PERAN LEADER TERHADAP
KONSISTENSI
SAFETY & 3S
Arvan Budi S.
PT. Kutai Timber Indonesia
2021
KEPEMIMPINAN
( LEADERSHIP )
Definisi Kepemimpinan ?
• Kepemimpinan adalah kegiatan dalam mempengaruhi
orang lain untuk bekerja keras dengan penuh kemauan
untuk tujuan kelompok (George P Terry)
*Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang
lain agar ikut serta dalam mencapai tujuan umum
(H.Koontz dan C. O'Donnell)
*Kepemimpinan sebagai pengaruh antar pribadi yang
terjadi pada suatu keadaan dan diarahkan melalui proses
komunikasi ke arah tercapainya sesuatu tujuan (R.
Tannenbaum, Irving R, F. Massarik).
“Kepemimpinan adalah proses pengaruh mempengaruhi
antar pribadi atau antar orang dalam situasi tertentu,
melalui proses komunikasi yang terarah untuk mencapai
suatu tujuan tertentu.”
Pemimpin itu dibentuk
bukan dilahirkan !
Hakekat Kepemimpinan :
1. Teladan
2. Seni
3. Penyebab perubahan
4. Pengaruh
5. Relasi
6. Alat
Fungsi Kepemimpinan :
1. Fungsi Perencanaan
2. Fungsi Memandang Kedepan
3. Fungsi Pengembangan Loyalitas
4. Fungsi Pengawasan
5. Fungsi Mengambil Keputusan
6. Fungsi Pemeliharaan
7. Fungsi Menjalankan Tugas
Tipe Kepemimpinan
Autocratic Leader
Pemimpin yang menjadi
pusat dalam
perencanaan, pembuat
keputusan, penindak,
pengarahan,
pengawasan.
Particivate Leader
Pemimpin yang
berkonsultasi,
mengumpulkan data,
supportive, bijaksana.
Free Rein Leader
Pemimpin yang
mendelegasikan
wewenang.
Mengarahkan Rendah
Mendorong Tinggi
(Participating)
Mengarahkan Tinggi
Mendorong Tinggi
(Consulting)
Mengarahkan Rendah
Mendorong Rendah
(Delegating)
Mengarahkan Tinggi
Mendorong Rendah
(Telling)
Rendah < ---------- PERILAKU MENGARAHKAN ---------- > Tinggi
Rendah
<
------
PERILAKU
MENDORONG
------
>
Tinggi
GAYA KEPEMIMPINAN
TARAF PERKEMBANGAN YANG DIPIMPIN
MAMPU
DAN
MAU
DELEGA
TING
MAMPU
TAPI
TIDAK MAU
P
ARTICIP
A
TING
TIDAK MAMPU
TAPI
MAU
CONSULTING
TIDAK MAMPU
DAN
TIDAK MAU
TELLING
Karakteristik Gaya Kepemimpinan
A. PEMAKSA
1. Senang menghukum tapi tidak suka memberi penghargaan
2. Berpendapat bahwa orang-orang pada dasarnya malas dan harus
“dipaksa” untuk bekerja
3. Tidak suka menerima umpan balik
B. Pendobrak
1. Motivasi tinggi
2. One Man Show
3. Kurang perhatian pada orang sekitar
4. Standar mutu yang tinggi namun sifat pemimpin yang kurang baik
C. PENGUASA
1. Pendapat disampaikan secara halus dan terselubung
2. Hukum dan penghargaan yang berimbang
3. Menerima umpan balik yang terkait dengan kepentingan pribadinya
Karakterisitk Gaya Kepemimpinan
D. PENYAYANG
1. Suka memanjakan anggota atau bawahan
2. Nyaris tidak memiliki rencana kerja
3. Selalu memberi penghargaan tidak memberi hukuman
4. Nyaris tidak bisa mengatur pekerjaannya sendiri
E. DEMOKRAT
1. Punya rencana kerja terperinci
2. Menaruh perhatian pada orang-orang di sekitarnya
3. Menanyakan pendapat setiap orang
4. Memberi penghargaan tidak suka memberi hukuman
F
. PEMBINA
1. Menetapkan tujuan dengan jelaskan, dan menunjukkan tantangan resikonya
2. Suka menerima dan memberi umpan balik terperinci
3. Mendelegasikan wewenang dan memberikan bantuan kepada bawahannya
4. Bawahan mempercayai dan menghormatinya
Douglas McGregor, Human Side of Enterprise
VISI
&
MISI
Kepemimpinan
Komunikasi Kerjasama
KESELAMATAN
( SAFETY )
“Safety  Keselamatan.
