ASSALAMUALAKUM WR.WB
MATERI : IKATAN KIMIA
Kelompok 4
1. WINA BUDI FAJRIATI 04210010
2. ABDULLAH YAHYA AYYASH 04210012
3. RADITYA DAMARIS 04210015
Ikatan adalah sesuatu yang menghubungkan sesuatu hal dengan hal yang
lain. Ikatan Kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul dengan
cara sebagai berikut :
1. Atom yang 1 melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron
(serah terima elektron).
2. Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom
yang berikatan.
3. Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang
berikatan.
PENGERTIAN IKATAN KIMIA
Berikut ini adalah konsep ikatan kimia yaitu:
1. Kenyataan bahwa gas-gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn) sukar membentuk
senyawa merupakan bukti bahwa gas-gas mulia memiliki susunan elektron yang
stabil.
2. Setiap atom mempunyai kecenderungan untuk memiliki susunan elektron yang stabil
seperti gas mulia. Caranya dengan melepaskan elektron atau menangkap elektron.
3. Untuk memperoleh susunan elektron yang stabil hanya dapat dicapai dengan cara
berikatan dengan atom lain, yaitu dengan cara melepaskan elektron, menangkap
elektron, maupun pemakaian elektron secara bersama-sama.
Konsep Ikatan Kimia
Jadi ikatan Kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul.
Ikatan kimia dilakukan dengan cara sebagai berikut : atom yang 1 melepaskan
elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron),
penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom
yang berikatan dan penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari
salah 1 atom yang berikatan.
JENIS-JENIS IKATAN KIMIA
1. IKATAN ION
ikatan ion adalah jenis ikatan kimia yang terjadi karena adanya
perpindahan elektron. Ikatan ion ini terjadi di antara unsur logam seperti golongan
IA dan golongan IIA, juga unsur non logam seperti golongan VIA dan VIIA.
Unsur – unsur logam yang memiliki energi ionisasi yang rendah lebih
cenderung untuk melepaskan elektron yang kemudian akan diterima oleh atom
dengan afinitas elektron yang besar yaitu unsur non logam. Perpindahan elektron
ini kemudian menghasilkan ion bermuatan positif dan negatif.
Kedua jenis muatan tersebut kemudian menghasilkan gaya elektrostatik
atau gaya tarik – menarik. Perpindahan elektron pada dasarnya terjadi karena
unsur tersebut akan menata elektron yang ada agar menyerupai konfigurasi
elektron gas mulia sehingga tercapainya kestabilan. Senyawa hasil ikatan ion
contohnya adalah NaCl, KOH, KCl, dan juga CaCl2.
1. IKATAN ION
Ada beberapa definisi tentang ion, yaitu:
● Ikatan ion adalah yang terjadi akibat gaya tarik-menarik lantara ion positif dan ion
negatif.
● Ikatan ion terjadi antara unsur logam dengan unsur nonlogam.
● Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elektron dari satu atom keatom
yang lain
● Ikatan ion ini sangat stabil, khususnya bila menyangkut ion bervalensi ganda
Contoh Pembentukan Ikatan Ion
Natriumtergolongtidak yakin logam dengan energi ionisasi yang relatif
rendah. Artinya mudah melepas elektron. Di pihak lain, klorin adalah unsur non
logam dengan daya tarik elektron yang relatif besar. Artinya klorin memiliki
kecenderungan besar untuk menarik elektron. Ketika natrium direaksikan dengan
klorin, klorin akan menarik elektron dan natrium. Natrium berubah menjadii
onpositif (Na+), sedangkan klorin berubah menjadi ion negatif (Cl-). Ion ion
tersebut kemudian mengalami tarik-menarik karena gaya Coulomb sehingga
membentuk NaCl
Rumus Kimia Senyawa Ion
Sesuai dengan aturan oktet, atom natrium akan melepas 1
elektron,sedangkan atom klorin akan menyerap 1 elektron. Jadi, setiap 1 atom
klorinmembutuhkan 1 atom natrium. Akan tetapi, tidak bisa diartikan bahwa
satuion Na+ hanya mengandalkan satu ion Cl. Dalam kristal NaCl, setiap atom
Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl dan setiap ion Cl dikelilingi oleh 6 ion Na+ dalam
suatu struktur tiga dimensi berbentuk kubus. Rumus kimia NaCl adalah rumusnya
empiris, menyatakan bahwa perbandingan ion Na+ dan Cl adalah 1:1.
