PERATURAN DESA SUNGONLEGOWO
KECAMATAN BUGAH KABUPATEN GRESIK
NOMOR 01 TAHUN 2013
TENTANG
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM)
DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH
KABUPATEN GRESIK TAHUN 2013 – 2019
KEPALA DESA SUNGONLEGOWO
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan pada pasal 19 ayat (4)
undang undang nomor 25 tahun 2004 tentang System Perencanaan
Pembangunan Nasional, dipandang Perlu menetapkan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM) Desa Sungonlegowo
Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 - 2019 dengan
Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Mengingat : 1. Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan Negara;
2. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system Perencanaan
Pembangunan Nasional; .
3. Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja
Pemerintah;
5. Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang
Rencana Pembangunan Jangkah Menengah;
6. Peraturan Bupati Gresik Nomor 156 Tahun 2005 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah daerah Tahun 2006 – 2010;
Memperhatikan : 1. Keputusan rapat Desa tanggal 9 Pebruari 2008 tentangRencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun 2013 -
2019 dan Rencana KerjaPembangunan Desa ( RKP Desa ) Tahun 2013;
Dengan persetujuan bersama
BADAN PERMUSYARWARAN DESA SUNGONLEGOWO
Dan
KEPELA DESA SUNGONLEGOWO
MEMUTUSKAN
Menetapkan : PERATURAN DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH
KABUPATEN GRESIK TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN
JANGKA MENENGAH DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH
KABUPATEN GRESIKTAHUN 2013 – 2019
Pasal 1
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 disusun dengan sistematika sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : VISI DAN MISI
BAB III : PROFIL DESA
BAB IV : ISU SRATEGIS PEMBANGUNA DESA
BAB V : PROGRAM PEMBANGUNAN
BAB VI : PENUTUP
LAMPIRAN : MATRIK RPJM DESA
Pasal 2
Uraian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa SungonlegowoKecamatan Bungah
Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 sebagai dimaksud dalam Pasal 1 terdapat dalam lampiran
peraturan ini dan merupakan bagaian yang tidak terpisahkan.
Pasal 3
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 digunakan sebagai pedoman dalam menyusun Rencana
Kerja Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 sampai dengan
2019.
Pasal 4
Peraturan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Sungonlegowo
Pada tanggal : 24 Oktober 2013
Kepala Desa Sungonlegowo
​SAYUTI, S.E.
LAMPIRAN
PERATURAN DESA SUNGONLEGOWO
KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK
NOMOR
TENTANG
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA
(RPJM)
DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH
KABUPATEN GRESIK
TAHUN 2013 – 2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Sungonlegowo
Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik merupakan rencana pembangunan yang disusun sesuai
dengan tugas pokok dan fungsi Desa Sungonlegowo yang berpedoman pada Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Gresik Tahun 2014 – 2019 serta Rencana
Strategs (Renstra) Kecamatan Bungah.
Konsep dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM)diperlukan agar
hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dalam pemerintahDesa sebelumnya tetap lestari serta
permasalahan yang sedang dihadapi dantantangan pelaksanaan pembangunan Desa pada periode
mendatang dapat terjamin keberkelanjutanya, secarah terarah dan sistemis. Oleh karena itu
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa haruslah mencakup berbagai aspek penting
kehidupan bermasyarakat dan tata pemerintahan menuju tatanan kehidupan bermasyarakat dan
pemerintahan sesuai dengan target pembangunan yang hendak dicapai.
Rencana Pembangunan jangka Menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupate Gresik Tahun 2014 – 2019 merupakan kelanjutan dari program pembangunan
sebelumnya, serta berbagai langkah pembaharuan dalam kebijakan pembangunan sebagai upaya
percepatan pembangunan dan implementasi cita-cita luhur seluruh elemen masyarakat Desa
Sungonlegowo.
B. Tujuan dan Sasaran
1. Tujuan RPJM Desa Sungonlegowo adalah :
a. Menjabarkan arahan Rencana Strategi (Renstra) Kabupaten Gresik Tahun 2013
-2019 dalam rencana/program pembangunan Desa
b. Menjamin terciptanya integrasi, singkronisasi, dan sinergi antara program
Pembangunan Desa dengan program Pembangunan Daerah Kabupaten;
c. Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan di desa Sungonlegowo;
d. Upaya efisiensi dalam penggunaan sumber daya Desa Sungonlegowo;
e. Menjaga kesinambungan pembangunan Desa Sungonlegowo, serta
f. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat Desa Sungonlegowo dalam pelaksanaan
pembangunan.
2. Sasaran
a. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat Desa Sungonlegowo
b. Mengembangkan infrastruktur Desa;
c. Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat
d. Memperkokok persatuan dan kesatuan warga, serta
e. Meningkatkan keamanan dan keterlibatan lingkungan Desa
C. Landasan Hukum
Landasan hukum penyusunan Rencana Pembagunan Jangka Menengah (RPJM) Desa
Sungonlegowo Kecamatan Bungah adalah :
1. Undang undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system Perencanaan Pembangunan
Nasional;
2. Undang undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
3. Peraturan pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja pemerintah;
4. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah;
5. Peraturan Bupati Gresik Nomor 153 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah Tahun 2006 - 2010
BAB II
VISI DAN MISI
A. Visi
Dalam rangka memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat Desa Sungonlegowo
dan Dusun Ngaren yang semakin besar dan beraneka ragam, sementara sumber daya yang
dimiliki oleh Desa terbatas baik secara kualitas maupun kuantitas, maka perlu adanya
kebijakan yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan dan aspirasi tersebut. Oleh
karena itu Konsep Pembangunan partisipatif upaya mencapai pembangunan yg
berkelanjutan yang bertumpu pada asas keadilan dan pemerataan.
