i
MAKALAH
ANGGIAFIA NINGSIH
NPM. 031118034
STRUKTUR SEL
ii
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
limpahan rahmat dan karunia-Nya pada penyusun sehingga dapat menyelesaikan
makalah ini yang berjudul “ Klasifikasi Struktur Sel”.
Penyusun menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari
jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun dengan
demikian, penyusun telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan
yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karena nya penyusun
menerima masukan, saran dan usul guna menyempurnakan makalah ini .
Akhirnya penyusun mengucapkan terima kasih dan berharap semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.
Bogor, Desember 2015
Penyusun
iii
DAFTAR ISI
JUDUL HALAMAN
KATA PENGANTAR .............................................................................................. ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................. iii
BAB1 : PENDAHULUAN ....................................................................................... iv
1.1. LATAR BELAKANG ........................................................................................ iv
BAB 2 : PEMBAHASAN ......................................................................................... 1
2.1. PENGERTIAN SEL............................................................................................ 1
2.2. STRUKTUR SEL ............................................................................................... 1
BAB 3 : PENUTUP ................................................................................................... 6
3.1. KESIMPULAN & SARAN ............................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 6
iv
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam ilmu biologi, sel dipelajari dalam materi dinamakan biologi sel. Sel
sendiri ditemukan secara tidak sengaja oleh Robert Hooke1 walaupun saat itu dia
hanya mengamati sel mati dari jaringan gabus. Oleh karena itu, dia
menamakannya cella atau ruang kosong yang kemudian dalam bahasa Inggris
disebut cell yang selanjutnya diserap kedalam bahasa indonesia sebagai sel. Lalu
apa itu sel? Pengertian sel yang paling mashyur dikenal adalah dari duo peneliti
yaitu Schleiden dan Schwann yang memberikan teori sel yang merupakan
gabungan dari beberapa penelitian sebelumnya oleh bebeberapa peneliti tentang
sel.
Brown (1831) mengemukakan bahwa sel merupakan suatu ruangan kecil
yang dibatasi oleh membran, yang di dalam nya terdapat cairan (protoplasma).
Protoplasma terdiri dari plasma sel atau sitoplasma dan inti sel atau nukleus. Di
dalam inti sel terdapat plasma inti atau nukleoplasma. Pada tahun 1839 ahli
fisiologi Jerman Theodor schwan mengungkapkan bahwa organisme tersusun atas
sel.
1
1 Robert Hooke adalah seroang seorang penemu, ahli kimia dan matematika, arsitek, dan filsuf
Inggris.
1
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Sel
Sel merupakan unit (satuan, zarah) terkecil dari makhluk hidup, yang dapat
melaksanakan kehidupan. Sel disebut sebagai unit terkecil karena tidak dapat
dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang berdiri sendiri. Secara
setruktural, tubuh makhluk hidup terrsusun atas sel-sel sehingga sel disebut satuan
setruktural makhluk hidup. Secara fungsional, tubuh makhluk hidup dapat
menyelenggarakan kehidupan jika sel-sel penyusun itu berfungsi. Karena itu sel
juga disebut satuan fungsional makhluk hidup. Sel mengandung materi genetik,
yaitu materi penentu sifat-sifat makhluk hidup. Dengan adanya materi genetik,
sifat makhluk hidup dapat di wariskan kepada keturunan. Berdasarkan teori sel
oleh Schwann dan Schleiden, dapat disimpulkan bahwa pengertian sel adalah unit
fungsional kehidupan yang merupakan makhluk hidup ataupun penyusun makhluk
hidup yang tersusun atas protoplasma yang diselubungi oleh membran tipis dan
mampu memperbanyak diri baik secara seksual ataupun lainnya sehingga
membentuk sel anakan baik identik ataupun tidak
2.2. Struktur Sel.
1. Struktur Sel Prokariotik.Berikut akan struktur sel E.coli yang meliputi:
a. Dinding Sel
b. Membran Plasma
c. Sitoplasma
d. Mesosom
e. Ribosom
f. DNA (deoxyribonucleic acid)
g. RNA (ribonucleic acid)
2
2. Struktur Sel Eukariotik. " Perbedaan ppokok antara sel prokariotik2 dan eukariotik3 adalah sel eukariotik memilii membran inti,
sedangkan sel rokariotik tidak memiliki membran inti.
