Etika Dan Profesi 
Judul : Etika Seorang Programmer 
Kelas : TIL 3.4 
Nama Kelompok : 1. A.Abd.Mustahab (13020110036) 
2. Aswandi Jufri (13020110032) 
3. Syawaluddin Afandi (13020110011) 
4. Muhammad Hasrul (13020110038)
Apa Itu Etika ? 
 Kode Etik / Etika dapat diartikan sebagai pola aturan, tata 
cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu 
kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan 
atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Dalam 
kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan 
tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan 
anggota suatu profesi.
Pentingnya Etika 
 Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi 
kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi 
bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian 
tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia 
untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam 
menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita 
untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang 
perlu kita lakukan dan yang perlu kita pahami bersama 
bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau 
sisi kehidupan kita.
Etika Programmer 
 Seorang programmer tidak boleh membuat atau 
mendistribusikan Malware. 
 Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit 
diikuti dengan sengaja. 
 Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi 
yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak 
akurat. 
 Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang 
kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah 
meminta izin.
Etika Programmer 
 Tidak boleh mencuri software khususnya development 
tools. 
 Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak 
eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali 
mendapatkan izin. 
 Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja 
menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil 
keuntungan dalam menaikkan status. 
 Tidak boleh membeberkan data - data penting karyawan 
dalam perusahaan.
Etika Programmer 
 Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja 
dalam pengembangan suatu proyek. 
 Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang 
lain. 
 Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek 
yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin. 
 Tidak boleh mempermalukan profesinya. 
 Tidak boleh secara asal - asalan menyangkal adanya bug 
dalam aplikasi.
Etika Programmer 
 Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software 
yang nantinya programmer akan mendapatkan 
keuntungan dalam membetulkan bug. 
 Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. Pada 
umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: 
Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin 
diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi 
peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam 
komunitas.
Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran 
Kode Etik Profesi IT 
 Aspek TeknologI 
Semua teknologi adalah pedang bermata dua, ia dapat 
digunakan untuk tujuan baik dan jahat. Contoh teknologi 
nuklir dapat memberikan sumber energi tetapi nuklir juga 
enghancurkan kota hirosima. Seperti halnya juga teknologi 
kumputer, orang yang sudah memiliki keahlian dibidang 
computer bias membuat teknologi yang bermanfaat tetapi 
tidak jarang yang melakukan kejahatan.
Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran 
Kode Etik Profesi IT 
 Aspek Hukum 
Hukum untuk mengatur aktifitas di internet terutama yang 
berhubungan dengan kejahatan maya antara lain masih 
menjadi perdebatan. Ada dua pandangan mengenai hal 
tersebut antara lain: 
1) Karakteristik aktifitas di internet yang bersifat lintas batas 
sehingga tidak lagi tunduk pada batasan-batasan teritorial 
2) system hukum tradisiomal (The Existing Law) yang justru 
bertumpu pada batasan-batasan teritorial dianggap tidak 
cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan 
hukum yang muncul akibat aktifitas internet.
Aspek-Aspek Tinjauan 
Pelanggaran Kode Etik Profesi IT 
 Aspek Pendidikan 
Dalam kode etik hacker ada kepercayaan bahwa berbagi 
informasi adalah hal yang sangat baik dan berguna, dan 
sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang 
hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara 
menulis kode yang open source dan memberikan fasilitas 
untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakn 
peralatan pendukung apabila memungkinkan. Disini kita 
bisa melihat adanya proses pembelajaran.
Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran 
Kode Etik Profesi IT 
 Aspek Ekonomi 
Untuk merespon perkembangan di Amerika Serikat 
sebagai pioneer dalam pemanfaatan internet telah 
mengubah paradigma ekonominya yaitu paradigma 
ekonomi berbasis jasa (From a manufacturing based 
economy to service – based economy). Akan tetapi 
pemanfaatan teknologi yang tidak baik (adanya kejahatan 
didunia maya) bisa mengakibatkan kerugian ekonomi yang 
tidak sedikit.
Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran 
Kode Etik Profesi IT 
 Aspek Sosial Budaya 
Akibat yang sangat nyata adanya cyber crime terhadap 
kehidupan sosial budaya di Indonesia adalah ditolaknya 
setiap transaksi di internet dengan menggunakan kartu 
kredit yang dikeluarkan oleh perbankan Indonesia. 
Masyarakat dunia telah tidak percaya lagi dikarenakan 
banyak kasus credit card PRAUD yang dilakukan oleh 
netter asal Indonesia.
