BAB 2
LAPORAN KEUNGAN
Oleh:

Ach.Zainuri
Laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu
proses pencatatan, merupakan suatu ringkasan
transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama
tahun buku yang bersangkutan. Agar pembaca
laporan keuangan memperoleh gambaran yang jelas,
maka laporan keuangan yang disusun harus
didasarkan pada prinsip akuntansi yang lazim
SUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
1.

Neraca
Neraca adalah laporan yang menunjukkan keadaan
keuangan suatu unit usaha pada tanggal tertentu
keadaan keuangan ini ditunjukkan dengan jumlah
harta yang dimiliki yang disebut aktiva dan kewajiban
perusahaaan yang disebut passiva, atau dengan kata
lain aktiva adalah investasi dalam perusahaan dan
passiva adalah sumber-sumber yang digunakan untuk
investasi tersebut
Penggolongan Aktiva, Utang, Modal
 Aktiva
 Aktiva lancar

Aktiva lancar adalah uang kas dan aktiva-aktiva lain atau
sumber-sumber yang diharapkan akan direalisasi menjadi uang
kas atau dijual atau dikonsumsi selama siklus akuntansi yan
normal atau dalam waktu satu tahun.
Elemen-elemen yang termasuk aktiva lancar:
 Kas yang tersedia untuk usaha sekarang dan elemenelemen yang dapat disamakan dengan kas seperti
cek, money order, pos wesel dan lain-lain.
 Surat-surat berharga yang merupakan investasi jangka
pendek
 Piutang dagang dan piutang wesel.
 Piutang pegawai, anak perusahaan, dan pihak-pihak lain
jika akan diterima dalam waktu satu tahun.


Persediaan barang dagangan, bahan mentah, barang
dalam proses, barang jadi, bahan-bahan pembantu dan
bahan-bahan serta suku cadang yang dipakai dalam
pemeliharaan alat-alat/mesin-mesin.
 Biaya-biaya
yang
dibayar
dimuka
seperti
asuransi, bunga, sewa, pajak-pajak, bahan pembantu
dan lain-lain.
 Investasi jangka panjang
Investasi jangka panjang dalam surat-surat berharga
seperti saham,obligasi dan wesel jangka panjang.
 Investasi dalam anak perusahaan, termasuk uang
jangka panjang.
 Investasi dalam betuk aktiva tetap berwujud
 Penyisaan dana untuk tujuan jangka panjang sperti
dana pelunasan oblogasi, dana ekspansi dan lain-lain.
 Cash surrender value dari polis asuransi jiwa.
 Aktiva tetap tak berwujud

Aktiva tetap tak berwujud adalah aktiva yang yang dapat
digunakan lebih dari satu periode sperti tanah, gedunggedung, mesin dan alat-alat.
 Aktiva tetap tak berwujud
aktiva tetap tak berwujud adalah hak-hak jangka panjang
yang sifatnya tak berwujud yang dimiliki perusahaan
seperti goodwill, hak paten, merek dagang, hak cipta, dan
lain-lain.
 Aktiva lain-lain
aktiva lain-lain adalah aktiva-aktiva yang tida dapat
dimasukkan dalam kelompok-kelompok lain seperti
titipan
kepada
penjual
untuk
menjamin
kontrak, bangunan dalam pengerjaan piutang-piutang
jangka panjang, uang muka pada pejabat perusahaan dan
lain-lain.
Utang-utang dan Ekuitas
Utang adalah pengorbanan manfaat ekonomis yang akan
timbul dimasa yang akan datang yang disebabkan oleh
kewajiban-kewajiban disaat sekarang dari suatu badan
usaha yang akn dipenuhi dengan mentransfer aktiva atau
memberikan jasa kepada badan usaha lain dimasa yang
akan datang sebagai akibat-akibat dari transaksi-transaksi
yang sudah lalu.
Ekuitas adalah hak milik sisa (residual income) dalam aktiva
suatu badan usaha yang tersisa sesudah dikurangi utang.
 Utang
 Utang lancar
utang lancar adalah utang-utang yang pelunasannya akan
memerlukan
penggunaan
sumber-sumber
yang
digolongkan dalam aktiva lancar atau dengan
menimbulkan suatu utang baru.
Adapun yang tergolong utang lancar yaitu:
 Utang dagang yaitu utang-utang yang timbul dari
pembelian barang-barang dagangan atau jasa
 Utang wesel yaitu utang-utang yang memakai
bukti-bukti tertulis berupa kesanggupan untuk
membayar pada tanggal tertentu.
 Taksiran utang pajak yaitu jumlah pajak
penghasilan yang diperkirakan untuk laba periode
yang bersangkutan.
 Utang biaya yaitu biaya-biaya yang sudah menjadi
beban tetapi belum dibayar. Misalnya utang gaji,
utang bunga, dan lain-lain.
 Utang utang lain yang dibayar dalam waktu 12
bulan.
 Pendapatan yang diterima dimuka