2
2 Sel prokariotik merupakan sel dengan tidak adanya selaput atau membran yang melapisi inti sel, sehingga materi genetik yang terkandung di dalam inti tidak
terbungkus oleh selaput atau membran.
3 Sel Eukariotik merupakan jenis sel yang memiliki selaput/ membran untukmembungkus materi genetik yang terkandung dalam inti sel agar tidak tersebar.
3
a. Membran Plasma. " Membran plasma atau membran sel tersusun atas molekul-molekul lemak dan protein. Molekul
lemak tersusun atas dua lapis, terdapat dibagian tengah membran. di sebelah luarnya terdapat lapisan protein porifer1
(protein tepi), yang menyusun tepi luar dan dalam membran. Protein yang masuk ke lapisan lemak disebut protein
integral. Tebal membran plasma antara 5-10 nm." Berikut model membran mosaik cair.
4
Fungsi membran plasma
1. Melindungi isi sel
2. Mengatur keluar masuknya molekul-molkul.
3. Sebagai reseptor (penerima) rangsangan dari luar.
h. Sitoplasma
Sitoplasma artinya plasma sel, yakni cairan yang berada di dalam
sel selain nukleoplasma (plasma inti). Sitoplasma tersusun atas
cairan dan padatan. Cairan sitoplasma disebut sitosol..
i. Nukleus
Inti sel atau nukleus merupakan organel terbesar yang berada di
dalam sel. Nukleus berdiameter sekitar 10um (mikrometer).
Nukleus biasanya terletak di tengah sel dan berbentuk oval atau
bulat.
j. Sentriol
Sentriol merupakan organel ruang dapat dilihat ketika sel
mengadakan pembelahan. Pada fase tertentu dalamdaur hidupnya
sentriol memiliki silia atau flagela. Sentriol hanya di jumpai pada
sel hewan, sedangkan pada sel tumbuhan tidak. Sentriol teretak
saling tegak lurus antar sesamanya di dekat nukleus.
k. Retikulum Endoplasma
Retikulum berasal dari kata reticular yang berarti anyaman
benang/jala. Karena letaknya memusat pada bagian retikulum
endoplasma (disingkat RE). RE banyak hanya dijumpai di dalam
sel eukariotik, baik selhewanmaupun sel tumbuhan. RE memiliki
banyak bentuk (polimorfik).
5
f. Ribosom
Menurut bentuknya, ribosom terdiri dari unit besar dan unit kecil
yang masing-masing berbentuk bulat.
g. Kompleks Golgi
Kompleks Golgi sering disebut Golgi saja. Pada sel tumbuhan,
kompleks Golgi disebut diktiosom. Selain berfungsi menambahkan
glioksilat pada protein, Golgi juga berfungsi untuk mensintesis
glikolipida, membentuk dinding sel tumbuhan, dan membentuk
lisosom.
6
PENUTUP
3.1. Kesimpulan dan Saran
Berdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa sel pertama kali
ditemukan oleh ilmuwan Inggris, Robert Hooke (1665) dengan meneliti sayatan
gabus di bawah mikroskop yang terdiri dari ruangan-ruangan yang dibatasi oleh
dinding disebut sel.
Bagi kita dan generasi yang akan datang sudah sepatutnya untuk mengetahui
struktur dan fungsi organe sel agar menambah pengetahuan.
