R A J A
Distributor Kab. Mukomuko: Jl. Letkol. Syamsul Bahrun Rt 03 Kampung Dalam,
Kec. Kota Mukomuko, Propinsi Bengkulu
081271482423-085267736263-085267964941-085267764057
E-mail : johan_sapri_z17@yahoo.co.id
RJ
 Contact Person :
Tenaga Ahli Penggunaan Pupuk:
Yeti Irawati, SP (082133527726)
Distributor Kab. Mukomuko:
Prof. Dr. H. Johanes Sapri, M.Pd.(081271482423)
Marketing Kota Mukomuko:
- Zahari, Ama.Pd (085267764057)
-- M. Rafi’i, SP. (085267964941)
-- Marijo, S.Pd., M.TPd. (085267736263)
Jl. Letkol. Syamsul Bahrun Rt 03 Kampung Dalam,
Kec. Kota Mukomuko, Propinsi Bengkulu
MASALAH
•TIDAK BALANCE ANTARA SUPLAY DAN DEMANT
•PUPUK MAHAL DAN LANGKAH
•HARGA FLUKTUASI
PORCHAS
ORDER
•INFO
•CARA PEMESANAN
•HAK DAN KEWAJIBAN
NPK Caping
Tani dan Sp 36
Argo Peni
•FORMULA
•MANFAAT
•PERALATAN DAN PROSES PRODUKSI PUPUK RAHMA JAYA
MASALAH
LOGO
•ARTI RJ
•VISI DAN MISI
LEGALITAS
•PERATURAN PEMERINTAH
•PERATURAN DAERAH
VISI, MISI
• EKONOMI
• SEJAHTERA
• MITRA KERJA
 Berupa lingkaran Globe, Tertulis RJ. Singkatan
dari Rahma Jaya, menunjukkan dapat
bekerjasama baik internal maupun eksternal.
 Lingkaran Globe berwarna Hitam melambangkan
warna religius dalam dimensi islam Rahmatan
lil’alamin mampu menyerap energi positif dari
luar, melambangkan Rahma Jaya Konsekwen dan
Profesional dalam bidang pekerjaannya
 Sangat menghargai ciptaan Tuhan, senantiasa
melindunginya memberdayakannya demi
kepentingan hajat hidup orang banyak agar
tercipta kesejahteraan, kedamaian dan
kemakmuran, utk semesta alam
 Akte pendirian badan usaha berikut pengesahannya
dikeluarkan oleh Dephum dan Ham
 Ijin Prinsip dikeluarkan oleh Pemkab/Pemkot
 Ijin Gangguan (HO) dikeluarkan oleh Dinas perjinan
Kabupaten
 SIUP dikeluarkan oleh Disperindag Kabupaten
 DP dikeluarkan oleh Disperindag Kabupaten
 TDI dikeluarkan oleh Disperindag Kabupaten
 NPWP dan SPPKP dikeluarkan oleh Direktorat jendral Pajak,
Depkeu
 Surat ijin Terdaftar dikeluarkan oleh Dep Pertanian
(Pendaftaran dilakukan untuk setiap Varian produk)
 Surat ijin Merek dikeluarkan oleh Direktorat jendral hak
Kekayaan Intelektual Dephum dan Ham ( HAKI )
 Sertifikat produk pengguna tanda SNI dikeluarkan oleh
lembaga sertifikasi produk
 Akta Pendirian : No. 09 , Tgl 02 Mei 2009
 Pjb. Notaris : Lucia Suryani Widjojo, SH
 Akta Perubahan : No. 05. Tgl 04 Pebruari 2012
 Pjb. Notaris : Astried Esfandhiari, SH
 IMB : No. 44/501/424.077/2010
 Ijin usaha IndustriMenengah Industri
Pupuk buatan
 majemuk campuran : 530/39/424.077/2010
 HO : 502/HO/424.077/2010
 SKD : 29/404.7.4.13/2009
 TDP : No.13.17.3.51.05759
 SIUP : 510/1096/404.6.2/2009
 IPPT NPK : 650/500/424.077/2010
 BLH : 660/681.1/424.076/2010
 NPWP : 02 967.718.4-643.000
 Domisili Perush : 6/DS-B/CV/VII/2007
 Sertipikat Merk : Terlampir
 Deptan : Terlampir
 Hasil uji : Terlampir
 Raport hasil Uji : Terlampir
 SNI : 02-2803-2000
Ijin kami sangat lengkap, sebagai Industri Pupuk
 Membentuk masyarakat Tani yang sejahtera, dan
memiliki perilaku serta aktivitas yang peduli terhadap
pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
 Memiliki sikap untuk menggerakkan ekonomi
kerakyatan, dan menciptakan lapangan kerja.
 Meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani
dan masyarakat umum secara berkelanjutan, melalui
pengembangan teknologi pertanian dan penekanan
biaya produksi dalam sistem usahatani.
 Menjadi Mitra Pemerintah, Masyarakat Tani dan
Pengusaha
 Mengentas kemiskinan dan meningkatkan
kesejahteraan petani dan pemerataan lapangan kerja
serta pendapatan masyarakat.
 Rahmat Tuhan hanya dia berikan kepada orang
yang dia kehendaki, tetapi bukan bearti tanpa
usaha, usaha melalui jaringan kemitraan dengan
selalu mengembangkan kerjasama dengan
berbagai elemen termasuk lembaga penelitian (
IPB )untuk menerapkan teknologi tepat guna
yang bermanfaat untuk Petani dan pelaku agribis
 Jaya dapat diartikan berhasil atau sukses, untuk
sukses Rahma Jaya senantiasa meningkatkan
kualitas produk, kualitas SDM dan kualitas
Service dan selalu melakukan Inovasi dengan
terus berkarya, guna menghasilkan produk
Pupuk pertanian dan Perkebunan,
murah,berkualitas secara kontinue.
 Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat bawah
 Meningkatkan produktivitas pertanian dengan
menggunakan pupuk Produksi CV. Rahma Jaya agar
tercipta nilai tambah dengan hasil panen berganda untuk
meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Tani, yang pada
gilirannya secara meluas mempengaruhi tingkat
pertumbuhan ekonomi lokal.
 Membangun Desa Mandiri berbasis ekonomi Pertanian
 Mengantisipasi pupuk-pupuk kadarwati ( kadar2 an)
sehingga tercipta image positif terhadap pupuk2 produksi
swasta
 Memberi kontribusi rill kepada Bangsa dan Negara dalam
mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera.
NPK Caping Tani
SP-36 Argo Peni
KCL Magota
Dolomit
Dan Merk lain sesuai permintaan konsumen
 Negara Indonesia adalah negara AGRARIS, 80% masyarakat kita
hidup dengan bercocok tanam
 PERTANIAN, merupakan andalan negara kita dan sebagai
pendukung utama perisdustrian kita
 Salah satu komponen utama dalam mewujudkan pertanian yang
tangguh dan mandiri adalah penyediaan sarana produksi pertanian
dalam jumlah mencukupi saat musim tanam, terutama BENIH/ BIBIT
TANAMAN, PUPUK DAN OBAT-OBATAN PERTANIAN yg merupakan
sebuah keharusan.
 KOMPONEN penting untuk merealisasikan PROGRAM GO GREEN
2010 yg dicanangkan pemerintah cq. Ktr Kementerian Pertanian adalah
PUPUK, Dukungan luas dari program tersebut datang dari para pemain
utama industri pupuk di Indonesia seperti PT Petrokimia Gresik, PT
Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri).
Ketiganya adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 Pemerintah saat ini mulai mengurangi subsidi pupuk an-organik
menjadi Rp 8 triliun, sedangkan pupuk organik NPK subsidinya meningkat
menjadi Rp 11 triliun. Total subsidi pupuk dari pemerintah Rp 19 tiliun.
 Akibatnya, pupuk an-organik –merek Phonska dan Niphonska—langka
di Jawa maupun luar Jawa. Kelangkaan pupuk an-organik ini juga imbas
dari seretnya pasokan GAS dan BBM untuk industri pupuk skala besar.
Karena itu, pemerintah saat ini menggenjot UKM pupuk NPK untuk
berpartisipasi dalam produksi dan penyaluran pupuk NPK ke petani.
 Kebutuhan pupuk NPK belakangan ini semakin tinggi, setelah adanya
pembukaan kebun-kebun kelapa sawit baru di Kalimantan, Sumatera
Sulawesi dan beberapa pulau lainnya yang membutuhkan pupuk NPK.
 Pupuk jenis ini dinilai paling aplikatif, menyusul dikuranginya jatah Urea
sebagai pupuk STATRTER menjadi 200 kg per Ha dan digunakan untuk
pemupukan kelapa sawit di lahan2 gambut dan meneral didaerah
Kalimantan dsb yang dioplos dengan dolomite.
 Pembangunan ekonomi lokal berbasis pertanian
menghadapi berbagai kendala, sejumlah masalah
dihadapi petani, mulai dari proses awal budidaya,
sampai pasca Panen, tak sedikit yang terhalang masalah
modal, sempitnya lahan pertanian yang dapat dikuasai,
kurangnya sarana penunjang dan pengaruh iklim.
 Terjadi fluktuasi harga karena ditentukan oleh harga
pasar termasuk para tengkulak.
 Tidak ada jaringan informasi yang terkoordinasi
 Tidak selarasnya antara supply and demand.
 Pupuk subsidi sulit didapatkan kalaupun ada
peredarannya sangat terbatas dengan kata lain dijatah
 CV. Rahma Jaya terpanggil untuk ikut membantu para
petani di seluruh Indonesia, dengan memproduksi
Pupuk murah tetapi berkualitas
KEBUTUHAN PUPUK / THN 8 JUTA TON,
PRODUKSI PUPUK PEMERINTAH BARU
MENCAPAI 4 JUTA TON
 Subsidi Pemerintah
untuk Pupuk An-
Organik dikurangi
 Kebutuhan Pupuk
NPK semakin
meningkat
 Komposisi subsidi
Pemerintah :
1. 11 trilyun rupiah untuk
Pupuk Organik
2. 8 trilyun rupiah untuk
Pupuk An-Organik
Yang dimaksud dengan pupuk majemuk ialah suatu jenis pupuk yang
mengandung dua atau lebih unsur-unsur hara
 Urea 45 Kg (N)
 ZA (Zulfur Amonium) 15 Kg (N&S)
 MOP (KCl) 62 Kg (K)
 Di Amonium Phospate 26 Kg (N&P)
 Rock Phospate 22% 50 Kg (P)
 Kalsium 10 Kg (Ca)
 Phosporic Acid 85% 15 Kg (P)
 White Clay 10 Kg
 Gipsum MSG 12 Kg (Mg)
 Trisamine S 5 Kg (N&Mg)
 Iron Oxide (Red)
Harga pokok Produksi yg hrs dibayar petani
belum termasuk biaya kerja dan profit Perusahaan
No Nama Bahan Sat Harga Formula % F Hrg Formula
1 Urea Kg Rp 3,150 45 18% Rp 141,750
2 MOP (KCl) Kg Rp 5,600 62 25% Rp 347,200
3 Rock Phospate Kg Rp 875 50 20% Rp 43,750
4 Kalsium Kg Rp 300 10 4% Rp 3,000
5 Trisamine S Kg Rp 1,800 5 2% Rp 9,000
6 Asam Phospate Kg Rp 11,500 15 6% Rp 172,500
7 Clay Putih Kg Rp 350 10 4% Rp 3,500
8 Clay Merah Kg Rp 300 0 0% Rp -
9 Gipsum MSG Kg Rp 150 12 5% Rp 1,800
10 Diamonium Phospate Kg Rp 11,800 26 10% Rp 306,800
11 Kalium Sulfat Kg Rp 16,000 0 0% Rp -
12 Amonium Phospate Kg Rp - 0 0% Rp -
13 Iron Oxide ex RRC Kg Rp 20,000 0 Rp -
14 Amonium Sulfat Kg Rp 1,800 15 6% Rp 27,000
Rp -
250 100% Rp 1,056,300
HPP Bahan Baku/Kg Rp 4,225
HPP BB+Pwrna Rp 4.250
Biaya-biaya Sat Harga/Kg
Biaya Bahan Baku Kg Rp 4,250
Biaya Produksi Kg Rp 100
Biaya Tenaga Kerja Kg Rp 85
Biaya Packaging Kg Rp 75
Biaya lain-lain Kg Rp 50
-------------------------
Total Biaya Kg Rp 4,560
Provit Netto Kg Rp 800
Harga Jual Pupuk NPK Kg Rp 5,360
Apakah Anda ingin pupuk
seperti ini ?...
 Kami Hadir dengan menciptakan Pupuk Murah Meriah
Berkualitas, SNI, tidak merusak tanah
 Kami akan selalu berupaya untuk mengedepankan
kepuasan pelanggan
 Kami memiliki Formulator & Konsultan Lulusan dari Institut
Pertanian Bogor ( IPB )
 Kami akan dan selalu menjadi Rahmatan Lil’alamin, bagi
semesta alam
 Kami akan menguntungkan Petani, Distributor / Penyalur,
Perusahaan, Bangsa dan Negara, Semua Untuuuung!.........
 Jadi jangan ragu untuk memberikan kepercayaan Anda
kepada produk yang kami tawarkan.
 Rock Phospate P
 MOP (KCl) K, Cl
 Gipsum MSG Super N, P, K, MgO, Ca, So4, Fe, Cu, Al
 Dolomit Super Ca, Mg
 Kaptan CaCo3
 Kalium Sulfat, Sulfur K, S
 Kalsium Super Ca
 Urea ( Non Subsidi ) N
 ZA ( Non Subsidi ) N & S
 Tetes Tebu N, C - Organik
 EM4 Efektif Mikroba ( Mikroba Fhoto sintesis )
 Pupuk Kandang/ KS N, Cu, Zn, Mn, Am
 Phosporic Acid 85% P
 Amonium Sulfat N & P
 White Clay Perekat
 Iron Oxide Blue / red Pewarna ( Biru / Merah )
BAHAN BAKU SUPER, Kombinasi Kimia dan Organik
Formula Pupuk NPK Caping Tani
Formulator : Ir. M. Jamil Fajjar
NPK CAPING TANI DAN SP 36 ARGO PENI
 KAMI Memang Beda
 KAMI Sahabat Sejati Petani Indonesia
 KAMI Berkualitas tetapi Murah dan tidak merusak tanah
 NPK Caping Tani adalah Pupuk NPK paling universal aplikasinya & unik
 Bentuk butiran
 Warna Biru Mutiara & Merah bata
 Dikemas dalam Doble sak, exclusiv
 Isi bersih 50 Kg
 Sudah melalui penelitian dan lulus uji efektifitas yang telah dilaksanakan
oleh Fakultas Pertanian UNBRA Malang dan didukung vidio dan fhoto hasil
panen konsumen
 Pupuk NPK Merk “ Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni “ sudah sangat dikenal
oleh para petani dan sudah mendapatkan pengakuan serta sertifikasi SNI.
Disamping itu kami juga melayani pembuatan pupuk sesuai dengan
permintaan / kadar yang dibutuhkan.
Prosesing NPK CAPING TANI
 Peralatan Produksi yang digunakan,
Untuk pembuatan Pupuk :
Gbr. Chrusser & Mixer
Gbr. Pan Granulator & Screen
Gbr. Rotary Dryer & Rotary Cooler
 Bersifat “Slow Release” (Controlled Fertilizer) , Hampir
seluruhnya larut dalam air, tetapi non Higroskopis dengan
pelepasan unsur hara secara lambat
 Volume pelepasan mendekati kapasitas akar tanaman
dalam menyerap unsur hara, otomatis berlangsung dalam
waktu yang lebih lama.
