MYOLOGI REGIO KNEE JOINT 
AHMAD MUZAKKY R. (P27226014077) 
DIO ADITYA P. (P27226014087) 
IDHA APRIANI (P27226014097) 
NERIA RUTH K. (P27226014107) 
SARAH AUDINA S. (P27226014117)
Knee Joint 
• Sendi yang menghubungkan tungkai atas dan 
tungkai bawah. 
• Terdiri dari os femur, os patella, os tibia dan 
os fibula. 
• Termasuk hinge joint, pergerakan fleksi-ekstensi. 
• Berfungsi mengatur pergerakan kaki.
Otot-otot yang Berperan di Knee Joint 
1. Quadriceps
 Rektus Femoris 
– Origo = Dua tendon pada illium pelvis : melekat 
pada spina iliaca anterior inferior dan pada tepi 
acetabulum. 
– Insersio = Bagian dasar patella, dan anterior tibia. 
– Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
 Vastus Lateralis 
– Origo = Sisi lateral linea aspera, trochantor mayor, 
dan tuberositas gluteal pada sisi proksimal tulang 
femur. 
– Insersio = Tepi lateral patella, dan sisi anterior tibia. 
– Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
 Vastus Medialis 
– Origo = Tepi medial linea aspera tulang femur 
termasuk tepi atas dan bawahnya. 
– Insersio = Tepi medial patella dan bagian medial tibia 
(condylus medial) 
– Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
Vastus Intermedius 
– Origo = Permukaan anterior batang femur, dua 
per tiga bagian atas. 
– Insersio = Tepi lateral patella dan bagian lateral 
tibia (condylus lateral) 
– Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
2. Otot Hamstring
 Bisep Femoris 
– Origo = Kepala panjang : tuberositas ischial (pada pelvis) 
; Kepala pendek : linea aspera femur. 
– Insersio = Fibula proksimal, permukaan lateral : condylus 
lateral tibia. 
– Fungsi = Fleksi dan rotasi secara lateral tungkai pada 
lutut : kepala panjang mengekstensi paha.
Semitendinosus 
– Origo = Tuberositas ischial (pada pelvis) 
– Insersio = Permukaan medial tibia proksimal 
– Fungsi = Fleksi dan internal rotasi, ekstensi paha 
pada panggul.
 Semimembranosus 
– Origo = Tuberositas ischial (pada pelvis) 
– Insersio = Permukaan medial tibia proksimal 
– Fungsi = Fleksi dan rotasi secara medial tungkai 
pada lutut, ekstensi paha pada panggul.
3. Otot Tungkai
 Soleus 
– Origo = seperempat bagian posterior atas fibula ; tepi 
medial dari sepertiga bagian tengah tulang tibia. 
– Insersio = Persambungan tendon gastroknemius 
untuk membentuk tendon kalkaneal (achilles) pada 
tulang kalkaneus 
– Fungsi = Plantar memfleksi kaki.
 Gastroknemius 
– Origo = Femur posterior: kepala medial : femur 
posterior ; kepala medial : condilus medial 
femur;kepala lateral;kondilus lateral femur 
– Insersio = Melalui tendon kalkaneal(achiles) sampai 
tulang kalkaneus 
– Fungsi = fleksi tungkai pada lutut ; penting untuk daya 
penggerak.
Persarafan Knee Joint 
Persarafan pada sendi lutut adalah melalui 
cabang-cabang dari nervus yang yang mensarafi 
otot-otot di sekitar sendi dan befungsi untuk 
mengatur pergerakan pada sendi lutut. 
Sehingga sendi lutut disarafi oleh : 
– N. Femoralis 
– N. Obturatorius 
– N. Peroneus communis 
– N. Tibialis
Suplai Darah 
Suplai darah pada sendi lutut berasal dari 
anastomose pembuluh darah disekitar sendi ini. 
Dimana sendi lutut menerima darah dari descending 
genicular arteri femoralis, cabang-cabang genicular 
arteri popliteal dan cabang descending arteri 
circumflexia femoralis dan cabang ascending arteri 
tibialis anterior. 
Aliran vena pada sendi lutut mengikuti perjalanan 
arteri untuk kemudian akan memasuki vena femoralis. 
Pembuluh darah yang mengalir ke lutut bersama-sama 
dengan saraf popliteal menuju kaki bagian 
posterior. Arteri popliteal dan vena popliteal adalah 
pembuluh darah pensuplai terbesar pada tungkai 
bawah dan kaki.
