OLEH : XI IPS 2
MONICA KARLINA / 21
NATHALIA PALIAMA /22
NATHANIA AZIZA / 23
RETNO MELIANTI / 24
SAMANTHA ALICIA / 25
Latar Belakang
Gerakan Nasionalisme Turki muncul sebagai akibat
kemerosotan yang dialami Turki dimulai sejak
pemerintahan Sultan Murad III (abad 16) sampai dengan
pemerintahan Sultan Hamid II (abad ke-19). Akibat
kemunduran yang berkepanjangan ini Turki dijuluki The
Sick Man Of Europe
Sultan Murad III Sultan Hamid II
Faktor-faktor mundurnya Turki:
 Merajalelanya intrik dalam istana
 Tentara Janisari yang semula mendukung kerajaan
akhirnya menjadi pemberontak
 Munculnya krisis Gezag (krisis kewibawaan) yang
mengakibatkan banyak negara bagian Turki melepaskan
diri
 Kekalahan Turki dalam Perang krim dan perang Dunia I
Munculnya Nasionalisme Turki
 Kekuasaan Turki yang semakin merosot
 Adanya pengaruh dari Revolusi Perancis
 Timbulnya kaum terpelajar yang berpaham modern
 Kegiatan bangsa Barat yang semakin gencar untuk merebut
daerah jajahan Turki dan siap menghancurkan Turki.
Dalam situasi demikian itulah, akhirnya mendorong timbulnya
semangat nasionalisme terutama di kalangan tokoh-tokoh
muda untuk mengadakan pembaharuan di segala bidang.
GERAKAN TURKI MUDA
Gerakan Turki Muda muncul pada tahun 1890 dipelopori
oleh Niazi Bey sebagai reaksi terhadap kemerosotan Turki.
Tujuannya :
 Menyelamatkan Turki dari keruntuhan total
 Menanamkan semangat nasionalisme di kalangan
rakyat yaitu satu negara, satu bangsa, dan satu bahasa
Turki
 Mengadakan perbaikan sosial, ekonomi dan politik
 Mengadakan reorganisasi pemerintahan.
GERAKAN NASIONALIS
TURKI
 Latar belakang
Perang Dunia I berakhir dengan kekalahan di pihak blok Sentral,
sehingga terjadi Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920) antara
Sekutu dan Turki. Isi perjanjian Sèvres:
 Daerah Turki diperkecil, hingga tinggal Konstantinopel dan
sekitarnya, serta Anatolia.
 Semua daerah yang penduduknya bukan bangsa Turki harus
dilepaskan oleh Turki.
 Smyrna dan Thracia diserahkan kepada Yunani.
 Bosporus, Marmora, Dardanella dibuka untuk asing.
 Armenia merdeka.
 Angkatan perang dikurangi dan mengganti rugi biaya perang
Tampillah The Strong Man Turki, yakni Mustafa Kemal
Pasha yang tidak mengakui Perjanjian Sevres. Ia
memimpin gerakan revolusi (1921-1922) dan berhasil
menurunkan Sultan Muhammad V dari takhtanya (1
November 1923) dan mengadakan pertemuan untuk
merevisi perjanjian. Hasilnya disepakati Perjanjian
Lausanne (24 Juli 1923)
Isi perjanjian Lausanne:
 Thracia dikembalikan kepada Turki.
 Turki melepaskan semua daerah yang penduduknya bukan
bangsa Turki: Arabia merdeka, Lybia diserahkan ke Italia,
Mesir, Palestina, Jordania, Irak, Cyprus, Syria dan Libanon
diserahkan ke Inggris.
 Borporus, Marmora, dan Dardanella terbuka untuk semua
kapal asing.
 Turki tidak perlu mengurangi angkatan perangnya.
 Turki tidak usah membayar kerugian perang.
 Turki harus melindungi minoritas.
Tepat pada tanggal 29 Oktober 1923 secara resmi diumumkan
proklamasi kemerdekaan Turki. Sejak itu Kerajaan Turki Usmani
yang ortodok dihapuskan dan digantikan dengan Republik Turki
yang modern.
Ankara dijadikan sebagai ibu kotanya. Presidennya Mustafa
Kemal Pasha yang dijuluki Attaturk (Bapak Bangsa Turki).
Ismet Inonu sebagai perdana menterinya
Pembaruan Mustafa Kemal Pasha
 Konstitusi negara disesuaikan dengan konstitusi barat
 Diadakan pemisahan antara agama dan urusan pemerintahan
 Sistem tulisan nasional dari huruf arab diganti dengan huruf
Latin
 Modernisasi bidang ekonomi dan pembangunan
Niazi Bey Sultan Muhammad V
Mustafa Kemal Pasha Ismet Inonu
TERIMA KASIH

Nasionalisme Turki

  • 1.
