PETA KONSEP SLIDE 1
EKOSISTEM
Tersusun atas komponen
Abiotik Biotik
Air
Tanah
Udara
Kelembaban
Suhu
Cahaya matahari
Topografi
Iklim
Meliputi
Pengurai
Konsumen
Produsen
Membentuk
Rantai makanan Interaksi antar
komponen
didalam
ekosistem
Aliran energi
Daur
biogeokimia
Membentuk
Jaring-jaring
makanan
Menentukan
Interaksi antar komponen
biotik & abiotik
Interaksi
antarkomponen biotik
Interaksi
antarkomponen abiotik
Meliputi
EKOSISTEM
Interaksi antara makhluk hidup
dengan lingkungan biotik dan
abiotiknya
Ilmu yang mempelajarinya yaitu
Ekologi
SLIDE 2
Tansley (1935)
SLIDE 3
KOMPONEN EKOSISTEM
A
Komponen
ekosistem
Abiotik
Biotik
Komponen tak hidup
Organisme hidup
 Air
 Tanah
 Udara atau oksigen
 Kelembapan dan suhu
 Cahaya matahari
 Topografi
 Iklim
 Produsen
 Konsumen
 Detritivor
 Dekomposer
SLIDE 4
KOMPONEN EKOSISTEM
A
ABIOTIK
Komponen tak hidup
Tanah
 Sebagai substrat atau
tempat hidup organisme.
 Menyediakan kebutuhan
makhluk hidup seperti
unsur hara dan mineral.
 Tempat melakukan
aktivitas hidup
Kelembapan dan suhu
 Berpengaruh terhadap hilangnya air yang terjadi melalui
penguapan
 Menyediakan keadaan optimum bagi kehidupan, yang setiap
individu sifatnya berbeda.
Air
 Melarutkan mineral dalam tanah sehingga mudah diserap oleh
akar tumbuhan
 90% tubuh makhluk hidup tesusun atas air
 Berperan untuk memainkan proses metabolisme
Udara
 Oksigen diperlukan oleh makhluk hidup untuk bernapas
 CO2 dibutuhkan sebagai bahan untuk fotosintesis
 Udara sangat penting untuk menyelimuti permukaan bumi
SLIDE 5
KOMPONEN EKOSISTEM
A
ABIOTIK
Komponen tak hidup
Cahaya
 Sebagai energi primer bagi
ekosistem.
 Berperan penting dalam
menjaga suhu bumi
Iklim
 Terbentuk atas interaksi komponen abiotik (kelembapan,
suhu, cahaya dan curah hujan)
 Berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah
 Berpengaruh pada tingkat populasi hewan di suatu
tempat
Topografi
 Perbedaan topografi mengakibatkan intensitas cahaya, suhu,
dan curah hujan berbeda-beda di setiap tempat.
 Berpengaruh terhadap penyebaran makhluk hidup, yang tampak
jelas pada penyebaran tumbuhan.
SLIDE 6
KOMPONEN EKOSISTEM
A
BIOTIK
Komponen hidup
Produsen
Semua organisme yang yang
dapat membuat makanannya
sendiri (autotrof)
Fotoautotrof
Jika dalam mensintesis makanannya
memerlukan bantuan energi cahaya
Kemoautotrof
Jika dalam mensintesis makanannya
memanfaatkan energi hasil reaksi
kimia
Contoh
Semua tumbuhan, alga dan
prokariota fotosintetik
Contoh
Prokariota kemosintetik
Halimeda opuntia
makroalga
Cyanobacteria
Prokariota fotosintetik
Nitrosomonas
Prokariota kemosintetik
SLIDE 7
KOMPONEN EKOSISTEM
A
BIOTIK
Komponen hidup
Konsumen
Semua organisme yang tidak dapat
menghasilkan makanannya sendiri
(heterotrof)
Pembagian konsumen
Herbivora / konsumen primer
mendapatkan zat organik
langsung dari produsen
Karnivora / konsumen sekunder
mendapatkan zat organik dari
herbivora
Omnivora
mendapatkan zat organik baik
dari produsen dan konsumen
SLIDE 8
KOMPONEN EKOSISTEM
A
BIOTIK
Komponen hidup
Detritivor Dekomposer
Organisme yang membantu dalam
penghancuran secara mekanik
sampah organik sebelum mengalami
proses penguraian secara kimia
Menguraikan sampah organik secara kimia
menjadi zat-zt anorganik
Contoh Contoh
Rayap Teripang Luwing Bakteri Jamur
INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
EKOSISTEM SLIDE 9
B
Interaksi
antarkomponen abiotik
1Komponen abiotik dapat memengaruhi
komponen abiotik lain secara timbal balik
CONTOH
Jika intensitas cahaya matahari yang mengenai suatu perairan
meningkat mengakibatkan laju penguapan air meningkat
INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
EKOSISTEM SLIDE 10
B
Interaksi antara komponen
abiotik dengan biotik
2
CONTOH
Tanaman mengambil zat hara dari tanah, namun juga
mengembalikannya lagi dalam bentuk ranting, dedaunan,
dan sisa tumbuhan yang telah lapuk dan mengalami
penguraian.
