SlideShare a Scribd company logo
1 of 19
TEKS NEGOSIASI
KELOMPOK 3
1. Amrih Wening P.
2. Arini Millati
3. Chusnawati Nurul F.
4. Madhea Rizqi K.
5. Rizal Fathurahman M.
6. Sarju Priyono
Jual Beli
Di Pasar Malioboro tersedia berbagai macam oleh-oleh khas Yogyakarta, Deni yang akan pulang dari liburan,
ingin membeli sebuah Baju batik untuk oleh-oleh pulang, Ia pun memasuki sebuah Toko Baju yang cukup
Ramai, saat memilih Baju, Ia pun melihat Baju yang menarik perhatiannya.
Penjual : Mau cari Apa Mas?
Deni     : Hmm, Baju yang ini harganya berapa ya?
Penjual : Kalau yang ini harganya 150.000
Deni   : Wah ko' mahal sekali Mba?
Penjual : Iya, soalnya bahannya bagus dan juga limited edition
Deni     : Iya memang benar bahannya bagus, tapi aPakah harganya tidak bisa kurang?
Penjual : Baiklah saya kurangi,jadi 145.000 gimana?
Deni     : Wah itu masih kemahalan Mba, kurangi sedikit lagi Mba
Penjual : Ga bisa Mas ini saja sudah murah
Deni     : Gimana kalau 140.000 Mba?
Penjual : Ga bisa Mas, itu sudah paling murah
Deni     : Ayolah Mba ini buat oleh-oleh saya di rumah
Penjual : Baiklah buat Mas saya bolehkan, mau beli apalagi?
Deni     : Tidak ini saja, ini Uangnya.
Penjual : Ya, terimakasih
Deni     : sama-sama
Analisa Teks Negosiasi Di Atas :
1. Bahasa yang digunakan bahasa sehari-hari
2. Terdapat narasi dan dialog
3. Tanda baca belum lengkap
4. Penulisannya tidak baku
5. Tidak ada aktivitas non verbal
6. Belum terdapat judul
Negosiasi Penjual dan Pembeli Baju
Di Pasar Malioboro tersedia berbagai macam oleh-oleh khas
Yogyakarta, Deni yang akan pulang dari liburan, ingin
membeli sebuah Baju batik untuk oleh-oleh pulang, Ia pun
memasuki sebuah Toko Baju yang cukup Ramai, saat memilih
Baju, Ia pun melihat Baju yang menarik perhatiannya.
Deni : “Permisi ,Mbak.” (Menyunggingkan senyum)
Penjual : “Iya ,Mas. Mau cari Apa Mas?”
Deni     : “Hmm, Baju yang ini harganya berapa ya?”
(Memegang baju batik yang dimaksud)
Penjual : “Kalau yang ini harganya Rp 150.000,00.”
Deni   : “Wah kok mahal sekali Mbak?”
Penjual : “Iya, soalnya bahannya bagus dan juga limited
edition.”
Deni     : “Iya memang benar bahannya bagus, tapi apakah
harganya tidak bisa kurang?”
Penjual : “Baiklah saya kurangi,jadi Rp 145.000 gimana?”
PROLOG
ORIENTASI
PENAWARAN
Deni     : “Wah itu masih kemahalan Mbak, kurangi sedikit
lagi Mbak.”
Penjual : “Nggak bisa Mas ini saja sudah murah.”
Deni     : “Gimana kalau Rp 140.000 Mbak?”
Penjual : “Nggak bisa Mas, itu sudah paling murah.”
Deni     : “Ayolah Mbak ini buat oleh-oleh saya di rumah.”
Penjual : “Baiklah buat Mas saya bolehkan, mau beli
apalagi?”
Deni     : “Tidak ini saja, ini uangnya.”
Penjual : “Ya, terima kasih”
Deni     : “Sama-sama, semoga laris dagangannya ya mbak ”
Penjual : “Iya mas, aamiin.” (tersenyum)
(Deni pergi meninggalkan toko tersebut)
PERSETUJUAN
PENAWARAN
PEMBELIAN
PENUTUP
EPILOG
Pengusaha dan Pihak Bank
Pengusaha : selamat pagi Pak …
Pihakbank : pagi , mari silakan duduk .
Pengusaha : terima kasih Pak , perkenalkan saya sultonis aya adalah pengusaha tenun
tradisional .
Pihakbank : ada keperluan apa ?
Pengusaha : saya ingin mengembangkan usaha saya , maka dari itu saya ingin mengajukan
usulan kredit uang di bank ini
Pihakbank : oh…… emangnya barapa besar kredit yang anda ingnkan ?
Pengusaha : 200 juta Pak.
Pihakbank : wah itu terlau besar Pak , bank kami tidak dapat mengabulkan ajuan baPak
Pengusaha : tapi saya membutuhkan uang sebesar itu Pak .
Pihakbank : tapi itu terlalu besar Pak , bagaimana kalau 100 juta saja .
Pengusaha : tidak bisa Pak , karena biaya modal dan biaya bahan baku yang
saya butuhkan sekitar 200 juta .
Pihak bank : bagaimana kalau 120 juta .
pengusaha : itu terlalu kecil Pak , bagaimana kalau 150 jta .
pihak bank : emm , baiklah kalau 150 juta , mungkin kami akan
mengusahaannya anda tinggal membuat proposal saja .
pengusaha : usahakan secepatnya Pak , saya akan mengirimkan proposalnya
secepatnya .
pihak bank : baiklah saya akan usahakannya
pengusaha : terima kasih ya Pak .
pihak bank : baiklah sama-sama …
