Dokumen tersebut membahas strategi pembelajaran di SD, mulai dari pengertian strategi pembelajaran, faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan strategi, model-model pembelajaran, dan prosedur pembelajaran di kelas.
KETERANGAN:
Metode : Metodemerupakan upaya untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar
tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal. Metode digunakan untuk merealisasikan strategi yang telah
ditetapkan. Strategi menunjuk pada sebuah perencanaan untuk mencapai sesuatu, sedangkan metode adalah cara
yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi. Dengan demikian suatu strategi dapat dilaksanakan dengan
berbagai metode.
Pendekatan
(Approach)
: Pendekatan (approach) merupakan titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Strategi dan
metode pembelajaran yang digunakan dapat bersumber atau tergantung dari pendekatan tertentu. Roy Killen (1998)
misalnya, mencatat ada dua pendekatan dalam pembelajaran, yaitu pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-
centred approaches) dan pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centred approaches). Pendekatan yang
berpusat pada guru menurunkan strategi pembelajaran langsung (direct instruction), pembelajaran deduktif atau
pembelajaran ekspositori. Sedangkan, pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa menurunkan strategi
pembelajaran discovery dan inkuiri serta strategi pembelajaran induktif.
Teknik : Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. Misalnya, cara
yang harus dilakukan agar metode ceramah berjalan efektif dan efisien. Dengan demikian, sebelum seseorang
melakukan proses ceramah sebaiknya memperhatikan kondisi dan situasi. Misalnya, berceramah pada siang hari
setelah makan siang dengan jumlah siswa yang banyak tentu saja akan berbeda jika ceramah itu dilakukan pada
pagi hari dengan jumlah siswa yang terbatas
Taktik : Taktik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu. Taktik sifatnya lebih
individual, walaupun dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah dalam situasi dan kondisi yang sama,
sudah pasti mereka akan melakukannya secara berbeda, misalnya dalam taktik menggunakan ilustrasi atau
menggunakan gaya bahasa agar materi yang disampaikan mudah dipahami
Kesimpulan : Strategi pembelajaran yang diterapkan guru akan tergantung pada pendekatan yang digunakan, sedangkan
bagaimana menjalankan strategi itu dapat ditetapkan berbagai metode pembelajaran. Dalam upaya menjalankan
metode pembelajaran guru dapat menentukan teknik yang dianggapnya relevan dengan metode, dan penggunaan
teknik itu setiap guru memiliki taktik yang mungkin berbeda antara guru yang satu dengan yang lain.
6.
Penentu Pemilihan Strategi
Pembelajaran
PenentuPemilihan Strategi
Pembelajaran
Tujuan
Pembelajaran
Tujuan
Pembelajaran
Bahan
Pelajaran
Bahan
Pelajaran
Siswa
Siswa Guru
Guru Sarana dan
Prasasaran
Sarana dan
Prasasaran
1.Keterampilan Intelektual
a. Diskriminasi-
diskriminasi
b. Konsep-konsep
konkret
c. Konsep
Terdefinisi
d. Aturan-aturan
e. Aturan-aturan
tingkat tinggi –
pemecahan
masalah
2 Strategi Kognitif
3Informasi Verbal
4Keterampilan Motorik
1.Keterampilan Intelektual
a. Diskriminasi-
diskriminasi
b. Konsep-konsep
konkret
c. Konsep
Terdefinisi
d. Aturan-aturan
e. Aturan-aturan
tingkat tinggi –
pemecahan
masalah
2 Strategi Kognitif
3Informasi Verbal
4Keterampilan Motorik
Bahan ajar atau materi
pembelajaran
(instructional materials)
secara garis besar terdiri
dari pengetahuan,
keterampilan, dan sikap
yang harus dipelajari
siswa dalam rangka
mencapai standar
kompetensi yang telah
ditentukan. Secara
terperinci, jenis-jenis
materi pembelajaran
terdiri dari pengetahuan
(fakta, konsep, prinsip,
prosedur),keterampilan,
dan sikap atau nilai.
