Air adalah zat kimia yang penting bagi semua bentuk
 kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak
                                                  di planet lain.
 Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air).
  Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di
 permukaan bumi dalam ketiga wujudnya tersebut. Pengaturan
        air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air,
   monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik.
                                                   (Wikipedia).
     Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu
molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara
   kovalen pada satu atom oksigen. Air bersifat tidak berwarna,
 tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar, yaitu pada
          tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273,15 K (0 °C)
Gambar Air
Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi,
unsure atau komponen lainnya ke dalam air, sehingga
kualitas air terganggu yang ditandai dengan perubahan
warna, berbau dan berasa sehingga air tidak murni lagi
yang di akibatkan oleh polutan.

Atau juga Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu
oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa
mendukung kehidupan manusia, seperti air minum,
dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam
kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun
biotik, seperti ikan
Dikutip dalam Keputusan Menteri Negara Kepedudukan
     dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998, yang
                dimaksud dengan polusi/pencemaran air
adalahmasuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi,
 dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan
  manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat
                   berfungsi lagi dengan peruntukannya.
Gambar Air Tercemar
Ciri-ciri air yang mengalami polusi/tercemar sangat
bervariasi karena tergantung dengan jenis air dan
polutan yang terkandung didalamnya. Namun cirri
yang paling mudah diketahui adalah:
1. Berbau
2. Berwarna
3. Berasa
4. Baracun
Untuk mengetahui terpolusinya air dapat diamati dengan
terjadinya perubahan-perubahan antara lain :

1. Nilai pH,
    keasaman dan alkalinitas pH normal air adalah 6-8 pH.
   Bila terlalu rendah, maka dapat menyebabkan korosif.
2. Suhu
   Apabila suhu terlalu rendah, maka air akan terasa sejuk
   bahkan dingin hingga sedingin es. Begitu pula sebaliknya
   Akan tetapi, air biasa selalu memiliki suhu pas di ukuran
   0o celcius.
3. Warna, bau dan rasa
    •Warna
    Air yang terpolusi biasanya berbeda dengan warna normalnya
    (jernih dan bening).
    •Bau
    Biasanya tergantung pada sumber air, dapat disebabkan oleh
    bahan kimia, tumbuhan dan hewan air baik yang hidup maup
    mati (seperti bau amis dan busuk).
    •Rasa
    Air normal tidak mempunyai rasa, kecuali rasa asin pada air
    laut.
4. Jumlah kandungan oksigen dalam air
5. Pencemaran mikroorganisme patogen
6. Kandungan minyak
7. Kandungan logam berat
Macam-macam sumber air yang berpolusi, antara lain:
• Limbah industri
• Pertanian
• Rumah rangga
 Ada beberapa tipe polutan yang mana dapat merusak perairan,
   yaitu:
• Mengandung bibit penyakit
• Butuh banyak O2 (Oksigen) untuk penguraiannya (sehingga
   kekurangan O2 saat proses penguraian)
• Bahan-bahan kimia organik dari industri
• Limbah pupuk pertanian
• Bahan-bahan yang tidak sedimen (endapan)
• Bahan-bahan yang mengandung radioaktif dan panas
Bibit penyakit dari hasil polusi air mengandung zat-zat yang bersifat
beracun dan bahan radioaktif yang mana dapat merugikan manusia.
Kenapa? Karena polutan memerlukan banyak sekali kandungan O2,
akan tetapi apabila kekurangan, maka akan terjadi perubahan warna
dan pembusukan. Karena proses penguraian terhadap polutan tidak
akan sempurna sehingga timbulah polusi pada air.

Permasalahan terbesar dalam polusi air adalah pembuangan sampah
disembarang tempat. Misalnya: pembuangan sampah pada muara
sungai, laut, atau got-got kecil rumahan. Ini bisa menimbulkan
penyakit.

Contoh kejadian seperti di Jepang. Zat merkuri yang dibuang oleh
sebuah industri plastik ke teluk Minamata terakumulasi dijaringan
tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsi menderita cacat
Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air, antara lain:
1. Terganggunya kehidupan organisme air karena
   berkurangnya kandungan oksigen (O-2)
2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air.
3. Pendangkalan dasar perairan
4. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat
5. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain
   membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga
   dan maskhluk berguna terutama predator
6. Kematian biota kuno, seperti: plankton dan lainnya bahkan
   burung
7. Mutasi sel, kanker, dan leukemia
Akibat dari timbulnya air yang tercemar menurut situs
                                           wikipedia, antara lain:
1.   Dapat menyebabkan banjir
2.   Erosi
3.   Kekurangan sumber air
4.   Dapat membuat sumber penyakit
5.   Tanah longsor
6.   Dapat merusak ekosistem sungai
1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah
   pemukiman atau perumahan
2. Pembuangan limbah industri diatur sehinga tidak
   mencemari lingkungan atau ekosistem
3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis- jenis pestisida dan
   zat – zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran
4. Memperluas gerakan penghijauan
5. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan
6. Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti
   lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai
   lingkungannya
7. Melakukan intensifikasi pertanian
Pencemaran air