pengusaha : saya permisi pulang dulu Pak …..
Analisa
 Tidak ada narasi
 Tanda baca kurang lengkap
 Ada penulisan yang kurang baku
 Bahasa yang digunakan formal
 Tidak ada aktivitas non verbal
 Terdapat kata sapaan “Pak”
 Belum terdapat judul
Negosiasi Pengusaha dan Pihak Bank
Suatu hari, seorang pengusaha tenun tradisional ingin mengajukan kredit untuk
mengembangkan usahanya. Lalu pengusaha itu pergi ke bank terdekat. Setelah
bertanya dengan satpam penjaga, pengusaha tersebut diantar ke ruang bagian kredit.
Lalu pengusaha itu memasuki ruang tersebut.
Pengusaha : “Selamat Pagi, Pak …”
(Bersalaman)
Pihakbank : “Pagi . Mari silakan duduk .”
Pengusaha : “Terima kasih ,Pak . Perkenalkan saya Sultonis saya adalah pengusaha
tenun tradisional .”
Pihakbank : “Ada keperluan apa ?”
Pengusaha : “saya ingin mengembangkan usaha saya , maka dari itu saya ingin
mengajukan usulan kredit uang di bank ini. Ini saya membawa laporan-laporan tentang
perusahaan saya Pak, silahkan dilihat “ (Menyerahkan laporan)
Pihakbank : “Oh…… memangnya barapa besar kredit yang Anda inginkan ?”
Pengusaha : “Rp 200 juta Pak.”
PROLOG
ORIENTASI
PENGAJUAN
Pihakbank : “Wah itu terlau besar ,Pak , bank kami tidak dapat
mengabulkan ajuan Bapak. Dengan keadaan
perusahaan Bapak, kami tidak bisa meminjamkan sebesar Rp
200.000.000,00 Pak. Kami khawatir Bapak akan kesulitan dalam
pengembalian.”
Pengusaha : “Tapi saya membutuhkan uang sebesar itu Pak .”
Pihakbank : “Tapi itu terlalu besar Pak , bagaimana kalau Rp100
juta saja .”
Pengusaha : “Tidak bisa Pak , karena biaya modal dan biaya bahan
baku yang saya butuhkan sekitar 200 juta. Sekarang
ini bahan baku sedang mahal Pak”
PENAWARAN
Pihak bank : “Bagaimana kalau Rp 120.000.000,00?”
Pengusaha : “Itu terlalu kecil, Pak . Bagaimana kalau Rp 150 juta .”
Pihak bank : “Emm , baiklah Rp 150.000.000,00. Mungkin kami akan
mengusahaannya Anda tinggal membuat proposal saja .”
Pengusaha : “Usahakan secepatnya ,Pak , saya akan mengirimkan
proposalnya secepatnya .”
Pihak bank : “Baiklah saya akan usahakannya.”
Pengusaha : “Terima kasih ya ,Pak .”
Pihak bank : “Baiklah sama-sama …”
Pengusaha : “Saya permisi pulang dulu, Pak ….. “
Pihak Bank : “Baik,Pak. Hati-hati.. Semoga usaha Bapak semakin
maju, dan tetap memilih bank kami untuk membantu Bapak.”
(tersenyum)
Pengusaha: “Aamiin. Iya ,Pak. Semoga bank ini juga semakin maju.”
(bersalaman)
PENAWARAN
PENUTUP
PERSETUJUAN
Pemecahan Konflik
 Pengelola Pasar : Permisi, bu.
Penjual : Iya, Pak. ada apa?
Pengelola Pasar : Ma'af, bu. sebaiknya ibu jangan berdagang di tempat ini,
kasihan para pengendara ingin lewat, disamping itu jalan ini
pun memang sudah terlalu sempit.
Penjual : Wah Pak kenapa begitu? saya sudah berapa minggu jualan
disini.
Pengelola Pasar : bukan begitu, bu. Kita disini berusaha buat menjaga keamanan
dan keselamatan para penjual dan pembeli.
Penjual : Gak ada alasan Pak, saya harus tetap disini, kalo gak disini
jualannya dagangan saya mana laku. saya mau makan apa?
Pengelola Pasar : bukannya saya ngelarang ibu buat jualan di Pasar ini, tapi ibu
bisa pindah ke tempat lain, jangan di tepi jalan begini.
Penjual : Gak bisa Pak, gimana mau pindah, toh pasar udah sempit gini.
Pengelola Pasar : Yaudah, gini aja, ibu saya mohon pindah dari tempat ini, biar
saya carikan tempat baru.
Penjual : Tapi kalau saya pindah, pelanggan saya pada susah nyari saya
Pak
Pengelola Pasar : Pasti ketemu, ibu tolong beresin barang-barang ibu sekarang,
saya sudah sediakan tempatnya
Penjual : (terdiam sejenak) Oke lah Pak.
Pengelola Pasar : terimakasih bu
Penjual : sama-sama Pak.
Analisa
 Tidak ada judul
 Tidak ada perkenalan
 Tanda baca lengkap
 Bahasa yang digunakan formal
 Tidak ada aktivitas non verbal
 Menghasilkan kesepakatan
Negosiasi pengurus pasar dan penjual
 Suatu hari pengurus pasar mendatangi penjual yang berjualan di sekitar jalan.
Pengurus pasar ingin merelokasi penjual tersebut kedalam pasar karena
aktivitas jual beli di jalan mengganggu pengendara.
 Peng. Pas : “Permisi, bu.”
Penjual : “Iya, Pak. Ada apa?”