Prinsip dalam memilih
bahan ajar: (1) relevansi;
(2) konsistensi; (3)
kecukupan
Bahan ajar atau materi
pembelajaran
(instructional materials)
secara garis besar terdiri
dari pengetahuan,
keterampilan, dan sikap
yang harus dipelajari
siswa dalam rangka
mencapai standar
kompetensi yang telah
ditentukan. Secara
terperinci, jenis-jenis
materi pembelajaran
terdiri dari pengetahuan
(fakta, konsep, prinsip,
prosedur),keterampilan,
dan sikap atau nilai.
Prinsip dalam memilih
bahan ajar: (1) relevansi;
(2) konsistensi; (3)
kecukupan
1. Perkembangan
Intelektual dan
Emosional
2. Perkembangan
Bahasa
3. Perkembangan
Moral, Sosial, dan
Sikap
4. Pertumbuhan Fisik
atau Jasmani
1. Perkembangan
Intelektual dan
Emosional
2. Perkembangan
Bahasa
3. Perkembangan
Moral, Sosial, dan
Sikap
4. Pertumbuhan Fisik
atau Jasmani
Guru merupakan pendidik
professional dengan tugas
utama mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan,
melatih, menilai dan
mengevaluasi peserta didik
pada pendidikan anak usia
dini, jalur pendidikan formal,
pendidikan dasar dan
pendidikan menengah (UU
tentang Guru dan Dosen,
Bab I Pasal 1 ayat 1). Dari
pengertian di atas jelas
bahwa guru itu memiliki
peranan yang strategis dan
merupakan kunci
keberhasilan untuk mencapai
tujuan kelembagaan sekolah,
karena guru adalah pengelola
KBM bagi para siswanya.
Kegiatan belajar mengajar
akan efektif apabila tersedia
guru yang sesuai dengan
kebutuhan sekolah baik
jumlah, kualifikasi maupun
bidang keahliannya.
Guru merupakan pendidik
professional dengan tugas
utama mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan,
melatih, menilai dan
mengevaluasi peserta didik
pada pendidikan anak usia
dini, jalur pendidikan formal,
pendidikan dasar dan
pendidikan menengah (UU
tentang Guru dan Dosen,
Bab I Pasal 1 ayat 1). Dari
pengertian di atas jelas
bahwa guru itu memiliki
peranan yang strategis dan
merupakan kunci
keberhasilan untuk mencapai
tujuan kelembagaan sekolah,
karena guru adalah pengelola
KBM bagi para siswanya.
Kegiatan belajar mengajar
akan efektif apabila tersedia
guru yang sesuai dengan
kebutuhan sekolah baik
jumlah, kualifikasi maupun
bidang keahliannya.
alat bantu pendidikan
(teaching aids), yaitu
segala macam peralatan
yang dipakai guru untuk
membantunya
memudahkan melakukan
kegiatan mengajar. Jadi,
sarana pendidikan
adalah segala macam
peralatan yang digunakan
guru untuk memudahkan
penyampaian materi
pelajaran. prasarana
pendidikan adalah segala
macam peralatan,
kelengkapan, dan benda-
benda yang digunakan
guru untuk memudahkan
penyelenggaraan
pendidikan.
alat bantu pendidikan
(teaching aids), yaitu
segala macam peralatan
yang dipakai guru untuk
membantunya
memudahkan melakukan
kegiatan mengajar. Jadi,
sarana pendidikan
adalah segala macam
peralatan yang digunakan
guru untuk memudahkan
penyampaian materi
pelajaran. prasarana
pendidikan adalah segala
macam peralatan,
kelengkapan, dan benda-
benda yang digunakan
guru untuk memudahkan
penyelenggaraan
pendidikan.
EMPAT PILAR BELAJAR UNESCO(NANA SYAODIH
SUKMADINATA, 2005)
1. Belajar mengetahui (learning to know)
2. Belajar berkarya (learning to do)
3. Belajar hidup bersama (learning to live
together)
4. Belajar berkembang utuh (learning to be)
9.
FAKTOR PENENTU YANG
MEMPENGARUHIBELAJAR
Internal Siswa
kecakapan, minat, bakat, usaha, motivasi,
perhatian, kelemahan dan kesehatan serta
kebiasaan siswa.
Eksternal Siswa
lingkungan, baik fisik maupun non fisik.
10.
