PROTOKOL JARINGAN
Oleh : Witasari
PROTOKOL JARINGAN
 Protokol Jaringan adalah perangkat aturan
yang digunakan dalam
jaringan, Protokol adalah aturan main yang
mengatur komunikasi diantara beberapa
komputer di dalam sebuah jaringan sehingga
komputer-komputer anggota jaringan dan
komputer berbeda platform dapat saling
berkomunikasi.
 semua jenis-jenis jaringan komputer
menggunakan protokol.
 Aturan-aturan Protokol adalahtermasuk di
dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-
cara atau metode mengakses sebuah
jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan
kecepatan transfer data.
JENIS-JENIS PROTOKOL
JARINGAN
Ethernet
Local Talk
Token Ring
FDDI
ATM
PRINSIP-PRINSIP DESAIN
PROTOKOL
 Dalam membuat protokol ada tiga hal yang
harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas,
kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi
gagal di network.

STANDARISASI PROTOKOL
 Badan dunia yang menangani masalah
standarisasi adalah ISO (International
Organization for Standarization), membuat
aturan baku yang dikenal dengan nama model
referensi OSI (Open System Interconnection).
 Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan,
mulai dari lapisan fisik sampai aplikasi.
STANDARISASI PROTOKOL
 Model referensi ini tidak hanya berguna untuk
produk-produk LAN saja, tetapi juga dalam
membangun jaringan internet.
Protokol jaringan
Protokol jaringan
Protokol jaringan

Protokol jaringan

  • 1.
  • 2.
    PROTOKOL JARINGAN  ProtokolJaringan adalah perangkat aturan yang digunakan dalam jaringan, Protokol adalah aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan sehingga komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi.
  • 3.
     semua jenis-jenisjaringan komputer menggunakan protokol.  Aturan-aturan Protokol adalahtermasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara- cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
  • 4.
  • 5.
    PRINSIP-PRINSIP DESAIN PROTOKOL  Dalammembuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. 
  • 6.
    STANDARISASI PROTOKOL  Badandunia yang menangani masalah standarisasi adalah ISO (International Organization for Standarization), membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection).  Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai aplikasi.
  • 7.
    STANDARISASI PROTOKOL  Modelreferensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi juga dalam membangun jaringan internet.