Undang-undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2011 menetapkan penyelenggaraan pemilihan umum sebagai sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan yang demokratis. Undang-undang ini mengatur tentang organisasi dan tugas penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Penyelenggara pemilu diharapkan berfungsi secara profesional, akuntabel, dan bebas dari pengaruh pihak lain dalam rangka menjamin pelaksanaan hak politik masyarakat.