2. IKATAN KOVALEN
Ada beberapa definisi tentang kovalen, yaitu:
• Ikatan kovalen adalah kimia yang sangat kuat dimana gaya antaratomnya ditimbulkan dari
penggunaan bersama elektron.
• Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur non logam,serta memiliki perbedaan
elektronegatifitas yang kecil.
• Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama elektron-elektron olehdua atom.
• Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur nonlogam
Contoh Pembentukan Ikatan Kovalen
Hubungan dalam molekul H2 tidak melalui dan penyerapan elektron.Sebagai tidak yakin
nonlogam,atom-atom hidrogen memiliki daya tarik elektron yang cukup besar. Oleh karena
peasangan elektron yang terbentuk ditarik oleh kedua inti atom hidrogen yang berikatan,kedua
atom tersebut menjadi saling mendukung. Ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan
bersama pasangan elektron ini yang dimaksud dengan sama kovalen
Rumus Kimia Senyawa Kovalen
Dengan mengacu pada aturan oktet, kita dapat memprediksikan rumus molekul dari
senyawa yang berikatan kovalen. Dalam hal ini, jumlah elektron yang dipasangkan harus
disamakan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa aturan oktet tidak selalui dipatuhi, terdapat beberapa
senyawa kovalen yang melanggar aturan oktet. Contohnya adalah antara H dan O dalam
H2HAI.Konfigurasi elektron H dan O adalah H memerlukan 1 elektron dan O membutuhkan 2
elektron. Agar atom O dan H mengikuti kaidah oktet, jumlah atom H yang diberikan harus
menjadi dua, sedangkan atom O satu, sehinggarumus molekulsenyawa adalah H2HAI
Struktur Lewis atau Rumus Struktur Senyawa Kovalen
Struktur Lewis adalah diagram yang menunjukkan ikatan-ikatan antaratom dalam suatu
molekul. Struktur Lewis digunakan untuk menggambarkankovalen dan kovalen koordinat. Cara
atom-atom saling mengikat dalam suatu molekul dinyatakan dengan rumus bangun atau rumus
struktur Rumus struktur dari rumus Lewis, setiap pasangan elektron pada rumus lewis
digambarkan dengan sepotong garis
Ikatan kovalen terdiri dari 3 yaitu :
a. Kovalen polar
Senyawa kovalen dikatakan polar jika senyawa tersebut memiliki perbedaan keelektro
negatifan.Dengan demikian,pada senyawa yang terikat kovalen terjadi pengutuban
muatan. Ikatankovalen polar adalah kovalen yang Pasangan Elektron Ikatannya (PEI) cenderung
tertarik ke salah satu atom yang berikatan. Senyawa kovalen polar biasanya terjadi antara atom-atom
unsur yang beda keelektro negatifannya besar,memiliki bentuk molekul yang asimetris, memiliki
momen dipol.
b. Kovalen non polar
Senyawa kovalen dikatakan non polar jika senyawa tersebut tidakmemiliki perbedaan keelektro
negatifan. Dengan demikian, pada senyawayang berikatan kovalen tidak terjadi pengutuban
muatan. Ikatan kovalennonpolar adalah kovalen yang Pasangan Elektronkatannya (PEI)tertarik sama
kuat ke arah atom-atom yang berikatan. Senyawa kovalen nonpolar terbentuk antara atom-atom unsur
yang memiliki perbedaan keelektronegatifan nol atau mempunyai momen dipol = 0 (nol) atau memiliki
bentuk molekul simetri.
c. Kovalen Koordinasi
Ikatan kovalen koordinasi adalah kovalen yang terbentukdari pemakaian bersama
elektron yang hanya disumbangkan oleh satuatom, sedangkan atom yang lainnya tidak
menyumbangkan elektron.Ikatan ini dapat terjadi jika atom penyumbang memiliki Pasangan
Elektron Bebas (PEB).Contoh kovalen koordinasi adalah amonia (NH3) yang bereaksi dengan
borontri klorida(BCl3) membentuk senyawa NH3BCl3.Atom N dalam NH33sudah menguasai
kaidah oktet dan memiliki sepasang elektron bebas. Di pihak lain, atom B dalam BCl3 sudah
memasangkan semua elektron valensinya, namun belum menguasai kaidahoktet. Dalam hal ini,
atom N (dariNH3) dan atom B(dariBCl3) dapat terikat dengan menggunakan bersama
pasangan elektron bebas dari atom N
3. IKATAN LOGAM
Ada beberapa definisi tentang logam, yaitu:
• Ikatan logam adalah suatu kekuatan utama yang tanpa atom-atom logam
• Ikatan logam adalah kimia dimana gaya antar atomnya terbentuk karena penggunaan
elektron bersama-sama tetapi tanpa memiliki arahyang tertentu.
