10 penyebab error program php yang paling sering ditemui (achmatim.net)

10,300 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,300
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
186
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

10 penyebab error program php yang paling sering ditemui (achmatim.net)

  1. 1. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Net 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui Tutorial ini ditulis oleh Achmad Solichin dan sudah dipublikasikan di http://achmatim.net pada tanggal 28 Oktober 2012Bagi kita yang sudah malang-melintang di dunia programming, termasuk PHP, tentunyasudah tidak asing lagi dengan yang namanya "error" di dalam program. Ibaratnya itu sudahmenjadi kudapan sehari-hari. Hehe. Sedangkan bagi kita yang baru terjun di duniaprogramming, terutama PHP, seringkali "error" merupakan sesuatu yang menakutkan danmembingungkan. Banyak yang akhirnya nyerah dengan programming. Tahun 2008 lalu, sayapernah menulis artikel di website ini mengenai tingkatan error dalam program 1. Terdapat 3(tiga) tingkatan error program yaitu error tata bahasa (sintaks), error runtime dan errorlogika. Dari ketiga jenis error program tersebut, sebenarnya yang paling mudah ditanganiadalah error yang pertama yaitu error tata bahasa (sintaks) karena compiler atauinterpreter langsung memberitahukannya saat program dikompilasi atau dijalankan. Namundemikian, tetap saja diperlukan pengalaman, ketelitian dan kegigihan dalam menanganiatau mencari penyebab error yang muncul.Dalam tutorial ini, berdasarkan pengalaman selama menjadi programmer dan mengajar diUniversitas Budi Luhur2, saya mencoba mengumpulkan berbagai macam error program PHPyang paling sering ditemui oleh programmer, terutama yang masih dalam tahap belajar.Setidaknya saya menyajikan 19 macam error program PHP yang terbagi menjadi 10 kategoriberdasarkan penyebabnya masing-masing. Untuk setiap error program, disertakan contohprogram sederhana yang disertai penjelasan solusi dan cara menangani error yang muncul.Kenapa 19 macam dan 10 kategori? Karena artikel ini mulai ditulis pada tanggal 19-10-2012bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-4 putra tercinta Muhammad Lintang. :)1 http://achmatim.net/2008/11/17/mengenal-error-dalam-program/2 http://www.budiluhur.ac.id Halaman 1 dari 15
  2. 2. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetDiharapkan dengan tutorial ini, kita semua akan terbantu dalam memperbaiki berbagaierror program PHP yang mungkin ditemui saat membuat program. Memang untuk menjaditerbiasa menghadapi berbagai error program, diperlukan proses pembelajaran danpengalaman yang cukup banyak. Oleh karena itu, perbanyaklah belajar dan mencobasebanyak-banyaknya program jika Anda ingin menguasai pemrograman web dengan PHP.Semoga tutorial ini bermanfaat untuk kita semua.1. Kurang Titik-KomaJenis error program ini merupakan error yang paling sering ditemui. Penyebabnya karenakurang menambahkan titik-koma ( ; ) pada akhir suatu perintah (statement). Solusi dalammencari letak kesalahan programnya membutuhkan kejelian dan ketelitian. Namundemikian, umumnya akan ditunjukkan baris dimana error tersebut muncul. Mulailah daribaris tersebut, namun tidak selamanya penyebab kesalahan berada pada baris yangditunjukkan. Terkadang penyebab kesalahan justru berada di baris atas atau sebelumnya.Berikut ini beberapa contoh program beserta tampilan error yang akan muncul jikaprogram dijalankan:Contoh Program 1.1 1 <?php 2 $nim = "1111500111"; 3 $nama = "Achmad Solichin" 4 echo $nim; 5 echo $nama; 6 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan error sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_ECHO