Benda Langit Selain
Planet
MAPEL IPAS 2 KELAS 10
Kelompok 6:
-Jelita Riana P
-Meindi Putri S
-Naufal Muflih AR
-Rahmat Wahyu F
Pengertian Benda Langit
 Objek Astronomi atau dikenal dengan nama Benda Langit adalah objek
fisik atau struktur yang ada di alam semesta teramati. Contoh benda
langit adalah planet, satelit, bintang, nebula, galaksi, asteroid, meteoroid,
sistem keplanetan, Komet, debu antariksa, gugus galaksi, lubang hitam,
supergugus, dll.
#1 Satelit
A. Pengertian Satelit
 Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi
dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alami dan satelit
buatan. Satelit dapat dibedakan berdasarkan bentuk dan keguaananya
seperti: satelit cuaca, satelit komonikasi, satelit iptek dan satelit militer.
 Untuk dapat beroperasi satelit diluncurkan ke orbitnya dengan bantuan
roket. Negara -negara maju seperti Amerika Serikat, Rusia, Prancis dan
belakangan Cina, telah memiliki stasiun untuk melontarkan satelit ke
orbitnya.uaca
B. Jenis-Jenis Satelit
 Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet,
galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh.
 Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa
dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi
gelombang mikro.
 Satelit pengamat Bumi adalah satelit yang dirancang khusus untuk
mengamati Bumi dari orbit.
 Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang
disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi
sebuah titik dipermukaan bumi.
 Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi
yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.
 Stasiun angkasa adalah struktur buatan manusia yang dirancang sebagai
tempat tinggal manusia di luar angkasa.
 Satelit cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan
iklim Bumi.
 Satelit miniatur adalah satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat
untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg), satelit
mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg).
C. Orbit
Orbit merupakan jenis-jenis tempat beredarnya satelit mengelilingi permukaan bumi. Berikut Jenis-jenis
Orbit:
 Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 – 1500 km di atas permukaan bumi.
 Orbit Menengah (Medium Earth Orbit, MEO): 1500 – 36000 km.
 Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit, GSO): sekitar 36000 km di atas permukaan Bumi.
 Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi.
 Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km.
 Orbit berikut adalah orbit khusus yang juga digunakan untuk mengkategorikan satelit:
 Orbit Molniya, orbit satelit dengan perioda orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63°.
 Orbit Sunsynchronous, orbit satelit dengan inklinasi dan tinggi tertentu yang selalu melintas ekuator
pada jam lokal yang sama.
 Orbit Polar, orbit satelit yang melintasi kutub
#2 Bintang
A. Pengertian Bintang
 Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Ada dua
macam bintang yaitu bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu
adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi
memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata
adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan
bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri
(bintang nyata). Bintang dapat memancarkan cahaya sendiri,karena
adanya proses pembakaran gas di dalamnya. Bintang yang paling dekat
dengan Bumi adalah Bintang Proxima Centauri,dengan jarak 4,5 tahun
cahaya dan Matahari dengan jarak 150 juta km.
B. Ciri-ciri Bintang
 Walaupun bintang tampak seperti titik, tapi ukuran sebenarnya dari
bintang sangat besar dan bervariasi, ada bintang yang ukurannya hanya
20 – 40 km, ada juga yang ukurannya mencapai 900 km
 Bintang jika menghasilkan cahaya sendiri dan mempunyai massa 0,08 –
200 kali massa Matahari. Salah satu Bintang yang paling besar ialah Eta
Carinae yang massanya mencapai 100 – 150 kali massa Matahari.
 Bintang-bintang yang ada di Galaksi Bimasakti mempunyai komposisi
yang tersusun atas 71% hidrogen dan 27% helium dan sisanya berupa
unsur-unsur yang lebih berat.
 Suhu permukaan sebuah bintang sangat ditentukan oleh besar kecilnya
energi di intinya. Suhu sebuah bintang bisa diperkirakan dengan
menganalisis indeks warna atau spektrum bintang. Bintang-bintang yang
besar biasanya mempunyai suhu mencapai 50.000 C°.
 Biasanya semakin besar massa sebuah bintang maka semakin muda umur
bintang itu. Usia bintang yang banyak ditemui sekarang ini berada dalam
rentang 1 – 10 milyar tahun
 Selain mempengaruhi suhu permukaan bintang, bagian inti bintang juga
bisa menghasilkan medan magnet. Medan magnet tersebut timbul karena
terjadinya gerakan plasma seperti suatu dinamo di dalam inti bintang
C. macam-macam Bintang
1. Berdasarkan Efek Luminosistas
– 0 (Maha Maha Raksasa).
– I (Maharaksasa).
– II (Raksasa Terang).
– III (Raksasa).
– IV (Sub-Raksasa).
– V (Deret Utama).
– VI (Sub-Katai).
– VII (Katai Putih).
2. Berdasarkan Suhu Permukaan dan Warna
– O (Lebih dari 33.000 derajat Kelvin).
– B (10.500-30.000 derajat Kelvin).
– A (7.500-10.000 derajat Kelvin).
– F (6.000-7.200 derajat Kelvin).
– G (5.500-6.000 derajat Kelvin).
– K (4.000-5.200 derajat Kelvin).
– M (2.600-3.850 derajat Kelvin).
#3 Nebula
A. Pengertian Nebula
 Nebula adalah salah satu dari milyaran objek pada ruang angkasa yang
diambil dari bahasa Latin yakni nebule yang berarti awan. Namun meski
memiliki arti awan, nebula tidak sama seperti awan yang terlihat di langit
bumi. Nebula merupakan awan antarbintang yang terdiri dari hidrogen,
debu, plasma, helium dan juga gas yang terionisasi lain yang diyakini
sebagai tempat pembibitan bintang baru.
 Nebula terdiri dari gas (hidrogen dan helium mendominasi) dan debu.
Panjangnya mencapai ratusan tahun cahaya. Mereka muncul dari ledakan
supernova, yaitu, mereka adalah konsekuensi dari fase terakhir kehidupan
bintang-bintang.
