak merata terhadap bangunan/struktur beton. Penyedia Jasa harus bertindak hati-hati pada saat melakukan pemadatan di dekat bangunan/struktur beton. Setiap kerusakan yang timbul akibat peralatan dari Penyedia jasa harus diperbaiki dan dibiayai oleh Penyedia Jasa. 1.4.2 Timbunan Saluran (1) Umum Timbunan untuk pekerjaan saluran akan dibuat dengan material timbunan yang disetujui oleh Direksi. (2) Persiapan Timbunan Saluran Semua area yang diperlukan untuk dasar konstruksi timbunan saluran harus dibersihkan dan dikupas seperti yang ditetapkan dalam Pasal 1.2.2. (3) Material Material timbunan merupakan material random / campuran dengan ukuran maksimum material 20 cm yang diambil dari hasil galian saluran atau Borrow Area yang disetujui Direksi. Material harus dihampar lapis demi lapis dengan ketebalan tidak melebihi lima puluh (50) centimeter sebelum dipadatkan atau sesuai perintah Direksi untuk mencapai kepadatan yang diijinkan sebagaimana hasil pengujian percobaan pemadatan timbunan. (4) Pemadatan Setiap lapisan material harus dipadatkan pada kondisi kadar air optimum sesuai yang diperintahkan Direksi. Pemadatan harus menggunakan Vibrating Roller dengan kapasitas minimal sepuluh (10) ton atau alat pemadat lainnya yang disetujui. Jumlah lintasan pemadatan kira-kira enam (6) lintasan per- lapis timbunan atau seperti yang disetujui Direksi berdasarkan hasil percobaan timbunan di lapangan untuk mencapai target pemadatan minimum 95% dari kepadatan kering (dry density) sesuai ketentuan sub-bagian 1.4.4 dan1.4.5 dalam spesifikasi teknik ini. 1.4.3 Timbunan Kembali Timbunan kembali harus dilaksanakan sesuai batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan pada gambar, seperti pada bagian pekerjaan sebagai berikut: (a) Timbunan kembali pada pondasi bangunan
  • 9.
    (b) Tempat lainseperti ditunjukkan pada gambar atau sesuai perintah Direksi Material yang digunakan untuk timbunan kembali adalah material hasil galian pada pondasi tersebut atau tempat lain dengan material selektif yang disetujui oleh Direksi dan bebas dari bahan organik atau material lain yang tidak berguna seperti gumpalan besar atau batu, batu bundar besar, dan lain- lain. Pembayaran pekerjaan timbunan kembali dihitung dalam satuan meter kubik, sesuai bentuk dan batas rencana yang disetujui oleh Direksi. 1.4.4 Percobaan Timbunan (Trial embankment) Penyedia Jasa harus membuat uji coba timbunan seperti yang diperintahkan oleh Direksi, untuk menentukan efektifitas berbagai metode pemadatan dari material yang tersedia untuk pekerjaan penimbunan. Sasaran hasil uji coba penimbunan untuk konfirmasi efektif tidaknya metode pemadatan dalam kaitannya dengan jenis dan jumlah lintasan dan ketebalan lapisan kaitannya dengan alat pemadat yang digunakan, efek getaran yang kaitannya dengan kadar air, dan aspek lain yang terkait dalam proses pemadatan. Pekerjaan ini akan meliputi penggunaan material dari stockpile, daerah galian dan borrow area, pemeriksaan kandungan kadar air material, metode pemadatan, peralatan pemadat, kecepatan, frekwensi, dan jumlah lintasan untuk pemadatan. Untuk melaksanakan uji coba pemadatan Penyedia Jasa harus menginformasikan ke Direksi termasuk material yang akan digunakan, paling sedikit tiga puluh (30) hari sebelum dimulai uji coba penimbunan. Kuantitas material yang diperlukan untuk pengujian minimal 1000 3 atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi. Materi pengujian yang diperlukan untuk percobaan timbunan adalah sebagai berikut: - Kepadatan Lapangan (Field Density) - Permeabilitas Lapangan (Field Permeability) - Berat Jenis (Specific Gravity) - Kadar air (Water Content) - Konsistensi - Gradasi (lapangan/laboratorium) - Proctor Compaction Tidak ada pembayaran tersendiri untuk uji coba penimbunan. Semua biaya untuk uji coba penimbunan termasuk uji pemadatan, pembongkaran/pemindahanmaterial, serta pengambilan dan pengujian sampel sudah tercakup di harga satuan