in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error1.1.php on line 4Baris yang ditunjukkan pada tampilan error di atas adalah baris ke-4, namun jikadiperhatikan program 1.1 di atas ternyata penyebab error justru bukan di baris ke-4.Penyebab error berada pada baris 3, dimana statement tidak diakhiri dengan titik-koma ( ; ).Mengapa PHP justru menunjuk ke baris 4? Hal ini disebabkan karena proses pemeriksaansintaks oleh PHP dilakukan secara berurutan (sekuensial) dari baris pertama hingga terakhir.Pada baris ketiga belum terjadi error, namun statement masih memerlukan adanya titik-koma ( ; ). Saat PHP berada di baris 4, bukan titik-koma ( ; ) yang ditemukan, namun justruperintah “echo”, sehingga disinilah PHP akan menunjukkan errornya. PHP tidak akanmengetahui penyebab errornya dimana, namun PHP akan menunjukkan pada baris manaerror mulai terjadi. Tips: periksa program pada baris yang ditunjukkan oleh pesan error, jikatidak ditemukan, periksa baris atasnya. Demikian dan seterusnya hingga penyebab errorditemukan. Halaman 2 dari 15
  3. 3. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetContoh Program 1.2 1 <?php 2 $user = "achmatim"; 3 $pass = "123" 4 if ($user == "achmatim" && $pass == "123") { 5 echo "Login Berhasil"; 6 } else { 7 echo "Login Gagal"; 8 } 9 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan error sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_IF in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error1.2.php on line 4Sama seperti program 1.1, penyebab errornya adalah kurang titik-koma. Pada program 1.1,letak kesalahan diikuti dengan perintah echo sehingga pesan kesalahan mengatakan“unexpected T_ECHO”. Sedangkan pada program 1.2, letak kesalahan diikuti denganperintah if, sehingga pesan kesalahan yang ditampilkan adalah “ unexpected T_IF”. Daripesan kesalahan tersebut, kita dapat mengetahui letak kesalahan pasti berada sebelumperintah if, tepatnya pada baris ke-3, statement tidak diakhiri dengan titik-koma ( ; ).Contoh Program 1.3 1 <?php 2 $day = date ("D") 3 switch ($day) { 4 case Sun : $hari = "Minggu"; break; 5 case Mon : $hari = "Senin"; break; 6 case Tue : $hari = "Selasa"; break; 7 case Wed : $hari = "Rabu"; break; 8 case Thu : $hari = "Kamis"; break; 9 case Fri : $hari = "Jumat"; break; 10 case Sat : $hari = "Sabtu"; break; 11 default : $hari = "Kiamat"; 12 } 13 echo "Hari ini hari <b>$hari</b>"; 14 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan error sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_SWITCH in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error1.3.php on line 3 Halaman 3 dari 15
  4. 4. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetSeperti dua contoh sebelumnya, jelas bahwa pada program 1.3 letak kesalahan beradasebelum perintah switch, tepatnya pada baris ke-2, statement tidak diakhiri dengan titik-koma ( ; ). Jadi, jika muncul pesan kesalahan yang mirip seperti di atas, langsung saja cariperintah switch dan perhatikan baris perintah sebelumnya.Contoh Program 1.4 1 <?php 2 /* contoh 1 */ 3 $i = 1 4 while ($i <= 10) { 5 echo $i++; 6 } 7 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan error sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_WHILE in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error1.4.php on line 4Pada contoh program 1.4 di atas, letak kesalahan berada tepat di atas perintah while,tepatnya di baris ke-3. Statement seharusnya diakhiri dengan titik-koma.Contoh Program 1.5 1 <?php 2 function cetak_ganjil ($awal, $akhir) { 3 for ($i=$awal; $i<$akhir; $i++) { 4 if ($i%2 == 1) { 5 echo "$i "; 6 } 7 } 8 } 9 //pemanggilan fungsi 10 $a = 10; 11 $b = 50; 12 echo "<b>Bilangan ganjil dari $a sampai $b : </b><br>" 13 cetak_ganjil($a, $b); 14 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan error sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_STRING, expecting , or ; in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error1.5.php on line 13 Halaman 4 dari 15