B. Proses Pembentukan Nebula
 Keruntuhan Gravitasi adalah bentuk pembentukan kabut yang paling umum. Kabut
terbentuk ketika bagian dari medium antarbintang mengalami keruntuhan gravitasi. Gas ini
mengumpulkan dan membentuk daerah dengan kepadatan lebih tinggi di media
antarbintang. Banyak nebula dan bintang muncul dari keruntuhan gravitasi gas dalam
medium antarbintang. Ketika bahan atau partikel yang membentuk bintang runtuh di
bawah pengaruh gravitasinya sendiri, bintang-bintang besar baru terbentuk di pusat
nebula.
 Ledakan Supernova adalah ledakan kematian bintang besar berumur pendek. Bahan yang
dikeluarkan dari ledakan supernova kemudian diionisasi oleh energi di intinya yang biasanya
merupakan bintang neutron.
 Evolusi Bintang Yaitu Proses nebulisasi terakhir adalah evolusi bintang. Nebula yang
dibentuk oleh evolusi bintang adalah sejenis planet Nebula. Nebula planet adalah bentuk
atau tahap akhir kehidupan bintang bermassa rendah seperti matahari. Bintang-bintang
sekitar 8 hingga 10 kali massa matahari berkembang menjadi raksasa merah dan perlahan-
lahan kehilangan lapisan luar atmosfernya saat mereka berubah. Ketika bintang bermassa
rendah telah kehilangan cukup bahan, suhu bintang naik dan radiasi ultraviolet dari bintang
memancarkan dan mengionisasi awan antarbintang di sekitarnya. Kemudian planetary
nebula terbentuk.
C. Jenis-jenis Nebula
 Nebula mata kucing memiliki nama yang berbeda. Ngc 6543 adalah nebula
yang terletak di area rasi bintang Draco. Struktur kabut ini adalah salah satu
struktur kabut paling kompleks yang pernah dikenal. Kabut mata kucing
ditemukan pada 15 Februari 1786 oleh William Herschel.
 Nebula Kepala Kuda juga dikenal sebagai Barnard 33, adalah nebula gelap di
konstelasi Orion. Jarak ke Bumi adalah sekitar 1.500 tahun cahaya. Kabut ini
adalah yang paling mudah diidentifikasi karena bentuk debu dan awan gas
yang menyerupai kepala kuda. Nebula Horsehead ditemukan oleh William
Fleming pada tahun 1888.
 Nebula Semut atau mz 3 (menzel 3) ditemukan pada tahun 1922 oleh
Donald Howard Menzel.
 Nebula kepiting (m1, ncg 1952, taurus a) adalah nebula di area rasi bintang
banteng. Jarak ke Bumi adalah sekitar 6.500 tahun cahaya. Pertama kali
ditemukan oleh John Bevis.
 Nebula Elang (messier 16 / m16, ngc 6611) adalah nebula yang terletak di area
rasi bintang ular dan ditemukan oleh Jean-Philippe De Cheseaux pada tahun
1745-1746. Jarak ke Bumi adalah sekitar 7000 tahun cahaya.
 Nebula Orion, juga dikenal sebagai Messier 42, M42 atau NGC 1976, adalah
nebula yang menyebar di sepanjang jalur selatan bintang Orion. Nebula Orion
adalah nebula paling terang dan dapat dilihat dengan mata telanjang di langit
malam seperti tempat buram yang terlihat seperti pedang Orion. Jarak ke bumi
adalah sekitar 1.270 tahun cahaya. Kabut ini pertama kali ditemukan oleh
Nicolas Claude Fabri De Peiresc pada 1610.
 Nebula Eskimo (NGC 2392) juga dikenal sebagai Nebula Clownface atau
Nebula Clownface. Ditemukan oleh astronom William Herschel pada 1787.
Jarak ke Bumi adalah 3000 tahun cahaya. Nebula Eskimo (NGC 2392) juga
dikenal sebagai Nebula Clownface atau Nebula Clownface
#4 Galaksi
A. Pengertian Galaksi
 Galaksi adalah sekumpulan bintang yang membentuk suatu sistem, terdiri
dari satu atau lebih benda angkasa yang berukuran besar serta dikelilingi
oleh benda-benda angkasa lainnya secara teratur. Dalam ilmu astronomi
galaksi ialah suatu sistem yang terdiri dari bintang-bintang, gas serta
debu yang sangat luas, yang mana anggotanya memiliki gaya gravitasi.
Sebuah galaksi biasanya terdiri dari miliaran bintang yang memiliki
ukuran, warna dan ciri-ciri yang sangat beraneka ragam.
B. Ciri-ciri Galaksi
 Semua galaksi memiliki inti dari sistim galaksi.
 Sebuah sistim yang terdapat pada galaksi melakukan rotasi.
 Galaksi memiliki bentuk tertentu misalnya saja bentuk spiral, bentuk elips,
dan bentuk tidak beraturan.
 Jarak antara galaksi yang satu dengan yang lainnya jutaan tahun cahaya.
 Galaksi-galaksi hanya terlihat di luar jalur galaksi bimasakti.
 Sumber cahaya berasal dari galaksi itu sendiri dan bukan merupakan
cahaya pantulan.
C. Macam-macam Galaksi
 Galaksi Bimasakti ditemukan pada 18 juli 1783, oleh William Hershel ahli
astronomi asal inggris. Galaksi bimasakti terdiri dari 400 milliar bintang,
dan garis tengah sekitar 130.000 tahun cahaya (1 tahun cahaya sama
dengan 9.500 milyar kilometer). Galaksi bimasakti salah satu tempat bumi
ada serta tata suryanya lainya.
 Galaksi Magellan adalah galaksi yang paling dekat dengan galaksi
bimasakti yang jaraknya sekitar 150.000 tahun cahaya serta terletak di
belahan langit selatan. Galaksi ini memiliki bentuk yang tak beraturan.
 Galaksi Ursa Mayor adalah galaksi yang berjarak kurang lebih 10.000
tahun cahaya dari galaksi bimasakti. Galaksi yang berbentuk elips dam
rapat.
 Galaksi Black Eye ditemukan oleh Charles Messier pada tahun 1781
seorang astronom yang menemukan galaksi yang memiliki cincin kabut
serta berwarna gelap. Cincin kabut itu mengelilingi intinya yang paling
terang yang terlihat seperti mata manusia, sampai charles messier
menamai nama Black eye.