DAFTAR PUSTAKA
http://materi-sma1.blogspot.com/p/struktur-dan-fungsi-sel.html
https://saungbelajarsmawar.worpress.com/kllkkl/sel-2/struktur-sel/
http://belajarbiologi.com/2015/08/pengertian-struktur-dan-fungsi-
dan- organel-sel.html

Struktur Sel

  • 1.
  • 2.
    ii KATA PENGANTAR Dengan memanjatkanpuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya pada penyusun sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “ Klasifikasi Struktur Sel”. Penyusun menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun dengan demikian, penyusun telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karena nya penyusun menerima masukan, saran dan usul guna menyempurnakan makalah ini . Akhirnya penyusun mengucapkan terima kasih dan berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Bogor, Desember 2015 Penyusun
  • 3.
    iii DAFTAR ISI JUDUL HALAMAN KATAPENGANTAR .............................................................................................. ii DAFTAR ISI ............................................................................................................. iii BAB1 : PENDAHULUAN ....................................................................................... iv 1.1. LATAR BELAKANG ........................................................................................ iv BAB 2 : PEMBAHASAN ......................................................................................... 1 2.1. PENGERTIAN SEL............................................................................................ 1 2.2. STRUKTUR SEL ............................................................................................... 1 BAB 3 : PENUTUP ................................................................................................... 6 3.1. KESIMPULAN & SARAN ............................................................................... 6 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 6
  • 4.
    iv PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalamilmu biologi, sel dipelajari dalam materi dinamakan biologi sel. Sel sendiri ditemukan secara tidak sengaja oleh Robert Hooke1 walaupun saat itu dia hanya mengamati sel mati dari jaringan gabus. Oleh karena itu, dia menamakannya cella atau ruang kosong yang kemudian dalam bahasa Inggris disebut cell yang selanjutnya diserap kedalam bahasa indonesia sebagai sel. Lalu apa itu sel? Pengertian sel yang paling mashyur dikenal adalah dari duo peneliti yaitu Schleiden dan Schwann yang memberikan teori sel yang merupakan gabungan dari beberapa penelitian sebelumnya oleh bebeberapa peneliti tentang sel. Brown (1831) mengemukakan bahwa sel merupakan suatu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran, yang di dalam nya terdapat cairan (protoplasma). Protoplasma terdiri dari plasma sel atau sitoplasma dan inti sel atau nukleus. Di dalam inti sel terdapat plasma inti atau nukleoplasma. Pada tahun 1839 ahli fisiologi Jerman Theodor schwan mengungkapkan bahwa organisme tersusun atas sel. 1 1 Robert Hooke adalah seroang seorang penemu, ahli kimia dan matematika, arsitek, dan filsuf Inggris.
  • 5.
    1 PEMBAHASAN 2.1. Pengertian Sel Selmerupakan unit (satuan, zarah) terkecil dari makhluk hidup, yang dapat melaksanakan kehidupan. Sel disebut sebagai unit terkecil karena tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang berdiri sendiri. Secara setruktural, tubuh makhluk hidup terrsusun atas sel-sel sehingga sel disebut satuan setruktural makhluk hidup. Secara fungsional, tubuh makhluk hidup dapat menyelenggarakan kehidupan jika sel-sel penyusun itu berfungsi. Karena itu sel juga disebut satuan fungsional makhluk hidup. Sel mengandung materi genetik, yaitu materi penentu sifat-sifat makhluk hidup. Dengan adanya materi genetik, sifat makhluk hidup dapat di wariskan kepada keturunan. Berdasarkan teori sel oleh Schwann dan Schleiden, dapat disimpulkan bahwa pengertian sel adalah unit fungsional kehidupan yang merupakan makhluk hidup ataupun penyusun makhluk hidup yang tersusun atas protoplasma yang diselubungi oleh membran tipis dan mampu memperbanyak diri baik secara seksual ataupun lainnya sehingga membentuk sel anakan baik identik ataupun tidak 2.2. Struktur Sel. 1. Struktur Sel Prokariotik.Berikut akan struktur sel E.coli yang meliputi: a. Dinding Sel b. Membran Plasma c. Sitoplasma d. Mesosom e. Ribosom f. DNA (deoxyribonucleic acid) g. RNA (ribonucleic acid)
  • 6.
