KARYA TULIS
ILMIAH
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia
KELOMPOK 6
02
03
01 Anas Nasrullah
NIM : 132510115
02 Ela Yuliawati
NIM : 132510071
Pendahuluan
Kemampuan menulis karya tulis ilmiah sangat penting bagi
mahasiswa perguruan tinggi. Melalui mata kuliah Bahasa Indonesia,
mahasiswa dilatih untuk menulis secara logis, sistematis, dan
sesuai kaidah ilmiah guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta
mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.
Pengertian Karya Tulis Ilmiah
“ “
Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang disusun
secara sistematis, logis, objektif, dan
menggunakan bahasa baku berdasarkan hasil
pemikiran atau penelitian ilmiah.
Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah
Objektif, rasional, dan faktual
01
02
03
04
05
Menggunakan bahasa formal
Berdasarkan data dan teori
Mengandung metodologi ilmiah
Dapat diuji dan dipertanggungjawabkan
Tujuan Karya Tulis Ilmiah
Mengembangkan Daya
Analisis
Menyebarluaskan Pengetahuan
Menghasilkan Landasan
Teoritis
Menjadi Sarana Pembuktian
Memberikan Kontribusi Pada
Ilmu Pengetahuan
Menjadi Referensi Penelitian
Selanjutnya.
01
02
03
04
05
06
Fungsi Karya Ilmiah
Secara umum,karya ilmiah berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan
dalam berbagai aspek kehidupan. Pada hakikatnya, karya tulis ilmiah berfungsi mengemukakan
kebenaran melalui metodenya yang sistematis,metodologis, dan konsisten.
Menjelaskan suatu hal
yang sebelumnya tidak
diketahui, tidak jelas,
dan tidak pasti.
Membantu mengantisipasi
kemungkinan yang akan
terjadi dimasa mendatang.
Berfungsi untuk
mengontrol,mengawasi dan
mengoreksi benar atau
tidaknya suatu
pernyataan.
1. Sebagai Penjelasan
(Explanation)
2. Sebagai Ramalan
(Prediction)
3. Sebagai Kontrol
Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah
Makalah – pembahasan topik sederhana berdasarkan studi pustaka
01
02 Paper – tulisan singkat yang membahas teori atau hasil kajian
02
Laporan penelitian – hasil kegiatan penelitian lapangan atau eksperimen
03
Artikel ilmiah – untuk publikasi jurnal ilmiah
04
Skripsi – karya ilmiah mahasiswa S1
05
Tesis – karya ilmiah mahasiswa S2
06
Disertasi – karya ilmiah mahasiswa S3
07
Struktur Umum Karya Ilmiah
• Halaman judul,
• Kata pengantar,
• Daftar isi,
• Abstrak
BAGIAN AWAL :
• Pendahuluan: latar belakang, rumusan masalah,
tujuan
• Kajian pustaka: teori dan penelitian terdahulu
• Metode: pendekatan, teknik pengumpulan data
• Hasil dan pembahasan: temuan dan analisis
• Penutup: kesimpulan dan saran
BAGIAN ISI :
• Daftar pustaka
• Lampiran
BAGIAN AKHIR :
Kaidah Bahasa Ilmiah
1. Menggunakan bahasa baku dan formal
2. Hindari kata ganti pribadi (saya, kami, kita)
3. Gunakan kalimat efektif dan logis
4. Hindari ungkapan emosional dan hiperbola
5. Gunakan istilah sesuai bidang ilmu
6. Gunakan ejaan sesuai PUEBI
Contoh: “Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
gaya belajar terhadap hasil belajar siswa.”
(Bukan: “Penelitian ini mau tahu pengaruh cara belajar terhadap
nilai siswa.”)
Contoh: “Penulis menganalisis data menggunakan metode
deskriptif.”
(Bukan: “Kami menganalisis data menggunakan metode
deskriptif.”)
Contoh: “Data dikumpulkan melalui wawancara dengan
responden.”
(Bukan: “Melalui wawancara, data oleh penulis dikumpulkan
dengan responden.”)
Contoh: “Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan
signifikan.”
(Bukan: “Hasil penelitian ini sungguh luar biasa dan sangat
mengagumkan!”)
Contoh: “Variabel independen dalam penelitian ini adalah
tingkat motivasi belajar.”
(Bukan: “Faktor bebas dalam penelitian ini adalah semangat
belajar.”)