 Galaksi Andromeda merupakan galaksi raksasa yang berdiamter sekitar
200 ribu tahun cahaya dan memiliki massa sekitar 300-400 billium kali
massa matahari. Galaksi andromeda berukuran 2 kali ukuran galaksi
bimasakti. Galaksi andromeda memiliki bentuk bulat serta berjarak 2,5
tahun cahaya dari galaksi bimasakti.
D. Bentuk & Klasifikasi Galaksi
 Galaksi Spiral Merupakan Sebuah galaksi spiral terdiri dari cakram pipih,
dengan bintang-bintang membentuk struktur spiral, dan terkonsentrasi pada
pusat bintang yang dikenal sebagai tonjolan (bulge). Sekitar setengah dari
semua spiral juga diamati memiliki struktur batang (bar), membentang dari
tonjolan pusat, ke ujung dimana lengan spiral dimulai.
 Galaksi elips memiliki distribusi cahaya halus tanpa fitur dan berbentuk elips
dalam gambar fotografi. Mereka dilambangkan dengan huruf E, diikuti oleh
sebuah integer n yang mewakili derajat eliptisitas mereka di langit.
 Galaksi Lentikular Ialah Di pusat dari garpu tala Hubble, di mana dua cabang
galaksi spiral berawal, terletak sebuah kelas galaksi menengah yang dikenal
sebagai lenticular dan diberi simbol S0. Galaksi-galaksi kelas ini terdiri dari
tonjolan pusat yang terang, sama seperti dengan galaksi-galaksi elips,
dikelilingi oleh struktur seperti disk yang memanjang.
 Galaksi tak beraturan adalah tipe galaksi yang tidak simetri dan tidak
memiliki bentuk khusus, tidak seperti dua tipe galaksi yang lainnya.
Anggota dari galaksi tipe ini terdiri dari bintang-bintang tua (populasi II)
dan muda (populasi I).
#5 Asteroid
A. Pengertian Asteroid
 Asteroid merupakan suatu benda angkasa berukuran kecil, padat, serta
berjumlah sangat banyak yang bergerak dan mengelilingi matahari.
Asteroid ini ialah salah satu contoh dari planet kerdil atau juga
planetoida, sering juga disebut ialah sebagai sisa-sisa awal terbentuknya
tata surya. Sebagian besar asteroid ini berkumpul pada wilayah yang
disebut sebagai sabuk asteroid, letaknya itu antar orbit Planet Mars serta
Planet Yupiter.
B. Ciri-ciri Asteroid
 Berasal dari debu dan es
 Tidak menghasilkan cahaya sendiri
 Bentuknya tidak lebih besar dari planet kerdil
 Mengandung besi dan nikel
 Berada diantara orbit Mars dan Yupiter
 Permukaannya berbatu
C. Klasifikasi Asteroid
 Asteroid kelas C, ini berada diluar sabuk bumi, warnanya asteroid kelas c
ini gelap dan penyusunnya sebagian adalah besar karbon.
 Asteroid kelas D, ini dikenal juga dengan sebutan asteroid Trojan Yupiter
yang memiliki ciri berwarna gelap serta juga penyusunnya dari karbon.
 Asteroid kelas S, berada pada bagian didalam sabuk bumi, letaknya lebih
dekat ke mars serta juga bahan penyusunnya sebagian besar berasal dari
batu dan juga besi.
 Asteroid kelas V, Orbitnya berada jauh antara orbit planet Yupiter serta
juga Planet Uranus, sebagian besar penyusunnya batuan beku.
D. Contoh Asteroid
 Salah satu contoh dari asteroid yang paling dikenal ialah Ceres
disebabkan karena memiliki diameter hampir 1000 km, berbatu serta juga
berEs. Ceres itu merupakan asteroid pertama yang ditemukan, yakni
pada bulan Januari di tahun 1801 oleh Astronom asal Italia yakni Giuseppe
Piazzi. beberapa contoh asteroid lainnya yang telah di berinama
diantaranya ialah:
 Pallas berdiameter 545 km,
 Vesta berdiameter 530 km,
 Hygeva berdiameter 444 km,
 Davida berdiameter 320 km,
 Juno berdiameter 235 km, dan
 Eros Berdiameter 17 km.
#6 Meteoroid
A. Pengertian Meteoroid
 Meteoroid merupakan batu-batu angkasa berukuran kecil-kecil yang
melayang-layang bebas di angkasa serta bergerak dengan cepat.
Lintasan meteoroid ini tidak beraturan serta tidak mengorbit kepada
Matahari.
 Meteoroid merupakan benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya
itu lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah
molekul
B. Ciri-ciri Meteoroid
 Meteoroid ini merupakan bendap-benda langit kecil yang mengelilingi
matahari serta terdapat di ruang antarplanet.
 Meteoroid ini bukan tergolong bintang disebabkan karna meteoroid adalah
anggota dari tata surya yang tidak bisa memancarkan suatu cahaya sendiri.
 Meteoroid ini berupa batu-batu kecil yang dengan diameter itu antara 0,2
sampai 0,5 mm serta massanya juga tidak lebih dari 1 gram.
 Meteoroid semacam debu angkasa yang bergerak itu dengan kecepatan
rata-rata 60 km/detik.
 Meteoroid yang masuk ke atmosfer bumi serta bergesekan dengan lapisan
atmosfer itu akan menimbulkan panas serta tampak berpijar. Pada kasus ini
meteoroid tersebut akan berubah menjadi meteor.
C. Macam-macam Meteoroid
 Meteoroid Asteroidal (Keplanetan), yaitu meteoroid yang berasal dari
pecahan asteroid atau planet.
 Meteor Kekometan, yaitu meteoroid yang berasal dari pecahan komet.
 Meteoroid Parabolis, yaitu meteoroid yang merupakan pecahan dari
sesuatu di dalam tata surya tetapi belum diketahui apa sesuatu tersebut.