 Mengurangi kehilangan unsur ke lingkungan, akibat
penguapan dan erosi/hanyut terbawa oleh air hujan dan
akibat panas.
 Efektifitas penyerapan hara pupuk CV. Rahma Jaya oleh
Tanaman sampai dengan 95%
Keistimewaan “ NPK Caping Tani “
 Kandungan unsurnya merata dalam tiap butiran dan
berimbang.
 Tidak membuat tanah keras, tanah tetap akan lestari,
karena ada tetes tebu/ Gipsum MSG, Mikroba pengurai dan
Kompos/ organik
 Dengan Doble sak kedap Udara dan air sehingga penyimpanan
dapat lama, dapat tahunan
 Telah di uji efektif oleh FAKULTAS PERTANIAN UNBRA Malang
2009 & hasilnya MEMUASKAN
 Dibuat dengan analisa situasi dan kondisi iklim dan tanah di
Indonesia
 Praktis dalam pengaplikasiannya, karena berbentuk butiran.
 Ekonomis dapat menghemat tenaga kerja, serta harga pupuk
yang sangat kompetitif / murah dibandingkan dengan NPK biru
lainnya.
 Efektif terhindar dari resiko pupuk hilang akibat erosi/hanyut
terbawa arus dan penguapan akibat panas.
Keistimewaan “ NPK Caping Tani “
 Mengandung unsur hara N, P, K dan Ca, Mg, S & unsur mikro Plus organik
 Dapat digunakan untuk semua jenis tanaman
 Kandungan unsur hara setiap butir pupuk merata
 Meningkatkan produksi, mempercepat panen dan kualitas panen
 Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan
batang tegak, kuat sehingga mengurangi resiko rebah
 Menjadikan tanaman lebih hijau dan segar karena banyak mengandung
butir hijau daun sehingga mempermudah proses fotosintesis.
 Memacu pembentukan bunga dan pemasakan biji dan menambah
kandungan protein sehingga panen lebih cepat.
 Meningkatkan ketahanan hasil selama pengangkutan dan penyimpanan.
 Meningkatkan perkembangan akar tanaman sehingga perakaran lebih
lebat, sehat, kuat, cepat tinggi dan menambah jumlah anakan.
 Memperbesar jumlah biji / buah tiap tangkai sehingga memperlancar
proses pembentukan gula dan pati.
 Tidak membuat tanah keras dan matinya mikroba pengurai dalam tanah
karena NPK Caping Tani di lengkapi dengan unsur Organik
 Dapat meningkatkan kesuburan tanah, menguraikan dan mempermudah
penyerapan serta penyaluran nutrisi keseluruh tanaman
 Nitrogen ( N )
◦ Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
◦ Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri
◦ Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman
◦ Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun
◦ Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun
hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat
menguning dan mati.
 Fosfor ( P )
◦ Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
◦ Merangsang pembungaan dan pembuahan
◦ Merangsang pertumbuhan akar
◦ Merangsang pembentukan biji
◦ Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
◦ Tanaman yang kekurangan unsur P gejalanya : pembentukan buah/dan biji
berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )
 Kalium ( K )
 Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan
mineral termasuk air.
 Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit
 Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi
lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat,
ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
EM 4
Larutan effective microorganisme. EM pertama kali ditemukan oleh Prof. Teruo Higa dari Universitas
Ryukyus. Jepang, dengan EM4 nya.
Dalam EM ini terdapat sekitar 80 genus microorganisme fermentor. Microorganisme ini dipilih yang
dapat bekerja secara efektif dalam memfermentasikan bahan organik. Secara global terdapat 5
golongan yang pokok yaitu:
1. Bakteri fotosintetik
2. Lactobacillus sp
3. Streptomycetes sp
4. Ragi (yeast)
5. Actinomycetes
Bakteri fotosintetik
Bakteri ini merupakan bakteri bebas yang dapat mensintesis senyawa nitrogen, gula, dan substansi
bioaktif lainnya. Hasil metabolir yang diproduksi dapat diserap secara langsung oleh tanaman dan
tersedia sebagai substrat untuk perkembangbiakan mikroorganisme yang menguntungkan.
PUPUK MAGNESIUM / KIESERIT
Hara Magnesium (MgO) adalah unsur hara makro esensial yang sangat dibutuhkan tanaman untuk
pembentukan klorofil & proses fotosintesis.
Kekurangan unsur hara atau defisiensi Mg dapat dilihat dari warna daun yang hijau kekuningan serta sistem
perakaran yang jelek berakibat proses fotosintesis menjadi tidak efisien dan produktifitas tanaman yang
rendah.
Pupuk Magnesium atau yang lebih dikenal dengan KIESERIT tergolong pupuk tunggal yang manfaatnya mampu
memperbaiki sifat fisik kimia tanah. Diantaranya dapat menstabilkan pH tanah dan Kapasitas Tukar Kation (KTK)
tanah sekaligus menambah Nutrisi Mg didalam tanah untuk kebutuhan tanaman. Magnesium (MgO) juga
memegang peranan penting dalam transportasi phospat pada tanaman.
MANFAAT :
1. Menghasilkan Klorofil dengan sempurna.
2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman.
3. Meningkatkan kadar minyak pada buah sawi dan lainnya.
4. Meningkatkan pH tanah dan memperbaiki strukur tanah akibat pemberian pupuk kimia.
5. Meningkatkan ketersediaan kandungan hara Posfor dalam tanah.
6. Dapat mengurangi (menetralisir) racun akibat kandungan Al dan Fe dalam tanah.
KEUNGGULAN :
1. 100% bersifat alamiah.
2. Mudah Larut dalam tanah.
3. Mudah, praktis dan aman terhadap lingkungan.
4. Kelebihan pemberian tidak merusak struktur tanah dan tidak meracuni tanaman
Purchase order & Delivery Order
 CV Rahma Jaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang
produksi pupuk an organik non subsidi.
 Pupuk NPK Merk “ Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni “ sudah
sangat dikenal oleh para petani dan sudah mendapatkan
pengakuan serta sertifikasi SNI. Disamping itu kami juga
melayani pembuatan pupuk sesuai dengan permintaan / kadar
yang dibutuhkan.
 Kami akan selalu berupaya untuk mengedepankan kepuasan
pelanggan guna membantu petani Indonesia untuk meningkatkan
hasil PANEN
 Bila ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan beritahu kami
melalui kontak HP. 0812 7148 2423 atau 0821 3352 7726.
Maaf bila terdapat kesalahan dalam penyampaian informasi di situs
www.pupumat-pat.com, maupun dalam presentasi kami
 www.pupukmat-pat.com adalah website CV. Rahma Jaya.
 Harga barang yang ditawarkan di www.pupukmat-pat.com akan
diberitahu kepada Pembeli melalui SMS atu telephon atau e-mail.
 Mata uang yang digunakan adalah Rp / Rupiah.
 Pemesanan / Porchas Order baru dianggap sah apabila Pembeli
telah konfirmasi kepada kami via e-mail atau SMS atau telepon.
 Kontak telepon kami hanyalah 0812 7148 2423 atau 0821 3352
7726
 Setelah dicapai kesepakatan, pembeli terlebih dahulu
mengirimkan pembayaran DP min 50% melalui transfer Bank
atau transper ATM
 Selanjutnya apabila barang akan dikirim, pembeli akan diberitahu
dan harus melunasi pembayaran barang yang sudah dipesan
seluruhnya.
 Apabila barang akan dikirim akan diberi tahu kepada
Konsumen dan konsumen harus melunasi pembayaran
barang yang sudah di order seluruhnya.
 Setelah pembayaran kami terima, secepatnya order akan
diproses dan dikirimkan ke tempat yang dituju.
 Apabila persediaan stok barang habis, maka kami akan
memberitahu tentang kelanjutan transaksi, apakah
dilanjutkan atau dibatalkan.
 Apabila barang yang dikirim oleh kami kepada Pembeli
berbeda dengan barang yang dipesan, maka kami akan
menukar barang tersebut dengan yang semestinya. Untuk
proses penukaran ini Pembeli wajib memberitahu kami
selambatnya 7 hari kerja setelah barang diterima oleh
Pembeli. Ongkos pengiriman kembali barang ditanggung
oleh pembeli.
Syarat dan ketentuan ini dapat
berubah se waktu-waktu tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu
kepada konsumen
Ya Allah, Ya Rob...
Yang pengasih dari segenab pengasih,
hamba memohon kepadamu agar para
pengguna pupuk NPK Caping Tani dan SP
36 Argo Peni mendapatkan hasil panen
yang meningkat dari sebelumnya, karena
apabila engkau menghendaki tidak ada
yang dapat menghalanginya,
Allahhuakbar....
SEMOGA SEKTOR PERTANIAN KITA KEMBALI JAYA
Aplikasi “ NPK Caping Tani “
Untuk aplikasi NPK Caping Tani, KCL Magota dan SP 36 Argo Peni
Tergantung dengan jenis tanaman, dengan konsep PANCA TANI
Untuk aplikasi pupuk Produk Kami ( RAHMA JAYA )
Lkukan sesuai rekomendasi yang sudah kami sarankan atau dapat
juga sesuai dengan kebiasaan petani setempat atau saran dari
Penyuluh Pertanian Lapangan/ PPL dari Disperta yg ditugaskan
 Faktor – faktor yg mempengaruhi hasil panen diantaranya :
◦ Pembibitan ( Bibit Unggul )
◦ Pemupupukan ( Jenis Pupuk )
◦ Pengairan ( irigasi dan intensitas curah hujan )
◦ Penyiangan ( Gulma dan parasit )
◦ Penyemprotan hama ( hama luar dan dalam )
◦ Penyinaran ( Cahaya atau matahari )
◦ Pemanenan / Pasca Panen ( cara panen benar )
◦ dll
BUAH YG SEMPURNA TERGANTUNG DGN CARA
PEMUPIUKAN YG BENAR
K
C
L
M
A
G
O
T
A
S
P
-
3
6
A
R
G
O
P
E
N
I
N P K C A P I N G T A N I
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
S
P
-
3
6
A
R
G
O
P
E
N
I
N P K C A P I N G T A N I
K
C
L
M
A
G
O
T
A
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Kelapa sawit (Elaeis Guinensis Jacq)
Kelapa Sawit primadona tanaman perkebunan di Indonesia, tanaman
dengan produksi minyak serta Biomas yang tinggi ini memerlukan
pemupukan harus benar-benar Prima.
Kelapa Sawit sangat responsif terhadap pemupukan sehingga
kurangnya/tidak tercukupinya unsur hara makro, mikro dan unsur
lainnya, akan menimbulkan gejala defisiensi yang spesifik disamping
turunnya pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit itu sendiri.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Tidak Efisien
Pemupukan Nitrogen bersumber sebagai Urea disebar rata pada permukaan
tanah sangat beresiko terhadap kehilangan nitrogen terutama pada musim
hujan. Akibatnya kurang efisien
Kehilangan nitrogen bisa mencapai 70% dalam waktu seminggu. kehilangan
pupuk phosphate dan kalium sangat menonjol pada lahan yang tidak
dikonversi karena unsur ini terikat pada partikel liat tanah dan bahan organik
yang terbawa oleh erosi dan aliran permukaan.
Kombinasi dari semua faktor tersebut menyebabkan rendahnya
produktivitas kelapa sawit terutama kebun rakyat. Karena unsur ini banyak yg
hilang berakibat nmenurunkan hasil antara 25 – 30%.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Kebutuhan Hara Kelapa Sawit
Pupuk adalah makanan (unsur hara) yang sangat dibutuhkan bagi tanaman,
pemupukan atau pupuk yang baik harus cukup sesuai kuantitas dan kualitas
yang diperlukan tanaman.
Masih banyak petani yang memupuk kelapa sawitnya memakai pupuk tunggal
terdiri dari Urea sebagai sumber Nitrogen, SP-36 sebagai sumber Phophate dan
KCL sebagai sumber Kalium dengan dosis seadanya tanpa menghiraukan
anjuran dari perusahaan.
Dalam prakteknya rata-rata petani memupuk sawitnya dengan jumlah 1,0 kg
untuk sawit muda dan 2,0 kg per pohon untuk sawit produktif, terdiri dari
pupuk N, P dan K untuk setiap semesternya.
Jumlah pupuk yang diberikan ini masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan oleh
tanaman sawit
Seharusnya untuk sawit muda dan produktif akan pupuk masing-masing
sebanyak 5,0 kg dan 10,0 kg/pohon/semesternya.
Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam memperoleh pupuk, masalah
transportasi dan cara pemberian pupuk.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
CV. Rahma Jaya perusahaan yang bergerak di bidang pupuk anorganik majemuk lengkap telah
memproduksi produk pupuk yang mampu menjawab permasalahan pengelolaan kebun kelapa
sawit tersebut diatas. MURAH, KUALITAS, TIDAK MERUSAK TANAH
CV. Rahma Jaya adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fertilizer Processing and
Packaging Industry memperkenalkan pupuk anorganik majemuk lengkap yang diformulasikan
khusus untuk tanaman Komoditi dan Hortikultura serta palawija : Praktis, Ekonomis dan Efisien.
Inilaaaaaaaah NPK Caping Tani
Unsur hara yang diperlukan oleh tanaman kelapa sawit antara lain :
•Nitrogen (N) = Urea/ZA
•Phosphate (P205) = TSP/SP-36
•Potassium (K2O) = KCL/MOP
•Magnesium (MgO) = Kieserit
•Sulfur (S) = (MgSo4) Kieserit
•Calsium (Ca Mg) = Dolomit
•Boron (B) = Borax
•Copper (Cu) = CuSO4
•Zinc (Zn) = ZnSO4
•Manganese (Mn) = MnSO4
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Nitrogen Defisiensi N - drainase buruk, Defisiensi
Cu - ujung daun kering
Penyusunan protein,
klorofil dan berperanan
terhadap fotosintesa
Kekurangan Nitrogen
menyebabkan daun
berwarna kuning pucat dan
menghambat pertumbuhan.
Kelebihan Nitrogen
menyebabkan daun lemah
dan rentan terhadap
penyakit/hama, kekahatan
Boron, White Stripe dan
berkurangnya buah jadi.
Penyebab defisiensi
Nitrogen : Terhambatnya
mineralisasi Nitrogen,
aplikasi bahan organik
dengan C/N tinggi, gulma,
akar tidak berkembang,
pemupukan Nitrogen tidak
efektif.
Upaya : Aplikasi secara
merata di piringan,Tambah
Urea pada tanaman kelapa
sawit, aplikasi Nitrogen
pada kondisi tanah lembab,
kendalikan gulma.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Penyusun ADP/ATP, memperkuat batang dan merangsang
perkembangan akar serta memperbaiki mutu buah
Kekurangan P sulit dikenali, menyebabkan tanaman tumbuh
kerdil, pelepah memendek dan batang meruncing.
Indikasi kekurangan P : Daun alang-alang berwarna ungu, LCC
sulit tumbuh dengan bintil akar yang sedikit.
Penyebab defisiensi P : P tanah rendah ( < 15 ppm ), Top Soil
tererosi, kurangnya pupuk P dan kemasaman tanah tinggi.
Upaya : Aplikasi P dipinggir piringan/gawangan, kurangi erosi,
tingkatkan status P tanah, dan perbaiki kemasaman tanah.
PHOSPOR. Defisiensi P : Tumbuh Kerdil, Pelepah memendek, batang meruncing
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Kalium
Aktifitas stomata, aktifitas enzim dan
sintesa minyak. Meningkatkan
ketahanan terhadap penyakit serta
jumlah dan ukuran tandan.
