Dokumen ini menjelaskan sejarah perjuangan Timor Timur untuk merdeka dari kolonialisasi Portugal dan invasi militer Indonesia pada tahun 1975. Rakyat Timor Timur membentuk beberapa partai politik untuk melawan dominasi Fretilin dan akhirnya, setelah serangkaian proklamasi dan petisi, Timor Timur secara resmi diintegrasikan ke dalam Indonesia sebagai provinsi ke-27 pada tahun 1976. Selama periode tersebut, banyak rakyat yang mengalami kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.