1
PAPER
Nama : Elias Wanma
Nim : 20188609
Mata Kuliah : Doqmatika III
Dosen Pengampuh : Rudy. R.Walean
Semester : IV
JUDUL: DOSA WARISAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Alkitab menyatakan bahwa semua orang dilahirkan di dalam dosa,
yaitu mereka memiliki sifat dosa, dengan kata lain semua orang telah berdosa.
“Tidak ada yang benar, seorangpun tidak” (Rm. 3:10). Alkitab menyatakan
bahwa dosa asalnya dari satu makhluk yang memiliki kehendak bebas, yaitu
Iblis. Hal tesebut sama dengan manusia sendiri yang memiliki kuasa untuk
memilih yang baik atau yang jahat, jadi manusia berpotensi untuk bisa berbuat
dosa atas kehendak bebas yang dimilikinya. Jika manusia jatuh kedalam dosa dan
tidak berbalik kepada Allah, maka sudah pasti bahwa manusia akan beroleh
penghukuman atas segala dosa yang telah ia perbuat. Alkitab berkata bahwa
penghukuman yang didapat dari manusia ialah kematian yang kekal (Mat. 10:28)
dan kebinasaan yang dapat diartikan sebagai siksaan yang tidak ada akhirnya
(Why. 14:10-11). Dalam hal ini, jelas bahwa Allah tidak ingin manusia masuk
kedalam kebinasaan, sebab neraka bukanlah tempat untuk berdiamnya manusia
melainkan tempat berdiamnya para makhluk yang memberontak terhadap Allah
yaitu Iblis berserta pengikut-pengikutnya. Oleh sebab itu manusia harus bebas
dari dosa agar tidak menjadi pengikut Iblis.
2
B. Rumusan Masalah
1. Apa itu dosa Warisan
2. Dosa keturunan yang diwarisi bagi orang kristen
3. Akibat Dosa bagi Manusia
C. Tujuan Pembahasan
a. Memahami Pengertian dosa warisan
b. Memahami dosa keturunan diwarisi orang kristen
c. Memahami Akibat dosa bagi manusia
Dosa Asal yang disebut dosa Wasrisan Tentunya kita tahu bahwa Dosa adalah
suatu perbuatan yang melanggar hukum Allah melalui Tindakan kejahatan tidak
melakukan yang seharusnya di lakukan.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian dosa Warisan
Istilah dosa asal atau yang disebtu dosa waris berhubungan dengan dosa
ketidaktaatan Adam dalam memakan dari pohon pengetahuan baik dan jahat dan efek
dari dosa asal ini kemudian menjangkiti juga kepada seluruh manusia yang dilahirkan
oleh Adam dan Hawa. Maka karena Adam-Hawa berdosa, maka semua manusia yang
dilahirkan menjadi memiliki natur dosa. Dosa waris bisa dijelaskan sebagai dosa
kesalahan dimiliki oleh semua manusia sebagai akibat secara langsung dari dosa
Adam ditaman Eden.
Sangat Jelas bahwa Dosa asal adalah dosa yang dilakukan oleh Adam, bapa dari
segala umat manusia. Karena dosa Adam, setiap manusia turunnya mempunyai tabiat
dosa( atau natur dosa ) karena dia adalah bapa dari segenap umat manusia.
Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa adanya dosa dengan segala
kosenkuensinya. Ada beberapa bagian yang hubungan dengan Dosa.
3
1. Defenisi dosa menurut beberapa ayat Alkitab
 Dosa diartikan sebagai pemikiran yang bodoh ( Amsal.24:9)
 Pelanggaran terhadap hukum Allah diartikan sebagai dosa( 1 Yohanes.3:4 )
 Dosa juga disamakan dengan kejahatan sebab kejahatan berarti dosa(
Roma.14:23)
 Orang yang tahu bagaimana ia harus berbuat baik tetapi ia tidak
melakukannyya disebut berdosa
2. Istilah Alkitab mengenai dosa
Dalam bahasa asli Alkitab istilah dosa dipakai dalam beberapa kata yaitu sebagai
berikut.
a. Istilah Perjanjian Lama mengenai dosa.
Khata artinya tidak mengenai sasaran ( Im. 4:2,3, 25-35; Mzm. 32:15;51:2-5;
Yes.53:10-12).
Ra artinya menghancurkan, menghentikan, jahat.
Pasha artinya memberontakan, pelanggaran( Kel. 34:7; Bil. 14:18; Mzm.
19:13; 32-1; Yes. 53:8; Dan.9:24).
Awom artinya perasaan bersalah akibat perbuatan dosa yang dilakukannya
Shagag artinya melakukan kesalahan,tersesat seperti domba.
Asham artinya rasa bersalah( Im.6:2; 5,6;7:1-7)1
Taah Artinya menyimpang tersesat
Jadi Konsep dosa menurut Perjanjian Lama adalah
 Dosa bertentangan dengan norma dan merupakan ketidaktaatan kepada Allah
 Perbuatan salah yang menyebabkan rasa bersalah.
 Dosa merupakan perbuatan aktif dalam kesalahan atau suatu tindakan menuju
sasaran yang salah.
b. Istilah Perjanjian Baru mengenai dosa.
 Kakos artinya buruk dan tidak baik
 Poneros artinya kejahatan.
 Harmatia artinya tidak mencapai sasaran( Mat. 1:;21;26:28; Luk. 24:47; Yoh.