penawaran pekerjaan timbunan didalam BOQ. 1.4.5 Pengujian Mutu Timbunan Seluruh pengujian rutin yang diperlukan untuk kendali mutu pekerjaan timbunan harus dilaksanakan oleh Penyedia Jasa sesuai yang ditentukan dalam spesifikasi atau sesuai perintah Direksi. Penyedia Jasa harus bertanggung jawab untuk pengendalian mutu pekerjaan yang dilakukan. Direksi akan memeriksa dan meneliti semua pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Jasauntuk memastikan bahwa pekerjaan telah memenuhi kualitas yang dibutuhkan dan pelaksanaan sampling dan pengujian telah sesuai dengan spesifikasi teknis. Direksi berhak untuk menolak semua atau sebagian dari pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Jasa jika pekerjaan tidak sesuai kebutuhan yang ditetapkan dalam spesifikasi teknis. Dalam hal demikian, Penyedia Jasa harus membongkar pekerjaan yang tidak memuaskan tersebut dan membuat kembali dengan biaya Penyedia Jasa.
  • 10.
    Penyedia Jasa harusmenyiapkan laboratorium yang menyediakan peralatan dan perlengkapan pengujian seperti yang tercantum dalam item pekerjaan persiapan, termasuk menyediakan personil yang mampu melaksanakan pengujian di bawah arahan/supervisi Direksi. Prosedur standar untuk pengujian pekerjaan tanah adalah seperti yang tercantum berikut ini atau standar lain yang disetujui oleh Direksi. Jenis Pengujian Ketentuan No. - Pengambilan contoh uji (Sampling of materials) ASTM D2217 (JIS A 115-75) - Kepadatan Lapangan (Field density) ASTM D1556, 2049 (JIS A1108-76, A 1132-63) - Permebilitas Lapangan (Field permeability) ASTM D2434 - Uji Kadar Air Lapangan (Field moisture test) ASTM D1557 (JIS A 1118-75) - Berat Jenis (Specific gravity) ASTM D854 - Gradasi (Gradation) ASTM D422 (JIS A 1102) - Kepadatan Standar Proctor (Proctor compaction) ASTM D1557 (JIS A 1210) Jenis dan frekwensi pengujian untuk pekerjaan timbunan yang harus dilakukan oleh Penyedia Jasa dijadwalkan seperti berikut. - Field density : 1 sampel setiap lapis timbunan atau 1 sampel untuk 3000 m3 timbunan atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi - Field permeability : 1 sampel setiap lapis timbunan atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi - Field moisture test : 1 sampeluntuk setiap hari atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi - Specific gravity : 1 sampel untuk setiap 10.000 m3 atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi - Gradation : 1 sampel untuk setiap 10.000 m3 atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi - Proctor compaction test : 1 sampel setiap lapis timbunan atau 1 sampel untuk setiap 10.000 m3 atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi Tidak ada pembayaran tersendiri untuk pekerjaan pengujian kendali mutu (quality control test). Seluruh biaya untuk pengujian kendali mutu yang meliputi tenaga kerja, bahan, peralatan, pengambilan dan pengujian sampel sudah diperhitungkan dalam pekerjaan persiapan. 1.4.6 Pembentukan dan Perapihan Timbunan Apabila pekerjaan pemadatan timbunan sudah selesai maka harus diikuti dengan pembentukan dan perapihan timbunan sesuai garis rencana atau sesuai dengan perintah Direksi. Pekerjaan timbunan dianggap selesai dan layak dibayar jika sudah dibentuk dan dirapihkan. Biaya pekerjaan pembentukan dan perapihan timbunan harus sudah diperhitungkan dalam harga satuan pekerjaan timbunan. 1.4.7 Saluran dari Tanah Timbunan/Timbunan untuk Membentuk Saluran Dalam hal tinggi muka air lebih tinggi daripada muka tanah asli, maka saluran dibangun dari hasil pekerjaan timbunan. Bentuk dan dimensi timbunan sesuai dengan yang ditunjukkan dalam Gambar. Metode pelaksanaan untuk membangun saluran pada tanah timbunan dapat dilakukan dengan cara berikut: Tahap 1. Pembangunan Tanggul/Timbunan Bagian-bagian pekerjaan yang terkait dengan pekerjaan timbunan antara lain: pembersihan, pengupasan, penggunaan material, dan pemadatan harus dilakukan sesuai ketentuan yang disebutkan
  • 11.