Peng. Pas : “Maaf, bu. sebaiknya Ibu jangan berdagang di tempat ini,
kasihan para pengendara ingin lewat, disamping itu jalan ini pun memang
sudah terlalu sempit.”
Penjual : “Wah, Pak kenapa begitu? saya sudah beberapa minggu jualan
disini.”
Peng. Pas : “Bukan begitu, Bu. Kita disini berusaha untuk menjaga
keamanan dan keselamatan para penjual dan pembeli.”
PROLOG
ORIENTASI
PENGAJUAN
PENOLAKAN
PENEGASAN ARGUMEN
Penjual : “Tidak ada alasan Pak, saya harus tetap disini, kalo tidak
disini jualannya dagangan saya tidak laku. Saya mau makan apa?”
Peng. Pas : “Bukannya saya ngelarang Ibu buat jualan di pasar ini, tapi
Ibu bisa pindah ke tempat lain, jangan di tepi jalan begini. Kasihan para
pengendara ingin lewat, disamping itu jalan ini pun memang sudah
terlalu sempit, lalu lintas menjadi terganggu Bu”
Penjual : “Gak bisa Pak, gimana mau pindah?, toh pasar sudah
sempit gini.”
Peng. Pas : “Yaudah, begini saja, Ibu saya mohon pindah dari tempat ini,
biar saya tunjukkan tempat baru karena saya telah menyediakan tempat
untuk pedagang seperti Ibu.”
Penjual : “Tapi kalau saya pindah, pelanggan saya pada susah nyari
saya Pak.”
Peng. Pas : “Pasti ketemu, Ibu tenang saja, Ibu tidak usah khawatir akan
kehilangan pelanggan, karena tempat yang saya sediakan cukup strategis
Bu. Jadi tolong segera Ibu bereskan barang-barang Ibu sekarang, saya
sudah sediakan tempat untuk Ibu”
Penjual : (terdiam sejenak) “Ya sudah, baiklah Pak.”
Peng. Pas : “Terimakasih Bu.”
Penjual : “Sama-sama Pak.”
PENAWARAN
PERSETUJUAN
PENUTUP