KARAKTERISTIK DAN TAHAPAN
PERKEMBANGANSISWA SD
Teori Belajar
Disiplin Mental
Asosiasi
Insight
Gestalt
Manusia Punya kemampuan belajar yang dapat
dilatih dan didisiplinkan
Penekanan pola prilaku diulang-ulang sehingga
menjadi aktivitas yang otomatis (Behavioristik)
Memberikan kesempatan siswa untuk belajar
yang bersifat eksploratif, imajinatif dan kreatif.
Kajian yang dilakukan siswa dengan pendekatan
disiplin ilmu terpadu dan menyeluruh. Mis: PBL,
CTL, belajar konstruktivis
11.
LANJ
Tipe belajar
1.Signal Learning
2. Stimulus-Respon Learning
3. Chaining Learning
4. Verbal Association Learning
5. Discrimination Learning
6. Concept Learning
7. Rule Learning
8. Problem Solving Learning
12.
HASIL BELAJAR
Skema Kemampuanyang Dapat Menunjukkan Hasil Belajar
Kognitif : Kemampuan membuat keputusan memecahkan
masalah dan berpikir logis
Afektif : Keterampilan reaktif berhubungan dengan sikap,
kebijaksanaan dan self control
Psikomotorik : Kemampuan tindak fisik dan kegiatan perseptual
interaktif : Kemampuan sosial dan kepemimpinan
5 tipe Hasil Belajar
1.Motor Skills
2.Verbal Information
3.Intelectual skills
4.Attitudes
5.Cognitif
13.
TAHAPAN PERKEMBANGAN SISWA
SD
Fisik refined motor skills
Sosial separation of the sexes
Bahasa egocentric style ke social speech
Kognitif concrete operationalperforming operation
Moral tingkat konvensional
Ekspresif berdasarkan gander
Intelegensi linguistik, logis-matematis, spasial,
musikal, fisik-kinestetik, interpersonal, intrapersonal
Kebutuhan Siswa psiko-biologis dan sosial
14.
KARAKTERISTIK PEMBELAJARA DI
SD
Kelas Rendah Prioritas Pembelajaran
Tematik
Menciptakan stimulus-respon agar siswa
menyadari kejadian di sekitar lingkungan
Kelas Tinggi (kelas 4,5 dan6) operasi formal
Secara logis dan sistematis untuk pembelajaran
siswa tentang konsep dan generalisasi sehingga
penerapannya (menyelesaikan soal,
menggabungkan, menghubungkan, memisahkan,
menyusun, menderetkan, melipat dan membagi)
15.
MODUL 3: MODELDAN RUMPUN
MODEL BELAJAR
MODEL BELAJAR
Belajar Kolaboratif Tujuan sama dan
ketergantungan positif
Belajar Quantum belajar efektif dan
menyenangkan dengan secepat cahaya
Belajar Kooperatif bekerasama tujaun bisa beda
dan ketergatungan positif.
Belajar Tematik Tema sama dengan melibatkan
lebih dari 1 mata pelajaran dan tujuan
pembelajaran
16.
RUMPUN MODEL MENGAJAR
SosialPemrosesan
Informasi
Personal Sistem Prilaku
1. Patner dalam
Belajar
2. Investigasi
Kelompok
3. Bermain Peran
4. Inkuiri
Yurisprudensi
5. Kepribadian
dan Gaya
Belajar
6. Inkuiri Sosial
1. Induktif
2. Pencapaian
Konsep
3. Inkuiri ilmiah
4. Mneumonic
5. Sinektik
6. Pengorganisasi
awal
7. Latihan
inkuiri
8. Penyesuaian
pebelajar
1. Pembelajaran
Nondirektif
2. Peningkatan
Harga diri
1. Belajar Tuntas
dan
Pembelajaran
terprogram
2. Pembelajaran
langsung
3. Belajar
melalui
simulasi:
latihan dan
latihan
mandiri
17.