Komponen abiotik dapat memengaruhi
komponen biotik dalam ekosistem, demikian
pula sebaliknya
INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
EKOSISTEM SLIDE 11
B
Interaksi antar
komponen biotik
3
Interaksi intraspesifik
Interaksi antarindividu
dalam satu spesies
Interaksi interspesifik
Interaksi antarindividu
yang berbeda spesies
Macamnya :Predasi, kompetisi
dan simbiosis
Contohnya: interaksi pada koloni rayap, terdapat
pembagian kerja yang sangat rapi antara ratu,
prajurit, maupun pekerja
INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
EKOSISTEM SLIDE 12
B
Interaksi antar
komponen biotik
3Interaksi interspesifik
KOMPETISI
Interaksi antara organisme pemangsa
(predator) dengan mangsanya (prey)
PREDASI
Interaksi antara dua individu (dapat berbeda
atau dalam satu spesies) berupa persaingan.
INTERAKSI ANTAR KOMPONEN
EKOSISTEM SLIDE 13
B
Interaksi antar
komponen biotik
3Interaksi interspesifik
SIMBIOSIS
Kehidupan bersama antara dua makhluk
hidup atau lebih berbeda spesies dalam
hubungan yang erat.
Mutualisme
Menguntungkan kedua belah pihak.
Komensalisme
Menguntungkan salah satu pihak,
tapi pihak lain tidak dirugikan.
Parasitisme
Menguntungkan satu pihak dan
merugikan pihak lain.
Netral
Kehidupan organisme dalam satu
daerah yang tidak saling
menggangu.
ALIRAN ENERGI SLIDE 14
MATAHARI
Sumber energi utama
kehidupan
TANAMAN MANUSIA DAN HEWAN SAPROBA
Bertindak sebagai
produsen.
Memanfaatkan sinar
matahari untuk
berfotosintesis
Bertindak sebagai
konsumen.
Memanfaatkan bahan
organik dari produsen
Pengurai
C
SLIDE 15
Rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang
lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, ke konsumen, primer,
ke konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba;
ALIRAN ENERGI
C
ALIRAN
ENERGI
Rantai makanan Aliran energi
Daur
biogeokimia
Jaring-jaring
makanan
Menentukan
Piramida ekologi Tingkat Trofik
ALIRAN ENERGI SLIDE 16
C
RANTAI MAKANAN
1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk
hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan
tertentu
Produsen: adalah
organisme yang bisa
membuat
makanannya sendiri
atau disebut juga
autotrof, contohnya
adalah tumbuhan di
daratan, dan
fitoplankton di lautan.
Konsumen I/ Primer:
adalah organisme
yang bergantung
pada produsen untuk
kebutuhan makan
sebagai sumber
energi. Konsumen
tingkat I biasanya
ditempati oleh hewan
herbivora, atau ikan-
ikan kecil yang berada
di lautan.
Konsumen II/
Sekunder :
merupakan
organisme yang
memangsa
konsumen di tingkat
I atau konsumen
primer.
Dekomposer: merupakan
bagian pengurai dalam suatu
rantai makanan, yang
berfungsi untuk menguraikan
organisme mati untuk
memelihara kestabilan suatu
ekosistem. Organisme yang
masuk dalam pengurai
andalah bakteri, cacing dan
jamur.
Konsumen III/
Tersier:
merupakan
organisme yang
memangsa
konsumen di
tingkat II. Buaya
dan Manusia
termasuk dalam
konsumen tingkat
II ini.
ALIRAN ENERGI SLIDE 17
C
RANTAI MAKANAN
1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk
hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan
tertentu
Rantai makanan perumput Jika
kedudukan tingkat trofi pertamanya
ditempati produsen.
RANTAI PERUMPUT RANTAI MAKANAN
Jika kedudukan tingkat
trofi pertamanya
ditempati oleh detritus.
Detritus adalah fragmen
(hancuran) dari organisme
(hewan dan tumbuhan)
yang mati dan sisa
organisme seperti: kotoran
hewan, daun, ranting yang
gugur yang diuraikan oleh
pengurai (dekomposer).
Kemudian yang termasuk
Organisme pemakan
detritus disebut detritivor,
misalnya cacing, rayap,
keluwing dan sebagainya.
ALIRAN ENERGI SLIDE 18
C
RANTAI MAKANAN
1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk
hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan
tertentu
Rantai makanan saprofit merupakan rantai makanan
yang dimulai dari penguraian jasad mati. Penguraian
ini dilakukan oleh bakteri dan jamur.
RANTAI SAPROFIT RANTAI MAKANAN PARASIT
Contoh rantai makanan
parasit adalah padi - belalang
-kadal-elang.
ALIRAN ENERGI SLIDE 19
C
RANTAI MAKANAN
1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup
didalam lingkungannya berdasarkan urutan tertentu
JARING-JARING MAKANAN
kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling
berhubungan.
ALIRAN ENERGI SLIDE 20
C
TINGKAT TROFIK
Tersusun dari seluruh organisme pada rantai
makanan yang bernomor sama dengan tingkat
makan-memakan
2
ALIRAN ENERGI SLIDE 21
C
PIRAMIDA
EKOLOGI
3
PIRAMIDA BIOMASSA
PIRAMIDA JUMLAH PIRAMIDA ENERGI
ALIRAN ENERGI SLIDE 22
C
PIRAMIDA
EKOLOGI
3
PIRAMIDA JUMLAH Piramida jumlah
adalah suatu
piramida yang
menunjukkan
jumlah individu
pada setiap tingkat
trofik dalam suatu
ekosistem.