More Related Content

What's hot

Naskah drama 8 orang
Naskah drama 8 orangNaskah drama 8 orang
Naskah drama 8 orang
Irfan Aja
 
SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL
SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONALSISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL
SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL
Aulia Ulil Fadhilah
 
Wawancara dengan pendiri komunitas d
Wawancara dengan pendiri komunitas dWawancara dengan pendiri komunitas d
Wawancara dengan pendiri komunitas d
VJ Asenk
 
Surah al-maidah ayat 48 dan kandungannya
Surah al-maidah ayat 48 dan kandungannyaSurah al-maidah ayat 48 dan kandungannya
Surah al-maidah ayat 48 dan kandungannya
Anggin N U
 

What's hot (20)

Naskah drama 8 orang
Naskah drama 8 orangNaskah drama 8 orang
Naskah drama 8 orang
 
Wawacan Bahasa Sunda
Wawacan Bahasa SundaWawacan Bahasa Sunda
Wawacan Bahasa Sunda
 
Naskah Drama Hukum Karma Berlaku
Naskah Drama Hukum Karma BerlakuNaskah Drama Hukum Karma Berlaku
Naskah Drama Hukum Karma Berlaku
 
Naskah drama 7 orang
Naskah drama 7 orangNaskah drama 7 orang
Naskah drama 7 orang
 
SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL
SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONALSISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL
SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL
 
Contoh dialog negosiasi
Contoh dialog negosiasiContoh dialog negosiasi
Contoh dialog negosiasi
 
Contoh naskah drama malin kundang
Contoh naskah drama malin kundangContoh naskah drama malin kundang
Contoh naskah drama malin kundang
 
Drama 3 orang persahabatan
Drama 3 orang persahabatanDrama 3 orang persahabatan
Drama 3 orang persahabatan
 
Pancasila sebagai Sistem Etika
Pancasila sebagai Sistem EtikaPancasila sebagai Sistem Etika
Pancasila sebagai Sistem Etika
 
Naskah Drama " Pak Bayan Gagal Nyaleg "
Naskah Drama " Pak Bayan Gagal Nyaleg "Naskah Drama " Pak Bayan Gagal Nyaleg "
Naskah Drama " Pak Bayan Gagal Nyaleg "
 
Naskah drama bawang merah bawang
Naskah drama bawang merah bawangNaskah drama bawang merah bawang
Naskah drama bawang merah bawang
 
Makalah Perkembangan Islam di Indonesia
Makalah Perkembangan Islam di IndonesiaMakalah Perkembangan Islam di Indonesia
Makalah Perkembangan Islam di Indonesia
 
Laporan Resmi Praktikum Biologi Uji Makanan
Laporan Resmi Praktikum Biologi Uji MakananLaporan Resmi Praktikum Biologi Uji Makanan
Laporan Resmi Praktikum Biologi Uji Makanan
 
teknologi digital fisika kelas 12 ppt
teknologi digital fisika kelas 12 ppt teknologi digital fisika kelas 12 ppt
teknologi digital fisika kelas 12 ppt
 
Drama Bahasa Jawa
Drama Bahasa JawaDrama Bahasa Jawa
Drama Bahasa Jawa
 
Wawancara dengan pendiri komunitas d
Wawancara dengan pendiri komunitas dWawancara dengan pendiri komunitas d
Wawancara dengan pendiri komunitas d
 
Contoh Geguritan Bahasa Jawa
Contoh Geguritan Bahasa JawaContoh Geguritan Bahasa Jawa
Contoh Geguritan Bahasa Jawa
 
Naskah Drama Malin Kundang
Naskah Drama Malin KundangNaskah Drama Malin Kundang
Naskah Drama Malin Kundang
 
Surah al-maidah ayat 48 dan kandungannya
Surah al-maidah ayat 48 dan kandungannyaSurah al-maidah ayat 48 dan kandungannya
Surah al-maidah ayat 48 dan kandungannya
 
Naskah drama musikal anak sma
Naskah drama musikal anak smaNaskah drama musikal anak sma
Naskah drama musikal anak sma
 

Viewers also liked (6)

SISTEM PENCERNAAN
SISTEM PENCERNAANSISTEM PENCERNAAN
SISTEM PENCERNAAN
 
Teks Negosiasi - Bahasa Indonesia kelas 10
Teks Negosiasi - Bahasa Indonesia kelas 10Teks Negosiasi - Bahasa Indonesia kelas 10
Teks Negosiasi - Bahasa Indonesia kelas 10
 
Teks negosiasi
Teks negosiasiTeks negosiasi
Teks negosiasi
 
Negosiasi bisnis
Negosiasi bisnisNegosiasi bisnis
Negosiasi bisnis
 
Negosiasi
NegosiasiNegosiasi
Negosiasi
 
Negosiasi
NegosiasiNegosiasi
Negosiasi
 

Similar to menganalisis teks negosiasi bahasa indonesia (6)

