SHAPE Heart's Passion
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

SHAPE Heart's Passion

on

  • 719 views

SHAPE Heart's Passion

SHAPE Heart's Passion

Statistics

Views

Total Views
719
Views on SlideShare
711
Embed Views
8

Actions

Likes
0
Downloads
60
Comments
0

1 Embed 8

http://localhost 8

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

SHAPE Heart's Passion SHAPE Heart's Passion Presentation Transcript

  • Melayani Tuhan
  • Rancangan Panggilan
  • KEPRIBADIAN bagaimana? KEMAMPUAN sebagai apa? KETERBEBANAN di mana? 3-K
  • piritual Gifts eart’s Passion bilities ersonality Styles xperience S H A E P S.H.A.P.E.
  • Apa yang terlintas dalam pikiran Saudara ketika saya menyebutkan …
  • Pengertian Keterbebanan Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. FILIPI 2:13 God is always at work in you to make you willing and able to obey his own purpose. PHILIPPIANS 2:13 TEV
  • P.A. mengenai Keterbebanan • Teladan Nehemia: Apa yang menjadi keterbebanan Nehemia (Neh 1:1-4ff.)? Daftarkan hal-hal yang dilakukan Nehemia dengan didorong oleh keterbebanannya (Neh 1-2ff.)! • Apakah keterbebanan dan peran Ezra (Ezr 7:10; Neh 8:10ff.), Hagai & Zakaria (Ezr 6:14-15) dalam pemulihan umat Tuhan? • Bidang manakah yang menjadi fokus pelayanan Petrus dan pelayanan Paulus? (Galatia 2:8) Pelayanan Tuhan Yesus? (Luk 19:10; Mar 10:45) Kedua belas murid pada masa gereja mula-mula? (Kis 6:3-4)
  • Pengertian Keterbebanan KETERBEBANAN menunjukkan kepada siapa atau dalam bidang apa Saudara perlu melayani. KETERBEBANAN merupakan gerakan hati yang mendalam dan terus-menerus yang diberikan Tuhan pada Saudara untuk melakukan sesuatu kepada orang/ kelompok tertentu atau bidang pelayanan/permasalahan tertentu. KETERBEBANAN seringkali dinyatakan sebagai hasrat hati, impian, visi, atau panggilan yang terus menggerakkan Saudara untuk memberi perhatian dan mengambil tindakan.
  • Gairah Visi selalu dicapai dengan emosi yang kuat. Semakin jelas visinya, semakin kuat pula emosi yang mengikutinya. Visi tidak dapat dihasilkan dari menjalankan kewajiban. Gairah, ya. Perintah, tidak.
  • Apakah satu aspek dari dunia yang telah rusak ini, di mana ketika Anda melihatnya, menyentuhnya, atau dekat dengannya, Anda merasa tidak tahan lagi? Kenyataan apa yang begitu mengganggu Anda dan yang mendorong Anda untuk menyatakan- nya dan bertindak? Inilah ‘ketidakpuasan yang kudus’ (holy discontent),... Anda mungkin mendengar Allah berkata, “Sekarang kamu tahu apa yang Aku rasakan.” ‘Badai api frustrasi’ itu bukanlah milik Anda sendiri, namun juga milik-Nya. Ketidakpuasan
  • Apakah satu aspek dari dunia yang telah rusak ini, di mana ketika Anda melihatnya, menyentuhnya, atau dekat dengannya, Anda merasa tidak tahan lagi? Kenyataan apa yang begitu mengganggu Anda dan yang mendorong Anda untuk menyatakan- nya dan bertindak? Inilah ‘ketidakpuasan yang kudus’ (holy discontent),... Anda mungkin mendengar Allah berkata, “Sekarang kamu tahu apa yang Aku rasakan.” ‘Badai api frustrasi’ itu bukanlah milik Anda sendiri, namun juga milik-Nya. Ketidakpuasan
  • Panggilan hidup kita selalu berkaitan dengan population, place, problems, dan process. Siapa yang akan saya layani (population)? Di mana saya akan melayani mereka (place)? Di komunitas dan tempat tersebut, bagian mana dari Kejatuhan yang akan saya hadapi (problems)? Dan apa sarana yang akan saya gunakan untuk mengatasi masalah tersebut (process)? Tema
  • Pengenalan Keterbebanan • Pertimbangkanlah jawaban terhadap tiap- tiap pertanyaan dengan disertai doa. • Tidak ada jawaban yang benar atau salah. • Jawablah pertanyaan dengan membayangkan seolah-olah tidak ada hambatan untuk memenuhi hasrat hati Saudara. Jangan pikirkan apakah hal tersebut dapat Saudara lakukan atau bagaimana cara melakukannya.
  • Pengenalan Keterbebanan Percakapan tentang hal apa sajakah yang dapat membuat Saudara terus bersemangat sampai lupa waktu? Apakah yang kemungkinan akan dikatakan oleh teman-teman dekat Saudara sebagai hal-hal yang sangat menarik hati dan hidup Saudara?
  • Pengenalan Keterbebanan Hal-hal apakah yang Saudara kerjakan dengan perasaan penuh arti, semangat, dan kecintaan meskipun tidak ada orang yang mendorong, memeriksa, atau menilai?
  • Pengenalan Keterbebanan Jika pada akhir kehidupan ini Saudara dapat melihat kembali ke belakang, hal apa saja- kah yang akan memenuhkan hati Saudara dengan sukacita karena Saudara telah melakukan sesuatu di dalamnya? Kerusakan apakah yang Anda rindu perbaiki? Kebaikan apakah yang Anda rindu perbanyak?
  • Pengenalan Keterbebanan Siapakah lima orang yang telah menjadi sumber inspirasi bagi Saudara dalam hal panggilan hidup yang dijalaninya? Mengapa?
  • Pengenalan Keterbebanan Apakah yang akan Saudara pilih untuk dilakukan dengan segenap hidup Saudara, jika Saudara tahu bahwa hal tersebut pasti akan dapat terwujud?
  • Pengenalan Keterbebanan
  • Menghubungkan Titik Ketika kita menggali kisah hidup kita, kita akan berangsur merasakan munculnya suatu tema. Tema merupakan alasan atau gagasan utama yang terus berulang dalam kisah hidup kita. Amatilah kata, frase, atau konsep yang berulang dan perhatikanlah bagaimana hal itu menghubung- kan kompleksitas kisah hidup kita menjadi kesatuan yang utuh.
  • Tema Population: Siapa yang akan saya layani? Place: Di mana saya akan melayani mereka? Problems: Di komunitas dan tempat tersebut, bagian mana dari Kejatuhan yang akan saya hadapi? Process: Apa sarana yang akan saya gunakan untuk mengatasi masalah tersebut?
  • KEPRIBADIAN bagaimana? KEMAMPUAN sebagai apa? KETERBEBANAN di mana? 3-K
  • Profil Keterbebanan Saat ini Profil Keterbebanan saya: sangat jelas agak jelas belum jelas tidak jelas
  • Profil Keterbebanan Menemukan keterbebanan dalam panggilan pelayanan merupakan proses yang berkelanjutan. Seiring dengan Saudara memikirkan, mendoakan, dan memperoleh lebih banyak pengalaman pelayanan, maka keterbebanan Saudara akan semakin jelas.