• Ikatan logam merupakan akibat dari adanya tarik menarik muatan positif dari logam dan
muatan negatif dari elektron yang bergerak bebas
Ikatan logam terjadi karena adanya delokalisasi elektron. Sebagaimana telah
diketahui bahwa unsur logam memiliki sedikit elektron valensi sehingga kulit terluar atom
logam relatif longgar. Kejadian seperti itu mendukung elektron valensi dapat berpindah-
pindah. Mobilitas elektron dalam logamsangat bebas, menyebabkan elektron dapat
berpindah dari satu atom ke atomlain, atau disebut juga delokalisasi. Elektron-elektron
valensi yang mengalami delokalisasi tersebut membentuk satu awan yang membungkus
ion-ion positif logam di dalamnya
Peran Elekron Dalam Ikatan kimia
Unsur yang paling stabil adalah unsur yang termasuk dalam golongan gas mulia. Semua
unsur gas mulia di alam ditemukan dalam bentuk gas monoatomik dan tidak ditemukan
bersenyawa di alam. Kestabilan unsur gas mulia berkaitan dengan konfigurasi elektron yang
menyusunnya seperti yang dikemukakan oleh Gibert Newton Lewis dan Albrecht Kossel. Dilihat
dari konfigurasi elektronnya, unsur-unsur gas mulia mempunyai konfigurasi penuh yaitu
konfigurasi oktet yang berarti mempunyai delapan elektron pada kulit terluar kecuali untuk unsur
helium yang mempunyai konfigurasi duplet (dua elektron pada kulit terluarnya). Unsur yang
paling stabil dan sukar bereaksi adalah unsur- unsur gas mulia. Sedangkan unsur seperti unsur
kalium, natrium, fluorin, dan klorin merupakan unsur yang mempunyai sifat reaktif.
1.
WASSALAMUALAIKUM WR.WB
TERIMAKASIH.

PPT IKATAN KIMIAuniversitas jakarta klompok 4.pptx

  • 1.
    ASSALAMUALAKUM WR.WB MATERI :IKATAN KIMIA Kelompok 4 1. WINA BUDI FAJRIATI 04210010 2. ABDULLAH YAHYA AYYASH 04210012 3. RADITYA DAMARIS 04210015
  • 2.
    Ikatan adalah sesuatuyang menghubungkan sesuatu hal dengan hal yang lain. Ikatan Kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul dengan cara sebagai berikut : 1. Atom yang 1 melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron). 2. Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikatan. 3. Penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan. PENGERTIAN IKATAN KIMIA
  • 3.
    Berikut ini adalahkonsep ikatan kimia yaitu: 1. Kenyataan bahwa gas-gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn) sukar membentuk senyawa merupakan bukti bahwa gas-gas mulia memiliki susunan elektron yang stabil. 2. Setiap atom mempunyai kecenderungan untuk memiliki susunan elektron yang stabil seperti gas mulia. Caranya dengan melepaskan elektron atau menangkap elektron. 3. Untuk memperoleh susunan elektron yang stabil hanya dapat dicapai dengan cara berikatan dengan atom lain, yaitu dengan cara melepaskan elektron, menangkap elektron, maupun pemakaian elektron secara bersama-sama. Konsep Ikatan Kimia
  • 4.
    Jadi ikatan Kimiaadalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul. Ikatan kimia dilakukan dengan cara sebagai berikut : atom yang 1 melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron), penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari masing-masing atom yang berikatan dan penggunaan bersama pasangan elektron yang berasal dari salah 1 atom yang berikatan.
  • 5.
  • 6.
    1. IKATAN ION ikatanion adalah jenis ikatan kimia yang terjadi karena adanya perpindahan elektron. Ikatan ion ini terjadi di antara unsur logam seperti golongan IA dan golongan IIA, juga unsur non logam seperti golongan VIA dan VIIA. Unsur – unsur logam yang memiliki energi ionisasi yang rendah lebih cenderung untuk melepaskan elektron yang kemudian akan diterima oleh atom dengan afinitas elektron yang besar yaitu unsur non logam. Perpindahan elektron ini kemudian menghasilkan ion bermuatan positif dan negatif. Kedua jenis muatan tersebut kemudian menghasilkan gaya elektrostatik atau gaya tarik – menarik. Perpindahan elektron pada dasarnya terjadi karena unsur tersebut akan menata elektron yang ada agar menyerupai konfigurasi elektron gas mulia sehingga tercapainya kestabilan. Senyawa hasil ikatan ion contohnya adalah NaCl, KOH, KCl, dan juga CaCl2.