Kesimpulan 
 Kode Etik dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, 
pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau 
pekerjaan. Seperti halnya pekerjaan yang lainnya, 
programmer sebagai pembuat sebuah program bagi 
pengguna komputer juga memiliki kode etik seperti 14 poin 
yang terpampang di pembahasan. 
 Programmer Komputer yang memiliki interaksi secara 
langsung maupun tidak langsung dengan pengguna hasil 
ciptaannya tentu saja harus memiliki ketrampilan yang 
memadai, kewajiban yang harus dipenuhi, dan juga etika 
terhadap klain agar tidak merugikan pihak lain serta 
senantiasa memuaskan para pengguna computer.

Tugas Presentasi Etika dan Profesi Tentang Etika Seorang Programmer

  • 1.
    Etika Dan Profesi Judul : Etika Seorang Programmer Kelas : TIL 3.4 Nama Kelompok : 1. A.Abd.Mustahab (13020110036) 2. Aswandi Jufri (13020110032) 3. Syawaluddin Afandi (13020110011) 4. Muhammad Hasrul (13020110038)
  • 2.
    Apa Itu Etika?  Kode Etik / Etika dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi.
  • 3.
    Pentingnya Etika Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang perlu kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita.
  • 4.
    Etika Programmer Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.  Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.  Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.  Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
  • 5.
    Etika Programmer Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.  Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.  Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.  Tidak boleh membeberkan data - data penting karyawan dalam perusahaan.
  • 6.
    Etika Programmer Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.  Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.  Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.  Tidak boleh mempermalukan profesinya.  Tidak boleh secara asal - asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
  • 7.
    Etika Programmer Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.  Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.
  • 8.
    Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran Kode Etik Profesi IT  Aspek TeknologI Semua teknologi adalah pedang bermata dua, ia dapat digunakan untuk tujuan baik dan jahat. Contoh teknologi nuklir dapat memberikan sumber energi tetapi nuklir juga enghancurkan kota hirosima. Seperti halnya juga teknologi kumputer, orang yang sudah memiliki keahlian dibidang computer bias membuat teknologi yang bermanfaat tetapi tidak jarang yang melakukan kejahatan.
  • 9.
    Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran Kode Etik Profesi IT  Aspek Hukum Hukum untuk mengatur aktifitas di internet terutama yang berhubungan dengan kejahatan maya antara lain masih menjadi perdebatan. Ada dua pandangan mengenai hal tersebut antara lain: 1) Karakteristik aktifitas di internet yang bersifat lintas batas sehingga tidak lagi tunduk pada batasan-batasan teritorial 2) system hukum tradisiomal (The Existing Law) yang justru bertumpu pada batasan-batasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang muncul akibat aktifitas internet.
  • 10.
    Aspek-Aspek Tinjauan PelanggaranKode Etik Profesi IT  Aspek Pendidikan Dalam kode etik hacker ada kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang open source dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakn peralatan pendukung apabila memungkinkan. Disini kita bisa melihat adanya proses pembelajaran.
  • 11.
    Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran Kode Etik Profesi IT  Aspek Ekonomi Untuk merespon perkembangan di Amerika Serikat sebagai pioneer dalam pemanfaatan internet telah mengubah paradigma ekonominya yaitu paradigma ekonomi berbasis jasa (From a manufacturing based economy to service – based economy). Akan tetapi pemanfaatan teknologi yang tidak baik (adanya kejahatan didunia maya) bisa mengakibatkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.
  • 12.
    Aspek-Aspek Tinjauan Pelanggaran Kode Etik Profesi IT  Aspek Sosial Budaya Akibat yang sangat nyata adanya cyber crime terhadap kehidupan sosial budaya di Indonesia adalah ditolaknya setiap transaksi di internet dengan menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan oleh perbankan Indonesia. Masyarakat dunia telah tidak percaya lagi dikarenakan banyak kasus credit card PRAUD yang dilakukan oleh netter asal Indonesia.
  • 13.
    Kesimpulan  KodeEtik dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Seperti halnya pekerjaan yang lainnya, programmer sebagai pembuat sebuah program bagi pengguna komputer juga memiliki kode etik seperti 14 poin yang terpampang di pembahasan.  Programmer Komputer yang memiliki interaksi secara langsung maupun tidak langsung dengan pengguna hasil ciptaannya tentu saja harus memiliki ketrampilan yang memadai, kewajiban yang harus dipenuhi, dan juga etika terhadap klain agar tidak merugikan pihak lain serta senantiasa memuaskan para pengguna computer.