8:24; Kis. 2:38; Rm. 3:20).
 Hamartema artinya ketidak patuhan terhadap hukum.( Mrk. 3:28)
 Anomia artinya kedurhakaan tidak punya aturan/hukum.( Mat. 7:23)
4
Jadi konsep dosa menurut PB adalah semua dosa adalah
 Semua dosaadalah pelanggaran hukum atau pemberontakan.
 Dosa atau kejahatan memiliki bentuk yang banyak sekali.
 Dosa menuntut pertanggung jawaban manusia.
3. Asal mula dosa didalam Manusia
Semua orang dilahirkan didalam dosa yaitu mereka memiliki sifat dosa. Semua orang
berdosa. Tidak ada yang benar seorangpun tidak(Rm.3:10). Bagaimana hal ini terjadi
Alkitab memberikan jawaban atas persoalan itu. Dalam Kejadian 3 diterangkan
bagaimana dosa telah masuk kedalam hati manusia. Dosa itu masuk.
 Karena tertipu( 1Timotius. 2:14)
 Karena melanggar hukum Allah( Rm.5:6)dan
 karena Iblis menggoda serta merusak( Wahyu.12:9).
Sejak Iblis mendurhaka,ia meneruskan niatnya yang jahat itu sampai sebatas yang
diinzinkan Allah. Oleh sebab itu, kita tidak heran mendapati dia ada diTaman Eden
karena ia berusaha untuk menjatuhkan manusia. Nyata kepada kita bahwa dalam hal
itu jatuhnya Bintang Timur kedalam dosa keduanya jatuh memulai kebebasan
kehendak mereka sendiri, mereka salah memilih dengan melawan hukum Allah yang
mereka ketahui.
a. Menjalarnya Dosa
Menurut Plagius Berpendapat bahwa dosa tidak menjalar karena bersifat moral bukan
benda. Orang yang melakukan dosa saja yang harus dihukum. Jadi dosa Adam tidak
berpengaruh pada keturunannya karena mereka dilahirkan sebagai orang baik. Tetapi
Plagius ditentang Agustinus, Luther, dan Calvin. Alkitab menjelaskan bahwa dosa
Adam menjalar kepada keturunannya.(Kej.3:15; Maz.51:7; Roma.5:12; I
Korintus.15:12-22).
Dengan Demikian dosa dibedakan menjadi dosa warisan dan dosa perbuatan.
Dosa Warisan dibagi menjadi kesalahan warisan dan kerusakan warisan
1. Kesalahan Warisan
Adam adalah kepala Manusia, maka tidak heran kalau semua manusia yang dikepalai
Adam turut melanggar perjanjian tersebut seperti dalam Kejadian 2 Pimpinan bangsa
5
melibatkan bangsa yang dipimpinnya kesalahan Adam menjadi kesalahan kita.
Terbukti dari hukuman yang di jatuhkan Allah kepada Adam dan
keturunanya(Kej.3:15-16; Roma.6:23).
2. Kerusakan Warisan
Karena dosa maka Adam menjadih benih yang tidak baik. Dan benih yang tidak baik
itu akan menentukan pohon dikemudian hari. Hukuman terhadap Adam merusak jiwa
dan tubuh bahkan bukan sekedar sakit tetapi mati Ia tidak dapat berbuat baik tetapi
cenderung kepada yang jahat(Efesus.2:1) Kerusaskan warisan berjalan karena benih
laki-laki melalui kelahiran.( Ayub.14:4; Yohanes.3:6) Apakah Allah adil jika
kesalahan Adam ditimpakan kepada keturunannya, benar . Tuhan adalah Allah yang
maha adil. Kesalahan adam menjadi kesalahan seluruh umat manusia. Namun Allah
juga telah menentukan Adam yang akhir yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk
membenarkan semua manusia berdosa berdasarkan Iman, bukan berdasarkan
kelahiran,( Roma.5:18-19; I Korintus.15:22-45).
b. Dosa Perbuatan
Dosa Perbuatan adalah dosa yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Tentu hal
tersebut disebabkan oleh dosa warisan yang mendatangkan kelemahan,sehingga tidak
dapat berbuat baik dan cenderung kepada yang jahat.
 Dosa dibedakan menjadi dosa pikiran, dosa pikiran, dosa perkataan dan dosa
perbuatan, namun dosa tersebut merupakan dosa manusia seutuhnya. Jadi dosa tidak
dibedakan berdasarkan besar kecilnya atau berat ringannya pelanggaran karena dosa
tetap dosa.
 Alkitab juga menyatakan adanya dosa terhadap Roh Kudus. Dalam Matius. 12:24-32
Ketika Yesus menyembuhkan seorang yang buta dan bisu karena kerasukan setan lalu
Yesus di tuduh mengusir setan dengan kuasa Beelzebul atau penghulu setan.
Jadi kita sebagai manusia adalah orang yang berdosa berdosa dari sudut apa
tentunya sejak kita lahir yang disebut dosa keturunan(Warisan) yaitu Dosa tersebut
dari Penciptaan Manusia yaitu Adam dan Hawa diciptakan untuk memelihara taman
tetapi ada ada sosok Iblis yang dimana menggoda Adam dan Hawa untuk memakan
buah Yang sudah dilarang Allah. Tetapi Adam dan Hawa berhasil memakan buah
pengetahuan yang baik dan jahat.