Keselamatan atau safety adalah hal yang penting untuk
selalu diperhitungkan dalam melakukan berbagai aktivitas
yang memiliki resiko dapat mengancam jiwa maupun
keselamatan diri dan orang lain.”
“Dengan adanya penerapan safety yang baik,
peluang keselamatan atau kelalaian dalam melakukan
beragam pekerjaan dapat diminimalisir.”
Safety adalah ;
Piramida Kecelakaan
Herbert William
Heinrich
H.W.Heinrich,
Thun 1928
75.000 Case
Kecelakaan kerja
Merumuskan Rasio kecelakaan Kerja
thun 1931  88 : 10 : 2
Masa Kerja
Usia Pekerja
Motivasi
Karakter
Pendidikan
Behavior
Operasional
Design
Usia Peralatan
What’s To Do ..?
Management Risk ?
Alat ; Bagaimana
cara mengendalikan
resiko yang ada di
lingkungan kerja kita.
What’s To Do ..?
Management Risk ?
H
I
R
A
C
R
= Manajemen Resiko
azard
dentification
isk
Ssesment &
isk
ontrol
» Identifikasi Bahaya
» Menilai Resiko Bahaya
» Mengendalikan Resiko
» Identifikasi Bahaya
H A Z A R D
Safety Hazard
Health Hazard
What’s To Do ..?
What’s To Do ..?
Safety Hazard
» Identifikasi Bahaya
» Identifikasi Bahaya
Bahaya yang di timbulkan oleh alat
bantu pekerjaan atau peralatan
yang berputar
What’s To Do ..?
» Identifikasi Bahaya
Bahaya yang di
timbulkan dari
benda” / sumber”
kelistrikan
Saklar” atau
pekerjaan listrik
itu sendiri
What’s To Do ..?
What’s To Do ..?
» Identifikasi Bahaya
Bahaya yang di timbulkan oleh tabung
Atau Pipa – Pipa Bertekanan.
Tabung Aerosol, LGP, Oxy, acetylene
dll
What’s To Do ..?
Faktor yang mempengaruhi aktifitas
pekerja yang bersifat fisika
Disebabkan oleh penggunaan mesin,
peralatan dan kondisi lingkungan
kerja
Health Hazard
o Iklim Kerja
o Kebisingan
o Getaran
o Radiasi Gelombang mikro
o Radiasi Ultraviolet
o Radiasi Medan Magnet
o Tekanan Udara
o Pencahayaan
What’s To Do ..?
Health Hazard
Faktor yang mempengaruhi aktifitas
pekerja yang bersifat Kimia
Disebabkan oleh penggunaan bahan
kimia dan turunannya di tempat kerja
yang mengakibatkan penyakit akibat
kerja
Kontaminan Kimia di udara
Uap, Gas, dan Particular
What’s To Do ..?
Health Hazard
» Identifikasi Bahaya
Faktor yang mempengaruhi aktifitas
pekerja yang bersifat Biologi
Disebabkan oleh Makhluk Hidup (
hewan, tumbuhan & produknya serta
mikroorganisme yang menyebabkan
PAK)
What’s To Do ..?