ALIRAN ENERGI SLIDE 23
C
PIRAMIDA
EKOLOGI
3
PIRAMIDA BIOMASSA Piramida biomassa yaitu
piramida yang
menggambarkan berat
atau massa kering total
organisme hidup dari
masing-masing tingkat
trofiknya pada suatu
ekosistem dalam kurun
waktu tertentu.
ALIRAN ENERGI SLIDE 24
C
PIRAMIDA
EKOLOGI
3
PIRAMIDA ENERGI Piramida ini
menggambarkan
hilangnya energi
pada saat
perpindahan energi
makanan di setiap
tingkat trofik dalam
suatu ekosistem.
Jumlah total energi pada setiap
tingkatan trofik ke arah puncak
piramida semakin kecil. Bentuk
piramida energi selalu segitiga tegak.
Secara umum, konsumen cuma
mampu memanfaatkan 10% energi
yang diperoleh dari organisme yang
ada pada tingkat trofik dibawahnya
karena sebagian besar energi terbuang
sebagai panas.
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 25
D
 Defenisi : perpindahan unsur-unsur kimia
melalui makhluk hidup dan lingkungan
abiotik (tanah dan air)
 Fungsi : untuk mengatur keseimbangan
ekositem
 Dalam daur biogeokimia dikenal ada dua
macam daur, yaitu daur edafik dan daur
atmosferik. Daur edafik adalah daur yang
unsur kimia pada daur tersebut tidak
pemah membentuk gas di udara. Adapun
daur atmosferik adalah daur yang unsur
kimia pada daur tersebut mengalami fase
berbentuk gas di udara.
DAUR BIOGEOKIMIA DAUR AIR
DAUR KARBON
DAUR SULFUR
DAUR FOSFOR
DAUR NITROGEN
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 26
D
DAUR AIR
Air penting sekali untuk semua organisme
PROSES KUNCI
• Proses utama yang mendorong siklus
air adalah evaporasi air oleh energi
matahari, kondensasi uap air menjadi
awan dan hujan.
• Transpirasi oleh tumbuhan darat juga
menggerakan cukup banyak air ke
atmosfer.
• Aliran permukaan dan air tanah dapat
mengembalikan air ke lautan, sehingga
menuntaskan siklus air.
1. EVAPORASI :
- Dalam proses ini terjadi perubahan dari bentuk air
menjadi bentuk gas.
- Ketika matahari memancarkan panasnya menuju
bumi, keberadaan air yang ada di sungai, danau
maupun lautan pasti akan menguap menjadi bentuk
gas.
- Molekul-molekul gas tersebut akan menguap,
sehingga naik menuju atmosfer melalui udara
2. KONDENSASI :
- Suatu proses yang mengubah air dari bentuk gas
menjadi bentuk cair
- Ketika uap air menuju atmosfer, uap air tersebut
menjadi lebih dingin dan mengalami perubahan bentuk
kembali yakni menjadi tetesan air kecil
- Hal tersebut terjadi ketika uap air membentu awan
PROSES PEMBENTUKAN DAUR AIR SLIDE 27
3. PRESIPITASI :
• Ketika uap air telah membentuk awan, apabila terkena angin
maka awan tersebut akan terseret mengikuti arus angin.
• Jika terdapat begitu banyak air yang mengembun, udara tidak
mendukung beratnya, maka air hujan akan jatuh kebumi dalam
bentuk hujan dan membasahi sampai ke dalam tanah.
• Air-air tersebut kemudian dialirkan ke sungai, danau, lautan,
selokan dan ada yang diserap langsung oleh tumbuhan dan
hewan
• Namun, tidak semua air di awan akan jatuh dalam bentuk hujan,
tergantung pada suhu udara di wilayah yang bersangkutan.
PROSES PEMBENTUKAN DAUR AIR
4. TRANSPIRASI :
- Proses ketika air menguap dari tanaman, terutama
melalui daun. Hal tersebut berpotensi untuk
mengembalikan uap air kembali ke udara.
-Air yang ada di laut, danau, selokan dan laut akan naik
apabila terkena suhu panas yang dipancarkan oleh
matahari.
PROSES PEMBENTUKAN DAUR AIR
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 30
D
DAUR NITROGEN (N)
PROSES KUNCI
 Fungsi :
- Berperan dalam pembentukan asam amino, protein, asam
nukleat dan DNA
- Berperan dalam pembentukan daya tahan tubuh : membrane
sel, enzim pertumbuhan, regenerasi sel dan antibody.
NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
 Semua MH membutuhkan Nitrogen (N) untuk hidup & tumbuh
 Kandungan N diudara ada 78%, dan paling besar dari pada
Oksigen, Carbon, Sulfur, dan Fosfor.
 Manusia dan hewan tidak bisa menyerap langsung Nitrogen
harus diubah menjadi Nitrat
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 31
D
DAUR NITROGEN
PROSES KUNCI
• Fiksasi : Proses pengikatan Nitrogen(N2) di udara diubah
menjadi ammonia (NH3) oleh bakteri dan tanaman kacang-
kacangan.
Cyanobacteria, Azotobacteraceae, Rhizobia, Clostridium,
dan Frankia, serta ganggang hijau biru
• Asimilasi : Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah dalam
bentuk ion amonium melalui absorbsi akar baik. Sedangkan
hewan memperoleh nitrogen dalam bentuk ion amonium
dari tanaman yang mereka makan.