6
Disitulah Allah datang menhukum mereka ( Kejadian.3:6). Mengatakan Perempuan
itu melihat,bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya,
lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari
buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang Bersama-
sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. Ada beberapa hal-hal yang
menjadi dosa turunan yang disebut dosa warisan.
 Dengan adanya dosa membuat manusia cenderung dan memikirkan dirinya
sendiri dan mulai menjauhkan dirinya dari Allah.
 Dosa yang timbul karena adanya pemberontakan dalam diri manusia terhadap
perintah Allah.
 Dosa Secara rohani yang diwariskan oleh Adam dan Hawa pada semua
manusia yang lahir.
Ketika manusia dilahirkan tentunya ada sifat-sifat yang baik dan jelek dengan
sifat-sifat ini tetap tertanam dalam kedidupan kita kemana kita berada dalam
dunia ini hingga mati. Sadara tau tidak sadar, dos aitu telah melekat dalam diri
seseorang oleh sebab itu kita akan meliha apa dosa turunan yang ada dalam
sifat manusia.
1. Dosa karena Keinginan Mata
Sebagai manusia kadang Egois memikirkan dirinya sendiri tidak memikirkan orang
lain. Tentunya kita tahu bahwa Mata suatu penglihatan yang dimana menuntun
manusia untuk melihat sesuatu apapun, Tentu kita tahu bahwa Adam dan Hawa jatuh
kedalam dosa akibat telah melihat Buah dan keinginan untuk memakan hingga jatuh
kedalam dosa begitu pun kita manusia sekarang kadang cenderung kepada apa yang
kita liat didepan mata contoh seperti uang dengan adanya uang kadang manusia lupa
apa tujuan.
2. Dosa yang karena Lidah
Tentu kita tahu bahwa kita diciptakan sempurna menurut gambar dan rupa Allah kita
diciptakan dengan lidah yang mengeluar perkataan, tentunya perkataan kita diciptakan
oleh Allah dan diberi kuasa untuk berbicara dalam hal memberkati orang, berdoa
seseorang, dan juga menyampaikan Firman Tuhan, dan begitu pun sebagai manusia
terkadang tidak mengendalikan diri dan tidak sadar mengucapkan perkataan yang
tidak baik dan perkataan kita juga kadang menghancur orang dan mematahkan
semanga orang
3. Dosa karena Keinginan Hati
7
Berbicara tentang hati tentunya berasal dari keinginan hati yang kotor menyebabkan
manusia terjatuh kedalam dosa berat, contohnya adalah rencana untuk berbuat jahat
pada seseorang. Dosa ini mulanya berasal dari keinginan mata yanng nantinya akan
dilanjutkan kedalam pikiran manusia.
4. Dosa karena Keinginan Daging
Maksudnya dosa keturunan menurut kristen adalah manusia terlalu sering mengikuti
kemauan daging untuk memuaskan nafsu diri. Minum-minuman keras, mabuk,seks
bebas merupakan contoh keinginan daging. Manusia zaman sekarang banyak yang
berdosa akibat terlau menuruti keinginan daging.
5. Dosa yang karena dari kaki
Kaki juga bisa menghantarkan manusia kedalam dosa. Sebagai salah satu anggota
tubuh, kakilah yang dapat menghantarkan manusia untuk melakukan niat jahat. Jika
seseorang tidak dapat mengatur langkah kakinya, ia akan mudah terjerat dalam dosa
karena ia akan selalu mengikuti arus dosa kemanapun pergi.
6. Dosa yang karena Keangkuhan Hidup
Manusia suka menyombongkan dirinya, apalagi jika ia memiliki hidup yang cukup,
Ketahui, sebelum kamu masuk dalam jerat dosa, kamu harus menyadari bahwa apa
yang dimiliki berasal dari Allah. Jika hartamu hanya akan mengatarkanmu masuk
dalam dosa, Allah bisa saja mengambil semuanya.
7. Dosa yang karena Penumpahan darah tak berdosa
Darah tak berdosa adalah sosok Yesus Kristus.ahli taurat dan orang Farisi
menyerahkan Yesus kepada Pilatus untuk disalibkan. Padahall Yesus tidak melakukan
kesalahan sedikitpun.
Jadi dengan adanya dosa turunan sangat merusak gambar dan citra Allah yang ada
dalam diri manusia menjadi menjadi rusak total.
8
3. Akibat dosa bagi segenapManusia
Sebelum Adam jatuh kedalam dosa, ia memiliki hubungan yang sempurna dengan
Allah. Setelah ia berdosa, hubungannya dengan Allah putus ia sudah melanggar
hukum Allah dan hubungannya dengan sesame manusia menjadi kacau. Dosa adalah
mendurhakai Allah( 1 Samuel.15:23) atau tidak mengasihi Allah dengan segenap hati
( Ul.6:5, Mrk.12:30). Adam sudah bersalah
Dosa juga berarti melanggar hukum karena tidak mengetahuinya(
Bil.15:27,Ibr.9:7).Adam tidak dapat mengatakan bahwa ia tidak mengetahui hukum
Allah. Meskipun ia tidak dapat mendalih. Dosa Adam adalah sengaja melanggar
hukum Allah yang pasti, yang sudah diketahuinya,dosa juga adalah kesalahan sesame
manusia (Im. 19:18, Mrk. 12:31). Dosa merusak hubungan antar sesame manusia.