    pada sub bagian1.4.2 spesifikasi ini.Penimbunan dilakukan hingga mencapai luas penampang tanggul, saluran, dan jalan inspeksi. Penimbunan harus dilakukan lapis per lapis. Lapisan berikutnya dapat dilakukan apabila lapisan di bawahnya telah memenuhi persyaratan kepadatan. Sebelum mencapai elevasi tertinggi dari yang ditentukan dalam Gambar maka penimbunan untuk sementara dihentikan. Tahap 2. Galian Saluran Apabila penimbunan sudah memenuhi persyaratan kepadatan dan sudah disetujui Direksi maka dapat dilanjutkan dengan galian untuk membentuk saluran sesuai dengan dimensi yang ditunjukkan dalam Gambar.Material hasil galian digunakan sebagai bahan timbunan untuk mencapai elevasi timbunan tertinggi seperti yang ditentukan dalam Gambar. Selain metode tersebut di atas, Penyedia Jasa dapat menggunakan metode pelaksanaan lain setelah mendapat persetujuan dari Direksi. Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan timbunan ini dibuat berdasarkan pada volume timbunan material dalam m3 yang sesuai dengan batas, bentuk, dan dimensi akhir seperti yang ditunjukkan dalam Gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. 1.5 PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN 1.5.1 Pembersihan Lahan dan Pengupasan Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan pembersihan lahan akan dibuat berdasar luas lahan yang dibersihkan dan dihitung per m2 , terhadap batas, bentuk dan dimensi seperti yang ditunjukkan pada gambar atau diperintahkan oleh Direksi. Pembayaran untuk pembersihan lahan harus sudah termasuk penggantian/kompensasi tanaman produktif dan tanaman lainnya sesuai perintah Direksi. Harga satuan per m2 yang tercantum dalam daftar volume pekerjaan harus meliputi ongkos tenaga kerja, material, peralatan dan biaya lain yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut sampai dengan tempat pembuangan atau pembakaran material buangan seperti yang ditetapkan sub-bagian 1.2.1. Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan pengupasan/stripping dilakukan pada borrow area/tempat pengambilan tanah, quarry area/tempat pengambilan material kasar dan permukaan dasar daerah timbunan, sudah tercakup dalam harga satuan per m2 seperti yang dicantumkan pada daftar volume pekerjaan/BOQ atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Pengukuran untuk pembayaran stripping dibuat berdasarkan pada luas lahan dalam m2 yang dikupas, terhadap batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Harga satuan per-m2 pekerjaan stripping didalam BOQ adalah sudah meliputi biaya semua tenaga kerja, material, peralatan, pengangkutan dan semua jenis pengeluaran untuk keperluan pekerjaan itu seperti yang ditetapkan sub bagian 1.2.2 dalam spesifikasi ini. 1.5.2 Galian Pengukuran untuk pembayaran, dari tiap-tiap jenis material penggalian dibuat berdasarkan pada volume galian material dalam m3 yang digali berdasarkan batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang diperintahkan Direksi. Jenis material yang digali akan ditentukan didasarkan semata-mata pada pertimbangan teknis dan analisa oleh Direksi sesuai ketentuan sub bag 1.3.2 Jenis Galian (Tanah atau Batu). Pengukuran berdasarkan pemeriksaan lapangan terhadap aktual galian yang diukur dari permukaan tanah asli yang disetujui oleh Direksi.Sebelum memulai dan setelah penyelesaian pekerjaan penggalian yang pembayarannya dibuat berdasarkan volume, diukur berdasarkan pengukuran lapangan, Penyedia Jasa harus melakukan pengukuran sebelum dan sesudah penggalian yang
  • 12.