D. Proses pembentukan meteoroid
 Sebagian besar meteoroid tersebut terbentuk disebabkan karna adanya
tumbukan (tabrakan) antarbenda langit (bisa asteroid, komet atau planet)
satu dengan yang lain sehingga kemudian membuat sisa atau pecahan
dari benda yang bertumbukan tersebut. Setelah itu pecahan kemudian
keluar dari lintasan asalnya. Meteoroid yang tersebar dengan secara
bebas ini bisa atau dapat memasuki atmosfer benda atau planet lain.
Pada saat sudah memasuki atmosfir bumi, maka kemudian meteoroid
tersebut disebut dengan meteor.
#7 Komet
A. Pengertian Komet
 Komet adalah satu di antara benda langit yang ditutupi kabut tipis
panjang dan sering disebut bintang berekor. Kendati demikian, komet
bukan bintang. Komet terdiri dari kumpulan debu dan yang membeku
saat berada jauh dari matahari. Bila komet mulai mendekati matahari,
partikel-partikel ini akan menguap sehingga membentuk kepala dan ekor
komet.
 Garis edar komet tidak seperti orbit planet atau satelit. Beberapa komet
memiliki orbit berbentuk elips, tetapi kebanyakan komet mempunyai
orbit berbentuk parabola. Komet tersebut dapat dilihat saat
keberadaannya masih jauh dari matahari. Jadi, sesekali komet juga
melintas di sekitar Bumi sehingga keberadaannya bisa dilihat manusia
dalam kurun waktu tertentu.
B. Ciri-ciri Komet
 Garis tengah inti komet (nukleus) kira-kira hanya sekitar 8-25 km, sangat kecil
dibandingkan dengan koma. Garis tengah koma bisa mencapai dengan
60.000 km dan penjang ekor koet bisa mencapai 80 juta km.
 Koma dan ekor komet membalikan cahaya matahari dan bisa dilihat dari
bumi bila komet itu cukup dekat. Ekor komet berbeda-beda bentuk dan
ukurannya. Jika makin dekat komet tersebut dengan matahari maka makin
panjanglah ekornya, dan ada pula komet yang tidak berekor.
 Komet bergerak mengelilingi matahari berkali-kali, tetapi peredarannya
memakan waktu yang lama.
 Komet ini dibedakan menurut rentangan waktu orbitnya. Rentangan waktu
pendek ialah kurang dari 200 tahun dan rentangan waktu yang panjang,
yaitu lebih dari 200 tahun. Secara umumnya bentuk orbit komet yaitu elips.
C. Bagian-bagian Komet
 Bagian inti ini merupakan bagian yang paling padat. Diamater dari inti ini mencapai
beberapa kilometer, berbeda-beda antara satu komet dengan lainnya. Inti komet ini
terbentuk dari penguapan bahan-bahan es yang sangat mudah menguap menjadi
gas-gas yang terlihat berpijar.
 Bagian Koma merupakan daerah yang penuh kabut atau daerah yang mirip dengan
tabir yang menyelimuti inti komet. Daerah ini sebagai daerah yang pekat karena
terkena uap dari inti komet yang makin mengepul apabila dekat dengan matahari.
 Bagian Hidrogen Terdapat lapisan hidrogen pada bagian komet. Lapisan hidrogen
inilah yang mengelilingi koma. Jadi, lapisan ini tak bisa terlihat mata manusia. Awan
pada lapisan ini sangat tebal dan diameternya mencapai 20 juta km.
 Bagian Ekor komet memang bentuknya panjang. Ekor komet terbuat dari gas
bercahaya yang muncul ketika komet mendekati matahari. Ekor ini terbentuk ketika
terbakar matahari. Ukuran ekor komet bisa mencapai sepuluh km.
D. Jenis-jenis Komet
 Jenis komet yang pertama adalah komet berekor panjang. Maksudnya,
komet berekor panjang merupakan komet yang memiliki garis lintasan
sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di luar angkasa.
Dengan melewati banyak daerah yang dingin, komet ini memiliki banyak
kesempatan untuk menyerap gas-gas yang ada di sekitarnya. Ketika
mendekati matahari, komet jenis ini akan cenderung melepaskan gas
sehingga akan membentuk koma serta ekor komet yang ukurannya
sangat panjang.
 Jenis komet yang kedua adalah komet berekor pendek. Komet ini
memiliki garis lintas yang sangat pendek sehingga kesempatan untuk
menyerap gas di sekitar hanya sedikit. Dengan demikian, ekor yang
terbentuk pada komet pun tidak terlalu panjang.
E. Contoh komet
 Beberapa komet yang pernah terlihat antara lain:
 1. Komet Halley, merupakan komet yang paling terkenal. Komet ini melintas dekat Bumi secara periodik,
yakni terlihat pada setiap 75-76 tahun sekali. Diantaranya pernah terlihat pada 1986.
 2. Komet De Kock- Paraskevopoulos, terlihat tahun 1941.
 3. Komet Hale Bopp, terlihat tahun 1997.
 4. Komet Ikeya Seki, terlihat pada 1965.
 5. Komet West, terlihat pada 1976.
 6. Komet McNaught, terlihat tahun 2007.
 7. Komet Eclipse, terlihat pada tahun 1948
 8. Komet Kohoutek, terlihat pada 1973.
 9. Komet Bennet, terlihat tahun 1970.
 10. Komet Lovejoy C/2011 W3, terlihat pada 2011.
 11. Komet Mellish, terlihat tahun 1917.
Kesimpulan
Setiap benda Langit memiliki pengaruh terhadap bumi baik itu terhadap
kehidupan di bumi itu sendiri maupun terhadap karakteristik dari bumi itu
sendiri. tidak hanya planet namun banyak sekali benda-benda langit seperti
yang kita bahas sebelumnya. Demikian Materi Yang Bisa Kami Sampaikan,
Mohon Maaf Kalau Ada Kata-Kata Yang Kurang dimengerti harap
dimaklumi, Sekian Terima kasih.
Source
Dikutip Dari:
 https://id.wikipedia.org/wiki/Objek_astronomi
 https://id.wikipedia.org/wiki/Satelit
 https://duniapendidikan.co.id/bintang-adalah
 https://jagad.id/pengertian-nebula
 https://duniapendidikan.co.id/apa-itu-galaksi
 https://pendidikan.co.id/pengertian-asteroid-ciri-klasifikasi-dan-
contohnya
 https://pendidikan.co.id/pengertian-meteoroid-meteor-meteorit
 https://id.berita.yahoo.com/pengertian-komet-ciri-ciri-bagian-
104032936.html

Presentasi.pptx

  • 1.
