KELOMPOK1 
Ketua :Riyan Firandy 
Anggota:-Ziehan Fahiera 
-M.Arif Prianto 
-Nurul Putri Jamalin 
-Riana Sartika
Unsur Radioaktif 
• Radioaktif berhubungan dengan pemancaran 
partikel dari sebuah inti atom. Unsur 
radioaktif adalah unsur yang mempunyai 
nomor atom di atas 83.
• 1.Penemuan Keradioaktifan 
A. tinggi. 
B. Antonie Henri Becquerel (1852-1908) Tahun 1896 
melakukan penelitian interaksi sinar matahari 
dengan mineral Pitchblende. “Menemukan bahwa 
pancaran sinar zat uranium dilakukan secara 
spontan”. Zat yang memancarkan sinar tersebut 
dinamakan zat radioaktif, gejalanya disebut 
keradioaktifan atau radioaktivitas.
C. Marie Curie(1867-1934) Tahun 1898 
bersama suaminya Pierre Curie 
menemukan sinar radioaktif 
polonium dan radium.4. Lord Ernest 
Rutherford (1871-1937) Tahun 1903 
menemukan sinar alfa (α) dan sinar 
beta (β).5. Wofgang Pauli Tahun 1930 
menemukan partikel neutrino (ν).6. 
Paul U. Villard Tahun 1956 
menemukan sinar gamma (γ).
• 2. SIFAT-SIFAT SINAR RADIOAKTIF 
A. Sinar Alfa ( 2α4 atau 2He4 ) Memiliki 2 proton dan 2 
neutron sehingga bermassa 4. Dalam medan listrik 
berbelok ke kutub negatif, menunjukkan sinar alfa 
bermuatan positif. Berdaya tembus kecil. Memiliki radiasi 
sekitar 1,5 x 107 m/s (sekitar 1/20 kali kecepatan cahaya). 
Jika suatu zat padat yang dapat memancarkan sinar alfa 
ditempatkan dalam tabung hampa udara, perlahan-lahan 
tabung tersebut penuh dengan gas helium.
B. Sinar Beta ( -1β0 atau -1e0 )• Dalam medan listrik 
berbelok ke kutub positif, menunjukkan sinar beta 
bermuatan negatif.• Beradaya tembus lebih besar 
dari pada sinar alfa. Sinar beta dapat menembus 
logam Al (100 kali daya tembus sinar alfa).• Laju 
perambatan sinar beta mendekati kecepatan 
cahaya.• Bermassa sangat kecil sekitar 5,5 x 10-4 
sma atau sekitar 1/2000 sma, sehingga dianggap 
tidak bermassa.
C. Sinar Gamma ( 0γ0 ) : adalah sinar bergelombang 
elektromegnetik berenergi tinggi dengan panjang 
gelombang yang pendek.• Tidak dapat dibelokkan 
oleh medan listrik, menunjukkan bahwa sinar 
gamma tidak bermuatan.• Berdaya tembus besar, 
yaitu 10.000 kali daya tembus sinar alfa. Sinar 
gamma dapat menembus logam Pb setebal 20 – 25 
cm.• Sinar gamma tidak memiliki massa.
• 3.Persamaan Inti 
Pemancaran radiasi oleh unsur radioaktif disebut 
peluruhan(disintegrasi).Peroses peluruhan dipaparkan dengan suatu 
persamaansebagai berikut. 
92U238 _______ > 2He4 + 9OTh234 
Bila persamaan reaksi disetimbangkan maka muatan dan massa harus 
disetimbangkan. 
Suatu ersamaan inti dikatakan setara jika muatan(nomor atom)dan massa di 
ruas kiri sma dengan di ruas kanan.Untuk contoh diatas: 
Jumlah muatan di ruas kiri=92;di ruas kanan=90+2=92 
Nomor massa di ruas kiri=238;di ruas kanan=234+4=238 
Reaksi Peluruhan berjalan dengan spontan dan exoergik 
(melepas energi). Pada reaksi peluruhan terjadi perubahan 
inti tidak stabil menjadi inti stabil. 
Contoh : Ra→ Rn + α
4.Transmutasi Buatan 
Transmutasi buatan terjadi pada mesin yang memiliki 
cukup energi untuk menyebabkan perubahan pada struktur nuklir unsur tersebut. 