Kekurangan K menyebabkan bercak
kuning/transparan, white stripe, daun
tua kering dan mati.
Kekurangan K berasosiasi dengan
munculnya penyakit seperti
Ganoderma.
Kelebihan K merangsang gejala
kekurangan B sehingga rasio minyak
terhadap tandan menurun.
Penyebab kekurangan K : K di dalam
tanah rendah, kurangnya pupuk K,
kemasaman tanah tinggi dengan
kemampuan tukar kation rendah.
Upaya : Aplikasi K yang cukup,
aplikasi tandan kelapa sawit, perbaiki
kemampuan tukar kation tanah dan
aplikasi pupuk K pada pinggir
piringan.
Defisiensi K - Bercak oranye (Confluent
Orange Spotting)
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Magnesium (Mg)
Penyusun klorofil, dan berperanan
dalam respirasi tanaman, maupun
pengaktifan enzim.
Kekurangan Mg menyebabkan daun tua
berwarna hijau kekuningan pada sisi
yang terkena sinar matahari, kuning
kecoklatan lalu kering.
Penyebab defisiensi Mg : Rendahnya
Mg didalam tanah, kurangnya aplikasi
Mg, ketidak seimbangan Mg dengan
kation lain, curah hujan tinggi ( > 3.500
mm/tahun ), tekstur pasir dengan top
soil tipis.
Upaya : Rasio Ca/Mg dan Mg/K tanah
agar tidak melebihi 5 dan 1,2, aplikasi
tandan kelapa sawit, gunakan Dolomit
jika kemasaman tinggi, pupuk ditabur
pada pinggir piringan.
Defisiensi Mg - Sisi daun yang terkena sinar
matahari menguning.
Document
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Tembaga (Cu)
Pembentukan klorofil dan
katalisator proses fisiologi tanaman.
Kekurangan Cu menyebabkan Mid
Crown Clorosis (MCC) atau Peat
Yellow. Jaringan klorosis hijau
pucat - kekuningan muncul ditengah
anak daun muda. Bercak kuning
berkembang diantarajaringan
klorosis. Daun pendek, kuning pucat
kemudian mati.
Penyebab defisiensi Cu :
Rendahnya Cu didalam tanah
gambut atau pasir, tingginya
aplikasi Mg, aplikasi N dan P tanpa
K yang cukup.
Upaya : Perbaiki rendahnya K
tanah, basahi tajuk dengan 200 ppm
Cu SO4.
- Defisiensi Cu - Ujung anak daun
nekrosis
- Tumbuh kerdil
Document
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Boron
Meristimatik tanaman, sintesa
gula dan karbohidrat,
metabolisme asam nukleat
dan protein.
Kekurangan Boron
menyebabkan ujung daun
tidak normal, rapuh dan
berwarna hijau gelap, daun
yang baru tumbuh memendek
sehingga bagian atas tanaman
terlihat merata.
Penyebab defisiensi Boron :
Rendahnya B tanah,
tingginya aplikasi N, K dan
Ca.
Upaya : Aplikasi 0,1 - 0,2
kg/pohon/tahun pada pangkal
batang.
Pelepah memendek
Malformasi anak daun
Daun mengkerut
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Fe Ferum
Tanda-tanda Defisiensi :
Ujung daun nekrosis
Tajuk atas menguning
Bercak seperti pulau
dengan dasar hijau
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Komponen
Jumlah unsur Hara ( kg/ha/tahun )
N P K Mg Ca
Pertumbuhan
Vegetatif 40,9 3,1 55,7 11,5 13,8
Pelepah Daun
yang ditunas 67,2 8,9 86,2 22,4 61,6
Produksi TBS (25
ton/ha) 73,2 11,6 93,4 20,8 19,5
Bunga Jantan 11,2 24 16,1 6,6 4,4
Jumlah 192,5 47,6 251,4 61,3 99,3
Jumlah Unsur Hara yang diangkut oleh tanaman Kelapa Sawit dari dalam
tanah per Ha/tahun.
Dosis pupuk ditentukan berdasarkan umur tanaman, jenis tanah, kondisi penutup
tanah, kondisi visual tanaman.
Waktu pemupukan ditentukan berdasarkan jadual, umur tanaman.
Pada waktu satu bulan, ZA ditebar dari pangkal batang hingga 30 - 40 Cm.
Setelah itu ZA, SP 36 Argo Peni KCL Magota, NPK Caping Tani dan Kieserit
ditaburkan merata hingga batas lebar tajuk.
Boron ditebarkan diketiak pelepah daun
ZA, KCL Magota, NPK Caping Tani, Kieserite dapat diberikan dalam selang waktu
yang berdekatan.
SP 36 Argo Peni tidak boleh dicampur dengan ZA. SP 36 Argo Peni dianjurkan
diberikan lebih dulu dibanding pupuk lainnya jika curah hujan > 60 mm.
Jarak waktu pemberian SP 36 Argo Peni dengan ZA minimal 2 minggu.
Pupuk KCL Magota tidak dapat diganti dengan Abu Janjang Kelapa Sawit.
Pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Standar Dosis Pemupukan Tanaman klp
Sawit, belum Menghasilkan (TBM)
Pada Tanah Gambut :
Umur
(Bulan)*
Dosis Pupuk (gram/pohon)
Urea
SP 36
Argo Peni
NPK
Caping
Tani
Dolomit HGF-B CuSO4
Lubang tanaman - - - - - -
3 100 150 200 100 - -
6 150 150 250 100 - -
9 150 200 250 150 25 -
12 200 300 300 150 - -
16 250 300 300 200 25 -
20 300 300 350 250 - -
24 350 300 350 300 50 -
28 350 450 450 350 50 -
32 450 450 500 350 - -
*) Setelah tanam di lapangan
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Standar Dosis Pemupukan Tanaman
Belum Menghasilkan (TBM)
Pada Tanah Mineral :
Umur
(Bulan)*
Dosis Pupuk (gram/pohon)
Urea
NPK
Caping
Tani
KMCL
Magota
Kieserite HGF-B
Lubang tanaman - - - - -
1 100 - - - - -
3 250 100 150 100 - -
5 250 100 150 100 - -
8 250 200 350 250 20 -
12 500 200 350 250 - -
16 500 200 500 500 30 -
20 500 200 500 500 - -
24 500 200 750 500 50 -
28 750 300 1.000 750 - -
32 750 300 1.000 750 - -
*) Setelah tanam di lapangan
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Standar Dosis Pemupukan Tanaman
Menghasilkan (T M )
Pada Tanah Mineral :
Kelompok Umur
(Tahun)
Dosis Pupuk (kg/pohon)
Urea
NPK Caping
Tani
KCL
Magota
Kieserite Jumlah
3 - 8 2,00 2,00 2,00 1,00 7,00
9 - 13 2,50 3,00 3,00 1,50 10,00
14 - 20 2,00 2,50 2,50 1,50 8.50
21 - 25 1,75 1,25 1,25 1,00 5,25
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Sasaran pemupukan : 4 T ( Tepat jenis, dosis, waktu dan
metode)
Dosis pupuk ditentukan berdasarkan umur tanaman, hasil
analisa daun, jenis tanah, produksi tanaman, hasil percobaan
dan kondisi visual tanaman.
Waktu pemupukan ditentukan berdasarkan sebaran curah hujan
.
Standar Dosis Pemupukan Tanaman Menghasilkan
( TM ) Pada Tanah Gambut :
Kelompok Umur
(Tahun)
Dosis Pupuk (kg/pohon/tahun)
Urea
NPK
Caping
Tani
KCl
Magota
MgO/
Dolomit
Jumlah
3 - 8 2,00 2,00 1,50 1,50 6,75
9 - 13 1,50 3,00 3,00 2,00 9,50
14 - 20 1,50 2,50 2,00 2,00 8,00
21 - 25 1,50 1,50 1,25 1,50 5,75
Hampir samua pupuk Rahama Jaya mengandung MgO
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Aplikasi sistem Tebar
Pada areal perengan seperti ini
aplikasi pupuk perlu dilakukan dengan
sistem pocket.
Cara Pemupukan
Pemupukan dilakukan dengan sistem tebar dan sistem benam
(Pocket)
Pada sistem tebar, pupuk ditebarkan di piringan pada jarak 0,5
meter hingga pinggir piringan pada tanaman muda, dan pada jarak
1 - 2,4 meter pada tanaman dewasa.
Pada sistem pocket, pupuk diberikan pada 4 - 6 lubang pada
piringan disekeliling pohon. Kemudian lubang ditutup kembali.
Sistem pocket disarankan pada areal rendahan, areal perengan
ataupun pada tanah pasiran yang mudah tercuci/tererosi.
Pada tapak kuda, 75 % pupuk diberikan pada areal dekat tebing.
Untuk mengurangi pencucian, pupuk ini sebaiknya diaplikasikan
dengan sistem pocket.
Berdasarkan alat yang digunakan, Pemupukan dapat
dilakukan secara manual, mekanis, maupun dengan
Pesawat terbang.
Pemupukan manual paling umum dan mudah dilakukan.
Pemupukan mekanis menggunakan alat (traktor) penebar pupuk
untuk areal yang relatif rata. Cara ini banyak diterapkan karena
sulitnya memperoleh tenaga kerja pemupuk
Areal spraying sesuai untuk aplikasi pupuk pada areal yang sulit
terjangkau dan daerah yang sulit memperoleh tenaga kerja.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PEMUPUKAN
Persiapan :
Kebutuhan jenis dan dosis pupuk dan Jumlah
pohon, tenaga penebar, pengecer, pengangkut
pupuk, transportasi pupuk ke lapangan.
1. Pembenahan piringan, pasar pikul, rorak, tapak
kuda, tapak timbun dan lain-lain.
2. Penghancuran pupuk yang menggumpal
3. Takaran pupuk dibuat per jenis dan dosis pupuk.
4. Sapu lidi pendek ( 15 Cm ) berbentuk kipas untuk
penebaran pupuk.
5. Luas areal yang dipremikan maksimal 30 % areal
Pemupukan hari itu.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
6. Formulir AU-58 untuk permintaan pupuk
7. Membuat rencana harian
8. Membuat peta rencana pemupukan harian
9. Membuat Barchart rencana - realisasi pemupukan
10.Menentukan letak SPB (5 - 10 ha/SPB) dan letak SPK ( > 2 ha/SPK)
11.Tenaga pemupukan :
- Areal rata : 2 penabur + 1 pengecer
- Areal perengan : 3 penabur + 2 pengecer
12.Pemupukan diangkut ke lapangan sebelum jam 06.00 wib. Penebaran
pupuk dimulai jam 06.30 wib
Pemupukan pada areal yang sering tergenang air tidak ada gunanya
sebelum adanya perbaikan drainase atau pembangunan tapak timbun
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Waktu Dan Frekwensi Pemupukan
Pemupukan dilakukan pada waktu
hujan kecil, namun > 60 mm/bulan.
Pemupukan ditunda jika curah hujan
kurang dari 60 mm per bulan.
Pupuk Dolomit dan Rock Phosphate
diusahakan diaplikasikan lebih dulu
untuk memperbaiki kemasaman tanah
dan merangsang perakaran, diikuti
oleh KCL Magota, NPK Caping Tani
dan urea/Z A.
Jarak waktu penaburan Dolomit
dengan NPK Caping Tani, KCL
Magota, Urea/Z A minimal 2 minggu.
Seluruh pupuk agar diaplikasikan
dalam waktu mak 2 (dua) bulan habis.
CARA MUPUK KELAPA SAWIT
Frekwensi Pemupukan
 Pemupukan dilakukan 2 - 3 kali/ thn tergantung pada
kondisi lahan, jumlah pupuk, umur - kondisi tanaman.
 Pemupukan pada tanah pasir dan gambut perlu
dilakukan dengan frekwensi yang lebih banyak.
 Frekwensi pemupukan yang tinggi mungkin baik bagi
tanaman, tidak ekonomis dan mengganggu
kegiatan kebun kiri dan kanannya
Dengan menggunakan Pupuk Produksi dari CV. RAHMA JAYA dan
mengikuti petunjuk yang kami Rekomendasikan, Niscaya Buah sawit
anda akan meningkat dengan sangat signifikan.
SEGERA Hub : Distributor kami terdekat yang tersebar diseluruh pelosok nusantara
CARA MUPUK PADI
REKOMENDASI
Petunjuk Pemupukan “ NPK Caping Tani “ untuk tanaman PADI SAWAH
Penggunaan per Ha, 300 Kg NPk Caping Tani + 200 Kg Urea , dijamin pasti bagus
Jumlah 500 Kg ( 5 Kwintal )
Pupuk NPK Caping Tani adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien.
Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Jatim
Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
CARA MUPUK PADI SAWAH
K
C
L
M
A
G
O
T
A
N P K C A P I N G T A N I
S
P
-
3
6
A
R
G
O
P
E
N
I
1. Pemupukan Ke – 1 ( Pupuk dasar ):
150 Kg NPK Caping Tani, 50 Kg Urea ( 7-10 hst )
Bibit pada umur 7-12 hst ( hari setelah tanam ) perakaran padi sudah mulai
berkembang dan siap menghisap pupuk yang diberikan walau jumlahnya
sedikit.
Kemudian, ada kaidah sederhana, bibit yang baru ditanam akan adaptasi dengan
lingkungan ( boleh disebut bibit tsb stres ) beberapa hari. Makanya ada sebagian dari
daunnya yang kuning dan mengering. Baru setelah itu, proses tumbuh akar berjalan,
umur 7-10 hst.
Makanya dosis kandungan N di pemupukan pertama tanam 1/2 dari dosis pupuk ke-2
dan ke-3.
150 Kg NPK Caping Tani/ Ha, Khusus NPK Caping Tani, pupuk ini punya nilai lebih sebab
terdapat kandungan Sulfur sekitar 5%. Salah satu fungsi sulfur ini adalah merangsang
pertumbuhan tanaman-tanaman muda.
Dan Kandungan unsur organik 7 %, ( Tetes Tebu ( P1/ Glukosa ), Effektif Microba ( EM4
) Kompos ( KS ) 7 % )
150 kg NPK Caping Tani/Ha = 150 kg/10.000m2
Bila petani punya lahan 1.000 m2 maka cukup 15 kg NPK saja untuk Pemupukan dasar.
Catatan: Pada pemupukan dasar ini, bila petani ingin menambahkan SP-36 Argo Peni
dengan dosis 50 kg/ha silahkan saja.
CARA MUPUK PADI
2. Pemupukan ke-2 ( Pupuk lanjutan ) :
150 kg NPK Caping Tani + urea 50 kg/ Ha
Diberikan sekitar pekan ke-3 atau 21 hst. Diberikan pada waktu selesai
pengoyosan, sehingga anakkan yang dihasilkan bisa maksimal.
3. Pemupukan ke-3 ( Pupuk lanjutan ) : 100 kg urea/ Ha.
Diberikan sekitar 35-40 hst. Atau sebagai patokan sewaktu daun bendera atau
daun terakhir keluar. Pada kondisi ini, tanaman padi membutuhkan energi,
dalam jumlah maksimal.
Kenapa? sewaktu tanaman padi akan mengeluarkan malai maka daun perlu hijau, apalagi
daun bendera.
Dengan daun yang hijau terutama daun bendera maka proses fotosintesis akan maksimal.
Dan ini akan berpengaruh kepada panjang malai. Saya sering memperhatikan daun
bendera yang masih agak hijau maka isi malai akan semakin baik, semakin merunduk.
