Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Dia datang kepada kita

318 views

Published on

Cerita, buku, komik, presentasi, video dan halaman mewarnai gratis untuk anak-anak - www.freekidstories.org

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Dia datang kepada kita

  1. 1. Dia datang kepada Kita Tidak ada catatan historis tanggal kelahiran Yesus. Ada spekulasi—ada yang mengatakan di musim semi, ada pula yang mengatakan di musim gugur—tetapi tidak ada seorang pun yang benar-benar tahu tanggal berapa Dia dilahirkan. Tidak ada bukti historis bahwa Dia dilahirkan pada tanggal 25 Desember. Sebenarnya hari kelahiran Yesus baru mulai dirayakan pada tanggal 25 Desember sekitar tahun 350 Masehi. Kemudian diperlukan ratusan tahun sebelum hari Natal baru bisa diterima secara global oleh orang-orang Kristen sebagai perayaan kelahiran Yesus. Ketika orang-orang dari Kekaisaran Roma berubah agama, banyak dari tradisi mereka dimasukkan ke dalam liburan hari Natal. Baru-baru ini, saya membaca tentang sejarah hari Natal dan dari mana tradisi hari Natal yang beragam itu berasal dan yang mencolok bagi saya adalah salah satu kebenaran yang mendasar tentang Yesus adalah bagaimana Dia menerima kita apa adanya. Yesus memahami berbagai budaya dan latar belakang, dan sebalik daripada meminta agar orang untuk melepaskan segala sesuatu yang mereka tahu dan nikmati, Dia menjadi bagian dari dunia kita.
  2. 2. Yesus menerima Anda apa adanya. Dia tidak membuat grafik belajar yang sangat besar untuk mencapai-Nya. Dia tidak mengharuskan Anda untuk berubah sebelum Dia menerima Anda. Dia tidak menunggu sampai Anda telah mencapai tingkat kesempurnaan tertentu sebelum Dia menerima Anda. Yesus mengatakan bahwa Dia akan menerima siapa pun yang datang kepada-Nya, dan tidak peduli siapa pun Anda, Dia tidak akan menolak Anda. Jika Anda datang kepada-Nya, Dia akan menerima Anda dengan tangan terbuka. Ketika saya membaca tentang kehidupan Yesus, menarik bagaimana Yesus beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan setiap orang yang dijumpai-Nya. Ketika Dia bersama dengan Nikodemus—seorang imam yang cerdik dengan posisi yang tinggi—Yesus berbicara kepadanya dengan cara yang menarik minatnya dan menantang kecerdikannya. Ketika Yesus berada dengan anak-anak, Dia menggendong dan bercakap-cakap dengan mereka. Ketika Ia bersama dengan para pemungut cukai dan orang-orang berdosa, Dia pergi ke rumah mereka dan makan dan minum serta bergembira dengan mereka. Beberapa kali setelah mengajar kelompok orang banyak, Dia tahu kekuatiran terbesar mereka adalah perut yang lapar—maka Ia memberi mereka makan. Entah dengan orang banyak atau secara individu, Yesus melakukan apa saja yang diperlukan untuk bisa menjangkau setiap orang dan memperlihatkan bahwa Ia mengasihi mereka.
  3. 3. Inilah cara Yesus hidup dan mati, dan alasan mengapa Dia datang ke bumi. Dia menjadi seperti kita. Dia menyandang tubuh manusia dan turun ke taraf kita sebagai manusia dan mengalami apa yang kita alami. Dia berurusan dengan kehidupan sehari-hari, kelaparan, dan kelelahan. Mungkin Dia kadang-kadang merasa patah semangat. Tetapi Dia melalui pengalaman sebagai manusia supaya Dia dapat merasakan apa yang kita rasakan dan memahami apa yang penting bagi kita. Dia dapat mengambil apa yang kita tahu dan sukai—apa yang penting bagi kita, misalnya tradisi hari Natal Anda—dan memberikan makna yang lebih besar. Jadi ketika Anda menikmati perayaan Natal, ketika Anda membuka hadiah, ketika Anda menyanyikan lagu-lagu, dan menikmati makanan yang enak, biarkanlah itu mengingatkan Anda akan kasih Yesus yang mendalam bagi Anda. Ambillah setiap tradisi yang Anda nikmati dan biarkanlah ia menunjukkan kembali kepada Anda tentang anugerah luar biasa yang Yesus berikan kepada kita dengan datang ke bumi, hidup dan mati untuk kita. Adapted from My Wonder Studio. Published by www.freekidstories.org

×