MODUL 4:PROSEDUR
PEMBELAJARAN
MODUL 4:PROSEDUR
PEMBELAJARAN
KegiatanPra Pembelajaran
Kegiatan Awal Pembelajaran
1. Menciptakan Sikap dan Suasa na kelas yang menarik
2. Memeriksa Kehadiran siswa
3. Menciptakan kesiapan belajar siswa
4. Menciptakan suasana belajar yang demokratis
1. Membimbulkan motivasi dan perhatian siswa
2. Memberi acuan
a. Memberitahukan tujuan pembelajaran
b. Menyampaikan alternatif KB yang akan ditempuh siswa
3. Membuat kaitan
a. mengajukan pertanyaan
b. Menunjukkan mafaat materi
c. Meminta siswa mengutarakan pengalaman berhubungan
dengan materi yg akan dibahas
3. Melakukan tes awal
18.
KEGIATAN INTI DALAM
PEMBELAJARAN
Pembelajaran Klasikal
Prinsip:
1. Sistematis
2. Perhatian dan aktifitas
3. Media Pembelajaran
4. Latihan atau penugasan
o Kegiatan Inti Pembelajaran Klasikal
1. Presentasi bahan pelajaran
2. Asosiasi dan memberikan ilustrasi
3. Pada akhir pembelajaran, diharapkan siswa untuk:
menyimpulkan dan mengaplikasikan apa yang
dipelajari baik lisan maupun tulisan.
Prosedur
19.
PEMBELAJARAN KELOMPOK
(KOOPERATIF LEARNING)
Prinsip
1. Adanya Topik dan Permasalahan
2. Pembentukkkan Kelompok
3. Kerjasama
4. Perhatian
5. Motivasi
6. Sumber Belajar dan Fasilitas
7. Latihan dan Tugas
20.
LANJ
Kegiatan Inti
1.Merumuskan masalah berdasarkan Topik
Pembahasan dan Tujuan Pembelajaran
2. Mengindentifikasi masalah atau submasalah
3. Analisis masalah berdasarkan submasalah
4. Menyusun laporan masing-masing kelompok
5. Presentasi Kelompok
Prosedur Pembelajaran Kelompok
21.
PEMBELAJARAN PERSEORANGAN
1. Menjelaskansecara singkat tentang materi
pelajaran yang akan ditugaskan/dilatihkan
2. Memberikan lembaran kerja/tugas
3. Memantau dan menilai kegiatan siswa
Presedur Pembelajaran Perorangan
22.
KEGIATAN AKHIR DANTINDAK
LANJUT PEMBELAJARAN
A. Kegiatan akhir pembelajaran
1. Meninjau kembali penguasaan siswa
2. melaksanakan penilaian
B. Melaksanakan Kegiatan Tindak Lanjut
1. Memberikan tugas/latihan yang harus dikerjakan
2. Membahas kembali bahan pelajaran yang belum
dikuasai
3. Membaca materi pelajaran tertentu
4. Memeberikan motivasi/bimbingan belajar
5. Mengemukakan tentang topik yang akan dibahas
pada waktu yag akan datang
23.
MODUL 5: PEMILIHANMETODE
MENGAJAR
Hakikat:
1. Curipsity
2. Memberikan peluang berekspresi yang kreatif
dalam asoek seni
3. Memungkinkan siswa memecahkan maslah
4. Menguji kebenaran sesuatu
5. Melakukan penemuan (inkuiri)
6. Memungkinkan mampu menyimak
7. Belajar mandiri
8. Belajar bekerjasama
9. Memungkinkan siswa lebih termtivasi
24.
LANJ
Prinsip
1. Alatmencapai tujuan
2. Gambaran aktivitas yang harus ditempuh oleh
siswa dan guru dala kegiatan pembelajaran
3. Menentukan bahan perteimbangan dalam
evaluasi pembelajaran
4. Menentukan bimbingan kegiatan pembelajaran
25.
LANJ
Faktor yangperlu diperhatikan
1. Tujuan pembelajaran
2. Karakteristik bahan pelajaran
3. Waktu yang digunakan
4. siswa
5. Fasilitas, media dan sumber belajar
26.