Health Hazard
» Identifikasi Bahaya Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja
disebabkan oleh ketidak sesuaian fasilitas bekerja ;
Cara kerja, posisi kerja, alat kerja, & beban angkat
thp pekerja
What’s To Do ..?
Health Hazard
» Identifikasi Bahaya
Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja disebabkan oleh
hubungan personal antar pekerja di tempat kerja, peran dan
tanggung jwb tdp pekerjaan
3 R ( Ringkes, Rapi & Resik )
( 3 S – Seiri, Seiton & Seiso )
31
Merupakan cara / metode untuk mengatur
/ mengelola tempat kerja menjadi lebih
baik secara berkelanjutan
SEITON SEISO
SEIRI
Memilah barang yang
DIPERLUKAN dan
TIDAK DIPERLUKAN
Meliputi :
1. Alat / sarana kerja
2. Keperluan pribadi (misal : botol
minum dibuat tempat sendiri)
MERAPIKAN Hasil Pemilahan dengan
MENEMPATKAN Sesuai Marka /
Tempatnya
Meliputi:
1.Letakkan Barang / sarana /alat
sesuai tempatnya
2.Letakkan jangan melebihi
marka
3.Beri identitas / label
34
MEMBERSIHKAN
Peralatan dan area kerja
Meliputi:
1. Selalu menjaga kebersihan, kerapian, dan teratur
2. Selalu cek / kontrol tempat yang jarang terjangkau
dan memastikan selalu bersih
3. Jangan membuat sesuatu yang membuat lokasi
kerja kotor dan nampak penuh (barang afkir, buang
sampah tidak pada tempatnya )
35
Menanamkan sikap
disiplin dan kesadaran
terhadap tempat kerja
Mendorong ke arah kerja
yg lebih bersih dan rapi.
Meningkatkan semangat
kerja tim
Bagi Karyawan
Bagi Bahan Baku
Bagi Barang Jadi & Pelanggan
Bagi Mesin/Peralatan
Masalah / kerusakan
mesin bisa diketahui
sejak dini
Memastikan ketetapan
pengukuran yang lebih
baik
Menambah kehandalan
mesin / alat
Memperbaiki dan me-
ningkatkan produktivitas
Bahan mentah atau
produk mudah disimpan
Menghasilkan image yg
baik dan bersih kepada
pelanggan
Kualitas barang yg tinggi
36
“Tidak ada satu orang pun yg tidak bertanggung jawab pada
suatu area (mesin), dan tidak ada sejengkal area (mesin) pun yg
tidak bertuan”
1. Buat list PIC 3S
2. Buat denah pembagian 3S
3. Pasang foto PIC 3S di area
masing-masing
4. Pengawasan & kontrol
terhadap pelaksanaan 3S
(AUDIT 3S)
37
Pengaturan PIC 3S Denah Pembagian PIC 3S
Penempelan Foto
PIC 3S di Area Kerja
CONTOH PENERAPAN 3S YG BENAR
38
SEIRI / RINGKAS
Pemilahan ganjel yg kondisinya bagus
& afkir
Pembuangan sampah sesuai
dengan jenis tempat sampah 3
warna
39
SEITON / RAPI
Penempatan bahan sesuai marka
Parkir/ menempatkan kereta transfer
sesuai marka yg disediakan
CONTOH PENERAPAN 3S YG
BENAR
40
SEISO / RESIK
Area kerja bersih
CONTOH PENERAPAN 3S YG
BENAR
CONTOH PELANGGARAN 3S
41
SEIRI / RINGKAS
Material campur Pembuangan sampah tidak
sesuai dengan jenis tempat
sampah
CONTOH PELANGGARAN 3S
42
SEITON / RAPI
Ganjel tidak diletakkan pada tempatnya
Peletakan bahan melebihi garis marka &
menghalangi jalur pejalan kaki
CONTOH PELANGGARAN 3S
43
SEISO / RESIK
Area depan TR 3 banyak sampah limbah
putty
Area di depan silo sawmill kotor
“Gembok tidak pernah di buat
tanpa kunci,
Masalah tidak pernah dibuat tanpa
Solusi”

Peran Leader.ppt

  • 1.