• Amonifikasi :Jika tumbuhan atau hewan mati dan sisa
ekskresi akan diuraikan oleh dekomposer, nitrogen
organik diubah menjadi amonium (NH4+) dan ammonia
(NH3) oleh bakteri Micrococcus dan jamur.
NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 32
D
DAUR NITROGEN
PROSES KUNCI
• Fiksasi : Proses pengikatan Nitrogen(N2) di udara diubah
menjadi ammonia (NH3) oleh bakteri dan tanaman kacang-
kacangan.
Cyanobacteria, Azotobacteraceae, Rhizobia, Clostridium,
dan Frankia, serta ganggang hijau biru
• Asimilasi : Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah
melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion
amonium. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari
tanaman yang mereka makan.
• Amonifikasi :Jika tumbuhan atau hewan mati, nitrogen
organik diubah menjadi amonium (NH4+) dan ammonia
(NH3) oleh bakteri Micrococcus dan jamur.
NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 33
D
DAUR NITROGEN
PROSES KUNCI
Nitrogen merupakan bagian dari asam amino, protein dan asam
nukleat
• - Nitrifikasi : bakteri nitrit seperti spesies Nitrosomonas dan
Nitrosococus akan mengoksidasi amonium (NH4 +) menjadi
nitrit (NO2-) yang disebut proses NITRITASI .
Selanjutnya bakteri nitrat seperti Nitrobacter akan mengoksidasi
nitrit (NO2-) menjadi menjadi nitrat (NO3-) yang disebut proses
NITRATASI .
- Proses Nitratasi dan Nitritasi disebut Nitrifikasi
• Denitrifikasi :proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas
nitrogen (N2) dan dilepaskan ke udara, untuk
menyelesaikan siklus nitrogen. Proses ini dilakukan oleh spesies
bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi
anaerobik.
NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 34
D
DAUR FOSFOR
Fospor di alam terdapat dalam bentuk :
Perananan :
1) Membentuk ATP (Sumber energy siap pakai
untuk metabolism sel)
2) Menyusun tulang, gigi dan RNA-DNA
Oleh karena itu, fosfor ditemukan di dalam
batuan, air, sedimen dan tanah dan
tidak ditemukan didalam di atmosfer dan
udara
1) Fosfor organik : berasal dari sisa mahluk hidup yang
telah mati dan dari sisa ekskresi hewan (urine, feses)
2) Fosfor anorganik : dari penguraian oleh bakteri
terhadap fosfat organik (terlarut dalam tanah dan air)
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 35
D
PROSES DAUR FOSFOR
1. Pelapukan Batuan
Siklus fosfor diawali dari sumber utama utama
fosfor yang terpadapat pada batu-batuan melalui
proses pelapukan. Pelapukan mengeluarkan ion fosfat
dan mineral diedarkan di air dan tanah.
2. Penyerapan Oleh Tumbuhan dan Hewan
Fosfat yang sudah terkandung dalam tanah akan
digunakan oleh tumbuhan, jamur, dan mikroorganisme.
Kemudian hewan herbivora dan manusia akan
menyerap fosfor yang terkandung pada tumbuhan yang
dikomsumsinya.
3. Dekomposisi
Saat berada dalam tanaman dan hewan, ion fosfat akan masuk ke DNA. Sehingga saat hewan maupun
tumbuhan mati, organisme tersebut akan meluruh dan dikembalikan ke tanah melalui proses pengurai
yang dilakukan oleh dekomposer
DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE 36
D
DAUR KARBON
Karbon membentuk keragka molekul-molekul organik yang
esensial untuk semua organisme
PROSES KUNCI
• Karbon dioksida yang banyak terdapat di atmosfer
merupakan hasil dari respirasi manusia, hewan, erupsi
vulkanik (letusan gunung), dan hasil pembakaran.
• Fotosintesis pada tumbuhan menggunakan karbon dioksida
sebagai bahan bakunya untuk membentuk molekul organik.
• Molekul organik, seperti selulosa dan karbohidrat lainnya
akan digunakan oleh hewan dan manusia melalui proses.
DAUR BIOGEOKIMIA
D
DAUR SULFUR
PROSES KUNCI
Sulfur banyak terdapat di kerak bumi. Sulfur dapat
diserap oleh tumbuhan dalam bentuk sulfat. Sulfur
diperlukan dalam sintesis senyawa protein.
• Sulfat dalam tanah diserap oleh tumbuhan
• Melalui rantai makanan sulfur berpindah ke konsumen.
Jika organisme mati sulfur akan terurai secara anaerob
menjadi sulfat, secara aerob menjadi gas sulfur dan
sulfida.
• Oleh bakteri sulfur, gas sulfur dan sulfida di udara
dioksidasi menghasilkan sulfur, selanjutnya sulfur
dioksidasi lagi membentuk sulfat dalam tanah.
SLIDE 38
SUKSESI adalah proses perubahan komunitas yang berlangsung
secara lambat dan teratur dalam waktu yang lama, menuju ke satu arah
hingga terbentuk komunitas yang lebih kompleks. Suksesi akan berakhir
pada ekosistem klimaks yang telah mencapai keseimbangan.
SUKSESI
E
SUKSESI PRIMER pembentukan
komunitas makhluk hidup yang
sebelumnya tidak ada.