Dan perhatikan lagi, ketika daun bendera suatu malai sudah kuning maka gabah yang
dihasilkan kurang bernas,,,
Tapi, kita juga harus melihat kondisi daun tanaman padi tsb. Bila kondisinya masih hijau
terutama daun benderanya.
Maka aplikasi untuk pupuk urea/za ini bisa dikurangi. Aplikasinya sekitar 50-75 kg/ha.
CARA MUPUK PADI SAWAH
Apakah pola di atas bisa dimodifikasi dosisnya?
Bisa saja, sebab pemupukan bukan hitungan matematika !......
Misalkan saja,
Pemupukan ke-1 150 kg Caping Tani + 100 kg urea ( 7 - 10 hst )
Pemupukan ke-2 150 kg Caping Tani + 100 kg urea ( 21-13 hst )
Pemupukan ke-3 25-50 kg ZA ( kalau daun, buah kurang sempurna, kalau sudah
bagus tdk perlu lagi pemupukan ke 3 )
Cara lain juga bisa atau menurut kebiasaan petani setempat atau
Bila petani ingin melakukan pola pemupukan spt ini (silahkan saja) :
Pemupukan ke-1 ( 150 kg Caping Tani + 25 kg SP-36 Argo Peni )
Pemupukan ke-2 ( 150 Phonska )
Pemupukan ke-3 ( 100 kg Urea )
Atau sesuai kebiasaan petani setempat, atau minta petunjuk PPl setempat
CARA MUPUK PADI SAWAH
CARA MUPUK KARET
Rekomendasi
Petunjuk Pemupukan “ NPK Caping Tani, SP 36 Argo Peni dan
KCL Magota “ untuk tanaman KARET
Penggunaan untuk tanaman Blm Menghasilkan dan Menghasilkan
Pupuk NPK Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni adalah pupuk yang Praktis,
Ekonomis dan Effisien.
Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya
Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
CARA MUPUK KARET
K
C
L
M
A
G
O
T
A
S
P
-
3
6
A
R
G
O
P
E
N
I
N P K C A P I N G T A N I
Teknis Pemupukan Tanaman Karet
 Buatlah parit atau laur memanjang yang berada di tengah-tengah
barisan tanaman karet.
 Bersihkan gulma atau tanaman pengganggu yang berada di sekitar
parit atau alur yang telah dibuat.
 Taburkan pupuk ke dalam parit, sesuai dengan dosis yang telah
ditentukan.
 Pupuk SP tidak boleh dicampur pada tempat yang sama dengan
pupuk urea.
 Pupuk juga diberikan dengan cara melingkari batang, dengan jarak
kurang lebih 1 meter hingga 1,25 meter dari batang pokok tanaman
karet.
 Tutupilah kembali parit yang telah ditaburi pupuk dengan tanah di
sekitarnya.
 Dianjurkan bahwa waktu pemupukan tanaman karet dua kali
dalam satu tahun. Diusahakan pada awal musim hujan dan akhir
musim hujan.
CARA MUPUK KARET
 TANAMAN KARET
Tanaman karet umumya memerlukan waktu 5-6 tahun hingga siap untuk dapat disadap. Puncak
produksi biasanya tercapai pada umur antara 10-15 tahun.
 IKLIM
Daerah yang cocok untuk tanaman karet adalah pada zone antara 150LS dan 150LU. Di luar zone
tersebut biasanya pertumbuhan tanaman karet agak terhambat sehingga masa awal produksinya juga
terlambat.
Umumnya tanaman karet tumbuh optimal pada dataran rendah dengan ketinggian 200 m dari
permukaan laut. Ketinggian lebih dari 600 m di atas permukaan laut tidak cocok untuk tumbuh tanaman
karet. Korelasi antara ketinggian tempat dan umur sadap.
 SUHU
Suhu optimal yang diperlukan tanaman karet berkisar antara 240C sampai dengan 280C. Kelembaban
tinggi sangat diperlukan untuk pertumbuhannya dengan lama penyinaran matahari berkisar 5 – 7 jam
per hari.
Tanaman karet membutuhkan curah hujan optimal antara 1.500 – 2.000 mm/ tahun dengan toleransi
curah hujan 2.500 – 4.000 mm/ tahun dan hari hujan berkisar antara 100 sampai dengan 150 hari
hujan/ tahun. Namun, produksi karet akan berkurang apabila sering terjadi hujan pada pagi hari. Selain
itu, kecepatan angin yang terlalu kencang pada umumnya kurang baik untuk tanaman karet.
CARA MUPUK KARET
 Pemupukan tanaman Belum Menghasilkan (TBM )
Pemupukan dilakukan 2 kali setahun yaitu menjelang musim hujan dan akhir
musim hujan, sebelumnya tanaman dibersihkan dulu dari rerumputan dibuat
larikan melingkar kurang lebih10 Cm. Pemupukan pertama kurang lebih 10 Cm
dari pohon dan semakin besar disesuaikan dengan lingkaran tajuk.
Ctt : Jenis Pupuk dapat diganti asalkan kandungan unsur haranya setara.
Umur
(Bulan)
D o s i s (gram/pohon)
Urea NPK
Caping Tani
KCL
Magota
Kleresit
Pupuk dasar
2 – 3
7 – 8
12
18
24
36
48
48 keatas
-
75
75
100
100
200
250
300
200
150
150
175
175
300
300
300
-
50
50
62
62
150
200
300
-
50
50
50
50
100
100
100
CARA MUPUK KARET
Waktu Dosis Cara Pemberian
Saat tanam
Umur 3 bulan
20 Kg Fospat
alam atau sesuai
dengan berat bibit
200 – 300 fosphat
alam setiap hektar
Dicampur dan ditabur
bersama-sama dengan
biji..
diatur dan ditabur, di
atur Leguinosa
 Pemeliharaan Penutupan Tanah
Tabel Waktu Dosis dan Cara Pemupukan Tanaman Penutup Tanah
CARA MUPUK KARET
 PROGRAM PEMUPUKAN
Selain pupuk dasar yang telah diberikan pada saat penanaman, program pemupukan secara
berkelanjutan pada tanaman karet harus dilakukan dengan dosis yang seimbang dua kali pemberian
dalam setahun. Jadwal pemupukan pada semeseter I yakni pada Januari/Februari dan pada semester II
yaitu Juli/Agustus atau awal musim hujan dan akhir musim hujan
 PUPUK SP-36 Argo Peni
Seminggu sebelum pemupukan, gawangan lebih dahulu digaru dan piringan tanaman dibersihkan.
Pupuk SP 36 Argo Peni dan Urea tidak boleh dicampur, Pemberian pupuk SP-36 Argo Peni biasanya
dilakukan dua minggu lebih dahulu dari Urea dan KCl
 PANEN DAN PASCA PANEN
Tanda-tanda kebun mulai disadap :
Umur rata-rata 6 tahun atau 55% dari areal 1 hektar sudah mencapai lingkar batang 45 Cm sampai
dengan 50 Cm. Disadap berselang 1 hari atau 2 hari setengah lingkar batang, dengan sistem
sadapan/rumus S2-D2 atau S2-D3
 Pengolahan lateks sebagai berikut :
• Turunkan Standar karet dari rata-rata 32% ke16% dengan memberi air yang bening atau yang bersih.
• Kemudian dicampur dengancuka/setiap 1 Kg karet kering 350 s/d 375 Cc larutan 1% cuka.
• Dibiarkan sampai beku.
• Kemudian digiling dalam gilingan polos dan kembang, kemudian direndam rata-rata 60 menit.
• Disadap selama 1 minggu
• Kemudian dihasilkan dalam bentuk RSS I, II, III dan IV of sheet.
CARA MUPUK KARET
 Pemupukan tanaman Menghasilkan (TM ) Dosis pemberian Pupuk / Ha
 Umur 6 – 15 thn 300 Kg Urea, 100 SP-36 Argo Peni, 300 NPK Caping Tani,
300 kg KCL Magota
 Umur 16 – 25 thn 300 Kg Urea, 100 SP-36 Argo Peni, 200 NPK Caping Tani,
250 Kg KCl Magota
 Umur 25 thn hingga 2 thn sebelum peremajaan 200 Kg Urea, 150 NPK
Caping Tani, 150 Kg KCL Magota
 Pemupukan dilakukan sebanyak dua ( 2 ) kali dalam setahun, awal dan akhir
musim hujan
 Theknis Pemupukan
 Buat parit / laur memanjang ditengah2 barisan
 Bersihkan gulma/ tanaman pengganggu yg berada disekitar parit/ alur
yg sudah dibuat
 Pupuk juga diberikan dengan cara melingkari batang dengan jarak
1- 1,25 mtr dari batang pokok tanaman
CARA MUPUK LADA/ SAHANG
LADA / MERICA / SAHANG
Tanaman lada termasuk tanaman rempah yg sangat dibutuhkan
REKOMENDASI
Petunjuk Pemupukan “ NPK Caping Tani “ untuk tanaman LADA
Penggunaan per Gram/ Pohon
Pupuk NPK Caping Tani adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien.
Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Jatim
Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
- Curah hujan 2.000-3.000 mm/th.
- Cukup sinar matahari (10 jam sehari).
- Suhu udara 200C - 34 0C.
- Kelembaban udara 50% - 100% lengas nisbi dan optimal antara 60% - 80% RH.
- Terlindung dari tiupan angin yang terlalu kencang.
2.2. Media Tanam
- Subur dan kaya bahan organik
- Tidak tergenang atau terlalu kering
- pH tanah 5,5-7,0
- Warna tanah merah sampai merah kuning seperti Podsolik, Lateritic, Latosol dan Utisol.
- Kandungan humus tanah sedalam 1-2,5 m.
- Kelerengan/kemiringan lahan maksimal ± 300.
- Ketinggian tempat 300-1.100 m dpl.
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
- Terjamin kemurnian jenis bibitnya
- Berasal dari pohon induk yang sehat
- Bebas dari hama dan penyakit
- Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur 10 bulan-3 tahun (Kebutuhan
bibit ± 2.000 bibit tanaman perhektar)
CARA MUPUK LADA/ SAHANG
CARA MUPUK LADA/ SAHANG
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
 Terjamin kemurnian jenis bibitnya
 Berasal dari pohon induk yang sehat
 Bebas dari hama dan penyakit
 Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur 10 bulan-3 tahun (Kebutuhan
bibit ± 2.000 bibit tanaman perhektar)
3.2. Pengolahan Media Tanam
 Cangkul 1, pembalikan tanah sedalam 20-30 cm.
 Taburkan kapur pertanian dan diamkan 3-4 minggu.
Dosis kapur pertanian :
- Pasir dan Lempung berpasir: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 =
0,6 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha.
- Lempung: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 1,7 ton/ha; pH
Tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha.
- Lempung Berdebu: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 2,6
ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 3,2 ton/ha.
- Lempung Liat: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 3,4 ton/ha;
pH Tanah ke 6,5 = 4,2 ton/ha.
 Cangkul 2, haluskan dan ratakan tanah
CARA MUPUK LADA/ SAHANG
3.3. Teknik Penanaman
- Sistem penanaman adalah monokultur (jarak tanam 2m x 2m). Tetapi juga bisa ditanam dengan
tanaman lain.
- Lubang tanam dibuat limas ukuran atas 40 cm x 35 cm, bawah 40 cm x 15 cm dan
kedalaman 50 cm.
- Biarkan lubang tanam 10-15 hari barulah bibit ditanam.
- Waktu penanaman sebaiknya musim penghujan atau peralihan dari musim kemarau kemusim hujan,
pukul 6.30 pagi atau 16.30-18.00 sore.
- Cara penanaman : menghadapkan bagian yang ditumbuhi akar lekat kebawah, sedangkan bagian
belakang (yang tidak ditumbuhi akar lekat) menghadap keatas.
 PUPUK DASAR
 Taburkan pupuk kandang 0,75-100 gram/tanaman yang sudah dicampur NATURAL GLIO.
 Tutup lubang tanam dengan tanah galian bagian atas yang sudah dicampur pupuk dasar:
NPK Caping Tani 30 gram/tanaman
Untuk tanah kurang subur ditambahkan 10 gram urea, 7 gram SP 36 Argo Peni dan 5 gram
KCl Magota per tanaman.
3.4. Pemeliharaan Tanaman
3.4.1. Pengikatan Sulur Panjat
Panjatkan pada tiang panjat menggunakan tali. Ikatkan dengan dipilin dan dilipat hingga mudah lepas
bila sulur tumbuh besar dan akar lekatnya sudah melekat pada tiang panjat.
3.4.2. Penyiangan dan Pembumbunan
Penyiangan setiap 2-3 bulan sekali. Pembubunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan.
3.4.4. Perempalan
Perempalan atau pemangkasan dilakukan pada:
Batang, dahan, ranting yang tidak produktif, atau terserang hama dan penyakit.
Pucuk/batang, karena tidak memiliki dahan yang produktif
Batang yang sudah tua agar meremajakan tanaman menjadi muda kembali.
CARA MUPUK LADA/ SAHANG
Umur
(bln)
PENGGUNAAN PUPUK MAKRO ( Gram / Pohon )
Urea NPK Caping Tani KCl Magota
3-4 35 30 20
4-5 35 35 25
5-6 35 40 30
6-17 35 45 35
3.4.5. PEMUPUKAN SUSULAN
3.4.6. Pengairan dan Penyiraman
Pada musim kemarau penyiraman sehari sekali di sore hari. Pada musim hujan tidak boleh tergenang.
Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida
kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat
Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di
campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.
3.6. Panen
3.6.1. Ciri dan Umur Panen
Panen pertama umur tiga tahun atau kurang. Ciri-ciri: tangkainya berubah agak kuning dan sudah ada buah yang masak (berwarna
kuning atau merah).
3.6.2. Cara Panen
Pemetikan dari buah bagian bawah hingga buah bagian atas, dengan mematahkan persendian tangkai buah yang ada diketiak
dahan.
3.6.3. Periode Panen
Periode panen sesuai iklim setempat, jenis lada yang ditanam dan intensitas pemeliharaan.
CARA MUPUK KAKAO / COKLAT
KAKAO / COKLAT
REKOMENDASI
Petunjuk Pemupukan “ NPK Caping Tani “ untuk tanaman KAKAO
Penggunaan per Ha
Pupuk NPK Caping Tani adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien.
Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Jatim
Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
CARA MUPUK COKLAT
N
P
K
C
A
P
I
N
G
T
A
N
I
K
C
L
M
A
G
O
T
A
N P K C A P I N G T A N I
CARA MUPUK COKLAT
UMUR
(bulan)
Dosis pupuk Makro (per ha)
Urea
(kg)
NPK
Caping Tani
(kg)
KCl
Magota
(kg)
Kieserite
(MgSO4)
(kg)
2 15 15 8 8
6 15 15 8 8
10 25 25 12 12
14 30 30 15 15
18 30 30 45 15
22 30 30 45 15
28 160 250 250 60
32 160 250 250 60
36 160 dst 250 dst 250 dst 80 dst
Pemeliharaan Tanaman
1.Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon
2.Dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan
dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali.
Tabel Pemupukan Tanaman Coklat
CV. Rahma Jaya, Sahabat Petani
Demikian yang dapat kami rekomendasikan, tentu
para konsumen pupuk Rahma Jaya harus
mengikuti petunjuk yang kami berikan.
Percayakan pemupukan tanaman anda dengan
Produk Kami.
Sudah terbukti dapat meningkatkan Hasil Panen
anda, Perlu Bukti, silakan mencoba.
Semoga bermanfa’at, terimakasih
Sukseeees, bersama kami. Amiiiin!......