Myologi regio knee joint

Myologi regio knee joint

  • 1.
    MYOLOGI REGIO KNEEJOINT AHMAD MUZAKKY R. (P27226014077) DIO ADITYA P. (P27226014087) IDHA APRIANI (P27226014097) NERIA RUTH K. (P27226014107) SARAH AUDINA S. (P27226014117)
  • 2.
    Knee Joint •Sendi yang menghubungkan tungkai atas dan tungkai bawah. • Terdiri dari os femur, os patella, os tibia dan os fibula. • Termasuk hinge joint, pergerakan fleksi-ekstensi. • Berfungsi mengatur pergerakan kaki.
  • 3.
    Otot-otot yang Berperandi Knee Joint 1. Quadriceps
  • 4.
     Rektus Femoris – Origo = Dua tendon pada illium pelvis : melekat pada spina iliaca anterior inferior dan pada tepi acetabulum. – Insersio = Bagian dasar patella, dan anterior tibia. – Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
  • 5.
     Vastus Lateralis – Origo = Sisi lateral linea aspera, trochantor mayor, dan tuberositas gluteal pada sisi proksimal tulang femur. – Insersio = Tepi lateral patella, dan sisi anterior tibia. – Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
  • 6.
     Vastus Medialis – Origo = Tepi medial linea aspera tulang femur termasuk tepi atas dan bawahnya. – Insersio = Tepi medial patella dan bagian medial tibia (condylus medial) – Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
  • 7.
    Vastus Intermedius –Origo = Permukaan anterior batang femur, dua per tiga bagian atas. – Insersio = Tepi lateral patella dan bagian lateral tibia (condylus lateral) – Fungsi = Ekstensi tungkai pada lutut.
  • 8.
  • 9.
     Bisep Femoris – Origo = Kepala panjang : tuberositas ischial (pada pelvis) ; Kepala pendek : linea aspera femur. – Insersio = Fibula proksimal, permukaan lateral : condylus lateral tibia. – Fungsi = Fleksi dan rotasi secara lateral tungkai pada lutut : kepala panjang mengekstensi paha.
  • 10.
    Semitendinosus – Origo= Tuberositas ischial (pada pelvis) – Insersio = Permukaan medial tibia proksimal – Fungsi = Fleksi dan internal rotasi, ekstensi paha pada panggul.
  • 11.
     Semimembranosus –Origo = Tuberositas ischial (pada pelvis) – Insersio = Permukaan medial tibia proksimal – Fungsi = Fleksi dan rotasi secara medial tungkai pada lutut, ekstensi paha pada panggul.
  • 12.
  • 13.
     Soleus –Origo = seperempat bagian posterior atas fibula ; tepi medial dari sepertiga bagian tengah tulang tibia. – Insersio = Persambungan tendon gastroknemius untuk membentuk tendon kalkaneal (achilles) pada tulang kalkaneus – Fungsi = Plantar memfleksi kaki.
  • 14.
     Gastroknemius –Origo = Femur posterior: kepala medial : femur posterior ; kepala medial : condilus medial femur;kepala lateral;kondilus lateral femur – Insersio = Melalui tendon kalkaneal(achiles) sampai tulang kalkaneus – Fungsi = fleksi tungkai pada lutut ; penting untuk daya penggerak.
  • 15.
    Persarafan Knee Joint Persarafan pada sendi lutut adalah melalui cabang-cabang dari nervus yang yang mensarafi otot-otot di sekitar sendi dan befungsi untuk mengatur pergerakan pada sendi lutut. Sehingga sendi lutut disarafi oleh : – N. Femoralis – N. Obturatorius – N. Peroneus communis – N. Tibialis
  • 16.
    Suplai Darah Suplaidarah pada sendi lutut berasal dari anastomose pembuluh darah disekitar sendi ini. Dimana sendi lutut menerima darah dari descending genicular arteri femoralis, cabang-cabang genicular arteri popliteal dan cabang descending arteri circumflexia femoralis dan cabang ascending arteri tibialis anterior. Aliran vena pada sendi lutut mengikuti perjalanan arteri untuk kemudian akan memasuki vena femoralis. Pembuluh darah yang mengalir ke lutut bersama-sama dengan saraf popliteal menuju kaki bagian posterior. Arteri popliteal dan vena popliteal adalah pembuluh darah pensuplai terbesar pada tungkai bawah dan kaki.