Standard Kompetensi
Melakukan Instalasi Sistem
Operasi Dasar
Kompetensi Dasar
Menjelaskan langkah instalasi
sistem operasi
Materi Pembelajaran
Media Penyimpanan
Partisi Harddisk
Format Harddisk
• Peserta didik dapat jenis media
penyimpanan
• Peserta didik menjelaskan
konsep partisi harddisk
• Peserta didik menjelaskan
manfaat partisi harddisk
• Peserta didik mampu
menyebutkan manfaat format
HDD
• Produk
 Menjelaskan menyebutkan jenis media
penyimpanan
 Menyebutkan konsep partisi harddisk
 Menjelaskan manfaat partisi harddisk
 Menyebutkan jenis partisi harddisk
• Proses
 Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 1, siswa
dapat menyebutkan jenis media penyimpanan.
 Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 2, siswa
dapat menjelaskan definisi partisi harddisk
 Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 3
menjelaskan manfaat partisi harddisk
 Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 4
menyebutkan jenis partisi harddisk
 Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 5
• PRIMARY STORAGE
• Contoh : RAM
• SECONDARY STORAGE
• Contoh : Harddisk, Flashdisk, CR ROM
• Mempartisi hardisk adalah membagi
ukuran hardisk secara logical ke
dalam beberapa bagian.
• Misalnya kalau kita menginginkan
agar nantinya pada hardisk kita
terdapat 3 buah drive (yaitu DRIVE
C, D dan E) maka kita perlu
mempartisinya menjadi 3 bagian.
1) Untuk lebih memudahkan
pengorganisasian file, Misalnya partisi satu
untuk menyimpan sistem operasi dan
program aplikasi, partisi kedua untuk
peyimpanan data dan partisi ketiga untuk
backup data.
2) Memisahkan sistem operasi yang satu
dengan sistem operasi yang lain apabila
kita berniat meng-install lebih dari satu
sistem operasi.
3) Meningkatkan performa komputer (waktu
akses hardisk), terutama untuk hardisk
yang berukuran besar.
1) Primary Partition
 Digunakan sebagai tempat
penyimpanan sistem operasi.
 Terdapat boot partition yang
menyimpan file-file yang dibutuhkan
untuk start up sistem operasi.
2) Extended Partition
Merupakan partisi pembatas antara
primary partition dan logical partition.
Dalam Extended partition ini dapat
terdiri dari satu atau lebih logical
partition. Extended partition ini
bukanlah sebuah drive melainkan
hanya pembatas saja.
3) Logical Partition
Merupakan bagian dari Extended
Partition yang dan digunakan
sebagai tempat penyimpanan
data.
 Sebuah hardisk dapat dipartisi
menjadi maksimal 4 buah primary
partition tanpa extended partition,
atau maksimal 3 buah primary
partition kalau terdapat extended
partition.
 Ilustrasi Partisi harddisk :
1) Mempartisi hardisk pada saat
menginstall Sistem Operasi.
3) Menggunakan program
manajemen partisi hardisk seperti
misalnya EASEUS Partition Master.
 Merupakan format secara fisik (hardware
level) dengan menentukan track, head
dan sector yang akan dipakai untuk
menyimpan data
 Biasa digunakan untuk mengatasi
masalah bad sector, corrupted partition
table dan terkena virus
 Menggunakan perangkat lunak yang
terintegrasi di BIOS model lama
 Atau menggunakan software khusus,
seperti Harddisk Low Level Format
Tool/Hirens CD
 Data yang sudah terformat tidak bisa
dikembalikan lagi
 Dilakukan dengan cara
mempersiapkan harddisk agar siap
menerima data.
 Format dilakukan pada suatu
partisi dengan menggunakan
system tertentu yang disebut
dengan file system
 Data yang sudah terformat bisa
dikembalikan lagi dengan
menggunakan software khusus
 Ketika memformat HDD, kita akan
dihadapkan pada 2 pilihan, yaitu FAT dan
NTFS
 FAT dan NTFS adalah sebuah sistem file
atau sebuah metode untuk menyimpan
dan mengorganisir file komputer beserta
data yang ada di dalamnya sehingga akan
mempermudah untuk mencari dan
mengaksesnya
 Merupakan sistem file yang menggunakan
struktur tabel alokasi berkas sebagai cara
dirinya beroperasi.
