PEMBUKA BELAJAR
“Kami ridho Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai
agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya
Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku
kefahaman”
DOA BELAJAR
Sistem pencatatan dan
pelaporan dalam survailans
epidemiologi
Heri Puspito, S.Kep.,Ns.,M.K.M
Disampaikan pada Kuliah Epidemiologi Klinik
JUNI, 2020
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu:
1. Mahasiswa mampu membuat Sistem pencatatan dan pelaporan
2. Mahasiswa mampu Menyusun Laporan Surveilans
3. Mahasiswa mampu menyajikan data berupa tabel, grafik dan
diagram
Bahan Kajian
1. Jenis dan tahapan dalam system pelaporan
surveilans epidemiologi
2. Pengertian pencatatan dan pelaporan
3. Kriteria system pencatatan dan pelaporan
4. Jenis pelaporan
5. Tujuan
6. waktu
Pencatatan dan Pelaporan Surveilans
1. Kron and Gray: mengkomunikasi secara tertulis kepada
tim Kesehatan lain yang membutuhkan data Kesehatan
atau data Epidemiologi secara
continyu/berkesinambungan
2. Kozier and Erb: pencatatan dan pelaporan merupakan
dokumen yang formal dan legal yang dibuat tertulis yang
berisi data-data Kesehatan
Pencatatan dan pelaporan: kegiatan administrasi berupa
mencatat berbagai kegiatan dan kejadian dengan alat/media
yang berisi data/informasi Kesehatan yang diperlukan
sebagai sarana komunikasi antar tenaga kesehatan
Pencatatan
Sistem pencatatan dibagi menjadi 2:
1. Tradisional: system yang dimiliki masing-
masing profesi atau petugas kesehatan
2. Non tradisional: berorientasi pada masalah
Kriteria system pencatatan
1. sistematis, jelas, ringkas, mengacu pada respon
terhadap kejadian penyakit atau intervensi yang
diberikan
2. Ditulis dengan baik sehingga terhindar dari
kesalahan
3. Tepat waktu
4. Ditulis terperinci (5W 1H)
5. Tidak menggunakan kata-kata yang sulit diukur
6. Mencantumkan nama jelas dan tanda tangan
setelah melakukan pencatatan
Pelaporan
Merupakan cara komunikasi petugas
Kesehatan yang dapat dilakukan baik
secara tertius maupun lisan tentang hasil
suatu kegiatan atau intervensi yang telah
dilaksanakan
Jenis pelaporan
1. Lisan
Kelemahan: bersifat subyektif sehingga kemungkinan yang
dilaporkan yg baik-baik saja
Keuntungan: hasil dari kegiatan/intervensi yang sudah
dilakukan serta data yang terkumpul segera ditindak lanjuti
dalam waktu yang cepat
2. Tertulis
Kelemahan: memakan waktu dan biaya
keuntungan;: bersifat obyektif dan terperinci
Tujuan Pelaporan dan Pencatatan
(Potter & Perry)
1. Komunikasi
2. Pendidikan
3. Pengalokasian dana
4. Evaluasi
5. Dokumen yang sah
6. Jaminan mutu
7. Penelitian
8. analsis
Waktu pelaporan
1. Harian
2. Mingguan
3. Bulanan
Penyajian
1. Tabel: judul jelas dan menjawab pertanyaan kapan dan dimana; menggunakan satuan
ukuran (opsional); jumlah baris dan kolom ditunjukkan; kode, singkatan atau lambing harus
terperinci
2. Grafik: memperlihatkan data kuantitatif. Informasi lengkap, sederhana, tidak menggunakan
banyak garis dan symbol, diberi keterangan, judul jelas, frekuensi pada vertical, klasifikasi
pada hosrizontal
3. Diagram : garis, lingkaran, batang
