KEHILANGAN SEBAGIAN GIGI
RAHANG ATAS DAN RAHANG BAWAH
Pembimbing Seminar Kasus:
Dr. Mefina Kuntjoro, drg., MKes., Sp..Pros., Subsp. PKIKG (K)
Cindy Ramadhan Putri, drg.
537221003
SEMINAR
KASUS
Nama : Ny. R
Usia : 67 tahun
Pekerjaan : Pensiunan
IDENTITAS PASIEN
ANAMNESA
•Keluhan Utama :
Pasien datang ke klinik prostodonsia RSGM FKG Unair atas kemauan
sendiri ingin dibuatkan gigi tiruan baru karena gigi tiruan yang lama
hilang
•Kesehatan Umum :
Pasien tidak memiliki riwayat penyakit sistemik
ANAMNESA
•Riwayat Gigi Geligi:
Pasien sedang menjalani tahapan perawatan saluran akar pada gigi kiri
bawah belakang
• Pengalaman Gigi Tiruan:
Pasien pernah menggunakan gigi tiruan lepasan akrilik sejak 4 tahun
lalu, namun gigi tiruan hilang
Pembiayaan:
80% pasien, 20% operator
PEMERIKSAAN EKSTRA ORAL
• SendiTMJ
Palpasi : tidakadarasa nyeri, tidak ada kelainan
Pergerakan : dalam batas normal, tidakadakelainaan
Polamembuka mulut : lurus,tidakada kelainan
• Bentukwajah: ovoid
• Hidung: simetris,tidakadakelainan
• Bibir: simetris,tidakadakelainan
• Mata: simetris,tidakada kelainan
PEMERIKSAAN INTRA ORAL
• Status Umum : terdapatgigihilangsebagianpadarahangatas
danrahangbawah
• JaringanLunak: dalambatasnormal
STATUS LOKALIS
OKLUSI
• Oklusi :ada
• Oklusistatis:
Hubungangigiposterior(cuspto fossa) :
Hubungangigiposterior(cuspto marginal)
Hubungangigianterior(mm)
• Oklusidinamik : UBO
• Kebiasaanburuk : tidakada
Sisikiri: -
Sisikanan: -
Sisikiri: 25 dengan34,35
Sisikanan: -
Overjet: 3mm
Overbite: 3mm
Vestibulum
1. Dalam
2. Dangkal
Bentuk Insisif pertama atas
1. Square
2. Ovoid
3. Tapering
Frenulum
1. tinggi
2. Rendah
M P A P M
- - - - 1
1 1 - - -
- - -
2 2 - 2
Buc Lab Buc
Ling
1
Bentukridge
1. Square
2. Ovoid
3. Tapering
4. Flat
Relasiridge/gigi
Transversal: 1. > 80°
2.<80°
Depan:
1. Normal
2. Progeni
3. Progenati
1
Ka D Ki
- - 2
2 - -
1
Bentuk dalampalatum
Toruspalatinus
1. Besar
2. Kecil
3. Flat
Torusmandibularis
1. Besar
2. Kecil
3. Flat
1. Square
2. Ovoid
3. Tapering
2
3
3
• Tuber Maxillae
1. Besar
2. Kecil
3. Flat
• Exostosis
1. Ada
2. Tidak Ada
• Retromylohyoid
1. Dalam
2. Dangkal
• Kekenyalan Jaringan
1. Tinggi
2. Rendah
Palatum
Residual Ridge RA
Residual Ridge RB
- -
ka ki
M P A P M
- - - - 2
2 2 - - -
1 1
ka ki
2
2
2
FOTO KLINIS INTRAORAL
FOTO KLINIS INTRAORAL
FOTO MODEL STUDI
FOTO PANORAMIK
KAJIAN RADIOGRAFIK
• Gigi hilang 27, 44, 45, 46, 47
•Tampak gambaran radiopak kesan tumpatan pada gigi 14 dan 15
• Tampak gambaran radiopak kesan bahan pengisi saluran akar dan tumpatan pada
gigi 37
• Tampak gambaran radiopak kesan mahkota gigi tiruan pada gigi 35 dan 36
DIAGNOSIS
•
• Gigi hilang 27, 44, 45, 46, 47
• Post endodontically treated gigi 37
Rencana Perawatan Pendahuluan :
1. Penetapan gigit pendahuluan : tidak ada
2. Bidang Konservasi : PSA gigi 37
3. Bidang Periodonsia : -
4. Bidang Bedah Mulut : -
RENCANA PERAWATAN
RAHANG ATAS
Cantilever Bridge
- Cantilever bridge gigi 27 dengan 26
- Bahan Porcelain Fused to Metal
RAHANG BAWAH
Metal Frame Partial Denture