Penerapan konsep pembangunan partisipatif dimulai dengan keikut sertaan elemen
masyarakat Desa Sungonlegowo dan Dusun Ngaren dalam merencanakan, melaksanakan
dan mengawasi pelaksanaan pembangunan serta pelestarian hasilnya. Hal ini dimaksudkan
agar pelaksanaan pembangunan di desa lebih menyentuh kebutuhan masyarakat serta
tidak berlawanan dengan sistem nilai dan adat istiadat yang dianut oleh masyarakat Desa
Sungonlegowo dan Dusun Ngaren.
Agar proses tersebut dapat tercapai dan memperoleh hasil yang optimal diperlukan
adanya Visi sebagai rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode
perencanaan (Undang undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional, Pasal 1 ayat (12).
Berdasarkan pengertian Visi di atas serta mengacu pada konsep pembangunan
partisipatif, maka ditetapkan Visi Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten
Gresik Tahun 2014 – 2019, yaitu :
“SUNGONLEGOWO YANG AGAMIS, DEMOKRATIS SEJAHTERA DAN MANDIRI”
Dengan Motto :
“BERSAMA MEMBANGUN DESA MEWUJUDKAN CITA – CITA WARGA”
Dan Motto Pelayanan :
“TER-ANGG-UN : TERIMA, TANGGAPI, TUNTASKAN ”
B. Misi
Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut di atas maka ditetapkan MISI Desa
Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kaupaten Gresik Tahun 2014 – 2019 sebagai berikut :
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT YANG AGAMIS, DEMOKRATIS, SEJAHTERA MENUJU
MASYARAKAT MADANI YANG MANDIRI”
Penjabaran dari Misi tersebut adalah :
1. Mewujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa dan berahlaqul karimah
2. Mewujudkan pemerintah Desa yang bersih dan berwibawa
3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik (masyarakat)
4. Menigkatkan jaminan akan pendidikan bagi warga usia belajar
5. Meningkatkan jaminan akan kesehatan
6. Peningkatan jaminan akan kebutuhan rasa aman bagi masyarakat
7. Peningkatan dan pengembangan infrastruktur (sarana dan prasarana) Desa
8. Menumbuh kembangkan usaha-usaha mandiri warga (Home Industri)
BAB III
PROFIL DESA
A. Data Umum Desa Sungonlegowo
1. Luas Wilayah Desa Sungonlegowo Keseluruhan : 1. 257.603 Ha
Terdiri dari :
a. Pemukiman Umum
b. Perkantoran
c. Gedung Sekolah
d. Tempat Peribadatan
e. Pekuburan / Makam
f. Jalan
g. Sawah Tadah Hujan
h. Ladang / Tegalan
i. Tambak
j. Empang / Waduk
k. Tanah GG
l. Lapangan Sepak Bola
m. Lapangan Volly Ball
n. Pasar
1.2. Batas Wilayah Desa sebagai berikut
a. Sebelah Utara : Desa Gumeng
b. Sebelah Timur : Desa Watu Agung
c. Sebelah Selatan : Desa Bedanten
d. Sebelah Barat : Desa Indrodelik
1.3 Jarak Dari Pusat Pemerintahan
a. jarak dari Pusat Pemerintah Kecamatan : 4 Km
b. Jarak dari pusat Pemerintahan Kabupaten : 20 Km
c. Jarak dari pemerintahan Propinsi : 38 Km
2. Data Penduduk
2.1 Jumlah penduduk menurut jenis Kelamin
­ Laki laki
­ Perempuan
­ Jumlah
2.2. Jumlah Kepala Keluarga
2.3. Jumlah Soma
2.4. Jumlah Penduduk menurut Kewarganegaraan
a. Warga Negara Indonesia (WNI)
- Laki laki
- Perempuan
- jumlah
b. Warga Negara Asing (WNA)
- Laki laki
- Perempuan
- jumlah
2.5. Jumlah Penduduk menurut Agama/ Penganut Kepercayaan terhadap Tuhan I
Yang Maha Esa
a. Islam
b. Hindu/ Budha
c. Kristen
d. Penganut Kepercayaan
e. Jumlah
2.6 Jumlah Penduduk menurut Mata pencaharian
a. Sektor Pertanian Tanaman Pangan
- Pemilik Tanah Sawah
- Pemilik Tanah Tegalan
- Penyewah Penggarap
- Buruh Tani
b. Sektor Perikanan
- Pemilik Perahu Sampan
- Pemilik Tambak
- Buruh Pekerjaan Perikanan
c. Sektor Peternakan
­ Pemilik Ternak Sapi
­ Pemilik Ternak Kambing
­ Pemilik Ternak Ayam
­ Pemilik Ternak Itik
d.Sektor Industri Kecil/Kerajinan
­ Pemilik Usaha Industri Rumah Tangga
­ Buruh / Pekerja Industri Kecil / Kerajinan
Rumah Tangga
e. Sektor Jasa/ Perdagangan
­ Pegawai Negeri Sipil
­ Pegawai Kelurahan
­ Pensiunan TNI/POLRI/PNS
­ Pegawai Swasta/Guru Swasta
­ Toko/Warung/Kios
­ Transportasi/Angkutan
­ Pengacara
­ Tukang Kayu/Batu/Jahit/Cukur
­ Dokter/Perawat/Mantri Kes./Bidan
2.7 Jumlah penduduk menurut mobilitas/mutasi penduduk
a. Lahir
­ Laki – Laki
­ Perempuan
­ Jumlah
b. Mati
­ Laki – Laki
­ Perempuan
­ Jumlah
c. Datang
­ Laki – Laki
­ Perempuan
­ Jumlah
d. Pindah
­ Laki –Laki
­ Perempuan
­ Jumlah
2.8 Jumlah penduduk menurut golongan usia dan jenis kelamin
NO UMUR LAKI - LAKI PEREMPUAN JUMLAH