  5. 5. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetPada contoh program 1.5 di atas, sudah jelas bahwa letak kesalahannya pada baris ke-12dimana statement tidak diakhiri titik-koma. Error dengan pesan “ unexpected T_STRING”perlu dicermati dengan lebih teliti karena error tidak hanya terjadi karena kurangnya titik-koma, namun dapat juga karena kurang koma ( , ) atau operator penggabungan stringberupa titik ( . ). Namun demikian, umumnya terjadi karena penulisan string yang tidaklengkap.Contoh Program 1.6 1 <?php 2 echo "test" 3 function cetak_ganjil ($awal, $akhir) { 4 for ($i=$awal; $i<$akhir; $i++) { 5 if ($i%2 == 1) { 6 echo "$i "; 7 } 8 } 9 } 10 //pemanggilan fungsi 11 $a = 10; 12 $b = 50; 13 echo "<b>Bilangan ganjil dari $a sampai $b : </b><br>"; 14 cetak_ganjil($a, $b); 15 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan error sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_FUNCTION, expecting , or ;in /home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error1.6.php on line 3Contoh program 1.6 di atas mirip dengan contoh program sebelumnya, hanya saja letakkesalahannya sekarang berada pada baris ke-2, sebelum pendefinisian fungsi. Pada baristersebut, seharusnya diakhiri dengan titik-koma ( ; ).Contoh Program 1.7 1 <?php 2 $nim = "0411500400"; 3 $nama = Chotimatul Musyarofah; 4 $umur = 23; 5 $nilai = 82.25; 6 $status = TRUE; 7 echo "NIM : " . $nim . "<br>"; 8 echo "Nama : $nama<br>"; 9 print "Umur : " . $umur; print "<br>"; 10 printf ("Nilai : %.3f<br>", $nilai); Halaman 5 dari 15
  6. 6. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Net 11 12 if ($status) 13 echo "Status : Aktif" 14 else 15 echo "Status : Tidak Aktif"; 16 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_ELSE, expecting , or ; in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error4.1.php on line 14Letak kesalahan pada contoh program 1.7 bukanlah pada baris ke-14 seperti ditunjukkan diatas, namun terletak di baris ke-13 (sebelum perintah ELSE) dimana statement tidak diakhiridengan titik-koma.2. Kekurangan atau Kelebihan KutipPenyebab error program yang kedua berkaitan dengan tanda kutip, baik kutip tunggal ()maupun kutip ganda (“). Seperti kita ketahui bahwa di PHP, string dapat dituliskan dengandiapit oleh tanda kutip tunggal () dan kutip ganda (“). Error program akan terjadi jikapenyajian tanda kutip yang tidak tepat, misalnya tidak ditutup (kurang kutip) atau kelebihankutip.Berikut ini beberapa contoh program PHP yang error karena permasalahan tanda kutip:Contoh Program 2.1 1 <?php 2 $nim = "0411500400; 3 $nama = Chotimatul Musyarofah; 4 echo "NIM : " . $nim . "<br>"; 5 echo "Nama : $nama"; 6 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_STRING in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error2.1.php on line 4Perhatikan contoh program 2.1 di atas. Pesan kesalahan menunjuk pada baris ke-4, tetapipenyebab kesalahan justru ada di baris ke-2. Hal tersebut terjadi karena pada baris ke-2terdapat string yang dibuka dengan kutip ganda (“) namun tidak ada penutup ataupasangannya. Pada proses kompilasi, PHP akan memeriksa sintaks program secaraberurutan. Saat ditemukan tanda kutip, maka program akan menganggap teks berikutnyasebagai sebuah string hingga ketemu pasangannya. Seperti pada contoh program 2.1 diatas, program tidak menemukan pasangan dari kutip ganda (“) yang ada di baris kedua pada Halaman 6 dari 15