Pencemaran air

  • 2.
    Air adalah zatkimia yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di planet lain. Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air). Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan bumi dalam ketiga wujudnya tersebut. Pengaturan air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air, monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik. (Wikipedia). Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. Air bersifat tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar, yaitu pada tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273,15 K (0 °C)
  • 3.
  • 4.
    Pencemaran air adalahperistiwa masuknya zat, energi, unsure atau komponen lainnya ke dalam air, sehingga kualitas air terganggu yang ditandai dengan perubahan warna, berbau dan berasa sehingga air tidak murni lagi yang di akibatkan oleh polutan. Atau juga Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bisa mendukung kehidupan manusia, seperti air minum, dan/atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyusun biotik, seperti ikan
  • 5.
    Dikutip dalam KeputusanMenteri Negara Kepedudukan dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998, yang dimaksud dengan polusi/pencemaran air adalahmasuk/dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.
  • 6.
  • 7.
    Ciri-ciri air yangmengalami polusi/tercemar sangat bervariasi karena tergantung dengan jenis air dan polutan yang terkandung didalamnya. Namun cirri yang paling mudah diketahui adalah: 1. Berbau 2. Berwarna 3. Berasa 4. Baracun
  • 8.
    Untuk mengetahui terpolusinyaair dapat diamati dengan terjadinya perubahan-perubahan antara lain : 1. Nilai pH, keasaman dan alkalinitas pH normal air adalah 6-8 pH. Bila terlalu rendah, maka dapat menyebabkan korosif. 2. Suhu Apabila suhu terlalu rendah, maka air akan terasa sejuk bahkan dingin hingga sedingin es. Begitu pula sebaliknya Akan tetapi, air biasa selalu memiliki suhu pas di ukuran 0o celcius.
  • 9.
    3. Warna, baudan rasa •Warna Air yang terpolusi biasanya berbeda dengan warna normalnya (jernih dan bening). •Bau Biasanya tergantung pada sumber air, dapat disebabkan oleh bahan kimia, tumbuhan dan hewan air baik yang hidup maup mati (seperti bau amis dan busuk). •Rasa Air normal tidak mempunyai rasa, kecuali rasa asin pada air laut. 4. Jumlah kandungan oksigen dalam air 5. Pencemaran mikroorganisme patogen 6. Kandungan minyak 7. Kandungan logam berat
  • 10.
    Macam-macam sumber airyang berpolusi, antara lain: • Limbah industri • Pertanian • Rumah rangga Ada beberapa tipe polutan yang mana dapat merusak perairan, yaitu: • Mengandung bibit penyakit • Butuh banyak O2 (Oksigen) untuk penguraiannya (sehingga kekurangan O2 saat proses penguraian) • Bahan-bahan kimia organik dari industri • Limbah pupuk pertanian • Bahan-bahan yang tidak sedimen (endapan) • Bahan-bahan yang mengandung radioaktif dan panas
  • 12.
    Bibit penyakit darihasil polusi air mengandung zat-zat yang bersifat beracun dan bahan radioaktif yang mana dapat merugikan manusia. Kenapa? Karena polutan memerlukan banyak sekali kandungan O2, akan tetapi apabila kekurangan, maka akan terjadi perubahan warna dan pembusukan. Karena proses penguraian terhadap polutan tidak akan sempurna sehingga timbulah polusi pada air. Permasalahan terbesar dalam polusi air adalah pembuangan sampah disembarang tempat. Misalnya: pembuangan sampah pada muara sungai, laut, atau got-got kecil rumahan. Ini bisa menimbulkan penyakit. Contoh kejadian seperti di Jepang. Zat merkuri yang dibuang oleh sebuah industri plastik ke teluk Minamata terakumulasi dijaringan tubuh ikan dan masyarakat yang mengkonsumsi menderita cacat
  • 13.
    Akibat yang ditimbulkanoleh polusi air, antara lain: 1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O-2) 2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air. 3. Pendangkalan dasar perairan 4. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat 5. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator 6. Kematian biota kuno, seperti: plankton dan lainnya bahkan burung 7. Mutasi sel, kanker, dan leukemia
  • 14.
    Akibat dari timbulnyaair yang tercemar menurut situs wikipedia, antara lain: 1. Dapat menyebabkan banjir 2. Erosi 3. Kekurangan sumber air 4. Dapat membuat sumber penyakit 5. Tanah longsor 6. Dapat merusak ekosistem sungai
  • 15.
    1. Menempatkan daerahindustri atau pabrik jauh dari daerah pemukiman atau perumahan 2. Pembuangan limbah industri diatur sehinga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem 3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis- jenis pestisida dan zat – zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran 4. Memperluas gerakan penghijauan
  • 16.
    5. Tindakan tegasterhadap perilaku pencemaran lingkungan 6. Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungannya 7. Melakukan intensifikasi pertanian