SHALAT JAMAAH
• Apakah shalat jamaah itu?
• Bagaimana cara melaksanakan?
• Apa keutamaan shalat berjamaah?
Shalat Jamaah Adalah:
• Kata "jama'ah" berarti kumpul. Sholat
  berjamaah dari segi bahasa artinya sholat
  yang dikerjakan bersama-sama oleh lebih
  dari satu orang. Sedangkan menurut
  pengertian syara' adalah sholat yang
  dikerjakan bersama-sama oleh dua orang
  atau lebih, salah seorang diantaranya
  bertindak sebagai imam sedangkan
  lainnya manjadi makmum.
Tata CaraSholat
               Berjamaah
A. Posisi Makmum
• Makmum yang hanya seorang saja supaya berdiri di sebelah kanan
   imamnya, sedang apabila dua orang atau lebih supaya di belakang
   imam.
• Dan hendaklah kamu meluruskan barisanmu serta merapatkan diri.
• Imam supaya menganjurkan kepada para makmum untuk meluruskan
   barisan dan merapatkannya.
• Penuhilah shaf yang pertama lebih dahulu, kemudian shaf berikutnya.
• Shaf untuk wanita letaknya di belakang shaf untuk kaum pria.
B. Makmum Mengikuti Imam
• apabila imam telah bertakbir, maka bertakbirlah kamu,
   dan janganlah bertakbir hingga imam selesai dari takbirnya.
• begitu juga dalam segala pekerjaan shalat dan jangan sekali-kali
   mendahului imam.
C. Seorang imam jangan panjang-panjang bacaannya.
• Imam Jangan Panjang-Panjang Bacaannya,karena bisa membuat
   makmum
   hilang kosentrasinya,dan shalatnya menjadi tidak khusuk.
D. Makmum Agar Memperhatikan Bacaan Imam
• Hendaklah kamu memperhatikan dengan tenang bacaan imam
   apabila keras bacaannya,janganlah kamu membaca sesuatu selain
   surat Fatihah.
E. Membaca Basmalah dengan Keras atau Lirih
•   Tidak terdengar Rasulullah membaca basmalah (mungkin membacanya
    dalam hati).
    a). Hadis dari Anas.


    Anas berkata, “Aku telah melaksanakan shalat bersama
    Rasulullah, Abu Bakar, Umar, dan Usman, dan belum pernah aku
    mendengar,masing2 mereka membaca “bismillahirohmanirrokhim”.
•   Rasulullah mengeraskan bacaan basmalah
    b) Hadis dari Abdullah ibn „Abbas

    Abdullah ibn „Abbas berkata, “Bahwa Rasulullah saw memulai bacaan
    shalatnya dengan “bismilla-hirrohma-nirrohi-m”.
F. Mengeraskan Bacaan Takbir Intiqal
•   hendaklah Imam mengeraskan bacaan takbir intiqal (berpindah dari
    rukun ke rukun lain), agar orang yang shalat di belakangnya dapat
    mendengar. Apabila dipandang perlu, orang lain dapat menjadi
    muballigh (penyambung takbir Imam agar sampai kepada makmum).
G. Makmum Masbuq
•   Apabila kamu mendatangi shalat jama‟ah dan mendapati imam sudah
    mulai melakukan shalat, maka bertakbirlah kamu lalu kerjakanlah
    sebagaimana yang dikerjakan Imam. Dan jangan kamu hitung
    rakaatnya kecuali jika kamu sempat melakukan ruku‟ bersama-sama
    dengan imam.
Keutamaan shalat
                   berjamaah
Adapun keutamaan salat berjama'ah dapat diuraikan sebagai
berikut:
1.   Berjama'ah lebih utama dari pada salat sendirian.
     Muhammad|Rasulullah SAW bersabda: "Salat berjama'ah itu lebih
     utama dari pada salat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat."
     (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar RA).
2.   Dari setiap langkahnya diangkat kedudukannya satu derajat dan
     dihapuskan baginya satu dosa serta senantiasa dido'akan oleh para
     malaikat.
3.   Terbebas dari pengaruh/penguasaan setan.
4.   Memancarkan cahaya yang sempurna di hari kiamat.
5.   Mendapatkan balasan yang berlipat ganda.
6.   Sarana penyatuan hati dan fisik, saling mengenal dan saling
     mendukung satu sama lain.
7.   Membiasakan kehidupan yang teratur dan disiplin.