pendaptan diterima dimuka adalah penerimaanpenerimaan yang tidak merupakan pendapatan untuk
periode yang bersangkutan.
 Utang jangla panjang
utang jangka panjang adalah utang-utang yang
pelunasannya tidak menggunakan sumber-sumber yang
digolongkan sebagai aktiva lancar, misalnya utang
obligasi, utang wesel jangka panjang dan lain-lain utang
yang sifatnya sama.
 Utang-utang lain
utang-utang lain adalah utang-utang yang tidak dapat
dilelompokkan dalam utang lancar dan utang jangka
panjang seperti utang obligasi yang akan jatuh tempo
tetapi akan dilunasi dari dana pelunasan obligasi, utang
jangka panjang kepada pejabat perusahaan atau kepada
anak perusahaan.
 Ekuitas

ekuitas adalah perbedaan antara aktiva dengan utang
dan merupakan kewajiban perusahaan kepada
pemilik.
Dalam perusahaan yang berbentuk perseroan ekuitas
ditunjukkan dengan rekening ekuitas yang terdiri dari
beberapa elemen sebagai berikut:
 Modal disetor
modal disetor adalah jumlah uang yang
disetorkan oleh pemegang saham dan biasanya
dibagi 2 yaitu:
1. Modal saham adalah jumlah saham yang beredar
2. Agio/disagio saham adalah selisih antara setoran
pemegang saham dengan nilai nominal saham.
 Laba tidak dibagi

merupakan kumpulan laba tahun-tahun sebelumnya yang
tidak dibagi sebagai deviden. Laba tidak dibagi merupakn
elemen modal yang berasal dari dalam perusahaan.
 Modal penilaian kembali
modal penilain kemnali adalah selisih antara nilai buku
lama dengan buku yang baru dicatat sebagai modal
penilaian kembali
 Modal sumbangan
modal sumbangan ini timbul apabila perusahaan
memperoleh aktiva yang berasal dari sumbangan. Aktiva
yang diterima dicatat dalam rekening aktiva dengan cara
yang biasa dan diimbangi dengan pencatatan dalam
rekening modal sumbangan.
 Modal lain-lain
Modal lain-lain adalah modal perusahaan yang tidak dapat
dikelompokkan kepada salah satu kelompok modal diatas.

Nuri (akm bab 2)

