BLUE CODE
dr. M Ridho Mubarak
RS HERMINA PALEMBANG
• HOSPITAL EMERGENCY CODE are used in hospital worldwide to alert staff to varius
emergencies
• to convey essential information quickly and with minimal misunderstanding to
staff
• denote different events at different hospitals, including nearby ones
• because many physicians work at more than one facility, this may lead to
confusion in emergencies, so uniform system have been proposes
• Patient Safety!!!
• codes that trigger an emergency response should be standardized to help ensure
quick action
British columbia codes:
• Code red:Fire
• Code Blue:cardiac arrest
• Code Orange:Disaster or mass casualties
• Code gree:Evacuation
• Code black:Bomb Threat
• Code white:aggression
• Code Brown:Hazardous spill
• Code grey:System failure
• Code pink:pediatric emergency and or obstetrical emergency
KEGAWATDARURATAN MEDIS
• Keadaan gawat darurat kesehatan/medik memerlukan:
• -Tindakan yg cepat dan tepat->meminimalkan angka kematian dan
cegah kecacatan yg tidak perlu
• Perlu Team yg cakap melakukan penanganan dfn cepat dan tepat
• perlu pengaturan dalam 1 sistem yg efektif dan efisien
MENGAPA BLUE CODE PENTING
• Serangan jantung
WHO:CVDs adalah Pembunuh nomor 1 dan terbesar jumlahnya dalam sejaha
peradaban manusia. Jumlah korban->melebihi jumlah korban dari penyebab
lainnya
Code blue->Isyarat di RS->menandakan seorang pasien mengalami cardiac
arrest/Respiratory arrest/situasi darurat lain yg mengancam nyawa
“Code blue is a declaration of or a state of medical emergency and call for medical
personnel and equiptment to attempt to resuscitate a patient especially when in
cardiac arrest or respiratory distress or failure”
EWS->CODE BLUE
• EWS-> untuk pengambilan keputusan klinis
• pengawasan tanda klinis tertentu dapat membantu mengurangi
kemungkinan cardiac arrest dan gagal nafas (learlyand ridley, 2003)
• PX rawat inap yg mengalami cardiac arrst menunjukkan TTV yg
abnormal beberapa saat sebelum tindakan resusitasi
CARA DAN ALUR KOMUNIKASI CODE BLUE
• bagamaina memanggil petugas medis yg menjadi anggota tim respon
cepat atau dim kode biru dlm tempo waktu yg relatif cepat
• diperlukan sebuah sarana komunikasi yg cepat dan akurat dgn
penyampaian pesan scr singkat dan bersaman agar semua anggota
tim menerima info tsb
• Pasien sesuai criteria code blue-> aktifkan code blue (100 FO)
• Perawat dan dokter code blue segera bersiap dan ke lokasi kejadian
RUANG LINGKUP BLUE CODE
• Seluruh area dilingkungan internal rumah sakit
Selama menunggu petugas
• pelapor memastikan keamanan lokasi untuk menolong pasien/korban
• Pelapor memanggil bantuan
• pelapor dan atau penolong lain melakukan BHD
• pelapor dan atau penolong lain mengambil troli emergensi di lokasi
terdekat, memberi bantuan suplementasi oksigen
TIM CODE BLUE
Petugas non medis terlatih (BHD)
Tim primer
Tim yang pertama kali menjumpai kejadian pasien kritis/henti nafas/henti jantung
Petugas medis dengan kemampuan BHD
Tim Sekunder->bergerak atas aktivasi code blue dari tim primer
• Leader (dokter)->1 atau 2 dokter
• Perawat blue tim(tersertifikasi)->minimal 2 org, mendokumentasikan obat,
memasukkan obat, membantu resusitasi
• pharmacist/apoteker->minimal 1 org, meracik obat
• Respon Time maksimal 5 menit
CARA PELAPORAN Telp/HT)
• 1.Sebutkan “CODE BLUE”
• Sebutkan nama pelapor dan jabatan
• Identifikasi pasien/korban (nama, JK, Usia)
• Lokasi pasien/korban ditemukan
• Contoh: “halo, dari Amna perawat poli, tolong aktifkan kode biru ada pasien
a.n Ny gusti perempuan 70th, henti nafas henti jantung di Lt 3 poli padma
kamar 221”
• FO mengumumkan: “kode biru kode biru, dari lt 3 poli padma kamar 221,
kode biru kode biru kamar dari lt 3 poli padma kamar 221”
• Tim blue code melakukan tugasnya sampai dgn diputuskannya bahwa
resusitasi dihentikan oleh tim leader blue code
• Tim leader blue code memutuskan tindak lanjut pasca resusitasi yaitu:
• Jika resus berhasil dan px stabil->ke ICU secepatnya (jk px setuju)
• Jika tindakan code blue selesai dilakukan->tim blue code
menghubungi kembali FO 100-> “kode biru, kode biru lt 3 padma
sudah selesai dilakukan”
• Leader code blue berkoordinasi dgn dokter ICU
• leader code blue memberikan KIE ke keluarga pasien
• perawat blue code mendokumentasikan semua kegiatan dalam rekam
medis pasien dan berkoordinasi dgn ruangan ICU

PRESENTASI BLUCODE MATERI DIKLAT DR.pptx

  • 1.