    Benda Langit Selain Planet MAPELIPAS 2 KELAS 10 Kelompok 6: -Jelita Riana P -Meindi Putri S -Naufal Muflih AR -Rahmat Wahyu F
  • 2.
    Pengertian Benda Langit Objek Astronomi atau dikenal dengan nama Benda Langit adalah objek fisik atau struktur yang ada di alam semesta teramati. Contoh benda langit adalah planet, satelit, bintang, nebula, galaksi, asteroid, meteoroid, sistem keplanetan, Komet, debu antariksa, gugus galaksi, lubang hitam, supergugus, dll.
  • 3.
    #1 Satelit A. PengertianSatelit  Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alami dan satelit buatan. Satelit dapat dibedakan berdasarkan bentuk dan keguaananya seperti: satelit cuaca, satelit komonikasi, satelit iptek dan satelit militer.  Untuk dapat beroperasi satelit diluncurkan ke orbitnya dengan bantuan roket. Negara -negara maju seperti Amerika Serikat, Rusia, Prancis dan belakangan Cina, telah memiliki stasiun untuk melontarkan satelit ke orbitnya.uaca
  • 4.
    B. Jenis-Jenis Satelit Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh.  Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro.  Satelit pengamat Bumi adalah satelit yang dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit.  Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi.  Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.
  • 5.
     Stasiun angkasaadalah struktur buatan manusia yang dirancang sebagai tempat tinggal manusia di luar angkasa.  Satelit cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi.  Satelit miniatur adalah satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg), satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg).
  • 6.
    C. Orbit Orbit merupakanjenis-jenis tempat beredarnya satelit mengelilingi permukaan bumi. Berikut Jenis-jenis Orbit:  Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 – 1500 km di atas permukaan bumi.  Orbit Menengah (Medium Earth Orbit, MEO): 1500 – 36000 km.  Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit, GSO): sekitar 36000 km di atas permukaan Bumi.  Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi.  Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km.  Orbit berikut adalah orbit khusus yang juga digunakan untuk mengkategorikan satelit:  Orbit Molniya, orbit satelit dengan perioda orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63°.  Orbit Sunsynchronous, orbit satelit dengan inklinasi dan tinggi tertentu yang selalu melintas ekuator pada jam lokal yang sama.  Orbit Polar, orbit satelit yang melintasi kutub
  • 7.
    #2 Bintang A. PengertianBintang  Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Ada dua macam bintang yaitu bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata). Bintang dapat memancarkan cahaya sendiri,karena adanya proses pembakaran gas di dalamnya. Bintang yang paling dekat dengan Bumi adalah Bintang Proxima Centauri,dengan jarak 4,5 tahun cahaya dan Matahari dengan jarak 150 juta km.
  • 8.
    B. Ciri-ciri Bintang Walaupun bintang tampak seperti titik, tapi ukuran sebenarnya dari bintang sangat besar dan bervariasi, ada bintang yang ukurannya hanya 20 – 40 km, ada juga yang ukurannya mencapai 900 km  Bintang jika menghasilkan cahaya sendiri dan mempunyai massa 0,08 – 200 kali massa Matahari. Salah satu Bintang yang paling besar ialah Eta Carinae yang massanya mencapai 100 – 150 kali massa Matahari.  Bintang-bintang yang ada di Galaksi Bimasakti mempunyai komposisi yang tersusun atas 71% hidrogen dan 27% helium dan sisanya berupa unsur-unsur yang lebih berat.
  • 9.
     Suhu permukaansebuah bintang sangat ditentukan oleh besar kecilnya energi di intinya. Suhu sebuah bintang bisa diperkirakan dengan menganalisis indeks warna atau spektrum bintang. Bintang-bintang yang besar biasanya mempunyai suhu mencapai 50.000 C°.  Biasanya semakin besar massa sebuah bintang maka semakin muda umur bintang itu. Usia bintang yang banyak ditemui sekarang ini berada dalam rentang 1 – 10 milyar tahun  Selain mempengaruhi suhu permukaan bintang, bagian inti bintang juga bisa menghasilkan medan magnet. Medan magnet tersebut timbul karena terjadinya gerakan plasma seperti suatu dinamo di dalam inti bintang
  • 10.
    C. macam-macam Bintang 1.Berdasarkan Efek Luminosistas – 0 (Maha Maha Raksasa). – I (Maharaksasa). – II (Raksasa Terang). – III (Raksasa). – IV (Sub-Raksasa). – V (Deret Utama). – VI (Sub-Katai). – VII (Katai Putih).
  • 11.
    2. Berdasarkan SuhuPermukaan dan Warna – O (Lebih dari 33.000 derajat Kelvin). – B (10.500-30.000 derajat Kelvin). – A (7.500-10.000 derajat Kelvin). – F (6.000-7.200 derajat Kelvin). – G (5.500-6.000 derajat Kelvin). – K (4.000-5.200 derajat Kelvin). – M (2.600-3.850 derajat Kelvin).
  • 12.
    #3 Nebula A. PengertianNebula  Nebula adalah salah satu dari milyaran objek pada ruang angkasa yang diambil dari bahasa Latin yakni nebule yang berarti awan. Namun meski memiliki arti awan, nebula tidak sama seperti awan yang terlihat di langit bumi. Nebula merupakan awan antarbintang yang terdiri dari hidrogen, debu, plasma, helium dan juga gas yang terionisasi lain yang diyakini sebagai tempat pembibitan bintang baru.  Nebula terdiri dari gas (hidrogen dan helium mendominasi) dan debu. Panjangnya mencapai ratusan tahun cahaya. Mereka muncul dari ledakan supernova, yaitu, mereka adalah konsekuensi dari fase terakhir kehidupan bintang-bintang.
  • 13.