Management
ORANG-ORANG LUAR BIASA MEMILIKI SATU PERSAMAAN
“ MEMILIKI MISI YANG JELAS, KOMITMEN YANG KUAT
UNTUK MEWUJUDKAN NYA, SEHINGGA KERJA KERAS
MERUPAKAN KENIKMATAN ”
BEKERJA KERAS SUATU KEHARUSAN
BEKERJA KERAS AKAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN
BEKERJA KERAS AKAN MENJADIKAN DIA LEBIH
BERMANFAAT UNTUK ORANG-ORANG DISEKITARNYA
DAN DIA TAHU BAHWA ORANG-ORANG YANG SUKSES
ADALAH PEKERJA KERAS, ORANG-ORANG SUKSES
ADALAH ORANG-ORANG YANG TIDAK PERNAH MENGELUH

Distributor mukomuko pupuk npk caping tani

  • 1.
    R A JA Distributor Kab. Mukomuko: Jl. Letkol. Syamsul Bahrun Rt 03 Kampung Dalam, Kec. Kota Mukomuko, Propinsi Bengkulu 081271482423-085267736263-085267964941-085267764057 E-mail : johan_sapri_z17@yahoo.co.id RJ
  • 2.
     Contact Person: Tenaga Ahli Penggunaan Pupuk: Yeti Irawati, SP (082133527726) Distributor Kab. Mukomuko: Prof. Dr. H. Johanes Sapri, M.Pd.(081271482423) Marketing Kota Mukomuko: - Zahari, Ama.Pd (085267764057) -- M. Rafi’i, SP. (085267964941) -- Marijo, S.Pd., M.TPd. (085267736263) Jl. Letkol. Syamsul Bahrun Rt 03 Kampung Dalam, Kec. Kota Mukomuko, Propinsi Bengkulu
  • 3.
    MASALAH •TIDAK BALANCE ANTARASUPLAY DAN DEMANT •PUPUK MAHAL DAN LANGKAH •HARGA FLUKTUASI PORCHAS ORDER •INFO •CARA PEMESANAN •HAK DAN KEWAJIBAN NPK Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni •FORMULA •MANFAAT •PERALATAN DAN PROSES PRODUKSI PUPUK RAHMA JAYA MASALAH LOGO •ARTI RJ •VISI DAN MISI LEGALITAS •PERATURAN PEMERINTAH •PERATURAN DAERAH VISI, MISI • EKONOMI • SEJAHTERA • MITRA KERJA
  • 4.
     Berupa lingkaranGlobe, Tertulis RJ. Singkatan dari Rahma Jaya, menunjukkan dapat bekerjasama baik internal maupun eksternal.  Lingkaran Globe berwarna Hitam melambangkan warna religius dalam dimensi islam Rahmatan lil’alamin mampu menyerap energi positif dari luar, melambangkan Rahma Jaya Konsekwen dan Profesional dalam bidang pekerjaannya  Sangat menghargai ciptaan Tuhan, senantiasa melindunginya memberdayakannya demi kepentingan hajat hidup orang banyak agar tercipta kesejahteraan, kedamaian dan kemakmuran, utk semesta alam
  • 5.
     Akte pendirianbadan usaha berikut pengesahannya dikeluarkan oleh Dephum dan Ham  Ijin Prinsip dikeluarkan oleh Pemkab/Pemkot  Ijin Gangguan (HO) dikeluarkan oleh Dinas perjinan Kabupaten  SIUP dikeluarkan oleh Disperindag Kabupaten  DP dikeluarkan oleh Disperindag Kabupaten  TDI dikeluarkan oleh Disperindag Kabupaten  NPWP dan SPPKP dikeluarkan oleh Direktorat jendral Pajak, Depkeu  Surat ijin Terdaftar dikeluarkan oleh Dep Pertanian (Pendaftaran dilakukan untuk setiap Varian produk)  Surat ijin Merek dikeluarkan oleh Direktorat jendral hak Kekayaan Intelektual Dephum dan Ham ( HAKI )  Sertifikat produk pengguna tanda SNI dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi produk
  • 6.
     Akta Pendirian: No. 09 , Tgl 02 Mei 2009  Pjb. Notaris : Lucia Suryani Widjojo, SH  Akta Perubahan : No. 05. Tgl 04 Pebruari 2012  Pjb. Notaris : Astried Esfandhiari, SH  IMB : No. 44/501/424.077/2010  Ijin usaha IndustriMenengah Industri Pupuk buatan  majemuk campuran : 530/39/424.077/2010  HO : 502/HO/424.077/2010  SKD : 29/404.7.4.13/2009  TDP : No.13.17.3.51.05759  SIUP : 510/1096/404.6.2/2009  IPPT NPK : 650/500/424.077/2010  BLH : 660/681.1/424.076/2010  NPWP : 02 967.718.4-643.000  Domisili Perush : 6/DS-B/CV/VII/2007  Sertipikat Merk : Terlampir  Deptan : Terlampir  Hasil uji : Terlampir  Raport hasil Uji : Terlampir  SNI : 02-2803-2000 Ijin kami sangat lengkap, sebagai Industri Pupuk
  • 7.
     Membentuk masyarakatTani yang sejahtera, dan memiliki perilaku serta aktivitas yang peduli terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.  Memiliki sikap untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan menciptakan lapangan kerja.  Meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani dan masyarakat umum secara berkelanjutan, melalui pengembangan teknologi pertanian dan penekanan biaya produksi dalam sistem usahatani.  Menjadi Mitra Pemerintah, Masyarakat Tani dan Pengusaha  Mengentas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan petani dan pemerataan lapangan kerja serta pendapatan masyarakat.
  • 8.
     Rahmat Tuhanhanya dia berikan kepada orang yang dia kehendaki, tetapi bukan bearti tanpa usaha, usaha melalui jaringan kemitraan dengan selalu mengembangkan kerjasama dengan berbagai elemen termasuk lembaga penelitian ( IPB )untuk menerapkan teknologi tepat guna yang bermanfaat untuk Petani dan pelaku agribis  Jaya dapat diartikan berhasil atau sukses, untuk sukses Rahma Jaya senantiasa meningkatkan kualitas produk, kualitas SDM dan kualitas Service dan selalu melakukan Inovasi dengan terus berkarya, guna menghasilkan produk Pupuk pertanian dan Perkebunan, murah,berkualitas secara kontinue.
  • 9.
     Menciptakan lapanganpekerjaan bagi masyarakat bawah  Meningkatkan produktivitas pertanian dengan menggunakan pupuk Produksi CV. Rahma Jaya agar tercipta nilai tambah dengan hasil panen berganda untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Tani, yang pada gilirannya secara meluas mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi lokal.  Membangun Desa Mandiri berbasis ekonomi Pertanian  Mengantisipasi pupuk-pupuk kadarwati ( kadar2 an) sehingga tercipta image positif terhadap pupuk2 produksi swasta  Memberi kontribusi rill kepada Bangsa dan Negara dalam mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera.
  • 10.
    NPK Caping Tani SP-36Argo Peni KCL Magota Dolomit Dan Merk lain sesuai permintaan konsumen
  • 11.
     Negara Indonesiaadalah negara AGRARIS, 80% masyarakat kita hidup dengan bercocok tanam  PERTANIAN, merupakan andalan negara kita dan sebagai pendukung utama perisdustrian kita  Salah satu komponen utama dalam mewujudkan pertanian yang tangguh dan mandiri adalah penyediaan sarana produksi pertanian dalam jumlah mencukupi saat musim tanam, terutama BENIH/ BIBIT TANAMAN, PUPUK DAN OBAT-OBATAN PERTANIAN yg merupakan sebuah keharusan.  KOMPONEN penting untuk merealisasikan PROGRAM GO GREEN 2010 yg dicanangkan pemerintah cq. Ktr Kementerian Pertanian adalah PUPUK, Dukungan luas dari program tersebut datang dari para pemain utama industri pupuk di Indonesia seperti PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan PT Pupuk Sriwijaya (Pusri). Ketiganya adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
  • 12.
     Pemerintah saatini mulai mengurangi subsidi pupuk an-organik menjadi Rp 8 triliun, sedangkan pupuk organik NPK subsidinya meningkat menjadi Rp 11 triliun. Total subsidi pupuk dari pemerintah Rp 19 tiliun.  Akibatnya, pupuk an-organik –merek Phonska dan Niphonska—langka di Jawa maupun luar Jawa. Kelangkaan pupuk an-organik ini juga imbas dari seretnya pasokan GAS dan BBM untuk industri pupuk skala besar. Karena itu, pemerintah saat ini menggenjot UKM pupuk NPK untuk berpartisipasi dalam produksi dan penyaluran pupuk NPK ke petani.  Kebutuhan pupuk NPK belakangan ini semakin tinggi, setelah adanya pembukaan kebun-kebun kelapa sawit baru di Kalimantan, Sumatera Sulawesi dan beberapa pulau lainnya yang membutuhkan pupuk NPK.  Pupuk jenis ini dinilai paling aplikatif, menyusul dikuranginya jatah Urea sebagai pupuk STATRTER menjadi 200 kg per Ha dan digunakan untuk pemupukan kelapa sawit di lahan2 gambut dan meneral didaerah Kalimantan dsb yang dioplos dengan dolomite.
  • 13.
     Pembangunan ekonomilokal berbasis pertanian menghadapi berbagai kendala, sejumlah masalah dihadapi petani, mulai dari proses awal budidaya, sampai pasca Panen, tak sedikit yang terhalang masalah modal, sempitnya lahan pertanian yang dapat dikuasai, kurangnya sarana penunjang dan pengaruh iklim.  Terjadi fluktuasi harga karena ditentukan oleh harga pasar termasuk para tengkulak.  Tidak ada jaringan informasi yang terkoordinasi  Tidak selarasnya antara supply and demand.  Pupuk subsidi sulit didapatkan kalaupun ada peredarannya sangat terbatas dengan kata lain dijatah  CV. Rahma Jaya terpanggil untuk ikut membantu para petani di seluruh Indonesia, dengan memproduksi Pupuk murah tetapi berkualitas
  • 14.
    KEBUTUHAN PUPUK /THN 8 JUTA TON, PRODUKSI PUPUK PEMERINTAH BARU MENCAPAI 4 JUTA TON  Subsidi Pemerintah untuk Pupuk An- Organik dikurangi  Kebutuhan Pupuk NPK semakin meningkat  Komposisi subsidi Pemerintah : 1. 11 trilyun rupiah untuk Pupuk Organik 2. 8 trilyun rupiah untuk Pupuk An-Organik
  • 15.
    Yang dimaksud denganpupuk majemuk ialah suatu jenis pupuk yang mengandung dua atau lebih unsur-unsur hara
  • 16.
     Urea 45Kg (N)  ZA (Zulfur Amonium) 15 Kg (N&S)  MOP (KCl) 62 Kg (K)  Di Amonium Phospate 26 Kg (N&P)  Rock Phospate 22% 50 Kg (P)  Kalsium 10 Kg (Ca)  Phosporic Acid 85% 15 Kg (P)  White Clay 10 Kg  Gipsum MSG 12 Kg (Mg)  Trisamine S 5 Kg (N&Mg)  Iron Oxide (Red)
  • 17.
    Harga pokok Produksiyg hrs dibayar petani belum termasuk biaya kerja dan profit Perusahaan No Nama Bahan Sat Harga Formula % F Hrg Formula 1 Urea Kg Rp 3,150 45 18% Rp 141,750 2 MOP (KCl) Kg Rp 5,600 62 25% Rp 347,200 3 Rock Phospate Kg Rp 875 50 20% Rp 43,750 4 Kalsium Kg Rp 300 10 4% Rp 3,000 5 Trisamine S Kg Rp 1,800 5 2% Rp 9,000 6 Asam Phospate Kg Rp 11,500 15 6% Rp 172,500 7 Clay Putih Kg Rp 350 10 4% Rp 3,500 8 Clay Merah Kg Rp 300 0 0% Rp - 9 Gipsum MSG Kg Rp 150 12 5% Rp 1,800 10 Diamonium Phospate Kg Rp 11,800 26 10% Rp 306,800 11 Kalium Sulfat Kg Rp 16,000 0 0% Rp - 12 Amonium Phospate Kg Rp - 0 0% Rp - 13 Iron Oxide ex RRC Kg Rp 20,000 0 Rp - 14 Amonium Sulfat Kg Rp 1,800 15 6% Rp 27,000 Rp - 250 100% Rp 1,056,300 HPP Bahan Baku/Kg Rp 4,225 HPP BB+Pwrna Rp 4.250
  • 18.
    Biaya-biaya Sat Harga/Kg BiayaBahan Baku Kg Rp 4,250 Biaya Produksi Kg Rp 100 Biaya Tenaga Kerja Kg Rp 85 Biaya Packaging Kg Rp 75 Biaya lain-lain Kg Rp 50 ------------------------- Total Biaya Kg Rp 4,560 Provit Netto Kg Rp 800 Harga Jual Pupuk NPK Kg Rp 5,360
  • 19.
    Apakah Anda inginpupuk seperti ini ?...
  • 20.
     Kami Hadirdengan menciptakan Pupuk Murah Meriah Berkualitas, SNI, tidak merusak tanah  Kami akan selalu berupaya untuk mengedepankan kepuasan pelanggan  Kami memiliki Formulator & Konsultan Lulusan dari Institut Pertanian Bogor ( IPB )  Kami akan dan selalu menjadi Rahmatan Lil’alamin, bagi semesta alam  Kami akan menguntungkan Petani, Distributor / Penyalur, Perusahaan, Bangsa dan Negara, Semua Untuuuung!.........  Jadi jangan ragu untuk memberikan kepercayaan Anda kepada produk yang kami tawarkan.
  • 21.
     Rock PhospateP  MOP (KCl) K, Cl  Gipsum MSG Super N, P, K, MgO, Ca, So4, Fe, Cu, Al  Dolomit Super Ca, Mg  Kaptan CaCo3  Kalium Sulfat, Sulfur K, S  Kalsium Super Ca  Urea ( Non Subsidi ) N  ZA ( Non Subsidi ) N & S  Tetes Tebu N, C - Organik  EM4 Efektif Mikroba ( Mikroba Fhoto sintesis )  Pupuk Kandang/ KS N, Cu, Zn, Mn, Am  Phosporic Acid 85% P  Amonium Sulfat N & P  White Clay Perekat  Iron Oxide Blue / red Pewarna ( Biru / Merah ) BAHAN BAKU SUPER, Kombinasi Kimia dan Organik Formula Pupuk NPK Caping Tani Formulator : Ir. M. Jamil Fajjar
  • 22.
    NPK CAPING TANIDAN SP 36 ARGO PENI  KAMI Memang Beda  KAMI Sahabat Sejati Petani Indonesia  KAMI Berkualitas tetapi Murah dan tidak merusak tanah  NPK Caping Tani adalah Pupuk NPK paling universal aplikasinya & unik  Bentuk butiran  Warna Biru Mutiara & Merah bata  Dikemas dalam Doble sak, exclusiv  Isi bersih 50 Kg  Sudah melalui penelitian dan lulus uji efektifitas yang telah dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian UNBRA Malang dan didukung vidio dan fhoto hasil panen konsumen  Pupuk NPK Merk “ Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni “ sudah sangat dikenal oleh para petani dan sudah mendapatkan pengakuan serta sertifikasi SNI. Disamping itu kami juga melayani pembuatan pupuk sesuai dengan permintaan / kadar yang dibutuhkan.
  • 23.
  • 24.
     Peralatan Produksiyang digunakan, Untuk pembuatan Pupuk :
  • 25.
  • 26.
  • 27.
    Gbr. Rotary Dryer& Rotary Cooler
  • 29.