Tugas 3
Tugas 3Tugas 3
Tugas 3
 
MATERI TEKS NEGOSIASI KELAS X bahasa indonesia.pptx
MATERI TEKS NEGOSIASI KELAS X bahasa indonesia.pptxMATERI TEKS NEGOSIASI KELAS X bahasa indonesia.pptx
MATERI TEKS NEGOSIASI KELAS X bahasa indonesia.pptx
 
Teks Negosiasi (Bahasa Indonesia) Citra Pramita
Teks Negosiasi (Bahasa Indonesia) Citra PramitaTeks Negosiasi (Bahasa Indonesia) Citra Pramita
Teks Negosiasi (Bahasa Indonesia) Citra Pramita
 
Materi Negosiasi Kelas X
Materi Negosiasi Kelas XMateri Negosiasi Kelas X
Materi Negosiasi Kelas X
 
Wawancara
WawancaraWawancara
Wawancara
 
Tugas bi ndo ( teks negosiasi )
Tugas bi ndo ( teks negosiasi )Tugas bi ndo ( teks negosiasi )
Tugas bi ndo ( teks negosiasi )
 

Recently uploaded

Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdfAksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
JarzaniIsmail
 
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptx
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptxModul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptx
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptx
RIMA685626
 
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).pptKenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
novibernadina
 
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
pipinafindraputri1
 
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptxBAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
JuliBriana2
 
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.pptHAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
nabilafarahdiba95
 

Recently uploaded (20)

Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdfAksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Inggris - HOME SWEET HOME (Chapter 3) - Fase D.pdf
Modul Ajar Bahasa Inggris - HOME SWEET HOME (Chapter 3) - Fase D.pdfModul Ajar Bahasa Inggris - HOME SWEET HOME (Chapter 3) - Fase D.pdf
Modul Ajar Bahasa Inggris - HOME SWEET HOME (Chapter 3) - Fase D.pdf
 
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptx
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptxModul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptx
Modul Projek Bangunlah Jiwa dan Raganya - Damai Belajar Bersama - Fase C.pptx
 
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).pptKenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
 
RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...
RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...
RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
LATAR BELAKANG JURNAL DIALOGIS REFLEKTIF.ppt
LATAR BELAKANG JURNAL DIALOGIS REFLEKTIF.pptLATAR BELAKANG JURNAL DIALOGIS REFLEKTIF.ppt
LATAR BELAKANG JURNAL DIALOGIS REFLEKTIF.ppt
 
Salinan dari JUrnal Refleksi Mingguan modul 1.3.pdf
Salinan dari JUrnal Refleksi Mingguan modul 1.3.pdfSalinan dari JUrnal Refleksi Mingguan modul 1.3.pdf
Salinan dari JUrnal Refleksi Mingguan modul 1.3.pdf
 
Prov.Jabar_1504_Pengumuman Seleksi Tahap 2_CGP A11 (2).pdf
Prov.Jabar_1504_Pengumuman Seleksi Tahap 2_CGP A11 (2).pdfProv.Jabar_1504_Pengumuman Seleksi Tahap 2_CGP A11 (2).pdf
Prov.Jabar_1504_Pengumuman Seleksi Tahap 2_CGP A11 (2).pdf
 
Pendidikan-Bahasa-Indonesia-di-SD MODUL 3 .pptx
Pendidikan-Bahasa-Indonesia-di-SD MODUL 3 .pptxPendidikan-Bahasa-Indonesia-di-SD MODUL 3 .pptx
Pendidikan-Bahasa-Indonesia-di-SD MODUL 3 .pptx
 
Bab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptx
Bab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptxBab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptx
Bab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptx
 
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
 
DAFTAR PPPK GURU KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024
DAFTAR PPPK GURU KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024DAFTAR PPPK GURU KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024
DAFTAR PPPK GURU KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024
 
Aksi Nyata PMM Topik Refleksi Diri (1).pdf
Aksi Nyata PMM Topik Refleksi Diri (1).pdfAksi Nyata PMM Topik Refleksi Diri (1).pdf
Aksi Nyata PMM Topik Refleksi Diri (1).pdf
 
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptxBAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
 
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.pptHAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
 
SOAL PUBLIC SPEAKING UNTUK PEMULA PG & ESSAY
SOAL PUBLIC SPEAKING UNTUK PEMULA PG & ESSAYSOAL PUBLIC SPEAKING UNTUK PEMULA PG & ESSAY
SOAL PUBLIC SPEAKING UNTUK PEMULA PG & ESSAY
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA
MODUL AJAR IPAS KELAS 6 KURIKULUM MERDEKAMODUL AJAR IPAS KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA
MODUL AJAR IPAS KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA
 