Mesin yang mampu menyebabkan transmutasi buatan antara lain 
adalah akselerator partikel dan reaktor tokamak. 
Transmutasi buatan Pertama Kali diamati oleh Ernest Rutherford pada tahun 1919 
ketika dia mempelajari penembakan unsur ringan dengan partikel alfa.Ketika 
menembaki gas nitrogen Rutherford menemukan terbentuknya proton sementara 
isotop N-14 berubah menjadi isotop O-17. 
• ada reaksi transmutasi inti, suatu inti menyerap suatu partikel dan berubah 
menjadi inti lain dengan memancarkan suatu radiasi. 
• Contoh : N + α → O + p atau dapat ditulis N(α,p) O 
Contoh Reaksinya:
• (x, y)P ……. 
• T=Inti sasaran(target) 
• x=Partikel yang ditembak kan 
• y=Partikel hasil 
• P=Inti Baru(produk) 
• Persamaan nya: 14N7(, P)17O8 
(Transmutasi alfa-protoi isotop O-17.
• 5.Laju Peluruhan dan waktu Paro 
Waktu paruh ( t ) adalah waktu yang diperlukan oleh 
suatu zat radioaktif agar massanya/ kereaktifannya 
berkurang setangahnya (50%). Karena laju reaksi 
peluruhan adalah reaksi orde pertama, maka massa/ 
kereaktifan suatu zat radioaktif pada saat tertentu dapat 
dicari dengan menggunakan persamaan berikut. 
• Nt = N0 
• Nt = massa/ keaktifan yang tersisa t = waktu 
peluruhan 
• N0 = massa/ keaktifan mula-mula t1/2 = 
waktu paruh 
Waktu Paro adalahwaktu yang diperlukan 
oleh inti radioaktif untuk meluruh hingga 
aktivitasnya menjadi setengah aktivitas mula-mula.
• Laju peluruhan, atau aktivitas, dari material radioaktif 
ditentukan oleh: 
• Konstanta: 
 Waktu paruh - simbol t1 / 2 - waktu yang diperlukan sebuah 
material radioaktif untuk meluruh menjadi setengah bagian 
dari sebelumnya. 
 Rata-rata waktu hidup - simbol τ - Rata-rata waktu hidup 
(umur hidup) sebuah material radioaktif. 
 Konstanta peluruhan - simbol λ - konstanta peluruhan 
berbanding terbalik dengan waktu hidup (umur hidup). 
• (Perlu dicatat meskipun konstanta, mereka terkait dengan 
perilaku yang secara statistik acak, dan prediksi menggunakan 
kontanta ini menjadi berkurang keakuratannya untuk material 
dalam jumlah kecil. Tetapi, peluruhan radioaktif yang 
digunakan dalam teknik penanggalan sangat handal. Teknik ini 
merupakan salah satu pertaruhan yang aman dalam ilmu 
pengetahuan sebagaimana yang disampaikan oleh [?]) 
• Variabel: 
 Aktivitas total - simbol A - jumlah peluruhan tiap detik. 
• Aktivitas khusus - simbol SA - jumlah peluruhan tiap detik per 
jumlah substansi. "Jumlah substansi" dapat berupa satuan massa 
atau volume
Persamaan:
• Pengukuran aktivitas 
• Satuan aktivitas adalah: becquerel (simbol Bq) = 
jumah disintegrasi (pelepasan)per detik ; curie 
(Ci) = disintegrasi per detik; dan 
disintegrasi per menit (dpm). 
• selang (interval) waktu dt adalah sebanding 
dengan jumlah atom yang ada sekarang. 
Jika Nadalah jumlah atom, maka 
kemungkinan (probabilitas) peluruhan (– 
dN/N) sebanding dengan dt:
6.Pegaruh Radiasi Pada Makhluk Hidup 
Pengaruh radiasi pada manusia atau mahluk hidup juga 
bergantung pada waktu paparan. Suatu dosis yang diterima pada 
sekali paparan akan lebih berbahaya daripada bila dosis yang 
sama diterima pada waktu yang lebih lama. 