Sumber/refrensi
Keputusan Menteri Kesehatan RI No.1116/MENKES/SK/VIII/2003 : Tentang penyelengaraan
sistem surveilans epidemiologi kesehatan, Dirjen Pemberantasan penyakit dan penyehatan
lingkungan, Jakarta
Keputusan Menteri Kesehatan No.1116/Menkes/SK/VII/2003 tentang surveilans epidemiologi
KepMenKes No. 1116/MENKES/SK/VIII/2003., Pedoman Penyelengaraan Sistem Surveilans
Epidemiologi Kesehatan, Jakarta
https://covid19.kemkes.go.id/category/situasi-infeksi-emerging/#.Xtmg5lUzbIU
www.Detik.com
www.idntimes.com
www.coronajogjaprov.go.id
Surat al-Hujurat ayat 49
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasikmembawa suatu berita, maka
periksalah dengan teliti agar kamu tidakmenimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa
mengetahuikeadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata yang baik atau
diam.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 74)
PENUTUP BELAJAR
ِ‫يم‬ِ‫ح‬‫ه‬‫الر‬ ِ‫ن‬َ‫م‬ْ‫ح‬‫ه‬‫الر‬ ِ ‫ه‬‫اَّلل‬ ِ‫م‬ ْ‫س‬ِ‫ب‬
ِ‫ط‬‫ا‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ر‬َ‫أ‬َ‫و‬ ُ ‫ه‬َ‫اع‬َ‫ب‬‫ـ‬ِ‫ات‬ ‫ا‬َ‫ن‬ْ‫ق‬ُ‫ز‬ْ‫ر‬‫ا‬َ‫و‬ ‫ا‬ًّ‫ق‬َ‫ح‬ ‫ه‬‫ق‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ر‬َ‫أ‬ ‫ه‬‫م‬ُ‫ه‬‫ه‬‫لل‬َ‫ا‬ُ‫ه‬َ‫ب‬‫ا‬َ‫ن‬ِِْْ‫ا‬ ‫ا‬َ‫ن‬ْ‫ق‬ُ‫ز‬ْ‫ر‬‫ا‬َ‫و‬ ً ‫ا‬ِ‫ط‬‫ا‬َ‫ب‬ َ‫ل‬
Ya Allah Tunjukkanlah kepada kami kebenaran
sehinggga kami dapat mengikutinya,
Dan tunjukkanlah kepada kami keburukan sehingga
kami dapat menjauhinya.
sistem pencatatan dan pelaporan dalam survailans  epidemiologi

sistem pencatatan dan pelaporan dalam survailans epidemiologi

  • 1.
    PEMBUKA BELAJAR “Kami ridhoAllah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku kefahaman” DOA BELAJAR
  • 2.
    Sistem pencatatan dan pelaporandalam survailans epidemiologi Heri Puspito, S.Kep.,Ns.,M.K.M Disampaikan pada Kuliah Epidemiologi Klinik JUNI, 2020
  • 3.
    Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu: 1.Mahasiswa mampu membuat Sistem pencatatan dan pelaporan 2. Mahasiswa mampu Menyusun Laporan Surveilans 3. Mahasiswa mampu menyajikan data berupa tabel, grafik dan diagram
  • 4.
    Bahan Kajian 1. Jenisdan tahapan dalam system pelaporan surveilans epidemiologi 2. Pengertian pencatatan dan pelaporan 3. Kriteria system pencatatan dan pelaporan 4. Jenis pelaporan 5. Tujuan 6. waktu
  • 5.
    Pencatatan dan PelaporanSurveilans 1. Kron and Gray: mengkomunikasi secara tertulis kepada tim Kesehatan lain yang membutuhkan data Kesehatan atau data Epidemiologi secara continyu/berkesinambungan 2. Kozier and Erb: pencatatan dan pelaporan merupakan dokumen yang formal dan legal yang dibuat tertulis yang berisi data-data Kesehatan Pencatatan dan pelaporan: kegiatan administrasi berupa mencatat berbagai kegiatan dan kejadian dengan alat/media yang berisi data/informasi Kesehatan yang diperlukan sebagai sarana komunikasi antar tenaga kesehatan
  • 6.
    Pencatatan Sistem pencatatan dibagimenjadi 2: 1. Tradisional: system yang dimiliki masing- masing profesi atau petugas kesehatan 2. Non tradisional: berorientasi pada masalah
  • 7.