     Bersifat “SlowRelease” (Controlled Fertilizer) , Hampir seluruhnya larut dalam air, tetapi non Higroskopis dengan pelepasan unsur hara secara lambat  Volume pelepasan mendekati kapasitas akar tanaman dalam menyerap unsur hara, otomatis berlangsung dalam waktu yang lebih lama.  Mengurangi kehilangan unsur ke lingkungan, akibat penguapan dan erosi/hanyut terbawa oleh air hujan dan akibat panas.  Efektifitas penyerapan hara pupuk CV. Rahma Jaya oleh Tanaman sampai dengan 95% Keistimewaan “ NPK Caping Tani “
  • 30.
     Kandungan unsurnyamerata dalam tiap butiran dan berimbang.  Tidak membuat tanah keras, tanah tetap akan lestari, karena ada tetes tebu/ Gipsum MSG, Mikroba pengurai dan Kompos/ organik  Dengan Doble sak kedap Udara dan air sehingga penyimpanan dapat lama, dapat tahunan  Telah di uji efektif oleh FAKULTAS PERTANIAN UNBRA Malang 2009 & hasilnya MEMUASKAN  Dibuat dengan analisa situasi dan kondisi iklim dan tanah di Indonesia  Praktis dalam pengaplikasiannya, karena berbentuk butiran.  Ekonomis dapat menghemat tenaga kerja, serta harga pupuk yang sangat kompetitif / murah dibandingkan dengan NPK biru lainnya.  Efektif terhindar dari resiko pupuk hilang akibat erosi/hanyut terbawa arus dan penguapan akibat panas. Keistimewaan “ NPK Caping Tani “
  • 31.
     Mengandung unsurhara N, P, K dan Ca, Mg, S & unsur mikro Plus organik  Dapat digunakan untuk semua jenis tanaman  Kandungan unsur hara setiap butir pupuk merata  Meningkatkan produksi, mempercepat panen dan kualitas panen  Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan batang tegak, kuat sehingga mengurangi resiko rebah  Menjadikan tanaman lebih hijau dan segar karena banyak mengandung butir hijau daun sehingga mempermudah proses fotosintesis.  Memacu pembentukan bunga dan pemasakan biji dan menambah kandungan protein sehingga panen lebih cepat.  Meningkatkan ketahanan hasil selama pengangkutan dan penyimpanan.  Meningkatkan perkembangan akar tanaman sehingga perakaran lebih lebat, sehat, kuat, cepat tinggi dan menambah jumlah anakan.  Memperbesar jumlah biji / buah tiap tangkai sehingga memperlancar proses pembentukan gula dan pati.  Tidak membuat tanah keras dan matinya mikroba pengurai dalam tanah karena NPK Caping Tani di lengkapi dengan unsur Organik  Dapat meningkatkan kesuburan tanah, menguraikan dan mempermudah penyerapan serta penyaluran nutrisi keseluruh tanaman
  • 32.
     Nitrogen (N ) ◦ Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan ◦ Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri ◦ Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman ◦ Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun ◦ Tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.  Fosfor ( P ) ◦ Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman ◦ Merangsang pembungaan dan pembuahan ◦ Merangsang pertumbuhan akar ◦ Merangsang pembentukan biji ◦ Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel ◦ Tanaman yang kekurangan unsur P gejalanya : pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )  Kalium ( K )  Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.  Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit  Tanaman yang kekurangan unsur K gejalanya : batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
  • 33.
    EM 4 Larutan effectivemicroorganisme. EM pertama kali ditemukan oleh Prof. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus. Jepang, dengan EM4 nya. Dalam EM ini terdapat sekitar 80 genus microorganisme fermentor. Microorganisme ini dipilih yang dapat bekerja secara efektif dalam memfermentasikan bahan organik. Secara global terdapat 5 golongan yang pokok yaitu: 1. Bakteri fotosintetik 2. Lactobacillus sp 3. Streptomycetes sp 4. Ragi (yeast) 5. Actinomycetes Bakteri fotosintetik Bakteri ini merupakan bakteri bebas yang dapat mensintesis senyawa nitrogen, gula, dan substansi bioaktif lainnya. Hasil metabolir yang diproduksi dapat diserap secara langsung oleh tanaman dan tersedia sebagai substrat untuk perkembangbiakan mikroorganisme yang menguntungkan.
  • 34.
    PUPUK MAGNESIUM /KIESERIT Hara Magnesium (MgO) adalah unsur hara makro esensial yang sangat dibutuhkan tanaman untuk pembentukan klorofil & proses fotosintesis. Kekurangan unsur hara atau defisiensi Mg dapat dilihat dari warna daun yang hijau kekuningan serta sistem perakaran yang jelek berakibat proses fotosintesis menjadi tidak efisien dan produktifitas tanaman yang rendah. Pupuk Magnesium atau yang lebih dikenal dengan KIESERIT tergolong pupuk tunggal yang manfaatnya mampu memperbaiki sifat fisik kimia tanah. Diantaranya dapat menstabilkan pH tanah dan Kapasitas Tukar Kation (KTK) tanah sekaligus menambah Nutrisi Mg didalam tanah untuk kebutuhan tanaman. Magnesium (MgO) juga memegang peranan penting dalam transportasi phospat pada tanaman. MANFAAT : 1. Menghasilkan Klorofil dengan sempurna. 2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman. 3. Meningkatkan kadar minyak pada buah sawi dan lainnya. 4. Meningkatkan pH tanah dan memperbaiki strukur tanah akibat pemberian pupuk kimia. 5. Meningkatkan ketersediaan kandungan hara Posfor dalam tanah. 6. Dapat mengurangi (menetralisir) racun akibat kandungan Al dan Fe dalam tanah. KEUNGGULAN : 1. 100% bersifat alamiah. 2. Mudah Larut dalam tanah. 3. Mudah, praktis dan aman terhadap lingkungan. 4. Kelebihan pemberian tidak merusak struktur tanah dan tidak meracuni tanaman
  • 35.
    Purchase order &Delivery Order
  • 36.
     CV RahmaJaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk an organik non subsidi.  Pupuk NPK Merk “ Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni “ sudah sangat dikenal oleh para petani dan sudah mendapatkan pengakuan serta sertifikasi SNI. Disamping itu kami juga melayani pembuatan pupuk sesuai dengan permintaan / kadar yang dibutuhkan.  Kami akan selalu berupaya untuk mengedepankan kepuasan pelanggan guna membantu petani Indonesia untuk meningkatkan hasil PANEN  Bila ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan beritahu kami melalui kontak HP. 0812 7148 2423 atau 0821 3352 7726. Maaf bila terdapat kesalahan dalam penyampaian informasi di situs www.pupumat-pat.com, maupun dalam presentasi kami
  • 37.
     www.pupukmat-pat.com adalahwebsite CV. Rahma Jaya.  Harga barang yang ditawarkan di www.pupukmat-pat.com akan diberitahu kepada Pembeli melalui SMS atu telephon atau e-mail.  Mata uang yang digunakan adalah Rp / Rupiah.  Pemesanan / Porchas Order baru dianggap sah apabila Pembeli telah konfirmasi kepada kami via e-mail atau SMS atau telepon.  Kontak telepon kami hanyalah 0812 7148 2423 atau 0821 3352 7726  Setelah dicapai kesepakatan, pembeli terlebih dahulu mengirimkan pembayaran DP min 50% melalui transfer Bank atau transper ATM  Selanjutnya apabila barang akan dikirim, pembeli akan diberitahu dan harus melunasi pembayaran barang yang sudah dipesan seluruhnya.
  • 38.
     Apabila barangakan dikirim akan diberi tahu kepada Konsumen dan konsumen harus melunasi pembayaran barang yang sudah di order seluruhnya.  Setelah pembayaran kami terima, secepatnya order akan diproses dan dikirimkan ke tempat yang dituju.  Apabila persediaan stok barang habis, maka kami akan memberitahu tentang kelanjutan transaksi, apakah dilanjutkan atau dibatalkan.  Apabila barang yang dikirim oleh kami kepada Pembeli berbeda dengan barang yang dipesan, maka kami akan menukar barang tersebut dengan yang semestinya. Untuk proses penukaran ini Pembeli wajib memberitahu kami selambatnya 7 hari kerja setelah barang diterima oleh Pembeli. Ongkos pengiriman kembali barang ditanggung oleh pembeli.
  • 39.
    Syarat dan ketentuanini dapat berubah se waktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada konsumen
  • 40.
    Ya Allah, YaRob... Yang pengasih dari segenab pengasih, hamba memohon kepadamu agar para pengguna pupuk NPK Caping Tani dan SP 36 Argo Peni mendapatkan hasil panen yang meningkat dari sebelumnya, karena apabila engkau menghendaki tidak ada yang dapat menghalanginya, Allahhuakbar.... SEMOGA SEKTOR PERTANIAN KITA KEMBALI JAYA
  • 41.
    Aplikasi “ NPKCaping Tani “ Untuk aplikasi NPK Caping Tani, KCL Magota dan SP 36 Argo Peni Tergantung dengan jenis tanaman, dengan konsep PANCA TANI Untuk aplikasi pupuk Produk Kami ( RAHMA JAYA ) Lkukan sesuai rekomendasi yang sudah kami sarankan atau dapat juga sesuai dengan kebiasaan petani setempat atau saran dari Penyuluh Pertanian Lapangan/ PPL dari Disperta yg ditugaskan  Faktor – faktor yg mempengaruhi hasil panen diantaranya : ◦ Pembibitan ( Bibit Unggul ) ◦ Pemupupukan ( Jenis Pupuk ) ◦ Pengairan ( irigasi dan intensitas curah hujan ) ◦ Penyiangan ( Gulma dan parasit ) ◦ Penyemprotan hama ( hama luar dan dalam ) ◦ Penyinaran ( Cahaya atau matahari ) ◦ Pemanenan / Pasca Panen ( cara panen benar ) ◦ dll
  • 42.
    BUAH YG SEMPURNATERGANTUNG DGN CARA PEMUPIUKAN YG BENAR K C L M A G O T A S P - 3 6 A R G O P E N I N P K C A P I N G T A N I
  • 43.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT S P - 3 6 A R G O P E N I N P K C A P I N G T A N I K C L M A G O T A
  • 44.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Kelapa sawit (Elaeis Guinensis Jacq) Kelapa Sawit primadona tanaman perkebunan di Indonesia, tanaman dengan produksi minyak serta Biomas yang tinggi ini memerlukan pemupukan harus benar-benar Prima. Kelapa Sawit sangat responsif terhadap pemupukan sehingga kurangnya/tidak tercukupinya unsur hara makro, mikro dan unsur lainnya, akan menimbulkan gejala defisiensi yang spesifik disamping turunnya pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa sawit itu sendiri.
  • 45.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Tidak Efisien Pemupukan Nitrogen bersumber sebagai Urea disebar rata pada permukaan tanah sangat beresiko terhadap kehilangan nitrogen terutama pada musim hujan. Akibatnya kurang efisien Kehilangan nitrogen bisa mencapai 70% dalam waktu seminggu. kehilangan pupuk phosphate dan kalium sangat menonjol pada lahan yang tidak dikonversi karena unsur ini terikat pada partikel liat tanah dan bahan organik yang terbawa oleh erosi dan aliran permukaan. Kombinasi dari semua faktor tersebut menyebabkan rendahnya produktivitas kelapa sawit terutama kebun rakyat. Karena unsur ini banyak yg hilang berakibat nmenurunkan hasil antara 25 – 30%.
  • 46.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Kebutuhan Hara Kelapa Sawit Pupuk adalah makanan (unsur hara) yang sangat dibutuhkan bagi tanaman, pemupukan atau pupuk yang baik harus cukup sesuai kuantitas dan kualitas yang diperlukan tanaman. Masih banyak petani yang memupuk kelapa sawitnya memakai pupuk tunggal terdiri dari Urea sebagai sumber Nitrogen, SP-36 sebagai sumber Phophate dan KCL sebagai sumber Kalium dengan dosis seadanya tanpa menghiraukan anjuran dari perusahaan. Dalam prakteknya rata-rata petani memupuk sawitnya dengan jumlah 1,0 kg untuk sawit muda dan 2,0 kg per pohon untuk sawit produktif, terdiri dari pupuk N, P dan K untuk setiap semesternya. Jumlah pupuk yang diberikan ini masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan oleh tanaman sawit Seharusnya untuk sawit muda dan produktif akan pupuk masing-masing sebanyak 5,0 kg dan 10,0 kg/pohon/semesternya. Hal ini disebabkan oleh kesulitan dalam memperoleh pupuk, masalah transportasi dan cara pemberian pupuk.
  • 47.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT CV. Rahma Jaya perusahaan yang bergerak di bidang pupuk anorganik majemuk lengkap telah memproduksi produk pupuk yang mampu menjawab permasalahan pengelolaan kebun kelapa sawit tersebut diatas. MURAH, KUALITAS, TIDAK MERUSAK TANAH CV. Rahma Jaya adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fertilizer Processing and Packaging Industry memperkenalkan pupuk anorganik majemuk lengkap yang diformulasikan khusus untuk tanaman Komoditi dan Hortikultura serta palawija : Praktis, Ekonomis dan Efisien. Inilaaaaaaaah NPK Caping Tani Unsur hara yang diperlukan oleh tanaman kelapa sawit antara lain : •Nitrogen (N) = Urea/ZA •Phosphate (P205) = TSP/SP-36 •Potassium (K2O) = KCL/MOP •Magnesium (MgO) = Kieserit •Sulfur (S) = (MgSo4) Kieserit •Calsium (Ca Mg) = Dolomit •Boron (B) = Borax •Copper (Cu) = CuSO4 •Zinc (Zn) = ZnSO4 •Manganese (Mn) = MnSO4
  • 48.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Nitrogen Defisiensi N - drainase buruk, Defisiensi Cu - ujung daun kering Penyusunan protein, klorofil dan berperanan terhadap fotosintesa Kekurangan Nitrogen menyebabkan daun berwarna kuning pucat dan menghambat pertumbuhan. Kelebihan Nitrogen menyebabkan daun lemah dan rentan terhadap penyakit/hama, kekahatan Boron, White Stripe dan berkurangnya buah jadi. Penyebab defisiensi Nitrogen : Terhambatnya mineralisasi Nitrogen, aplikasi bahan organik dengan C/N tinggi, gulma, akar tidak berkembang, pemupukan Nitrogen tidak efektif. Upaya : Aplikasi secara merata di piringan,Tambah Urea pada tanaman kelapa sawit, aplikasi Nitrogen pada kondisi tanah lembab, kendalikan gulma.