  • 7.
    1. IKATAN ION Adabeberapa definisi tentang ion, yaitu: ● Ikatan ion adalah yang terjadi akibat gaya tarik-menarik lantara ion positif dan ion negatif. ● Ikatan ion terjadi antara unsur logam dengan unsur nonlogam. ● Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elektron dari satu atom keatom yang lain ● Ikatan ion ini sangat stabil, khususnya bila menyangkut ion bervalensi ganda
  • 8.
    Contoh Pembentukan IkatanIon Natriumtergolongtidak yakin logam dengan energi ionisasi yang relatif rendah. Artinya mudah melepas elektron. Di pihak lain, klorin adalah unsur non logam dengan daya tarik elektron yang relatif besar. Artinya klorin memiliki kecenderungan besar untuk menarik elektron. Ketika natrium direaksikan dengan klorin, klorin akan menarik elektron dan natrium. Natrium berubah menjadii onpositif (Na+), sedangkan klorin berubah menjadi ion negatif (Cl-). Ion ion tersebut kemudian mengalami tarik-menarik karena gaya Coulomb sehingga membentuk NaCl
  • 9.
    Rumus Kimia SenyawaIon Sesuai dengan aturan oktet, atom natrium akan melepas 1 elektron,sedangkan atom klorin akan menyerap 1 elektron. Jadi, setiap 1 atom klorinmembutuhkan 1 atom natrium. Akan tetapi, tidak bisa diartikan bahwa satuion Na+ hanya mengandalkan satu ion Cl. Dalam kristal NaCl, setiap atom Na+ dikelilingi oleh 6 ion Cl dan setiap ion Cl dikelilingi oleh 6 ion Na+ dalam suatu struktur tiga dimensi berbentuk kubus. Rumus kimia NaCl adalah rumusnya empiris, menyatakan bahwa perbandingan ion Na+ dan Cl adalah 1:1.
  • 10.
    2. IKATAN KOVALEN Adabeberapa definisi tentang kovalen, yaitu: • Ikatan kovalen adalah kimia yang sangat kuat dimana gaya antaratomnya ditimbulkan dari penggunaan bersama elektron. • Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur non logam,serta memiliki perbedaan elektronegatifitas yang kecil. • Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama elektron-elektron olehdua atom. • Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur nonlogam
  • 11.
    Contoh Pembentukan IkatanKovalen Hubungan dalam molekul H2 tidak melalui dan penyerapan elektron.Sebagai tidak yakin nonlogam,atom-atom hidrogen memiliki daya tarik elektron yang cukup besar. Oleh karena peasangan elektron yang terbentuk ditarik oleh kedua inti atom hidrogen yang berikatan,kedua atom tersebut menjadi saling mendukung. Ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan elektron ini yang dimaksud dengan sama kovalen
  • 12.
    Rumus Kimia SenyawaKovalen Dengan mengacu pada aturan oktet, kita dapat memprediksikan rumus molekul dari senyawa yang berikatan kovalen. Dalam hal ini, jumlah elektron yang dipasangkan harus disamakan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa aturan oktet tidak selalui dipatuhi, terdapat beberapa senyawa kovalen yang melanggar aturan oktet. Contohnya adalah antara H dan O dalam H2HAI.Konfigurasi elektron H dan O adalah H memerlukan 1 elektron dan O membutuhkan 2 elektron. Agar atom O dan H mengikuti kaidah oktet, jumlah atom H yang diberikan harus menjadi dua, sedangkan atom O satu, sehinggarumus molekulsenyawa adalah H2HAI
  • 13.
    Struktur Lewis atauRumus Struktur Senyawa Kovalen Struktur Lewis adalah diagram yang menunjukkan ikatan-ikatan antaratom dalam suatu molekul. Struktur Lewis digunakan untuk menggambarkankovalen dan kovalen koordinat. Cara atom-atom saling mengikat dalam suatu molekul dinyatakan dengan rumus bangun atau rumus struktur Rumus struktur dari rumus Lewis, setiap pasangan elektron pada rumus lewis digambarkan dengan sepotong garis
  • 14.
