BIMBINGAN MANASIK UMRAH
COLLOSEUM - HOTEL KAISAR - JAKARTA
       TGL 19 FEBRUARI 2011




 PT. AL - AMSOR MUBAROKAH WISATA
                                     1
UMRAH
 Ibadah Umrah adalah ibadah yang dilakukan dengan berpakaian
  ihram dan berniat (ihram) dari Miqat, kemudian melakukan Tawaf,
  Sa’I diakhiri dengan Bercukur, dilakukan dengan tertib.
 Umrah dapat digolongkan kepada :
  1. Umrah Wajib adalah Pertama kali dilaksanakan atau karena
     Nazar
  2. Umrah Sunat adalah Dilaksanakan untuk yg kedua kali dan
     seterusnya dan bukan dikarenakan Nazar
 Waktu melaksanakan umrah kapan saja terkecuali pada waktu-
  waktu yang dimakruhkan :
  1. Hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah
  2. Hari Nahar tanggal 10 Dzulhijjah
  3. Hari Tasyrik tanggal 11,12,13 dzulhijjah
 Miqat umrah bagi jamaah haji Al-Amsor dapat dilakukan di Ji’ranah
  dan Tan’im
SYARAT MENGERJAKAN
       UMRAH
1.   Islam
2.   Baligh (dewasa)
3.   Aqil (berakal sehat)
4.   Merdeka (bukan budak)
5.   Istitha’ah (mampu)

 Bila tidak terpenuhi, maka   gugurlah
 kewajiban Umrah seseorang
RUKUN UMRAH
 1. Ihram (niat)
 2. Tawaf Umrah
 3. Sa’I
 4. Bercukur
 5. Tertib

 Bila salah satu rukun tidak dilakukan,
maka
 Umrahnya tidak syah
WAJIB UMRAH
 Berihram dari Miqat
 Tidak    melakukan pelanggaran terhadap
  larangan-larangan yang dilarang sewaktu
  berihram.
 Bila salah satu dilanggar, Ibadah Umrahnya
  syah, tetapi harus membayar DAM
MIQAT & IHRAM
                               MIQAT
   Miqat Zamani adalah batas waktu haji, menurut jumhur Ulama
    dimulai tanggal 1 Syawal sampai dengan terbit fajar 10 Zulhijjah.

   Miqat Makani adalah batas tempat untuk memulai berihram (niat)
    haji maupun umrah.

   Miqat Makani jamaah Umrah yang langsung ke Madinah adalah di
    Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali)

                              IHRAM
   Ihram ialah niat memulai mengerjakan ibadah haji/umrah, selama
    keadaan ihram seseorang diharamkan melakukan perbuatan yang
    sebelumnya di halalkan, dengan telah mengucap niat haji/umrah
    maka sesorang telah memulai melaksanakan haji/umrah
LARANGAN SELAMA BERIHRAM
a. Bagi Laki-laki :
    Memakai pakaian biasa (pakaian berjahit) ;
    Memakai kaos kaki atau sepatu yg menutupi mata kaki dan tumit ;
    Menutup kepala yg melekat di kepala (topi, peci, sorban dll).

b. Bagi Wanita :
    Memakai kaos atau sarung tangan ;
    Menutup muka (memakai cadar, masker).

c. Bagi Laki-laki & Wanita :
   • Memakai wangi-wangian, kecuali dipakai sebelum niat umrah / haji.
   • Memotong kuku, mencukur atau menggugurkan rambut dan bulu-bulu
     badan lainnya.
   • Memburu dan menganiaya / membunuh binatang dengan cara
     apapun, (kecuali binatang yg membahayakan boleh dibunuh).
   • Melaksanakan sesuatu yg berkaitan dengan pernikahan
   • Bercumbu dan atau bersetubuh.
   • Mencabut / memotong rerumputan atau tumbuh-tumbuhan.
   • Mencaci, bertengkar atau mengeluarkan kata-kata kotor.
TAWAF
    Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 putaran dan
     Ka’bah selalu berada di sebelah kiri, dimulai dan diakhiri pada
     arah sejajar dengan Hajar Aswad

    Syarat sahnya Tawaf :
     Suci dari hadast besar dan kecil.
     Suci badan, pakaian dan tempat dari nazis.
     Menutup seluruh aurat.
     Dimulai dari garis tawaf sejajar dengan Hajar Aswad.
     Pada saat pelaksanaannya, memposisikan Ka’bah di sebelah
      kiri.
     Dilaksanakan sebanyak 7 kali putaran.
     Tidak ada tujuan lain selain tawaf.
     Niat tawaf (selain tawaf rukun & tawaf qudum).
     Pelaksanaannya di dalam Mesjid (Mesjidil Haram).
Pada saat melewati
  Rukun Yamani,
  Lakukan usapan/
  Memberi isyarat
 Lambaikan tangan
                                  RUKUN YAMANI
                                                           PELAKSANAAN
                                                              TAWAF
 (tdk dikecup) dan
Ucapkan “Bismilla-
 hi Wallahu Akbar”


