A. Pengertian Pupuk Urea
Pupuk buatan hasil persenyawaan amoniak
(nh3) dengan karbondioksida (co2) dan
bahan dasarnya biasanya dari gas alam
1) Membuat daun tanaman lebih
hijau,rimbun, dan segar
2) Mempercepat pertumbuhan tanaman
3) Menambah kandungan protein di dalam
tanaman
4) Bersifat universal
B. Manfaat Pupuk Urea
C. Sifat Fisik Pupuk Urea
1) Berbentuk butiran-butiran seperti kristal
berwarna putih.
2) Memiliki tekstur yang cukup kasar.
3) Mudah larut dalam air.
4) Mudah berikatan dengan air (higroskopis)
1) Mengandung nitrogen (N) berkadar
tinggi
2) Membentuk butir-butir kristal
berwarna putih
3) Memiliki Rumus Kimia NH2CONH2
4) Mudah larut dalam air & sifatnya
sangat mudah menghisap air
(higroskopis)
D. Ciri – Ciri Pupuk Urea
E. Kegunaan Unsur Hara
Nitrogen
F. Kelebihan Pupuk Urea
1) Pupuk urea mempunyai kandungan nitrogen sebanyak
46% dan itu paling tinggi jika dibandingkan dengan
pupuk yang lain seperti NPK atau ZA.
2) Biaya produksi pupuk urea sangat rendah sehingga
harga jualnya pun relatif terjangkau.
3) Pupuk urea bukan merupakan bahan yang mudah
terbakar sehingga aman saat penyimpanan.
4) Pupuk urea aman untuk semua jenis tanaman.
1) Urea yang terlarut dalam air membentuk lapisan tipis
yang dapat mengurangi daya serap akar.
2) Senyawa urea merupakan senyawa yang tidak stabil.
3) Jika pupuk urea mengandung kotoran (kontaminan)
melebihi 2 persen tidak akan bisa lagi digunakan
sebagai pupuk dan bahkan pada tanaman tertentu
malah bisa bersifat racun.
4) Jika tanaman tidak diberi pupuk urea maka pasokan
nitrogen kepada tanaman tersebut akan kurang.
G. Kekurangan Pupuk
Urea
H. Gambar Proses Pembuatan
Urea
I. Diagram Pembuatan Urea
J. Sintesa Unit
Unit sintesa berfungsi untuk mensintesa dengan cara
mereaksikan NH3 cair dan gas CO2 di dalam urea
reactor dan ke dalam reaktor ini dimasukkan juga
larutan recycle carbonat yang berasal dari bagian
recovery.
Hasil sintesa urea dikirim ke bagian purifikasi untuk
dipisahkan ammonium karbamat dan kelebihan
amonianya setelah dilakukan stripping oleh CO2.
Ammonium karbamat yang tidak
terkonversi dan kelebihan amoniak di unit
sintesa diuraikan dan dipisahkan dengan
cara penurunan tekanan dan pemanasan.
Hasil penguraian berupa gas CO2 dan NH3
dikirm ke bagian recovery sedangkan
larutan urea dikirim ke bagian kristaliser.
K. Purifikasi Unit
Larutan urea dari unit purifikasi dikristalkan
di bagian ini secara vakum kemudian kristal
urea dipisahkan di pemutar sentrifugal. Panas
yang diperlukan untuk menguapkan air
diambil dari panas sensibel larutan urea
maupun panas kristalisasi urea dan panas
yang diambil dari sirkulasi urea slurry ke HP
absorber dari recovery.
L. Kristalliser Unit
M. Prilling Unit
Kristal urea keluaran pemutar sentrifugal dikeringkan
sampai menjadi 99,8% dari berat dengan udara panas
kemudian dikirmkan ke bagian atas prilling tower untuk
dilelelehkan dan didistribusikan merata ke distributor,
dan dari distributor dijatuhkan ke bawah sambil
didinginkan oleh udara dari bawah dan menghasilkan
produk urea butiran (prill). Produk urea dikirim ke bulk
storage dengan belt conveyor.
N. Recovery Unit
Gas amoniak dan gas karbon dioksida yang
dipisahkan di bagian purifikasi diambil kembali
dengan 2 langkah absorbsi dengan
menggunakan mother liquor sebagai absorben
kemudian di recycle kembali ke bagian sintesa.
O. Condensat Treatment
Unit
Pupuk urea mengandung kadar air
maksimal 0,50%, kadar biuret maksimal
1% (bentuk butiran) dan 2% (bentuk
gelintiran), kadar nitrogen minimal 46%.
P. Spesifikasi Pupuk Urea
T E R I M A
K A S I H

Urea

  • 2.
