Terapi modalitas merupakan terapi utama dalam keperawatan jiwa yang bertujuan mengubah perilaku maladaptif menjadi adaptif melalui berbagai jenis terapi seperti individu, kelompok, keluarga, lingkungan, biologis, kognitif, dan perilaku.
Apa itu TerapiModalitas?
Terapi Modalitas merupakan terapi utama dalam keperawatan jiwa.
Terapi ini diberikan dalam upaya mengubah perilaku pasien dari
perilaku yang maladaptif menjadi perilaku yang adaptif
Terapi modalitas keperawatan jiwa merupakan bentuk terapi non-farmakologis
yang dilakukan untuk memperbaiki dan mempertahankan sikap klien agar mampu
bertahan dan bersosialisasi dengann lingkungan masyarakat sekitar dengan
harapan klien dapat terus bekerja dan tetap berhubungan dengan keluarga, teman,
dan sistem pendukung yang ada ketika menjalani terapi
3.
Macam-macam terapi Modalitas
◦Terapi Individu
◦ Terapi Kelompok
◦ Terapi Keluarga
◦ Terapi Lingkungan
◦ Terapi Biologis
◦ Terapi Kognitif
◦ Terapi Perilaku
4.
Terapi Individu
◦ Terapiindividu adalah suatu hubungan yang terstruktur yang terjalin antara
perawat dan klien untuk mengubah perilaku klien. Dimana hubungan yang terjalin
merupakan hubungan yang disengaja dengan tujuan terapi, dilakukan dengan
tahapan sistematis (terstruktur) sehingga melalui hubungan ini diharapkan terjadi
perubahan tingkah laku klien sesuai dengan tujuan yang ditetapkan di awal
hubungan.
◦ Hubungan terstruktur dalam terapi individual ini, bertujuan agar klien mampu
menyelesaikan konflik yang dialaminya. Selain itu klien juga diharapkan mampu
meredakan penderitaan (distress) emosional, serta mengembangkan cara yang
sesuai dalam memenuhi kebutuhan dasarnya
5.
Terapi Kelompok
◦ Terapikelompok digunakan apabila pasien yang mengalami karakteristik
gangguan seperti kebingungan konsep diri, harga diri rendah, perubahan
persepsi sensori halusinasi, kekerasan, atau menarik diri dari lingkungan sosial
yang sudah tidak dapat ditangani lagi oleh terapi yang bersifat individual.
Dalam praktek, terapi kelompok sangat bervariasi seperti halnya dengan terapi
individual. Bentuk-bentuk paling awal terapi kelompok bersifat didaktis
dimana pemimpin kelompok berceramah, meyakinkan, dan mengarahkan.
Jenis-Jenis Terapi Kelompok
Psikoanalisismenurut definisi modern yaitu:
1) Psikoanalisis adalah pengetahuan psikologi yang menekankan pada dinamika, faktorfaktor psikis
yang menentukan perilaku manusia, serta pentingnya pengalaman masa kanakkanak dalam
membentuk kepribadian masa dewasa.
2) Psikoanalisis adalah teknik yang khusus menyelidiki aktivitas ketidaksadaran (bawah sadar).
3) Psikoanalisis adalah metode interpretasi dan penyembuhan gangguan mental.6 Psikoanalisis
merupakan salah satu aliran besar dalam sejarah ilmu psikologi. Layaknya aliran besar lainnya,
marxisme misalnya, psikoanalisis telah merambah ke berbagai sektor keilmuan. Tokoh penting
aliran ini adalah Sigmund Freud, Carl Gustav Jung dan Alffred Alder.
8.
Jenis-Jenis Terapi Kelompok
2.Psikodrama Psikodrama adalah sebuah kegiatan pengajaran yang bertitik tolak dari permasalahan
yang lebih menyangkut psikologi manusia atau dalam hubungan antar manusia. Psikodrama
dilakukan dengan tujuan sebagai terapi, yaitu agar individua tau peserta didik memperoleh insight
(pemahaman) yang lebih baik tentang dirinya. Menemukan konsep diri, serta menyatakan reaksi
terhadap tekanan-tekanan yang dialaminya.
3. Terapi Gestalt Terapi ini dikembangkan oleh Frederick S. Pearls (1894-1970) yang didasari oleh
empat aliran, yaitu psikoanalisis, fenomenologis, dan eksistensialisme, serta psikologi gestalt.
Menurut Pearls individu itu selalu aktif sebagai keseluruhan. Individu bukanlah jumlah dari bagian-
bagian atau organ-organ semata. Individu yang sehat adalah yang seimbang antara ikatan organisme
9.