HUBUNGAN PENGALAMAN BELAJAR
DENGANMETODE MENGAJAR
Ceramah
Diskusi
Karyawisata
PBL
Simulasi
Demostrasi
Eksperimen
Memerlukan Perhatian
Memerlukan Motivasi
Memerlukan aktivitas yang maksimal
Feedback
Belajar secara bertahap
Terjadi secara Individual
MANFAAT MEDIA
Membuatkonkret konsep yang abstrak
Menghadirkan obyek-obyek yang sukar didapat
dalam lingkungan belajar
Menampilkan obyek yang terlalu besar/kecil
menjadi nyata
Memperlihatkan gerakan yang terlalu
cepat/lamban
PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN
Tujuan pemilihan media pembelajaran
Karakteritik Media Pembelajaran
Aternatif Media Pembelajaran
- Rencana pembelajaran
- Sasaran Belajar
- Realibility
- Situasi dan kondisi
- Obyektifitas
32.
PEMANFAATAN LINGKUNAGN
SEBAGAI SUMBERBELAJAR
Teknik Menggunakan Lingkungan
karyawisata,
perkemahan;
survei,
praktek kerja,
proyek pelayanan kepada masyarakat
Prosedur
Perencanaan tentukan tujuan pembelajarn
Obyekrumuskan cara belajarteknis
Pelaksanaan
Tindak Lanjut evaluasi
33.
MODUL 7: KETERAMPILANDASAR
MENGAJAR 1
Komponen-komponen keterampilan bertanya??
1. keterampilan Bertanya dasar
pengungkapan pertanyaan secara jelas dan
singkat
Pemberian acuan
Pemusatan
Pemindahan giliran
Penyebaran
Pemberian waktu berpikir
Pemberian tuntunan
PRINSIP PENGUATAN
PERTANYAAN
Kehangatandan keantusiasan
Menghindari kebiasaan-kebiasaan berikut
Memberikan waktu berpikir
Menyiapkan pertanyaan pokok yang akan
diajukan
Menilai pertanyaan yang telah diajukan
36.
PENGUATAN
Komponen penguatan
1.Penguatan verbal kata-kata bagus
2. Penguatan Nonverbal mimik dan gerakan
tubuh, gerakan mendekati, sentuhan, kegiatan
yang menyenangkan,
3. Penguatan tak penuh
37.
PRINSIP PENGUATAN
Kehangatandan antusias
Kebermaknaan
Menghindari penggunaan respon negatif
- sasaran penguatan
- penguatan harus diberikan segera
- variasi dalam penggunaan
38.
KETERAMPILAN VARIASI
Tujuan
-menghilangkan kebosanan
- meningkatkan motivasi
- mengembangkan keinginan siswa
- melayani gaya belajar yang variatif
- meningkatkan kadar keaktifan siswa
o Komponen keterampilan mengadakan variasi
• gaya mengajar suara, pemusatan perhatian,
kesenyapan, kontak pandang, gerakan badan dan mimik,
perubahan posisi guru
• pola interaksi kalsikal, kelompok kecil, perorangan, dll
• penggunaan alat bantu pembelajaran auido, visual,
audio-visual
PRINSIP PENGGUNAAN
Memperhatikanhubungan antara guru dengan
murid
Penjelasan dapat diberikan pada awal, tengah
dan akhir
Penjelasan harus bermakna dan sesuai dengan
tujuan pembelajaran
Penjelasan dapat disajikan sesuai dengann
rencana guru
42.
MODUL 8: KETERAMPILANDASAR
MENGAJAR 2
Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil
Memusatkan perhatian
Memperjelas masalah dan uraian pendapat
Menganalisis pandangan
Meningkatkan urutan
Menyebarkan kesempatan berpartisipasi
Menutup diskusi
43.
LANJ
Prinsip penggunaan
Kesiapan siswa mampu mengungkapkan pikiran
dan perasaan secara lisan
Topik/masalah memerlukan informasi/pendapat dari
banyak orang untuk membahasnya/memecahkannya
Guru harus mampu memodelkan fungsi pimpinan
diskusi kelompok sehingga dapat memberikan contoh
kepada siswa
Berlangsung dalam iklim terbuka dan saling
menghargai
Diskusi harus direncanakan
Memberikan manfaat secara maksimal
44.
LANJ
Keterampilan mengelolakelas
Pendekatan otoriterpengelolaan kelas
sebagai proses kontrol
Pendekatan permisif antithesis otoriter
Pendekatan modifikasi tingkah laku
Penciptaan iklim sosioemosional yang psositif
Prilaku siswa sebagai kelompok kelas
mempunyai pengaruh pada terjadinya
pembelajaran
45.
