ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN IBU
HAMIL DENGAN INFEKSI PMS
Di Susun Oleh :
Aprillia Pegy Melati (16.20.002)
Rizky Dwi Kurnia Hadi (16.20.018)
GonorheaGonorhea
Gonore adalah penyakit yang
disebabkan oleh bakteri Neisseria
gonorrhoeae yang sering menyerang
membran mukosa uretra pada pria dan
endo servik pada wanita.
Gonore merupakan infeksi
bakteri yang ada di alat kelamin, bagian
dubur ataupun pada tenggorokan
Penyakit ini tersebar di seluruh
dunia secara endemik, termasuk di
Indonesia. Pada umumnya diderita
oleh laki-laki muda usia 20 sampai
24 tahun dan wanita muda usia 15
sampai 19 tahun.
Gonoredisebabkan oleh kuman dengan nama
Neisseriagonorhoeaeatau gonococcus, dan
merupakan diplococcusgram yang negatif
Gonoredisebabkan oleh kuman dengan nama
Neisseriagonorhoeaeatau gonococcus, dan
merupakan diplococcusgram yang negatif
Gambar Bakt eriGambar Bakt eri
NeisseriaNeisseria
gonorrhoeaegonorrhoeae
Klasifikasi
Pengambilan sampel berupa sekret atau
duh tubuh diambil melalui tindakan swab
pada bagian tubuh yang mengalami keluhan,
untuk selanjutnyadilakukan pemeriksaan
Pemeriksa
an
Penunjang
Lanjutan....
Penatalaksanaan
Bahaya Gonore pada
Ibu Hamil dan Bayi
Penanganan Gonore pada ibu
hamil
Penanganan Gonore pada ibu
hamil
Terminasi kehamila pada Ibu
hamil yang sudah terinfeksi
gonone di sarankan untuk di
lakukan dengan metode
persalinan seksio caesesaria .
bayi yang lahir dari ibu dengan
gonore akan diobati matanya
segera setelah lahir untuk
mencegah infeksi.
SifilisSifilis
Sifilis merupakan infeksi sistemik yang disebabkan
oleh Treponema pallidum yang dapat mengenai
seluruh organ tubuh, mulai dari kulit, mukosa,
jantung, hingga susunan saraf pusat, dan juga dapat
tanpa manifestasi lesi di tubuh (Prawirohardjo,
Sarwono, 2010)
Sifilis merupakan infeksi sistemik yang disebabkan
oleh Treponema pallidum yang dapat mengenai
seluruh organ tubuh, mulai dari kulit, mukosa,
jantung, hingga susunan saraf pusat, dan juga dapat
tanpa manifestasi lesi di tubuh (Prawirohardjo,
Sarwono, 2010)
Asal penyakit sifilis tidak jelas. Sebelum tahun 1492
belum dikenal di Eropa. Pada 1494 terjadi epidemi di
Napoli. Pada abad ke-18 baru diketahui bahwa
penularan sifilis melalui hubungan seksual. (Sarwono
Prawirohardjo, 1999)
Asal penyakit sifilis tidak jelas. Sebelum tahun 1492
belum dikenal di Eropa. Pada 1494 terjadi epidemi di
Napoli. Pada abad ke-18 baru diketahui bahwa
penularan sifilis melalui hubungan seksual. (Sarwono
Prawirohardjo, 1999)
Treponema Pallidum
1. Sifilis kongenital atau bawaan.
2. Sifilis Akuisita (dapatan)
Stadium Sifilis
1. Sifilis Primer
2. Sifilis Sekunder
3. Sifilis Laten
4. Tersier
5. Sifilis Kongenital
• Muncul lesi berupa papul yang muncul di daerah
genitalia kisaran 3 minggu setelah kontak seksual.
• Papul membesar dengan ukuran 0,5 - 1,5 cm
kemudian mengalami ulserasi, membentuk ulkus
• Chancre sifilis primer sering terjadi pada genitalia,
perineal, atau anus dikarenakan penularan paling
sering melalui hubungan seksual, tetapi bagian tubuh
yang lain dapat juga terkena.
• Manifestasi akan timbul pada beberapa
minggu atau bulan, muncul gejala sistemik
berupa demam yang tidak terlalu tinggi,
malaise, sakit kepala, adenopati, dan lesi
kulit atau mukosa.
