Penyimpanan
dan
Kriteria TPS
Limbah B3
B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Kelompok 3
ANNE JIESHI NUGRAHNI (2010815120007)
GINA FEBRYANA NURHALIZA (2010815220029)
M. BIMBIM SAPUTRA H. (2010815310018)
NASYWA NABIELLA (1910815320001)
NAZWA ANISYA (2010815120001)
Acuan
PP 22 Tahun 2021
Tentang
Penyelenggaraan
Perlindungan dan
Pengelolaan
Lingkungan Hidup
Permen LHK No. 6
tahun 2021 Tentang
Tata Cara dan
Persyaratan
Pengelolaan Limbah
B3
Topik Pembahasan
01
Pengertia
n
04
Syarat Tempat
Penyimpanan
Limbah B3
02
Syarat Untuk
Melakukan
Penyimpanan
Limbah B3
05
Cara
Penyimpanan
Limbah B3
03
Syarat Fasilitas
Penyimpanan
06
Masa Simpan
Limbah B3
Pengertian
01
Menurut PP No. 22 Tahun 2021 dan PermenLHK No.6
Tahun 2021 Penyimpanan Limbah B3 merupakan
kegiatan penyimpanan limbah B3 yang dilakukan oleh
penghasil limbah B3 dengan maksud menyimpan
sementara limbah B3 yang dihasilkan.
Syarat Untuk Melakukan
Penyimpanan Limbah B3
02
Setiap orang yang menghasilkan Limbah B3 wajib
melakukan Penyimpanan Limbah B3. Untuk dapat
melakukan Penyimpanan Limbah B3, wajib memiliki
izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan
Penyimpanan Limbah B3.
Pelaku Kegiatan Penyimpanan Limbah
B3
Orang Yang menghasilkan Limbah B3 (PP 22 Tahun 2021)
Pengumpul
B3
Pemanfaat B3
Pengolah B3
0
1
Penimbun B3
0
2
0
3
0
4
Wajib memiliki Izin Lingkungan
Wajib mengajukan permohonan secara
tertulis kepada bupati/wali kota dan
melampirkan persyaratan izin.
Cara untuk memperoleh izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan
Penyimpanan Limbah B3 diantaranya :
Syarat Fasilitas
Penyimpanan
03
Fasilitas Penyimpanan Limbah B3 yang sesuai
dengan jumlah Limbah B3, karakteristik Limbah
B3, dan dilengkapi dengan upaya pengendalian
Pencemaran Lingkungan Hidup
Fasilitas Penyimpanan Limbah B3
Bangunan Tangki/Kontainer
Silo
Waste pile Waste Impounment
Bangunan
Tangki/Kontainer
Silo
Waste pile
Waste Impounment
Syarat Tempat
Penyimpanan
Limbah B3
04
Syarat Tempat Penyimpanan Limbah B3
Lokasi Penyimpanan Limbah B3
Penyimpanan Limbah B3 wajib memenuhi ketentuan persyaratan kemasan
Lokasi Penyimpanan Limbah B3
Harus Bebas
Banjir
Tidak Rawan
Bencana
Harus dapat direkayasa dengan
teknologi untuk perlindungan
dan pengelolaan lingkungan
hidup.
Pengumpul Limbah B3 wajib
memiliki laboratorium atau alat
analisa laboratorium yang
mampu menguji paling sedikit
karakteristik Limbah B3 mudah
meledak, mudah menyala,
reaktif, korosif, dan/atau
beracun
0
1
0
2
0
3
0
4
Penyimpanan Limbah B3 wajib memenuhi ketentuan persyaratan kemasan
Logam atau plastik yang dapat mengemas Limbah B3
sesuai dengan karakteristik Limbah B3
Mampu mengungkung Limbah B3 untuk tetap berada
dalam kemasan
Memiliki penutup yang kuat untuk mencegah terjadinya
tumpahan saat dilakukan penyimpanan, pemindahan,
dan/atau pengangkutan
Berada dalam kondisi tidak bocor, tidak berkarat, dan tidak
rusak
Penyimpanan Limbah B3 di Drum, tangki dan waste pile
mempunyai ketentuan khusus
Cara Penyimpanan
Limbah B3
05
Mengetahui cara penyimpanan B3 sangat penting
untuk menjaga kualitas dan kuantitas B3 dan atau
mencegah dampak negatif B3 terhadap lingkungan
hidup, kesehatan manusia, dan makhluk hidup lainnya.
Wadah yang tertutup
rapat
Diusahakan keadaan
kering
Diletakkan dilemari
khusus
Terhindari dari sinar UV
0
1
0
2
0
3
0
4
Masa Simpan
Limbah B3
06
90 (sembilan puluh) hari
sejak Limbah B3 dihasilkan,
untuk Limbah B3 yang
dihasilkan sebesar 50 kg
(lima puluh kilogram) per
hari atau lebih
180 (seratus delapan puluh)
hari sejak Limbah B3
dihasilkan, untuk Limbah
B3 yang dihasilkan kurang
dari 50 kg (lima puluh
kilogram) per hari untuk
Limbah B3 kategori 1
365 (tiga ratus enam puluh lima)
hari sejak Limbah B3
dihasilkan, untuk Limbah B3
yang dihasilkan kurang dari 50
kg (lima puluh kilogram) per
hari untuk Limbah B3 kategori 2
dari sumber tidak spesifik dan
sumber spesifik umum
365 (tiga ratus enam puluh
lima) hari sejak Limbah B3
dihasilkan, untuk Limbah
B3 kategori 2 dari sumber
spesifik khusus
0
1
0
2
0
3
0
4
TERIMAKASIH
Mohon Maaf apabila ada
kekurangan, silahkan
ditambahkan dan
bertanya.

