TAWAZUN
PENGERTIAN
Akar kata tawazun dari Al Wazn (     )

         –          –
Tawazun, berasal dari kata tawazana : Seimbang
Tawazun = memberi sesuatu akan haknya, tanpa ada
penambahan dan pengurangan.
Kemampuan seorang individu untuk menyeimbangkan
kehidupannya dalam pelbagai dimensi, sehingga tercipta
keadaan yang stabil, sihat, aman dan nyaman.
Tawazun sangat erat hubungannya dengan
    penyusunan (manage) Waktu.
Mengapa aktivitas harus
         dimanage?
1. Agar mencapai tujuan hidup
Tanpa pengurusan hidup yang baik, kemungkinan
seseorang untuk mencapai keberhasilan sangat kecil.
2. Agar dapat menunaikan hak-hak orang lain
Tidak hanya diri kita sendiri yang memiliki hak
untuk mendapatkan sesuatu, tetapi juga orang
lain pun memiliki hak atas diri kita.
Misalnya : Menyusun waktu untuk membantu
orang lain yang memang memiliki hak atas diri
kita, contohnya program-program
keagamaan,kemasyarakatan dsb.
3. Karena kewajiban (pekerjaan) kita lebih
banyak dari waktu yang tersedia
Ingat! Kita tidak hanya mempunyai hak yang harus
didapatkan saja, tetapi juga memiliki pelbagai
kewajipan. Ini kerana dalam hidup, kita tidak hanya
memiliki satu peranan sahaja, tetapi pelbagai
peranan yang kita ada.
1. Hamba Allaah (mutlak) >>> beriman
2. Anak >>> berbakti
3. Siswa >>> belajar
Bagaimana cara menyusun
waktu?
Inilah Prinsip-Prinsip Manajemen Aktivitas:
1. Disiplin
Disiplin memang paling sulit untuk dilakukan, namun
bila kita sudah berkomitmen, maka ini tidaklah
menjadi penghalang kita untuk menuju ke arah yang
lebih baik.
2.   Jangan tangguhkan pekerjaan
Jangan hantar besok!
Menunda pekerjaan hanya akan mempersulit kita untuk
mengerjakan pekerjaan lain yang terus menerus datang
setiap waktunya.
Jika kita melihat mengenai kaitan waktu dan prestasi
kerja, petikan surat Khalifah Umar bin Khatthab kepada
Gubernur Abu Musa al-Asy’ari r.a., sebagaimana dituturkan
oleh Abu Ubaid, “Amma ba’du. Ketahuilah, sesungguhnya
kekuatan itu terletak pada prestasi kerja. Oleh karena itu
janganlah engkau tangguhkan pekerjaan hari ini hingga
esok, karena pekerjaanmu akan menumpuk, sehingga kamu
tidak tahu lagi mana yang harus dikerjakan, dan akhirnya
semua terbengkalai.”
3. Manfaatkan waktu luang
Memanfaatkan waktu luang
sangatlah penting karena
“Waktu adalah Pedang“-“Al-
Waqtu Kashshoif”. Arti kata ini
mengandung makna bahwa
dengan waktu, manusia boleh
menjadi mulia, atau dengan
waktu manusia boleh menjadi
binasa.
Beliau shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda,
”Ada dua kenikmatan yang
banyak dilupakan oleh manusia,
yaitu nikmat sihat dan waktu
lapang”. (HR. Bukhari&Muslim)
TAWAZUN
1. Dalam Q.S. Al-Mulk 67:3, Allah telah
   mengisyaratkan kita untuk hidup seimbang.
2. [67:3] Yang telah menciptakan tujuh langit
   berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada
   ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang
   tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-
   ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak
   seimbang?
3. Seimbang di sini juga termasuk seimbang dalam
   pembahagian waktu seperti di atas yang telah
   dihuraikan sebelumnya.
1. Al-Jasad (Jasmani)
“Mu’min yang kuat itu lebih baik/ disukai Allaah dari
pada mu’min yang lemah“ (H.R. Muslim)
Agar tubuh kita kuat, kita butuh beberapa hal yang
disebut Kebutuhan Jasmani, yaitu:
a. Makan makanan yang halaalan thoyyibaan (halal
dan baik)
Sebagaimana tercantum dalam Q.S. Al-Baqoroh
2:168
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik
dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu
mengikuti langkah-langkah syaitan; karena
sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata
bagimu”. (Q.S. Al-Baqarah 2:168)
b. Beristirahat yang cukup, tidak kurang dan tidak
berlebihan
”Dan janganlah kalian berlebihan sesungguhnya Dia
(Allah) tidak menyukai orang yang berlebihan.” (QS.