Jenis-Jenis Terapi Kelompok
4.Analisis Transaksional Berawal dari tugasnya sebagai konsultan pada Surgeon
General diminta untuk membuka kelompok di Ford Ord, bagi para serdadu yang
baru usai Perang Dunia Kedua, dengan dororngan tersebut Eric Berne menciptakan
suatu teknik untuk menganalisis transaksitransaksi antarpribadi dalam komuikasi
10.
Terapi Keluarga
Terapi keluargaadalah pendekatan terapeutik yang melihat masalah individu
dalam konteks lingkungan khususnya keluarga dan menitik beratkan pada proses
interpersonal.Tetapi keluarga merupakan intervensi spesifik dengan tujuan
membina komunikasi secara terbuka dan interaksi keluarga secara sehat (Nasir
dan Muhits, 2011).
Terapi keluarga merupakan salah satu bentuk psikoterapi kelompok yang
berdasarkan pada kenyataan bahwa manusia adalah mahluk sosial dan bukan
suatu mahluk yang terisolir.
11.
Jenis-jenis terapi keluarga
1.Terapi Keluarga “Bowenian” atau Transgenerasional
Menurut pendekatan ini, keluarga dilihat sebagai sebuah unit yang saling
tergantung secara emosional, dengan pola-pola perilaku yang terbentuk seiring
perjalanan waktu dan sering kali diulangi kembali dari generasi ke generasi.
Keluarga menciptakan iklim emosional dan pola perilaku yang akan diduplikat
oleh anggota-anggotanya dalam hubungan-hubungan di luar setting keluarga.
12.
Jenis-jenis terapi keluarga
2.TerapiKeluarga Komunikasi dan Satir
Ciri khas pendekatan ini adalah kenaikan self-esteem anggota keluarga sebagai sarana untuk mengubah sistem
interpersonal keluarga. Pendekatan ini mengasumsikan keberadaan keterkaitan antara self-esteem dan komunikasi,
di mana kualitas yang satu mempengaruhi kualitas yang lainnya.
3. Terapi Keluarga Eksperiensial
Pendekatan ini menekankan pada pentingnya mengalami dan mengekspresikan emosi here-and-now. Tipe terapi ini
cenderung menekankan pada promosi proses pertumbuhan alamiah dalam keluarga, sambil sekaligus memberikan
perhatian pada perebutan tipikal antara otonomi dan interpersonal belonging yang terjadi dalam keluarga. Terapi
jenis ini membantu para anggota keluarga untuk meningkatkan rasa memiliki keluarga, sambil meningkatkan
kemampuan keluarga itu untuk memberikan kebebasan sebagai individu kepada setiap anggotanya.
13.
Jenis-jenis terapi keluarga
4.Terapi Keluarga Milan
Terapi keluarga Milan melihat bahwa manusia terlibat dalam interaksi-interaksi resiprokal yang
mengakibatkan evolusi berkelanjutan dalam keluarga. Konsekuensinya, masalah yang tampak dianggap
merupakan fungsi keluarga dan bukan sebagai gejala-gejala patologis yang melekat pada individu
tertentu. Biasanya klinisi membantu keluarga menemukan aturan permainan keluarga itu dan
memberdayakan mereka untuk mengubah aturan itu untuk memperbaiki hasilnya. Terapis berupaya
untuk tetap bersikap netral dan memfasilitasi prosesnya dan bukan menjadi ikut terorganisasi ke dalam
sistem keluarga itu.
14.
Jenis-jenis terapi keluarga
5.Terapi Keluarga Konstruktivis atau Naratif
Fokus dari pendekatan ini adalah perkembangan makna atau cerita tentang kehidupan orang dan
peran yang dimainkan orang dalam kehidupannya. Cerita-cerita ini menjadi fokus intervensi.
Pengubahan proses-proses evaluasi dan pemaknaan yang dilakukan oleh seluruh anggota sistem
itu, dan sistem itu sendiri, guna memperbaiki fungsi unit keluarga itu secara keseluruhan dan
mengurangi kepedihan dan penderitaan.
6. Terapi Keluarga Struktural
Menekankan pentingnya proses daripada isi dan melihat struktur keluarga sebagai struktur yang terdiri atas
sejumlah transaksi komunikasi keluarga
15.
Terapi Lingkungan
◦ Terapiatau pengobatan merupakan cara proses penyembuhan suatu gangguan
yang disebabkan oleh sumber-sumber gangguan
◦ Sumber-sumber yang bersifat terapeutik (bisa memberikan penyembuhan)
dapat berupa orang-orang, lingkungan atau benda-benda dan kegiatan-
kegiatan yang membawa penyembuhan
◦ Terapi lingkungan (Milieu Therapy) berasal dari Bahasa Prancis, yang artinya
perencanaan ilmiah dari lingkungan dengan tujuan yang bersifat terapeutik atau
kegiatan yang mendukung kesembuhan
16.