    OLEH : XIIPS 2 MONICA KARLINA / 21 NATHALIA PALIAMA /22 NATHANIA AZIZA / 23 RETNO MELIANTI / 24 SAMANTHA ALICIA / 25
  • 4.
    Latar Belakang Gerakan NasionalismeTurki muncul sebagai akibat kemerosotan yang dialami Turki dimulai sejak pemerintahan Sultan Murad III (abad 16) sampai dengan pemerintahan Sultan Hamid II (abad ke-19). Akibat kemunduran yang berkepanjangan ini Turki dijuluki The Sick Man Of Europe
  • 5.
    Sultan Murad IIISultan Hamid II
  • 6.
    Faktor-faktor mundurnya Turki: Merajalelanya intrik dalam istana  Tentara Janisari yang semula mendukung kerajaan akhirnya menjadi pemberontak  Munculnya krisis Gezag (krisis kewibawaan) yang mengakibatkan banyak negara bagian Turki melepaskan diri  Kekalahan Turki dalam Perang krim dan perang Dunia I
  • 7.
    Munculnya Nasionalisme Turki Kekuasaan Turki yang semakin merosot  Adanya pengaruh dari Revolusi Perancis  Timbulnya kaum terpelajar yang berpaham modern  Kegiatan bangsa Barat yang semakin gencar untuk merebut daerah jajahan Turki dan siap menghancurkan Turki. Dalam situasi demikian itulah, akhirnya mendorong timbulnya semangat nasionalisme terutama di kalangan tokoh-tokoh muda untuk mengadakan pembaharuan di segala bidang.
  • 8.
    GERAKAN TURKI MUDA GerakanTurki Muda muncul pada tahun 1890 dipelopori oleh Niazi Bey sebagai reaksi terhadap kemerosotan Turki. Tujuannya :  Menyelamatkan Turki dari keruntuhan total  Menanamkan semangat nasionalisme di kalangan rakyat yaitu satu negara, satu bangsa, dan satu bahasa Turki  Mengadakan perbaikan sosial, ekonomi dan politik  Mengadakan reorganisasi pemerintahan.
  • 9.
    GERAKAN NASIONALIS TURKI  Latarbelakang Perang Dunia I berakhir dengan kekalahan di pihak blok Sentral, sehingga terjadi Perjanjian Sevres (20 Agustus 1920) antara Sekutu dan Turki. Isi perjanjian Sèvres:  Daerah Turki diperkecil, hingga tinggal Konstantinopel dan sekitarnya, serta Anatolia.  Semua daerah yang penduduknya bukan bangsa Turki harus dilepaskan oleh Turki.  Smyrna dan Thracia diserahkan kepada Yunani.  Bosporus, Marmora, Dardanella dibuka untuk asing.  Armenia merdeka.  Angkatan perang dikurangi dan mengganti rugi biaya perang
  • 10.
    Tampillah The StrongMan Turki, yakni Mustafa Kemal Pasha yang tidak mengakui Perjanjian Sevres. Ia memimpin gerakan revolusi (1921-1922) dan berhasil menurunkan Sultan Muhammad V dari takhtanya (1 November 1923) dan mengadakan pertemuan untuk merevisi perjanjian. Hasilnya disepakati Perjanjian Lausanne (24 Juli 1923)
  • 11.
    Isi perjanjian Lausanne: Thracia dikembalikan kepada Turki.  Turki melepaskan semua daerah yang penduduknya bukan bangsa Turki: Arabia merdeka, Lybia diserahkan ke Italia, Mesir, Palestina, Jordania, Irak, Cyprus, Syria dan Libanon diserahkan ke Inggris.  Borporus, Marmora, dan Dardanella terbuka untuk semua kapal asing.  Turki tidak perlu mengurangi angkatan perangnya.  Turki tidak usah membayar kerugian perang.  Turki harus melindungi minoritas.
  • 12.
    Tepat pada tanggal29 Oktober 1923 secara resmi diumumkan proklamasi kemerdekaan Turki. Sejak itu Kerajaan Turki Usmani yang ortodok dihapuskan dan digantikan dengan Republik Turki yang modern. Ankara dijadikan sebagai ibu kotanya. Presidennya Mustafa Kemal Pasha yang dijuluki Attaturk (Bapak Bangsa Turki). Ismet Inonu sebagai perdana menterinya
  • 13.
    Pembaruan Mustafa KemalPasha  Konstitusi negara disesuaikan dengan konstitusi barat  Diadakan pemisahan antara agama dan urusan pemerintahan  Sistem tulisan nasional dari huruf arab diganti dengan huruf Latin  Modernisasi bidang ekonomi dan pembangunan
  • 14.
    Niazi Bey SultanMuhammad V
  • 15.
  • 16.