    2 2. Struktur SelEukariotik. " Perbedaan ppokok antara sel prokariotik2 dan eukariotik3 adalah sel eukariotik memilii membran inti, sedangkan sel rokariotik tidak memiliki membran inti. 2 2 Sel prokariotik merupakan sel dengan tidak adanya selaput atau membran yang melapisi inti sel, sehingga materi genetik yang terkandung di dalam inti tidak terbungkus oleh selaput atau membran. 3 Sel Eukariotik merupakan jenis sel yang memiliki selaput/ membran untukmembungkus materi genetik yang terkandung dalam inti sel agar tidak tersebar.
  • 7.
    3 a. Membran Plasma." Membran plasma atau membran sel tersusun atas molekul-molekul lemak dan protein. Molekul lemak tersusun atas dua lapis, terdapat dibagian tengah membran. di sebelah luarnya terdapat lapisan protein porifer1 (protein tepi), yang menyusun tepi luar dan dalam membran. Protein yang masuk ke lapisan lemak disebut protein integral. Tebal membran plasma antara 5-10 nm." Berikut model membran mosaik cair.
  • 8.
    4 Fungsi membran plasma 1.Melindungi isi sel 2. Mengatur keluar masuknya molekul-molkul. 3. Sebagai reseptor (penerima) rangsangan dari luar. h. Sitoplasma Sitoplasma artinya plasma sel, yakni cairan yang berada di dalam sel selain nukleoplasma (plasma inti). Sitoplasma tersusun atas cairan dan padatan. Cairan sitoplasma disebut sitosol.. i. Nukleus Inti sel atau nukleus merupakan organel terbesar yang berada di dalam sel. Nukleus berdiameter sekitar 10um (mikrometer). Nukleus biasanya terletak di tengah sel dan berbentuk oval atau bulat. j. Sentriol Sentriol merupakan organel ruang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan. Pada fase tertentu dalamdaur hidupnya sentriol memiliki silia atau flagela. Sentriol hanya di jumpai pada sel hewan, sedangkan pada sel tumbuhan tidak. Sentriol teretak saling tegak lurus antar sesamanya di dekat nukleus. k. Retikulum Endoplasma Retikulum berasal dari kata reticular yang berarti anyaman benang/jala. Karena letaknya memusat pada bagian retikulum endoplasma (disingkat RE). RE banyak hanya dijumpai di dalam sel eukariotik, baik selhewanmaupun sel tumbuhan. RE memiliki banyak bentuk (polimorfik).
  • 9.
    5 f. Ribosom Menurut bentuknya,ribosom terdiri dari unit besar dan unit kecil yang masing-masing berbentuk bulat. g. Kompleks Golgi Kompleks Golgi sering disebut Golgi saja. Pada sel tumbuhan, kompleks Golgi disebut diktiosom. Selain berfungsi menambahkan glioksilat pada protein, Golgi juga berfungsi untuk mensintesis glikolipida, membentuk dinding sel tumbuhan, dan membentuk lisosom.
  • 10.
    6 PENUTUP 3.1. Kesimpulan danSaran Berdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa sel pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Inggris, Robert Hooke (1665) dengan meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop yang terdiri dari ruangan-ruangan yang dibatasi oleh dinding disebut sel. Bagi kita dan generasi yang akan datang sudah sepatutnya untuk mengetahui struktur dan fungsi organe sel agar menambah pengetahuan. DAFTAR PUSTAKA http://materi-sma1.blogspot.com/p/struktur-dan-fungsi-sel.html https://saungbelajarsmawar.worpress.com/kllkkl/sel-2/struktur-sel/ http://belajarbiologi.com/2015/08/pengertian-struktur-dan-fungsi- dan- organel-sel.html