Shalat jamaah

  • 1.
    SHALAT JAMAAH • Apakahshalat jamaah itu? • Bagaimana cara melaksanakan? • Apa keutamaan shalat berjamaah?
  • 2.
    Shalat Jamaah Adalah: •Kata "jama'ah" berarti kumpul. Sholat berjamaah dari segi bahasa artinya sholat yang dikerjakan bersama-sama oleh lebih dari satu orang. Sedangkan menurut pengertian syara' adalah sholat yang dikerjakan bersama-sama oleh dua orang atau lebih, salah seorang diantaranya bertindak sebagai imam sedangkan lainnya manjadi makmum.
  • 3.
    Tata CaraSholat Berjamaah A. Posisi Makmum • Makmum yang hanya seorang saja supaya berdiri di sebelah kanan imamnya, sedang apabila dua orang atau lebih supaya di belakang imam. • Dan hendaklah kamu meluruskan barisanmu serta merapatkan diri. • Imam supaya menganjurkan kepada para makmum untuk meluruskan barisan dan merapatkannya. • Penuhilah shaf yang pertama lebih dahulu, kemudian shaf berikutnya. • Shaf untuk wanita letaknya di belakang shaf untuk kaum pria. B. Makmum Mengikuti Imam • apabila imam telah bertakbir, maka bertakbirlah kamu, dan janganlah bertakbir hingga imam selesai dari takbirnya. • begitu juga dalam segala pekerjaan shalat dan jangan sekali-kali mendahului imam. C. Seorang imam jangan panjang-panjang bacaannya. • Imam Jangan Panjang-Panjang Bacaannya,karena bisa membuat makmum hilang kosentrasinya,dan shalatnya menjadi tidak khusuk. D. Makmum Agar Memperhatikan Bacaan Imam • Hendaklah kamu memperhatikan dengan tenang bacaan imam apabila keras bacaannya,janganlah kamu membaca sesuatu selain surat Fatihah.
  • 4.
    E. Membaca Basmalahdengan Keras atau Lirih • Tidak terdengar Rasulullah membaca basmalah (mungkin membacanya dalam hati). a). Hadis dari Anas. Anas berkata, “Aku telah melaksanakan shalat bersama Rasulullah, Abu Bakar, Umar, dan Usman, dan belum pernah aku mendengar,masing2 mereka membaca “bismillahirohmanirrokhim”. • Rasulullah mengeraskan bacaan basmalah b) Hadis dari Abdullah ibn „Abbas Abdullah ibn „Abbas berkata, “Bahwa Rasulullah saw memulai bacaan shalatnya dengan “bismilla-hirrohma-nirrohi-m”. F. Mengeraskan Bacaan Takbir Intiqal • hendaklah Imam mengeraskan bacaan takbir intiqal (berpindah dari rukun ke rukun lain), agar orang yang shalat di belakangnya dapat mendengar. Apabila dipandang perlu, orang lain dapat menjadi muballigh (penyambung takbir Imam agar sampai kepada makmum). G. Makmum Masbuq • Apabila kamu mendatangi shalat jama‟ah dan mendapati imam sudah mulai melakukan shalat, maka bertakbirlah kamu lalu kerjakanlah sebagaimana yang dikerjakan Imam. Dan jangan kamu hitung rakaatnya kecuali jika kamu sempat melakukan ruku‟ bersama-sama dengan imam.
  • 5.
    Keutamaan shalat berjamaah Adapun keutamaan salat berjama'ah dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Berjama'ah lebih utama dari pada salat sendirian. Muhammad|Rasulullah SAW bersabda: "Salat berjama'ah itu lebih utama dari pada salat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar RA). 2. Dari setiap langkahnya diangkat kedudukannya satu derajat dan dihapuskan baginya satu dosa serta senantiasa dido'akan oleh para malaikat. 3. Terbebas dari pengaruh/penguasaan setan. 4. Memancarkan cahaya yang sempurna di hari kiamat. 5. Mendapatkan balasan yang berlipat ganda. 6. Sarana penyatuan hati dan fisik, saling mengenal dan saling mendukung satu sama lain. 7. Membiasakan kehidupan yang teratur dan disiplin.