  7. 7. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Netbaris yang sama, namun justru ditemukan kutip ganda (“) pada baris ke-4. Kutip ganda padabaris keempat dianggap sebagai pasangan (penutup) kutip ganda pada baris kedua. Setelahditemukan penutup dari kutip tersebut, maka program akan menganggap bahwa penyajianstring (statement) sudah lengkap dan harus ditutup dengan titik-koma atau operatorpenggabungan string. Ternyata program tidak menemukan penutup statement setelahnya,sehingga terjadilah error di baris ke-4.Untuk mengatasi error pada program 2.1 di atas tentunya cukup dengan menambahkankutip ganda sebelum titik-koma pada baris kedua. Menemukan letak kesalahan yangberkaitan dengan tanda kutip memang terkadang agak sulit dilakukan, terutama padaprogram yang cukup panjang. Letak kesalahan seringkali berada pada baris yang samasekali berbeda dengan petunjuk pada pesan kesalahannya. Oleh karena itu, pemahamanterhadap penanganan string menjadi cukup penting dan sangat membantu kita dalammenemukan letak kesalahan dengan cepat. Jika perlu, pelajari kembali buku gratisPemrograman Web dengan PHP & MySQL3 terutama Bab 6 mengenai String dan Tanggal.Selain itu, penggunaan editor program yang baik dan sesuai juga sangat membantumenemukan kesalahan dengan cepat, karena pada umumnya editor memiliki pewarnaanyang berbeda antara string, nama variabel maupun perintah bawaan PHP. Sebagai contoh,bandingkan contoh program 1.7 dan 2.1 di atas. Perintah echo pada program 1.7 semuanyaberwarna merah, namun perintah echo pada program 2.1 berwarna biru. Hal tersebutmenunjukkan bahwa pada program 2.1 pasti terjadi kesalahan.Contoh Program 2.2 1 <?php 2 $nim = "0411500400"; 3 $nama = Chotimatul Musyarofah; 4 echo "NIM : " . $nim . "<br>"; 5 echo "Nama : $nama"; 6 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_ENCAPSED_AND_WHITESPACE in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error2.2.php on line 3Penyebab error pada program 2.2 di atas sudah cukup jelas, yaitu kurangnya pasangantanda kutip tunggal ( ) pada baris ketiga. Sama seperti error pada program sebelumnya,kita juga dapat menganalisa kesalahan program dengan memperhatikan warna source codeyang ditampilkan oleh editor.Contoh Program 2.3 1 <?php 2 $nim = 0411500400"; 3 $nama = Chotimatul Musyarofah;3 http://achmatim.net/2009/04/15/buku-gratis-pemrograman-web-dengan-php-dan-mysql/ Halaman 7 dari 15
  8. 8. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Net 4 echo "NIM : " . $nim . "<br>"; 5 echo "Nama : $nama"; 6 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected " in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error2.3.php on line 2Perhatikan baris kedua program 2.3 di atas. Terlihat bahwa nilai dari variabel $nim bertipestring, sehingga harus diapit dengan tanda kutip. Inisialisasi variabel $nim tidak diawalidengan tanda kutip ganda ( “ ) sehingga menyebabkan error program.3. Kurang Operator Penggabungan StringSeperti kita ketahui bahwa suatu string dapat digabungkan dengan variabel atau stringlainnya menggunakan operator penggabungan titik ( . ). Error akan ditampilkan jika padapenggabungan string yang tidak menggunakan operator tersebut. Berikut ini contohprogram PHP yang error dalam hal penggabungan string.Contoh Program 3.1 1 <?php 2 $nim = "0411500400"; 3 $nama = Chotimatul Musyarofah; 4 echo "NIM : " $nim . "<br>"; 5 echo "Nama : $nama"; 6 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_VARIABLE, expecting , or ;in /home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error3.1.php on line 4Perhatikan baris keempat program 3.1 di atas. Antara string “NIM : “ dan variabel $nimseharusnya