SUKSESI SEKUNDER merupakan perubahan yang
terjadi karena terganggunya habitat
Glosarium
SLIDE 39
Abiotik : tidak memiliki ciri hidup
Biotik : makhluk hidup
Biogeokimia : daur yang melibatkan unsur-unsur senyawa kimia dan mengalami perpindahan melalui
serangkaian organisme
Ekologi : ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan alam sekitarnya
Ekosistem : Interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan biotik dan abiotiknya
Energi : kemampuan untuk melakukan kerja
Populasi : seluruh jumlah organisme di suatu daerah
Interaksi : antarhubungan
Simbiosis : keadaan yang menguntukngkan
Suksesi : penggantian

PPT EKOSISTEM KLS X SIM.pptx

  • 1.
    PETA KONSEP SLIDE1 EKOSISTEM Tersusun atas komponen Abiotik Biotik Air Tanah Udara Kelembaban Suhu Cahaya matahari Topografi Iklim Meliputi Pengurai Konsumen Produsen Membentuk Rantai makanan Interaksi antar komponen didalam ekosistem Aliran energi Daur biogeokimia Membentuk Jaring-jaring makanan Menentukan Interaksi antar komponen biotik & abiotik Interaksi antarkomponen biotik Interaksi antarkomponen abiotik Meliputi
  • 2.
    EKOSISTEM Interaksi antara makhlukhidup dengan lingkungan biotik dan abiotiknya Ilmu yang mempelajarinya yaitu Ekologi SLIDE 2 Tansley (1935)
  • 3.
    SLIDE 3 KOMPONEN EKOSISTEM A Komponen ekosistem Abiotik Biotik Komponentak hidup Organisme hidup  Air  Tanah  Udara atau oksigen  Kelembapan dan suhu  Cahaya matahari  Topografi  Iklim  Produsen  Konsumen  Detritivor  Dekomposer
  • 4.
    SLIDE 4 KOMPONEN EKOSISTEM A ABIOTIK Komponentak hidup Tanah  Sebagai substrat atau tempat hidup organisme.  Menyediakan kebutuhan makhluk hidup seperti unsur hara dan mineral.  Tempat melakukan aktivitas hidup Kelembapan dan suhu  Berpengaruh terhadap hilangnya air yang terjadi melalui penguapan  Menyediakan keadaan optimum bagi kehidupan, yang setiap individu sifatnya berbeda. Air  Melarutkan mineral dalam tanah sehingga mudah diserap oleh akar tumbuhan  90% tubuh makhluk hidup tesusun atas air  Berperan untuk memainkan proses metabolisme Udara  Oksigen diperlukan oleh makhluk hidup untuk bernapas  CO2 dibutuhkan sebagai bahan untuk fotosintesis  Udara sangat penting untuk menyelimuti permukaan bumi
  • 5.
    SLIDE 5 KOMPONEN EKOSISTEM A ABIOTIK Komponentak hidup Cahaya  Sebagai energi primer bagi ekosistem.  Berperan penting dalam menjaga suhu bumi Iklim  Terbentuk atas interaksi komponen abiotik (kelembapan, suhu, cahaya dan curah hujan)  Berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah  Berpengaruh pada tingkat populasi hewan di suatu tempat Topografi  Perbedaan topografi mengakibatkan intensitas cahaya, suhu, dan curah hujan berbeda-beda di setiap tempat.  Berpengaruh terhadap penyebaran makhluk hidup, yang tampak jelas pada penyebaran tumbuhan.
  • 6.
    SLIDE 6 KOMPONEN EKOSISTEM A BIOTIK Komponenhidup Produsen Semua organisme yang yang dapat membuat makanannya sendiri (autotrof) Fotoautotrof Jika dalam mensintesis makanannya memerlukan bantuan energi cahaya Kemoautotrof Jika dalam mensintesis makanannya memanfaatkan energi hasil reaksi kimia Contoh Semua tumbuhan, alga dan prokariota fotosintetik Contoh Prokariota kemosintetik Halimeda opuntia makroalga Cyanobacteria Prokariota fotosintetik Nitrosomonas Prokariota kemosintetik
  • 7.
    SLIDE 7 KOMPONEN EKOSISTEM A BIOTIK Komponenhidup Konsumen Semua organisme yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri (heterotrof) Pembagian konsumen Herbivora / konsumen primer mendapatkan zat organik langsung dari produsen Karnivora / konsumen sekunder mendapatkan zat organik dari herbivora Omnivora mendapatkan zat organik baik dari produsen dan konsumen
  • 8.
    SLIDE 8 KOMPONEN EKOSISTEM A BIOTIK Komponenhidup Detritivor Dekomposer Organisme yang membantu dalam penghancuran secara mekanik sampah organik sebelum mengalami proses penguraian secara kimia Menguraikan sampah organik secara kimia menjadi zat-zt anorganik Contoh Contoh Rayap Teripang Luwing Bakteri Jamur
  • 9.
    INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEMSLIDE 9 B Interaksi antarkomponen abiotik 1Komponen abiotik dapat memengaruhi komponen abiotik lain secara timbal balik CONTOH Jika intensitas cahaya matahari yang mengenai suatu perairan meningkat mengakibatkan laju penguapan air meningkat
  • 10.
    INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEMSLIDE 10 B Interaksi antara komponen abiotik dengan biotik 2 CONTOH Tanaman mengambil zat hara dari tanah, namun juga mengembalikannya lagi dalam bentuk ranting, dedaunan, dan sisa tumbuhan yang telah lapuk dan mengalami penguraian. Komponen abiotik dapat memengaruhi komponen biotik dalam ekosistem, demikian pula sebaliknya
  • 11.
    INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEMSLIDE 11 B Interaksi antar komponen biotik 3 Interaksi intraspesifik Interaksi antarindividu dalam satu spesies Interaksi interspesifik Interaksi antarindividu yang berbeda spesies Macamnya :Predasi, kompetisi dan simbiosis Contohnya: interaksi pada koloni rayap, terdapat pembagian kerja yang sangat rapi antara ratu, prajurit, maupun pekerja
  • 12.
    INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEMSLIDE 12 B Interaksi antar komponen biotik 3Interaksi interspesifik KOMPETISI Interaksi antara organisme pemangsa (predator) dengan mangsanya (prey) PREDASI Interaksi antara dua individu (dapat berbeda atau dalam satu spesies) berupa persaingan.
  • 13.
    INTERAKSI ANTAR KOMPONEN EKOSISTEMSLIDE 13 B Interaksi antar komponen biotik 3Interaksi interspesifik SIMBIOSIS Kehidupan bersama antara dua makhluk hidup atau lebih berbeda spesies dalam hubungan yang erat. Mutualisme Menguntungkan kedua belah pihak. Komensalisme Menguntungkan salah satu pihak, tapi pihak lain tidak dirugikan. Parasitisme Menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain. Netral Kehidupan organisme dalam satu daerah yang tidak saling menggangu.
  • 14.
    ALIRAN ENERGI SLIDE14 MATAHARI Sumber energi utama kehidupan TANAMAN MANUSIA DAN HEWAN SAPROBA Bertindak sebagai produsen. Memanfaatkan sinar matahari untuk berfotosintesis Bertindak sebagai konsumen. Memanfaatkan bahan organik dari produsen Pengurai C
  • 15.
    SLIDE 15 Rangkaian urutanpemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, ke konsumen, primer, ke konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba; ALIRAN ENERGI C ALIRAN ENERGI Rantai makanan Aliran energi Daur biogeokimia Jaring-jaring makanan Menentukan Piramida ekologi Tingkat Trofik
  • 16.
    ALIRAN ENERGI SLIDE16 C RANTAI MAKANAN 1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan tertentu Produsen: adalah organisme yang bisa membuat makanannya sendiri atau disebut juga autotrof, contohnya adalah tumbuhan di daratan, dan fitoplankton di lautan. Konsumen I/ Primer: adalah organisme yang bergantung pada produsen untuk kebutuhan makan sebagai sumber energi. Konsumen tingkat I biasanya ditempati oleh hewan herbivora, atau ikan- ikan kecil yang berada di lautan. Konsumen II/ Sekunder : merupakan organisme yang memangsa konsumen di tingkat I atau konsumen primer. Dekomposer: merupakan bagian pengurai dalam suatu rantai makanan, yang berfungsi untuk menguraikan organisme mati untuk memelihara kestabilan suatu ekosistem. Organisme yang masuk dalam pengurai andalah bakteri, cacing dan jamur. Konsumen III/ Tersier: merupakan organisme yang memangsa konsumen di tingkat II. Buaya dan Manusia termasuk dalam konsumen tingkat II ini.
  • 17.
    ALIRAN ENERGI SLIDE17 C RANTAI MAKANAN 1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan tertentu Rantai makanan perumput Jika kedudukan tingkat trofi pertamanya ditempati produsen. RANTAI PERUMPUT RANTAI MAKANAN Jika kedudukan tingkat trofi pertamanya ditempati oleh detritus. Detritus adalah fragmen (hancuran) dari organisme (hewan dan tumbuhan) yang mati dan sisa organisme seperti: kotoran hewan, daun, ranting yang gugur yang diuraikan oleh pengurai (dekomposer). Kemudian yang termasuk Organisme pemakan detritus disebut detritivor, misalnya cacing, rayap, keluwing dan sebagainya.
  • 18.
    ALIRAN ENERGI SLIDE18 C RANTAI MAKANAN 1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan tertentu Rantai makanan saprofit merupakan rantai makanan yang dimulai dari penguraian jasad mati. Penguraian ini dilakukan oleh bakteri dan jamur. RANTAI SAPROFIT RANTAI MAKANAN PARASIT Contoh rantai makanan parasit adalah padi - belalang -kadal-elang.
  • 19.
    ALIRAN ENERGI SLIDE19 C RANTAI MAKANAN 1Hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup didalam lingkungannya berdasarkan urutan tertentu JARING-JARING MAKANAN kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan.
  • 20.
    ALIRAN ENERGI SLIDE20 C TINGKAT TROFIK Tersusun dari seluruh organisme pada rantai makanan yang bernomor sama dengan tingkat makan-memakan 2
  • 21.
    ALIRAN ENERGI SLIDE21 C PIRAMIDA EKOLOGI 3 PIRAMIDA BIOMASSA PIRAMIDA JUMLAH PIRAMIDA ENERGI
  • 22.
    ALIRAN ENERGI SLIDE22 C PIRAMIDA EKOLOGI 3 PIRAMIDA JUMLAH Piramida jumlah adalah suatu piramida yang menunjukkan jumlah individu pada setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem.
  • 23.
    ALIRAN ENERGI SLIDE23 C PIRAMIDA EKOLOGI 3 PIRAMIDA BIOMASSA Piramida biomassa yaitu piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total organisme hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu ekosistem dalam kurun waktu tertentu.