Olej sebab itulah anak sulung Adam dan Hawa mengasihi adiknya seperti ia
mengasihi dirinya sendiri, bahkan telah membenci serta membunuh adiknya.
a. Roh manusia telah kehilangan hubungannya dengan Allah. Manusia telah jauh
dari hidup persekutuan dengan Allah.( Efesus.4:18) sekarang manusia tidak tahu
tentang perkara-perkara Allah sebab manusia hanya berada ditingkat jasmani 1
Korintus.2:14 manusia harus dilahirkan kembali agar dapat melihat Kerajaan
Allah( Yoh.3:3).
b. Jiwa manusia telah dicemarkan. Pengertiannya menjadi gelap karena dosa.
Hatinya penipu( Yer. 17:9). Pikiran dan hati manusia adalah jahat(
Kej.6:5.12;8:21, Mzm.94:11,Rm.7:18).
c. Tubuh Manusia menjadi fana dan takluk pada kematian(Rm.8:11).
Dengan demikian, jelas bahwa karena dosa dan karena melawan Alla, roh manusia
telah dipisahkan dari Allah, pikirannya menjadi gelap dan bodoh, tubuhnya bisa
diserang penyakit serta takluk pada kematian. Manusia tidak dapat menolong dirinya
sendiri dan tidak berpengharapan sebab ia berdosa Manusia telah Terhilang.
9
4. Bertobat dan Akibatnya
Dari Penjelasan diatas bahwa semua manusia jatuh kedalam dosa diwarisi
oleh Adam dan Hawa. Dan untuk menerima pengampunan dosa maka ia harus
bertobat. Tidak ada jalan lain untuk pemulihan hubungan dengan Allah kecuali
bertobat. Dalam hal ini maka berita tentang pertobatan harus disampaikan agar
manusia berdosa dapat menerima anugerah keselamatan dari Allah.
Jadi kita perlu Memahami bahwa bertobat bukan hanya berhenti dari berbuat
dosa. Bertobat berarti stop berbuat dosa kemudian berpaling kepada Alla, melangkah
dan berjalan menuju Allah dengan jalan hidup dalam persekutuan dengan Allah.
Dalam Alkitab dipakai Beberapa istilah untuk bertobat;
1. Istilah PL
 Nakhas artinya menyesal
 Syud artinya berpaling dan kembali kepada Tuhan(Meninggalkan jalan
yang dilalui atau meninggalkan pekerjaan yang dilakukan).
2. Istilah PB
 Metanoia, kata ini merunjuk pada perubahan dalam hati atau perubahan
niat.
 Epistrope, kata ini menunjuk pada perubahan dalam hidup atau tingkah
laku yang kelihatan.
Jadi bertobat berarti keadaan dimana seseorangberdosa menyesal karena dosa-
dosanya yang dinyatakan oleh Firman Allah dan gerakan Roh Kudus sehingga dengan
kehendaknya sendiri ia mengubah pikirannya dan hatinya lalu berbalik dari dosanya
dan berpaling kepada Allah.
3. Pertobatan menyangkut kehendak seseorang
Dalam bahasa Ibrani Bertobat berarti Syud dan dalam Bahasa Yunani Epistrope,
berbalik atau kembali jadi yang perlu di perhatikan ialah bahwa pertobatan
merupakan kasih karunia Allah. Ia menarik kita kepada pertobatan, itulah
pekerjaan Roh Kudus di dalam diri manusia.
10
KESIMPULAN
Dari Pembahasan diatas sudah sangat jelas bahwa rencana Allah atas manusia
sungguh indah dan mulia. Allah menciptakan manusia menurut Gambar dan Rupa
Allah. Dengan demikian manusia dapat bersekutu dan menjadi sekutu sahabat Allah.
Itulah kemuliaan manusia yang diberikan oleh Allah yakni dapat bersekutu atau
berhubungan dengan Allah. Disamping itu juga manusia diciptakan sebagai penguasa
dan pemimpin atas alam semesta. Manusia diberkati dan diberi mandat serta perintah
untuk berkuasa atas ciptaan Allah yang lain.
Namun rencana Allahyang Agung tersebut menjadi rusak karena manusia tidak
taat kepada Allah. Manusia memberontak kepada Allah. Bahkan manusia berbalik
melawan Allah. Manusia tidak percaya kepada renca Allah yang mulia atas dirinya.
Kemudian manusia yang mulia itu menjadi manusia yang hina dan berdosa serta
kehilangan kemulian Allah karena dosa mengakibatkan perceraian atau perpisahan
sehingga manusia tidak dapat bersekutu lagi dengan Allah. Itulah dosa yang diperbuat
oleh Adam dan Hawa, manusia pertama. Akibatnya semua manusia, yang menjadi
keturunan Adam, berdosa. Dengan Usahanya sendiri manusia tidak dapat melepaskan
diri dari dosa. Segala upaya manusia untuk berbuat baik dan menyelamatkan dirinya
justru membuktikan bahwa manusia berdosa yang tidak akan luput dari
penghukuman. Dan Firman Allah menyatakan bahwa upah dosa ialah maut ( Roma.