    Kriteria system pencatatan 1.sistematis, jelas, ringkas, mengacu pada respon terhadap kejadian penyakit atau intervensi yang diberikan 2. Ditulis dengan baik sehingga terhindar dari kesalahan 3. Tepat waktu 4. Ditulis terperinci (5W 1H) 5. Tidak menggunakan kata-kata yang sulit diukur 6. Mencantumkan nama jelas dan tanda tangan setelah melakukan pencatatan
  • 8.
    Pelaporan Merupakan cara komunikasipetugas Kesehatan yang dapat dilakukan baik secara tertius maupun lisan tentang hasil suatu kegiatan atau intervensi yang telah dilaksanakan
  • 9.
    Jenis pelaporan 1. Lisan Kelemahan:bersifat subyektif sehingga kemungkinan yang dilaporkan yg baik-baik saja Keuntungan: hasil dari kegiatan/intervensi yang sudah dilakukan serta data yang terkumpul segera ditindak lanjuti dalam waktu yang cepat 2. Tertulis Kelemahan: memakan waktu dan biaya keuntungan;: bersifat obyektif dan terperinci
  • 10.
    Tujuan Pelaporan danPencatatan (Potter & Perry) 1. Komunikasi 2. Pendidikan 3. Pengalokasian dana 4. Evaluasi 5. Dokumen yang sah 6. Jaminan mutu 7. Penelitian 8. analsis
  • 11.
    Waktu pelaporan 1. Harian 2.Mingguan 3. Bulanan
  • 15.
    Penyajian 1. Tabel: juduljelas dan menjawab pertanyaan kapan dan dimana; menggunakan satuan ukuran (opsional); jumlah baris dan kolom ditunjukkan; kode, singkatan atau lambing harus terperinci 2. Grafik: memperlihatkan data kuantitatif. Informasi lengkap, sederhana, tidak menggunakan banyak garis dan symbol, diberi keterangan, judul jelas, frekuensi pada vertical, klasifikasi pada hosrizontal 3. Diagram : garis, lingkaran, batang
  • 21.
    Sumber/refrensi Keputusan Menteri KesehatanRI No.1116/MENKES/SK/VIII/2003 : Tentang penyelengaraan sistem surveilans epidemiologi kesehatan, Dirjen Pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan, Jakarta Keputusan Menteri Kesehatan No.1116/Menkes/SK/VII/2003 tentang surveilans epidemiologi KepMenKes No. 1116/MENKES/SK/VIII/2003., Pedoman Penyelengaraan Sistem Surveilans Epidemiologi Kesehatan, Jakarta https://covid19.kemkes.go.id/category/situasi-infeksi-emerging/#.Xtmg5lUzbIU www.Detik.com www.idntimes.com www.coronajogjaprov.go.id
  • 22.
    Surat al-Hujurat ayat49 "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasikmembawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidakmenimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahuikeadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 74)
  • 23.
    PENUTUP BELAJAR ِ‫يم‬ِ‫ح‬‫ه‬‫الر‬ ِ‫ن‬َ‫م‬ْ‫ح‬‫ه‬‫الر‬ِ ‫ه‬‫اَّلل‬ ِ‫م‬ ْ‫س‬ِ‫ب‬ ِ‫ط‬‫ا‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ر‬َ‫أ‬َ‫و‬ ُ ‫ه‬َ‫اع‬َ‫ب‬‫ـ‬ِ‫ات‬ ‫ا‬َ‫ن‬ْ‫ق‬ُ‫ز‬ْ‫ر‬‫ا‬َ‫و‬ ‫ا‬ًّ‫ق‬َ‫ح‬ ‫ه‬‫ق‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ر‬َ‫أ‬ ‫ه‬‫م‬ُ‫ه‬‫ه‬‫لل‬َ‫ا‬ُ‫ه‬َ‫ب‬‫ا‬َ‫ن‬ِِْْ‫ا‬ ‫ا‬َ‫ن‬ْ‫ق‬ُ‫ز‬ْ‫ر‬‫ا‬َ‫و‬ ً ‫ا‬ِ‫ط‬‫ا‬َ‫ب‬ َ‫ل‬ Ya Allah Tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehinggga kami dapat mengikutinya, Dan tunjukkanlah kepada kami keburukan sehingga kami dapat menjauhinya.