- Anasir gigi 36, 44, 45, 46, 47
- A clasp dengan cingulum rest pada gigi 43
- Cingulum rest pada gigi 33
- Single Crown PFM dengan rest pada ackers gigi 35
- Ackers pada gigi 37
- Lingual bar major connector
DESIGN 1
RAHANG ATAS
Cantilever Bridge
- Cantilever bridge gigi 27 dengan 26
- Bahan Porcelain Fused to Metal
RAHANG BAWAH
Metal Frame Partial Denture
- Anasir gigi 36, 44, 45, 46, 47
- A clasp dengan cingulum rest pada gigi 43
- RPA pada single PFM crown gigi 35
- Cingulum rest gigi 33
- Lingual bar major connector
DESIGN 2
RAHANG ATAS
Implant
- Implant gigi 27
- Bahan monolitik zirconia
RAHANG BAWAH
Metal Frame RPD dengan retensi attachment OT strategy
- Anasir gigi 36, 44, 45, 46, 47
- Splint crown gigi 42, 43 dengan extracoronal ball attachment OT
unilateral pada gigi 43
- RPA pada soliter PFM crown gigi 35
- Cingulum rest gigi 33
- Lingual bar major connector
DESIGN 3
Design yang dipilih:
Design 2
LANGKAH KERJA GTL
1. Identifikasi penderita
2. Cetak anatomis RA dan RB
3. Survey model studi
4. Perawatan pendahuluan RA RB
5. Preparasi rest seat
6. Cetak fungsional
7. Pasang coba kerangka logam
8. Pembuatan galangan gigit
9. Penetapan gigit
10. Penanaman articulator non adjustable
11. Pasang coba gigi tiruan malam
12. Kontur akhir
13. Packing akrilik
14. Pulas akhir
15. Insersi GTSKL
16. Kontrol 1,2,3
PEMBIAYAAN
Perkiraan biaya
• Rp 4.000.000
Terimakasih

metal frame denture unilateral design using rpa

  • 1.
    KEHILANGAN SEBAGIAN GIGI RAHANGATAS DAN RAHANG BAWAH Pembimbing Seminar Kasus: Dr. Mefina Kuntjoro, drg., MKes., Sp..Pros., Subsp. PKIKG (K) Cindy Ramadhan Putri, drg. 537221003 SEMINAR KASUS
  • 2.
    Nama : Ny.R Usia : 67 tahun Pekerjaan : Pensiunan IDENTITAS PASIEN
  • 3.
    ANAMNESA •Keluhan Utama : Pasiendatang ke klinik prostodonsia RSGM FKG Unair atas kemauan sendiri ingin dibuatkan gigi tiruan baru karena gigi tiruan yang lama hilang •Kesehatan Umum : Pasien tidak memiliki riwayat penyakit sistemik
  • 4.
    ANAMNESA •Riwayat Gigi Geligi: Pasiensedang menjalani tahapan perawatan saluran akar pada gigi kiri bawah belakang • Pengalaman Gigi Tiruan: Pasien pernah menggunakan gigi tiruan lepasan akrilik sejak 4 tahun lalu, namun gigi tiruan hilang Pembiayaan: 80% pasien, 20% operator
  • 5.
    PEMERIKSAAN EKSTRA ORAL •SendiTMJ Palpasi : tidakadarasa nyeri, tidak ada kelainan Pergerakan : dalam batas normal, tidakadakelainaan Polamembuka mulut : lurus,tidakada kelainan • Bentukwajah: ovoid • Hidung: simetris,tidakadakelainan • Bibir: simetris,tidakadakelainan • Mata: simetris,tidakada kelainan
  • 6.
    PEMERIKSAAN INTRA ORAL •Status Umum : terdapatgigihilangsebagianpadarahangatas danrahangbawah • JaringanLunak: dalambatasnormal
  • 7.
  • 8.
    OKLUSI • Oklusi :ada •Oklusistatis: Hubungangigiposterior(cuspto fossa) : Hubungangigiposterior(cuspto marginal) Hubungangigianterior(mm) • Oklusidinamik : UBO • Kebiasaanburuk : tidakada Sisikiri: - Sisikanan: - Sisikiri: 25 dengan34,35 Sisikanan: - Overjet: 3mm Overbite: 3mm
  • 9.