CAPACITY BUILDING Materi Saat di Lokakarya 7
CAPACITY BUILDING Materi Saat di Lokakarya 7CAPACITY BUILDING Materi Saat di Lokakarya 7
CAPACITY BUILDING Materi Saat di Lokakarya 7
 
BAHAN PAPARAN UU DESA NOMOR 3 TAHUN 2024
BAHAN PAPARAN UU DESA NOMOR 3 TAHUN 2024BAHAN PAPARAN UU DESA NOMOR 3 TAHUN 2024
BAHAN PAPARAN UU DESA NOMOR 3 TAHUN 2024
 

menganalisis teks negosiasi bahasa indonesia

  • 2. KELOMPOK 3 1. Amrih Wening P. 2. Arini Millati 3. Chusnawati Nurul F. 4. Madhea Rizqi K. 5. Rizal Fathurahman M. 6. Sarju Priyono
  • 4. Di Pasar Malioboro tersedia berbagai macam oleh-oleh khas Yogyakarta, Deni yang akan pulang dari liburan, ingin membeli sebuah Baju batik untuk oleh-oleh pulang, Ia pun memasuki sebuah Toko Baju yang cukup Ramai, saat memilih Baju, Ia pun melihat Baju yang menarik perhatiannya. Penjual : Mau cari Apa Mas? Deni     : Hmm, Baju yang ini harganya berapa ya? Penjual : Kalau yang ini harganya 150.000 Deni   : Wah ko' mahal sekali Mba? Penjual : Iya, soalnya bahannya bagus dan juga limited edition Deni     : Iya memang benar bahannya bagus, tapi aPakah harganya tidak bisa kurang? Penjual : Baiklah saya kurangi,jadi 145.000 gimana? Deni     : Wah itu masih kemahalan Mba, kurangi sedikit lagi Mba Penjual : Ga bisa Mas ini saja sudah murah Deni     : Gimana kalau 140.000 Mba? Penjual : Ga bisa Mas, itu sudah paling murah Deni     : Ayolah Mba ini buat oleh-oleh saya di rumah Penjual : Baiklah buat Mas saya bolehkan, mau beli apalagi? Deni     : Tidak ini saja, ini Uangnya. Penjual : Ya, terimakasih Deni     : sama-sama
  • 5. Analisa Teks Negosiasi Di Atas : 1. Bahasa yang digunakan bahasa sehari-hari 2. Terdapat narasi dan dialog 3. Tanda baca belum lengkap 4. Penulisannya tidak baku 5. Tidak ada aktivitas non verbal 6. Belum terdapat judul
  • 6. Negosiasi Penjual dan Pembeli Baju Di Pasar Malioboro tersedia berbagai macam oleh-oleh khas Yogyakarta, Deni yang akan pulang dari liburan, ingin membeli sebuah Baju batik untuk oleh-oleh pulang, Ia pun memasuki sebuah Toko Baju yang cukup Ramai, saat memilih Baju, Ia pun melihat Baju yang menarik perhatiannya. Deni : “Permisi ,Mbak.” (Menyunggingkan senyum) Penjual : “Iya ,Mas. Mau cari Apa Mas?” Deni     : “Hmm, Baju yang ini harganya berapa ya?” (Memegang baju batik yang dimaksud) Penjual : “Kalau yang ini harganya Rp 150.000,00.” Deni   : “Wah kok mahal sekali Mbak?” Penjual : “Iya, soalnya bahannya bagus dan juga limited edition.” Deni     : “Iya memang benar bahannya bagus, tapi apakah harganya tidak bisa kurang?” Penjual : “Baiklah saya kurangi,jadi Rp 145.000 gimana?” PROLOG ORIENTASI PENAWARAN
  • 7. Deni     : “Wah itu masih kemahalan Mbak, kurangi sedikit lagi Mbak.” Penjual : “Nggak bisa Mas ini saja sudah murah.” Deni     : “Gimana kalau Rp 140.000 Mbak?” Penjual : “Nggak bisa Mas, itu sudah paling murah.” Deni     : “Ayolah Mbak ini buat oleh-oleh saya di rumah.” Penjual : “Baiklah buat Mas saya bolehkan, mau beli apalagi?” Deni     : “Tidak ini saja, ini uangnya.” Penjual : “Ya, terima kasih” Deni     : “Sama-sama, semoga laris dagangannya ya mbak ” Penjual : “Iya mas, aamiin.” (tersenyum) (Deni pergi meninggalkan toko tersebut) PERSETUJUAN PENAWARAN PEMBELIAN PENUTUP EPILOG