terdapat operator penggabungan titik ( . ), seperti pada penggabungan $nimdan string “<br>”. Selain dengan menggunakan operator penggabungan, string dan variabeljuga dapat digabungkan dengan memasukkan nama variabel ke dalam string yang diapitdengan kutip ganda, seperti pada contoh baris ke-5 program 3.1 di atas.4. Kurang atau Kelebihan Kurung KurawalPada bahasa pemrograman PHP, kurung kurawal, baik { maupun }, digunakan untukmengelompokkan suatu blok perintah tertentu, seperti pada struktur kondisi IF-ELSE,perulangan WHILE, pendefinisian fungsi, dan sebagainya. Penanganan error program yangberkaitan dengan kelengkapan kurung kurawal terkadang sedikit sulit dilakukan, terutama Halaman 8 dari 15
  9. 9. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Netjika program sudah cukup kompleks dan gaya penulisan program ( coding style) tidak baikdan teratur. Kerapihan dalam penulisan program sangat berguna bagi programmer dalammengelola program di kemudian hari, maupun dalam melakukan penelusuran kesalahan(error).Gaya penulisan program atau coding style memang setiap programmer memang berbeda,namun demikian biasakanlah untuk mengikuti coding style yang baik. Di antara coding styleyang baik adalah konsistensi dalam penulisan nama variabel, fungsi dan class, penggunaanindentasi (indenting) untuk blok dengan level yang berbeda, penambahan keterangan ataukomentar program dan sebagainya. Kita dapat mengikuti salah satu coding standard yangsudah ada dan banyak digunakan oleh programmer di seluruh dunia, seperti ZendFramework Coding Standard4 dan PEAR Coding Standard5.Beberapa contoh program berikut ini akan mempermudah pemahaman kita dalammenangani kesalahan program terkait kurung kurawal.Contoh Program 4.1 1 <?php 2 $day = date ("D"); 3 switch ($day) { 4 case Sun : $hari = "Minggu"; break; 5 case Mon : $hari = "Senin"; break; 6 case Tue : $hari = "Selasa"; break; 7 case Wed : $hari = "Rabu"; break; 8 case Thu : $hari = "Kamis"; break; 9 case Fri : $hari = "Jumat"; break; 10 case Sat : $hari = "Sabtu"; break; 11 default : $hari = "Kiamat"; 12 13 echo "Hari ini hari <b>$hari</b>"; 14 ?> 15Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected $end in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error4.1.php on line 15Saat kita menemukan pesan kesalahan seperti di atas, terkadang kita bingung sendiri karenakesalahan justru menunjuk pada baris yang tidak ada perintah apapun yaitu baris ke-15.Error tersebut merupakan salah satu indikasi bahwa penyebab error adalah kurangnyakurung kurawal penutup. Yang harus dilakukan adalah dengan memeriksa setiap blok dalamprogram dan pastikan bahwa setiap kurawal buka { memiliki pasangan }. Disinilah kerapihanpenulisan program akan sangat membantu penelusuran. Pada contoh program 4.1 di atasletak kesalahannya ada di baris ke-12 dimana kurawal buka pada blok SWITCH-CASE belum4 http://framework.zend.com/manual/1.12/en/coding-standard.html5 http://pear.php.net/manual/en/standards.php Halaman 9 dari 15
  10. 10. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Netmemiliki pasangan (belum ditutup).Contoh Program 4.2 1 <?php 2 function cetak_ganjil ($awal, $akhir) { 3 for ($i=$awal; $i<$akhir; $i++) { 4 if ($i%2 == 1) { 5 echo "$i "; 6 } 7 } 8 } 9 } 10 //pemanggilan fungsi 11 $a = 10; 12 $b = 50; 13 echo "<b>Bilangan ganjil dari $a sampai $b : </b><br>"; 14 cetak_ganjil($a, $b); 15 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected } in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error4.2.php on line 9Berbeda dengan contoh program 4.1, pada contoh program 4.2 justru kelebihan kurungkurawal penutup sehingga ditampilkan error program seperti di atas. Pada pesan