  • 1.
  • 2.
    Laporan keuangan merupakanringkasan dari suatu proses pencatatan, merupakan suatu ringkasan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Agar pembaca laporan keuangan memperoleh gambaran yang jelas, maka laporan keuangan yang disusun harus didasarkan pada prinsip akuntansi yang lazim
  • 3.
    SUSUNAN LAPORAN KEUANGAN 1. Neraca Neracaadalah laporan yang menunjukkan keadaan keuangan suatu unit usaha pada tanggal tertentu keadaan keuangan ini ditunjukkan dengan jumlah harta yang dimiliki yang disebut aktiva dan kewajiban perusahaaan yang disebut passiva, atau dengan kata lain aktiva adalah investasi dalam perusahaan dan passiva adalah sumber-sumber yang digunakan untuk investasi tersebut
  • 4.
    Penggolongan Aktiva, Utang,Modal  Aktiva  Aktiva lancar Aktiva lancar adalah uang kas dan aktiva-aktiva lain atau sumber-sumber yang diharapkan akan direalisasi menjadi uang kas atau dijual atau dikonsumsi selama siklus akuntansi yan normal atau dalam waktu satu tahun. Elemen-elemen yang termasuk aktiva lancar:  Kas yang tersedia untuk usaha sekarang dan elemenelemen yang dapat disamakan dengan kas seperti cek, money order, pos wesel dan lain-lain.  Surat-surat berharga yang merupakan investasi jangka pendek  Piutang dagang dan piutang wesel.  Piutang pegawai, anak perusahaan, dan pihak-pihak lain jika akan diterima dalam waktu satu tahun.
  • 5.
     Persediaan barang dagangan,bahan mentah, barang dalam proses, barang jadi, bahan-bahan pembantu dan bahan-bahan serta suku cadang yang dipakai dalam pemeliharaan alat-alat/mesin-mesin.  Biaya-biaya yang dibayar dimuka seperti asuransi, bunga, sewa, pajak-pajak, bahan pembantu dan lain-lain.  Investasi jangka panjang Investasi jangka panjang dalam surat-surat berharga seperti saham,obligasi dan wesel jangka panjang.  Investasi dalam anak perusahaan, termasuk uang jangka panjang.  Investasi dalam betuk aktiva tetap berwujud  Penyisaan dana untuk tujuan jangka panjang sperti dana pelunasan oblogasi, dana ekspansi dan lain-lain.  Cash surrender value dari polis asuransi jiwa.
  • 6.
     Aktiva tetaptak berwujud Aktiva tetap tak berwujud adalah aktiva yang yang dapat digunakan lebih dari satu periode sperti tanah, gedunggedung, mesin dan alat-alat.  Aktiva tetap tak berwujud aktiva tetap tak berwujud adalah hak-hak jangka panjang yang sifatnya tak berwujud yang dimiliki perusahaan seperti goodwill, hak paten, merek dagang, hak cipta, dan lain-lain.  Aktiva lain-lain aktiva lain-lain adalah aktiva-aktiva yang tida dapat dimasukkan dalam kelompok-kelompok lain seperti titipan kepada penjual untuk menjamin kontrak, bangunan dalam pengerjaan piutang-piutang jangka panjang, uang muka pada pejabat perusahaan dan lain-lain.
  • 7.
    Utang-utang dan Ekuitas Utangadalah pengorbanan manfaat ekonomis yang akan timbul dimasa yang akan datang yang disebabkan oleh kewajiban-kewajiban disaat sekarang dari suatu badan usaha yang akn dipenuhi dengan mentransfer aktiva atau memberikan jasa kepada badan usaha lain dimasa yang akan datang sebagai akibat-akibat dari transaksi-transaksi yang sudah lalu. Ekuitas adalah hak milik sisa (residual income) dalam aktiva suatu badan usaha yang tersisa sesudah dikurangi utang.  Utang  Utang lancar utang lancar adalah utang-utang yang pelunasannya akan memerlukan penggunaan sumber-sumber yang digolongkan dalam aktiva lancar atau dengan menimbulkan suatu utang baru.
  • 8.
    Adapun yang tergolongutang lancar yaitu:  Utang dagang yaitu utang-utang yang timbul dari pembelian barang-barang dagangan atau jasa  Utang wesel yaitu utang-utang yang memakai bukti-bukti tertulis berupa kesanggupan untuk membayar pada tanggal tertentu.  Taksiran utang pajak yaitu jumlah pajak penghasilan yang diperkirakan untuk laba periode yang bersangkutan.  Utang biaya yaitu biaya-biaya yang sudah menjadi beban tetapi belum dibayar. Misalnya utang gaji, utang bunga, dan lain-lain.  Utang utang lain yang dibayar dalam waktu 12 bulan.
  • 9.
     Pendapatan yangditerima dimuka pendaptan diterima dimuka adalah penerimaanpenerimaan yang tidak merupakan pendapatan untuk periode yang bersangkutan.  Utang jangla panjang utang jangka panjang adalah utang-utang yang pelunasannya tidak menggunakan sumber-sumber yang digolongkan sebagai aktiva lancar, misalnya utang obligasi, utang wesel jangka panjang dan lain-lain utang yang sifatnya sama.  Utang-utang lain utang-utang lain adalah utang-utang yang tidak dapat dilelompokkan dalam utang lancar dan utang jangka panjang seperti utang obligasi yang akan jatuh tempo tetapi akan dilunasi dari dana pelunasan obligasi, utang jangka panjang kepada pejabat perusahaan atau kepada anak perusahaan.
  • 10.
     Ekuitas ekuitas adalahperbedaan antara aktiva dengan utang dan merupakan kewajiban perusahaan kepada pemilik. Dalam perusahaan yang berbentuk perseroan ekuitas ditunjukkan dengan rekening ekuitas yang terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut:  Modal disetor modal disetor adalah jumlah uang yang disetorkan oleh pemegang saham dan biasanya dibagi 2 yaitu: 1. Modal saham adalah jumlah saham yang beredar 2. Agio/disagio saham adalah selisih antara setoran pemegang saham dengan nilai nominal saham.
  • 11.
     Laba tidakdibagi merupakan kumpulan laba tahun-tahun sebelumnya yang tidak dibagi sebagai deviden. Laba tidak dibagi merupakn elemen modal yang berasal dari dalam perusahaan.  Modal penilaian kembali modal penilain kemnali adalah selisih antara nilai buku lama dengan buku yang baru dicatat sebagai modal penilaian kembali  Modal sumbangan modal sumbangan ini timbul apabila perusahaan memperoleh aktiva yang berasal dari sumbangan. Aktiva yang diterima dicatat dalam rekening aktiva dengan cara yang biasa dan diimbangi dengan pencatatan dalam rekening modal sumbangan.  Modal lain-lain Modal lain-lain adalah modal perusahaan yang tidak dapat dikelompokkan kepada salah satu kelompok modal diatas.