    PERAN LEADER TERHADAP KONSISTENSI SAFETY& 3S Arvan Budi S. PT. Kutai Timber Indonesia 2021
  • 2.
  • 3.
    Definisi Kepemimpinan ? •Kepemimpinan adalah kegiatan dalam mempengaruhi orang lain untuk bekerja keras dengan penuh kemauan untuk tujuan kelompok (George P Terry) *Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang lain agar ikut serta dalam mencapai tujuan umum (H.Koontz dan C. O'Donnell) *Kepemimpinan sebagai pengaruh antar pribadi yang terjadi pada suatu keadaan dan diarahkan melalui proses komunikasi ke arah tercapainya sesuatu tujuan (R. Tannenbaum, Irving R, F. Massarik).
  • 4.
    “Kepemimpinan adalah prosespengaruh mempengaruhi antar pribadi atau antar orang dalam situasi tertentu, melalui proses komunikasi yang terarah untuk mencapai suatu tujuan tertentu.” Pemimpin itu dibentuk bukan dilahirkan !
  • 5.
    Hakekat Kepemimpinan : 1.Teladan 2. Seni 3. Penyebab perubahan 4. Pengaruh 5. Relasi 6. Alat Fungsi Kepemimpinan : 1. Fungsi Perencanaan 2. Fungsi Memandang Kedepan 3. Fungsi Pengembangan Loyalitas 4. Fungsi Pengawasan 5. Fungsi Mengambil Keputusan 6. Fungsi Pemeliharaan 7. Fungsi Menjalankan Tugas
  • 6.
    Tipe Kepemimpinan Autocratic Leader Pemimpinyang menjadi pusat dalam perencanaan, pembuat keputusan, penindak, pengarahan, pengawasan. Particivate Leader Pemimpin yang berkonsultasi, mengumpulkan data, supportive, bijaksana. Free Rein Leader Pemimpin yang mendelegasikan wewenang.
  • 7.
    Mengarahkan Rendah Mendorong Tinggi (Participating) MengarahkanTinggi Mendorong Tinggi (Consulting) Mengarahkan Rendah Mendorong Rendah (Delegating) Mengarahkan Tinggi Mendorong Rendah (Telling) Rendah < ---------- PERILAKU MENGARAHKAN ---------- > Tinggi Rendah < ------ PERILAKU MENDORONG ------ > Tinggi GAYA KEPEMIMPINAN
  • 8.
    TARAF PERKEMBANGAN YANGDIPIMPIN MAMPU DAN MAU DELEGA TING MAMPU TAPI TIDAK MAU P ARTICIP A TING TIDAK MAMPU TAPI MAU CONSULTING TIDAK MAMPU DAN TIDAK MAU TELLING
  • 9.
    Karakteristik Gaya Kepemimpinan A.PEMAKSA 1. Senang menghukum tapi tidak suka memberi penghargaan 2. Berpendapat bahwa orang-orang pada dasarnya malas dan harus “dipaksa” untuk bekerja 3. Tidak suka menerima umpan balik B. Pendobrak 1. Motivasi tinggi 2. One Man Show 3. Kurang perhatian pada orang sekitar 4. Standar mutu yang tinggi namun sifat pemimpin yang kurang baik C. PENGUASA 1. Pendapat disampaikan secara halus dan terselubung 2. Hukum dan penghargaan yang berimbang 3. Menerima umpan balik yang terkait dengan kepentingan pribadinya
  • 10.