6:23). Tetapi Kasih Karunia Allah kepada manusia berdosa sangat besar. Itulah
sebabnya Ia mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal untuk menjadi Juruselamat,
Yoh. 3:16. Dengan demikian manusia tidak perlu berbuat apa-apa kecuali ia percaya
kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menebus nya, kemudian bertobat dan
berpaling kepada Allah agar menerima penganunan dosa. Dan tanpa imam serta
pertobatan manusia tidak akan memperoleh pengampunan dosa.

Paper dosa warisan

  • 1.
    1 PAPER Nama : EliasWanma Nim : 20188609 Mata Kuliah : Doqmatika III Dosen Pengampuh : Rudy. R.Walean Semester : IV JUDUL: DOSA WARISAN BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Alkitab menyatakan bahwa semua orang dilahirkan di dalam dosa, yaitu mereka memiliki sifat dosa, dengan kata lain semua orang telah berdosa. “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak” (Rm. 3:10). Alkitab menyatakan bahwa dosa asalnya dari satu makhluk yang memiliki kehendak bebas, yaitu Iblis. Hal tesebut sama dengan manusia sendiri yang memiliki kuasa untuk memilih yang baik atau yang jahat, jadi manusia berpotensi untuk bisa berbuat dosa atas kehendak bebas yang dimilikinya. Jika manusia jatuh kedalam dosa dan tidak berbalik kepada Allah, maka sudah pasti bahwa manusia akan beroleh penghukuman atas segala dosa yang telah ia perbuat. Alkitab berkata bahwa penghukuman yang didapat dari manusia ialah kematian yang kekal (Mat. 10:28) dan kebinasaan yang dapat diartikan sebagai siksaan yang tidak ada akhirnya (Why. 14:10-11). Dalam hal ini, jelas bahwa Allah tidak ingin manusia masuk kedalam kebinasaan, sebab neraka bukanlah tempat untuk berdiamnya manusia melainkan tempat berdiamnya para makhluk yang memberontak terhadap Allah yaitu Iblis berserta pengikut-pengikutnya. Oleh sebab itu manusia harus bebas dari dosa agar tidak menjadi pengikut Iblis.
  • 2.
    2 B. Rumusan Masalah 1.Apa itu dosa Warisan 2. Dosa keturunan yang diwarisi bagi orang kristen 3. Akibat Dosa bagi Manusia C. Tujuan Pembahasan a. Memahami Pengertian dosa warisan b. Memahami dosa keturunan diwarisi orang kristen c. Memahami Akibat dosa bagi manusia Dosa Asal yang disebut dosa Wasrisan Tentunya kita tahu bahwa Dosa adalah suatu perbuatan yang melanggar hukum Allah melalui Tindakan kejahatan tidak melakukan yang seharusnya di lakukan. BAB II PEMBAHASAN 1. Pengertian dosa Warisan Istilah dosa asal atau yang disebtu dosa waris berhubungan dengan dosa ketidaktaatan Adam dalam memakan dari pohon pengetahuan baik dan jahat dan efek dari dosa asal ini kemudian menjangkiti juga kepada seluruh manusia yang dilahirkan oleh Adam dan Hawa. Maka karena Adam-Hawa berdosa, maka semua manusia yang dilahirkan menjadi memiliki natur dosa. Dosa waris bisa dijelaskan sebagai dosa kesalahan dimiliki oleh semua manusia sebagai akibat secara langsung dari dosa Adam ditaman Eden. Sangat Jelas bahwa Dosa asal adalah dosa yang dilakukan oleh Adam, bapa dari segala umat manusia. Karena dosa Adam, setiap manusia turunnya mempunyai tabiat dosa( atau natur dosa ) karena dia adalah bapa dari segenap umat manusia. Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa adanya dosa dengan segala kosenkuensinya. Ada beberapa bagian yang hubungan dengan Dosa.
  • 3.
    3 1. Defenisi dosamenurut beberapa ayat Alkitab  Dosa diartikan sebagai pemikiran yang bodoh ( Amsal.24:9)  Pelanggaran terhadap hukum Allah diartikan sebagai dosa( 1 Yohanes.3:4 )  Dosa juga disamakan dengan kejahatan sebab kejahatan berarti dosa( Roma.14:23)  Orang yang tahu bagaimana ia harus berbuat baik tetapi ia tidak melakukannyya disebut berdosa 2. Istilah Alkitab mengenai dosa Dalam bahasa asli Alkitab istilah dosa dipakai dalam beberapa kata yaitu sebagai berikut. a. Istilah Perjanjian Lama mengenai dosa. Khata artinya tidak mengenai sasaran ( Im. 4:2,3, 25-35; Mzm. 32:15;51:2-5; Yes.53:10-12). Ra artinya menghancurkan, menghentikan, jahat. Pasha artinya memberontakan, pelanggaran( Kel. 34:7; Bil. 14:18; Mzm. 19:13; 32-1; Yes. 53:8; Dan.9:24). Awom artinya perasaan bersalah akibat perbuatan dosa yang dilakukannya Shagag artinya melakukan kesalahan,tersesat seperti domba. Asham artinya rasa bersalah( Im.6:2; 5,6;7:1-7)1 Taah Artinya menyimpang tersesat Jadi Konsep dosa menurut Perjanjian Lama adalah  Dosa bertentangan dengan norma dan merupakan ketidaktaatan kepada Allah  Perbuatan salah yang menyebabkan rasa bersalah.  Dosa merupakan perbuatan aktif dalam kesalahan atau suatu tindakan menuju sasaran yang salah. b. Istilah Perjanjian Baru mengenai dosa.  Kakos artinya buruk dan tidak baik  Poneros artinya kejahatan.  Harmatia artinya tidak mencapai sasaran( Mat. 1:;21;26:28; Luk. 24:47; Yoh. 8:24; Kis. 2:38; Rm. 3:20).  Hamartema artinya ketidak patuhan terhadap hukum.( Mrk. 3:28)  Anomia artinya kedurhakaan tidak punya aturan/hukum.( Mat. 7:23)
  • 4.