kesalahanditunjukkan bahwa error berada pada baris ke-9, namun sebenarnya kelebihan kurawalberada di baris ke-8. Hapus kurawal } pada baris ke-8. Sekali lagi disini gaya penulisanprogram yang baik akan sangat membantu proses identifikasi kesalahan. Jika salah dalammenghapus kurung kurawal seringkali akan menimbulkan error yang lain, sehinggadiperlukan ketelitian dan pengalaman dalam menangani error serupa.5. Kesalahan Nama VariabelVariabel merupakan tempat penyimpanan suatu nilai dalam program. Variabel terdiri dari 2(dua) jenis, yaitu variabel bawaan (built-in) dari PHP dan variabel yang didefinisikan olehprogrammer. Untuk jenis yang kedua, kita dapat mendefinisikan variabel sesuai kebutuhan,namun penamaannya harus mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan PHP. Beberapaaturan dasar antara lain harus diawali dengan tanda $ dan diikuti dengan huruf atau garisbawah ( _ ), tidak boleh diawali dengan angka, tidak boleh mengandung karakter khususseperti spasi, tanda $ dan tanda +, dan seterusnya. Kesalahan dalam penamaan variabeldapat menyebabkan error program.Berikut ini contoh error program yang disebabkan karena kesalahan penamaan variabel. Halaman 10 dari 15
  11. 11. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetContoh Program 5.1 1 <?php 2 $nim = "0411500400"; 3 $nama = Chotimatul Musyarofah; 4 $umur = 23; 5 $3nilai = 82.25; 6 $status = TRUE; 7 echo "NIM : " . $nim . "<br>"; 8 echo "Nama : $nama<br>"; 9 print "Umur : " . $umur; print "<br>"; 10 printf ("Nilai : %.3f<br>", $nilai); 11 12 if ($status) 13 echo "Status : Aktif"; 14 else 15 echo "Status : Tidak Aktif"; 16 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Parse error: syntax error, unexpected T_LNUMBER, expecting T_VARIABLE or$ in /home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error5.1.php online 5Pada baris ke-5 program 5.1 di atas terdapat pendefinisian variabel $3nilai. Nama variabeltersebut tidak diijinkan karena setelah tanda $ terdapat karakter angka. Seharusnya setelahtanda $ diikuti oleh huruf atau karakter garis-bawah ( _ ). Untuk memperbaiki program diatas, tentu dengan mengganti nama variabel sesuai dengan ketentuan penamaan variabelyang benar.6. Variabel Belum DidefinisikanDalam hal penanganan variabel, PHP memang memiliki keleluasaan seperti variabel tidakperlu dideklarasikan. Kita dapat langsung mendefinisikan isi dari variabel tanpa perludipusingkan dengan deklarasi atau tipe data dari variabel. Tipe data akan ditentukan olehPHP berdasarkan isi dari variabelnya. Namun demikian, kita tetap perlu memahami bahwapada suatu kondisi, penggunaan variabel yang belum terdefinisikan sebelumnya dapatmenyebabkan munculnya error program. Sebagai contoh dalam program 6.1 berikut ini.Contoh Program 6.1 1 <?php 2 for($i=1; $i<=10; $i++) { 3 $total = $total + $i; 4 } 5 echo $total; 6 ?> Halaman 11 dari 15
  12. 12. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetJika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Notice: Undefined variable: total in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error6.1.php on line 3Maksud dari program 6.1 di atas adalah ingin menghitung dan menampilkan total dari 10bilangan bulat yang dimulai dari 1. Dengan demikian terdapat variabel $total yang akandiisikan hasil penjumlahan untuk setiap bilangan dari 1 hingga 10. Perhatikan baris ke-3program dimana terdapat perintah $total = $total + $i;. Pesan kesalahan munculkarena pada saat perulangan baru dimulai ($i = 1) nilai awal dari $total yang ditambahkandengan nilai $i belum terbentuk atau belum ada. Untuk mengatasi error tersebut, kita perlumendefinisikan nilai awal dari $total sebelum perulangan untuk menghitung total. Karena$total