    B. Proses PembentukanNebula  Keruntuhan Gravitasi adalah bentuk pembentukan kabut yang paling umum. Kabut terbentuk ketika bagian dari medium antarbintang mengalami keruntuhan gravitasi. Gas ini mengumpulkan dan membentuk daerah dengan kepadatan lebih tinggi di media antarbintang. Banyak nebula dan bintang muncul dari keruntuhan gravitasi gas dalam medium antarbintang. Ketika bahan atau partikel yang membentuk bintang runtuh di bawah pengaruh gravitasinya sendiri, bintang-bintang besar baru terbentuk di pusat nebula.  Ledakan Supernova adalah ledakan kematian bintang besar berumur pendek. Bahan yang dikeluarkan dari ledakan supernova kemudian diionisasi oleh energi di intinya yang biasanya merupakan bintang neutron.  Evolusi Bintang Yaitu Proses nebulisasi terakhir adalah evolusi bintang. Nebula yang dibentuk oleh evolusi bintang adalah sejenis planet Nebula. Nebula planet adalah bentuk atau tahap akhir kehidupan bintang bermassa rendah seperti matahari. Bintang-bintang sekitar 8 hingga 10 kali massa matahari berkembang menjadi raksasa merah dan perlahan- lahan kehilangan lapisan luar atmosfernya saat mereka berubah. Ketika bintang bermassa rendah telah kehilangan cukup bahan, suhu bintang naik dan radiasi ultraviolet dari bintang memancarkan dan mengionisasi awan antarbintang di sekitarnya. Kemudian planetary nebula terbentuk.
  • 14.
    C. Jenis-jenis Nebula Nebula mata kucing memiliki nama yang berbeda. Ngc 6543 adalah nebula yang terletak di area rasi bintang Draco. Struktur kabut ini adalah salah satu struktur kabut paling kompleks yang pernah dikenal. Kabut mata kucing ditemukan pada 15 Februari 1786 oleh William Herschel.  Nebula Kepala Kuda juga dikenal sebagai Barnard 33, adalah nebula gelap di konstelasi Orion. Jarak ke Bumi adalah sekitar 1.500 tahun cahaya. Kabut ini adalah yang paling mudah diidentifikasi karena bentuk debu dan awan gas yang menyerupai kepala kuda. Nebula Horsehead ditemukan oleh William Fleming pada tahun 1888.  Nebula Semut atau mz 3 (menzel 3) ditemukan pada tahun 1922 oleh Donald Howard Menzel.  Nebula kepiting (m1, ncg 1952, taurus a) adalah nebula di area rasi bintang banteng. Jarak ke Bumi adalah sekitar 6.500 tahun cahaya. Pertama kali ditemukan oleh John Bevis.
  • 15.
     Nebula Elang(messier 16 / m16, ngc 6611) adalah nebula yang terletak di area rasi bintang ular dan ditemukan oleh Jean-Philippe De Cheseaux pada tahun 1745-1746. Jarak ke Bumi adalah sekitar 7000 tahun cahaya.  Nebula Orion, juga dikenal sebagai Messier 42, M42 atau NGC 1976, adalah nebula yang menyebar di sepanjang jalur selatan bintang Orion. Nebula Orion adalah nebula paling terang dan dapat dilihat dengan mata telanjang di langit malam seperti tempat buram yang terlihat seperti pedang Orion. Jarak ke bumi adalah sekitar 1.270 tahun cahaya. Kabut ini pertama kali ditemukan oleh Nicolas Claude Fabri De Peiresc pada 1610.  Nebula Eskimo (NGC 2392) juga dikenal sebagai Nebula Clownface atau Nebula Clownface. Ditemukan oleh astronom William Herschel pada 1787. Jarak ke Bumi adalah 3000 tahun cahaya. Nebula Eskimo (NGC 2392) juga dikenal sebagai Nebula Clownface atau Nebula Clownface
  • 16.
    #4 Galaksi A. PengertianGalaksi  Galaksi adalah sekumpulan bintang yang membentuk suatu sistem, terdiri dari satu atau lebih benda angkasa yang berukuran besar serta dikelilingi oleh benda-benda angkasa lainnya secara teratur. Dalam ilmu astronomi galaksi ialah suatu sistem yang terdiri dari bintang-bintang, gas serta debu yang sangat luas, yang mana anggotanya memiliki gaya gravitasi. Sebuah galaksi biasanya terdiri dari miliaran bintang yang memiliki ukuran, warna dan ciri-ciri yang sangat beraneka ragam.
  • 17.
    B. Ciri-ciri Galaksi Semua galaksi memiliki inti dari sistim galaksi.  Sebuah sistim yang terdapat pada galaksi melakukan rotasi.  Galaksi memiliki bentuk tertentu misalnya saja bentuk spiral, bentuk elips, dan bentuk tidak beraturan.  Jarak antara galaksi yang satu dengan yang lainnya jutaan tahun cahaya.  Galaksi-galaksi hanya terlihat di luar jalur galaksi bimasakti.  Sumber cahaya berasal dari galaksi itu sendiri dan bukan merupakan cahaya pantulan.
  • 18.
    C. Macam-macam Galaksi Galaksi Bimasakti ditemukan pada 18 juli 1783, oleh William Hershel ahli astronomi asal inggris. Galaksi bimasakti terdiri dari 400 milliar bintang, dan garis tengah sekitar 130.000 tahun cahaya (1 tahun cahaya sama dengan 9.500 milyar kilometer). Galaksi bimasakti salah satu tempat bumi ada serta tata suryanya lainya.  Galaksi Magellan adalah galaksi yang paling dekat dengan galaksi bimasakti yang jaraknya sekitar 150.000 tahun cahaya serta terletak di belahan langit selatan. Galaksi ini memiliki bentuk yang tak beraturan.  Galaksi Ursa Mayor adalah galaksi yang berjarak kurang lebih 10.000 tahun cahaya dari galaksi bimasakti. Galaksi yang berbentuk elips dam rapat.
  • 19.
     Galaksi BlackEye ditemukan oleh Charles Messier pada tahun 1781 seorang astronom yang menemukan galaksi yang memiliki cincin kabut serta berwarna gelap. Cincin kabut itu mengelilingi intinya yang paling terang yang terlihat seperti mata manusia, sampai charles messier menamai nama Black eye.  Galaksi Andromeda merupakan galaksi raksasa yang berdiamter sekitar 200 ribu tahun cahaya dan memiliki massa sekitar 300-400 billium kali massa matahari. Galaksi andromeda berukuran 2 kali ukuran galaksi bimasakti. Galaksi andromeda memiliki bentuk bulat serta berjarak 2,5 tahun cahaya dari galaksi bimasakti.