Al An’am 6:141).
Lalu ditambah lagi dengan:
”dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,”(QS. an-
Naba’ 78: 9)
APA PERBEZAANNYA?
2.       Al-Aql (Akal)
Akal adalah yang
membedakan
manusia dan hewan.
Melalui akal,manusia
dapat mengetahui
hingga mengenali
hakikat
sesuatu, sehingga
dapat mencegahnya
dari kemungkaran.
3.           Ar-Ruuh (Roh)
Keperluan Roh adalah Dzikrullaah.
“Ingatlah, hanya dengan mengingati Allaah-lah hati menjadi
tenteram”. (QS. Ar-Ro’d [13]: 28).
Lalu di dalam Q.S. Al-Jumu’ah 62:9-10,
“Dan bila shalat telah ditunaikan, berpencarlah kamu di bumi ini,
carilah karunia Allah, dan ingatlah kepada Allah banyak-banyak,
semoga kamu beruntung.” (Q.S. Al-Jumu’ah 62:9-10)
Tawazun ternyata memiliki posisi yang penting pula dalam Islam,
kerana Ketawazunan akan menempatkan umat Islam menjadi umat
pertengahan, UMMATAN WASATHON, umat yang seimbang.
Surah Al-Baqarah : 143
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat
  Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi
      saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul
(Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan
  Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu
   (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya
     nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang
 membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa
  amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi
petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan
 imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha
                Penyayang kepada manusia.
Renungan Bersama
• Untuk memahami makna SATU TAHUN, tanya seorang siswa yang
  tidak naik kelas.
• Untuk memahami makna SATU BULAN, tanya seorang ibu yang
  bayinya pra matang.
• Untuk memahami makna SATU MINGGU, tanya seorang editor
  majalah mingguan.
• Untuk memahami makna SATU HARI, tanya seorang pekerja
  dengan gaji harian.
• Untuk memahami makna SATU MINIT, tanya seseorang yang
  ketinggalan kereta.
• Untuk memahami makna SATU DETIK, tanya seseorang yang
  selamat dari kecelakaan.
• Untuk memahami makna SATU MILI DETIK, tanya seorang atlet
  lari pecut.

Tawazun - Keseimbangan

  • 1.
  • 2.
    PENGERTIAN Akar kata tawazundari Al Wazn ( ) – – Tawazun, berasal dari kata tawazana : Seimbang Tawazun = memberi sesuatu akan haknya, tanpa ada penambahan dan pengurangan. Kemampuan seorang individu untuk menyeimbangkan kehidupannya dalam pelbagai dimensi, sehingga tercipta keadaan yang stabil, sihat, aman dan nyaman.
  • 3.
    Tawazun sangat erathubungannya dengan penyusunan (manage) Waktu.
  • 4.
    Mengapa aktivitas harus dimanage? 1. Agar mencapai tujuan hidup Tanpa pengurusan hidup yang baik, kemungkinan seseorang untuk mencapai keberhasilan sangat kecil.
  • 5.
    2. Agar dapatmenunaikan hak-hak orang lain Tidak hanya diri kita sendiri yang memiliki hak untuk mendapatkan sesuatu, tetapi juga orang lain pun memiliki hak atas diri kita. Misalnya : Menyusun waktu untuk membantu orang lain yang memang memiliki hak atas diri kita, contohnya program-program keagamaan,kemasyarakatan dsb.
  • 6.
    3. Karena kewajiban(pekerjaan) kita lebih banyak dari waktu yang tersedia Ingat! Kita tidak hanya mempunyai hak yang harus didapatkan saja, tetapi juga memiliki pelbagai kewajipan. Ini kerana dalam hidup, kita tidak hanya memiliki satu peranan sahaja, tetapi pelbagai peranan yang kita ada.
  • 7.
    1. Hamba Allaah(mutlak) >>> beriman 2. Anak >>> berbakti 3. Siswa >>> belajar
  • 8.
    Bagaimana cara menyusun waktu? InilahPrinsip-Prinsip Manajemen Aktivitas: 1. Disiplin Disiplin memang paling sulit untuk dilakukan, namun bila kita sudah berkomitmen, maka ini tidaklah menjadi penghalang kita untuk menuju ke arah yang lebih baik.