pasti akan bernilai bilangan bulat, maka kita dapat memberi nilai awal $total dengan0, sehingga perintah yang perlu ditambahkan adalah $total = 0.7. Mengakses Index Array yang Tidak AdaSeperti halnya variabel, dalam hal penanganan array, PHP juga tidak memerlukanpendeklarasian awal maupun penentuan jumlah elemen dari array. Akan tetapi,pengaksesan elemen array yang tidak ada atau belum terbentuk akan menyebabkan errorseperti pada contoh program 7.1 berikut ini.Contoh Program 7.1 1 <?php 2 $arrBuah = array ("Mangga", "Apel", "Pisang", "Jeruk"); 3 echo $arrBuah[0]; //Mangga 4 echo $arrBuah[4]; //Jeruk 5 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Notice: Undefined offset: 4 in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error7.1.php on line 4Pada program 7.1 diatas terdapat sebuah variabel array dengan nama $arrBuah yangdidefinisikan berisi 4 elemen. Index dari elemen array secara default diawali dengan 0,sehingga elemen array tersebut dapat diakses dengan index 0, 1, 2 dan 3. Pesan kesalahanterjadi karena pada baris ke-4, program mengakses elemen dengan index 4, dimana indexarray tersebut tidak ada atau belum terbentuk. Jika ingin mengakses elemen terakhir dari$arrBuah tersebut, maka seharusnya menggunakan index 3.8. Pembagian dengan NolPerhitungan matematika di dalam program seringkali diperlukan, misalnya dalam kaitannyadengan perhitungan gaji, perhitungan total pemesanan barang, dan sebagainya. Terkaitdengan perhitungan matematis tersebut, kita perlu jeli dalam penerapannya, terutama jika Halaman 12 dari 15
  13. 13. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.Netberkaitan dengan pembagian. Dalam matematika, pembagian dengan bilangan 0 akanmenghasilkan nilai yang tidak terdefinisi. Dalam program, pembagian dengan bilangan 0akan menyebabkan adanya error “Division by zero”. Berikut ini contoh sederhananya:Contoh Program 8.1 1 <?php 2 $a = 10; 3 $b = 0; 4 5 echo $a / $b; 6 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Warning: Division by zero in /home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error8.1.php on line 5Perhatikan program 8.1 di atas. Nilai variabel $a adalah 10, $b adalah 0. Pada baris ke-5terdapat perintah untuk menampilkan hasil pembagian $a / $b, yang berarti 10 / 0. Tentuhal tersebut akan menyebabkan error seperti terlihat pada contoh di atas.9. Memanggil Fungsi yang Belum TerdefinisiSetiap fungsi, baik fungsi built-in maupun fungsi buatan, yang dipanggil dalam programPHP, harus sudah didefinisikan terlebih dahulu. Fungsi built-in sudah didefinisikan oleh PHPsehingga tidak perlu didefinisikan lagi, contohnya fungsi strlen(), addslashes(), explode(),date() dan sebagainya. Sementara itu, fungsi buatan harus didefinisikan sendiri olehprogrammer dan letak pendefinisian fungsi dapat diakses oleh bagian program yangmemanggilnya. Pemanggilan fungsi yang belum terdefinisi atau kesalahan penulisan namafungsi saat pemanggilan sering terjadi sehingga menyebabkan pesan kesalahan.Pada contoh program berikut ini terdapat kesalahan penulisan fungsi addslashes() sehinggamenyebabkan error “Call to undefined function”.Contoh Program 9.1 1 <?php 2 $str = "Is your name OReilly ?"; 3 $str2 = addlashes ($str); 4 $str3 = stripslashes ($str2); 5 echo "<b>String asli</b> : $str"; 6 echo "<br><b>addslashes()</b> : $str2"; 7 echo "<br><b>stripslashes()</b> : $str3"; 8 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut: Halaman 13 dari 15