  • 9. Pengusaha : selamat pagi Pak … Pihakbank : pagi , mari silakan duduk . Pengusaha : terima kasih Pak , perkenalkan saya sultonis aya adalah pengusaha tenun tradisional . Pihakbank : ada keperluan apa ? Pengusaha : saya ingin mengembangkan usaha saya , maka dari itu saya ingin mengajukan usulan kredit uang di bank ini Pihakbank : oh…… emangnya barapa besar kredit yang anda ingnkan ? Pengusaha : 200 juta Pak. Pihakbank : wah itu terlau besar Pak , bank kami tidak dapat mengabulkan ajuan baPak Pengusaha : tapi saya membutuhkan uang sebesar itu Pak . Pihakbank : tapi itu terlalu besar Pak , bagaimana kalau 100 juta saja .
  • 10. Pengusaha : tidak bisa Pak , karena biaya modal dan biaya bahan baku yang saya butuhkan sekitar 200 juta . Pihak bank : bagaimana kalau 120 juta . pengusaha : itu terlalu kecil Pak , bagaimana kalau 150 jta . pihak bank : emm , baiklah kalau 150 juta , mungkin kami akan mengusahaannya anda tinggal membuat proposal saja . pengusaha : usahakan secepatnya Pak , saya akan mengirimkan proposalnya secepatnya . pihak bank : baiklah saya akan usahakannya pengusaha : terima kasih ya Pak . pihak bank : baiklah sama-sama … pengusaha : saya permisi pulang dulu Pak …..
  • 11. Analisa  Tidak ada narasi  Tanda baca kurang lengkap  Ada penulisan yang kurang baku  Bahasa yang digunakan formal  Tidak ada aktivitas non verbal  Terdapat kata sapaan “Pak”  Belum terdapat judul
  • 12. Negosiasi Pengusaha dan Pihak Bank Suatu hari, seorang pengusaha tenun tradisional ingin mengajukan kredit untuk mengembangkan usahanya. Lalu pengusaha itu pergi ke bank terdekat. Setelah bertanya dengan satpam penjaga, pengusaha tersebut diantar ke ruang bagian kredit. Lalu pengusaha itu memasuki ruang tersebut. Pengusaha : “Selamat Pagi, Pak …” (Bersalaman) Pihakbank : “Pagi . Mari silakan duduk .” Pengusaha : “Terima kasih ,Pak . Perkenalkan saya Sultonis saya adalah pengusaha tenun tradisional .” Pihakbank : “Ada keperluan apa ?” Pengusaha : “saya ingin mengembangkan usaha saya , maka dari itu saya ingin mengajukan usulan kredit uang di bank ini. Ini saya membawa laporan-laporan tentang perusahaan saya Pak, silahkan dilihat “ (Menyerahkan laporan) Pihakbank : “Oh…… memangnya barapa besar kredit yang Anda inginkan ?” Pengusaha : “Rp 200 juta Pak.” PROLOG ORIENTASI PENGAJUAN
  • 13. Pihakbank : “Wah itu terlau besar ,Pak , bank kami tidak dapat mengabulkan ajuan Bapak. Dengan keadaan perusahaan Bapak, kami tidak bisa meminjamkan sebesar Rp 200.000.000,00 Pak. Kami khawatir Bapak akan kesulitan dalam pengembalian.” Pengusaha : “Tapi saya membutuhkan uang sebesar itu Pak .” Pihakbank : “Tapi itu terlalu besar Pak , bagaimana kalau Rp100 juta saja .” Pengusaha : “Tidak bisa Pak , karena biaya modal dan biaya bahan baku yang saya butuhkan sekitar 200 juta. Sekarang ini bahan baku sedang mahal Pak” PENAWARAN
  • 14. Pihak bank : “Bagaimana kalau Rp 120.000.000,00?” Pengusaha : “Itu terlalu kecil, Pak . Bagaimana kalau Rp 150 juta .” Pihak bank : “Emm , baiklah Rp 150.000.000,00. Mungkin kami akan mengusahaannya Anda tinggal membuat proposal saja .” Pengusaha : “Usahakan secepatnya ,Pak , saya akan mengirimkan proposalnya secepatnya .” Pihak bank : “Baiklah saya akan usahakannya.” Pengusaha : “Terima kasih ya ,Pak .” Pihak bank : “Baiklah sama-sama …” Pengusaha : “Saya permisi pulang dulu, Pak ….. “ Pihak Bank : “Baik,Pak. Hati-hati.. Semoga usaha Bapak semakin maju, dan tetap memilih bank kami untuk membantu Bapak.” (tersenyum) Pengusaha: “Aamiin. Iya ,Pak. Semoga bank ini juga semakin maju.” (bersalaman) PENAWARAN PENUTUP PERSETUJUAN