Pengertian lainnya ….
●Terapi lingkungan adalah tindakan dengan memanipulasi dan memodifkasi unsur yang
sudah ada pada lingkungan yang sangat berpengaruh positif pada fisik dan psikis
seseorang dan dapat mendukung proses penyembuhan pada pasien (Kusumawati &
Hartono, 2011)
● Terapi lingkungan adalah suatu tindakan penyembuhan pasien dengan gangguan jiwa
melalui manipulasi unsur yang ada di lingkungan dan harus berpengaruh terhadap
pasien gangguan jiwa (Yosep, 2011)
17.
Tujuan Terapi Lingkungan
(Stuart,2007)
Meningkatkan pengalaman positif pasien
khususnya yang mengalami gangguan mental
dengan cara membantu individu dalam
mengembangkan harga diri
Menumbuhkan sikap percaya
kepada orang lain
Meningkatkan kemampuan
untuk berhubungan dengan
orang lain
Mempersiapkan diri
kembali ke masyarakat
1.
4.
2.
3.
18.
Tujuan Terapi Lingkungan
(Kusumawati& Hartono, 2011)
Membantu individu mengembangkan
rasa harga diri
Membantu belajar mempercayai
orang lain
Mengembangkan kemampuan
untuk berhubungan dengan orang
lain
Mempersiapkan diri untuk kembali
ke masyarakat
1.
4.
2.
3.
Terapi rekreasi
Yaitu terapiyang mengunakan kegiatan pada waktu luang, dengan tujuan
pasien dapat melakukan kegiatan secara konstruktif dan menyenangkan serta
mengembangkan kemampuan hubungan sosial
Contoh: Berenang, main kartu, catur atau karambol
21.
Terapi kreasi seni
Perawat/timkesehatan dalam terapi ini dapat sebagai leader atau bekerja sama
dengan orang lain yang ahli dalam bidangnya, karena terapi kreasi seni harus
sesuai bakat dan minat, serta memberikan kesempatan pada pasien untuk
menyalurkan /mengekspresikan perasaannnya
Contoh: menari, terapi musik, terapi menggambar dan melukis, literatur (biblio
therapy)
22.
Menari (dance therapy)
Merupakansuatu terapi yang
menggunakan ekspresi non-verbal
dengan menggunakan gerakan tubuh,
di mana gerakan tubuh dianggap
dapat mengkomunikasikan perasaan-
perasaan dan kebutuhan-kebutuhan
seseorang
Musik (music therapy)
• Terapi melalui musik diharapkan dapat
memberi kesempatan pada pasien untuk
mengekspresikan perasaan-perasaannya,
seperti: marah, sedih, kesepian, dll
• Pelaksanaan terapi ini dapat dilakukan
bersama (kelompok) ataupun individual
• Pasien yang sedang sedih biasanya
memilih musik sentimentil, sedangkan
pasien yang gembira cenderung memilih
lagu yang gembira yang menuntut
banyak gerakan
23.
Terapi dengan
menggambar
dan melukis
●Memberikan kesempatan pasien
untuk mengekspresikan apa yang
terjadi dengan dirinya
● Dengan menggambar akan
menurunkan ketegangan dan
memusatkan pikiran pada kegiatan
Literatur (biblio therapy)
● Terapi dengan membaca, seperti: membaca
novel, majalah dan buku lainnya
● Pasien diharapkan dapat mendiskusikan
pendapatnya setelah membaca
● Tujuannya adalah untuk mengembangkan
wawasan diri dan bagaimana
mengekspresikan perasaan/pikiran dan
perilaku yang sesuai dengan norma-norma
yang ada
24.
Pet therapy
Terapi inibertujuan untuk memberi stimulus pada pasien yang tidak mampu
melakukan interaksi dengan orang lain dan pasien biasanya merasa kesepian,
menyendiri dan menggunakan objek binatang untuk bermain
25.
Terapi berkebun (planttherapy)
• Banyaknya tekanan dan berbagai bentuk gangguan dari lingkungan modern
seringkali melampaui daya tahan individu hingga menimbulkan gangguan
kesehatan, stres hingga depresi yang merupakan salah satu klasifikasi adanya
gangguan jiwa
• Taman yang berupa lingkungan yang didominasi unsur tanaman, bersifat
tidak kompleks dan berpola alami dapat menjadi media terapi bagi penderita
depresi
• Terapi ini bertujuan mengajarkan pada pasien untuk memelihara segala
sesuatu/mahluk hidup dan membantu hubungan yang akrab antara satu
individu dengan individu lainnya dengan memelihara tumbuhan, mulai dari
menanam hingga tanaman dipetik
26.