    4 Jadi konsep dosamenurut PB adalah semua dosa adalah  Semua dosaadalah pelanggaran hukum atau pemberontakan.  Dosa atau kejahatan memiliki bentuk yang banyak sekali.  Dosa menuntut pertanggung jawaban manusia. 3. Asal mula dosa didalam Manusia Semua orang dilahirkan didalam dosa yaitu mereka memiliki sifat dosa. Semua orang berdosa. Tidak ada yang benar seorangpun tidak(Rm.3:10). Bagaimana hal ini terjadi Alkitab memberikan jawaban atas persoalan itu. Dalam Kejadian 3 diterangkan bagaimana dosa telah masuk kedalam hati manusia. Dosa itu masuk.  Karena tertipu( 1Timotius. 2:14)  Karena melanggar hukum Allah( Rm.5:6)dan  karena Iblis menggoda serta merusak( Wahyu.12:9). Sejak Iblis mendurhaka,ia meneruskan niatnya yang jahat itu sampai sebatas yang diinzinkan Allah. Oleh sebab itu, kita tidak heran mendapati dia ada diTaman Eden karena ia berusaha untuk menjatuhkan manusia. Nyata kepada kita bahwa dalam hal itu jatuhnya Bintang Timur kedalam dosa keduanya jatuh memulai kebebasan kehendak mereka sendiri, mereka salah memilih dengan melawan hukum Allah yang mereka ketahui. a. Menjalarnya Dosa Menurut Plagius Berpendapat bahwa dosa tidak menjalar karena bersifat moral bukan benda. Orang yang melakukan dosa saja yang harus dihukum. Jadi dosa Adam tidak berpengaruh pada keturunannya karena mereka dilahirkan sebagai orang baik. Tetapi Plagius ditentang Agustinus, Luther, dan Calvin. Alkitab menjelaskan bahwa dosa Adam menjalar kepada keturunannya.(Kej.3:15; Maz.51:7; Roma.5:12; I Korintus.15:12-22). Dengan Demikian dosa dibedakan menjadi dosa warisan dan dosa perbuatan. Dosa Warisan dibagi menjadi kesalahan warisan dan kerusakan warisan 1. Kesalahan Warisan Adam adalah kepala Manusia, maka tidak heran kalau semua manusia yang dikepalai Adam turut melanggar perjanjian tersebut seperti dalam Kejadian 2 Pimpinan bangsa
  • 5.
    5 melibatkan bangsa yangdipimpinnya kesalahan Adam menjadi kesalahan kita. Terbukti dari hukuman yang di jatuhkan Allah kepada Adam dan keturunanya(Kej.3:15-16; Roma.6:23). 2. Kerusakan Warisan Karena dosa maka Adam menjadih benih yang tidak baik. Dan benih yang tidak baik itu akan menentukan pohon dikemudian hari. Hukuman terhadap Adam merusak jiwa dan tubuh bahkan bukan sekedar sakit tetapi mati Ia tidak dapat berbuat baik tetapi cenderung kepada yang jahat(Efesus.2:1) Kerusaskan warisan berjalan karena benih laki-laki melalui kelahiran.( Ayub.14:4; Yohanes.3:6) Apakah Allah adil jika kesalahan Adam ditimpakan kepada keturunannya, benar . Tuhan adalah Allah yang maha adil. Kesalahan adam menjadi kesalahan seluruh umat manusia. Namun Allah juga telah menentukan Adam yang akhir yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk membenarkan semua manusia berdosa berdasarkan Iman, bukan berdasarkan kelahiran,( Roma.5:18-19; I Korintus.15:22-45). b. Dosa Perbuatan Dosa Perbuatan adalah dosa yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Tentu hal tersebut disebabkan oleh dosa warisan yang mendatangkan kelemahan,sehingga tidak dapat berbuat baik dan cenderung kepada yang jahat.  Dosa dibedakan menjadi dosa pikiran, dosa pikiran, dosa perkataan dan dosa perbuatan, namun dosa tersebut merupakan dosa manusia seutuhnya. Jadi dosa tidak dibedakan berdasarkan besar kecilnya atau berat ringannya pelanggaran karena dosa tetap dosa.  Alkitab juga menyatakan adanya dosa terhadap Roh Kudus. Dalam Matius. 12:24-32 Ketika Yesus menyembuhkan seorang yang buta dan bisu karena kerasukan setan lalu Yesus di tuduh mengusir setan dengan kuasa Beelzebul atau penghulu setan. Jadi kita sebagai manusia adalah orang yang berdosa berdosa dari sudut apa tentunya sejak kita lahir yang disebut dosa keturunan(Warisan) yaitu Dosa tersebut dari Penciptaan Manusia yaitu Adam dan Hawa diciptakan untuk memelihara taman tetapi ada ada sosok Iblis yang dimana menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah Yang sudah dilarang Allah. Tetapi Adam dan Hawa berhasil memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat.