KETIKA MELEWATI
  HAJAR ASWAD
       PADA                                   dst….                    BAGI PRIA
PUTARAN KE-2 DST,                                                    DISUNATKAN
                                            7x
PALINGKAN MUKA
  KEARAH HAJAR
                                                                    BERLARI KECIL
      ASWAD                                                         PADA PUTARAN
 DGN MENGUCAP :                                                     1 S/D 3 (ROMAL)
 “Bismillahi Wallahu    Mengucapkan
      Akbar”            DO’A TAWAF
                                        KA’BAH                           HIJJIR
                                                                        ISMAIL
-Hadapkan tubuh
 sejajar Hajar Aswad.                                              PANCURAN EMAS
-Lambaikan tangan
 (beristilam) dengan
 mengucap “Bismill
 ahi Wallahu Akbar”
-Langkah awal dimu
 lai dgn kaki kanan.


     HAJAR ASWAD        MULTAZAM      PINTU KA’BAH    MAQOM NABI IBRAHIM
   Sai ialah berjalan dari bukit Shafa ke bukit
    Marwah, dan sebaliknya sebanyak 7 kali
    perjalanan yang dimulai dari bukit Shafa
    dan berakhir di bukit Marwah.

   Syarat sahnya Sa’i :
     Didahului dengan Tawaf
     Tertib
     Penyempurnaan 7 kali perjalanan
      diantara bukit Safa dan Marwah
     Dilaksanakan ditempat Sa’i (Mas’a).
Berakhirnya Sa’I
                                      Star dimulainya Sa’I
   Digunakan bagi yang pakai
   kursi roda                  Garis Hijau,bagi laki-laki
                               disunahkan berlari-lari
                               kecil
TAHALLUL
Tahallul adalah keadaan seseorang
 yang telah dihalalkan melakukan
 perbuatan yg sebelumnya dilarang
 selama berihram.
* Di dalam Ka’bah ; Di Hajar Aswad ;
* Di Rukun Yamani (sudut Ka’bah sebelum Hajar Aswad) ;
* Di bawah Mizab (pancuran emas) ;
* Di lokasi Hijir Ismail ; Disumur Zam-zam ;
* Di Multazam (antara Hajar Aswad dgn pintu Ka’bah) ;
* Di sekitar Maqam Ibrahim ; Di Bukit Sofa dan Marwah ;
* Di tempat Wukuf (Padang Arafah) ;
* Di Mas’aril Haram (tapal batas Musdalifah dgn Mina );
* Di Jamratul Ula , Wustha dan Aqabah
* Di Raudah
Manasik umrah 2011