1 2 3 4 5
1 0 -1 Tahun
2 2 – 4 Tahun
3 5 – 6 tahun
4 7 – 12 Tahun
5 13 – 15 Tahun
6 16 – 18 Tahun
7 19 – 25 Tahun
8 26 – 35 Tahun
9 36 – 45 Tahun
10 46 – 50 Tahun
11 51 – 60 Tahun
12 61 – 75 Tahun
13 < 75 Tahun
JUMLAH
3. Data Pendidikan
3.1 Fasilitas Pendidikan Umum Negeri / Swasta
a. PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini )
b. Taman Kanak – Kanak Muslimat
c. Sekaolah Dasar Negeri / Swasta
d. SLTP / Swasta
e. SLTA / Swasta
f. Perguruan Tinggi / Swasta
3.2. Fasilitas Pendidikan Khusus
a. Pondok Pesantren
b. Madrasah Ibtidaiyah Diniyah
c. Madrasah Tsanawiyah Diniyah
d. Madrasah Aliyah Diniyah
3.3. Jumlah Lulusan Pendidikan Umum / Khusus
a. Tingkat PAUD ( Pendidika Anak Usia Dini )
b. Tingkat Taman Kanak – Kanak
c. Tingkat SD / MI
d. Tingkat SLTP / MTs.
e. Tingkat SLTA / MA
f. Sarjana Muda
g. Sarjana
h. Pondok Pesantren
BAB IV
ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN DESA
A. Isu Strategis Desa Sungonlegowo
1. Kualitas keagamaan serta sistem organisasi dan perkaderan sosial keagamaan
dan sosial kemasyarakatan perlu dioptimalkan;
2. Kurang optimalnya fungsi dan penberdayaan potensi Aparatur Pemerintah Desa
dalam perencanaan pembangunan;
3. Berkurangnya peran serta masyarakat dalam perencanaan dan melaksanakan
pembangunan;
4. Kurang optimalnya peran serta pemuda dalam pelaksanaan pembangunan;
5. Kurang optimalnya pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat;
6. Kurang Optimalnya pengelolaan Aset Desa dan Badan Usaha Desa sebagai salah
satu sumber pembiayaan pembangunan di Desa;
BAB V
PROGRAM PEMBANGUNAN
Dalam rangka mengimplementasikan misi ​“ Mewujudkan masyarakat yang beriman,
bertaqwa, berakhlaqul karimah.” ​Ditempuh dengan kebijakan peningkatan pemahaman Agama
serta kehidupann beragama, ditetapkan program sebagai berikut :
A. Program pembinaan lembaga keagamaan. Program ini bertujuan untuk memberikan
kemudahan bagi warga untuk mendirikan lembaga/organisasi keagamaan di Desa dan
mendorong partisipasi masyarakat dalam mengikutii kegiatan – kegiatan keagamaan. Adapun
kegiatan pokok dari program ini adalah :
1. Meningkatkan peran dan fungsi lembaga keagamaan, sebagai lembaga pembiaan dan
pemberdayaan masyarakat.
2. Peningkatan pembinaan keluarga sakinah pengelolaan zakat, wakaf, infaq dan sodaqoh
serta ibadah sosial lainnya.
B. Program peningkatan pemahaman, pnghayatan dan pengamalan nilai – nilai keagamaan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai –
nilai keagamaan setiap individu, keluarga dan masyarakat serta penyelenggara pemerintah
Desa, dengan kegiatan pokok
1. Penyuluhan dan bimbingan serta pengembangan nilai keagamaan bagi masyarakat dan
aparatur Desa.
2. Peningkatan kuwalitas sarana dan prasarana pendidikan agama dan keagamaan
lembaga pendidikan Diniyah lainya.
Dalambutuhan rasa aman bagi masyarakat, rangka mengimplementasikan misi
Mewujudkan Pemerintahan Desa yang bersih dan berwibawa, ​ditetapkan program
peningkatan transparansi dan keterbukaan dalam keterbukaan dalam pelaksanaan
pemerintahan Desa dengan memberikan peluang dan kesempatan masyarakat untuk
mengontrol jalannya pemerintahan Desa, baik melalui Lembaga Permusyawaratan
Desa (BPD) maupun secara langsung oleh masyarakat dari program ini adalah :
1. Mengintensifkan penanganan permasalahan kasus dan atau pengaduan
masyarakat
2. Penataan dan penyempurnaan system dan administrasi pemerintah Desa.
3. Meningkatkan efisiensi dalam penganggaran program pembangunan Desa
efektif dan proposional.
4. Penyempurnaan system dan prosedur pengawasan pelaksanaan program
pembangunan Desa.
Dalam rangka mewujudkan misi ​Meningkatkan Jaminan akan Pendidikan bagi
warga usia belajar, ​ditempuh dengan program :
1. Memberikan Beasiswa kepada anak keluarga tidak mampu (miskin) yang
berprestasi
2. Memberikan bantuan perlrngkapan sekolah kepada anak keluarga miskin
Dalam rangka mewujudkan misi ​Meningkatkan Jaminan akan Kesehatan​, ditempuh
dengan pencanangan program Bantuan sosial dan kesehatan Masyarakat, dengan
kegiatan pokok :
1. Memberi sumbangan biaya pengobatan kepada keluarga miskin
2. Memberikan bantuan sosial kepada keluarga miskin
3. Memberikan bantuan kepada keluarga yang terkena bencana dan keluarga
yang meninggal dunia.