    A. Pengertian PupukUrea Pupuk buatan hasil persenyawaan amoniak (nh3) dengan karbondioksida (co2) dan bahan dasarnya biasanya dari gas alam
  • 3.
    1) Membuat dauntanaman lebih hijau,rimbun, dan segar 2) Mempercepat pertumbuhan tanaman 3) Menambah kandungan protein di dalam tanaman 4) Bersifat universal B. Manfaat Pupuk Urea
  • 4.
    C. Sifat FisikPupuk Urea 1) Berbentuk butiran-butiran seperti kristal berwarna putih. 2) Memiliki tekstur yang cukup kasar. 3) Mudah larut dalam air. 4) Mudah berikatan dengan air (higroskopis)
  • 5.
    1) Mengandung nitrogen(N) berkadar tinggi 2) Membentuk butir-butir kristal berwarna putih 3) Memiliki Rumus Kimia NH2CONH2 4) Mudah larut dalam air & sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis) D. Ciri – Ciri Pupuk Urea
  • 6.
    E. Kegunaan UnsurHara Nitrogen
  • 7.
    F. Kelebihan PupukUrea 1) Pupuk urea mempunyai kandungan nitrogen sebanyak 46% dan itu paling tinggi jika dibandingkan dengan pupuk yang lain seperti NPK atau ZA. 2) Biaya produksi pupuk urea sangat rendah sehingga harga jualnya pun relatif terjangkau. 3) Pupuk urea bukan merupakan bahan yang mudah terbakar sehingga aman saat penyimpanan. 4) Pupuk urea aman untuk semua jenis tanaman.
  • 8.
    1) Urea yangterlarut dalam air membentuk lapisan tipis yang dapat mengurangi daya serap akar. 2) Senyawa urea merupakan senyawa yang tidak stabil. 3) Jika pupuk urea mengandung kotoran (kontaminan) melebihi 2 persen tidak akan bisa lagi digunakan sebagai pupuk dan bahkan pada tanaman tertentu malah bisa bersifat racun. 4) Jika tanaman tidak diberi pupuk urea maka pasokan nitrogen kepada tanaman tersebut akan kurang. G. Kekurangan Pupuk Urea
  • 9.
    H. Gambar ProsesPembuatan Urea
  • 10.
  • 11.
    J. Sintesa Unit Unitsintesa berfungsi untuk mensintesa dengan cara mereaksikan NH3 cair dan gas CO2 di dalam urea reactor dan ke dalam reaktor ini dimasukkan juga larutan recycle carbonat yang berasal dari bagian recovery. Hasil sintesa urea dikirim ke bagian purifikasi untuk dipisahkan ammonium karbamat dan kelebihan amonianya setelah dilakukan stripping oleh CO2.
  • 13.
    Ammonium karbamat yangtidak terkonversi dan kelebihan amoniak di unit sintesa diuraikan dan dipisahkan dengan cara penurunan tekanan dan pemanasan. Hasil penguraian berupa gas CO2 dan NH3 dikirm ke bagian recovery sedangkan larutan urea dikirim ke bagian kristaliser. K. Purifikasi Unit
  • 15.
    Larutan urea dariunit purifikasi dikristalkan di bagian ini secara vakum kemudian kristal urea dipisahkan di pemutar sentrifugal. Panas yang diperlukan untuk menguapkan air diambil dari panas sensibel larutan urea maupun panas kristalisasi urea dan panas yang diambil dari sirkulasi urea slurry ke HP absorber dari recovery. L. Kristalliser Unit
  • 16.
    M. Prilling Unit Kristalurea keluaran pemutar sentrifugal dikeringkan sampai menjadi 99,8% dari berat dengan udara panas kemudian dikirmkan ke bagian atas prilling tower untuk dilelelehkan dan didistribusikan merata ke distributor, dan dari distributor dijatuhkan ke bawah sambil didinginkan oleh udara dari bawah dan menghasilkan produk urea butiran (prill). Produk urea dikirim ke bulk storage dengan belt conveyor.
  • 17.
    N. Recovery Unit Gasamoniak dan gas karbon dioksida yang dipisahkan di bagian purifikasi diambil kembali dengan 2 langkah absorbsi dengan menggunakan mother liquor sebagai absorben kemudian di recycle kembali ke bagian sintesa.
  • 19.
  • 20.
    Pupuk urea mengandungkadar air maksimal 0,50%, kadar biuret maksimal 1% (bentuk butiran) dan 2% (bentuk gelintiran), kadar nitrogen minimal 46%. P. Spesifikasi Pupuk Urea
  • 21.
    T E RI M A K A S I H