  • 20.
    D. Bentuk &Klasifikasi Galaksi  Galaksi Spiral Merupakan Sebuah galaksi spiral terdiri dari cakram pipih, dengan bintang-bintang membentuk struktur spiral, dan terkonsentrasi pada pusat bintang yang dikenal sebagai tonjolan (bulge). Sekitar setengah dari semua spiral juga diamati memiliki struktur batang (bar), membentang dari tonjolan pusat, ke ujung dimana lengan spiral dimulai.  Galaksi elips memiliki distribusi cahaya halus tanpa fitur dan berbentuk elips dalam gambar fotografi. Mereka dilambangkan dengan huruf E, diikuti oleh sebuah integer n yang mewakili derajat eliptisitas mereka di langit.  Galaksi Lentikular Ialah Di pusat dari garpu tala Hubble, di mana dua cabang galaksi spiral berawal, terletak sebuah kelas galaksi menengah yang dikenal sebagai lenticular dan diberi simbol S0. Galaksi-galaksi kelas ini terdiri dari tonjolan pusat yang terang, sama seperti dengan galaksi-galaksi elips, dikelilingi oleh struktur seperti disk yang memanjang.
  • 21.
     Galaksi takberaturan adalah tipe galaksi yang tidak simetri dan tidak memiliki bentuk khusus, tidak seperti dua tipe galaksi yang lainnya. Anggota dari galaksi tipe ini terdiri dari bintang-bintang tua (populasi II) dan muda (populasi I).
  • 22.
    #5 Asteroid A. PengertianAsteroid  Asteroid merupakan suatu benda angkasa berukuran kecil, padat, serta berjumlah sangat banyak yang bergerak dan mengelilingi matahari. Asteroid ini ialah salah satu contoh dari planet kerdil atau juga planetoida, sering juga disebut ialah sebagai sisa-sisa awal terbentuknya tata surya. Sebagian besar asteroid ini berkumpul pada wilayah yang disebut sebagai sabuk asteroid, letaknya itu antar orbit Planet Mars serta Planet Yupiter.
  • 23.
    B. Ciri-ciri Asteroid Berasal dari debu dan es  Tidak menghasilkan cahaya sendiri  Bentuknya tidak lebih besar dari planet kerdil  Mengandung besi dan nikel  Berada diantara orbit Mars dan Yupiter  Permukaannya berbatu
  • 24.
    C. Klasifikasi Asteroid Asteroid kelas C, ini berada diluar sabuk bumi, warnanya asteroid kelas c ini gelap dan penyusunnya sebagian adalah besar karbon.  Asteroid kelas D, ini dikenal juga dengan sebutan asteroid Trojan Yupiter yang memiliki ciri berwarna gelap serta juga penyusunnya dari karbon.  Asteroid kelas S, berada pada bagian didalam sabuk bumi, letaknya lebih dekat ke mars serta juga bahan penyusunnya sebagian besar berasal dari batu dan juga besi.  Asteroid kelas V, Orbitnya berada jauh antara orbit planet Yupiter serta juga Planet Uranus, sebagian besar penyusunnya batuan beku.
  • 25.
    D. Contoh Asteroid Salah satu contoh dari asteroid yang paling dikenal ialah Ceres disebabkan karena memiliki diameter hampir 1000 km, berbatu serta juga berEs. Ceres itu merupakan asteroid pertama yang ditemukan, yakni pada bulan Januari di tahun 1801 oleh Astronom asal Italia yakni Giuseppe Piazzi. beberapa contoh asteroid lainnya yang telah di berinama diantaranya ialah:  Pallas berdiameter 545 km,  Vesta berdiameter 530 km,  Hygeva berdiameter 444 km,  Davida berdiameter 320 km,  Juno berdiameter 235 km, dan  Eros Berdiameter 17 km.
  • 26.
    #6 Meteoroid A. PengertianMeteoroid  Meteoroid merupakan batu-batu angkasa berukuran kecil-kecil yang melayang-layang bebas di angkasa serta bergerak dengan cepat. Lintasan meteoroid ini tidak beraturan serta tidak mengorbit kepada Matahari.  Meteoroid merupakan benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya itu lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul
  • 27.
    B. Ciri-ciri Meteoroid Meteoroid ini merupakan bendap-benda langit kecil yang mengelilingi matahari serta terdapat di ruang antarplanet.  Meteoroid ini bukan tergolong bintang disebabkan karna meteoroid adalah anggota dari tata surya yang tidak bisa memancarkan suatu cahaya sendiri.  Meteoroid ini berupa batu-batu kecil yang dengan diameter itu antara 0,2 sampai 0,5 mm serta massanya juga tidak lebih dari 1 gram.  Meteoroid semacam debu angkasa yang bergerak itu dengan kecepatan rata-rata 60 km/detik.  Meteoroid yang masuk ke atmosfer bumi serta bergesekan dengan lapisan atmosfer itu akan menimbulkan panas serta tampak berpijar. Pada kasus ini meteoroid tersebut akan berubah menjadi meteor.
  • 28.
    C. Macam-macam Meteoroid Meteoroid Asteroidal (Keplanetan), yaitu meteoroid yang berasal dari pecahan asteroid atau planet.  Meteor Kekometan, yaitu meteoroid yang berasal dari pecahan komet.  Meteoroid Parabolis, yaitu meteoroid yang merupakan pecahan dari sesuatu di dalam tata surya tetapi belum diketahui apa sesuatu tersebut.
  • 29.
    D. Proses pembentukanmeteoroid  Sebagian besar meteoroid tersebut terbentuk disebabkan karna adanya tumbukan (tabrakan) antarbenda langit (bisa asteroid, komet atau planet) satu dengan yang lain sehingga kemudian membuat sisa atau pecahan dari benda yang bertumbukan tersebut. Setelah itu pecahan kemudian keluar dari lintasan asalnya. Meteoroid yang tersebar dengan secara bebas ini bisa atau dapat memasuki atmosfer benda atau planet lain. Pada saat sudah memasuki atmosfir bumi, maka kemudian meteoroid tersebut disebut dengan meteor.