  • 6.
    6 Disitulah Allah datangmenhukum mereka ( Kejadian.3:6). Mengatakan Perempuan itu melihat,bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang Bersama- sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. Ada beberapa hal-hal yang menjadi dosa turunan yang disebut dosa warisan.  Dengan adanya dosa membuat manusia cenderung dan memikirkan dirinya sendiri dan mulai menjauhkan dirinya dari Allah.  Dosa yang timbul karena adanya pemberontakan dalam diri manusia terhadap perintah Allah.  Dosa Secara rohani yang diwariskan oleh Adam dan Hawa pada semua manusia yang lahir. Ketika manusia dilahirkan tentunya ada sifat-sifat yang baik dan jelek dengan sifat-sifat ini tetap tertanam dalam kedidupan kita kemana kita berada dalam dunia ini hingga mati. Sadara tau tidak sadar, dos aitu telah melekat dalam diri seseorang oleh sebab itu kita akan meliha apa dosa turunan yang ada dalam sifat manusia. 1. Dosa karena Keinginan Mata Sebagai manusia kadang Egois memikirkan dirinya sendiri tidak memikirkan orang lain. Tentunya kita tahu bahwa Mata suatu penglihatan yang dimana menuntun manusia untuk melihat sesuatu apapun, Tentu kita tahu bahwa Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa akibat telah melihat Buah dan keinginan untuk memakan hingga jatuh kedalam dosa begitu pun kita manusia sekarang kadang cenderung kepada apa yang kita liat didepan mata contoh seperti uang dengan adanya uang kadang manusia lupa apa tujuan. 2. Dosa yang karena Lidah Tentu kita tahu bahwa kita diciptakan sempurna menurut gambar dan rupa Allah kita diciptakan dengan lidah yang mengeluar perkataan, tentunya perkataan kita diciptakan oleh Allah dan diberi kuasa untuk berbicara dalam hal memberkati orang, berdoa seseorang, dan juga menyampaikan Firman Tuhan, dan begitu pun sebagai manusia terkadang tidak mengendalikan diri dan tidak sadar mengucapkan perkataan yang tidak baik dan perkataan kita juga kadang menghancur orang dan mematahkan semanga orang 3. Dosa karena Keinginan Hati
  • 7.
    7 Berbicara tentang hatitentunya berasal dari keinginan hati yang kotor menyebabkan manusia terjatuh kedalam dosa berat, contohnya adalah rencana untuk berbuat jahat pada seseorang. Dosa ini mulanya berasal dari keinginan mata yanng nantinya akan dilanjutkan kedalam pikiran manusia. 4. Dosa karena Keinginan Daging Maksudnya dosa keturunan menurut kristen adalah manusia terlalu sering mengikuti kemauan daging untuk memuaskan nafsu diri. Minum-minuman keras, mabuk,seks bebas merupakan contoh keinginan daging. Manusia zaman sekarang banyak yang berdosa akibat terlau menuruti keinginan daging. 5. Dosa yang karena dari kaki Kaki juga bisa menghantarkan manusia kedalam dosa. Sebagai salah satu anggota tubuh, kakilah yang dapat menghantarkan manusia untuk melakukan niat jahat. Jika seseorang tidak dapat mengatur langkah kakinya, ia akan mudah terjerat dalam dosa karena ia akan selalu mengikuti arus dosa kemanapun pergi. 6. Dosa yang karena Keangkuhan Hidup Manusia suka menyombongkan dirinya, apalagi jika ia memiliki hidup yang cukup, Ketahui, sebelum kamu masuk dalam jerat dosa, kamu harus menyadari bahwa apa yang dimiliki berasal dari Allah. Jika hartamu hanya akan mengatarkanmu masuk dalam dosa, Allah bisa saja mengambil semuanya. 7. Dosa yang karena Penumpahan darah tak berdosa Darah tak berdosa adalah sosok Yesus Kristus.ahli taurat dan orang Farisi menyerahkan Yesus kepada Pilatus untuk disalibkan. Padahall Yesus tidak melakukan kesalahan sedikitpun. Jadi dengan adanya dosa turunan sangat merusak gambar dan citra Allah yang ada dalam diri manusia menjadi menjadi rusak total.
  • 8.