• Sifilis laten yaitu apabila pasien dengan
riwayat sifilis dan pemeriksaan serologis
reaktif yang belum mendapat terapi sifilis
dan tanpa gejala atau tanda klins.
• Sifilis tersier terdiri dari tiga grup sindrom
yang utama yaitu:
1. neurosifilis.
2. sifilis kardiovaskuler.
3. sifilis benigna lanjut.
• Merupakan penyakit
yang didapatkan janin
dalam uterus dari ibu
yang menderita sifilis.
Gejala yang ditemukan pada sifilis
kongenital (Saravanamurthy, 2010):
• Pertumbuhan intrauterine yang terlambat.
• Kelainan membran mukosa:
• Kelainan kulit:
• Kelainan tulang
• Kelenjar getah bening
• Kelainan alat-alat dalam:
• Kelainan mata:
• Kelainan hematologi:
• Kelainan susunan saraf pusat:
Patofisiologis
• Treponema palidum masuk melalui
selaput lendir yang utuh, atau kulit yang
mengalami abrasi, menuju kelenjar limfe,
kemudian masuk kedalam pembuluh
darah, dan diedarkan ke seluruh tubuh.
Setelah beredar beberapa jam, infeksi
menjadi sistemik walaupun tanda-tanda
klinis dan serolois belum jelas.
Diagnosis Medik
1. Anamnesis
2. Pemeriksaan Secara Klinis
3. Pemeriksaan Laboratorium
a. Pemeriksaan Mikroskopik
b. Pemeriksaan Serologis
Penatalaksanaan Sifilis Pada Ibu
Hamil
• Wanita hamil dengan sifilis harus diobati sedini mungkin,
sebaiknya sebelum hamil atau pada trimester I untuk
mencegah penularan terhadap janin (Medfort, Janet,
2013).
• Sebelum zaman antibiotika, sifilis diobati dengan
neoarsphenamine (Salvarsan) dan bismuth. Sekarang
pengobatan sifilis dalam kehamilan dilakukan dengan
penisillin. (Wiknjosastro, 2002).
Obat alternatif (alergi terhadap penisilin):
 Tidak hamil: doksisiklin, seftriakson.
 Hamil : Eritromisin.
• Asuhan Keperawatan tentang Sifilis
Ppt ims

Ppt ims

  • 1.
    ASUHAN KEPERAWATAN PASIENIBU HAMIL DENGAN INFEKSI PMS Di Susun Oleh : Aprillia Pegy Melati (16.20.002) Rizky Dwi Kurnia Hadi (16.20.018)
  • 3.
  • 4.
    Gonore adalah penyakityang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang sering menyerang membran mukosa uretra pada pria dan endo servik pada wanita. Gonore merupakan infeksi bakteri yang ada di alat kelamin, bagian dubur ataupun pada tenggorokan
  • 5.
    Penyakit ini tersebardi seluruh dunia secara endemik, termasuk di Indonesia. Pada umumnya diderita oleh laki-laki muda usia 20 sampai 24 tahun dan wanita muda usia 15 sampai 19 tahun.
  • 6.
    Gonoredisebabkan oleh kumandengan nama Neisseriagonorhoeaeatau gonococcus, dan merupakan diplococcusgram yang negatif Gonoredisebabkan oleh kuman dengan nama Neisseriagonorhoeaeatau gonococcus, dan merupakan diplococcusgram yang negatif Gambar Bakt eriGambar Bakt eri NeisseriaNeisseria gonorrhoeaegonorrhoeae
  • 7.
  • 9.
    Pengambilan sampel berupasekret atau duh tubuh diambil melalui tindakan swab pada bagian tubuh yang mengalami keluhan, untuk selanjutnyadilakukan pemeriksaan Pemeriksa an Penunjang
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    Bahaya Gonore pada IbuHamil dan Bayi
  • 13.
    Penanganan Gonore padaibu hamil Penanganan Gonore pada ibu hamil Terminasi kehamila pada Ibu hamil yang sudah terinfeksi gonone di sarankan untuk di lakukan dengan metode persalinan seksio caesesaria . bayi yang lahir dari ibu dengan gonore akan diobati matanya segera setelah lahir untuk mencegah infeksi.
  • 14.
  • 15.