  • 30.
    #7 Komet A. PengertianKomet  Komet adalah satu di antara benda langit yang ditutupi kabut tipis panjang dan sering disebut bintang berekor. Kendati demikian, komet bukan bintang. Komet terdiri dari kumpulan debu dan yang membeku saat berada jauh dari matahari. Bila komet mulai mendekati matahari, partikel-partikel ini akan menguap sehingga membentuk kepala dan ekor komet.  Garis edar komet tidak seperti orbit planet atau satelit. Beberapa komet memiliki orbit berbentuk elips, tetapi kebanyakan komet mempunyai orbit berbentuk parabola. Komet tersebut dapat dilihat saat keberadaannya masih jauh dari matahari. Jadi, sesekali komet juga melintas di sekitar Bumi sehingga keberadaannya bisa dilihat manusia dalam kurun waktu tertentu.
  • 31.
    B. Ciri-ciri Komet Garis tengah inti komet (nukleus) kira-kira hanya sekitar 8-25 km, sangat kecil dibandingkan dengan koma. Garis tengah koma bisa mencapai dengan 60.000 km dan penjang ekor koet bisa mencapai 80 juta km.  Koma dan ekor komet membalikan cahaya matahari dan bisa dilihat dari bumi bila komet itu cukup dekat. Ekor komet berbeda-beda bentuk dan ukurannya. Jika makin dekat komet tersebut dengan matahari maka makin panjanglah ekornya, dan ada pula komet yang tidak berekor.  Komet bergerak mengelilingi matahari berkali-kali, tetapi peredarannya memakan waktu yang lama.  Komet ini dibedakan menurut rentangan waktu orbitnya. Rentangan waktu pendek ialah kurang dari 200 tahun dan rentangan waktu yang panjang, yaitu lebih dari 200 tahun. Secara umumnya bentuk orbit komet yaitu elips.
  • 32.
    C. Bagian-bagian Komet Bagian inti ini merupakan bagian yang paling padat. Diamater dari inti ini mencapai beberapa kilometer, berbeda-beda antara satu komet dengan lainnya. Inti komet ini terbentuk dari penguapan bahan-bahan es yang sangat mudah menguap menjadi gas-gas yang terlihat berpijar.  Bagian Koma merupakan daerah yang penuh kabut atau daerah yang mirip dengan tabir yang menyelimuti inti komet. Daerah ini sebagai daerah yang pekat karena terkena uap dari inti komet yang makin mengepul apabila dekat dengan matahari.  Bagian Hidrogen Terdapat lapisan hidrogen pada bagian komet. Lapisan hidrogen inilah yang mengelilingi koma. Jadi, lapisan ini tak bisa terlihat mata manusia. Awan pada lapisan ini sangat tebal dan diameternya mencapai 20 juta km.  Bagian Ekor komet memang bentuknya panjang. Ekor komet terbuat dari gas bercahaya yang muncul ketika komet mendekati matahari. Ekor ini terbentuk ketika terbakar matahari. Ukuran ekor komet bisa mencapai sepuluh km.
  • 33.
    D. Jenis-jenis Komet Jenis komet yang pertama adalah komet berekor panjang. Maksudnya, komet berekor panjang merupakan komet yang memiliki garis lintasan sangat jauh melalui daerah-daerah yang sangat dingin di luar angkasa. Dengan melewati banyak daerah yang dingin, komet ini memiliki banyak kesempatan untuk menyerap gas-gas yang ada di sekitarnya. Ketika mendekati matahari, komet jenis ini akan cenderung melepaskan gas sehingga akan membentuk koma serta ekor komet yang ukurannya sangat panjang.  Jenis komet yang kedua adalah komet berekor pendek. Komet ini memiliki garis lintas yang sangat pendek sehingga kesempatan untuk menyerap gas di sekitar hanya sedikit. Dengan demikian, ekor yang terbentuk pada komet pun tidak terlalu panjang.
  • 34.
    E. Contoh komet Beberapa komet yang pernah terlihat antara lain:  1. Komet Halley, merupakan komet yang paling terkenal. Komet ini melintas dekat Bumi secara periodik, yakni terlihat pada setiap 75-76 tahun sekali. Diantaranya pernah terlihat pada 1986.  2. Komet De Kock- Paraskevopoulos, terlihat tahun 1941.  3. Komet Hale Bopp, terlihat tahun 1997.  4. Komet Ikeya Seki, terlihat pada 1965.  5. Komet West, terlihat pada 1976.  6. Komet McNaught, terlihat tahun 2007.  7. Komet Eclipse, terlihat pada tahun 1948  8. Komet Kohoutek, terlihat pada 1973.  9. Komet Bennet, terlihat tahun 1970.  10. Komet Lovejoy C/2011 W3, terlihat pada 2011.  11. Komet Mellish, terlihat tahun 1917.
  • 35.
    Kesimpulan Setiap benda Langitmemiliki pengaruh terhadap bumi baik itu terhadap kehidupan di bumi itu sendiri maupun terhadap karakteristik dari bumi itu sendiri. tidak hanya planet namun banyak sekali benda-benda langit seperti yang kita bahas sebelumnya. Demikian Materi Yang Bisa Kami Sampaikan, Mohon Maaf Kalau Ada Kata-Kata Yang Kurang dimengerti harap dimaklumi, Sekian Terima kasih.
  • 36.
    Source Dikutip Dari:  https://id.wikipedia.org/wiki/Objek_astronomi https://id.wikipedia.org/wiki/Satelit  https://duniapendidikan.co.id/bintang-adalah  https://jagad.id/pengertian-nebula  https://duniapendidikan.co.id/apa-itu-galaksi  https://pendidikan.co.id/pengertian-asteroid-ciri-klasifikasi-dan- contohnya  https://pendidikan.co.id/pengertian-meteoroid-meteor-meteorit  https://id.berita.yahoo.com/pengertian-komet-ciri-ciri-bagian- 104032936.html