Ddalam rangka mewujudkan misi ​Peningkatan Jaminan akan Kebutuhan rasa aman
bagi Masyarakat,​ditempuh dengan melaksanakan program :
1. Mengefektifkan kegiatan ​SISKAMLING
2. Mengefektifkan pengaduan dan laporan masyarakat terhadap segala tindak
kejahatan yang terjadi dilingkungannya
3. Meningkatkan Kesejahteraan anggota ​LINMAS
Dalam rangka mewujudkan misi ​Peningkatan dan Pengembangan infrastruktur
Desa,​ditempuh dengan pelaksanaan program peningkatan dan pengembangan sarana
dan prasarana Desa, dengan program pokok :
1. Membangun sarana dan prasarana sosial yang belum ada di Desa
2. Mempbaiki/ merenofasi fasilitas umum yang menjadi aset desa agar tetap
lestari
3. Menjaga dan mengamankan sarana dan prasarana Desa dengan menanamkan
rasa memiliki kepada masyarakat
Dalam rangka mewujudkan misi ​Menumbuh kembangkan usaha usaha mandiri
warga (​Home Industri).​Ditempuh dengan pelaksanaan program :
1. Peningkatan penguasaan ilmu dan tekhnologi (IPTEK) serta keterampilan untuk
meningkatkan produktifitas
2. Pengembangan sentral industri rumah tangga (​home Industri) menjadi sentra
industri potensial
3. Mendirikan lembaga usaha milik Desa (BUMDes) yang dapat mengayomi dan
memfasilitasi pengembangan dan kelangsungan hidup (​survive) industri rumah
tangga/ masyarakat.
BAB VI
PENUTUP
Sebagai uraian akhir dari Rencana Pembangunan Jangka menengah Desa
Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 ini,
disampaikan kaidah pelaksanaan RPJM Desa, sebagai berikut :
Pertama, ​sesuai ketentuan Undang undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional, dengan ditetapkanya RPJMD Desa
Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik ini selanjutnya akan dijadikan
pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Desa Sungonlegowo
Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik sampai dengan Tahun 2012.
Kedua,​Dengan ditetapkannya RPJM Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 ini, semua pihak dan semua pemangku
kepentingan ​(stakeholders) ​yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan
dan pembangunan, terikat untuk menjadikannya acuan dan arahan oprasional
peran masing-masing dalam perencanaan dan pelaksanaan program tahunan;
Ketiga, ​RPJM Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupate Gresik Tahun
2013 – 2019 ini akan dijadikan dasar dan tolak ukur evaluasi kinerja secara
komulatif dari Tahun 2013 – 2019 dan sekaligus sebagai dasar laporan pelaksanaan
tugas pokok dan fungsi organisasi/pemerintah Desa sampai dengan Tahun 2019;
Keempat, ​Dengan tersusunnya RPJM Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 ini menjadi komitmen bersama dari seluruh
jajaran organisasi pemerintahan Desa, untuk taat azaz dalam perencanaan kerja
tahunan serta menghindari adanya rencana kerja yang keluar dari kesepakatan dan
konsep RPJM Desa ini.
KEPUTUSAN BADAN PRMUSYAWARATAN DESA 
NOMOR : KEP / 01 / BPD /II/2008 
TENTANG 
PERSETUJUAN BERSAMA RANCANGAN PERATURAN 
DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH 
KABUPATEN GRESIK 
Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa  
Badan Permusyawaratan Desa
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan pada pasal 19 ayat
Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system perencanaan
Pembangunan Nasional, dipandang perlu menetapkan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM) Desa Sungonlegowo
Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 dengan
Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Mengingat ​:​1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system Perencanaan Pembangunan Nasional;
3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;
4. Peraturan pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja
Pemerintah;
5. Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah;
6. Peraturan Bupati Gresik Nomor 156 Tahun 2005 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2006 – 2010
Memperhatikan ​:​Keputusan rapat Desa tanggal Pebruari 2008 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun 2013 – 2019
dan Rencana Kerja Pembangunan Desa (rkp Desa) Tahun 2008.
Dengan persetujuan bersama
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUNGONLEGOWO
Dan;
KEPALA DESA SUNGONLEGOWO
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU : Menyetujui Rancangan Peraturan Desa Sungonlegowo
Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik, tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun
2013 – 2019
KEDUA : Rancangan Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupaten Gresik, sebagaimana diktum pertama,
disampaikan oleh Kepala Desa Kepada Bupati Gresik melalui
Camat Bungah untuk dievaluasi selambat lambatnya 7
(tujuh) hari setelah disetujui bersama.
KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan akan disempurnakan
sebagai mana mestinya.
Ditetapkan di : Sungonlegowo
Pada tanggal : 24 Oktober 2013
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA
DRS. H. BASHORI ALWI. MPd
BERITA ACARA
MUSYAWARAH PERENCANAAN DESA
(MUSRENBANGDES)
Pa​da hari ini, Senin tanggal 24 Oktober 2013 di Balai Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
Kabupate Gresik, Telah diadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa
(MUSRENBANGDES), dengan pembahasan pokok :
1. Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) Tahun
2013 – 2019 Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah
2. Menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP – Desa) Tahun 2008
Musyawarah tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Pemerintah Desa dan Tokoh
masyarakat serta unsur terkait lainya yang ada di Desa, sebagaimana tercantum dalam daftar hadir
terlampir.