  • 16.  Pengelola Pasar : Permisi, bu. Penjual : Iya, Pak. ada apa? Pengelola Pasar : Ma'af, bu. sebaiknya ibu jangan berdagang di tempat ini, kasihan para pengendara ingin lewat, disamping itu jalan ini pun memang sudah terlalu sempit. Penjual : Wah Pak kenapa begitu? saya sudah berapa minggu jualan disini. Pengelola Pasar : bukan begitu, bu. Kita disini berusaha buat menjaga keamanan dan keselamatan para penjual dan pembeli. Penjual : Gak ada alasan Pak, saya harus tetap disini, kalo gak disini jualannya dagangan saya mana laku. saya mau makan apa? Pengelola Pasar : bukannya saya ngelarang ibu buat jualan di Pasar ini, tapi ibu bisa pindah ke tempat lain, jangan di tepi jalan begini. Penjual : Gak bisa Pak, gimana mau pindah, toh pasar udah sempit gini. Pengelola Pasar : Yaudah, gini aja, ibu saya mohon pindah dari tempat ini, biar saya carikan tempat baru. Penjual : Tapi kalau saya pindah, pelanggan saya pada susah nyari saya Pak Pengelola Pasar : Pasti ketemu, ibu tolong beresin barang-barang ibu sekarang, saya sudah sediakan tempatnya Penjual : (terdiam sejenak) Oke lah Pak. Pengelola Pasar : terimakasih bu Penjual : sama-sama Pak.
  • 17. Analisa  Tidak ada judul  Tidak ada perkenalan  Tanda baca lengkap  Bahasa yang digunakan formal  Tidak ada aktivitas non verbal  Menghasilkan kesepakatan
  • 18. Negosiasi pengurus pasar dan penjual  Suatu hari pengurus pasar mendatangi penjual yang berjualan di sekitar jalan. Pengurus pasar ingin merelokasi penjual tersebut kedalam pasar karena aktivitas jual beli di jalan mengganggu pengendara.  Peng. Pas : “Permisi, bu.” Penjual : “Iya, Pak. Ada apa?”  Peng. Pas : “Maaf, bu. sebaiknya Ibu jangan berdagang di tempat ini, kasihan para pengendara ingin lewat, disamping itu jalan ini pun memang sudah terlalu sempit.” Penjual : “Wah, Pak kenapa begitu? saya sudah beberapa minggu jualan disini.” Peng. Pas : “Bukan begitu, Bu. Kita disini berusaha untuk menjaga keamanan dan keselamatan para penjual dan pembeli.” PROLOG ORIENTASI PENGAJUAN PENOLAKAN PENEGASAN ARGUMEN
  • 19. Penjual : “Tidak ada alasan Pak, saya harus tetap disini, kalo tidak disini jualannya dagangan saya tidak laku. Saya mau makan apa?” Peng. Pas : “Bukannya saya ngelarang Ibu buat jualan di pasar ini, tapi Ibu bisa pindah ke tempat lain, jangan di tepi jalan begini. Kasihan para pengendara ingin lewat, disamping itu jalan ini pun memang sudah terlalu sempit, lalu lintas menjadi terganggu Bu” Penjual : “Gak bisa Pak, gimana mau pindah?, toh pasar sudah sempit gini.” Peng. Pas : “Yaudah, begini saja, Ibu saya mohon pindah dari tempat ini, biar saya tunjukkan tempat baru karena saya telah menyediakan tempat untuk pedagang seperti Ibu.” Penjual : “Tapi kalau saya pindah, pelanggan saya pada susah nyari saya Pak.” Peng. Pas : “Pasti ketemu, Ibu tenang saja, Ibu tidak usah khawatir akan kehilangan pelanggan, karena tempat yang saya sediakan cukup strategis Bu. Jadi tolong segera Ibu bereskan barang-barang Ibu sekarang, saya sudah sediakan tempat untuk Ibu” Penjual : (terdiam sejenak) “Ya sudah, baiklah Pak.” Peng. Pas : “Terimakasih Bu.” Penjual : “Sama-sama Pak.” PENAWARAN PERSETUJUAN PENUTUP