Contoh: “Efektivitas program dievaluasi setiap enam bulan.”
(Bukan: “Efektifitas program di evaluasi setiap 6 bulan.”)
ETIKA
PENULISAN
ILMIAH
•Hindari plagiatisme
•Menyebutkan sumber secara benar
•Menulis kutipan sesuai penulisan
( APA, MLA, Chicago )
•Menyajikan jujur dan valid
•Menghargai hasil karya orang lain
•Tidak melakukan fabrikasi atau
manipulasi data
LANGKAH-
LANGKAH
PENULISAN
KARYA ILMIAH
• Menentukan topik dan judul
• Menyusun rumusan masalah dan tujuan
• Melakukan studi pustaka
• Menentukan metode penilitian
• Mengumpulkan dan menganalisis data
• Menyusun draf tulisan
• Menyuting dan merevisi karya
• Menyusun daftar pustaka
CONTOH JUDUL
KARYA ILMIAH
MAHASISWA
- Pengaruh Media Sosial terhadap Motivasi Belajar
Mahasiswa
- Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Surat Resmi
- Strategi Guru dalam Mengembangkan Literasi
Membaca di SD
- Dampak Pembelajaran Daring terhadap Prestasi
Akademik
- Peran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan
Identitas Nasional
ASPEK PENILAIAN
KARYA ILMIAH
• Kesesuaian topik dengan bidang ilmu
• Ketepatan rumusan masalah dan tujuan
• Metodologi penelitian yang relevan
• Analisis dan interpretasi yang logis
• Bahasa dan format penulisan yang sesuai
• Orisinalitas dan kejujuran ilmiah
Kesimpulan
• Karya tulis ilmiah merupakan sarana penting untuk
mengembangkan kema-mpuan berpikir kritis,
analitis, dan sistematis.
• Melalui penulisan ilmiah, mahasiswa belajar
menuangkan ide berdasarkan data, logika, dan
metode ilmiah yang benar.
Referensi
• 1. Keraf, Gorys. (2001). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
• 2. Pusat Bahasa. (2016). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
(PUEBI). Jakarta: Kemdikbud.
• 3. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alf-abeta.
• 4. Tarigan, Henry Guntur. (2013). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan
Berbahasa. Bandung: Angkasa.
• 5. Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan
Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
PRESENTASI - KARYA TULIS ILMIAH (OK).pptx

PRESENTASI - KARYA TULIS ILMIAH (OK).pptx

  • 1.
  • 2.
    KELOMPOK 6 02 03 01 AnasNasrullah NIM : 132510115 02 Ela Yuliawati NIM : 132510071
  • 3.
    Pendahuluan Kemampuan menulis karyatulis ilmiah sangat penting bagi mahasiswa perguruan tinggi. Melalui mata kuliah Bahasa Indonesia, mahasiswa dilatih untuk menulis secara logis, sistematis, dan sesuai kaidah ilmiah guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.
  • 4.
    Pengertian Karya TulisIlmiah “ “ Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang disusun secara sistematis, logis, objektif, dan menggunakan bahasa baku berdasarkan hasil pemikiran atau penelitian ilmiah.
  • 5.
    Ciri-ciri Karya TulisIlmiah Objektif, rasional, dan faktual 01 02 03 04 05 Menggunakan bahasa formal Berdasarkan data dan teori Mengandung metodologi ilmiah Dapat diuji dan dipertanggungjawabkan
  • 6.
    Tujuan Karya TulisIlmiah Mengembangkan Daya Analisis Menyebarluaskan Pengetahuan Menghasilkan Landasan Teoritis Menjadi Sarana Pembuktian Memberikan Kontribusi Pada Ilmu Pengetahuan Menjadi Referensi Penelitian Selanjutnya. 01 02 03 04 05 06
  • 7.
    Fungsi Karya Ilmiah Secaraumum,karya ilmiah berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dalam berbagai aspek kehidupan. Pada hakikatnya, karya tulis ilmiah berfungsi mengemukakan kebenaran melalui metodenya yang sistematis,metodologis, dan konsisten. Menjelaskan suatu hal yang sebelumnya tidak diketahui, tidak jelas, dan tidak pasti. Membantu mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi dimasa mendatang. Berfungsi untuk mengontrol,mengawasi dan mengoreksi benar atau tidaknya suatu pernyataan. 1. Sebagai Penjelasan (Explanation) 2. Sebagai Ramalan (Prediction) 3. Sebagai Kontrol
  • 8.