  • 49.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Penyusun ADP/ATP, memperkuat batang dan merangsang perkembangan akar serta memperbaiki mutu buah Kekurangan P sulit dikenali, menyebabkan tanaman tumbuh kerdil, pelepah memendek dan batang meruncing. Indikasi kekurangan P : Daun alang-alang berwarna ungu, LCC sulit tumbuh dengan bintil akar yang sedikit. Penyebab defisiensi P : P tanah rendah ( < 15 ppm ), Top Soil tererosi, kurangnya pupuk P dan kemasaman tanah tinggi. Upaya : Aplikasi P dipinggir piringan/gawangan, kurangi erosi, tingkatkan status P tanah, dan perbaiki kemasaman tanah. PHOSPOR. Defisiensi P : Tumbuh Kerdil, Pelepah memendek, batang meruncing
  • 50.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Kalium Aktifitas stomata, aktifitas enzim dan sintesa minyak. Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit serta jumlah dan ukuran tandan. Kekurangan K menyebabkan bercak kuning/transparan, white stripe, daun tua kering dan mati. Kekurangan K berasosiasi dengan munculnya penyakit seperti Ganoderma. Kelebihan K merangsang gejala kekurangan B sehingga rasio minyak terhadap tandan menurun. Penyebab kekurangan K : K di dalam tanah rendah, kurangnya pupuk K, kemasaman tanah tinggi dengan kemampuan tukar kation rendah. Upaya : Aplikasi K yang cukup, aplikasi tandan kelapa sawit, perbaiki kemampuan tukar kation tanah dan aplikasi pupuk K pada pinggir piringan. Defisiensi K - Bercak oranye (Confluent Orange Spotting)
  • 51.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Magnesium (Mg) Penyusun klorofil, dan berperanan dalam respirasi tanaman, maupun pengaktifan enzim. Kekurangan Mg menyebabkan daun tua berwarna hijau kekuningan pada sisi yang terkena sinar matahari, kuning kecoklatan lalu kering. Penyebab defisiensi Mg : Rendahnya Mg didalam tanah, kurangnya aplikasi Mg, ketidak seimbangan Mg dengan kation lain, curah hujan tinggi ( > 3.500 mm/tahun ), tekstur pasir dengan top soil tipis. Upaya : Rasio Ca/Mg dan Mg/K tanah agar tidak melebihi 5 dan 1,2, aplikasi tandan kelapa sawit, gunakan Dolomit jika kemasaman tinggi, pupuk ditabur pada pinggir piringan. Defisiensi Mg - Sisi daun yang terkena sinar matahari menguning. Document
  • 52.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Tembaga (Cu) Pembentukan klorofil dan katalisator proses fisiologi tanaman. Kekurangan Cu menyebabkan Mid Crown Clorosis (MCC) atau Peat Yellow. Jaringan klorosis hijau pucat - kekuningan muncul ditengah anak daun muda. Bercak kuning berkembang diantarajaringan klorosis. Daun pendek, kuning pucat kemudian mati. Penyebab defisiensi Cu : Rendahnya Cu didalam tanah gambut atau pasir, tingginya aplikasi Mg, aplikasi N dan P tanpa K yang cukup. Upaya : Perbaiki rendahnya K tanah, basahi tajuk dengan 200 ppm Cu SO4. - Defisiensi Cu - Ujung anak daun nekrosis - Tumbuh kerdil Document
  • 53.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Boron Meristimatik tanaman, sintesa gula dan karbohidrat, metabolisme asam nukleat dan protein. Kekurangan Boron menyebabkan ujung daun tidak normal, rapuh dan berwarna hijau gelap, daun yang baru tumbuh memendek sehingga bagian atas tanaman terlihat merata. Penyebab defisiensi Boron : Rendahnya B tanah, tingginya aplikasi N, K dan Ca. Upaya : Aplikasi 0,1 - 0,2 kg/pohon/tahun pada pangkal batang. Pelepah memendek Malformasi anak daun Daun mengkerut
  • 54.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Fe Ferum Tanda-tanda Defisiensi : Ujung daun nekrosis Tajuk atas menguning Bercak seperti pulau dengan dasar hijau
  • 55.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Komponen Jumlah unsur Hara ( kg/ha/tahun ) N P K Mg Ca Pertumbuhan Vegetatif 40,9 3,1 55,7 11,5 13,8 Pelepah Daun yang ditunas 67,2 8,9 86,2 22,4 61,6 Produksi TBS (25 ton/ha) 73,2 11,6 93,4 20,8 19,5 Bunga Jantan 11,2 24 16,1 6,6 4,4 Jumlah 192,5 47,6 251,4 61,3 99,3 Jumlah Unsur Hara yang diangkut oleh tanaman Kelapa Sawit dari dalam tanah per Ha/tahun.
  • 56.
    Dosis pupuk ditentukanberdasarkan umur tanaman, jenis tanah, kondisi penutup tanah, kondisi visual tanaman. Waktu pemupukan ditentukan berdasarkan jadual, umur tanaman. Pada waktu satu bulan, ZA ditebar dari pangkal batang hingga 30 - 40 Cm. Setelah itu ZA, SP 36 Argo Peni KCL Magota, NPK Caping Tani dan Kieserit ditaburkan merata hingga batas lebar tajuk. Boron ditebarkan diketiak pelepah daun ZA, KCL Magota, NPK Caping Tani, Kieserite dapat diberikan dalam selang waktu yang berdekatan. SP 36 Argo Peni tidak boleh dicampur dengan ZA. SP 36 Argo Peni dianjurkan diberikan lebih dulu dibanding pupuk lainnya jika curah hujan > 60 mm. Jarak waktu pemberian SP 36 Argo Peni dengan ZA minimal 2 minggu. Pupuk KCL Magota tidak dapat diganti dengan Abu Janjang Kelapa Sawit. Pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) CARA MUPUK KELAPA SAWIT
  • 57.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Standar Dosis Pemupukan Tanaman klp Sawit, belum Menghasilkan (TBM) Pada Tanah Gambut : Umur (Bulan)* Dosis Pupuk (gram/pohon) Urea SP 36 Argo Peni NPK Caping Tani Dolomit HGF-B CuSO4 Lubang tanaman - - - - - - 3 100 150 200 100 - - 6 150 150 250 100 - - 9 150 200 250 150 25 - 12 200 300 300 150 - - 16 250 300 300 200 25 - 20 300 300 350 250 - - 24 350 300 350 300 50 - 28 350 450 450 350 50 - 32 450 450 500 350 - - *) Setelah tanam di lapangan
  • 58.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Standar Dosis Pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) Pada Tanah Mineral : Umur (Bulan)* Dosis Pupuk (gram/pohon) Urea NPK Caping Tani KMCL Magota Kieserite HGF-B Lubang tanaman - - - - - 1 100 - - - - - 3 250 100 150 100 - - 5 250 100 150 100 - - 8 250 200 350 250 20 - 12 500 200 350 250 - - 16 500 200 500 500 30 - 20 500 200 500 500 - - 24 500 200 750 500 50 - 28 750 300 1.000 750 - - 32 750 300 1.000 750 - - *) Setelah tanam di lapangan
  • 59.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Standar Dosis Pemupukan Tanaman Menghasilkan (T M ) Pada Tanah Mineral : Kelompok Umur (Tahun) Dosis Pupuk (kg/pohon) Urea NPK Caping Tani KCL Magota Kieserite Jumlah 3 - 8 2,00 2,00 2,00 1,00 7,00 9 - 13 2,50 3,00 3,00 1,50 10,00 14 - 20 2,00 2,50 2,50 1,50 8.50 21 - 25 1,75 1,25 1,25 1,00 5,25
  • 60.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Sasaran pemupukan : 4 T ( Tepat jenis, dosis, waktu dan metode) Dosis pupuk ditentukan berdasarkan umur tanaman, hasil analisa daun, jenis tanah, produksi tanaman, hasil percobaan dan kondisi visual tanaman. Waktu pemupukan ditentukan berdasarkan sebaran curah hujan . Standar Dosis Pemupukan Tanaman Menghasilkan ( TM ) Pada Tanah Gambut : Kelompok Umur (Tahun) Dosis Pupuk (kg/pohon/tahun) Urea NPK Caping Tani KCl Magota MgO/ Dolomit Jumlah 3 - 8 2,00 2,00 1,50 1,50 6,75 9 - 13 1,50 3,00 3,00 2,00 9,50 14 - 20 1,50 2,50 2,00 2,00 8,00 21 - 25 1,50 1,50 1,25 1,50 5,75 Hampir samua pupuk Rahama Jaya mengandung MgO
  • 61.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Aplikasi sistem Tebar Pada areal perengan seperti ini aplikasi pupuk perlu dilakukan dengan sistem pocket. Cara Pemupukan Pemupukan dilakukan dengan sistem tebar dan sistem benam (Pocket) Pada sistem tebar, pupuk ditebarkan di piringan pada jarak 0,5 meter hingga pinggir piringan pada tanaman muda, dan pada jarak 1 - 2,4 meter pada tanaman dewasa. Pada sistem pocket, pupuk diberikan pada 4 - 6 lubang pada piringan disekeliling pohon. Kemudian lubang ditutup kembali. Sistem pocket disarankan pada areal rendahan, areal perengan ataupun pada tanah pasiran yang mudah tercuci/tererosi. Pada tapak kuda, 75 % pupuk diberikan pada areal dekat tebing. Untuk mengurangi pencucian, pupuk ini sebaiknya diaplikasikan dengan sistem pocket. Berdasarkan alat yang digunakan, Pemupukan dapat dilakukan secara manual, mekanis, maupun dengan Pesawat terbang. Pemupukan manual paling umum dan mudah dilakukan. Pemupukan mekanis menggunakan alat (traktor) penebar pupuk untuk areal yang relatif rata. Cara ini banyak diterapkan karena sulitnya memperoleh tenaga kerja pemupuk Areal spraying sesuai untuk aplikasi pupuk pada areal yang sulit terjangkau dan daerah yang sulit memperoleh tenaga kerja.
  • 62.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PEMUPUKAN Persiapan : Kebutuhan jenis dan dosis pupuk dan Jumlah pohon, tenaga penebar, pengecer, pengangkut pupuk, transportasi pupuk ke lapangan. 1. Pembenahan piringan, pasar pikul, rorak, tapak kuda, tapak timbun dan lain-lain. 2. Penghancuran pupuk yang menggumpal 3. Takaran pupuk dibuat per jenis dan dosis pupuk. 4. Sapu lidi pendek ( 15 Cm ) berbentuk kipas untuk penebaran pupuk. 5. Luas areal yang dipremikan maksimal 30 % areal Pemupukan hari itu.
  • 63.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT 6. Formulir AU-58 untuk permintaan pupuk 7. Membuat rencana harian 8. Membuat peta rencana pemupukan harian 9. Membuat Barchart rencana - realisasi pemupukan 10.Menentukan letak SPB (5 - 10 ha/SPB) dan letak SPK ( > 2 ha/SPK) 11.Tenaga pemupukan : - Areal rata : 2 penabur + 1 pengecer - Areal perengan : 3 penabur + 2 pengecer 12.Pemupukan diangkut ke lapangan sebelum jam 06.00 wib. Penebaran pupuk dimulai jam 06.30 wib Pemupukan pada areal yang sering tergenang air tidak ada gunanya sebelum adanya perbaikan drainase atau pembangunan tapak timbun
  • 64.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Waktu Dan Frekwensi Pemupukan Pemupukan dilakukan pada waktu hujan kecil, namun > 60 mm/bulan. Pemupukan ditunda jika curah hujan kurang dari 60 mm per bulan. Pupuk Dolomit dan Rock Phosphate diusahakan diaplikasikan lebih dulu untuk memperbaiki kemasaman tanah dan merangsang perakaran, diikuti oleh KCL Magota, NPK Caping Tani dan urea/Z A. Jarak waktu penaburan Dolomit dengan NPK Caping Tani, KCL Magota, Urea/Z A minimal 2 minggu. Seluruh pupuk agar diaplikasikan dalam waktu mak 2 (dua) bulan habis.
  • 65.
    CARA MUPUK KELAPASAWIT Frekwensi Pemupukan  Pemupukan dilakukan 2 - 3 kali/ thn tergantung pada kondisi lahan, jumlah pupuk, umur - kondisi tanaman.  Pemupukan pada tanah pasir dan gambut perlu dilakukan dengan frekwensi yang lebih banyak.  Frekwensi pemupukan yang tinggi mungkin baik bagi tanaman, tidak ekonomis dan mengganggu kegiatan kebun kiri dan kanannya Dengan menggunakan Pupuk Produksi dari CV. RAHMA JAYA dan mengikuti petunjuk yang kami Rekomendasikan, Niscaya Buah sawit anda akan meningkat dengan sangat signifikan. SEGERA Hub : Distributor kami terdekat yang tersebar diseluruh pelosok nusantara
  • 66.
    CARA MUPUK PADI REKOMENDASI PetunjukPemupukan “ NPK Caping Tani “ untuk tanaman PADI SAWAH Penggunaan per Ha, 300 Kg NPk Caping Tani + 200 Kg Urea , dijamin pasti bagus Jumlah 500 Kg ( 5 Kwintal ) Pupuk NPK Caping Tani adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien. Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Jatim Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
  • 67.
    CARA MUPUK PADISAWAH K C L M A G O T A N P K C A P I N G T A N I S P - 3 6 A R G O P E N I
  • 68.
    1. Pemupukan Ke– 1 ( Pupuk dasar ): 150 Kg NPK Caping Tani, 50 Kg Urea ( 7-10 hst ) Bibit pada umur 7-12 hst ( hari setelah tanam ) perakaran padi sudah mulai berkembang dan siap menghisap pupuk yang diberikan walau jumlahnya sedikit. Kemudian, ada kaidah sederhana, bibit yang baru ditanam akan adaptasi dengan lingkungan ( boleh disebut bibit tsb stres ) beberapa hari. Makanya ada sebagian dari daunnya yang kuning dan mengering. Baru setelah itu, proses tumbuh akar berjalan, umur 7-10 hst. Makanya dosis kandungan N di pemupukan pertama tanam 1/2 dari dosis pupuk ke-2 dan ke-3. 150 Kg NPK Caping Tani/ Ha, Khusus NPK Caping Tani, pupuk ini punya nilai lebih sebab terdapat kandungan Sulfur sekitar 5%. Salah satu fungsi sulfur ini adalah merangsang pertumbuhan tanaman-tanaman muda. Dan Kandungan unsur organik 7 %, ( Tetes Tebu ( P1/ Glukosa ), Effektif Microba ( EM4 ) Kompos ( KS ) 7 % ) 150 kg NPK Caping Tani/Ha = 150 kg/10.000m2 Bila petani punya lahan 1.000 m2 maka cukup 15 kg NPK saja untuk Pemupukan dasar. Catatan: Pada pemupukan dasar ini, bila petani ingin menambahkan SP-36 Argo Peni dengan dosis 50 kg/ha silahkan saja. CARA MUPUK PADI
  • 69.
    2. Pemupukan ke-2( Pupuk lanjutan ) : 150 kg NPK Caping Tani + urea 50 kg/ Ha Diberikan sekitar pekan ke-3 atau 21 hst. Diberikan pada waktu selesai pengoyosan, sehingga anakkan yang dihasilkan bisa maksimal. 3. Pemupukan ke-3 ( Pupuk lanjutan ) : 100 kg urea/ Ha. Diberikan sekitar 35-40 hst. Atau sebagai patokan sewaktu daun bendera atau daun terakhir keluar. Pada kondisi ini, tanaman padi membutuhkan energi, dalam jumlah maksimal. Kenapa? sewaktu tanaman padi akan mengeluarkan malai maka daun perlu hijau, apalagi daun bendera. Dengan daun yang hijau terutama daun bendera maka proses fotosintesis akan maksimal. Dan ini akan berpengaruh kepada panjang malai. Saya sering memperhatikan daun bendera yang masih agak hijau maka isi malai akan semakin baik, semakin merunduk. Dan perhatikan lagi, ketika daun bendera suatu malai sudah kuning maka gabah yang dihasilkan kurang bernas,,, Tapi, kita juga harus melihat kondisi daun tanaman padi tsb. Bila kondisinya masih hijau terutama daun benderanya. Maka aplikasi untuk pupuk urea/za ini bisa dikurangi. Aplikasinya sekitar 50-75 kg/ha. CARA MUPUK PADI SAWAH
  • 70.
