ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN
• Analisis kuantitatif pertumbuhan tanaman
berguna untuk memberikan gambaran
pertumbuhan tanaman secara kuantitatif dan
peristiwa-peristiwa yang mendukung proses
tersebut dapat diketahui dengan jelas.
Analisis pertumbuhan dapat dilakukan terhadap:
• 1 tanaman atau terhadap komunitas tanaman.
1 Laju pertumbuhan relatif (LTR)
Relative Growth Rate (RGR)
RGR = (ln W2- – ln W1)/(T2 – T1)
• T = waktu,
• W = Berat,
2.Laju asimilasi bersih (LAB)
Net Assimilation Rate (NAR)
• NAR = (W2-W1)/(T2-T1) x (lnLA2-lnLA1)/(LA2-LA1)
• T = waktu,
• W = Berat,
• LA = Luas daun,
3. Rasio luas daun (RLD)
Leaf Area Rasio (LAR)
LAR = (LA2/W2 + LA1 + W1) / 2
• W = Berat,
• LA = Luas daun,
4. Luas daun khusus (spesifik)
Specific Leaf Area (SLA)
SLA = (LA2/W2 + LA1/W1) / 2
• W = Berat,
• LA = Luas daun,
• 5. Berat daun spesifik
• Specific Leaf Weight (SLW)
• SLW = (LW2/LA2) + (LW1+LA1) / 2
• LA = Luas daun,
• LW = Berat daun,
• Indeks Luas Daun (ILD)
• Leaf Area Index (LAI)
• LAI = (LA2-LA1)/2 X (I/GA)
• LA = Luas daun
• GA = Luas tanah,
4. Luas daun khusus (spesifik)
5. Berat daun khusus
Analisis Pertumbuhan Komunitas Tanaman
1. indeks luas daun
2. Lamanya luas daun
3. Laju pertumbuhan tanaman Budidaya
4. Laju asimilasi bersih
5. Lamanya Biomasa
Laju Pertumbuhan Relatif
• Laju pertumbuhan relatif (relative growth
rate, RGR) menunjukkan peningkatan berat
kering dalam satu interval waktu, dalam
hubungannya dengan berat asal. Dalam situasi
praktis, rata-rata laju pertumbuhan relatif
(RGR) dihitung dari pengukuran diambil pada
waktu t1 dan t2
RGR = (ln W2- – ln W1)/(T2 – T1)

Analisis pertumbuhan tanaman

  • 1.
    ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN •Analisis kuantitatif pertumbuhan tanaman berguna untuk memberikan gambaran pertumbuhan tanaman secara kuantitatif dan peristiwa-peristiwa yang mendukung proses tersebut dapat diketahui dengan jelas.
  • 2.
    Analisis pertumbuhan dapatdilakukan terhadap: • 1 tanaman atau terhadap komunitas tanaman. 1 Laju pertumbuhan relatif (LTR) Relative Growth Rate (RGR) RGR = (ln W2- – ln W1)/(T2 – T1) • T = waktu, • W = Berat,
  • 3.
    2.Laju asimilasi bersih(LAB) Net Assimilation Rate (NAR) • NAR = (W2-W1)/(T2-T1) x (lnLA2-lnLA1)/(LA2-LA1) • T = waktu, • W = Berat, • LA = Luas daun,
  • 4.
    3. Rasio luasdaun (RLD) Leaf Area Rasio (LAR) LAR = (LA2/W2 + LA1 + W1) / 2 • W = Berat, • LA = Luas daun,
  • 5.
    4. Luas daunkhusus (spesifik) Specific Leaf Area (SLA) SLA = (LA2/W2 + LA1/W1) / 2 • W = Berat, • LA = Luas daun,
  • 6.
    • 5. Beratdaun spesifik • Specific Leaf Weight (SLW) • SLW = (LW2/LA2) + (LW1+LA1) / 2 • LA = Luas daun, • LW = Berat daun,
  • 7.
    • Indeks LuasDaun (ILD) • Leaf Area Index (LAI) • LAI = (LA2-LA1)/2 X (I/GA) • LA = Luas daun • GA = Luas tanah,
  • 8.
    4. Luas daunkhusus (spesifik) 5. Berat daun khusus Analisis Pertumbuhan Komunitas Tanaman 1. indeks luas daun 2. Lamanya luas daun 3. Laju pertumbuhan tanaman Budidaya 4. Laju asimilasi bersih 5. Lamanya Biomasa
  • 9.
    Laju Pertumbuhan Relatif •Laju pertumbuhan relatif (relative growth rate, RGR) menunjukkan peningkatan berat kering dalam satu interval waktu, dalam hubungannya dengan berat asal. Dalam situasi praktis, rata-rata laju pertumbuhan relatif (RGR) dihitung dari pengukuran diambil pada waktu t1 dan t2
  • 10.
    RGR = (lnW2- – ln W1)/(T2 – T1)