• Terapi berkebunadalah salah satu bentuk terapi aktif dan menjadi bagian
penting dari perawatan pasien karena dapat meningkatkan kesehatan
tubuh, pikiran dan semangat serta kualitas hidup
• Terapi berkebun adalah terapi yang unik karena membuat pasien
berhubungan dengan mahluk hidup yaitu tumbuh-tumbuhan yang
memerlukan perawatan yang tidak boleh didiskriminatif
27.
Terapi Biologis
◦ Penerapanterapi biologis atau terapi somatic didasarkan pada model medical di
mana gangguan jiwa dipAndang sebagai penyakit. PAndangan model ini berbeda
dengan model konsep terapi yang lain yang, Karena model terapi ini memAndang
bahwa gangguan jiwa
◦ murni dissebabkan karena adanya gangguan pada jiwa semata, tanpa
mempertimbangkan adanya kelaianan patofisiologis. Proses terapi dilakukan
dengan melakukan pengkajian spesifik dan pengelompokkasn gejala dalam
sindroma spesifik. Perilaku abnormal dipercaya akibat adanya perubahan
biokimiawi tertentu.
◦ Beberapa jenis terapi somatic gangguan jiwa seperti: pemberian obat (medikasi
psikofarmaka), intervensi nutrisi,electro convulsive therapy (ECT), foto terapi, dan
bedah otak. Beberapa terapi yang sampai sekarang tetap diterapkan dalam
pelayanan kesehatan jiwa meliputi medikasi psikoaktif dan ECT.
28.
Terapi Kognitif
◦ Terapikognitif perilaku umumnya digunakan untuk menangani masalah
kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi. Namun, tidak hanya itu,
terapi kognitif perilaku juga bisa digunakan untuk membantu Anda menghadapi
masalah yang ditemui sehari-hari.
◦ Terapi kognitif perilaku atau CBT (cognitive behavioral therapy) adalah istilah
yang lebih umum dari terapi kognitif dan merupakan salah satu bentuk
dari psikoterapi. Terapi kognitif bertujuan untuk melatih cara berpikir (fungsi)
kognitif dan cara bertindak (perilaku) Anda. Ini sebabnya terapi kognitif lebih
dikenal dengan terapi kognitif perilaku.
29.
Terapi Kognitif
Terapi kognitifperilaku digunakan untuk membantu penderita
gangguan kesehatan mental mengubah sudut pandang akan permasalahan atau
situasi menantang dalam hidupnya, sekaligus cara ia bereaksi terhadap
permasalahan tersebut.
Selain itu, terapi kognitif perilaku juga bisa dilakukan untuk membantu penderita mencari
pendekatan dan solusi masalah yang terjadi secara mandiri.
30.
Terapi Kognitif
Fobia
Gangguan pola makan
Gangguan tidur
Penyalahgunaan alkohol
Gangguan panik
Gangguan seksual
Gangguan bipolar
Skizofrenia
Obsessive compulsive disorder (OCD)
Post-traumatic stress disorder (PTSD)
Kleptomania
Selain gangguan kecemasan dan depresi, terapi kognitif perilaku
juga terbukti efektif dalam menangani gangguan kesehatan
mental lainnya, seperti:
31.
Terapi Perilaku
Terapi perilaku(behaviour therapy, behavior modification) adalah pendekatan untuk psikoterapi yang didasari
oleh teori belajar (learning theory) yang bertujuan untuk menyembuhkan psikopatologi seperti; depression,
anxiety disorders, phobias, dengan memakai tehnik yang didisain menguatkan kembali perilaku yang
diinginkan dan menghilangkan perilaku yang tidak diinginkan
Terapi perilaku adalah penggunaan prinsip dan paradigma belajar yang ditetapkan secara eksperimental untuk
mengatasi perilaku tidak adaptif. Dalam prakteknya, terapi perilaku adalah penekanan pada analisis perilaku
untuk menguji secara sistematik hipotesis mana terapi didasarkan. 1. Teori dasar metode terapi perilaku
32.
Terapi Perilaku
Terapi perilaku(behaviour therapy, behavior modification) adalah pendekatan untuk psikoterapi yang didasari
oleh teori belajar (learning theory) yang bertujuan untuk menyembuhkan psikopatologi seperti; depression,
anxiety disorders, phobias, dengan memakai tehnik yang didisain menguatkan kembali perilaku yang
diinginkan dan menghilangkan perilaku yang tidak diinginkan
Terapi perilaku adalah penggunaan prinsip dan paradigma belajar yang ditetapkan secara eksperimental untuk
mengatasi perilaku tidak adaptif. Dalam prakteknya, terapi perilaku adalah penekanan pada analisis perilaku
untuk menguji secara sistematik hipotesis mana terapi didasarkan. 1. Teori dasar metode terapi perilaku