    BLUE CODE dr. MRidho Mubarak RS HERMINA PALEMBANG
  • 2.
    • HOSPITAL EMERGENCYCODE are used in hospital worldwide to alert staff to varius emergencies • to convey essential information quickly and with minimal misunderstanding to staff • denote different events at different hospitals, including nearby ones • because many physicians work at more than one facility, this may lead to confusion in emergencies, so uniform system have been proposes • Patient Safety!!! • codes that trigger an emergency response should be standardized to help ensure quick action
  • 3.
    British columbia codes: •Code red:Fire • Code Blue:cardiac arrest • Code Orange:Disaster or mass casualties • Code gree:Evacuation • Code black:Bomb Threat • Code white:aggression • Code Brown:Hazardous spill • Code grey:System failure • Code pink:pediatric emergency and or obstetrical emergency
  • 5.
    KEGAWATDARURATAN MEDIS • Keadaangawat darurat kesehatan/medik memerlukan: • -Tindakan yg cepat dan tepat->meminimalkan angka kematian dan cegah kecacatan yg tidak perlu • Perlu Team yg cakap melakukan penanganan dfn cepat dan tepat • perlu pengaturan dalam 1 sistem yg efektif dan efisien
  • 6.
    MENGAPA BLUE CODEPENTING • Serangan jantung WHO:CVDs adalah Pembunuh nomor 1 dan terbesar jumlahnya dalam sejaha peradaban manusia. Jumlah korban->melebihi jumlah korban dari penyebab lainnya Code blue->Isyarat di RS->menandakan seorang pasien mengalami cardiac arrest/Respiratory arrest/situasi darurat lain yg mengancam nyawa “Code blue is a declaration of or a state of medical emergency and call for medical personnel and equiptment to attempt to resuscitate a patient especially when in cardiac arrest or respiratory distress or failure”
  • 7.
    EWS->CODE BLUE • EWS->untuk pengambilan keputusan klinis • pengawasan tanda klinis tertentu dapat membantu mengurangi kemungkinan cardiac arrest dan gagal nafas (learlyand ridley, 2003) • PX rawat inap yg mengalami cardiac arrst menunjukkan TTV yg abnormal beberapa saat sebelum tindakan resusitasi
  • 8.
    CARA DAN ALURKOMUNIKASI CODE BLUE • bagamaina memanggil petugas medis yg menjadi anggota tim respon cepat atau dim kode biru dlm tempo waktu yg relatif cepat • diperlukan sebuah sarana komunikasi yg cepat dan akurat dgn penyampaian pesan scr singkat dan bersaman agar semua anggota tim menerima info tsb
  • 9.
    • Pasien sesuaicriteria code blue-> aktifkan code blue (100 FO) • Perawat dan dokter code blue segera bersiap dan ke lokasi kejadian
  • 10.
    RUANG LINGKUP BLUECODE • Seluruh area dilingkungan internal rumah sakit
  • 11.
    Selama menunggu petugas •pelapor memastikan keamanan lokasi untuk menolong pasien/korban • Pelapor memanggil bantuan • pelapor dan atau penolong lain melakukan BHD • pelapor dan atau penolong lain mengambil troli emergensi di lokasi terdekat, memberi bantuan suplementasi oksigen
  • 12.
    TIM CODE BLUE Petugasnon medis terlatih (BHD) Tim primer Tim yang pertama kali menjumpai kejadian pasien kritis/henti nafas/henti jantung Petugas medis dengan kemampuan BHD Tim Sekunder->bergerak atas aktivasi code blue dari tim primer • Leader (dokter)->1 atau 2 dokter • Perawat blue tim(tersertifikasi)->minimal 2 org, mendokumentasikan obat, memasukkan obat, membantu resusitasi • pharmacist/apoteker->minimal 1 org, meracik obat • Respon Time maksimal 5 menit
  • 13.
    CARA PELAPORAN Telp/HT) •1.Sebutkan “CODE BLUE” • Sebutkan nama pelapor dan jabatan • Identifikasi pasien/korban (nama, JK, Usia) • Lokasi pasien/korban ditemukan • Contoh: “halo, dari Amna perawat poli, tolong aktifkan kode biru ada pasien a.n Ny gusti perempuan 70th, henti nafas henti jantung di Lt 3 poli padma kamar 221” • FO mengumumkan: “kode biru kode biru, dari lt 3 poli padma kamar 221, kode biru kode biru kamar dari lt 3 poli padma kamar 221”
  • 14.
    • Tim bluecode melakukan tugasnya sampai dgn diputuskannya bahwa resusitasi dihentikan oleh tim leader blue code • Tim leader blue code memutuskan tindak lanjut pasca resusitasi yaitu: • Jika resus berhasil dan px stabil->ke ICU secepatnya (jk px setuju) • Jika tindakan code blue selesai dilakukan->tim blue code menghubungi kembali FO 100-> “kode biru, kode biru lt 3 padma sudah selesai dilakukan”
  • 15.
    • Leader codeblue berkoordinasi dgn dokter ICU • leader code blue memberikan KIE ke keluarga pasien • perawat blue code mendokumentasikan semua kegiatan dalam rekam medis pasien dan berkoordinasi dgn ruangan ICU