• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Function
 

Function

on

  • 4,331 views

Presentasi Algoritma dan Pemrograman dengan Bahasa C (Fungsi). oleh Achmad Solichin (http://achmatim.net)

Presentasi Algoritma dan Pemrograman dengan Bahasa C (Fungsi). oleh Achmad Solichin (http://achmatim.net)

Statistics

Views

Total Views
4,331
Views on SlideShare
4,328
Embed Views
3

Actions

Likes
0
Downloads
146
Comments
0

1 Embed 3

http://www.slideshare.net 3

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Function Function Presentation Transcript

    • FUNCTION
    • FUNCTION adalah sejumlah instruksi yang dikelompokkan menjadi satu, berdiri sendiri, membentuk suatu subprogram yang sering juga disebut subroutine.
      • BAHASA C terdiri dari kumpulan function
      • FUNCTION yang harus ada dalam sebuah program bahasa C adalah fungsi main ()
      • Pertama kali program dijalankan, komputer akan mencari fungsi main () dan melaksanakan instruksi-instruksi di dalamnya.
    • #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = 0; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Deklarasi Fungsi hitung()
    • #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = 0; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Bagian ini disebut main program atau program induk atau fungsi induk atau main function. Pemanggilan fungsi hitung()
    • #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = 0; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Pendefinisian fungsi hitung() dimana di bagian ini memuat urutan atau bagaimana fungsi bekerja/berjalan.
    • DEKLARASI FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …); Tipe fungsi Sama seperti tipe data (variabel) Bisa berupa char , int , float , double , dan void
    • DEKLARASI FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …); Nama Fungsi Penamaan fungsi sama seperti penamaan variabel biasa.
    • DEKLARASI FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi ( argumen1, argumen2, … ); Argumen atau Parameter Fungsi Argument fungsi merupakan masukan yang diperlukan oleh fungsi. Sebuah fungsi boleh tidak memiliki argument. Bentuk penulisan argument sama seperti pendeklarasian sebuah variabel
    • DEKLARASI FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …) ; Titik Koma (;) Jangan lupakan akhiri pendeklarasian fungsi dengan titik koma (;)
    • DEKLARASI FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …); Contoh: int hitung (int a, int b); void tampil(float nilai); void menu(); Letak deklarasi fungsi HARUS berada sebelum fungsi main()
    • PENDEFINISIAN FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …) { … .. proses di sini …. return value; }
      • Pada pendefinisian sebuah fungsi, type, nama dan argument fungsi harus SAMA dengan pendeklarasian fungsi.
      • Setelah argument fungsi TIDAK diakhiri dengan titik koma (;)
      • Proses fungsi berada di antara { dan }
    • PENDEFINISIAN FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …) { … .. proses di sini …. return value; }
      • Return value diberikan sesuai dengan type fungsinya.
      • Fungsi dengan tipe void , TIDAK memerlukan Return Value
      • Letak pendefinisian fungsi bisa sebelum atau sesudah fungsi main, tetapi harus setelah deklarasi fungsi.
    • PENDEFINISIAN FUNGSI Bentuk umum : type nama_fungsi (argumen1, argumen2, …) { … .. proses di sini …. return value; }
      • Pendefinisian fungsi bisa digabung dengan pendeklarasian fungsi, tetapi letaknya HARUS sebelum fungsi main
      • Semua variabel yang dibuat dalam suatu function, akan bersifat LOKAL
      • Variabel LOKAL hanya dikenal di dalam function yang bersangkutan dan tidak dikenal (tidak dapat diakses) di luar function tersebut.
      • Variabel GLOBAL harus dideklarasikan di luar semua function.
      • Variabel GLOBAL dikenal (dapat diakses) dari semua function dalam program
      VARIABEL LOKAL DAN GLOBAL
    • VARIABEL LOKAL DAN GLOBAL t adalah variabel GLOBAL #include <stdio.h> void tambah(int a, int b); int t; void main() { int a, b; a = 5; b = 2; tambah(a, b); printf(“%d”, t); } void tambah(int a, int b) { t = a + b; }
    • #include <stdio.h> void tambah(int a, int b); int t; void main() { int a, b; a = 5; b = 2; tambah(a, b); printf(“%d”, t); } void tambah(int a, int b) { t = a + b; } VARIABEL LOKAL DAN GLOBAL a dan b adalah variabel LOKAL
    • VARIABEL LOKAL DAN GLOBAL A dan b di sini bersifat LOKAL dan tidak ada hubungannya dengan variabel a dan b di fungsi main() #include <stdio.h> void tambah(int a, int b); int t; void main() { int a, b; a = 5; b = 2; tambah(a, b); printf(“%d”, t); } void tambah(int a, int b) { t = a + b; }
    • VARIABEL LOKAL DAN GLOBAL #include <stdio.h> void tambah(int a, int b); int t; void main() { int a, b; a = 5; b = 2; tambah(a, b); printf(“%d”, t); } void tambah(int a, int b) { t = a + b; } Variabel t sudah dikenal di semua fungsi baik di fungsi main() maupun di fungsi tambah() tanpa perlu dideklarasikan dulu.
    • PASSING VARIABLE (PENGIRIMAN PARAMETER)
      • Passing by Value
      • Passing by Reference
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Fungsi hitung() memiliki 2 argument (masukan) bertipe integer
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Saat pemanggilan fungsi hitung(), diperlukan 2 parameter (masukan) yang bertipe integer (dalam hal ini a dan b )
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Nilai variabel a dan b yaitu 5 dan 2 akan dikirimkan ke fungsi hitung. 5 2
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Isi variabel a dan b yaitu 5 dan 2 dijumlahkan, dan disimpan ke variabel tot
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Nilai variabel tot yaitu 7 akan dikembalikan (return) ke fungsi hitung() di fungsi main()
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Isi variabel a dan b yaitu 5 dan 2 dijumlahkan, dan disimpan ke variabel tot 7
    • PASSING BY VALUE #include <stdio.h> int hitung(int a, int b); void main() { int a,b,t; a = 5; b = 2; t = hitung(a,b); printf(“ %d”, t); } int hitung(int a, int b) { int tot; tot = a + b; return (tot); } Variabel t bernilai 7 dan akan tercetak 7 di layar
    • Halaman ini tidak benar-benar kosong
    • PASSING BY REFERENCE #include <stdio.h> int CETAK(int *Q); void main() { int A, *P; A = 5; P = &A; CETAK(P); } int CETAK(int *Q) { printf(“%d”, *Q); } Parameter yang dikirim bukan data tapi berupa nilai POINTER (alamat)
    • PASSING BY REFERENCE #include <stdio.h> int CETAK(int *Q); void main() { int A, *P; A = 5; P = &A; CETAK(P); } int CETAK(int *Q) { printf(“%d”, *Q); } Untuk menerima nilai pointer, argumen fungsi juga harus berupa variabel POINTER
    • Sampai jumpa lagi…….