Pengelolaan Limbah B3.pptx

  • 1.
    Penyimpanan dan Kriteria TPS Limbah B3 B3(Bahan Berbahaya dan Beracun)
  • 2.
    Kelompok 3 ANNE JIESHINUGRAHNI (2010815120007) GINA FEBRYANA NURHALIZA (2010815220029) M. BIMBIM SAPUTRA H. (2010815310018) NASYWA NABIELLA (1910815320001) NAZWA ANISYA (2010815120001)
  • 3.
    Acuan PP 22 Tahun2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Permen LHK No. 6 tahun 2021 Tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3
  • 4.
    Topik Pembahasan 01 Pengertia n 04 Syarat Tempat Penyimpanan LimbahB3 02 Syarat Untuk Melakukan Penyimpanan Limbah B3 05 Cara Penyimpanan Limbah B3 03 Syarat Fasilitas Penyimpanan 06 Masa Simpan Limbah B3
  • 5.
    Pengertian 01 Menurut PP No.22 Tahun 2021 dan PermenLHK No.6 Tahun 2021 Penyimpanan Limbah B3 merupakan kegiatan penyimpanan limbah B3 yang dilakukan oleh penghasil limbah B3 dengan maksud menyimpan sementara limbah B3 yang dihasilkan.
  • 6.
    Syarat Untuk Melakukan PenyimpananLimbah B3 02 Setiap orang yang menghasilkan Limbah B3 wajib melakukan Penyimpanan Limbah B3. Untuk dapat melakukan Penyimpanan Limbah B3, wajib memiliki izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan Penyimpanan Limbah B3.
  • 7.
    Pelaku Kegiatan PenyimpananLimbah B3 Orang Yang menghasilkan Limbah B3 (PP 22 Tahun 2021) Pengumpul B3 Pemanfaat B3 Pengolah B3 0 1 Penimbun B3 0 2 0 3 0 4
  • 8.
    Wajib memiliki IzinLingkungan Wajib mengajukan permohonan secara tertulis kepada bupati/wali kota dan melampirkan persyaratan izin. Cara untuk memperoleh izin Pengelolaan Limbah B3 untuk kegiatan Penyimpanan Limbah B3 diantaranya :
  • 10.
    Syarat Fasilitas Penyimpanan 03 Fasilitas PenyimpananLimbah B3 yang sesuai dengan jumlah Limbah B3, karakteristik Limbah B3, dan dilengkapi dengan upaya pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup
  • 12.
    Fasilitas Penyimpanan LimbahB3 Bangunan Tangki/Kontainer Silo Waste pile Waste Impounment
  • 13.
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    Syarat Tempat PenyimpananLimbah B3 Lokasi Penyimpanan Limbah B3 Penyimpanan Limbah B3 wajib memenuhi ketentuan persyaratan kemasan
  • 20.
    Lokasi Penyimpanan LimbahB3 Harus Bebas Banjir Tidak Rawan Bencana Harus dapat direkayasa dengan teknologi untuk perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pengumpul Limbah B3 wajib memiliki laboratorium atau alat analisa laboratorium yang mampu menguji paling sedikit karakteristik Limbah B3 mudah meledak, mudah menyala, reaktif, korosif, dan/atau beracun 0 1 0 2 0 3 0 4
  • 21.
    Penyimpanan Limbah B3wajib memenuhi ketentuan persyaratan kemasan Logam atau plastik yang dapat mengemas Limbah B3 sesuai dengan karakteristik Limbah B3 Mampu mengungkung Limbah B3 untuk tetap berada dalam kemasan Memiliki penutup yang kuat untuk mencegah terjadinya tumpahan saat dilakukan penyimpanan, pemindahan, dan/atau pengangkutan Berada dalam kondisi tidak bocor, tidak berkarat, dan tidak rusak Penyimpanan Limbah B3 di Drum, tangki dan waste pile mempunyai ketentuan khusus
  • 22.
    Cara Penyimpanan Limbah B3 05 Mengetahuicara penyimpanan B3 sangat penting untuk menjaga kualitas dan kuantitas B3 dan atau mencegah dampak negatif B3 terhadap lingkungan hidup, kesehatan manusia, dan makhluk hidup lainnya.
  • 23.
    Wadah yang tertutup rapat Diusahakankeadaan kering Diletakkan dilemari khusus Terhindari dari sinar UV 0 1 0 2 0 3 0 4
  • 25.
  • 26.
    90 (sembilan puluh)hari sejak Limbah B3 dihasilkan, untuk Limbah B3 yang dihasilkan sebesar 50 kg (lima puluh kilogram) per hari atau lebih 180 (seratus delapan puluh) hari sejak Limbah B3 dihasilkan, untuk Limbah B3 yang dihasilkan kurang dari 50 kg (lima puluh kilogram) per hari untuk Limbah B3 kategori 1 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari sejak Limbah B3 dihasilkan, untuk Limbah B3 yang dihasilkan kurang dari 50 kg (lima puluh kilogram) per hari untuk Limbah B3 kategori 2 dari sumber tidak spesifik dan sumber spesifik umum 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari sejak Limbah B3 dihasilkan, untuk Limbah B3 kategori 2 dari sumber spesifik khusus 0 1 0 2 0 3 0 4
  • 27.
    TERIMAKASIH Mohon Maaf apabilaada kekurangan, silahkan ditambahkan dan bertanya.