Dalam musyawarah tersebut telah diputuskan secara mufakat tentang :
1. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2013 – 2019 Desa
Sungonlegowo Kecamatan Bungah
2. Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP-Desa) Tahun 2013
Demikian berita acara ini dibuat dan disyahkan dengan penuh tanggung jawab agar dapat
dipergunakan sebagaimana mestinya.
Sungonlegowo, 24 Oktober 2013
Pimpinan MusrenbangNotulen/ Sekretaris
DRS. H. BASHORI ALWI MPd H. FINSHOLEH, SH.
Mengetahui
Kepala Desa Sungonlegowo
S A Y U T I, S.E.
Perdesrpjmdes2013 2019

Perdesrpjmdes2013 2019

  • 1.
    PERATURAN DESA SUNGONLEGOWO KECAMATANBUGAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 01 TAHUN 2013 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2013 – 2019 KEPALA DESA SUNGONLEGOWO Menimbang : a. Bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan pada pasal 19 ayat (4) undang undang nomor 25 tahun 2004 tentang System Perencanaan Pembangunan Nasional, dipandang Perlu menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM) Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 - 2019 dengan Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Mengingat : 1. Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan Negara; 2. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system Perencanaan Pembangunan Nasional; . 3. Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah; 5. Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangkah Menengah; 6. Peraturan Bupati Gresik Nomor 156 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah Tahun 2006 – 2010; Memperhatikan : 1. Keputusan rapat Desa tanggal 9 Pebruari 2008 tentangRencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun 2013 - 2019 dan Rencana KerjaPembangunan Desa ( RKP Desa ) Tahun 2013; Dengan persetujuan bersama BADAN PERMUSYARWARAN DESA SUNGONLEGOWO
  • 2.
    Dan KEPELA DESA SUNGONLEGOWO MEMUTUSKAN Menetapkan: PERATURAN DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIKTAHUN 2013 – 2019 Pasal 1 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 disusun dengan sistematika sebagai berikut : BAB I : PENDAHULUAN BAB II : VISI DAN MISI BAB III : PROFIL DESA BAB IV : ISU SRATEGIS PEMBANGUNA DESA BAB V : PROGRAM PEMBANGUNAN BAB VI : PENUTUP LAMPIRAN : MATRIK RPJM DESA Pasal 2
  • 3.
    Uraian Rencana PembangunanJangka Menengah Desa SungonlegowoKecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 sebagai dimaksud dalam Pasal 1 terdapat dalam lampiran peraturan ini dan merupakan bagaian yang tidak terpisahkan. Pasal 3 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 digunakan sebagai pedoman dalam menyusun Rencana Kerja Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 sampai dengan 2019. Pasal 4 Peraturan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : Sungonlegowo Pada tanggal : 24 Oktober 2013 Kepala Desa Sungonlegowo ​SAYUTI, S.E.
  • 4.
    LAMPIRAN PERATURAN DESA SUNGONLEGOWO KECAMATANBUNGAH KABUPATEN GRESIK NOMOR TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJM) DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK TAHUN 2013 – 2019 BAB I
  • 5.
    PENDAHULUAN A. Latar Belakang DokumenRencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik merupakan rencana pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Desa Sungonlegowo yang berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Gresik Tahun 2014 – 2019 serta Rencana Strategs (Renstra) Kecamatan Bungah. Konsep dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM)diperlukan agar hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dalam pemerintahDesa sebelumnya tetap lestari serta permasalahan yang sedang dihadapi dantantangan pelaksanaan pembangunan Desa pada periode mendatang dapat terjamin keberkelanjutanya, secarah terarah dan sistemis. Oleh karena itu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa haruslah mencakup berbagai aspek penting kehidupan bermasyarakat dan tata pemerintahan menuju tatanan kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan sesuai dengan target pembangunan yang hendak dicapai. Rencana Pembangunan jangka Menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupate Gresik Tahun 2014 – 2019 merupakan kelanjutan dari program pembangunan sebelumnya, serta berbagai langkah pembaharuan dalam kebijakan pembangunan sebagai upaya percepatan pembangunan dan implementasi cita-cita luhur seluruh elemen masyarakat Desa Sungonlegowo. B. Tujuan dan Sasaran 1. Tujuan RPJM Desa Sungonlegowo adalah : a. Menjabarkan arahan Rencana Strategi (Renstra) Kabupaten Gresik Tahun 2013 -2019 dalam rencana/program pembangunan Desa b. Menjamin terciptanya integrasi, singkronisasi, dan sinergi antara program Pembangunan Desa dengan program Pembangunan Daerah Kabupaten; c. Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan di desa Sungonlegowo; d. Upaya efisiensi dalam penggunaan sumber daya Desa Sungonlegowo; e. Menjaga kesinambungan pembangunan Desa Sungonlegowo, serta f. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat Desa Sungonlegowo dalam pelaksanaan pembangunan. 2. Sasaran a. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat Desa Sungonlegowo b. Mengembangkan infrastruktur Desa; c. Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat d. Memperkokok persatuan dan kesatuan warga, serta e. Meningkatkan keamanan dan keterlibatan lingkungan Desa C. Landasan Hukum Landasan hukum penyusunan Rencana Pembagunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah adalah : 1. Undang undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system Perencanaan Pembangunan Nasional; 2. Undang undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah; 3. Peraturan pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja pemerintah;
  • 6.