  14. 14. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetFatal error: Call to undefined function addlashes() in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error9.1.php on line 310. Menyertakan File (Include) yang Tidak AdaPada aplikasi berbasis PHP, menyertakan (include) file sudah biasa dilakukan. Misalnya padasaat program harus menyertakan library seperti Smarty, FPDF, JPGraph dan sebagainya.Untuk menyertakan file lain dalam PHP dapat menggunakan fungsi include(), include_once(),require() atau require_once(). Masing-masing memiliki perbedaan penggunaannya.Penyertaan file yang tidak benar, baik karena filenya tidak ada, path atau lokasi file yangsalah maupun akses terhadap file tidak diijinkan, dapat menyebabkan error program.Contohnya pada program 10.1 berikut ini.Contoh Program 10.1 1 <?php 2 include "koneksi.php"; 3 echo "testing"; 4 ?>Jika program di atas dijalankan maka akan ditampilkan pesan kesalahan sebagai berikut:Warning: include(koneksi.php): failed to open stream: No such file ordirectory in /home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error10.1.php on line 2 Warning: include(): Failed openingkoneksi.php for inclusion(include_path=.:/usr/share/php:/usr/share/pear) in/home/achmatim/public_html/artikel_demo/error-php/error10.1.php on line 2File koneksi.php yang disertakan dalam program 10.1 di atas tidak ada sehingga pesankesalahan “failed to open stream” muncul. Dengan demikian, kita harus pastikan bahwa fileyang kita include-kan benar-benar ada dan diakses dengan benar.Demikianlah 10 Penyebab Error Program dalam PHP beserta 19 contoh programnya.Semoga dengan artikel ini, kita semua dapat lebih memahami bagaimana menangani pesankesalahan atau error program yang terjadi dalam proses pembelajaran kita. Dan yangterpenting dalam proses pembelajaran PHP adalah konsistensi serta kesungguhan kitadalam mencoba sebanyak-banyaknya contoh program sehingga kemampuan PHP akansemakin meningkat.Semoga tutorial ini bermanfaat untuk kita semua. Selamat hari Sumpah Pemuda, 28Oktober 2012. Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Karya untuk Indonesia! Halaman 14 dari 15
  15. 15. 10 Penyebab Error Program PHP yang Paling Sering Ditemui | Achmatim.NetReferensi Terkait• Buku Gratis Pemrograman Web dengan PHP & MySQL. http://achmatim.net/buku- gratis/pemrograman-web-dengan-php-dan-mysql/• PHP List Parser of Tokens. http://php.net/manual/en/tokens.php• Mengenal Error Dalam Program. http://achmatim.net/2008/11/17/mengenal-error- dalam-program/Tentang Penulis Achmad Solichin. Adalah Lulusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur, Jakarta (S1, 2005) dan Magister Teknologi Informasi, Universitas Indonesia (S2, 2010). Saat ini sedang menempuh program Doktoral dalam bidang Ilmu Komputer di Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta. Kegiatan sehari-hari adalah sebagai Dosen di Universitas Budi Luhur (http://www.budiluhur.ac.id). Kegiatan lain aktif sebagai programmer, web developer, system analyst, konsultan dan memberikan pelatihan di berbagai bidang komputer serta membuat tutorial-tutorial praktis di bidangkomputer. Penulis memiliki situs utama di http://achmatim.net yang berisi berbagai tutorialpraktis di bidang komputer serta menyediakan buku gratis komputer. Penulis dapatdihubungi melalui email di achmad.solichin@budiluhur.ac.id dan achmatim@gmail.com, YMachmatim, Facebook achmatim dan Twitter @achmatim.Lisensi DokumenSeluruh isi dalam dokumen ini dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarluaskan secarabebas untuk tujuan pendidikan, pembelajaran dan bukan komersial ( non profit), dengansyarat tidak menghilangkan, menghapus atau mengubah atribut penulis dokumen ini danpernyataan dalam lisensi dokumen yang disertakan di setiap dokumen. Tidak diperbolehkanmengkomersialkan tutorial ini kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari penulis. Halaman 15 dari 15

×