  • 24.
    ALIRAN ENERGI SLIDE24 C PIRAMIDA EKOLOGI 3 PIRAMIDA ENERGI Piramida ini menggambarkan hilangnya energi pada saat perpindahan energi makanan di setiap tingkat trofik dalam suatu ekosistem. Jumlah total energi pada setiap tingkatan trofik ke arah puncak piramida semakin kecil. Bentuk piramida energi selalu segitiga tegak. Secara umum, konsumen cuma mampu memanfaatkan 10% energi yang diperoleh dari organisme yang ada pada tingkat trofik dibawahnya karena sebagian besar energi terbuang sebagai panas.
  • 25.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE25 D  Defenisi : perpindahan unsur-unsur kimia melalui makhluk hidup dan lingkungan abiotik (tanah dan air)  Fungsi : untuk mengatur keseimbangan ekositem  Dalam daur biogeokimia dikenal ada dua macam daur, yaitu daur edafik dan daur atmosferik. Daur edafik adalah daur yang unsur kimia pada daur tersebut tidak pemah membentuk gas di udara. Adapun daur atmosferik adalah daur yang unsur kimia pada daur tersebut mengalami fase berbentuk gas di udara. DAUR BIOGEOKIMIA DAUR AIR DAUR KARBON DAUR SULFUR DAUR FOSFOR DAUR NITROGEN
  • 26.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE26 D DAUR AIR Air penting sekali untuk semua organisme PROSES KUNCI • Proses utama yang mendorong siklus air adalah evaporasi air oleh energi matahari, kondensasi uap air menjadi awan dan hujan. • Transpirasi oleh tumbuhan darat juga menggerakan cukup banyak air ke atmosfer. • Aliran permukaan dan air tanah dapat mengembalikan air ke lautan, sehingga menuntaskan siklus air.
  • 27.
    1. EVAPORASI : -Dalam proses ini terjadi perubahan dari bentuk air menjadi bentuk gas. - Ketika matahari memancarkan panasnya menuju bumi, keberadaan air yang ada di sungai, danau maupun lautan pasti akan menguap menjadi bentuk gas. - Molekul-molekul gas tersebut akan menguap, sehingga naik menuju atmosfer melalui udara 2. KONDENSASI : - Suatu proses yang mengubah air dari bentuk gas menjadi bentuk cair - Ketika uap air menuju atmosfer, uap air tersebut menjadi lebih dingin dan mengalami perubahan bentuk kembali yakni menjadi tetesan air kecil - Hal tersebut terjadi ketika uap air membentu awan PROSES PEMBENTUKAN DAUR AIR SLIDE 27
  • 28.
    3. PRESIPITASI : •Ketika uap air telah membentuk awan, apabila terkena angin maka awan tersebut akan terseret mengikuti arus angin. • Jika terdapat begitu banyak air yang mengembun, udara tidak mendukung beratnya, maka air hujan akan jatuh kebumi dalam bentuk hujan dan membasahi sampai ke dalam tanah. • Air-air tersebut kemudian dialirkan ke sungai, danau, lautan, selokan dan ada yang diserap langsung oleh tumbuhan dan hewan • Namun, tidak semua air di awan akan jatuh dalam bentuk hujan, tergantung pada suhu udara di wilayah yang bersangkutan. PROSES PEMBENTUKAN DAUR AIR
  • 29.
    4. TRANSPIRASI : -Proses ketika air menguap dari tanaman, terutama melalui daun. Hal tersebut berpotensi untuk mengembalikan uap air kembali ke udara. -Air yang ada di laut, danau, selokan dan laut akan naik apabila terkena suhu panas yang dipancarkan oleh matahari. PROSES PEMBENTUKAN DAUR AIR
  • 30.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE30 D DAUR NITROGEN (N) PROSES KUNCI  Fungsi : - Berperan dalam pembentukan asam amino, protein, asam nukleat dan DNA - Berperan dalam pembentukan daya tahan tubuh : membrane sel, enzim pertumbuhan, regenerasi sel dan antibody. NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN  Semua MH membutuhkan Nitrogen (N) untuk hidup & tumbuh  Kandungan N diudara ada 78%, dan paling besar dari pada Oksigen, Carbon, Sulfur, dan Fosfor.  Manusia dan hewan tidak bisa menyerap langsung Nitrogen harus diubah menjadi Nitrat
  • 31.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE31 D DAUR NITROGEN PROSES KUNCI • Fiksasi : Proses pengikatan Nitrogen(N2) di udara diubah menjadi ammonia (NH3) oleh bakteri dan tanaman kacang- kacangan. Cyanobacteria, Azotobacteraceae, Rhizobia, Clostridium, dan Frankia, serta ganggang hijau biru • Asimilasi : Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah dalam bentuk ion amonium melalui absorbsi akar baik. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dalam bentuk ion amonium dari tanaman yang mereka makan. • Amonifikasi :Jika tumbuhan atau hewan mati dan sisa ekskresi akan diuraikan oleh dekomposer, nitrogen organik diubah menjadi amonium (NH4+) dan ammonia (NH3) oleh bakteri Micrococcus dan jamur. NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
