Miles, Russ & Hamilton, Kim,
2006,
Oreilly Publisher ,
Learning UML 2.0
286 Page
1. Pengenalan Konsep Deployment Diagram
2. Notasi, Semantik dan Stereotype pada
Deployment Diagram
3. Contoh Kasus Deployment Diagram
Didalam UML 2.0, Deployment Diagram masuk
kedalam lingkup Physical View yang memodelkan
lingkungan fisik sistem (mis :hardware dan
software)
yang akan digunakan untuk menjalankan sistem
didunia nyata.
Sistem disini berarti software yang Anda buat
diimplementasikan ke software & hardware
yang memungkinkan software Anda untuk
berjalan.
• Pada tingkat abstraksi tertentu, Deployment diagram dapat membantu
menggambarkan/memvisualisasikan kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung
pada suatu sistem di lingkungan implementasi.
• Deployment Diagram merupakan diagram yang digunakan untuk memetakan rancangan arsitektur
fisik suatu sistem
• Deployment diagram juga dapat memperlihatkan bagaimana perangkat keras dan perangkat lunak
bekerja bersama dalam menjalankan sebuah sistem.
• Deployment Diagram memiliki Notasi dan Stereotype yang dapat digunakan untuk
membuat sebuah model. Berikut adalah Stereotype Umum didalam Deployment
Diagram :
1. Node
2. Artifact
3. Communication Path
4. Boundary / Frame
• Node merupakan notasi didalam deployment diagram yang digunakan
untuk menggambarkan perangkat keras (hardware) yang akan
digunakan oleh sistem.
• Penggunaan Node tidak terbatas untuk menggambarkan hardware
saja, Node dapat dipakai untuk jenis perangkat lunak yang
menyediakan lingkungan eksekusi (execution environment) yang
dapat menjalankan suatu file/perangkat lunak lainnya
• Node digambarkan dengan notasi kubus 3D, dengan keterangan
berupa nama dan stereotype dari node
• Node perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) dibedakan
dengan memberikan jenis stereotype yang berbeda. Stereotype <<device>> untuk
node hardware, dan stereotype <<execution environment>> untuk node software.
CONTOH NODE HARDWARE
CONTOH NODE SOFTWARE
• Artifact merupakan suatu file berbentuk fisik yang dapat di dijalankan (execute)
atau digunakan oleh suatu perangkat lunak didalam sistem.
• Artifact digambarkan dengan notasi persegi panjang dengan keterangan berupa
stereotype << artifact>> dan nama dari actifact.
• Dalam Deployment Diagram Artifact hanya dapat dijalankan (execute) oleh
Node, Sehingga artifact harus berada didalam Suatu Node yang nantinya akan
menggunakan artifact tersebut dalam pekerjaannya.
(Contoh Menggambar Artifact)
• Sebuah Node mungkin saja membutuhkan bantuan dari Node lain
untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya saat sistem dijalankan.
• Untuk menggambarkan bentuk komunikasi antar node dalam
deployment diagram , dapat memakai notasi Communication
path.
• Communication path digambarkan dengan sebuah garis yang
menghubungkan dua buah node yang berkomunikasi.
• Digunakan sebagai pembatasan dari suatu sistem yang menggambarkan
ruang lingkup dari sistem yang dikembangkan pada deployment diagram.
• Frame / Boundary digambarkan dengan notasi persegi panjang, dimana
seluruh komponen fisik pembentuk sistem harus digambarkan didalam
boundary
Komponen sistem
digambar didalam frame
Web Apps
MyMedicide Apps
[RPL2] Deployment Diagram

[RPL2] Deployment Diagram

  • 2.
    Miles, Russ &Hamilton, Kim, 2006, Oreilly Publisher , Learning UML 2.0 286 Page
  • 3.
    1. Pengenalan KonsepDeployment Diagram 2. Notasi, Semantik dan Stereotype pada Deployment Diagram 3. Contoh Kasus Deployment Diagram
  • 4.
    Didalam UML 2.0,Deployment Diagram masuk kedalam lingkup Physical View yang memodelkan lingkungan fisik sistem (mis :hardware dan software) yang akan digunakan untuk menjalankan sistem didunia nyata. Sistem disini berarti software yang Anda buat diimplementasikan ke software & hardware yang memungkinkan software Anda untuk berjalan.
  • 5.
    • Pada tingkatabstraksi tertentu, Deployment diagram dapat membantu menggambarkan/memvisualisasikan kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pada suatu sistem di lingkungan implementasi. • Deployment Diagram merupakan diagram yang digunakan untuk memetakan rancangan arsitektur fisik suatu sistem • Deployment diagram juga dapat memperlihatkan bagaimana perangkat keras dan perangkat lunak bekerja bersama dalam menjalankan sebuah sistem.
  • 7.
    • Deployment Diagrammemiliki Notasi dan Stereotype yang dapat digunakan untuk membuat sebuah model. Berikut adalah Stereotype Umum didalam Deployment Diagram : 1. Node 2. Artifact 3. Communication Path 4. Boundary / Frame
  • 8.
    • Node merupakannotasi didalam deployment diagram yang digunakan untuk menggambarkan perangkat keras (hardware) yang akan digunakan oleh sistem. • Penggunaan Node tidak terbatas untuk menggambarkan hardware saja, Node dapat dipakai untuk jenis perangkat lunak yang menyediakan lingkungan eksekusi (execution environment) yang dapat menjalankan suatu file/perangkat lunak lainnya • Node digambarkan dengan notasi kubus 3D, dengan keterangan berupa nama dan stereotype dari node
  • 9.
    • Node perangkatkeras (hardware) dan perangkat lunak (Software) dibedakan dengan memberikan jenis stereotype yang berbeda. Stereotype <<device>> untuk node hardware, dan stereotype <<execution environment>> untuk node software. CONTOH NODE HARDWARE CONTOH NODE SOFTWARE
  • 10.
    • Artifact merupakansuatu file berbentuk fisik yang dapat di dijalankan (execute) atau digunakan oleh suatu perangkat lunak didalam sistem. • Artifact digambarkan dengan notasi persegi panjang dengan keterangan berupa stereotype << artifact>> dan nama dari actifact.
  • 11.
    • Dalam DeploymentDiagram Artifact hanya dapat dijalankan (execute) oleh Node, Sehingga artifact harus berada didalam Suatu Node yang nantinya akan menggunakan artifact tersebut dalam pekerjaannya. (Contoh Menggambar Artifact)
  • 12.
    • Sebuah Nodemungkin saja membutuhkan bantuan dari Node lain untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya saat sistem dijalankan. • Untuk menggambarkan bentuk komunikasi antar node dalam deployment diagram , dapat memakai notasi Communication path. • Communication path digambarkan dengan sebuah garis yang menghubungkan dua buah node yang berkomunikasi.
  • 13.
    • Digunakan sebagaipembatasan dari suatu sistem yang menggambarkan ruang lingkup dari sistem yang dikembangkan pada deployment diagram. • Frame / Boundary digambarkan dengan notasi persegi panjang, dimana seluruh komponen fisik pembentuk sistem harus digambarkan didalam boundary Komponen sistem digambar didalam frame
  • 15.
  • 17.