    menggambarkan tinggi dandimensi permukaan akhir dan yang asli, hasil pengukuran ini akan diperiksa bersama-sama untuk mendapat persetujuan Direksi. Tidak kurang dari 7 (tujuh) hari kerja sebelum memulai pengukuran, Penyedia Jasa harus menyerahkan usulan rencana kepada Direksi untuk mendapatkan persetujuannya, layout pengukuran dari titik referensi, potongan melintang pekerjaan dan cara pengukuran yang dipakai. Data permukaan tanah yang asli dari hasil pengukuran lapangan dan titik acuan yang digunakan bersama dengan perhitungan kuantitas aktual lapangan, harus disampaikan kepada Direksi untuk mendapat persetujuannya. Pembayaran untuk pekerjaan galian akan dilakukan sesuai harga satuan per m3 masing-masing jenis material penggalian yang disetujui dan tercantum dalam BOQ. Dimana batu besar yang volumenya melebihi 1.0 m3 digolongkan sebagai pekerjaan galian batu. Harga satuan tersebut harus sudah meliputi biaya semua tenaga kerja, peralatan, dan material yang diperlukan untuk penggalian juga mencakup pekerjaan lainnya yang terkait pekerjaan galian, pencegahan kelongsoran dan pemeliharaan penggalian dalam keadaan baik dan aman selama pelaksanaan konstruksi. Harga satuan didalam BOQ untuk masing-masing jenis material galian sudah termasuk semua biaya yang berkenaan dengan pemindahan material tersebut dari tempat penggalian ke tempat yang ditentukan (stockpile dan disposal area). (1) Penggalian Saluran Pengukuran untuk pembayaran, dari tiap-tiap jenis/kelas material galian di saluran akan dibuat berdasarkan harga satuan per-m3 galian material sesuai batas, garis dan dimensi yang ditentukan dalam gambar kerja yang telah disetujui dan atau seperti yang diperintahkan Direksi. Pembayaran galian saluran dalam harga satuan per m3 seperti yang tercantum dalam BOQ sudah meliputi semua tenaga kerja,dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan, yang mencakup penggalian, perapian/trimming, pengangkutan, penimbunan dan perapian di tempat penyimpanan/stockpile atau ke tempat buangan sesuai ketentuan sub-bagian 1.3.4. (2) Galian Pondasi Bangunan Pengukuran untuk pembayaran, dari tiap-tiap jenis/kelas material galian di saluran akan dibuat berdasarkan harga satuan per-m3 galian material sesuai batas, garis dan dimensi yang ditentukan dalam gambar kerja yang telah disetujui dan atau seperti yang diperintahkan Direksi. Pembayaran galian saluran dalam harga satuan per m3 seperti yang tercantum dalam BOQ sudah meliputi semua tenaga kerja,dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan, yang mencakup penggalian, penimbunan dan perapihan di tempat penyimpanan/stockpile atau ke tempat buangan sesuai ketentuan sub-bagian 1.3.6. 1.5.3 Timbunan Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan timbunan pada tanggul saluran, tanggul sungai, badan jalan inspeksi dan timbunan kembali pada bangunan harus dibuat berdasarkan pada volume timbunan material dalam m3 yang sesuai dengan batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang diperintahkan oleh Direksi. Pengukuran berdasarkan pemeriksaan lapangan terhadap aktual timbunan yang diukur dari permukaan tanah asli/dasar setelah dikupas (stripping) yang disetujui oleh Direksi.Penyedia Jasa harus melakukan pengukuran sebelum dan sesudah pekerjaan timbunan yang menggambarkan tinggi dan dimensi
  • 13.