 Jenis FAT adalah FAT12, FAT16, FAT32
 FAT 16 kompatibel hampir di semua Operating
System baik itu WIndows 95/98/me, OS/2 ,
Linux dan bahkan Unix
 FAT16 tidak mendukung kompresi , enkripsi dan
kontrol akses dalam partisi.
 FAT32 merupakan pengembangan lebih dari
FAT16
 Mempunyai jumlah cluster yang lebih besar
dalam partisi
 Biasa digunakan untuk DOS/WIndows 95/98/me
• NTFS dapat di terima oleh semua OS dan
cepat dalam penggunaannya.
• NTFS memberikan fitur keamanan yang
sangat tinggi, kompresi data yang bagus
serta enkripsi data yang susah ditembus
• Merupakan sistem file default saat instalasi
Windows XP
• NTFS memiliki fitur indexing yang baik, hal
ini menguntungkan jika pengguna sering
melakukan searching file dibanding FAT32
• Modul MENGINSTALASI SOFTWARE
[SWR.OPR.100.(1).A]- Edisi I-2004,
Direktorat Pendidikan Menengah
Kejuruan
• Modul MENGINSTALASI SOFTWARE
[HDW.OPR.100.(1).A]- Edisi II-2004,
Direktorat Pendidikan Menengah
Kejuruan
• Referensi dari Internet,
http://www.scribd.com/doc/23552717/
Pengertian-FAT-Dan-NTFS
NAMA : AMIROH, S.Kom
NIP : 19770127 201001 2 004
SEKOLAH : SMKN 3 JOMBANG
EMAIL : m3r0@yahoo.com
WEBSITE : http://amiroh.web.id
FACEBOOK : AmirohAdnan
TWITTER :Amiroh_Adnan
HP : 081553618329
Partisi harddisk

Partisi harddisk

  • 2.
    Standard Kompetensi Melakukan InstalasiSistem Operasi Dasar Kompetensi Dasar Menjelaskan langkah instalasi sistem operasi Materi Pembelajaran Media Penyimpanan Partisi Harddisk Format Harddisk
  • 3.
    • Peserta didikdapat jenis media penyimpanan • Peserta didik menjelaskan konsep partisi harddisk • Peserta didik menjelaskan manfaat partisi harddisk • Peserta didik mampu menyebutkan manfaat format HDD
  • 4.
    • Produk  Menjelaskanmenyebutkan jenis media penyimpanan  Menyebutkan konsep partisi harddisk  Menjelaskan manfaat partisi harddisk  Menyebutkan jenis partisi harddisk • Proses  Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 1, siswa dapat menyebutkan jenis media penyimpanan.  Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 2, siswa dapat menjelaskan definisi partisi harddisk  Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 3 menjelaskan manfaat partisi harddisk  Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 4 menyebutkan jenis partisi harddisk  Diberikan soal pada LP-1:Produk soal 5
  • 6.
    • PRIMARY STORAGE •Contoh : RAM • SECONDARY STORAGE • Contoh : Harddisk, Flashdisk, CR ROM
  • 7.
    • Mempartisi hardiskadalah membagi ukuran hardisk secara logical ke dalam beberapa bagian. • Misalnya kalau kita menginginkan agar nantinya pada hardisk kita terdapat 3 buah drive (yaitu DRIVE C, D dan E) maka kita perlu mempartisinya menjadi 3 bagian.
  • 8.
    1) Untuk lebihmemudahkan pengorganisasian file, Misalnya partisi satu untuk menyimpan sistem operasi dan program aplikasi, partisi kedua untuk peyimpanan data dan partisi ketiga untuk backup data. 2) Memisahkan sistem operasi yang satu dengan sistem operasi yang lain apabila kita berniat meng-install lebih dari satu sistem operasi. 3) Meningkatkan performa komputer (waktu akses hardisk), terutama untuk hardisk yang berukuran besar.
