Huruf Miring
http://izanbahdin.blogspot.com
Huruf Miring
Sebuah huruf, kata, atau kalimat ditulis dengan huruf miring untuk
membedakan dari huruf, kata, atau kalimat lain dalam
sebuah kata, kalimat, paragraf, atau karangan utuh. Huruf
yang dicetak miring adalah penanda yang mengacu ke
beberapa informasi, antara lain sebagai penekanan, kutipan
dari bahasa asing, istilah latin, nama penerbitan (koran,
majalah, dan lain-lain). Jika ditulis dengan menggunakan
mesin tik manual atau tulisan tangan, huruf miring diganti
dengan garis bawah. Garis bawah hendaknya ditulis per
kata, bukan per kalimat.
Contoh:
Artikelnya yang berjudul “Perkembangan Sains dan Teknologi di
Indonesia” dimuat pada koran Media Indonesia (Salah)
Artikelnya yang berjudul “Perkembangan Sains dan Teknologi di
Indonesia” dimuat pada koran Media Indonesia (Betul)
http://izanbahdin.blogspot.com
Kriteria Penulisan Huruf Miring:
1. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan
nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip
dalam tulisan.
2. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan
atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau
kelompok kata.
3. a. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk
menuliskan kata atau ungkapan yang bukan bahasa
Indonesia.
b. Ungkapan asing yang telah diserap ke dalam
bahasa Indonesia penulisannya diperlakukan
sebagai kata Indonesia.
http://izanbahdin.blogspot.com

Penulisan Huruf Miring

  • 1.
  • 2.
    Huruf Miring Sebuah huruf,kata, atau kalimat ditulis dengan huruf miring untuk membedakan dari huruf, kata, atau kalimat lain dalam sebuah kata, kalimat, paragraf, atau karangan utuh. Huruf yang dicetak miring adalah penanda yang mengacu ke beberapa informasi, antara lain sebagai penekanan, kutipan dari bahasa asing, istilah latin, nama penerbitan (koran, majalah, dan lain-lain). Jika ditulis dengan menggunakan mesin tik manual atau tulisan tangan, huruf miring diganti dengan garis bawah. Garis bawah hendaknya ditulis per kata, bukan per kalimat. Contoh: Artikelnya yang berjudul “Perkembangan Sains dan Teknologi di Indonesia” dimuat pada koran Media Indonesia (Salah) Artikelnya yang berjudul “Perkembangan Sains dan Teknologi di Indonesia” dimuat pada koran Media Indonesia (Betul) http://izanbahdin.blogspot.com
  • 3.
    Kriteria Penulisan HurufMiring: 1. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan. 2. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata. 3. a. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan yang bukan bahasa Indonesia. b. Ungkapan asing yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia penulisannya diperlakukan sebagai kata Indonesia. http://izanbahdin.blogspot.com