    Apakah pola diatas bisa dimodifikasi dosisnya? Bisa saja, sebab pemupukan bukan hitungan matematika !...... Misalkan saja, Pemupukan ke-1 150 kg Caping Tani + 100 kg urea ( 7 - 10 hst ) Pemupukan ke-2 150 kg Caping Tani + 100 kg urea ( 21-13 hst ) Pemupukan ke-3 25-50 kg ZA ( kalau daun, buah kurang sempurna, kalau sudah bagus tdk perlu lagi pemupukan ke 3 ) Cara lain juga bisa atau menurut kebiasaan petani setempat atau Bila petani ingin melakukan pola pemupukan spt ini (silahkan saja) : Pemupukan ke-1 ( 150 kg Caping Tani + 25 kg SP-36 Argo Peni ) Pemupukan ke-2 ( 150 Phonska ) Pemupukan ke-3 ( 100 kg Urea ) Atau sesuai kebiasaan petani setempat, atau minta petunjuk PPl setempat CARA MUPUK PADI SAWAH
  • 71.
    CARA MUPUK KARET Rekomendasi PetunjukPemupukan “ NPK Caping Tani, SP 36 Argo Peni dan KCL Magota “ untuk tanaman KARET Penggunaan untuk tanaman Blm Menghasilkan dan Menghasilkan Pupuk NPK Caping Tani dan Sp 36 Argo Peni adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien. Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
  • 72.
  • 73.
    Teknis Pemupukan TanamanKaret  Buatlah parit atau laur memanjang yang berada di tengah-tengah barisan tanaman karet.  Bersihkan gulma atau tanaman pengganggu yang berada di sekitar parit atau alur yang telah dibuat.  Taburkan pupuk ke dalam parit, sesuai dengan dosis yang telah ditentukan.  Pupuk SP tidak boleh dicampur pada tempat yang sama dengan pupuk urea.  Pupuk juga diberikan dengan cara melingkari batang, dengan jarak kurang lebih 1 meter hingga 1,25 meter dari batang pokok tanaman karet.  Tutupilah kembali parit yang telah ditaburi pupuk dengan tanah di sekitarnya.  Dianjurkan bahwa waktu pemupukan tanaman karet dua kali dalam satu tahun. Diusahakan pada awal musim hujan dan akhir musim hujan.
  • 74.
    CARA MUPUK KARET TANAMAN KARET Tanaman karet umumya memerlukan waktu 5-6 tahun hingga siap untuk dapat disadap. Puncak produksi biasanya tercapai pada umur antara 10-15 tahun.  IKLIM Daerah yang cocok untuk tanaman karet adalah pada zone antara 150LS dan 150LU. Di luar zone tersebut biasanya pertumbuhan tanaman karet agak terhambat sehingga masa awal produksinya juga terlambat. Umumnya tanaman karet tumbuh optimal pada dataran rendah dengan ketinggian 200 m dari permukaan laut. Ketinggian lebih dari 600 m di atas permukaan laut tidak cocok untuk tumbuh tanaman karet. Korelasi antara ketinggian tempat dan umur sadap.  SUHU Suhu optimal yang diperlukan tanaman karet berkisar antara 240C sampai dengan 280C. Kelembaban tinggi sangat diperlukan untuk pertumbuhannya dengan lama penyinaran matahari berkisar 5 – 7 jam per hari. Tanaman karet membutuhkan curah hujan optimal antara 1.500 – 2.000 mm/ tahun dengan toleransi curah hujan 2.500 – 4.000 mm/ tahun dan hari hujan berkisar antara 100 sampai dengan 150 hari hujan/ tahun. Namun, produksi karet akan berkurang apabila sering terjadi hujan pada pagi hari. Selain itu, kecepatan angin yang terlalu kencang pada umumnya kurang baik untuk tanaman karet.
  • 75.
    CARA MUPUK KARET Pemupukan tanaman Belum Menghasilkan (TBM ) Pemupukan dilakukan 2 kali setahun yaitu menjelang musim hujan dan akhir musim hujan, sebelumnya tanaman dibersihkan dulu dari rerumputan dibuat larikan melingkar kurang lebih10 Cm. Pemupukan pertama kurang lebih 10 Cm dari pohon dan semakin besar disesuaikan dengan lingkaran tajuk. Ctt : Jenis Pupuk dapat diganti asalkan kandungan unsur haranya setara. Umur (Bulan) D o s i s (gram/pohon) Urea NPK Caping Tani KCL Magota Kleresit Pupuk dasar 2 – 3 7 – 8 12 18 24 36 48 48 keatas - 75 75 100 100 200 250 300 200 150 150 175 175 300 300 300 - 50 50 62 62 150 200 300 - 50 50 50 50 100 100 100
  • 76.
    CARA MUPUK KARET WaktuDosis Cara Pemberian Saat tanam Umur 3 bulan 20 Kg Fospat alam atau sesuai dengan berat bibit 200 – 300 fosphat alam setiap hektar Dicampur dan ditabur bersama-sama dengan biji.. diatur dan ditabur, di atur Leguinosa  Pemeliharaan Penutupan Tanah Tabel Waktu Dosis dan Cara Pemupukan Tanaman Penutup Tanah
  • 77.
    CARA MUPUK KARET PROGRAM PEMUPUKAN Selain pupuk dasar yang telah diberikan pada saat penanaman, program pemupukan secara berkelanjutan pada tanaman karet harus dilakukan dengan dosis yang seimbang dua kali pemberian dalam setahun. Jadwal pemupukan pada semeseter I yakni pada Januari/Februari dan pada semester II yaitu Juli/Agustus atau awal musim hujan dan akhir musim hujan  PUPUK SP-36 Argo Peni Seminggu sebelum pemupukan, gawangan lebih dahulu digaru dan piringan tanaman dibersihkan. Pupuk SP 36 Argo Peni dan Urea tidak boleh dicampur, Pemberian pupuk SP-36 Argo Peni biasanya dilakukan dua minggu lebih dahulu dari Urea dan KCl  PANEN DAN PASCA PANEN Tanda-tanda kebun mulai disadap : Umur rata-rata 6 tahun atau 55% dari areal 1 hektar sudah mencapai lingkar batang 45 Cm sampai dengan 50 Cm. Disadap berselang 1 hari atau 2 hari setengah lingkar batang, dengan sistem sadapan/rumus S2-D2 atau S2-D3  Pengolahan lateks sebagai berikut : • Turunkan Standar karet dari rata-rata 32% ke16% dengan memberi air yang bening atau yang bersih. • Kemudian dicampur dengancuka/setiap 1 Kg karet kering 350 s/d 375 Cc larutan 1% cuka. • Dibiarkan sampai beku. • Kemudian digiling dalam gilingan polos dan kembang, kemudian direndam rata-rata 60 menit. • Disadap selama 1 minggu • Kemudian dihasilkan dalam bentuk RSS I, II, III dan IV of sheet.
  • 78.
    CARA MUPUK KARET Pemupukan tanaman Menghasilkan (TM ) Dosis pemberian Pupuk / Ha  Umur 6 – 15 thn 300 Kg Urea, 100 SP-36 Argo Peni, 300 NPK Caping Tani, 300 kg KCL Magota  Umur 16 – 25 thn 300 Kg Urea, 100 SP-36 Argo Peni, 200 NPK Caping Tani, 250 Kg KCl Magota  Umur 25 thn hingga 2 thn sebelum peremajaan 200 Kg Urea, 150 NPK Caping Tani, 150 Kg KCL Magota  Pemupukan dilakukan sebanyak dua ( 2 ) kali dalam setahun, awal dan akhir musim hujan  Theknis Pemupukan  Buat parit / laur memanjang ditengah2 barisan  Bersihkan gulma/ tanaman pengganggu yg berada disekitar parit/ alur yg sudah dibuat  Pupuk juga diberikan dengan cara melingkari batang dengan jarak 1- 1,25 mtr dari batang pokok tanaman
  • 79.
    CARA MUPUK LADA/SAHANG LADA / MERICA / SAHANG Tanaman lada termasuk tanaman rempah yg sangat dibutuhkan REKOMENDASI Petunjuk Pemupukan “ NPK Caping Tani “ untuk tanaman LADA Penggunaan per Gram/ Pohon Pupuk NPK Caping Tani adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien. Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Jatim Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
  • 80.
    II. SYARAT PERTUMBUHAN 2.1.Iklim - Curah hujan 2.000-3.000 mm/th. - Cukup sinar matahari (10 jam sehari). - Suhu udara 200C - 34 0C. - Kelembaban udara 50% - 100% lengas nisbi dan optimal antara 60% - 80% RH. - Terlindung dari tiupan angin yang terlalu kencang. 2.2. Media Tanam - Subur dan kaya bahan organik - Tidak tergenang atau terlalu kering - pH tanah 5,5-7,0 - Warna tanah merah sampai merah kuning seperti Podsolik, Lateritic, Latosol dan Utisol. - Kandungan humus tanah sedalam 1-2,5 m. - Kelerengan/kemiringan lahan maksimal ± 300. - Ketinggian tempat 300-1.100 m dpl. III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA 3.1. Pembibitan - Terjamin kemurnian jenis bibitnya - Berasal dari pohon induk yang sehat - Bebas dari hama dan penyakit - Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur 10 bulan-3 tahun (Kebutuhan bibit ± 2.000 bibit tanaman perhektar) CARA MUPUK LADA/ SAHANG
  • 81.
    CARA MUPUK LADA/SAHANG III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA 3.1. Pembibitan  Terjamin kemurnian jenis bibitnya  Berasal dari pohon induk yang sehat  Bebas dari hama dan penyakit  Berasal dari kebun induk produksi yang sudah berumur 10 bulan-3 tahun (Kebutuhan bibit ± 2.000 bibit tanaman perhektar) 3.2. Pengolahan Media Tanam  Cangkul 1, pembalikan tanah sedalam 20-30 cm.  Taburkan kapur pertanian dan diamkan 3-4 minggu. Dosis kapur pertanian : - Pasir dan Lempung berpasir: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha. - Lempung: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 1,7 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 0,9 ton/ha. - Lempung Berdebu: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 2,6 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 3,2 ton/ha. - Lempung Liat: pH Tanah 3,5 ke 4,5 = 0,6 ton/ha; pH Tanah 4,5 ke 5,5 = 3,4 ton/ha; pH Tanah ke 6,5 = 4,2 ton/ha.  Cangkul 2, haluskan dan ratakan tanah
  • 82.
    CARA MUPUK LADA/SAHANG 3.3. Teknik Penanaman - Sistem penanaman adalah monokultur (jarak tanam 2m x 2m). Tetapi juga bisa ditanam dengan tanaman lain. - Lubang tanam dibuat limas ukuran atas 40 cm x 35 cm, bawah 40 cm x 15 cm dan kedalaman 50 cm. - Biarkan lubang tanam 10-15 hari barulah bibit ditanam. - Waktu penanaman sebaiknya musim penghujan atau peralihan dari musim kemarau kemusim hujan, pukul 6.30 pagi atau 16.30-18.00 sore. - Cara penanaman : menghadapkan bagian yang ditumbuhi akar lekat kebawah, sedangkan bagian belakang (yang tidak ditumbuhi akar lekat) menghadap keatas.  PUPUK DASAR  Taburkan pupuk kandang 0,75-100 gram/tanaman yang sudah dicampur NATURAL GLIO.  Tutup lubang tanam dengan tanah galian bagian atas yang sudah dicampur pupuk dasar: NPK Caping Tani 30 gram/tanaman Untuk tanah kurang subur ditambahkan 10 gram urea, 7 gram SP 36 Argo Peni dan 5 gram KCl Magota per tanaman. 3.4. Pemeliharaan Tanaman 3.4.1. Pengikatan Sulur Panjat Panjatkan pada tiang panjat menggunakan tali. Ikatkan dengan dipilin dan dilipat hingga mudah lepas bila sulur tumbuh besar dan akar lekatnya sudah melekat pada tiang panjat. 3.4.2. Penyiangan dan Pembumbunan Penyiangan setiap 2-3 bulan sekali. Pembubunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan. 3.4.4. Perempalan Perempalan atau pemangkasan dilakukan pada: Batang, dahan, ranting yang tidak produktif, atau terserang hama dan penyakit. Pucuk/batang, karena tidak memiliki dahan yang produktif Batang yang sudah tua agar meremajakan tanaman menjadi muda kembali.
  • 83.
    CARA MUPUK LADA/SAHANG Umur (bln) PENGGUNAAN PUPUK MAKRO ( Gram / Pohon ) Urea NPK Caping Tani KCl Magota 3-4 35 30 20 4-5 35 35 25 5-6 35 40 30 6-17 35 45 35 3.4.5. PEMUPUKAN SUSULAN 3.4.6. Pengairan dan Penyiraman Pada musim kemarau penyiraman sehari sekali di sore hari. Pada musim hujan tidak boleh tergenang. Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. 3.6. Panen 3.6.1. Ciri dan Umur Panen Panen pertama umur tiga tahun atau kurang. Ciri-ciri: tangkainya berubah agak kuning dan sudah ada buah yang masak (berwarna kuning atau merah). 3.6.2. Cara Panen Pemetikan dari buah bagian bawah hingga buah bagian atas, dengan mematahkan persendian tangkai buah yang ada diketiak dahan. 3.6.3. Periode Panen Periode panen sesuai iklim setempat, jenis lada yang ditanam dan intensitas pemeliharaan.
  • 84.
    CARA MUPUK KAKAO/ COKLAT KAKAO / COKLAT REKOMENDASI Petunjuk Pemupukan “ NPK Caping Tani “ untuk tanaman KAKAO Penggunaan per Ha Pupuk NPK Caping Tani adalah pupuk yang Praktis, Ekonomis dan Effisien. Gunakan sesuai Rekomendasi Perusahaan CV. Rahma Jaya Jatim Formulator Ir. M. Jamil Fajjar, Dosen IPB Bogor ( Jur. Budidaya )
  • 85.
  • 86.
    CARA MUPUK COKLAT UMUR (bulan) Dosispupuk Makro (per ha) Urea (kg) NPK Caping Tani (kg) KCl Magota (kg) Kieserite (MgSO4) (kg) 2 15 15 8 8 6 15 15 8 8 10 25 25 12 12 14 30 30 15 15 18 30 30 45 15 22 30 30 45 15 28 160 250 250 60 32 160 250 250 60 36 160 dst 250 dst 250 dst 80 dst Pemeliharaan Tanaman 1.Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon 2.Dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali. Tabel Pemupukan Tanaman Coklat
  • 87.
    CV. Rahma Jaya,Sahabat Petani Demikian yang dapat kami rekomendasikan, tentu para konsumen pupuk Rahma Jaya harus mengikuti petunjuk yang kami berikan. Percayakan pemupukan tanaman anda dengan Produk Kami. Sudah terbukti dapat meningkatkan Hasil Panen anda, Perlu Bukti, silakan mencoba. Semoga bermanfa’at, terimakasih Sukseeees, bersama kami. Amiiiin!...... Management
  • 89.
    ORANG-ORANG LUAR BIASAMEMILIKI SATU PERSAMAAN “ MEMILIKI MISI YANG JELAS, KOMITMEN YANG KUAT UNTUK MEWUJUDKAN NYA, SEHINGGA KERJA KERAS MERUPAKAN KENIKMATAN ” BEKERJA KERAS SUATU KEHARUSAN BEKERJA KERAS AKAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN BEKERJA KERAS AKAN MENJADIKAN DIA LEBIH BERMANFAAT UNTUK ORANG-ORANG DISEKITARNYA DAN DIA TAHU BAHWA ORANG-ORANG YANG SUKSES ADALAH PEKERJA KERAS, ORANG-ORANG SUKSES ADALAH ORANG-ORANG YANG TIDAK PERNAH MENGELUH