  • 9.
    1) Primary Partition Digunakan sebagai tempat penyimpanan sistem operasi.  Terdapat boot partition yang menyimpan file-file yang dibutuhkan untuk start up sistem operasi.
  • 10.
    2) Extended Partition Merupakanpartisi pembatas antara primary partition dan logical partition. Dalam Extended partition ini dapat terdiri dari satu atau lebih logical partition. Extended partition ini bukanlah sebuah drive melainkan hanya pembatas saja.
  • 11.
    3) Logical Partition Merupakanbagian dari Extended Partition yang dan digunakan sebagai tempat penyimpanan data.
  • 12.
     Sebuah hardiskdapat dipartisi menjadi maksimal 4 buah primary partition tanpa extended partition, atau maksimal 3 buah primary partition kalau terdapat extended partition.  Ilustrasi Partisi harddisk :
  • 13.
    1) Mempartisi hardiskpada saat menginstall Sistem Operasi.
  • 15.
    3) Menggunakan program manajemenpartisi hardisk seperti misalnya EASEUS Partition Master.
  • 17.
     Merupakan formatsecara fisik (hardware level) dengan menentukan track, head dan sector yang akan dipakai untuk menyimpan data  Biasa digunakan untuk mengatasi masalah bad sector, corrupted partition table dan terkena virus  Menggunakan perangkat lunak yang terintegrasi di BIOS model lama  Atau menggunakan software khusus, seperti Harddisk Low Level Format Tool/Hirens CD  Data yang sudah terformat tidak bisa dikembalikan lagi
  • 18.
     Dilakukan dengancara mempersiapkan harddisk agar siap menerima data.  Format dilakukan pada suatu partisi dengan menggunakan system tertentu yang disebut dengan file system  Data yang sudah terformat bisa dikembalikan lagi dengan menggunakan software khusus
  • 19.
     Ketika memformatHDD, kita akan dihadapkan pada 2 pilihan, yaitu FAT dan NTFS  FAT dan NTFS adalah sebuah sistem file atau sebuah metode untuk menyimpan dan mengorganisir file komputer beserta data yang ada di dalamnya sehingga akan mempermudah untuk mencari dan mengaksesnya
  • 20.
     Merupakan sistemfile yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi.  Jenis FAT adalah FAT12, FAT16, FAT32  FAT 16 kompatibel hampir di semua Operating System baik itu WIndows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix  FAT16 tidak mendukung kompresi , enkripsi dan kontrol akses dalam partisi.  FAT32 merupakan pengembangan lebih dari FAT16  Mempunyai jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi  Biasa digunakan untuk DOS/WIndows 95/98/me
  • 21.
    • NTFS dapatdi terima oleh semua OS dan cepat dalam penggunaannya. • NTFS memberikan fitur keamanan yang sangat tinggi, kompresi data yang bagus serta enkripsi data yang susah ditembus • Merupakan sistem file default saat instalasi Windows XP • NTFS memiliki fitur indexing yang baik, hal ini menguntungkan jika pengguna sering melakukan searching file dibanding FAT32
  • 22.
    • Modul MENGINSTALASISOFTWARE [SWR.OPR.100.(1).A]- Edisi I-2004, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan • Modul MENGINSTALASI SOFTWARE [HDW.OPR.100.(1).A]- Edisi II-2004, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan • Referensi dari Internet, http://www.scribd.com/doc/23552717/ Pengertian-FAT-Dan-NTFS
  • 23.
    NAMA : AMIROH,S.Kom NIP : 19770127 201001 2 004 SEKOLAH : SMKN 3 JOMBANG EMAIL : m3r0@yahoo.com WEBSITE : http://amiroh.web.id FACEBOOK : AmirohAdnan TWITTER :Amiroh_Adnan HP : 081553618329