    4. Peraturan DaerahPropinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah; 5. Peraturan Bupati Gresik Nomor 153 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2006 - 2010 BAB II VISI DAN MISI A. Visi Dalam rangka memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat Desa Sungonlegowo dan Dusun Ngaren yang semakin besar dan beraneka ragam, sementara sumber daya yang dimiliki oleh Desa terbatas baik secara kualitas maupun kuantitas, maka perlu adanya kebijakan yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan dan aspirasi tersebut. Oleh karena itu Konsep Pembangunan partisipatif upaya mencapai pembangunan yg berkelanjutan yang bertumpu pada asas keadilan dan pemerataan. Penerapan konsep pembangunan partisipatif dimulai dengan keikut sertaan elemen masyarakat Desa Sungonlegowo dan Dusun Ngaren dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan serta pelestarian hasilnya. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan pembangunan di desa lebih menyentuh kebutuhan masyarakat serta tidak berlawanan dengan sistem nilai dan adat istiadat yang dianut oleh masyarakat Desa Sungonlegowo dan Dusun Ngaren. Agar proses tersebut dapat tercapai dan memperoleh hasil yang optimal diperlukan adanya Visi sebagai rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan (Undang undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Pasal 1 ayat (12). Berdasarkan pengertian Visi di atas serta mengacu pada konsep pembangunan partisipatif, maka ditetapkan Visi Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2014 – 2019, yaitu : “SUNGONLEGOWO YANG AGAMIS, DEMOKRATIS SEJAHTERA DAN MANDIRI” Dengan Motto : “BERSAMA MEMBANGUN DESA MEWUJUDKAN CITA – CITA WARGA” Dan Motto Pelayanan :
  • 7.
    “TER-ANGG-UN : TERIMA,TANGGAPI, TUNTASKAN ” B. Misi Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut di atas maka ditetapkan MISI Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kaupaten Gresik Tahun 2014 – 2019 sebagai berikut : “TERWUJUDNYA MASYARAKAT YANG AGAMIS, DEMOKRATIS, SEJAHTERA MENUJU MASYARAKAT MADANI YANG MANDIRI” Penjabaran dari Misi tersebut adalah : 1. Mewujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa dan berahlaqul karimah 2. Mewujudkan pemerintah Desa yang bersih dan berwibawa 3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik (masyarakat) 4. Menigkatkan jaminan akan pendidikan bagi warga usia belajar 5. Meningkatkan jaminan akan kesehatan 6. Peningkatan jaminan akan kebutuhan rasa aman bagi masyarakat 7. Peningkatan dan pengembangan infrastruktur (sarana dan prasarana) Desa 8. Menumbuh kembangkan usaha-usaha mandiri warga (Home Industri) BAB III PROFIL DESA A. Data Umum Desa Sungonlegowo 1. Luas Wilayah Desa Sungonlegowo Keseluruhan : 1. 257.603 Ha Terdiri dari : a. Pemukiman Umum b. Perkantoran c. Gedung Sekolah d. Tempat Peribadatan e. Pekuburan / Makam f. Jalan g. Sawah Tadah Hujan h. Ladang / Tegalan i. Tambak j. Empang / Waduk k. Tanah GG l. Lapangan Sepak Bola m. Lapangan Volly Ball n. Pasar 1.2. Batas Wilayah Desa sebagai berikut a. Sebelah Utara : Desa Gumeng b. Sebelah Timur : Desa Watu Agung c. Sebelah Selatan : Desa Bedanten
  • 8.
    d. Sebelah Barat: Desa Indrodelik 1.3 Jarak Dari Pusat Pemerintahan a. jarak dari Pusat Pemerintah Kecamatan : 4 Km b. Jarak dari pusat Pemerintahan Kabupaten : 20 Km c. Jarak dari pemerintahan Propinsi : 38 Km 2. Data Penduduk 2.1 Jumlah penduduk menurut jenis Kelamin ­ Laki laki ­ Perempuan ­ Jumlah 2.2. Jumlah Kepala Keluarga 2.3. Jumlah Soma 2.4. Jumlah Penduduk menurut Kewarganegaraan a. Warga Negara Indonesia (WNI) - Laki laki - Perempuan - jumlah b. Warga Negara Asing (WNA) - Laki laki - Perempuan - jumlah 2.5. Jumlah Penduduk menurut Agama/ Penganut Kepercayaan terhadap Tuhan I Yang Maha Esa a. Islam b. Hindu/ Budha c. Kristen d. Penganut Kepercayaan e. Jumlah 2.6 Jumlah Penduduk menurut Mata pencaharian a. Sektor Pertanian Tanaman Pangan - Pemilik Tanah Sawah - Pemilik Tanah Tegalan - Penyewah Penggarap - Buruh Tani
  • 9.
    b. Sektor Perikanan -Pemilik Perahu Sampan - Pemilik Tambak - Buruh Pekerjaan Perikanan c. Sektor Peternakan ­ Pemilik Ternak Sapi ­ Pemilik Ternak Kambing ­ Pemilik Ternak Ayam ­ Pemilik Ternak Itik d.Sektor Industri Kecil/Kerajinan ­ Pemilik Usaha Industri Rumah Tangga ­ Buruh / Pekerja Industri Kecil / Kerajinan Rumah Tangga e. Sektor Jasa/ Perdagangan ­ Pegawai Negeri Sipil ­ Pegawai Kelurahan ­ Pensiunan TNI/POLRI/PNS ­ Pegawai Swasta/Guru Swasta ­ Toko/Warung/Kios ­ Transportasi/Angkutan ­ Pengacara ­ Tukang Kayu/Batu/Jahit/Cukur ­ Dokter/Perawat/Mantri Kes./Bidan 2.7 Jumlah penduduk menurut mobilitas/mutasi penduduk a. Lahir ­ Laki – Laki ­ Perempuan ­ Jumlah b. Mati ­ Laki – Laki ­ Perempuan ­ Jumlah c. Datang ­ Laki – Laki ­ Perempuan ­ Jumlah d. Pindah ­ Laki –Laki ­ Perempuan ­ Jumlah 2.8 Jumlah penduduk menurut golongan usia dan jenis kelamin NO UMUR LAKI - LAKI PEREMPUAN JUMLAH
  • 10.
