Pupuk urea diproduksi melalui reaksi amoniak dan karbon dioksida yang menghasilkan butiran berwarna putih yang mudah larut air dan kaya akan nitrogen. Proses produksinya meliputi sintesa, purifikasi, kristalisasi, pencetakan butir, pemulihan gas, dan pengolahan kondensat untuk memperoleh pupuk urea berkualitas dengan kadar nitrogen minimal 46% dan kadar air maksimal 0,5%.