    8 3. Akibat dosabagi segenapManusia Sebelum Adam jatuh kedalam dosa, ia memiliki hubungan yang sempurna dengan Allah. Setelah ia berdosa, hubungannya dengan Allah putus ia sudah melanggar hukum Allah dan hubungannya dengan sesame manusia menjadi kacau. Dosa adalah mendurhakai Allah( 1 Samuel.15:23) atau tidak mengasihi Allah dengan segenap hati ( Ul.6:5, Mrk.12:30). Adam sudah bersalah Dosa juga berarti melanggar hukum karena tidak mengetahuinya( Bil.15:27,Ibr.9:7).Adam tidak dapat mengatakan bahwa ia tidak mengetahui hukum Allah. Meskipun ia tidak dapat mendalih. Dosa Adam adalah sengaja melanggar hukum Allah yang pasti, yang sudah diketahuinya,dosa juga adalah kesalahan sesame manusia (Im. 19:18, Mrk. 12:31). Dosa merusak hubungan antar sesame manusia. Olej sebab itulah anak sulung Adam dan Hawa mengasihi adiknya seperti ia mengasihi dirinya sendiri, bahkan telah membenci serta membunuh adiknya. a. Roh manusia telah kehilangan hubungannya dengan Allah. Manusia telah jauh dari hidup persekutuan dengan Allah.( Efesus.4:18) sekarang manusia tidak tahu tentang perkara-perkara Allah sebab manusia hanya berada ditingkat jasmani 1 Korintus.2:14 manusia harus dilahirkan kembali agar dapat melihat Kerajaan Allah( Yoh.3:3). b. Jiwa manusia telah dicemarkan. Pengertiannya menjadi gelap karena dosa. Hatinya penipu( Yer. 17:9). Pikiran dan hati manusia adalah jahat( Kej.6:5.12;8:21, Mzm.94:11,Rm.7:18). c. Tubuh Manusia menjadi fana dan takluk pada kematian(Rm.8:11). Dengan demikian, jelas bahwa karena dosa dan karena melawan Alla, roh manusia telah dipisahkan dari Allah, pikirannya menjadi gelap dan bodoh, tubuhnya bisa diserang penyakit serta takluk pada kematian. Manusia tidak dapat menolong dirinya sendiri dan tidak berpengharapan sebab ia berdosa Manusia telah Terhilang.
  • 9.
    9 4. Bertobat danAkibatnya Dari Penjelasan diatas bahwa semua manusia jatuh kedalam dosa diwarisi oleh Adam dan Hawa. Dan untuk menerima pengampunan dosa maka ia harus bertobat. Tidak ada jalan lain untuk pemulihan hubungan dengan Allah kecuali bertobat. Dalam hal ini maka berita tentang pertobatan harus disampaikan agar manusia berdosa dapat menerima anugerah keselamatan dari Allah. Jadi kita perlu Memahami bahwa bertobat bukan hanya berhenti dari berbuat dosa. Bertobat berarti stop berbuat dosa kemudian berpaling kepada Alla, melangkah dan berjalan menuju Allah dengan jalan hidup dalam persekutuan dengan Allah. Dalam Alkitab dipakai Beberapa istilah untuk bertobat; 1. Istilah PL  Nakhas artinya menyesal  Syud artinya berpaling dan kembali kepada Tuhan(Meninggalkan jalan yang dilalui atau meninggalkan pekerjaan yang dilakukan). 2. Istilah PB  Metanoia, kata ini merunjuk pada perubahan dalam hati atau perubahan niat.  Epistrope, kata ini menunjuk pada perubahan dalam hidup atau tingkah laku yang kelihatan. Jadi bertobat berarti keadaan dimana seseorangberdosa menyesal karena dosa- dosanya yang dinyatakan oleh Firman Allah dan gerakan Roh Kudus sehingga dengan kehendaknya sendiri ia mengubah pikirannya dan hatinya lalu berbalik dari dosanya dan berpaling kepada Allah. 3. Pertobatan menyangkut kehendak seseorang Dalam bahasa Ibrani Bertobat berarti Syud dan dalam Bahasa Yunani Epistrope, berbalik atau kembali jadi yang perlu di perhatikan ialah bahwa pertobatan merupakan kasih karunia Allah. Ia menarik kita kepada pertobatan, itulah pekerjaan Roh Kudus di dalam diri manusia.
  • 10.
    10 KESIMPULAN Dari Pembahasan diatassudah sangat jelas bahwa rencana Allah atas manusia sungguh indah dan mulia. Allah menciptakan manusia menurut Gambar dan Rupa Allah. Dengan demikian manusia dapat bersekutu dan menjadi sekutu sahabat Allah. Itulah kemuliaan manusia yang diberikan oleh Allah yakni dapat bersekutu atau berhubungan dengan Allah. Disamping itu juga manusia diciptakan sebagai penguasa dan pemimpin atas alam semesta. Manusia diberkati dan diberi mandat serta perintah untuk berkuasa atas ciptaan Allah yang lain. Namun rencana Allahyang Agung tersebut menjadi rusak karena manusia tidak taat kepada Allah. Manusia memberontak kepada Allah. Bahkan manusia berbalik melawan Allah. Manusia tidak percaya kepada renca Allah yang mulia atas dirinya. Kemudian manusia yang mulia itu menjadi manusia yang hina dan berdosa serta kehilangan kemulian Allah karena dosa mengakibatkan perceraian atau perpisahan sehingga manusia tidak dapat bersekutu lagi dengan Allah. Itulah dosa yang diperbuat oleh Adam dan Hawa, manusia pertama. Akibatnya semua manusia, yang menjadi keturunan Adam, berdosa. Dengan Usahanya sendiri manusia tidak dapat melepaskan diri dari dosa. Segala upaya manusia untuk berbuat baik dan menyelamatkan dirinya justru membuktikan bahwa manusia berdosa yang tidak akan luput dari penghukuman. Dan Firman Allah menyatakan bahwa upah dosa ialah maut ( Roma. 6:23). Tetapi Kasih Karunia Allah kepada manusia berdosa sangat besar. Itulah sebabnya Ia mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal untuk menjadi Juruselamat, Yoh. 3:16. Dengan demikian manusia tidak perlu berbuat apa-apa kecuali ia percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menebus nya, kemudian bertobat dan berpaling kepada Allah agar menerima penganunan dosa. Dan tanpa imam serta pertobatan manusia tidak akan memperoleh pengampunan dosa.