    1 2 34 5 1 0 -1 Tahun 2 2 – 4 Tahun 3 5 – 6 tahun 4 7 – 12 Tahun 5 13 – 15 Tahun 6 16 – 18 Tahun 7 19 – 25 Tahun 8 26 – 35 Tahun 9 36 – 45 Tahun 10 46 – 50 Tahun 11 51 – 60 Tahun 12 61 – 75 Tahun 13 < 75 Tahun JUMLAH 3. Data Pendidikan 3.1 Fasilitas Pendidikan Umum Negeri / Swasta a. PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) b. Taman Kanak – Kanak Muslimat c. Sekaolah Dasar Negeri / Swasta d. SLTP / Swasta e. SLTA / Swasta f. Perguruan Tinggi / Swasta 3.2. Fasilitas Pendidikan Khusus a. Pondok Pesantren b. Madrasah Ibtidaiyah Diniyah c. Madrasah Tsanawiyah Diniyah d. Madrasah Aliyah Diniyah 3.3. Jumlah Lulusan Pendidikan Umum / Khusus a. Tingkat PAUD ( Pendidika Anak Usia Dini ) b. Tingkat Taman Kanak – Kanak c. Tingkat SD / MI d. Tingkat SLTP / MTs. e. Tingkat SLTA / MA f. Sarjana Muda g. Sarjana h. Pondok Pesantren
  • 11.
    BAB IV ISU STRATEGISPEMBANGUNAN DESA A. Isu Strategis Desa Sungonlegowo 1. Kualitas keagamaan serta sistem organisasi dan perkaderan sosial keagamaan dan sosial kemasyarakatan perlu dioptimalkan; 2. Kurang optimalnya fungsi dan penberdayaan potensi Aparatur Pemerintah Desa dalam perencanaan pembangunan; 3. Berkurangnya peran serta masyarakat dalam perencanaan dan melaksanakan pembangunan; 4. Kurang optimalnya peran serta pemuda dalam pelaksanaan pembangunan; 5. Kurang optimalnya pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat; 6. Kurang Optimalnya pengelolaan Aset Desa dan Badan Usaha Desa sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan di Desa; BAB V PROGRAM PEMBANGUNAN Dalam rangka mengimplementasikan misi ​“ Mewujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa, berakhlaqul karimah.” ​Ditempuh dengan kebijakan peningkatan pemahaman Agama serta kehidupann beragama, ditetapkan program sebagai berikut : A. Program pembinaan lembaga keagamaan. Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga untuk mendirikan lembaga/organisasi keagamaan di Desa dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengikutii kegiatan – kegiatan keagamaan. Adapun kegiatan pokok dari program ini adalah : 1. Meningkatkan peran dan fungsi lembaga keagamaan, sebagai lembaga pembiaan dan pemberdayaan masyarakat. 2. Peningkatan pembinaan keluarga sakinah pengelolaan zakat, wakaf, infaq dan sodaqoh serta ibadah sosial lainnya. B. Program peningkatan pemahaman, pnghayatan dan pengamalan nilai – nilai keagamaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai – nilai keagamaan setiap individu, keluarga dan masyarakat serta penyelenggara pemerintah Desa, dengan kegiatan pokok 1. Penyuluhan dan bimbingan serta pengembangan nilai keagamaan bagi masyarakat dan aparatur Desa. 2. Peningkatan kuwalitas sarana dan prasarana pendidikan agama dan keagamaan lembaga pendidikan Diniyah lainya. Dalambutuhan rasa aman bagi masyarakat, rangka mengimplementasikan misi Mewujudkan Pemerintahan Desa yang bersih dan berwibawa, ​ditetapkan program peningkatan transparansi dan keterbukaan dalam keterbukaan dalam pelaksanaan pemerintahan Desa dengan memberikan peluang dan kesempatan masyarakat untuk mengontrol jalannya pemerintahan Desa, baik melalui Lembaga Permusyawaratan Desa (BPD) maupun secara langsung oleh masyarakat dari program ini adalah :
  • 12.
