SPECIFIC YIELD &SPECIFIC RETENTION
• Dalam keadaan jenuh, seluruh lubang dan ruang
yang ada pada tanah/batuan terisi air.
• Di alam, tidak seluruh volume air yang
terkandung di dalam akuifer tsb dapat memasok
air kepada sumur atau mata-air.
• Tidak seluruh air yang menempati bukaan
di dalam batuan dapat dikeluarkan.
• Meskipun dipompa terus-menerus, sebagian air
akan tetap tinggal di dalam pori-pori batuan.
•
3.
SPECIFIC YIELD
• Volumeair yang dapat dilepaskan dari pori-pori
tanah/batuan hanya oleh pengaruh gravitasi
disebut specific yield (Sy) atau kapasitas jenis.
4.
SPECIFIC RETENTION
• Volumeair yang tetap tertinggal di dalam pori-
pori batuan disebut specific retention (Sr) atau
simpanan jenis.
• Dalam hal ini air tsb tertinggal sebagai film pada
permukaan pori-pori atau rongga-rongga
batuan.
5.
Hubungan antara Porositas,Sy, dan Sr
n = Sy + Sr
Sy = Vd/Vt
Sr = Vr/Vt
n = porositas
Sy = specific yield
Sr = specific retention
Vd = volume air yang keluar ketika pengeringan
Vr = volume air yang tertinggal ketika pengeringan
Vt = volume sampel batuan
Hydraulic conductivity =Konduktivitas
hidrolika
• Sebutan lain: field coefficient of
permeability = koefisien kelulusan =
koefisien permeabilitas
• Merupakan ukuran kuantitatif untuk
menyatakan kemampuan tanah/batuan
dalam meluluskan air tanah
8.
KETERUSAN (TRANSMISSIVITY)
• Keterusan(transmissivity = T) adalah
kemampuan suatu akuifer dalam
meluluskan air.
• Harga T diperoleh dengan menggunakan
rumus :
T = K.b.
b = ketebalan akuifer
K = konduktifitas hidrolika
• Ini adalahtekanan air tanah yang ditahan di
dalam tanah atau batu, di celah antara partikel
(pori-pori)
• Itu di bawah garis freatik, dan diukur dalam
pisometer
• Distribusi tekanan air pori vertikal di akuifer
secara umum dapat diasumsikan mendekati
hidrostatik
Capilary (kapilaritas)
• Dizona tak jenuh tekanan pori ditentukan
oleh kapilaritas
• Tekanan air pori dalam kondisi tak jenuh
(zona vadose) diukur dengan tensiometer
18.
PETA KESAMAAN MUKAAIR TANAH
Arah aliran tegak lurus terhadap garis
kesamaan muka air tanah
Latihan
Dalam suatu percobaandi laboratorium diketahui
berat sampel kering = 1000 g
Berat sampel dalam keadaan jenuh air = 1081,3 g. Berat air
yang dapat dipisahkan dari sampel tanpa pemanasan = 70 g.
- Berapakah porositas sampel (%)
- Berapakah specific yield (Sy)
- Berapakah specific retention (Sr)
Catatan :
berat satuan ( ) sampel = 2,7
g/cm3 berat satuan ( ) air =
1 g/cm3
21.
Latihan
• Sumur 1dg total head = 100,40 m, Sumur
2 dg total head = 100,52 m, dan Sumur 3
dg total head = 100,14 m
• Jarak Sumur 1 – Sumur 2 = 330 m, jarak
Sumur 2 – Sumur 3 = 430 m, jarak Sumur
3
– Sumur 1 = 300 m
• Tentukan arah aliran di daerah tersebut, dan
tentukan gradien hidrolikanya.
22.
• Mengikuti hukumkekekalan massa/ energi
• Dipengaruhi gaya gravitasi
• Mengalir dengan kecepatan laminer dan lambat
• Alirannya mengikuti kontur energi (head) dari tinggi ke
yang lebih rendah
• Kecepatan aliran airtanah ditentukan oleh kelulusan
media geologi tempat air berada (Konduktivitas
hidraulik)
ALIRAN AIR TANAH
Hukum Darcy (1856)
Hukum
anggapan
Darcyini dengan
bahwa
aliran air di
menggunakan
dalamtanah
mengikuti prinsip-prinsip dasar hidraulika sifat
laminer
Berdasarkan persamaan Darcy, kecepatan aliran air
tanah :
V = - K dh/dl
V : kecepatan aliran air tanah K
: permeabilitas tanah/batuan
dh/dl : hydraulic gradient
25.
Persyaratan agar
Persamaan Darcyberlaku:
• Air tanah harus terdapat di dalam
media berpori
• Media berpori tersebut diasumsikan
bersifat homogen, isotropik
Homogen: perilaku fisik akifer sama di semua tempat
Isotropik : perilaku fisik akifer sama ke segala arah
26.