    Jenis-jenis Karya TulisIlmiah Makalah – pembahasan topik sederhana berdasarkan studi pustaka 01 02 Paper – tulisan singkat yang membahas teori atau hasil kajian 02 Laporan penelitian – hasil kegiatan penelitian lapangan atau eksperimen 03 Artikel ilmiah – untuk publikasi jurnal ilmiah 04 Skripsi – karya ilmiah mahasiswa S1 05 Tesis – karya ilmiah mahasiswa S2 06 Disertasi – karya ilmiah mahasiswa S3 07
  • 9.
    Struktur Umum KaryaIlmiah • Halaman judul, • Kata pengantar, • Daftar isi, • Abstrak BAGIAN AWAL : • Pendahuluan: latar belakang, rumusan masalah, tujuan • Kajian pustaka: teori dan penelitian terdahulu • Metode: pendekatan, teknik pengumpulan data • Hasil dan pembahasan: temuan dan analisis • Penutup: kesimpulan dan saran BAGIAN ISI : • Daftar pustaka • Lampiran BAGIAN AKHIR :
  • 10.
    Kaidah Bahasa Ilmiah 1.Menggunakan bahasa baku dan formal 2. Hindari kata ganti pribadi (saya, kami, kita) 3. Gunakan kalimat efektif dan logis 4. Hindari ungkapan emosional dan hiperbola 5. Gunakan istilah sesuai bidang ilmu 6. Gunakan ejaan sesuai PUEBI Contoh: “Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa.” (Bukan: “Penelitian ini mau tahu pengaruh cara belajar terhadap nilai siswa.”) Contoh: “Penulis menganalisis data menggunakan metode deskriptif.” (Bukan: “Kami menganalisis data menggunakan metode deskriptif.”) Contoh: “Data dikumpulkan melalui wawancara dengan responden.” (Bukan: “Melalui wawancara, data oleh penulis dikumpulkan dengan responden.”) Contoh: “Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan.” (Bukan: “Hasil penelitian ini sungguh luar biasa dan sangat mengagumkan!”) Contoh: “Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat motivasi belajar.” (Bukan: “Faktor bebas dalam penelitian ini adalah semangat belajar.”) Contoh: “Efektivitas program dievaluasi setiap enam bulan.” (Bukan: “Efektifitas program di evaluasi setiap 6 bulan.”)
  • 11.
    ETIKA PENULISAN ILMIAH •Hindari plagiatisme •Menyebutkan sumbersecara benar •Menulis kutipan sesuai penulisan ( APA, MLA, Chicago ) •Menyajikan jujur dan valid •Menghargai hasil karya orang lain •Tidak melakukan fabrikasi atau manipulasi data
  • 12.
    LANGKAH- LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH • Menentukantopik dan judul • Menyusun rumusan masalah dan tujuan • Melakukan studi pustaka • Menentukan metode penilitian • Mengumpulkan dan menganalisis data • Menyusun draf tulisan • Menyuting dan merevisi karya • Menyusun daftar pustaka
  • 13.
    CONTOH JUDUL KARYA ILMIAH MAHASISWA -Pengaruh Media Sosial terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa - Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Surat Resmi - Strategi Guru dalam Mengembangkan Literasi Membaca di SD - Dampak Pembelajaran Daring terhadap Prestasi Akademik - Peran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Identitas Nasional
  • 14.
    ASPEK PENILAIAN KARYA ILMIAH •Kesesuaian topik dengan bidang ilmu • Ketepatan rumusan masalah dan tujuan • Metodologi penelitian yang relevan • Analisis dan interpretasi yang logis • Bahasa dan format penulisan yang sesuai • Orisinalitas dan kejujuran ilmiah
  • 15.
    Kesimpulan • Karya tulisilmiah merupakan sarana penting untuk mengembangkan kema-mpuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis. • Melalui penulisan ilmiah, mahasiswa belajar menuangkan ide berdasarkan data, logika, dan metode ilmiah yang benar.
  • 16.
    Referensi • 1. Keraf,Gorys. (2001). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia. • 2. Pusat Bahasa. (2016). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Jakarta: Kemdikbud. • 3. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alf-abeta. • 4. Tarigan, Henry Guntur. (2013). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa. • 5. Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.