    Vestibulum 1. Dalam 2. Dangkal BentukInsisif pertama atas 1. Square 2. Ovoid 3. Tapering Frenulum 1. tinggi 2. Rendah M P A P M - - - - 1 1 1 - - - - - - 2 2 - 2 Buc Lab Buc Ling 1
  • 10.
    Bentukridge 1. Square 2. Ovoid 3.Tapering 4. Flat Relasiridge/gigi Transversal: 1. > 80° 2.<80° Depan: 1. Normal 2. Progeni 3. Progenati 1 Ka D Ki - - 2 2 - - 1
  • 11.
    Bentuk dalampalatum Toruspalatinus 1. Besar 2.Kecil 3. Flat Torusmandibularis 1. Besar 2. Kecil 3. Flat 1. Square 2. Ovoid 3. Tapering 2 3 3
  • 12.
    • Tuber Maxillae 1.Besar 2. Kecil 3. Flat • Exostosis 1. Ada 2. Tidak Ada • Retromylohyoid 1. Dalam 2. Dangkal • Kekenyalan Jaringan 1. Tinggi 2. Rendah Palatum Residual Ridge RA Residual Ridge RB - - ka ki M P A P M - - - - 2 2 2 - - - 1 1 ka ki 2 2 2
  • 13.
  • 14.
  • 15.
  • 17.
  • 18.
    KAJIAN RADIOGRAFIK • Gigihilang 27, 44, 45, 46, 47 •Tampak gambaran radiopak kesan tumpatan pada gigi 14 dan 15 • Tampak gambaran radiopak kesan bahan pengisi saluran akar dan tumpatan pada gigi 37 • Tampak gambaran radiopak kesan mahkota gigi tiruan pada gigi 35 dan 36
  • 19.
    DIAGNOSIS • • Gigi hilang27, 44, 45, 46, 47 • Post endodontically treated gigi 37
  • 20.
    Rencana Perawatan Pendahuluan: 1. Penetapan gigit pendahuluan : tidak ada 2. Bidang Konservasi : PSA gigi 37 3. Bidang Periodonsia : - 4. Bidang Bedah Mulut : - RENCANA PERAWATAN
  • 21.
    RAHANG ATAS Cantilever Bridge -Cantilever bridge gigi 27 dengan 26 - Bahan Porcelain Fused to Metal RAHANG BAWAH Metal Frame Partial Denture - Anasir gigi 36, 44, 45, 46, 47 - A clasp dengan cingulum rest pada gigi 43 - Cingulum rest pada gigi 33 - Single Crown PFM dengan rest pada ackers gigi 35 - Ackers pada gigi 37 - Lingual bar major connector DESIGN 1
  • 22.
    RAHANG ATAS Cantilever Bridge -Cantilever bridge gigi 27 dengan 26 - Bahan Porcelain Fused to Metal RAHANG BAWAH Metal Frame Partial Denture - Anasir gigi 36, 44, 45, 46, 47 - A clasp dengan cingulum rest pada gigi 43 - RPA pada single PFM crown gigi 35 - Cingulum rest gigi 33 - Lingual bar major connector DESIGN 2
  • 23.
    RAHANG ATAS Implant - Implantgigi 27 - Bahan monolitik zirconia RAHANG BAWAH Metal Frame RPD dengan retensi attachment OT strategy - Anasir gigi 36, 44, 45, 46, 47 - Splint crown gigi 42, 43 dengan extracoronal ball attachment OT unilateral pada gigi 43 - RPA pada soliter PFM crown gigi 35 - Cingulum rest gigi 33 - Lingual bar major connector DESIGN 3
  • 24.
  • 25.
    LANGKAH KERJA GTL 1.Identifikasi penderita 2. Cetak anatomis RA dan RB 3. Survey model studi 4. Perawatan pendahuluan RA RB 5. Preparasi rest seat 6. Cetak fungsional 7. Pasang coba kerangka logam 8. Pembuatan galangan gigit 9. Penetapan gigit 10. Penanaman articulator non adjustable 11. Pasang coba gigi tiruan malam 12. Kontur akhir 13. Packing akrilik 14. Pulas akhir 15. Insersi GTSKL 16. Kontrol 1,2,3
  • 26.
  • 27.