    Ikatan kovalen terdiridari 3 yaitu : a. Kovalen polar Senyawa kovalen dikatakan polar jika senyawa tersebut memiliki perbedaan keelektro negatifan.Dengan demikian,pada senyawa yang terikat kovalen terjadi pengutuban muatan. Ikatankovalen polar adalah kovalen yang Pasangan Elektron Ikatannya (PEI) cenderung tertarik ke salah satu atom yang berikatan. Senyawa kovalen polar biasanya terjadi antara atom-atom unsur yang beda keelektro negatifannya besar,memiliki bentuk molekul yang asimetris, memiliki momen dipol.
  • 15.
    b. Kovalen nonpolar Senyawa kovalen dikatakan non polar jika senyawa tersebut tidakmemiliki perbedaan keelektro negatifan. Dengan demikian, pada senyawayang berikatan kovalen tidak terjadi pengutuban muatan. Ikatan kovalennonpolar adalah kovalen yang Pasangan Elektronkatannya (PEI)tertarik sama kuat ke arah atom-atom yang berikatan. Senyawa kovalen nonpolar terbentuk antara atom-atom unsur yang memiliki perbedaan keelektronegatifan nol atau mempunyai momen dipol = 0 (nol) atau memiliki bentuk molekul simetri.
  • 16.
    c. Kovalen Koordinasi Ikatankovalen koordinasi adalah kovalen yang terbentukdari pemakaian bersama elektron yang hanya disumbangkan oleh satuatom, sedangkan atom yang lainnya tidak menyumbangkan elektron.Ikatan ini dapat terjadi jika atom penyumbang memiliki Pasangan Elektron Bebas (PEB).Contoh kovalen koordinasi adalah amonia (NH3) yang bereaksi dengan borontri klorida(BCl3) membentuk senyawa NH3BCl3.Atom N dalam NH33sudah menguasai kaidah oktet dan memiliki sepasang elektron bebas. Di pihak lain, atom B dalam BCl3 sudah memasangkan semua elektron valensinya, namun belum menguasai kaidahoktet. Dalam hal ini, atom N (dariNH3) dan atom B(dariBCl3) dapat terikat dengan menggunakan bersama pasangan elektron bebas dari atom N
  • 17.
    3. IKATAN LOGAM Adabeberapa definisi tentang logam, yaitu: • Ikatan logam adalah suatu kekuatan utama yang tanpa atom-atom logam • Ikatan logam adalah kimia dimana gaya antar atomnya terbentuk karena penggunaan elektron bersama-sama tetapi tanpa memiliki arahyang tertentu. • Ikatan logam merupakan akibat dari adanya tarik menarik muatan positif dari logam dan muatan negatif dari elektron yang bergerak bebas Ikatan logam terjadi karena adanya delokalisasi elektron. Sebagaimana telah diketahui bahwa unsur logam memiliki sedikit elektron valensi sehingga kulit terluar atom logam relatif longgar. Kejadian seperti itu mendukung elektron valensi dapat berpindah- pindah. Mobilitas elektron dalam logamsangat bebas, menyebabkan elektron dapat berpindah dari satu atom ke atomlain, atau disebut juga delokalisasi. Elektron-elektron valensi yang mengalami delokalisasi tersebut membentuk satu awan yang membungkus ion-ion positif logam di dalamnya
  • 18.
    Peran Elekron DalamIkatan kimia Unsur yang paling stabil adalah unsur yang termasuk dalam golongan gas mulia. Semua unsur gas mulia di alam ditemukan dalam bentuk gas monoatomik dan tidak ditemukan bersenyawa di alam. Kestabilan unsur gas mulia berkaitan dengan konfigurasi elektron yang menyusunnya seperti yang dikemukakan oleh Gibert Newton Lewis dan Albrecht Kossel. Dilihat dari konfigurasi elektronnya, unsur-unsur gas mulia mempunyai konfigurasi penuh yaitu konfigurasi oktet yang berarti mempunyai delapan elektron pada kulit terluar kecuali untuk unsur helium yang mempunyai konfigurasi duplet (dua elektron pada kulit terluarnya). Unsur yang paling stabil dan sukar bereaksi adalah unsur- unsur gas mulia. Sedangkan unsur seperti unsur kalium, natrium, fluorin, dan klorin merupakan unsur yang mempunyai sifat reaktif. 1.
  • 19.