LANJ
Komponen Keterampilan
Keterampilan bersifat preventif
Menunjukkan sikap tanggap
Membagi perhatian
Memusatkan perhatian kelompok
Memberikan petunjuk yang jelas
Menegur
Memberi penguatan
Ketrampilan bersifat Represif
Memodifikasi tingkah laku
Pengelolaan kelompok
46.
LANJ
Hal-hal yangperlu diperhatikan
Kehangatan dan keantusiasan guru
Contoh guru yang dapat menggugah siswa u/
berprilaku baik dan mengurangi prilaku
menyimpang
Penggunaan variasi dalam mengajar dapat
mengurangi terjadinya gangguan
Keluwesan dalam kegiatan pembelajaran dapat
mencegah terjadinya gangguan
Menekankan hal-hal positif dan menghindari
pemusatan perhatian pada hal-hal yang negatif
Mempu menjadi contoh dalam menanamkan disiplin
diri sendiri
47.
KETERAMPILAN MENGAJAR
KELOMPOK KECILDAN PERORANGAN
Terjadi interaksi antara guru dengan siswa,
siswa dengan siswa
S
S
S
S G
Keterangan:
S: Siswa
G : Guru
48.
LANJ
Peran Guru
Organisator kegiatan pembelajaran;
Sumber informasi bagi siswa;
Pendorong bagi siswa untuk belajar
Penyedia materi dan kesembatan belajar siswa
Orang yang mendiagnosis kesulitan siswa dan
memberi bantuan yang sesuai dengan
kebutuhannya
Peserta kegiatan yang mempunyai hak dan
kewajiban yang sama dengan peserta lainnya
KOMPONEN KETERAMPILAN
Keterampilanmengadakan pendekatan secara
pribadi
Keterampilan mengorganisasian kegiatan
pembelajaran
Keterampilan membimbing dan memudahkan
belajar
54.
Kegiatan Awal:
1.Penjelasan Tugas
2.PembagianTugas
Kegiatan Berlangsung sesuai
dengan pengarahan antara
lain:
-Kegatan paralel
-Kegiatan komplementer
-Kegiatan berbeda penuh
Menyiapkan siswa untuk
kegiatan akhir:
-Kesetiaan pada tujuan
-Pengevekkan kemajuan
Kegiatan akhir
-Laporan dan tanya jawab
-Rangkuman
-Pemantapan
Supervisi Proses Awal
Supervisi Proses Lanjut
Supervisi Pemanduan
Diagram Pemunculan supervisi awal, sipervisi lanjut dan supervisi panduan
55.
MODUL 9: KEGIATANREMIDIAL DAN
PENGAYAAN
Tujuan dan Fungsi Remedial
56.
REMEDIAL VS PEMBELAJARAN
BIASA
Komponen
Pembelajaran
PembelajaranBiasa Kegiatan Remidial
Tujuan Berlaku bagi semua siswa
(klasikal)
Bersifat individual
Materi Sama untuk semua siswa Sesuai dengan kesulitan
siswa
Kegiatan
Pembelajaran
Diikuti semua siswa
Metode dan media bersifat
klasikal
Diikuti oleh siswa yang
bermasalah
Metode dan media bersifat
individual atau kelompok
Evaluasi Sama untuk semua siswa Bersifat individual atau
kelompok
JENIS-JENIS KEGIATAN REMIDIAL
Mengajarkan kembali
Menggunakan alat peraga
Kegiatan kelompok
Tutorial
Sumber belaja yang relevan
59.
PRINSIP PELAKSANAAN KEGIATAN
REMIDIAL
Apabila terdapat beberapa orang siswa yang
mangalami kesulitan yang sama, hendaknya
diberikan secara bersama-sama
Proporsi bantuan yang diberikan disesuaikan
dengan proposinya
Kegiatan dilaksanakan sendiri oleh guru
Metode disesuaikan dengan kemampuan siswa
dan membangkitkan motivasi
60.
