Dokumen ini membahas tanggal 25 Desember sebagai hari perayaan kelahiran Yesus Kristus dan mempertanyakan dasar historis serta teologisnya. Penelitian menunjukkan bahwa ada berbagai teori dan tradisi yang menunjukkan bahwa kelahiran Yesus mungkin terjadi pada tanggal lain, dan analisis geografis mengklaim bahwa akan mungkin bagi para gembala menjaga domba di padang pada bulan Desember. Diskusi juga mencakup hubungan antara tanggal-tanggal penting seperti 21 Maret dan 23 September dengan fenomena matahari di khatulistiwa.