Manasik umrah 2011

  • 1.
    BIMBINGAN MANASIK UMRAH COLLOSEUM- HOTEL KAISAR - JAKARTA TGL 19 FEBRUARI 2011 PT. AL - AMSOR MUBAROKAH WISATA 1
  • 2.
    UMRAH  Ibadah Umrahadalah ibadah yang dilakukan dengan berpakaian ihram dan berniat (ihram) dari Miqat, kemudian melakukan Tawaf, Sa’I diakhiri dengan Bercukur, dilakukan dengan tertib.  Umrah dapat digolongkan kepada : 1. Umrah Wajib adalah Pertama kali dilaksanakan atau karena Nazar 2. Umrah Sunat adalah Dilaksanakan untuk yg kedua kali dan seterusnya dan bukan dikarenakan Nazar  Waktu melaksanakan umrah kapan saja terkecuali pada waktu- waktu yang dimakruhkan : 1. Hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah 2. Hari Nahar tanggal 10 Dzulhijjah 3. Hari Tasyrik tanggal 11,12,13 dzulhijjah  Miqat umrah bagi jamaah haji Al-Amsor dapat dilakukan di Ji’ranah dan Tan’im
  • 3.
    SYARAT MENGERJAKAN UMRAH 1. Islam 2. Baligh (dewasa) 3. Aqil (berakal sehat) 4. Merdeka (bukan budak) 5. Istitha’ah (mampu) Bila tidak terpenuhi, maka gugurlah kewajiban Umrah seseorang
  • 4.
    RUKUN UMRAH 1.Ihram (niat) 2. Tawaf Umrah 3. Sa’I 4. Bercukur 5. Tertib Bila salah satu rukun tidak dilakukan, maka Umrahnya tidak syah
  • 5.
    WAJIB UMRAH  Berihramdari Miqat  Tidak melakukan pelanggaran terhadap larangan-larangan yang dilarang sewaktu berihram.  Bila salah satu dilanggar, Ibadah Umrahnya syah, tetapi harus membayar DAM
  • 6.
    MIQAT & IHRAM MIQAT  Miqat Zamani adalah batas waktu haji, menurut jumhur Ulama dimulai tanggal 1 Syawal sampai dengan terbit fajar 10 Zulhijjah.  Miqat Makani adalah batas tempat untuk memulai berihram (niat) haji maupun umrah.  Miqat Makani jamaah Umrah yang langsung ke Madinah adalah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) IHRAM  Ihram ialah niat memulai mengerjakan ibadah haji/umrah, selama keadaan ihram seseorang diharamkan melakukan perbuatan yang sebelumnya di halalkan, dengan telah mengucap niat haji/umrah maka sesorang telah memulai melaksanakan haji/umrah
  • 7.
    LARANGAN SELAMA BERIHRAM a.Bagi Laki-laki :  Memakai pakaian biasa (pakaian berjahit) ;  Memakai kaos kaki atau sepatu yg menutupi mata kaki dan tumit ;  Menutup kepala yg melekat di kepala (topi, peci, sorban dll). b. Bagi Wanita :  Memakai kaos atau sarung tangan ;  Menutup muka (memakai cadar, masker). c. Bagi Laki-laki & Wanita : • Memakai wangi-wangian, kecuali dipakai sebelum niat umrah / haji. • Memotong kuku, mencukur atau menggugurkan rambut dan bulu-bulu badan lainnya. • Memburu dan menganiaya / membunuh binatang dengan cara apapun, (kecuali binatang yg membahayakan boleh dibunuh). • Melaksanakan sesuatu yg berkaitan dengan pernikahan • Bercumbu dan atau bersetubuh. • Mencabut / memotong rerumputan atau tumbuh-tumbuhan. • Mencaci, bertengkar atau mengeluarkan kata-kata kotor.
  • 8.
    TAWAF  Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 putaran dan Ka’bah selalu berada di sebelah kiri, dimulai dan diakhiri pada arah sejajar dengan Hajar Aswad  Syarat sahnya Tawaf :  Suci dari hadast besar dan kecil.  Suci badan, pakaian dan tempat dari nazis.  Menutup seluruh aurat.  Dimulai dari garis tawaf sejajar dengan Hajar Aswad.  Pada saat pelaksanaannya, memposisikan Ka’bah di sebelah kiri.  Dilaksanakan sebanyak 7 kali putaran.  Tidak ada tujuan lain selain tawaf.  Niat tawaf (selain tawaf rukun & tawaf qudum).  Pelaksanaannya di dalam Mesjid (Mesjidil Haram).
  • 9.
    Pada saat melewati Rukun Yamani, Lakukan usapan/ Memberi isyarat Lambaikan tangan RUKUN YAMANI PELAKSANAAN TAWAF (tdk dikecup) dan Ucapkan “Bismilla- hi Wallahu Akbar” KETIKA MELEWATI HAJAR ASWAD PADA dst…. BAGI PRIA PUTARAN KE-2 DST, DISUNATKAN 7x PALINGKAN MUKA KEARAH HAJAR BERLARI KECIL ASWAD PADA PUTARAN DGN MENGUCAP : 1 S/D 3 (ROMAL) “Bismillahi Wallahu Mengucapkan Akbar” DO’A TAWAF KA’BAH HIJJIR ISMAIL -Hadapkan tubuh sejajar Hajar Aswad. PANCURAN EMAS -Lambaikan tangan (beristilam) dengan mengucap “Bismill ahi Wallahu Akbar” -Langkah awal dimu lai dgn kaki kanan. HAJAR ASWAD MULTAZAM PINTU KA’BAH MAQOM NABI IBRAHIM
  • 10.
    Sai ialah berjalan dari bukit Shafa ke bukit Marwah, dan sebaliknya sebanyak 7 kali perjalanan yang dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah.  Syarat sahnya Sa’i :  Didahului dengan Tawaf  Tertib  Penyempurnaan 7 kali perjalanan diantara bukit Safa dan Marwah  Dilaksanakan ditempat Sa’i (Mas’a).
  • 11.
    Berakhirnya Sa’I Star dimulainya Sa’I Digunakan bagi yang pakai kursi roda Garis Hijau,bagi laki-laki disunahkan berlari-lari kecil
  • 12.
    TAHALLUL Tahallul adalah keadaanseseorang yang telah dihalalkan melakukan perbuatan yg sebelumnya dilarang selama berihram.
  • 13.
    * Di dalamKa’bah ; Di Hajar Aswad ; * Di Rukun Yamani (sudut Ka’bah sebelum Hajar Aswad) ; * Di bawah Mizab (pancuran emas) ; * Di lokasi Hijir Ismail ; Disumur Zam-zam ; * Di Multazam (antara Hajar Aswad dgn pintu Ka’bah) ; * Di sekitar Maqam Ibrahim ; Di Bukit Sofa dan Marwah ; * Di tempat Wukuf (Padang Arafah) ; * Di Mas’aril Haram (tapal batas Musdalifah dgn Mina ); * Di Jamratul Ula , Wustha dan Aqabah * Di Raudah

Editor's Notes