Secara alami kita mendapat radiasi dari lingkungan, misalnya 
radiasi sinar kosmis atau radiasi dari radioakif alam. Disamping itu, 
dari berbagai kegiatan seperti diagnosa atau terapi dengan sinar X 
atau radioisotop. Orang yang tinggal disekitar instalasi nuklir juga 
mendapat radiasi lebih banyak, tetapi masih dalam batas aman.
Radioaktif

Radioaktif

  • 1.
    KELOMPOK1 Ketua :RiyanFirandy Anggota:-Ziehan Fahiera -M.Arif Prianto -Nurul Putri Jamalin -Riana Sartika
  • 2.
    Unsur Radioaktif •Radioaktif berhubungan dengan pemancaran partikel dari sebuah inti atom. Unsur radioaktif adalah unsur yang mempunyai nomor atom di atas 83.
  • 3.
    • 1.Penemuan Keradioaktifan A. tinggi. B. Antonie Henri Becquerel (1852-1908) Tahun 1896 melakukan penelitian interaksi sinar matahari dengan mineral Pitchblende. “Menemukan bahwa pancaran sinar zat uranium dilakukan secara spontan”. Zat yang memancarkan sinar tersebut dinamakan zat radioaktif, gejalanya disebut keradioaktifan atau radioaktivitas.
  • 4.
    C. Marie Curie(1867-1934)Tahun 1898 bersama suaminya Pierre Curie menemukan sinar radioaktif polonium dan radium.4. Lord Ernest Rutherford (1871-1937) Tahun 1903 menemukan sinar alfa (α) dan sinar beta (β).5. Wofgang Pauli Tahun 1930 menemukan partikel neutrino (ν).6. Paul U. Villard Tahun 1956 menemukan sinar gamma (γ).
  • 5.
    • 2. SIFAT-SIFATSINAR RADIOAKTIF A. Sinar Alfa ( 2α4 atau 2He4 ) Memiliki 2 proton dan 2 neutron sehingga bermassa 4. Dalam medan listrik berbelok ke kutub negatif, menunjukkan sinar alfa bermuatan positif. Berdaya tembus kecil. Memiliki radiasi sekitar 1,5 x 107 m/s (sekitar 1/20 kali kecepatan cahaya). Jika suatu zat padat yang dapat memancarkan sinar alfa ditempatkan dalam tabung hampa udara, perlahan-lahan tabung tersebut penuh dengan gas helium.
  • 6.
    B. Sinar Beta( -1β0 atau -1e0 )• Dalam medan listrik berbelok ke kutub positif, menunjukkan sinar beta bermuatan negatif.• Beradaya tembus lebih besar dari pada sinar alfa. Sinar beta dapat menembus logam Al (100 kali daya tembus sinar alfa).• Laju perambatan sinar beta mendekati kecepatan cahaya.• Bermassa sangat kecil sekitar 5,5 x 10-4 sma atau sekitar 1/2000 sma, sehingga dianggap tidak bermassa.
  • 7.
    C. Sinar Gamma( 0γ0 ) : adalah sinar bergelombang elektromegnetik berenergi tinggi dengan panjang gelombang yang pendek.• Tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik, menunjukkan bahwa sinar gamma tidak bermuatan.• Berdaya tembus besar, yaitu 10.000 kali daya tembus sinar alfa. Sinar gamma dapat menembus logam Pb setebal 20 – 25 cm.• Sinar gamma tidak memiliki massa.
  • 9.
    • 3.Persamaan Inti Pemancaran radiasi oleh unsur radioaktif disebut peluruhan(disintegrasi).Peroses peluruhan dipaparkan dengan suatu persamaansebagai berikut. 92U238 _______ > 2He4 + 9OTh234 Bila persamaan reaksi disetimbangkan maka muatan dan massa harus disetimbangkan. Suatu ersamaan inti dikatakan setara jika muatan(nomor atom)dan massa di ruas kiri sma dengan di ruas kanan.Untuk contoh diatas: Jumlah muatan di ruas kiri=92;di ruas kanan=90+2=92 Nomor massa di ruas kiri=238;di ruas kanan=234+4=238 Reaksi Peluruhan berjalan dengan spontan dan exoergik (melepas energi). Pada reaksi peluruhan terjadi perubahan inti tidak stabil menjadi inti stabil. Contoh : Ra→ Rn + α
  • 10.