  • 32.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE32 D DAUR NITROGEN PROSES KUNCI • Fiksasi : Proses pengikatan Nitrogen(N2) di udara diubah menjadi ammonia (NH3) oleh bakteri dan tanaman kacang- kacangan. Cyanobacteria, Azotobacteraceae, Rhizobia, Clostridium, dan Frankia, serta ganggang hijau biru • Asimilasi : Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan. • Amonifikasi :Jika tumbuhan atau hewan mati, nitrogen organik diubah menjadi amonium (NH4+) dan ammonia (NH3) oleh bakteri Micrococcus dan jamur. NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
  • 33.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE33 D DAUR NITROGEN PROSES KUNCI Nitrogen merupakan bagian dari asam amino, protein dan asam nukleat • - Nitrifikasi : bakteri nitrit seperti spesies Nitrosomonas dan Nitrosococus akan mengoksidasi amonium (NH4 +) menjadi nitrit (NO2-) yang disebut proses NITRITASI . Selanjutnya bakteri nitrat seperti Nitrobacter akan mengoksidasi nitrit (NO2-) menjadi menjadi nitrat (NO3-) yang disebut proses NITRATASI . - Proses Nitratasi dan Nitritasi disebut Nitrifikasi • Denitrifikasi :proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas nitrogen (N2) dan dilepaskan ke udara, untuk menyelesaikan siklus nitrogen. Proses ini dilakukan oleh spesies bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi anaerobik. NITROGEN-AMONIA-NITRAT-NITROGEN
  • 34.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE34 D DAUR FOSFOR Fospor di alam terdapat dalam bentuk : Perananan : 1) Membentuk ATP (Sumber energy siap pakai untuk metabolism sel) 2) Menyusun tulang, gigi dan RNA-DNA Oleh karena itu, fosfor ditemukan di dalam batuan, air, sedimen dan tanah dan tidak ditemukan didalam di atmosfer dan udara 1) Fosfor organik : berasal dari sisa mahluk hidup yang telah mati dan dari sisa ekskresi hewan (urine, feses) 2) Fosfor anorganik : dari penguraian oleh bakteri terhadap fosfat organik (terlarut dalam tanah dan air)
  • 35.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE35 D PROSES DAUR FOSFOR 1. Pelapukan Batuan Siklus fosfor diawali dari sumber utama utama fosfor yang terpadapat pada batu-batuan melalui proses pelapukan. Pelapukan mengeluarkan ion fosfat dan mineral diedarkan di air dan tanah. 2. Penyerapan Oleh Tumbuhan dan Hewan Fosfat yang sudah terkandung dalam tanah akan digunakan oleh tumbuhan, jamur, dan mikroorganisme. Kemudian hewan herbivora dan manusia akan menyerap fosfor yang terkandung pada tumbuhan yang dikomsumsinya. 3. Dekomposisi Saat berada dalam tanaman dan hewan, ion fosfat akan masuk ke DNA. Sehingga saat hewan maupun tumbuhan mati, organisme tersebut akan meluruh dan dikembalikan ke tanah melalui proses pengurai yang dilakukan oleh dekomposer
  • 36.
    DAUR BIOGEOKIMIA SLIDE36 D DAUR KARBON Karbon membentuk keragka molekul-molekul organik yang esensial untuk semua organisme PROSES KUNCI • Karbon dioksida yang banyak terdapat di atmosfer merupakan hasil dari respirasi manusia, hewan, erupsi vulkanik (letusan gunung), dan hasil pembakaran. • Fotosintesis pada tumbuhan menggunakan karbon dioksida sebagai bahan bakunya untuk membentuk molekul organik. • Molekul organik, seperti selulosa dan karbohidrat lainnya akan digunakan oleh hewan dan manusia melalui proses.
  • 37.
    DAUR BIOGEOKIMIA D DAUR SULFUR PROSESKUNCI Sulfur banyak terdapat di kerak bumi. Sulfur dapat diserap oleh tumbuhan dalam bentuk sulfat. Sulfur diperlukan dalam sintesis senyawa protein. • Sulfat dalam tanah diserap oleh tumbuhan • Melalui rantai makanan sulfur berpindah ke konsumen. Jika organisme mati sulfur akan terurai secara anaerob menjadi sulfat, secara aerob menjadi gas sulfur dan sulfida. • Oleh bakteri sulfur, gas sulfur dan sulfida di udara dioksidasi menghasilkan sulfur, selanjutnya sulfur dioksidasi lagi membentuk sulfat dalam tanah.
  • 38.
    SLIDE 38 SUKSESI adalahproses perubahan komunitas yang berlangsung secara lambat dan teratur dalam waktu yang lama, menuju ke satu arah hingga terbentuk komunitas yang lebih kompleks. Suksesi akan berakhir pada ekosistem klimaks yang telah mencapai keseimbangan. SUKSESI E SUKSESI PRIMER pembentukan komunitas makhluk hidup yang sebelumnya tidak ada. SUKSESI SEKUNDER merupakan perubahan yang terjadi karena terganggunya habitat
  • 39.
    Glosarium SLIDE 39 Abiotik :tidak memiliki ciri hidup Biotik : makhluk hidup Biogeokimia : daur yang melibatkan unsur-unsur senyawa kimia dan mengalami perpindahan melalui serangkaian organisme Ekologi : ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan alam sekitarnya Ekosistem : Interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan biotik dan abiotiknya Energi : kemampuan untuk melakukan kerja Populasi : seluruh jumlah organisme di suatu daerah Interaksi : antarhubungan Simbiosis : keadaan yang menguntukngkan Suksesi : penggantian