1.1.a.5 Ruang Kolaborasi Modul 1.1
Penugasan Kelompok
Fasilitator
Bapak Yusmanto
Pengajar
Praktik
Bapak Hadani
CGP Angkatan 10 Kabupaten Tanah Laut
Kelompok A
PRISILA YULIANA
EKA
ZAHRA PAHRUL
Apa kekuatan konteks sosio-kultural di daerah
Anda yang sejalan dengan pemikiran KHD?
2. Membangun ide-ide bersama siswa
sehingga memiliki gagasan untuk membuka
dan mengembangkan pikirannya berupa
karya contohnya latihan membawakan syair
maulid habsyi, dan lain- lain.
3. Memberikan semangat dan mengikut
sertakan dalam perlombaan untuk
memfasilitasi dan mengembangkan
kompetensi atau keterampilan yang dimiliki
peserta didik.
Bagaimana pemikiran KHD dapat dikontekstualkan
sesuaikan dengan nilai-nilai luhur kearifan budaya
daerah asal yang relevan menjadi penguatan
karakter murid sebagai individu sekaligus sebagai
anggota masyarakat pada konteks lokal sosial
budaya di daerah Anda?
Pendidikan dapat menjadi landasan yang kuat untuk
membentuk karakter murid sebagai individu yang
memiliki identitas budaya yang kuat dan sebagai
anggota masyarakat yang berkontribusi dalam
konteks lokal sosial budaya di daerah tertentu yang
mengandung kearifan budaya lokal yang relevan
bagi peserta didik dan mencakup nilai-nilai seperti
gotong royong, adat istiadat, nilai-nilai agama,
etika, dan moral yang unik. contohnya Maulid
Habsyi, bermain Daku, Engrang dan Bahadang
Sepakati satu kekuatan pemikiran KHD yang
menebalkan laku murid di kelas atau sekolah
Anda sesuai dengan konteks lokal sosial
budaya di daerah Anda yang dapat diterapkan.
Konsep gotong royong pelajaran
tentang moral dan etika kerja sama
dan kolaborasi. Murid akan belajar
bagaimana bekerja bersama dalam tim,
menghargai kontribusi masing-masing
anggota, dan mencapai tujuan
bersama.
Ruang Kolaborasi Modul 1.1. CGP A.10 Kabupaten Tanah Laut

Ruang Kolaborasi Modul 1.1. CGP A.10 Kabupaten Tanah Laut

  • 1.
    1.1.a.5 Ruang KolaborasiModul 1.1 Penugasan Kelompok Fasilitator Bapak Yusmanto Pengajar Praktik Bapak Hadani CGP Angkatan 10 Kabupaten Tanah Laut Kelompok A PRISILA YULIANA EKA ZAHRA PAHRUL
  • 2.
    Apa kekuatan kontekssosio-kultural di daerah Anda yang sejalan dengan pemikiran KHD?
  • 3.
    2. Membangun ide-idebersama siswa sehingga memiliki gagasan untuk membuka dan mengembangkan pikirannya berupa karya contohnya latihan membawakan syair maulid habsyi, dan lain- lain. 3. Memberikan semangat dan mengikut sertakan dalam perlombaan untuk memfasilitasi dan mengembangkan kompetensi atau keterampilan yang dimiliki peserta didik.
  • 4.
    Bagaimana pemikiran KHDdapat dikontekstualkan sesuaikan dengan nilai-nilai luhur kearifan budaya daerah asal yang relevan menjadi penguatan karakter murid sebagai individu sekaligus sebagai anggota masyarakat pada konteks lokal sosial budaya di daerah Anda? Pendidikan dapat menjadi landasan yang kuat untuk membentuk karakter murid sebagai individu yang memiliki identitas budaya yang kuat dan sebagai anggota masyarakat yang berkontribusi dalam konteks lokal sosial budaya di daerah tertentu yang mengandung kearifan budaya lokal yang relevan bagi peserta didik dan mencakup nilai-nilai seperti gotong royong, adat istiadat, nilai-nilai agama, etika, dan moral yang unik. contohnya Maulid Habsyi, bermain Daku, Engrang dan Bahadang
  • 5.
    Sepakati satu kekuatanpemikiran KHD yang menebalkan laku murid di kelas atau sekolah Anda sesuai dengan konteks lokal sosial budaya di daerah Anda yang dapat diterapkan. Konsep gotong royong pelajaran tentang moral dan etika kerja sama dan kolaborasi. Murid akan belajar bagaimana bekerja bersama dalam tim, menghargai kontribusi masing-masing anggota, dan mencapai tujuan bersama.