Bayi berat lahir rendah

  • 7,612 views
Uploaded on

author by dr. alexander

author by dr. alexander

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
7,612
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
159
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. BAYI BERAT LAHIR RENDAHPresented by :F.X. Alexander HastinI11106046
  • 2. PENDAHULUAN• Berat badan salah satu indikator kesehatan BBL• BBL normal berkisar 2500 – 4000 gram• BBL < 2500 gr blm tentu BKB• BBL > 2500 gr blm tentu aterm• Hubungan usia kehamilan dan BL mencerminkan kecukupan pertumbuhan intrauterin
  • 3. KLASIFIKASI Menurut berat lahir : • Bayi Berat Lahir Lebih (BBLL) > 4000 gr • Bayi Berat Lahir Cukup (BBLC) 2500 – 4000 gr • Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) 1500 – 2500 gr • Bayi Berat Lahir Sangat Rendah (BBLSR) 1000 – 1500 gr • Bayi Berat Lahir Amat Sangat Rendah (BBLASR) < 1000 gr
  • 4. KLASIFIKASI Menurut masa gestasi : • Bayi Kurang Bulan (preterm) Bayi lahir dgn masa gestasi < 37 minggu • Bayi Cukup Bulan (aterm) Bayi lahir dgn masa gestasi 37 – 42 minggu • Bayi Lebih Bulan (serotinus) Bayi lahir dgn masa gestasi > 42 minggu
  • 5. KLASIFIKASI Penentuan masa gestasi : • Metode HPHT • Penilaian ciri fisik luar (Farr, et al) • Evaluasi neurologis (Amiel-Tison) • Sistem nilai gabungan ciri fisik dan evaluasi neurologis (Skor Dubowitz) • Skor Ballard
  • 6. Skoring Dubowitz berdasarkan maturitas neuromuskular • Postur • Sudut poplitea • Jendela siku-siku tangan • Perasat tumit • Dorsofleksi pergelangan kaki telinga • Rekoil lengan • Tanda syal • Rekoil kaki • Keterlambatan kepala • Suspensi ventral
  • 7. Skoring Ballard berdasarkan kriteria ciri fisik
  • 8. Skoring Ballard berdasarkan maturitas neuromuskular
  • 9. Interpretasi skoring Ballard
  • 10. KLASIFIKASI Kelemahan metode Dubowitz dan Ballard : • Cara penilaian rumit • Banyak memakan waktu • Terlalu banyak poin-poin yang harus diingat • Status neurologis BBL dipengaruhi banyak hal sehingga dapat membuat rancu penilaian (bayi sakit, asfiksia, kejang, koma, dll)
  • 11. Telinga Kehamilan 32 minggu: Kehamilan 36 minggu-matur: peningkatan kartilago daun telinga kaku, lengkung lengkung luar daun telinga terbentuk baik
  • 12. Payudara Kehamilan 32 minggu: areola terlihat, jaringan payudara kecil Kehamilan > 36 minggu: areola terlihat baik, nodul payudara
  • 13. Genitalia perempuan Kehamilan 32 minggu: Kehamilan 36 minggu-matur: Deposit lemak pada labia mayora hampir labia mayora meningkat menutupi labia minora
  • 14. Genitalia laki-lakiKehamilan 32 minggu: Kehamilan 36 minggu-matur:testis turun, ruga pada testis sudahsebagian skrotum turun, pigmentasi skrotum meningkat
  • 15. Rajah telapak kaki Kehamilan 32 minggu: Kehamilan 36 minggu-matur: rajah pada 1/3 rajah pada hampir seluruh anterior telapak kaki telapak kaki
  • 16. KLASIFIKASI Menurut hubungan berat lahir terhadap masa gestasi :• Kecil untuk masa kehamilan (KMK) Bayi lahir dgn BB < 10 persentil menurut kurva Lubchenko• Sesuai untuk masa kehamilan (SMK) Persentil 10 - 90• Besar untuk masa kehamilan (BMK) Bayi lahir BB > 90 persentil
  • 17. MASALAH PADA BBLR & BKB Gangguan suhu tubuh :• Peningkatan hilangnya panas• Kurangnya lemak subkutan• Rasio LPT terhadap BB yang besar• Produksi lemak coklat yang tidak memadai dan ketidakmampuan untuk menggigil
  • 18. MASALAH PADA BBLR & BKB Gangguan pernapasan :• Defisiensi surfaktan paru (HMD)• Resiko aspirasi karena koordinasi, reflex batuk, hisap, dan telan yg lemah• Apnea
  • 19. MASALAH PADA BBLR & BKB Gangguan gastrointestinal dan nutrisi : • Reflex hisap dan telan yg krg baik • Motilitas usus menurun • Pengosongan lambung tertunda • Pencernaan dan absorpsi kurang • Menurunnya cadangan nutrisi tubuh • Konjugasi dan ekresi bilirubin terganggu • Defisiensi faktor pembekuan yang bergantung Vit. K
  • 20. MASALAH PADA BBLR & BKB Imaturitas ginjal : • Ketidak mampuan mengekresi solute load besar • Akumulasi asam anorganik dengan asidosis metabolik • Ketidak seimbangan elektrolit Imaturitas sistem imunologi : • Transfer immunoglobulin rendah • Fagositosis terganggu
  • 21. MASALAH PADA BBLR & BKB Kelainan neurologis : • Perdarahan intrakranial • Pengaturan perfusi cerebral yang buruk • Retinopati prematuritas • Kejang • Koma • Hipotonia
  • 22. MASALAH PADA BBLR & BKB Kelainan kardiovaskular : • Paten duktus arteriosus • Defek septum atrium dan ventrikel • Hipotensi atau hipertensi Kelainan hematologi : • Anemia • Hiperbilirubinemia • Penyakit perdarahan pada BBL (HDN)