    Karakterisitk Gaya Kepemimpinan D.PENYAYANG 1. Suka memanjakan anggota atau bawahan 2. Nyaris tidak memiliki rencana kerja 3. Selalu memberi penghargaan tidak memberi hukuman 4. Nyaris tidak bisa mengatur pekerjaannya sendiri E. DEMOKRAT 1. Punya rencana kerja terperinci 2. Menaruh perhatian pada orang-orang di sekitarnya 3. Menanyakan pendapat setiap orang 4. Memberi penghargaan tidak suka memberi hukuman F . PEMBINA 1. Menetapkan tujuan dengan jelaskan, dan menunjukkan tantangan resikonya 2. Suka menerima dan memberi umpan balik terperinci 3. Mendelegasikan wewenang dan memberikan bantuan kepada bawahannya 4. Bawahan mempercayai dan menghormatinya Douglas McGregor, Human Side of Enterprise
  • 11.
  • 12.
  • 13.
    “Safety  Keselamatan. Keselamatanatau safety adalah hal yang penting untuk selalu diperhitungkan dalam melakukan berbagai aktivitas yang memiliki resiko dapat mengancam jiwa maupun keselamatan diri dan orang lain.” “Dengan adanya penerapan safety yang baik, peluang keselamatan atau kelalaian dalam melakukan beragam pekerjaan dapat diminimalisir.” Safety adalah ;
  • 14.
  • 15.
    H.W.Heinrich, Thun 1928 75.000 Case Kecelakaankerja Merumuskan Rasio kecelakaan Kerja thun 1931  88 : 10 : 2
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    What’s To Do..? Management Risk ? Alat ; Bagaimana cara mengendalikan resiko yang ada di lingkungan kerja kita.
  • 19.
    What’s To Do..? Management Risk ? H I R A C R = Manajemen Resiko azard dentification isk Ssesment & isk ontrol » Identifikasi Bahaya » Menilai Resiko Bahaya » Mengendalikan Resiko
  • 20.
    » Identifikasi Bahaya HA Z A R D Safety Hazard Health Hazard What’s To Do ..?
  • 21.
    What’s To Do..? Safety Hazard » Identifikasi Bahaya
  • 22.
    » Identifikasi Bahaya Bahayayang di timbulkan oleh alat bantu pekerjaan atau peralatan yang berputar What’s To Do ..?
  • 23.
    » Identifikasi Bahaya Bahayayang di timbulkan dari benda” / sumber” kelistrikan Saklar” atau pekerjaan listrik itu sendiri What’s To Do ..?
  • 24.
    What’s To Do..? » Identifikasi Bahaya Bahaya yang di timbulkan oleh tabung Atau Pipa – Pipa Bertekanan. Tabung Aerosol, LGP, Oxy, acetylene dll
  • 25.
    What’s To Do..? Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja yang bersifat fisika Disebabkan oleh penggunaan mesin, peralatan dan kondisi lingkungan kerja Health Hazard o Iklim Kerja o Kebisingan o Getaran o Radiasi Gelombang mikro o Radiasi Ultraviolet o Radiasi Medan Magnet o Tekanan Udara o Pencahayaan
  • 26.
    What’s To Do..? Health Hazard Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja yang bersifat Kimia Disebabkan oleh penggunaan bahan kimia dan turunannya di tempat kerja yang mengakibatkan penyakit akibat kerja Kontaminan Kimia di udara Uap, Gas, dan Particular
  • 27.
    What’s To Do..? Health Hazard » Identifikasi Bahaya Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja yang bersifat Biologi Disebabkan oleh Makhluk Hidup ( hewan, tumbuhan & produknya serta mikroorganisme yang menyebabkan PAK)
  • 28.
    What’s To Do..? Health Hazard » Identifikasi Bahaya Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja disebabkan oleh ketidak sesuaian fasilitas bekerja ; Cara kerja, posisi kerja, alat kerja, & beban angkat thp pekerja
  • 29.
    What’s To Do..? Health Hazard » Identifikasi Bahaya Faktor yang mempengaruhi aktifitas pekerja disebabkan oleh hubungan personal antar pekerja di tempat kerja, peran dan tanggung jwb tdp pekerjaan
  • 30.