Dimanakah persamaan Darcy
tidakvalid diterapkan:
• Pada akifer dengan tipe aliran
melalui saluran (karst)
• Pada akifer dengan tipe aliran melalui
antar celah yang tidak rapat
27.
dl
Q K
dh
A KiA
Q
K
: debit aliran
: permeabilitas (kemapuan suatu media
(tanah/batuan) untuk meloloskan cairan)
dh/dl : gradien hidraulik/landaian hidraulik
A : Luas penampang aliran
DEBIT ALIRAN AIR TANAH
Satuan Geologi Permeabilitas(m/d)
Pasir halus
Pasir kasar
1 - 5
20 - 100
Kerikil 100 - 1000
Batu lanau 5 x10-8
- 5 x 10-6
Batu pasir 1 x 10-3
– 1
Basalt (batu dari
endapan magma)
0.0003 – 3
30.
Steady Flow inan Unconfined Aquifer
(Aliran Stabil dalam Akuifer Tidak Terkekang)
h
hA
hB
Water Table
Flow
Ground Surface
Bedrock L
x
Q (K
dh
dx
)h K dh2
2 dx
2
L
K h2
h2
B A
31.
Steady Flow inan Unconfined Aquifer
• K = 10-1 cm/sec
• hA = 6.5 m
• hB = 4 m
• x = 150 m
• Find Q h
Flow
hA
hB
Water Table
Ground Surface
Bedrock L
x
B
2
L
Q
K h2
h2
A
2 150
86.4 m / d 6.52
42
3
7.56 m / d /
m
32.
Horizontal Flow inConfined Aquifer
(Aliran Horizontal di Akuifer Terkekang)
• Pertimbangkan aliran tunak dari kiri ke kanan dalam
akuifer terbatas
• Tentukan nilai head (tekanan) akuifer, h(x)
h(x) hA
hB hA
L
x
Ground surface
Bedrock
Confined aquifer
Qx
K
x
z
y
hB
Confining Layer
b
hA
L
Head in the aquifer h(x)
33.
Contoh – AliranHorizontal
• L = 1000 m, hA = 100 m, hB = 80 m, K = 20 m/d, = 0.35
• Cari: head, debit spesifik, dan kecepatan rata-rata
h(x) hA
hB hA x 100 0.02x m q K
hB hA
L
L (20 m / d)
80 100
1000
0.4 m /
day
v q
1.14 m /
day
Ground surface
Bedrock
Confined aquifer
Qx
K
x
z
y
hB
Confining Layer
b
hA
L
34.
Penentuan penurunan mukaair tanah (M.A.T) pada akuifer tak
tertekan untuk aliran laminer (steady flow) pada saat dilakukan
pemompaan
35.
Penentuan penurunan tinggikenaikan air (T.K.A) pada akuifer
tertekan untuk aliran laminer (steady flow)
Sw : penurunan T.K.A di sumur
rw adalah Jari-jari
sumur hw : penurunan
M.A.T
R : jari-jari pengaruh
k : hydraulic condoctivity / permeabilitas tanah/batuan
37.
Tugas :
Kelompok I:
Ada pom bensin yang diperkirakan mencemari sumur penduduk. Di
kedalaman 10 m dijumpai dasar dari akuifer dengan ketebalan 2 m.
Akuifer tersebut mempunyai permeabilitas 10-4 cm/detik. Pada jarak 100
m dijumpai sumur penduduk dengan kedalaman akuifer yang
sama dengan di pom bensin.Lokasi sumur penduduk
lebih rendah 5 m dibanding ketinggian lokasi pom bensin. Bila terjadi
pencemaran zat yang larut air dari pom bensin maka
pencemaran tersebut akan sampai di sumur penduduk dalam waktu
berapa jam ?
Kelompok II
Ada dua sumur penduduk dengan posisi ketinggian sama menyadap
akuifer yang sama. M.A.T di sumur satu – 5 m dan M.A.T di sumur dua –
7 m, permeabilitas akuifernya 5.10-4 cm/det. Bila tidak dilakukan
pemompaan dari kedua sumur tersebut, maka berapa debit jenis dari air
yang mengalir ke sumur satu dari sumur yang lain bila jarak antara
kedua sumur tersebut 100 m ?
38.
Kelompok III :
Darisuatu akuifer tidak tertekan dipompa dengan debit 2 l/det
dipantau oleh 2 sumur yang masing-masing berjarak 5 m dan 10 m
dari sumur yang dipompa. Pada sumur pantau yang terdekat terjadi
penurunan
M.A.T sebesar 3 m sedangkan permeabilitas akuifernya sebesar 3.10-3
cm/det maka M.A.T dari sumur pantau yang kedua turun berapa
meter
?
Kelompok IV :
Dari suatu akuifer tertekan diketahui tebal akuifernya sebesar 4 m
dan mempunyai permeabilitas 2.10-4 cm/det telah dilakukan
pemompaan sebesar 3 l/det. Data sumur mempunyai garis tengah
14 cm serta jari-jari pengaruh pemompaan sejauh 20 m dari pusat
sumur. Berapa meter penurunan T.K.A pada sumur yang dipompa ?