  • 9.
    2. Jangan tangguhkan pekerjaan Jangan hantar besok! Menunda pekerjaan hanya akan mempersulit kita untuk mengerjakan pekerjaan lain yang terus menerus datang setiap waktunya. Jika kita melihat mengenai kaitan waktu dan prestasi kerja, petikan surat Khalifah Umar bin Khatthab kepada Gubernur Abu Musa al-Asy’ari r.a., sebagaimana dituturkan oleh Abu Ubaid, “Amma ba’du. Ketahuilah, sesungguhnya kekuatan itu terletak pada prestasi kerja. Oleh karena itu janganlah engkau tangguhkan pekerjaan hari ini hingga esok, karena pekerjaanmu akan menumpuk, sehingga kamu tidak tahu lagi mana yang harus dikerjakan, dan akhirnya semua terbengkalai.”
  • 10.
    3. Manfaatkan waktuluang Memanfaatkan waktu luang sangatlah penting karena “Waktu adalah Pedang“-“Al- Waqtu Kashshoif”. Arti kata ini mengandung makna bahwa dengan waktu, manusia boleh menjadi mulia, atau dengan waktu manusia boleh menjadi binasa. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sihat dan waktu lapang”. (HR. Bukhari&Muslim)
  • 11.
    TAWAZUN 1. Dalam Q.S.Al-Mulk 67:3, Allah telah mengisyaratkan kita untuk hidup seimbang. 2. [67:3] Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang- ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? 3. Seimbang di sini juga termasuk seimbang dalam pembahagian waktu seperti di atas yang telah dihuraikan sebelumnya.
  • 12.
    1. Al-Jasad (Jasmani) “Mu’minyang kuat itu lebih baik/ disukai Allaah dari pada mu’min yang lemah“ (H.R. Muslim) Agar tubuh kita kuat, kita butuh beberapa hal yang disebut Kebutuhan Jasmani, yaitu:
  • 13.
    a. Makan makananyang halaalan thoyyibaan (halal dan baik) Sebagaimana tercantum dalam Q.S. Al-Baqoroh 2:168 “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu”. (Q.S. Al-Baqarah 2:168)
  • 14.
    b. Beristirahat yangcukup, tidak kurang dan tidak berlebihan ”Dan janganlah kalian berlebihan sesungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai orang yang berlebihan.” (QS. Al An’am 6:141). Lalu ditambah lagi dengan: ”dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,”(QS. an- Naba’ 78: 9)
  • 15.
  • 16.
    2. Al-Aql (Akal) Akal adalah yang membedakan manusia dan hewan. Melalui akal,manusia dapat mengetahui hingga mengenali hakikat sesuatu, sehingga dapat mencegahnya dari kemungkaran.
  • 17.
    3. Ar-Ruuh (Roh) Keperluan Roh adalah Dzikrullaah. “Ingatlah, hanya dengan mengingati Allaah-lah hati menjadi tenteram”. (QS. Ar-Ro’d [13]: 28). Lalu di dalam Q.S. Al-Jumu’ah 62:9-10, “Dan bila shalat telah ditunaikan, berpencarlah kamu di bumi ini, carilah karunia Allah, dan ingatlah kepada Allah banyak-banyak, semoga kamu beruntung.” (Q.S. Al-Jumu’ah 62:9-10) Tawazun ternyata memiliki posisi yang penting pula dalam Islam, kerana Ketawazunan akan menempatkan umat Islam menjadi umat pertengahan, UMMATAN WASATHON, umat yang seimbang.
  • 18.
    Surah Al-Baqarah :143 Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
  • 19.
    Renungan Bersama • Untukmemahami makna SATU TAHUN, tanya seorang siswa yang tidak naik kelas. • Untuk memahami makna SATU BULAN, tanya seorang ibu yang bayinya pra matang. • Untuk memahami makna SATU MINGGU, tanya seorang editor majalah mingguan. • Untuk memahami makna SATU HARI, tanya seorang pekerja dengan gaji harian. • Untuk memahami makna SATU MINIT, tanya seseorang yang ketinggalan kereta. • Untuk memahami makna SATU DETIK, tanya seseorang yang selamat dari kecelakaan. • Untuk memahami makna SATU MILI DETIK, tanya seorang atlet lari pecut.