    3 R (Ringkes, Rapi & Resik ) ( 3 S – Seiri, Seiton & Seiso )
  • 31.
    31 Merupakan cara /metode untuk mengatur / mengelola tempat kerja menjadi lebih baik secara berkelanjutan SEITON SEISO SEIRI
  • 32.
    Memilah barang yang DIPERLUKANdan TIDAK DIPERLUKAN Meliputi : 1. Alat / sarana kerja 2. Keperluan pribadi (misal : botol minum dibuat tempat sendiri)
  • 33.
    MERAPIKAN Hasil Pemilahandengan MENEMPATKAN Sesuai Marka / Tempatnya Meliputi: 1.Letakkan Barang / sarana /alat sesuai tempatnya 2.Letakkan jangan melebihi marka 3.Beri identitas / label
  • 34.
    34 MEMBERSIHKAN Peralatan dan areakerja Meliputi: 1. Selalu menjaga kebersihan, kerapian, dan teratur 2. Selalu cek / kontrol tempat yang jarang terjangkau dan memastikan selalu bersih 3. Jangan membuat sesuatu yang membuat lokasi kerja kotor dan nampak penuh (barang afkir, buang sampah tidak pada tempatnya )
  • 35.
    35 Menanamkan sikap disiplin dankesadaran terhadap tempat kerja Mendorong ke arah kerja yg lebih bersih dan rapi. Meningkatkan semangat kerja tim Bagi Karyawan Bagi Bahan Baku Bagi Barang Jadi & Pelanggan Bagi Mesin/Peralatan Masalah / kerusakan mesin bisa diketahui sejak dini Memastikan ketetapan pengukuran yang lebih baik Menambah kehandalan mesin / alat Memperbaiki dan me- ningkatkan produktivitas Bahan mentah atau produk mudah disimpan Menghasilkan image yg baik dan bersih kepada pelanggan Kualitas barang yg tinggi
  • 36.
    36 “Tidak ada satuorang pun yg tidak bertanggung jawab pada suatu area (mesin), dan tidak ada sejengkal area (mesin) pun yg tidak bertuan” 1. Buat list PIC 3S 2. Buat denah pembagian 3S 3. Pasang foto PIC 3S di area masing-masing 4. Pengawasan & kontrol terhadap pelaksanaan 3S (AUDIT 3S)
  • 37.
    37 Pengaturan PIC 3SDenah Pembagian PIC 3S Penempelan Foto PIC 3S di Area Kerja
  • 38.
    CONTOH PENERAPAN 3SYG BENAR 38 SEIRI / RINGKAS Pemilahan ganjel yg kondisinya bagus & afkir Pembuangan sampah sesuai dengan jenis tempat sampah 3 warna
  • 39.
    39 SEITON / RAPI Penempatanbahan sesuai marka Parkir/ menempatkan kereta transfer sesuai marka yg disediakan CONTOH PENERAPAN 3S YG BENAR
  • 40.
    40 SEISO / RESIK Areakerja bersih CONTOH PENERAPAN 3S YG BENAR
  • 41.
    CONTOH PELANGGARAN 3S 41 SEIRI/ RINGKAS Material campur Pembuangan sampah tidak sesuai dengan jenis tempat sampah
  • 42.
    CONTOH PELANGGARAN 3S 42 SEITON/ RAPI Ganjel tidak diletakkan pada tempatnya Peletakan bahan melebihi garis marka & menghalangi jalur pejalan kaki
  • 43.
    CONTOH PELANGGARAN 3S 43 SEISO/ RESIK Area depan TR 3 banyak sampah limbah putty Area di depan silo sawmill kotor
  • 44.
    “Gembok tidak pernahdi buat tanpa kunci, Masalah tidak pernah dibuat tanpa Solusi”