    1. Mengintensifkan penangananpermasalahan kasus dan atau pengaduan masyarakat 2. Penataan dan penyempurnaan system dan administrasi pemerintah Desa. 3. Meningkatkan efisiensi dalam penganggaran program pembangunan Desa efektif dan proposional. 4. Penyempurnaan system dan prosedur pengawasan pelaksanaan program pembangunan Desa. Dalam rangka mewujudkan misi ​Meningkatkan Jaminan akan Pendidikan bagi warga usia belajar, ​ditempuh dengan program : 1. Memberikan Beasiswa kepada anak keluarga tidak mampu (miskin) yang berprestasi 2. Memberikan bantuan perlrngkapan sekolah kepada anak keluarga miskin Dalam rangka mewujudkan misi ​Meningkatkan Jaminan akan Kesehatan​, ditempuh dengan pencanangan program Bantuan sosial dan kesehatan Masyarakat, dengan kegiatan pokok : 1. Memberi sumbangan biaya pengobatan kepada keluarga miskin 2. Memberikan bantuan sosial kepada keluarga miskin 3. Memberikan bantuan kepada keluarga yang terkena bencana dan keluarga yang meninggal dunia. Ddalam rangka mewujudkan misi ​Peningkatan Jaminan akan Kebutuhan rasa aman bagi Masyarakat,​ditempuh dengan melaksanakan program : 1. Mengefektifkan kegiatan ​SISKAMLING 2. Mengefektifkan pengaduan dan laporan masyarakat terhadap segala tindak kejahatan yang terjadi dilingkungannya 3. Meningkatkan Kesejahteraan anggota ​LINMAS Dalam rangka mewujudkan misi ​Peningkatan dan Pengembangan infrastruktur Desa,​ditempuh dengan pelaksanaan program peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana Desa, dengan program pokok : 1. Membangun sarana dan prasarana sosial yang belum ada di Desa 2. Mempbaiki/ merenofasi fasilitas umum yang menjadi aset desa agar tetap lestari 3. Menjaga dan mengamankan sarana dan prasarana Desa dengan menanamkan rasa memiliki kepada masyarakat Dalam rangka mewujudkan misi ​Menumbuh kembangkan usaha usaha mandiri warga (​Home Industri).​Ditempuh dengan pelaksanaan program : 1. Peningkatan penguasaan ilmu dan tekhnologi (IPTEK) serta keterampilan untuk meningkatkan produktifitas 2. Pengembangan sentral industri rumah tangga (​home Industri) menjadi sentra industri potensial 3. Mendirikan lembaga usaha milik Desa (BUMDes) yang dapat mengayomi dan memfasilitasi pengembangan dan kelangsungan hidup (​survive) industri rumah tangga/ masyarakat.
  • 13.
    BAB VI PENUTUP Sebagai uraianakhir dari Rencana Pembangunan Jangka menengah Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 ini, disampaikan kaidah pelaksanaan RPJM Desa, sebagai berikut : Pertama, ​sesuai ketentuan Undang undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dengan ditetapkanya RPJMD Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik ini selanjutnya akan dijadikan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik sampai dengan Tahun 2012. Kedua,​Dengan ditetapkannya RPJM Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 ini, semua pihak dan semua pemangku kepentingan ​(stakeholders) ​yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, terikat untuk menjadikannya acuan dan arahan oprasional peran masing-masing dalam perencanaan dan pelaksanaan program tahunan; Ketiga, ​RPJM Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupate Gresik Tahun 2013 – 2019 ini akan dijadikan dasar dan tolak ukur evaluasi kinerja secara komulatif dari Tahun 2013 – 2019 dan sekaligus sebagai dasar laporan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi/pemerintah Desa sampai dengan Tahun 2019; Keempat, ​Dengan tersusunnya RPJM Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 ini menjadi komitmen bersama dari seluruh jajaran organisasi pemerintahan Desa, untuk taat azaz dalam perencanaan kerja tahunan serta menghindari adanya rencana kerja yang keluar dari kesepakatan dan konsep RPJM Desa ini.
  • 14.
    KEPUTUSAN BADAN PRMUSYAWARATAN DESA  NOMOR : KEP / 01 / BPD /II/2008  TENTANG  PERSETUJUAN BERSAMA RANCANGAN PERATURAN  DESA SUNGONLEGOWO KECAMATAN BUNGAH  KABUPATEN GRESIK  Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa   Badan Permusyawaratan Desa Menimbang: a. Bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan pada pasal 19 ayat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system perencanaan Pembangunan Nasional, dipandang perlu menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM) Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Tahun 2013 – 2019 dengan Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Mengingat ​:​1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang system Perencanaan Pembangunan Nasional; 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Peraturan pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah; 5. Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah; 6. Peraturan Bupati Gresik Nomor 156 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2006 – 2010 Memperhatikan ​:​Keputusan rapat Desa tanggal Pebruari 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun 2013 – 2019 dan Rencana Kerja Pembangunan Desa (rkp Desa) Tahun 2008. Dengan persetujuan bersama BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUNGONLEGOWO
  • 15.
    Dan; KEPALA DESA SUNGONLEGOWO MEMUTUSKAN Menetapkan: KESATU : Menyetujui Rancangan Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Tahun 2013 – 2019 KEDUA : Rancangan Peraturan Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik, sebagaimana diktum pertama, disampaikan oleh Kepala Desa Kepada Bupati Gresik melalui Camat Bungah untuk dievaluasi selambat lambatnya 7 (tujuh) hari setelah disetujui bersama. KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan disempurnakan sebagai mana mestinya. Ditetapkan di : Sungonlegowo Pada tanggal : 24 Oktober 2013 BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DRS. H. BASHORI ALWI. MPd
  • 16.
    BERITA ACARA MUSYAWARAH PERENCANAANDESA (MUSRENBANGDES) Pa​da hari ini, Senin tanggal 24 Oktober 2013 di Balai Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah Kabupate Gresik, Telah diadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES), dengan pembahasan pokok : 1. Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) Tahun 2013 – 2019 Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah 2. Menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP – Desa) Tahun 2008 Musyawarah tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Pemerintah Desa dan Tokoh masyarakat serta unsur terkait lainya yang ada di Desa, sebagaimana tercantum dalam daftar hadir terlampir. Dalam musyawarah tersebut telah diputuskan secara mufakat tentang : 1. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2013 – 2019 Desa Sungonlegowo Kecamatan Bungah 2. Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP-Desa) Tahun 2013 Demikian berita acara ini dibuat dan disyahkan dengan penuh tanggung jawab agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Sungonlegowo, 24 Oktober 2013
  • 17.
    Pimpinan MusrenbangNotulen/ Sekretaris DRS.H. BASHORI ALWI MPd H. FINSHOLEH, SH. Mengetahui Kepala Desa Sungonlegowo S A Y U T I, S.E.