    4.Transmutasi Buatan Transmutasibuatan terjadi pada mesin yang memiliki cukup energi untuk menyebabkan perubahan pada struktur nuklir unsur tersebut. Mesin yang mampu menyebabkan transmutasi buatan antara lain adalah akselerator partikel dan reaktor tokamak. Transmutasi buatan Pertama Kali diamati oleh Ernest Rutherford pada tahun 1919 ketika dia mempelajari penembakan unsur ringan dengan partikel alfa.Ketika menembaki gas nitrogen Rutherford menemukan terbentuknya proton sementara isotop N-14 berubah menjadi isotop O-17. • ada reaksi transmutasi inti, suatu inti menyerap suatu partikel dan berubah menjadi inti lain dengan memancarkan suatu radiasi. • Contoh : N + α → O + p atau dapat ditulis N(α,p) O Contoh Reaksinya:
  • 11.
    • (x, y)P……. • T=Inti sasaran(target) • x=Partikel yang ditembak kan • y=Partikel hasil • P=Inti Baru(produk) • Persamaan nya: 14N7(, P)17O8 (Transmutasi alfa-protoi isotop O-17.
  • 12.
    • 5.Laju Peluruhandan waktu Paro Waktu paruh ( t ) adalah waktu yang diperlukan oleh suatu zat radioaktif agar massanya/ kereaktifannya berkurang setangahnya (50%). Karena laju reaksi peluruhan adalah reaksi orde pertama, maka massa/ kereaktifan suatu zat radioaktif pada saat tertentu dapat dicari dengan menggunakan persamaan berikut. • Nt = N0 • Nt = massa/ keaktifan yang tersisa t = waktu peluruhan • N0 = massa/ keaktifan mula-mula t1/2 = waktu paruh Waktu Paro adalahwaktu yang diperlukan oleh inti radioaktif untuk meluruh hingga aktivitasnya menjadi setengah aktivitas mula-mula.
  • 13.
    • Laju peluruhan,atau aktivitas, dari material radioaktif ditentukan oleh: • Konstanta:  Waktu paruh - simbol t1 / 2 - waktu yang diperlukan sebuah material radioaktif untuk meluruh menjadi setengah bagian dari sebelumnya.  Rata-rata waktu hidup - simbol τ - Rata-rata waktu hidup (umur hidup) sebuah material radioaktif.  Konstanta peluruhan - simbol λ - konstanta peluruhan berbanding terbalik dengan waktu hidup (umur hidup). • (Perlu dicatat meskipun konstanta, mereka terkait dengan perilaku yang secara statistik acak, dan prediksi menggunakan kontanta ini menjadi berkurang keakuratannya untuk material dalam jumlah kecil. Tetapi, peluruhan radioaktif yang digunakan dalam teknik penanggalan sangat handal. Teknik ini merupakan salah satu pertaruhan yang aman dalam ilmu pengetahuan sebagaimana yang disampaikan oleh [?]) • Variabel:  Aktivitas total - simbol A - jumlah peluruhan tiap detik. • Aktivitas khusus - simbol SA - jumlah peluruhan tiap detik per jumlah substansi. "Jumlah substansi" dapat berupa satuan massa atau volume
  • 14.
  • 15.
    • Pengukuran aktivitas • Satuan aktivitas adalah: becquerel (simbol Bq) = jumah disintegrasi (pelepasan)per detik ; curie (Ci) = disintegrasi per detik; dan disintegrasi per menit (dpm). • selang (interval) waktu dt adalah sebanding dengan jumlah atom yang ada sekarang. Jika Nadalah jumlah atom, maka kemungkinan (probabilitas) peluruhan (– dN/N) sebanding dengan dt:
  • 16.
    6.Pegaruh Radiasi PadaMakhluk Hidup Pengaruh radiasi pada manusia atau mahluk hidup juga bergantung pada waktu paparan. Suatu dosis yang diterima pada sekali paparan akan lebih berbahaya daripada bila dosis yang sama diterima pada waktu yang lebih lama. Secara alami kita mendapat radiasi dari lingkungan, misalnya radiasi sinar kosmis atau radiasi dari radioakif alam. Disamping itu, dari berbagai kegiatan seperti diagnosa atau terapi dengan sinar X atau radioisotop. Orang yang tinggal disekitar instalasi nuklir juga mendapat radiasi lebih banyak, tetapi masih dalam batas aman.