    Sifilis merupakan infeksisistemik yang disebabkan oleh Treponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh, mulai dari kulit, mukosa, jantung, hingga susunan saraf pusat, dan juga dapat tanpa manifestasi lesi di tubuh (Prawirohardjo, Sarwono, 2010) Sifilis merupakan infeksi sistemik yang disebabkan oleh Treponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh, mulai dari kulit, mukosa, jantung, hingga susunan saraf pusat, dan juga dapat tanpa manifestasi lesi di tubuh (Prawirohardjo, Sarwono, 2010)
  • 16.
    Asal penyakit sifilistidak jelas. Sebelum tahun 1492 belum dikenal di Eropa. Pada 1494 terjadi epidemi di Napoli. Pada abad ke-18 baru diketahui bahwa penularan sifilis melalui hubungan seksual. (Sarwono Prawirohardjo, 1999) Asal penyakit sifilis tidak jelas. Sebelum tahun 1492 belum dikenal di Eropa. Pada 1494 terjadi epidemi di Napoli. Pada abad ke-18 baru diketahui bahwa penularan sifilis melalui hubungan seksual. (Sarwono Prawirohardjo, 1999)
  • 17.
  • 18.
    1. Sifilis kongenitalatau bawaan. 2. Sifilis Akuisita (dapatan)
  • 19.
    Stadium Sifilis 1. SifilisPrimer 2. Sifilis Sekunder 3. Sifilis Laten 4. Tersier 5. Sifilis Kongenital
  • 20.
    • Muncul lesiberupa papul yang muncul di daerah genitalia kisaran 3 minggu setelah kontak seksual. • Papul membesar dengan ukuran 0,5 - 1,5 cm kemudian mengalami ulserasi, membentuk ulkus • Chancre sifilis primer sering terjadi pada genitalia, perineal, atau anus dikarenakan penularan paling sering melalui hubungan seksual, tetapi bagian tubuh yang lain dapat juga terkena.
  • 21.
    • Manifestasi akantimbul pada beberapa minggu atau bulan, muncul gejala sistemik berupa demam yang tidak terlalu tinggi, malaise, sakit kepala, adenopati, dan lesi kulit atau mukosa.
  • 22.
    • Sifilis latenyaitu apabila pasien dengan riwayat sifilis dan pemeriksaan serologis reaktif yang belum mendapat terapi sifilis dan tanpa gejala atau tanda klins.
  • 23.
    • Sifilis tersierterdiri dari tiga grup sindrom yang utama yaitu: 1. neurosifilis. 2. sifilis kardiovaskuler. 3. sifilis benigna lanjut.
  • 24.
    • Merupakan penyakit yangdidapatkan janin dalam uterus dari ibu yang menderita sifilis.
  • 25.
    Gejala yang ditemukanpada sifilis kongenital (Saravanamurthy, 2010): • Pertumbuhan intrauterine yang terlambat. • Kelainan membran mukosa: • Kelainan kulit: • Kelainan tulang • Kelenjar getah bening • Kelainan alat-alat dalam: • Kelainan mata: • Kelainan hematologi: • Kelainan susunan saraf pusat:
  • 26.
    Patofisiologis • Treponema palidummasuk melalui selaput lendir yang utuh, atau kulit yang mengalami abrasi, menuju kelenjar limfe, kemudian masuk kedalam pembuluh darah, dan diedarkan ke seluruh tubuh. Setelah beredar beberapa jam, infeksi menjadi sistemik walaupun tanda-tanda klinis dan serolois belum jelas.
  • 27.
    Diagnosis Medik 1. Anamnesis 2.Pemeriksaan Secara Klinis 3. Pemeriksaan Laboratorium a. Pemeriksaan Mikroskopik b. Pemeriksaan Serologis
  • 28.
    Penatalaksanaan Sifilis PadaIbu Hamil • Wanita hamil dengan sifilis harus diobati sedini mungkin, sebaiknya sebelum hamil atau pada trimester I untuk mencegah penularan terhadap janin (Medfort, Janet, 2013). • Sebelum zaman antibiotika, sifilis diobati dengan neoarsphenamine (Salvarsan) dan bismuth. Sekarang pengobatan sifilis dalam kehamilan dilakukan dengan penisillin. (Wiknjosastro, 2002). Obat alternatif (alergi terhadap penisilin):  Tidak hamil: doksisiklin, seftriakson.  Hamil : Eritromisin.
  • 29.
    • Asuhan Keperawatantentang Sifilis