    permukaan akhir danyang asli, hasil pengukuran ini akan diperiksa bersama-sama untuk mendapat persetujuan Direksi. Pembayaran untuk pekerjaan timbunan akan dilakukan sesuai harga satuan per m3 masing-masing jenis timbunan yang disetujui dan tercantum dalam BOQ. Harga satuan tersebut harus sudah meliputi biaya semua tenaga kerja, peralatan, dan pengangkutan material yang diperlukan untuk timbunan juga mencakup pekerjaan pengujian material dan kepadatan timbunan serta pekerjaan lainnya yang terkait pekerjaan timbunan. (1) Timbunan Kembali Pengukuran untuk pembayaran, timbunan kembali pada bangunan dari material hasil galian setempat harus sesuai batas, bentuk dan dimensi yang ditentukan dalam gambar dan atau yang diperintahkan oleh Direksi. Pembayaran untuk konstruksi timbunan kembali dilakukan berdasarkan harga satuan dalam m3 sesuai yang tercantum dalam daftar volume pekerjaan/BOQ harus sudah meliputi biaya semua tenaga kerja, peralatan dan material dan pemadatan yang diperlukan dan sesuai ketentuan sub-bagian 1.4.3 (2) Timbunan Saluran Pengukuran untuk pembayaran, pekerjaan timbunan pada tanggul saluran, tanggul sungai dan badan jalan inspeksi akan dibuat berdasarkan batas, bentuk dan dimensi yang ditunjukkan dalam gambar dan atau sesuai yang diperintahkan oleh Direksi. Pembayaran untuk konstruksi timbunan dilakukan berdasarkan harga satuan per-meter kubik seperti yang tercantum dalam BOQ. Harga satuan tersebut harus sudah meliputi semua tenaga kerja, material dan peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan, yang mencakup pengangkutan material dari stockpile atau pengangkutan langsung hasil galian di borrow area ke lokasi penimbunan sesuai ketentuan sub-bagian 1.3.7, pembasahan atau pengeringan di borrow area, penghamparan, pemadatan, pembasahan atau pengeringan di lokasi penimbunan, serta pengujian kepadatan. 1.5.4 Hamparan Top Soil a. Umum Dimana diharuskan atau ditunjuk dalam gambar, Tanggul di hampar tanah terpilih yang mengandung humus. Sebelum lapian top soil dihampar, permukaan harus diratakan dan dilapisi dengan tanah humus rata-rata 5 cm, permukaan hamparan harus rata. Setelah hamparan top soil dihampar harus disiram dengan air secukupnya sampai agar vegetasi sekitar tumbuh dengan baik. b. Daerah yang harus dihampar gebalan rumput Daerah yang harus dihampar adalah sebagai berikut : a. Selebar pada kedua lereng tanggul bagian atas b. Pada bagian timbunan tanah diatas bronjong c. Lereng dalam dari tanggul mulai tepi atas sampai 0,2 m dibawah muka air normal untuk saluran tanah dan sampai tepi atas untuk saluran pasangan. d. Lereng luar saluran dari tanggul atas sampai kaki tanggul. e. Pengukuran Dan Pembayaran
  • 14.
    Kuantitas, yang ditentukanseperti diuraikan di atas, harus dibayar pada Harga Kontrak per satuan pengukuran, untuk Mata Pembayaran yang terdaftar di bawah dan ditunjukkan dalam Daftar Kuantitas dan Harga dimana harga dan pembayaran tersebut haruslah merupakan kompensasi penuh untuk seluruh galian dan penimbunan kembali, untuk pemasokan, pembuatan, penempatan semua bahan, termasuk semua pekerja, peralatan, perkakas, pengujian dan pekerjaan lain yang diperlukan untuk penyelesaian yang memenuhi ketentuan dari pekerjaan seperti yang diuraikan dalam Gambar dan Spesifikasi ini.