PRINSIP PEMILIHAN REMIDIAL
Memanfaatkan latihan khusus
Menekankan pada segi kekuatan siswa
Memanfaatkan penggunaan media yang multi-
sensori
Memanfaatkan permainan sebagai sarana
belajar
61.
PROSEDUR KEGIATAN REMIDIAL
Analisis hasil diagnosis
Menemukan penyebab kesulitan
Menyusun rencana kegiatan remidial
Melaksanakan kegiatan remidial
Menilai kegiatan remidial
62.
KEGIATAN PENGAYAAN
Jeniskegiatan pengayaan
Tutor sebaya
Mengembangkan latihan
Mengembangkan media dan sumber belajar
Melakukan proyek
Memberikan permainan, masalah atau kompetisi
antar siswa
63.
FAKTOR YANG DIPERHATIKAN
DALAMKEGIATAN PENGAYAAN
Siswa memperhatikan minat dan psikologi
lainnya.
Manfaat edukasi memberikan kesempatan
kepada siswa berkembang secara optimal maka
kegiatan harus memiliki manfaat untuk siswa
Waktu memanfaatkan kelebihan waktu,
jangan sampai mengorbankan alokasi waktu
lainnya
64.
MODUL 10: PENGELOLAANKELAS
Tiga pengertian pengelolaan kelas (Webber)
1. Serangkaian kegiatan yang dilakukan guru
untuk mendorong munculnya tingkahlaku yang
diharapkan dan menghilangkan yang
tipositifdak diharapkan
2. Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan guru
untuk mengembangkan hubungan interpersonal
yang baik dan iklim sosio-emosional kelas yang
positif
3. Serangkaian kegiatan yang dilakukan guru
untuk menciptakan dan memelihara organisasi
kelas yang efektif
65.
DEFINISI PENGELOLAAN KELAS
Serangkaian tindakan guru yang ditujukan
untuk mendorong munculnya tingkahlakun
siswa yang diharapkan dengan mencipkatakan
hubungan yang inerpersonal yang baik dan iklim
sosio-emosional yang positif, efektif
66.
PENATAAN LINGKUNGAN KELAS
Hal-hal yang dipertimbangkan
- keleluasaan pandangan (visibility)
- mudah dicapai (accessibility)
- kelewesan (fleksibility)
- kenyamanan
- keindahan
67.
PENATAAN LINGKUNGAN PSIKO-
SOSIALKELAS
Karakteristik guru
Disukai oleh siswanya
Memiliki persepsi yang realistik tentang dirinya dan
siswanya
Akrab dengan siswa dalam batas hubungan guru-siswa
Bersikap positif terhadap pertanyaan/respons siswa
Sabar, teguh dan tegas
Hubungan sosial antar siswa
Perilaku yang diharapkan
Fungsi kepemimpinan
Pola persahabatan siswa
Norma/aturan
Kemampuan berkomunikasi
kebersamaan
68.
MODUL 11: DISIPLINKELAS
Tingkat keteraturan yang terdapat pada satu
kelompok
Sebagai teknik yang digunakan oleh guru untuk
membangun atau memelihara keteraturan di
dalam kelas
Tingkat keteraturan yang terjadi didalam kelas
STRATEGI PENANAMAN DAN
PENANGANANDISIPLIN KELAS
Strategi penanaman
Modelkan tata tertib yang sudah ditetapkan
sekolah
Adakan pertemuan secara berkala, terutama
jika ada aturan yang perlu ditinjau kembali
Terapkan aturan secara fleksibel
Sesuaikan penerapan aturan dengan tingkat
perkembangan anak
Libatkan siswa dalam membuat aturan kelas
71.
LANJ
Strategi penanganan
Menagani ganguan ringan mengabaikan, menatap
agak lama, menggunakan tanda nonverbal,
mendekati, memanggil nama, mengabaikan secara
sengaja
Gangguan berat memberi hukuman, melibatkan
orangtua
Menangani perilaku agresif mengubah/menukar
teman duduk, jangan terjebak dalam konfrontatif
atau perselisihan yang tidak perlu, jangan melayani
siswa yang agresif ketika hati sedang panas,
hindarkan diri dari mengucapkan kata-kata yang
kasar atau yang bersifat menghina, konsultasikan
dengan pihak lainnya